Anda di halaman 1dari 3

I.

Intervensi
No Diagnosa
1.

Nyeri

Tujuan dan kriteria

Intervensi

hasil
akut Setelah

diberikan Pain Management
- lakukan pengkajian nyeri secara
(sakit kepala) tindakan
asuhan
komprehensif
berhubungan
keperawatan selama
- gunakan komunikasi terapeutik untuk
dengan
1x24 jam, nyeri
mengetahui pengalaman nyeri klien
peningkatan
kepala yang dialami - evaluasi pengalaman nyeri masa
tekanan

klien

vaskuler

dengan kriteria hasil:
− nyeri berkurang

cerebral

berkurang

pada

bagian

kepala

atas

lampau
- melakukan penanganan nyeri kepala
non farmakologi (massage, bekam
dan kiropraksi)
- non farmakologi massage dilakukan
di daerah punggung, wajah dan

hingga leher
− skala
nyeri
berkurang

kepala

dari

-

non farmakologi kiropraksi

skala 5 menjadi

-

non farmakologi (bekam) :
1. Pengkajian : td, keluhan,

skala
− mengatakan rasa
nyaman setelah
diberikan
tindakan bekam

pemeriksaan warna lidah dan
mukosa mulut
2. Pasien tidur tengkurap
3. Pasien
diberikan
pukulan
menggunakan

rotan

dengan

menyesuaikan kondisi pasien
agar

melebarkan

pembuluh

darah
4. Massage punggung dilakukan
selama 5 menit menggunkan
minyak bubud
5. Diberikan
kompres

garam

hangat pada daerah punggung
selama 3-5 menit
6. Dibekam luncur selama 3 menit
7. Menentukan titik bekam : titik

. Gangguan pola Setelah diberikan Sleep Enchancement .klien dapat bab teratur 1 x setiap hari . konstipasi defekasi teratur diberikan wajah evaluasi keefektifan control nyeri tingkatkan istirahat asuhan tidak dapat teratasi dengan kriteria hasil: . 7-9 menit 11. gangguan teknik tidur control tidur pola tidur klien . Massage bagian kepala dan 2. Kiropraksi 12. 10.setelah dipalpasi tidak ada massa dalam perut Constipation Management .klien mengatakan perutnya nyaman .identifikasi faktor penyebab konstipasi .intruksikan untuk memonitor teratasi dengan tidur klien seperti : durasi. kedua betis.anjurkan meningkatkan asupan cairan . Konstipasi Setelah berhubungan tindakan dengan keperawatan selama .sunnah + area usus besar.monitor tanda dan gejala konstipasi kebiasaan 1x24 jam. Bekam basah dilakukan dua kali. Diberikan alkohol dengan kadar 76 % pada titik bekam.anjurkan klien untuk diet tinggi serat .anjurkan klien untuk menciptakan tidur tindakan asuhan lingkungan yang nyaman berhubungan keperawatan selama . 8.diberikan bekam untuk mengatasi konstipasi pasien pada titik-titik bekam tersebut adalah : titik sunah dan titik pinggang atau tepatnya di usus besar 3.diskusikan dengan klien tentang dengan kurang 1x24 jam. Bekam kering selama 5 menit 9.

.tidak terdapat kantung mata yang menghitam kualitas tidur. waktu terjaga sampai tidur.kriteria hasil: .mata klien tidak terlihat sayu .waktu tidur klien normal (6-7 jam) .