Anda di halaman 1dari 34

KERANGKA ACUAN PROGRAM KESEHATAN

PROMOSI KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS KAJUARA

DINAS KESEHATAN KABUPATEN BONE
TAHUN 2015

KERANGKA ACUAN PENDATAAN RT BER PHBS (SMD)
A. PENDAHULUAN
Program promosi kesehatan mencakup upaya promotif dan preventif. Promosi
kesehatan merupakan determinan penting dari prilaku hidup sehat masyarakat (Depkes
2007). Perilaku hidup bersih dan sehat ada semua prilaku kesehatan yang dilakukan atas
dasar kesadaran sehingga anggota keluarga dan keluarga dapat menolong dirinya sendiri
dalam hal kesehatan dan peran aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan masyarakat.
(Departemen kesehahatan RI tahun 2009).
B. LATAR BELAKANG
Sebagian masyarakat belum mengerti masalah kesehatan yang di alami oleh
masyarakat sehingga pola prilaku hidup bersih jg kurang diaplikasikan oleh masyarakat.
Pada hakekat terdapat 10 indikator PHBS yang di perlukan dan satu Rumah Tangga,
Persalinan di tolong oleh tenaga kesehatan, memberikan ASI Ekslusif pada bayi 0-6 bulan,
Menimbang bayi/balita tiap bulan, Menggunakan air bersih, Mencuci tangan dengan air
bersih dan sabun, memberantas jentik sekali seminggu di rumah, Makan sayur dan buah
setiap hari, Melakukan aktifitas fisik setiap hari, Tidak merokok di dalam rumah. Rumah
tangga yang ber PHBS apabila memenuhi ke 10 indikator di atas.
C. TUJUAN
Meningkatkan peran petugas pukesmas dalam peningkatan prilaku hidup bersih dan
sehat (PHBS).
D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN
Kegiatan pokok melaksanakan pendataan rumah tangga ber prilaku hidup bersih dan
sehat kesehatan di UPTD Puskesmas Kajuara.
Rincian kegiatan :
1. Menyiapkan blangko pendataan Rumah Tangga ber PHBS
2. Melaksanakan perkenalan terlebih dahulu di Rumah tangga yang di data
3. Menanyakan satu persatu dari 10 indikator PHBS kepada kepala keluarga atau anggota
keluarga.
4. Menjelaskan hasil pendatan Rumah tangga
5. Berdiskusi dengan keluarga masalah kesehatan yang di alami
6. Mencatat di blangko pendataan

7. Melaksanakan konsultasi dan bertanggung jawab kepada kepala UPTD Pusskesmas
Kajuara atas pelaksanaan promosi kesehatan (promkes).
E. CARA PELAKSANAAN.
1. Kegiatan pendataan rumah tangga ber PHBS dilaksanakan di UPTD Puskesmas Kajuara
dan lingkup Rumah tangga wilayah kerja UPTD Puskesmas Kajuara.
2. Kegiatan di luar kantor UPTD Puskesmas Kajuara disesuaikan dengan jadwal yang telah
ditentukan.
3. Kunjungan rumah oleh tim pelaksana promosi kesehatan dalam rangka pendataan
rumah tangga ber PHBS.
F. SASARAN
1. Perorangan / keluarga
2. Masyarakatt / LSM
G. JADWAL
1. Di luar gedung setiap Pendataan Rumah Tangga ber prilaku hidup bersih dan sehat. di
Desa,dan kunjungan rumah tangga untuk kegiatan ber PHBS di wilayah kerja UPTD
Puskesmas Kajuara
H. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN.
Sasaran mengerti dan memahami pentingnya berperilaku hidup bersih dan sehat.
Setiap rumah tangga mengerti 10 indikator yang harus dipenuhi, kegiatan terlaksana dengan
baik sesuai yang direncanakan.

I. PENCATATAN DAN PELAPORAN
Dilaksanakan sesuai dengan standar pelaksanaan kegiatan penyuluhan dan 10
indikator perilaku hidup bersih dan sehat terlampir surat tugas, daftar hadir dan dokumentasi
kegiatan
Mengetahui,

Kajuara,

Kepala UPTD Puskesmas Kajuara

Pengelola Program

Hj.A.MURTI, SKM

Januari 2016

Ns.Hj.A.Sitti Bahryah, S.Kep

Tim pelaksana promosi kesehatan menyiapkan perlengkapan mulai daftar hadir dan media penyuluhan.dalam memberikan penyuluhan siswa mampu memperhatikan dan memahami dengan baik.psikotropik dan zat adiktif lainnya) penderita HIV/AIDS sudah ada meskipun masih langkah. Kegiatan di luar gedung puskesmas disesuaikan dengan jadwal yang telah ditentukan untuk penyuluhan di sekolah. F. Menjelaskan topic penyuluhan d. Materi HIV/AIDS b. Menjelaskan Tujuan e.Mengakhiri dengan salam. Menyampaikan materi a.angan remaja belum terungkap dalam angka kekwatiran. Latar belakang Masa remaja merupakan periode terjadinya pertumbuhan dan perkembangan pesat baik fisik psikologis maupun intelektual. Kegiatan Pokok Penyuluhan dan Rinciannya 1. Menjawab pertanyaan 3. Kontrak waktu 2. B. Tujuan Mengetahuai pengetahuan remaja di sekolah tentang HIV/AIDS dan kesehatan remaja lain nya. Penutup a. Demikian pula prilaku seksual beresiko di kal. Penyampaian salam b. Perkenalan c. Memberi kesempatan untuk bertanya c. D. Pendahuluan Penyuluhan kesehatan di sekolah sangat penting untuk mengetahuai tingkat kemampuan siswa tentang Tentang HIV/AIDS dan masalah kesehatan remaja lainnya. Merencanakan kegiatan penyuluhan di sekolah. Pendahuluan a. Penyalagunaan napza (Narkotika. Menyimpulkan Hasil penyuluhan b. Kegiatan promosi kesehatan (promkes) dilaksanakan di Madrasah aliyah swasta dan SMP/MTS lingkup masyarakat wilayah kerja UPTD Puskesmas Kajuara. 2. Sasaran . Cara Pelaksanaannya 1.KERANGKA ACUAN PENYULUHAN KESEHATAN DI SEKOLAH HIV/AIDS A. 3. C. E.

Setiap siswa /siswi pengerti dan cara pencegahan HIV/AIDS yang harus di hindari oleh siswa/siswi Setiap . Petugas institusi sekolah G. di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kajuara.1. Kepala UPTD Puskesmas Kajuara Hj. 2. SKM Kajuara.A.Kep . S. H. Pencatatan dan Pelaporan Dilaksanakan sesuai dengan standar pelaksanaan kegiatan penyuluhan di sekolah.MURTI. Dan lengkap dengan daftar hadir. Di laksanakan kegiatan penyuluhan pada sekolah MA dan MTS/SMP per tiga bulan tiga sekolah. dan dokumentasi hasil kegiatan. sekolah. Mengetahui.Sitti Bahryah. Di luar gedung setiap kegiatan promosi kesehatan di.Hj. Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Sasaran mengerti dan memahami tentang penyakit HIV/AIDS pada anak usia remaja di sekolah dan lingkungannya. Perorangan / siswa 2. Jadwal 1. kegiatan terlaksana dengan baik sesuai yang direncanakan. Januari 2016 Pengelola Program Ns. I.A. surat tugas.

Tujuan 1. kabupaten. Artinya harus ada komunikasi antara petugas kesehatan.kader. Perkenalan c. Menjawab pertanyaan 3. Tujuan Umum Meningkatnya rumah tangga sehat di desa. B. Menyampaikan materi a. Penutup a. Tujuan khusus a. dengan keluarga atau masyarakat untuk memberikan informasi dan melakukan pendidikan kesehatan. Memberi kesempatan untuk bertanya c. Meningkatkan pengetahuan. Menjelaskan Tujuan e. Materi PHBS b. C.promosi kesehatan merupakan determinan penting dari prilaku hidup sehat masyarakat (Depkes 2007). Penyampaian salam b. Pendahuluan Program promosi kesehatan mencakup upaya promotif dan preventif.KERANGKA ACUAN PENYULUHAN DI MASYARAKAT A. Kontrak waktu 2. . Pada hakekatnya penyuluhan merupakan suatu kegiatan non formal dalam rangka mengubah masyarakat menuju keadaan yang lebih baik seperti yang di cita-citakan. Kegiatan Pokok Penyuluhan dan Rinciannya. Menyimpulkan Hasil penyuluhan b. 2. Latar Belakang Sebagian masyarakat belum mengerti masalah kesehatan yang di alami oleh masyarakat sehingga pola prilaku hidup bersih dan sehat juga kurang diaplikasikan oleh masyarakat. 1. kota di seluruh Indonesia. Prilaku hidup bersih dan sehat adalah salah satu strattegis yang bisa di tempuh untuk menghasilkan kemandirian di bidang kesehatan baik masyarakat maupun keluarga.Kementrian kesehatan RI telah menetapkan visi pembangunan tahun 2010-2014 adalah Masyarakat sehat mandiri dan berkeadilan. Mengakhiri dengan salam. Menjelaskan topic penyuluhan d. kemauan dan kemempuan anggota rumah tangga untuk melaksanakan PHBS b. Pendahuluan a. Berperan aktif dalam gerakan PHBS di masyarakat D.

Jadwal Di luar gedung pada hari kerja di desa wilayah kerja UPTD Puskesmas Kajuara sesuai dengan masalah indikator PHBS yang belum terpenuhi H. Sasaran 1. Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Sasaran mengerti dan memahami pentingnya berperilaku hidup bersih dan sehat.Hj. F.MURTI. Kegiatan promosi kesehatan (promkes) dilaksanakan di UPTD Puskesmas Kajuara dan lingkup masyarakat wilayah kerja UPTD Puskesmas Kajuara.A. 2. Kegiatan di luar kantor UPTD Puskesmas Dua Kajuara disesuaikan dengan jadwal yang telah ditentukan. Januari 2016 Pengelola Program Ns. Mengetahui.Kegiatan pokok melaksanakan program promosi (promkes) kesehatan di UPTD Puskesmas Kajuara. Anak dan remaja G. Kepala UPTD Puskesmas Kajuara Hj. S. SKM Kajuara.A. Ibu hamil dan ibu menyusui 3.Sitti Bahryah. Cara Pelaksanaan 1. Pasangan usia subur 2. Dan mengerti 10 indikator yang harus dipenuhi.Kep . kegiatan terlaksana dengan baik sesuai yang direncanakan. I. Pencatatan dan Pelaporan Dilaksanakan sesuai dengan standar pelaksanaan kegiatan penyuluhan dimasyarakat. E.

.

promosi kesehatan merupakan determinan penting dari prilaku hidup sehat masyarakat (Depkes 2007). Perkenalan c.Kementrian kesehatan RI telah menetapkan visi pembangunan tahun 2010-2014 adalah Masyarakat sehat mandiri dan berkeadilan. Tujuan khusus a. Menjelaskan topic penyuluhan d. Tujuan Umum Meningkatnya rumah tangga sehat di desa. Penutup a. Menyampaikan materi a. dengan keluarga atau masyarakat untuk memberikan informasi dan melakukan pendidikan kesehatan. Pendahuluan Program promosi kesehatan mencakup upaya promotif dan preventif. Materi PHBS b. Pada hakekatnya penyuluhan merupakan suatu kegiatan non formal dalam rangka mengubah masyarakat menuju keadaan yang lebih baik seperti yang di cita-citakan. . Penyampaian salam b. kemauan dan kemempuan anggota rumah tangga untuk melaksanakan PHBS b.kader. Menjelaskan Tujuan e. Artinya harus ada komunikasi antara petugas kesehatan. Meningkatkan pengetahuan. Menyimpulkan Hasil penyuluhan b. Prilaku hidup bersih dan sehat adalah salah satu strattegis yang bisa di tempuh untuk menghasilkan kemandirian di bidang kesehatan baik masyarakat maupun keluarga. Kontrak waktu 2. Menjawab pertanyaan 3. Kegiatan Pokok Penyuluhan dan Rinciannya 1. Memberi kesempatan untuk bertanya c. B. C. Mengakhiri dengan salam. kota di seluruh Indonesia. Berperan aktif dalam gerakan PHBS di masyarakat D. Latar Belakang Sebagian masyarakat belum mengerti masalah kesehatan yang di alami oleh masyarakat sehingga pola prilaku hidup bersih dan sehat juga kurang diaplikasikan oleh masyarakat. kabupaten. 2. Pendahuluan a. Kegiatan pokok melaksanakan program promosi (promkes) kesehatan di UPTD Puskesmas Dua Boccoe.KERANGKA ACUAN PENYULUHAN DI MASYARAKAT A. Tujuan 1.

Kep . S. Ibu hamil dan ibu menyusui 3. F. Sasaran 1.E. Kegiatan promosi kesehatan (promkes) dilaksanakan di UPTD Puskesmas Dua Boccoe dan lingkup masyarakat wilayah kerja UPTD Puskesmas Dua Boccoe. kegiatan terlaksana dengan baik sesuai yang direncanakan.A. Januari 2016 Pengelola Program Ns. Jadwal Kegiatan Di luar gedung pada hari kerja di desa wilayah kerja UPTD Puskesmas Dua Boccoe sesuai dengan masalah indikator PHBS yang belum terpenuhi H.Sitti Bahryah. Dan mengerti 10 indikator yang harus dipenuhi. Kegiatan di luar kantor UPTD Puskesmas Dua Boccoe disesuaikan dengan jadwal yang telah ditentukan. Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Sasaran mengerti dan memahami pentingnya berperilaku hidup bersih dan sehat. Cara Pelaksanaan 1. daftar hadir dan media penyuluhan. SKM Kajuara. Kepala UPTD Puskesmas Kajuara Hj.A. Pasangan usia subur 2. I. Mengetahui. 2. Anak dan remaja G. Pencatatan dan Pelaporan Dilaksanakan sesuai dengan standar pelaksanaan kegiatan penyuluhan dimasyarakat di lengkapi surat tugas.MURTI.Hj.

.

Anak didik mampu berperan aktif berprilaku hidup bersih dan sehat. Tujuan 1. Menyampaikan materi didik untuk . kemauan dan kemempuan anak melaksanakan PHBS di sekolah. Pada hakekatnya penyuluhan merupakan suatu kegiatan non formal dalam rangka mengubah anak didik menuju keadaan yang lebih baik seperti yang di cita-citakan.promosi kesehatan merupakan determinan penting dari prilaku hidup sehat masyarakat (Depkes 2007). Kegiatan Pokok Penyuluhan dan Rinciannya 1. D. kota di seluruh Indonesia. C. Kontrak waktu 2. Latar Belakang Sebagian anak didik belum mengerti masalah kesehatan yang di alami oleh diti nya sehingga pola prilaku hidup bersih dan sehat juga kurang diaplikasikan oleh anak didik di sekolah. Menjelaskan topic penyuluhan d. kabupaten.kader. Pendahuluan a. Meningkatkan pengetahuan. b. 2. Pendahuluan Program promosi kesehatan mencakup upaya promotif dan preventif. Penyampaian salam b. dengan keluarga atau masyarakat untuk memberikan informasi dan melakukan pendidikan kesehatan. Perkenalan c. Tujuan Umum Meningkatnya anak didik TK /PADITUNGKA sehat di sekolah.KERANGKA ACUAN PENYULUHAN DI TK/ PADITUNGKA A. Prilaku hidup bersih dan sehat adalah salah satu strattegis yang bisa di tempuh untuk menghasilkan kemandirian di bidang kesehatan baik masyarakat maupun keluarga. B.Kementrian kesehatan RI telah menetapkan visi pembangunan tahun 2010-2014 adalah s Masyarakat sehat mandiri dan berkeadilan. Artinya harus ada komunikasi antara petugas kesehatan. Menjelaskan Tujuan e.jemari menggunakan air dan sabun untuk menghilangkan kuman penyakit yang lengket di tangan. Tujuan khusus a. Cuci tangan adalah membersihkan tangan dan jari.

Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Sasaran mengerti dan memahami pentingnya berperilaku hidup bersih dan sehat.Sitti Bahryah. Sasaran 1. Januari 2016 Pengelola Program Ns.a. Kepala UPTD Puskesmas Kajuara Hj. Penutup a. Anak didik 2. Kegiatan di luar kantor UPTD Puskesmas Kajuara / TK Paditungka disesuaikan dengan jadwal yang telah ditentukan.Mengakhiri dengan salam. Jadwal Di luar gedung pada hari kerja di TK/ Paditungka wilayah kerja UPTD Puskesmas Kajuara sesuai jadwal dinas luar bulan Agustus. 2. E. Cara Pelaksanaan 1. Memberi kesempatan untuk bertanya c. SKM Kajuara.Kep . Materi PHBS/CUCI TANGAN b. Mengetahui.MURTI. Menyimpulkan Hasil penyuluhan b. Pencatatan dan Pelaporan Dilaksanakan sesuai dengan standar pelaksanaan kegiatan penyuluhan anak didk di sekolah. H. Kegiatan pokok melaksanakan program promosi (promkes) kesehatan di UPTD Puskesmas Kajuara. F. Orang tua G. Dan mengerti mampu mempraktekkan cara mencuci tangan yang benar. Kegiatan promosi kesehatan (promkes) dilaksanakan di TK/ paditungka di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kajuara. I. Pembina/ guru 3.Hj.A. Menjawab pertanyaan 3. S.A.

Dokter kecil adalah siswa yang memenuhi kreteria dan telah di latihuntuk ikut melaksanakan sebagian usaha pemeliharaan dan peningkatan kesehatan terhadap diri sendiri. keluarga masyarakat sekolah dan lingkungan. Tujuan Umum Meningkatnya partisipasi siswa dalam program UKS. belum memahami arti dari lingkungan yang sehat serta sikap positif kesehatan terhadap diri sendiri. Pendahuluan Pembinaan kesehatan peserta didik di lakukan di sekolah melaluai program usaha kesehatan sekolah (UKS) Salah satu pendekatan dalam program UKS ini adalah melibatkan partisipasi peserta didik sebagai penggerak prilaku hidup bersih dan sehat melaluai program Dokter Kecil.teman. keluarga dan lungkungan. tetapi juga sebagai subjek.KERANGKA ACUAN PELATIHAN DOKTER KECIL A. C.BP3 dan orang tua siswa berperan dalan meningkatkan kesehatan dan mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat. Tujuan 1. . bersama dengan masyarakat sekolah lainnya yaitu para guru.Dalam program UKS ini siswa sekolah tidak hanya berperan sebagai objek penerima layanan kesehatan. Latar Belakang Sebagian siswa belum mengerti masalah kesehatan yang di alami oleh siswa lainya sehingga pola prilaku hidup bersih dan sehat juga kurang diaplikasikan di sekolah. B. pegawai sekolah lainnya.

Penyuluhan kesehatan 2. D.persediaan air bersih. tempat cuci tangan. Kegiatan Dokter kecil di laksanakan oleh TIM UKS UPTD Puskesmas Kajuara. E. Melaporkan hal-hal khusus yang di temukan kepada guru UKS. perlengkapan. Anak SD (Kelas 4 dan 5) 2. Menggerakkan dan membimbing teman melaksanakan . Jadwal Di luar gedung pada hari kerja di Sekolah dasar di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kajuara sesuai jadwal dinas. Pengukuran tinggi badan dan berat badan c. Pengenalan dini tanda-tanda penyakit 3. Agar siswa dapat menjadi penggerak hidup sehat di sekolah.2. disesuaikan dengan jadwal yang telah ditentukan. tempat sampah termasuk Pemberantasan sarang nyamuk.ruang kelas. di rumah dan lingkungannya. Sasaran 1. Pengamatan kebersihan ruang UKS. .wc. Pencatatan dan pelaporan antara lain buku harian dokcil 5.warung sekolah dan lingkungan sekolah. b. Seperti halaman sekolah . Agar siswa dapat menolong dirinya sendiri sesama siswa dan orang lain untuk hidup sehat. di Sekolah Dasar . Pengamatan kebersihan dan kesehatan pribadi b. Tujuan khusus a. a. 2. Kegiatan di luar kantor UPTD Puskesmas Kajuara. Guru UKS F.Kepala Sekolah/Guru yang di tunjuk Kegiatan pokok melaksanakan Dokter kecil di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kajuara Cara Pelaksanaan 1. Kegiatan Pokok Dokter kecil dan Rinciannya 1. 4.

Hj.G. Januari 2016 Pengelola Program Ns.MURTI.A. Mengetahuai perbedaan pengetahuan siswa antara sebelum dan sesudah pelatihan 2.Kep . Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan 1. S.Sitti Bahryah. H.A. Mengetahuai keberhasilan pelatihan Pre test dan post test. Kepala UPTD Puskesmas Kajuara Hj.lampiran kegiatan (daftar hadir dan foto dokumentasi) Mengetahui. SKM Kajuara. Pencatatan dan Pelaporan Dilaksanakan sesuai dengan standar pelaksanaan DOKTER KECIL di sekolaDasar dilengkapi dengan surat tugas.

Memiliki pemgetahuan. C. bersama dengan masyarakat sekolah lainnya yaitu para guru. tetapi juga sebagai subjek. 2. pegawai sekolah lainnya. Sehat fisik .Dalam program UKS ini siswa sekolah tidak hanya berperan sebagai objek penerima layanan kesehatan. c. Pelayanan kesehatan c. 3.sikap dan keterampila untuk Melaksanakan prinsip hidup bersih dan sehat serta berpartisipasi aktifdi dalam usaha peningkatan kesehatan di sekolah. Latar Belakang Sebagian sekolah belum terbinabaik UKS nya.KERANGKA ACUAN PEMBINAAN UKS A. Pendahuluan Pembinaan kesehatan peserta didik di lakukan di sekolah melaluai program usaha kesehatan sekolah (UKS) . Pembinaan lingkungan kehidupa sekolah sehat .23 tahun 1992 tentang kesehatan. Kegiatan Pokok Dokter kecil dan Rinciannya a. Memiliki daya hayat dan daya tangkah terhadap pengaruh buruk terhadap kesehatan. UKS adalah Upaya terpadu lints program dan lintas sektor dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan serta membentuk prilaku hidup bersih dan sehat anak usia sekolah yang berada di sekolah dasar.BP3 dan orang tua siswa berperan dalan meningkatkan kesehatan dan mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat.mental. Tujuan Umum Meningkatnya kemampuan prilaku hidup bersih dan sehat dan derajat kesehatan siswa serta menciptakan lingkungan yang sehat. Pendidikan kesehtan b. Tujuan khusus Memupuk kebiasaab prilaku hidup bersih dan sehat dan meningkatkan derajat kesehatan siswa yang mencakup : a.sehingga memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis dan optimal. rumah tangga maupun di lingkungan masyrakat. dan sosial.Usaha kesehatan sekolah dilaksanakan sesuai UURI No. B. Tujuan 1. tumbuh dan berkembang secara harmonis dan optimal menjadi sumber daya yang berkualitas. Di dala bab V pasal 45 ayat 1 menyebutkan bahwa sekolah di selengarakan untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat siswa dalam lingkungan hidup sehat sehingga siswa dapat belajar. b.

Lingkungan 6. Kegiatan Pembinaan UKS di laksanakan oleh TIM UKS UPTD Puskesmas Kajuara. 5. Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan a. Kegiatan di luar kantor UPTD Puskesmas Kajuara. Agar pelayanan dan kegiatan di UKS perlu di tingkatkan. S. b. 7.Kep .Kegiatan pokok melaksanakan Pembinaan UKS di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kajuara. Januari 2016 Pengelola Program Ns. Mengetahui. disesuaikan dengan jadwal yang telah ditentukan.lampiran kegiatan hasil kekurangan dari pembinaan UKS. SKM Kajuara. Mampu melaksanakan pelayanan tang komprehensif c.Hj. Mampu mengetahuai apa yang perlu di benahi kekurangan dalam pelayanan di UKS b. di Sekolah Dasar .A.Sitti Bahryah. Sasaran a. Jadwal Di luar gedung pada hari kerja di Sekolah dasar di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kajuara sesuai jadwal dinas luar bulan oktober 2015.MURTI. Anak SD b. Cara Pelaksanaan a. Kepala UPTD Puskesmas Kajuara Hj. Pencatatan dan Pelaporan Dilaksanakan sesuai dengan standar pelaksanaan Pembinaan UKS di sekolaDasar dilengkapi dengan surat tugas. Memperhatikan lingkungan sekolah agar tetap sehat.A. Guru UKS c. 8. 4.

mereka juga merupakan sasaran yang mudah di jangkau karena organisir dengan baik. serta dapat di manfaatkan untuk pemetaan kesehatan peserta didik.Upaya prevent antara lain kegiatan penjaringan kesehatan (skirining kesehatan) peserta didik. selain jumlah nya besar (30 %) dari jumlah penduduk. Pendahuluan Anak usia sekolah merupakan sasaran strategis untuk pelaksanaan progarn kesehatan. survey kesehatan indra penglihatan dan pendengan pada anak usia sekolah yang di lakukan oleh Depkes pada tahun 1997 ditemukan kelainan refraksi sebesar 5 %. pelayanan kesehatan di sekolah di utamakan pada upaya peningkatan kesehatan dan bentuk promotif dan preventif. Penjaringan kesehatan merupakan suatu prosedur pemeriksaan kesehatan yang di lakukan untuk memilah (skrining) anak yang sehat dan tidak sehat.selain jumlah nya yang besar. B.KERANGKA ACUAN PENJARINGAN ANAK BARU SEKOLAH A. Kegiatan ini di laksanakan untuk memenuhi persyratan standar pelayanan minimal(SPM) bidang kesehatan dalam program usaha kesehatan sekolah (UKS).Masalah kesehatan yang di alami peserta didik sangat kompleks dan bervariasi pada peserta didik Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidayyah (MI) pada umumnya lebih banyak terkait dengan masalah prilaku hidup bersih dan sehat sedangkan pada peserta didik sekolah lanjutan berkaitan dengan prilaku berisiko. Latar Belakang Melihat masalah kesehatan yang ada. Di samping masalah gizi kurang di beberapa daerah perkotaan terjadi masalah gizi lebih atau kegemukan pada anak SD/MI. .

laboratorium. F. E. Kegiatan Penjaringan Anak Baru Sekolah dan Rinciannya Penjaringan kesehatan merupakan serangkaian kegiatan pemeriksaan fisik. Pengukura kesegaran jasmani 8. Tersedianya data atau informasi untuk menilai perkembangan kesehatan peserta didik. Penjaringan peserta didik meliputi : 1. Tujuan Umum Meningkatkan derajat kesehata peserta didik secara optimal.pelaksanaan. Kegiatan Penjaringan di laksanakan oleh TIM UKS UPTD Puskesmas Kajuara 2. Sasaran 1. disesuaikan dengan jadwal yang telah ditentukan.penyebaran sekolah serta jumlah peserta didik kelas 1. Kegiatan di luar kantor UPTD Puskesmas Kajuara. Pemeriksaan keadaan umum 2.penyimpangan yang mental. maupun untuk di jadikan pertimbangan dalam menyusun program pembinaan kesehatan sekolah. Anak SD kls 1 2. Termanfaat nya data untuk perencanaan.Rangkain pemerikasaaan tersebut seharusnya di laksanakan seluruhnya namun dalam pelaksanaan bisa di sesuaikan dengan kemampuan dan kondisi wilayah setempat. Terdeteksinya secara dini masalah kesehatan pada peserta didik b.serta meliputi kesegaran jasmani. Tujuan 1. Lakukan inventarisai data tentang jumlah sekolah. Penilaian status gizi 4. 2. Kegiatan pokok melaksanakan penjaringan di sekolah di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kajuara. Pemeriksaan indera ( penglihan dan pendengaran) 6. Pemeriksaan gigi dan mulut 5.emosional.C. Pengukuran tekanan darah dan denyut nadi 3. D. Siswa SMP/MTS kls 1 . Pemeriksaan laboratorium ( jika ada) 7. Cara Pelaksanaan 1. Deteksi dini penyimpangan mental emosinal. Tujuan khusus a. c. di Sekolah .pemantaun dan evaluasi program pembinaan peserta didik.

I. dilengkapi dengan surat tugas. Mengetahui.Siswa SMA/MAS/PESANTREN kls 1 G.Hj. 3.Sitti Bahryah. Kepala UPTD Puskesmas Kajuara Januari 2016 Pengelola Program Hj. Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan 1. meningkatkan kesejahteraan . Siswa dapat memeriksakan kesehatan nya di puskesmas Kajuara.3. Jadwal Di luar gedung pada hari kerja di Sekolah dasar di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kajuara sesuai jadwal dinas luar bulan Agustus dan September . 2. S. Pendahuluan Pembangunaan kesehatan di arahkan peda peningkatan kualitas sumber daya manusia serta kualitas kehidupan dan usia harapan hidup manusia.A.A.lampiran kegiatan dan dokumentasi kegiatan. H. Siswa mampu mengenali masalah kesehatan nya sejak dini.Kep KERANGKA ACUAN PENYULUHAN SIKAT GIGI DAN SIKAT GIGI MASSAL A. Kajuara. Pencatatan dan Pelaporan Dilaksanakan sesuai dengan standar pelaksanaan Penjaringan anak sekolah baru di sekolah.MURTI. Tersedianya data tentang hasil penjaringan. Agar penjarinagan Anak baru sekolah terlampir dengan baik. SKM Ns.

4. Tujuan 1. D. Perkenalan 2. Kegiatan Penyuluhan kesehatan gigi dan mulut dan penyuluhan dan Rinciannya 1. Pelatih menyajikan materi secara singkat fungsi gigi dan mulut dan cara mencegah penyakit gigi dan mulut. Tujuan Umum Meningkatnya pemahaman kebiasaan memelihara diri dalam bidan kesehatan gigi dan mulut serta dapat menyampaikan pada teman nya. Latar Belakang Melihat masalah kesehatan yang ada. Pelatih mendemonstrasikan cara menyikat gigi. Tujuan khusus a. b. yang dapat di ikuti pada satu kurun waktu tertentu. d. Kegiatan pokok melaksanakan penyuluhan dan sikat gigi massal di Sekolah Dasar di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kajuara. c.serta untuk mempertinggi kesadaran masyrakat dan pentingnya hisup sehat. Siswa memperagakan cara mengosok gigi. Untuk mencapai derajat kesehatan gigi dan mulut yang optimal dan membina masyarakat keluarga individu agar tetap sehat. pelayanan kesehatan di sekolah di utamakan pada upaya peningkatan kesehatan dan bentuk promotif dan preventif . e. Siswa memahami tentang pencegahan penyakit gigi dan mulut. Pelatih menjeklaskan hal-hal yang belum di mengerti.Upaya preventif antara lain kegiatan penyuluhan sikat gigi dan sikat gigi massal peserta didik. 5. Siswa memahami tentang cara memelihara kesehatan gigi mulut serta dapat menyampaikan pada orang lain.keluarga dan masyarakat. Cara Pelaksanaan . E. Siswa dapat mendemontrasikan cara mengosok gigi yang benar. Menjelaskan tujuan modul sesuai pokok dan sub pokok bahasan yang akan di sajikan. Pelatih menyampaikan kesimpulan. 7. Penyuluhan kesehatan gigi dan mulut yang terencana dan di tujukan kepada kelompok tertentu. Siswa memahami fungsi gigi dan mulut. di selenggarankan secara berkesinambungan untuk mencapai tujuan GIGI dan MULUT yang optimal. Siswa memahami cara mengosok gigi yang benar. 6. C. B. Agar pelayanan kesehata gigi dan mulut dapat berjalan secara berdaya guna dan berhasil guna maka perlu di laksanakan penyuluhan da sikat gigi missal di sekolah dasar. 2. 3.

Sasaran Anak Sekolah Dasar G.1.Hj. dilengkapi dengan surat tugas. SKM Kajuara. Jadwal Di luar gedung pada hari kerja di Sekolah dasar di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kajuara sesuai jadwal dinas.MURTI. Siswa mampu memelihara kesehatan gigi. Mengetahui.A. Kepala UPTD Puskesmas Kajuara Hj. di Sekolah . S. 2. Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan 1. H. Januari 2016 Pengelola Program Ns. Kegiatan Penyuluhan di laksanakan oleh TIM UKS UPTD Puskesmas Kajuara. I. Pencatatan dan Pelaporan Dilaksanakan sesuai dengan standar pelaksanaan Penyuluhan kesehatan gigi dan sikat gigi massal sekolah. Kegiatan di luar kantor UPTD Puskesmas Kajuara.Kep .Sitti Bahryah. Agar penyuluhan dan pelatihan sikat gigi Anak sekolah terlampir. F. Siswa mampu memahami fungsi gigi dan mulut 2.A. Siswa mampu memprakterkan cara mengosok gigi 3.lampiran kegiatan dan dokumentasi kegiatan. disesuaikan dengan jadwal yang telah ditentukan.

b. Meningkatkan kemampuan kader membina sasaran untuk mendeteksi dini masalah gizi. dan adanya pergantian kader serta kurangnya dukungan aparat terkait pada belum optimalnya cakupan program gizi. sasaran pada buku KIA atau KMS b. Latar Belakang Untuk mencapai target rencana kerja tersebut perlu dilakukan upaya trobosan yang memiliki daya ungkit dalam meningkatkan cakupan program gizi. c. 2) Menulis nama dan umur. D. Tujuan khusus a. kegiatan posyandu terintegrasi dengan pelayanan lainnya seperti gizi. Alur kegiatan posyandu ada lima langkah yaitu : a. Saat ini belum ada panduan bagi tenaga pelaksana gizi dalam pembinaan kader posyandu. 4) Cara mengukur LILA . 3) Cara meninbang berat badan ibu hamil dan WUS. d.6% masyrakat menggunakan posyandu sebagai sarana pelayanan pemantauan pertumbuhan. Pendahuluan keluarga sadar gizi Hal ini terlihat dari riset kesehatan dasar tahun 2010. Kegiatan Refreshing Kader dan Rinciannya 1. Namun demikian kondisi di lapangan masih menunjukkan adanya kendala dalam pelaksanaan posyandu. Pendaftaran 1) Mencatat kehadiran balita. Meningkatkan kemampuan kader dalam persiapan posyandu.pelayanan kesehatan ibu dan anak keluarga berencana. B. dan sasaran posyandu lainnya di daftar hadir.KERANGKA ACUAN REFRESING KADER A. 2. seperti terbatasnya pengetahuan dan keterampilan kader. Tujuan Umum Meningkatnya kemampuan kader dalam melakukan kegiatan di posyandu. jumlah kader.immunisasi. Tujuan 1. Penimbangan berat badan dan gukuran LILA 1) Cara mempersiapkan dacin. Meningkatkan kemampuan kader dalam pelaksanaan posyandu. C. 2) Cara menimbang berat badan balita. Selain kegiatan pemantauan pertumbuhan. sebanyak 80. Meningkatkan kemampuan kader mengevaluasi hasil posyandu. penangulangan diare serta penyuluhan dan konseling. ibi hamil. Dalam pelaksanaan nya posyandu di motori oleh kader terpilih yang terlatih dan terampil untuk melaksanakan kegiatan rutin di posyandu maupun di luar hari buka posyandu.

Pelayanan 1). Penyuluhan penting nya ASI Ekslusif 2). Tahapan pemberian makanan bayi 3). . di . E. Kegiatan di kantor UPTD Puskesmas Kajuara. Pencatata balita 2). Pemantauan perkembangan balita 4) dan lain-lain. Kegiatan refresing kader di laksanakan oleh kepala UPTD Puskesmas Kajuara dan Bidan koordinator. Sasaran Kader Posyandu G. Immunisasi 3) Pemberian . Pencatatan 1). Cara Pelaksanaan 1.c. 2. Penyuluhan dan konseling 1). e. Gizi 2). Pencatan ibu hamil 3). disesuaikan dengan jadwal yang telah ditentukan.VIT A Kegiatan pokok melaksanakan refresing kader posyandu di UPTD Puskesmas Kajuara. F. Jadwal Di dalam gedung pada hari kerja di Puskesmas Kajuara di sesuai jadwal dinas luar. Pencatatan PUS/WUS d.

tahu dan mengerti. AIDS adalah singkatan dari Acquired immunodeficiency syndrome memgambarkan berbagai gejala dan infeksi yang terkait dengan menurunnya system kekebalan tubuh.HIV Merupakan singkatan dari Human immunodeficiency virus Merupakan yang merupakan penjangkit selsel kekebalan tubuh manusia dan menghancurkan atau mengaggu fungsinya. Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan 1.Hj.A. menanamkan keyakinan.lampiran kegiatan dan dokumentasi kegiatan. Kepala UPTD Puskesmas Kajuara Hj.. Infeksi HIV Sebagai penyebab AIDS. LATAR BELAKANG Penyuluhan kesehatan adalah kegiatan pendidikan yang dilakukan dengan cara menyebarkan pesan.A. Dengan harapan bahwa dengan adanya pesan tersebut atau individu dapat memperoleh pengetahuan tentang kesehatan yang lebih baik. Agar penyuluhan dan pelatihan sikat gigi Anak sekolah terlampir. Mengetahui. dilengkapi dengan surat tugas.Kep KERANGKA ACUAN PENYULUHAN KELOMPOK HIV/AIDS UPTD PUSKESMAS KAJUARA TAHUN 2016 A. kelompok atau individu. SKM Kajuara. S. tetapi juga mau dan bisa melakukan suatu untuk menghindari. Pengertian penyuluhan kesehatan sama dengan pendidikan kesehatan masyarakat (Public Health Education). Dengan kata lain. I.H. . Januari 2016 Pengelola Program Ns. dengan adanya pendidikan tersebut dapat membawa akibat terhadap perubahan perilaku sasaran. Akhirnya pengetahuan tersebut diharapkan dapat berpengaruh terhadap perilakunya. Kader mampu mengevaluasi hasil kegiatan di posyandu. Kader mampu melaksanakan kegiatan di posyandu 3. sehingga masyarakat tidak saja sadar. Pencatatan dan Pelaporan Dilaksanakan sesuai dengan standar pelaksanaan Penyuluhan kesehatan gigi dan sikat gigi massal sekolah.MURTI. Kader mampu dalam persiapan Posyandu 2.Sitti Bahryah. yaitu suatu kegiatan atau usaha untuk menyampaikan pesan kesehatan kepada masyarakat.

Merubah perilaku masyarakat atau individu ke perilaku yang lebih baik. 4. C. kelompok masyakat umum maupun. B. Perencanaan Kegiatan penyuluhan kesehatan direncanakan setiap awal bulan berjalan oleh pelaksana kegiatan dengan mempertimbangkan sasaran dan masalah yang menjadi perioritas. aspek waktu dan biaya. D. 3. 2. Agar dicapai suatu hasil optimal. integrasi dengan program lainnya. bahwa untuk masukan (sasaran pendidikan) tertentu. Menumbuhkan sikap positif masyarakat terhadap masalah-masalah kesehatan nya. Perencanaan . materi juga harus disesuaikan dengan sasaran. Penyuluhan kesehatan secara kelompok memungkinkan terjadinya komunikasi dan interaksi social antara masyarakat. Hal ini berarti. Di dalam suatu proses pendidikan kesehatan yang menuju tercapainya tujuan pendidikan yakni perubahan perilaku dipengaruhi oleh banyak faktor. Untuk sasaran massa pun harus berbeda dengan sasaran individual dan sebagainya. penyuluhan kesehatan dilakukan kepada sasaran kelompok. pendidik atau petugas yang melakukannya. Untuk sasaran kelompok. demikian juga alat bantu pendidikan disesuaikan. Secara khusus penyuluhan kesehatan secara kelompok bertujuan untuk : 1. Faktor-faktor yang mempengaruhi suatu proses pendidikan disamping masukannya sendiri juga metode materi atau pesannya. dimana proses tersebut mempunyai masukan (input) dan keluaran (output). SASARAN Sasaran penyuluhan adalah kelompok sasaran remaja dan Pasangan Usia Subur yang memiliki resiko terhadap masalah-masalah kesehatan yang relefansikan dengan materi atau tema penyuluhan kesehatan yang akan disuluhkan. Di UPTD Puskesmas Kajuara. TUJUAN Penyuluhan kesehatan HIV/AIDS secara kelompok secara umum bertujuan meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi masyarakat. metodenya harus berbeda dengan sasaran massa dan sasaran individual.Penyuluhan kesehatan juga suatu proses. RINCIAN KEGIATAN a. Meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang masalah-masalah kesehatan HIV/AIDS dan cara penanganannya. maka disusunlah kerangka acuan penyuluhan kelompok tahun 2015. Sebagai pedoman dalam penyelenggaraan kegiatan penyuluhan kelompok dan peñatalakasanaan laporan pertanggung jawaban. harus menggunakan cara tertentu pula. dan alat-alat bantu atau alat peraga pendidikan. maka faktorfaktor tersebut harus bekerjasama secara harmonis. baik antara sasaran maupun dengan petugas kesehatan.

Jumlah peserta penyuluhan kelompok minimal 8 (delapan) orang peserta dengan karakteristik yang relative homogen. Tempat penyuluhan kelompok dapat berupa aula pertemuan. biaya yang dibayarkan adalah transport. poskesdes. Waktu dan Tempat Waktu pelaksanaan kegiatan adalah pada jam kedinasan kecuali pada keadaan tertentu bisa dilaksanakan diluar jam kedinasan. foto dokumentasi kegiatan dan copy SAP. Sasaran Sasaran penyuluhan adalah kelompok sasaran yang memiliki resiko tinggi terhadap masalah kesehatan tertentu yang relefansikan dengan materi atau tema penyuluhan kesehatan yang akan disuluhkan. sedangkan pembiayaan BOK diatur oleh Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bone. daftar hadir peserta. Pembiayaan Pembiayaan kegiatan penyuluhan kelompok dalam program BOK. Pelaksana penyuluhan kelompok minimal 2 orang dan maksimal 4 orang dengan rincian tugas dan fungsi sebagai berikut : 1. Observer : bertugas mengawasi jalannya kegiatan penyuluhan f. posyandu. menyiapkan kelengkapan dan media dalam kegiatan penyuluhan 4. membuka dan menutup jalannya kegiatan 3. sarana ibadah. . Moderator : bertugas memberikan materi penyuluhan : bertugas mengatur jalannya penyuluhan. d. g. Jumlah unit cost untuk satu jam pembelajaran diatur dalam Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Kajuara . rumah atau tempat lain yang memenuhi syarat. Tempat kegiatan penyuluhan haruslah memenuhi aspek keamanan dan kenyamanan baik bagi peserta maupun pelaksana kegiatan penyuluhan.kegiatan penyuluhan terintegrasi dengan perencanaan puskesmas yang tertuang dalam POA bulanan dan tahunan puskesmas. Ketentuan-ketentuan secara terperinci mengenai berkas laporan pertanggung jawaban kegiatan penyuluhan kelompok terlampir. Berkas laporan minimal dua rangkap untuk bendahara BOK dan satu rangkap untuk pelaksana kegiatan. tingkat pendidikan. Pelaksana Pelaksana kegiatan penyuluhan kelompok adalah seluruh petugas yang ditugaskan untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan kelompok tersebut yang dibuktikan dengan surat tugas dari Kepala UPTD Puskesmas Kajuara. Fasilitator : bertugas menfasilitasi jalannya penyuluhan. kantor desa. c. b. Laporan Hasil. sekolah. keadaan ekonomi dan social sasaran yang akan disuluh. Materi atau Tema Penyuluhan Materi atau tema penyuluhan kesehatan haruslah sesuai dengan kebutuhan sasaran yang akan disuluh dengan mempertimbangkan umur. Materi penyuluhan kesehatan hendaknya dipilih dari skala perioritas masalah kesehatan yang ada pada sasaran yang akan disuluh yang dibuktikan dengan data. e. dalam BOK. Narasumber 2. Berkas Laporan Kegiatan Berkas laporan kegiatan untuk penyuluhan kelompok terdiri atas Surat Tugas.

Evaluasi Evaluasi kegiatan penyuluhan dapat berupa evaluasi terhadap keberhasilan pencapaian tujuan umum dan khusus penyuluhan dan juga evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan penyuluhan.Kep . Kepala UPTD Puskesmas Kajuara Hj.Hj.A.Sitti Bahryah. E. S. PENUTUP Demikian kerangka acuan kegiatan penyuluhan kelompok tahun 2015 sebagai pedoman dalam penatalaksanaan kegiatan penyuluhan kesehatan dengan sasaran kelompok yang berlaku di UPTD Puskesmas Kajuara.MURTI.A. Januari 2016 Pengelola Program Ns. SKM Kajuara.h. Mengetahui.

Pembinaan Desa siaga dilakukan kepada sasaran desa. Peran kader dan Toma dalam pengembangan Desa Siaga. . maka disusunlah kerangka acuan penyuluhan kelompok tahun 2016.KERANGKA ACUAN PEMBINAAN DESA SIAGA UPTD PUSKESMAS KAJUARA TAHUN 2016 A.puskesmas atau sarana kesehatan lain. 1529/MENKES/SK. Sebagai pedoman dalam penyelenggaraan kegiatan pembinaan desa siaga dan peñatalakasanaan laporan pertanggung jawaban. Di UPTD Puskesmas Kajuara. kesehatan ibu dan anak. berperan sebagai penggerak masyarakat dan penggalian sumbar daya untuk kesinambungan dan kelangsungan desa siaga. Penduduknya mengembangkan UKBM dan melaksanakan survailans berbasis masyarakat (meliputi pemantauan penyakit. serta upaya kesehatan berbasis masyarakat melalui kegiatan UKBM yang ada termasuk Poskesdes. kedaruratan kesehatan dan penanggulangan bencana serta penyehatan lingkungan sehingga masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). gizi dan lingkungan perilaku). Melalui kemenkes No. Untuk lebih mengaktifkan peran kader dan Toma dalam pengembangan desa siaga maka dipandang perlu untuk menyiapkan buku pedoman yang lebih operasional sebagai sumber informasi dan inovasi. Pengembangan desa siaga mencakup upaya untuk lebih mendekatkan pelayanan kesehatan dasar kepada masyrakat desa.X/2010 Yang di maksuddesa siaga dan keluraha siaga aktif adalah yang .kemandirian masyrakat dalam mengembangkan prilaku hidup bersih dan sehat. Penduduknya dapat mengakses dengan mudah pelayanan kesehatan dasar yang memberikan pelayanan setiap hari melaluai pos kesehatan desa (Poskesdes) atau sarana kesehatan yang ada di wilayah tersebut seperti pustu. LATAR BELAKANG Desa siaga di kembangkan kementrian kesehatan untuk meningkatkan kesiagaan desaa menghadapi Masalah-masalah kesehatan yang teermasuk kejadian luar biasa. 1. Sebuah desa telah menjadi desa siaga apabila desa tersebut telah memiliki sekurangkurangnya sebuah poskesdes yang di kelolah oleh seorang bidan dan minimal 2 orang kader. menyiapsiagakan masyrakat menghadapi masalah-masalah kesehatan. 2.fasilitas kesehatan dan kelompok masyakat umum maupun.

2. Kemudahan akses pelayanan kesehatan. Pelayanan kesehatan untuk anak. Pelaksana Pelaksana kegiatan pembinaan desa siaga adalah kepala puskesmas dan bidan kordinator dan seluruh petugas yang ditugaskan untuk melaksanakan kegiatan . dan rumah sakit. Waktu dan Tempat Waktu pelaksanaan kegiatan adalah pada jam kedinasan kecuali pada keadaan tertentu bisa dilaksanakan diluar jam kedinasan. Dengan kreteria : a. D. Pelayanan ini selanjutnya didukung oleh sarana-sarana kesehatan yang ada seperti Puskesmas Pembantu (Pustu). Pelayanan kesehatan dasar berupa : 1. Perencanaan Kegiatan Pembinaan desa siaga direncanakan setiap awal bulan berjalan oleh pelaksana kegiatan dengan mempertimbangkan sasaran dan masalah yang menjadi perioritas. Sasaran Sasaran pembinaan desa siaga adalah berbagai UKBM. Penemuan dan penanganan penderita penyakit. Forum masyarakat desa atau kelurahan. Teknis pelaksanaan pelayanan mengacu kepada petunjuk-petunjuk teknis dari Kementerian Kesehatan dengan pengawasan dan bimbingan dari Puskesmas. 2. poskesdes dan bidan desa. Posyandu dan UKBM aktif. d. Pelayanan kesehatan untuk ibu hamil. RINCIAN KEGIATAN 1. 3. PHBS rumah tangga. C. aspek waktu dan biaya. Materi atau tema pembinaan bidan desa haruslah sesuai dengan kebutuhan sasaran. 3. Materi atau Tema Pembinaan desa siaga. h. 5. sesuai dengan kewenangan tenaga kesehatan yangbertugas. b. Peran aktif pendanaan pihak ketiga g. Tempat kegiatan pelaksanaan desa siaga di pustu. integrasi dengan program lainnya. SASARAN Sasaran pembinaan desa siaga adalah desa di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kajuara dengan fasilitas kesehatan nya agar terbinanya desa yang siaga. Kader atau kader teknis c. Alokasi dana desa siaga dalam anggaran desa f. serta kegiatan kader dan masyarakat.B. Puskesmas. Pelayanan kesehatan ibu menyusui. serta kegiatan bidan desa kader dan masyarakat. Perencanaan kegiatan pembinaan desa siaga terintegrasi dengan perencanaan puskesmas yang tertuang dalam POA bulanan dan tahunan puskesmas. e. TUJUAN Pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Desa Siaga Aktif atau Kelurahan Aktif diselenggarakan melalui berbagai UKBM. Peraturan di tingkat desa atau kelurahan. 4. Pelayanan kesehatan dasar adalah pelayanan primer. Pelayanan selanjutnya didukung oleh sarana dan prasarana kesehatan. 4.

. Laporan Hasil. Pembiayaan Pembiayaan kegiatan penyuluhan kelompok dalam program BOK.pembinaan tersebut yang dibuktikan dengan surat tugas dari Kepala UPTD Puskesmas Kajuara. Ketentuan-ketentuan secara terperinci mengenai berkas laporan pertanggung jawaban kegiatan pembinaan desa siaga kelompok terlampir. biaya yang dibayarkan adalah transport. Berkas laporan minimal dua rangkap untuk bendahara BOK dan satu rangkap untuk pelaksana kegiatan.. Pelaksana penyuluhan kelompok minimal 2 orang dan maksimal 4 orang dengan rincian tugas dan fungsi sebagai berikut 6. Berkas Laporan Kegiatan Berkas laporan kegiatan untuk penyuluhan kelompok terdiri atas Surat Tugas. 8. 7. dalam BOK. Evaluasi Evaluasi kegiatan pembinaan desa siaga dapat berupa evaluasi terhadap keberhasilan pencapaian tujuan pembinaan dan juga evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan pembinaan. foto dokumentasi kegiatan . sedangkan pembiayaan BOK diatur oleh Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bone. Jumlah unit cost untuk satu jam pembelajaran diatur dalam Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Kajuara .

C. 3.Sitti Bahryah.MURTI. pencegahab.Musyawarah Masyrakat Desa adalah Pertemuan perwakilan warga desa untuk membahas hasi Survei Mawas Diri dan merencanakan penangulangan nya masalah kesehatan di peroleh dari hasi SMD (wrihatrolo 2007). Rincian kegiatan : .Hj. PENDAHULUAN Berdasarkan undang. PENUTUP Demikian kerangka acuan kegiatan pembinaan desa siaga tahun 2016 sebagai pedoman dalam penatalaksanaan kegiatan pembinaan desa siaga dengan sasaran bidan desa. di selengarakan upaya kesehatan. peningkatan kesehatan. LATAR BELAKANG Sebagian masyarakat belum mengerti Penting nya di adakan musyawarah masyrakat desa.Kep KERANGKA ACUAN SURVEI MAWAS DIRI RT BERPHBS A. D. dengan pendekatan pemeliharaan. TUJUAN 1.undang no 23 tahun 1992 tentang kesehatan di tetapkan bahwa pembangunan kesehatan bertujuan meningkatkan kesadaran.A. 2. Kepala UPTD Puskesmas Kajuara Hj. S.A. kemauan dan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan yang optimal bagi masyrakat. Peningkatan peran serta masyarakat bertujuan meningkatka dukungan masyrakat dalam berbagai upaya kesehatan serta mendorong memandiri da memecahkan masalah. yang di wilayah kerja UPTD Puskesmas Dua Kajuara. Masyarakat menyusun rencana kerja untuk menangulangi masalah kesehatan.E. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN Kegiatan pokok melaksanakan Survei mawas diri di UPTD Puskesmas Kajuara. Masyarakat bersepakat untuk . B. Masyarakat mampu mengenali masalah kesehatan di wilayah nya.menanggulangi masalah kesehatan. SKM Januari 2016 Pengelola Program Ns. Mengetahui. Kajuara. penyembuhan dan pemulihan kesehatan yang di laksanakan secara terpadu dan berkesinambungan.

Setelah melaksanakan survey mawas diri desa di harapkan masyarakat mampu mengatasi masalah kesekatannya.A. JADWAL Di luar gedung di setiap rumah tangga di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kajuara H. G. Kegiatan Survei mawas diri dilaksanakan di desa wilayah keja UPTD Puskesmas Kajuara 2. F. CARA PELAKSANAAN. Kegiatan di luar kantor UPTD Puskesmas Kajuara disesuaikan dengan jadwal yang telah ditentukan. SKM Kajuara.masalah kesehatan 2. di desa. 1. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN. Mengadakan pertemuan dengan tim survey yang terdiri kader kesehatan dan petugas kesehatan 3.1.Kep . 1. SASARAN 1.Sitti Bahryah. Januari 2016 Pengelola Program Ns. masyrakat mengetahuai . Kader di desa.A. Sektor terkait di desa 4. PENCATATAN DAN PELAPORAN Dilaksanakan sesuai dengan standar pelaksanaan kegiatan survey mawas diri Desa dari 10 indikator perilaku hidup bersih dan sehat.MURTI. Mengumpulkan hasil pendataan survey Mawas Diri 6. Mengetahui. Melaksanakan survey pada waktu yang telah di tentukan dengan wawancara kunjungan rumah bersama kader 5. Setelah melaksanakan survey mawas diri. I. Masyarakat 2.Hj. Melaksanakan analisa hasil pendataan. S. Kepala UPTD Puskesmas Kajuara Hj. 2. Rumah tangga 3. Menyusun instrument servei dan pengandaan nya. Membuat persuratan kepada lurah/ desa tempat yang akan di servei 4. terlampir balangko pendataan survey mawsa diri.menetapkan proritas maslah E.