Anda di halaman 1dari 1

Efek penghambatan fraksi CWE yang mengandung senyawa dengan

berat molekul (BM) yang besar dalam pemancaran sinyal molekul pada
makrofag terstimulasi LPS
Karena dosis oral efektif CWE relatif rendah, wajar untuk berspekulasi bahwa
komponen aktif yang masih alami mungkin hanya sebagian kecil dari senyawa.
Dengan demikian CWE dipisahkan menjadi fraksi BM rendah (di bawah3 kDa),
fraksi BM tengah (antara 3 kDa dan10 kDa), dan fraksi BM tinggi (lebih dari 10
kDa).
Senyawa yang sangat berperan pada CWE adalah senyawa fenolik. Sesuai pada
tabel 1 konsentrasi tertinggi pada polifenol total diamati pada fraksi BM
tinggi,menjadi lebih dari sepuluh kali lipat dibandingkan dengan fraksi BM
menengah dan rendah. Selanjutnya, berdasarkan rasio hasil relatif dari fraksi
dibandingkan dengan total CWE, 120 mikrogram / ml, 30 mikrogram / ml dan 50
mikrogram / ml fraksi BM rendah, menengah dan tinggi ditambahkan ke
makrofag dan pengaruhnya terhadap sinyal molekul diperiksa. Penekanan
degradasi dari IκBα dan fosforilasi JNK, p38 dan ERK 1/2 terdeteksi hanya pada
sel diperlakukan dengan fraksi BM tinggi (Gambar 5). Temuan ini menunjukkan
bahwa aktivitas penghambatan CWE secara in vitro berasal dari fraksi yang kaya
akan polifenol.

Gambar 5 disamping menjelaskan tentang pengaruh atau
efek fraksi CWE berdasarkan ukurannya pada sinyal molekul. Makrofag
peritoneum telah diberi perlakuan pada 1 jam sebelumnya dengan 120
mikrogram / ml dengan fraksi BM rendah, 30 mikrogram / ml fraksi BM tengah ,
dan 50 mg / ml fraksi BM tinggi sesuai dengan rasio hasil relatif terhadap total
CWE. Setelah stimulasi dengan LPS selama 15 menit, sinyal molekul dalam
seluruh ekstrak protein diperiksa dengan analisis Western blot. Salah satu dari
lima percobaan ditampilkan.