Anda di halaman 1dari 2

Nama

NIM
Kelas

: MUSYRIFAH
: 091404011
: A (Pendidikan Biologi)

Ulasan Ringkas Kuliah Umum Genetika
Oleh : Prof. Dr. A. Duran Corebima, M.Pd
Reorientasi atau Rekonsepsi Tentang Arti Ilmu Genetika dan
Dampaknya Terhadap Penulisan Buku
1. Ilmu Genetika
Apa itu ilmu Genetika ? Lebih dari 100

tahun yang lalu ilmu genetika telah

diperkenalkan oleh Johan Gregor Mendel yang didefiniskan sebagai suatu ilmu yang
mengkaji tentang pewarisan sifat. Seiring dengan perkembangan zaman, dalam buku-buku
pelajaran sering dijumpai definisi ilmu genetika hanya sebatas pewarisan sifat, yang pada
kenyataannya hanya sebagian kecil dari ilmu genetika itu sendiri. Ilmu genetika tidak hanya
sebatas mengkaji pewarisan sifat, tapi lebih daripada itu. Penulisan definisi sebenarnya dalam
buku perlu adanya perbaikan atau reorientasi/rekonsepsi, sehingga pemanfaatan dari buku
tersebut tepat guna dalam proses pembelajaran.
Sebuah pernyataan “Genetic is Core Biological Science – genetika adalah inti dari
biologi” dan lebih lanjut dikatakan bahwa “tidak ada satupun yang dapat dipahami dalam
Biologi kecuali memahami Genetika dan ilmu Evolusi terlebih dahulu”. Maksud dari
pernyataan tersebut adalah bahwa dalam mempelajari biologi, terlebih dahulu kita harus
memahami Genetika dan Evolusi sebagai dasar dalam mempelajari Biologi. Jadi, Genetika
merupakan ilmu yang mengkaji tentang materi genetic, yaitu DNA dan RNA pada makhluk
hidup, di mana pokok utama yang perlu dibahas adalah : (a) arti dan ruang lingkupnya, (b)
reproduksi, (c) ekspresi, (d) perubahan, (e) keberadaan dalam populasi, dan (f)
perekayasaannya. Ke enam pokok utama tersebut harus ada dalam penulisan setiap buku
yang membahas tentang ilmu Genetika, sehingga struktur pengetahuannya lebih sistematis
dan sesuai dengan konsep dasar dari ilmu genetika itu sendiri.
Arti dan ruang lingkup ilmu genetika memiliki cakupan dalam hal definisi Genetika, serta
bentuk dan strukturnya. Reproduksi dalam ilmu genetika mencakup pembelahan sel (mitosis
dan meiosis) dan hokum segregasi dari Mendel. Ekspresi gen mengkaji tentang transkripsi,
translasi, metabolism dan reaksi biokimia. Perubahan yang dimaksud dalam struktur tersebut
adalah seperti mutasi dan rekombinasi. Keberadaan dalam Genetika adalah populasi
1 | Sabtu, 17 Desember 2011

4. lebih dari 1 poligen menentukan suatu sifat yang diekspresikan. 2. 3. seperti misalnya untuk melakukan replikasi dibutuhkan bahan baku dari lingkungan berupa basa-basa nitrogen untuk membuat nukleotida baru. dan pada waktu tertentu berhenti. Genetika Mempengaruhi Evolusi ? Evolusi merupakan suatu dampak dari perubahan materi genetic makhluk hidup yang terjadi karena adanya mutasi dan rekombinasi.genetika. 17 Desember 2011 . Sifat yang diekspresikan adalah akibat dari adanya interaksi gen. sedangkan environment adalah yang mempengaruhi ekspresi dari suatu gen. Ada gen yang terekspresi pada saat baru lahir. Gen ditemukan pada kromosom autosom dan kromosom gonosom/kelamin. Pada ekspresi gen tertentu ada yang hanya dapat diperoleh dari gen maternal karena maternal memiliki sitokrom A3 sebagai hasil oksidasi aerobic pada mitokondrianya yang tidak terdapat pada gen paternal. Jadi. Serta Ekspresinya Pernyataan yang mengatakan bahwa satu gen unutk satu sifat dan satu gen untuk satu polipeptida sudah dianggap tidak layak lagi. Faktor Lingkungan Ekspresi gen juga dipengaruhi oleh lingkungan. Bahkan penentu ekspresi kelamin suatu organisme tidak mutlak ditentukan gen yang terdapat pada kromosom kelamin. kemudian berhenti. Ada juga gen tertentu pada faktor tertentu yang terekspresi tap gen lain yang terekspresi. maka juga mencakup genetika molekuler. lalu ada gen lain yang terekspresi. Yang seharusnya adalah bahwa beberapa poligen menentukan satu jenis sifat. Beberapa gen ada yang terekspresi dan ada juga yang tidak terekspresi pada tubuh. Dan tentang rakayasa genetika yang mengkaji tentang perekayasaan terhadap materi genetic dalam suatu makhluk hidup. 2 | Sabtu. Jika dibahas tentang evolusi. bukan kromosom. Gen dan Penentuan Sifat.