Anda di halaman 1dari 7

Ujian Akhir Semester Etika Bisnis oleh Delima Noviandini

1. Berikan contoh perusahaan yang menjalankan program CSR di Indonesia dan di luar negeri
yang memberi hasil memuaskan.
Jawab :
Di Indonesia :
Salah satu perusahaan yang berhasil dalam menjalankan kegiatan Corporate Social
Responsibility di Indonesia adalah PT. Djarum. PT. Djarum tumbuh menjadi satu perusahaan
produsen rokok yang mumpuni, sejalan dengan semakin banyak dan giatnya kegiatan CSR
yang dilakukan oleh PT. Djarum, sebab bagi PT. Djarum, CSR merupakan bagian yang tidak
dapat dipisahkan dari strategi jangka panjang perusahaan, yang dimaksudkan untuk
meningkatkan daya saing perusahaan. Beberapa bentuk kegiatan CSR yang telah dilakukan
oleh PT. Djarum adalah :

Bakti Olahraga
Program CSR ini berawal dari semangat PT. Djarum yang sangat menjunjung tinggi
sportifitas, semangat bersaing positif dan meraih kemenangan. Maka pada tahun 1969 di
kota Kudus, Jawa Tengah lahirlah Persatuan Bulutangkis Djarum, yang disingkat PB
Djarum. PB Djarum sendiri telah berhasil melahirkan atlet-atlet bulutangkis kelas dunia.
Atlet-atlet ini tidak muncul semena-mena, melainkan merupakan produk dari sebuah proses
pelatihan yang panjang dan butuh banyak pengabdian waktu dan tenaga.

Bakti Pendidikan
Program bakti Djarum terhadap pendidikan ini telah digagas oleh PT Djarum sejak tahun
1984, dimana program CSR ini telah memberikan ribuan beasiswa dan program
pengembangan karakter kepada mahasiswa-mahasiswi strata satu yang berprestasi tinggi
dari berbagai Perguruan Tinggi baik Negeri maupun Swasta di seluruh Indonesia. Djarum
percaya, bahwa pendidikan yang baik adalah bekal dalam mewujudkan bangsa yang
kokoh, sejahtera dan bermartabat.
Oleh sebab itu, sejak tahun 1984 melalui program Djarum Bakti Pendidikan, Para calon
penerima beasiswa Djarum tersebut diseleksi secara ketat dan harus memenuhi
persyaratan IQ dan EQ sehingga mereka memiliki kecerdasan emosional dalam proses
meraih prestasi.
Selain mendapat bantuan biaya pendidikan, para penerima beasiswa Djarum (Beswan
Djarum) juga menerima manfaat lain berupa program pengembangan karakter yang
merupakan

kelebihan

dari

Program

beasiswa

Djarum,

yaitu

dengan

mengikuti

seminar/lokakarya, pelatihan-pelatihan, leadership, motivasi, outbound, practical skills,


maupun kewirausahaan (entrepreneur skill) dan lain-lain agar para Beswan Djarum bisa
mandiri dan menjadi pemimpin yang arif.

Bakti Lingkungan
Inilah yang dilakukan oleh PT Djarum sebagai perusahaan yang banyak memanfaatkan
olahan hasil alam, Sejak tahun 1979 Djarum melahirkan Djarum Bakti Lingkungan. Salah
satu kegiatan awalnya adalah merintis menghijaukan Lingkungan Kota Kudus. Hal itu
dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan upaya dalam pelestarian lingkungan hidup.
Selain menghijaukan Kudus, Djarum juga membagikan kepada penduduk, bibit pohon
ekonomi mangga harum manis secara cuma-cuma. Hasilnya, selain kota semakin rimbun,
panen mangga tersebut memberi pemasukan ekstra bagi penduduk kota Kudus. Hal
tersebut tak hanya meningkatkan perekonomian mereka, namun sekaligus memperbaiki
kualitas hidup. Karena selain mereka dapat menikmati Kudus yang hijau dan berudara
sejuk, mereka juga memperoleh penghasilan tambahan yang cukup besar.
Guna menjamin kesinambungan kegiatan penghijauan ini, bentuk dukungan Djarum adalah
mendirikan pusat pembibitan aneka tanaman penghijauan milik perusahaan dan juga

Ujian Akhir Semester Etika Bisnis oleh Delima Noviandini

tanaman langka yang dikelola secara intensif. Sehingga upaya pembibitan tanaman langka
ini dapat turut menjadi bagian dari usaha dalam mempertahankan dan melestarikan
tanaman-tanaman langka agar terjaga dari kepunahan.
Berbagai kegiatan sehubungan dengan penghijauan juga telah dilaksanakan Djarum Bakti
Lingkungan bersama masyarakat serta para aktivis LSM-LSM lingkungan. Salah satunya
adalah aksi penghijauan lereng Gunung Muria dengan tanaman peneduh maupun pohon
bernilai ekonomi. Hal ini diharapkan bisa mempertahankan kawasan penting resapan air
kota Kudus, secara makro, juga dapat membantu mengurangi efek pemanasan global.
Demikian semua upaya tersebut adalah bentuk konsistensi Djarum yang sangat peduli
pada lingkungan, terutama penghijauan.
Di Luar Negeri :
Body Shop muncul sebagai penggagas modern CSR di lingkungan perusahaan kosmetik di
dunia khususnya di Eropa. Sejak diakuisisi oleh perusahaan kosmetik ternama, Loreal, Body
Shop melakukan beberapa kegiatan CSR penting, seperti :

Menolak pengujian kosmetik pada hewan


Body Shop melakukan kampanye untuk merubah peraturan dan perundang-undangan
yang mengizinkan pengujian kosmetik pada hewan yang berlaku di Inggris, Jerman,
Jepang dan Belanda dan benua Eropa. Pada tahun 1996, Body Shop berhasil membuat
petisi penolakan uji coba kosmetik pada hewan yang ditandatangani oleh 4.000.000 orang
di Uni Eropa, yang merupakan petisi terbesar mengenai penolakan terhadap uji coba
kosmetik pada hewan. Body Shop juga berperan penting dalam keputusan yang dibuat
oleh pemerintahan Inggris Raya pada tahun 1998, yang melarang uji coba kosmetik dan
bahan-bahan pada hewan.

Mendukung perdagangan rakyat


Di penghujung tahun 1980, Body Shop memiliki program CTP (Community Trade Product)
pertamanya. Melalui program CTP, Body Shop memasok bahan baku bagi produk-produk
kosmetiknya

dari

para

masyarakat

pinggiran

dengan

harga

yang

adil

dan

berkesinambungan, misalnya pisang dari para penduduk Karibia, madu dari para peternak
madu di Zambia, minyak marula dari penduduk Namibia, dan lain-lain.
Melalui program CTP ini, Body Shop menjamin adanya upah tertentu bagi para pemasok
bahan baku mereka tersebut melalui hubungan bisnis jangka panjang dan profesional.
Program ini juga bermaksud untuk mendukung lingkungan masyarakat para pemasok
yang berkontribusi pada pengembangan lingkungan masyarakat yang berkelanjutan.

Membela Hak Asasi Manusia


Kegiatan ini bermaksud untuk meyakinkan konsumen bahwa produk-produk Body Shop
dibuat di tempat-tempat atau daerah-daerah dimana hak-hak asasi manusia dihargai dan
dihormati, seperti yang ditetapkan oleh Universal Declaration of Human Rights. Body Shop
terlibat dalam kampanye-kampanye yang mendukung hak asasi manusia. Contohnya, di
tahun 1998, Body Shop melakukan kampanye untuk mendukung perdamaian antara
penduduk Australia yang berkulit putih dan berkulit hitam (Aborigin). Kemudian, Body Shop
menerapkan standar perdagangan yang etis, yang meliputi :
1. Tidak menggunakan tenaga kerja di bawah umur (anak-anak)
2. Kondisi tempat bekerja aman dan higienis
3. Pembayaran upah
4. Jam kerja tidak berlebihan
5. dll

Ujian Akhir Semester Etika Bisnis oleh Delima Noviandini

2. Berikan contoh perusahaan yang dihukum oleh pasar (konsumen) karena gagal menjalankan
CSR di Indonesia dan di luar negeri!
Jawab :
Di Indonesia :
Sebagaimana diberitakan di banyak media massa akhir-akhir ini, aksi pemogokan oleh
karyawan dan buruh PT FI di Timika, Papua, telah berlangsung lebih dua bulan, bahkan telah
memakan korban jiwa. Para buruh Indonesia menuntut PT FI menyetarakan upah dan gaji
mereka dengan yang diterima para karyawan asing. Baik yang bekerja di lingkup PT FI
Indonesia, maupun usaha pertambahan `Freeport` lainnya di luar negeri. Pada tahun 2003
Freeport Indonesia mengaku bahwa mereka telah membayar TNI untuk mengusir para
penduduk setempat dari wilayah mereka. Menurut laporan New York Times pada Desember
2005, jumlah yang telah dibayarkan antara tahun 1998 dan 2004 mencapai hampir 20 juta dolar
AS. Freeport Indonesia sering dikabarkan telah melakukan penganiayaan terhadap para
penduduk setempat. PT Freeport McMoran Indonensia pun telah berlaku semena-mena
kepada karyawan Freeport Indonesia yang kebanyakan adalah orang asli Indonesia. Menurut
pengakuan Bapak Tri Puspita selaku Sekretaris Hubungan Industri Serikat Pekerja Freeport
Indonesia, Freeport bersifat eksklusif sehingga akses untuk ke rumah sakit ataupun mess pun
juga sulit. Lebih jauh lagi, standart yang dimiliki pekerja Freeport dari Indonesia sama dengan
seluruh karyawan Freeport yang ada di seluruh dunia akan tetapi gaji yang diterima oleh
pekerja dari Indonesia hanya separuhnya. Menariknya lagi, menurut laporan dari Investor Daily
tanggal 10 Agustus 2009, dikatakan bahwa pendapatan utama PT Freeport McMoran adalah
dari operasi tambabangnya yang ada di Indonesia, yaitu sekitar 60%. Sampai saat ini karyawan
Freeport tengah menjalankan aksi mogok kerja dengan menuntut kenaikan gaji US$ 4 per jam.
Sampai sekarang pihak management Freeport tidak menyetujui tuntutan pekerja Indonesia
tersebut.
Di Nigeria :
Kasus tumpahan minyak dari lapangan Bonga yang dioperasikan Shell di dekat pantai Nigeria
menjadi kasus tumpahan minyak terburuk dalam satu dekade terakhir ini. Tumpahan minyak ini
diperkirakan akan membentang seluas 920 kilometer dan berpotensi menimbulkan kerusakan
lingkungan yang parah.
Tumpahan minyak yang meluas di sepanjang pantai Nigeria ini disebabkan bocornya pipa
fleksibel yang menghubungkan lapangan minyak Bonga hingga terminal angkut lepas pantai
untuk dialirkan ke kapal tanker.
Polusi tersebut menyebabkan gumpalan minyak setebal delapan sentimeter di air yang
digunakan untuk minum. PBB mengatakan perusahaan minyak Shell tidak mengikuti prosedur
yang mereka tetapkan sendiri untuk merawat prasarana dan tumpahan minyak itu akan
berdampak buruk pada tanaman. Akibatnya adalah sebagian besar kawasan terkena dampak
tumpahan minyak dan karena itu nelayan setempat kehilangan pekerjaan mereka karena
banyak ikan yang mati akibat laut telah terkontaminasi minyak tebal. Karena kelalain
perusahaan ini, rakyat Ogoniland, tempat dimana tumpahan minyak itu terjadi, mengancam
akan membawa Shell ke pengadilan di Inggris.

Ujian Akhir Semester Etika Bisnis oleh Delima Noviandini

3. Apa pendapat Clem Sunter dan Wayne Visser tentang perilaku perusahaan multinasional
dalam buku mereka yang berjudul Beyond Reasonable Greed?
Jawab :
Dalam buku Beyond Reasonable Greed, Sunter dan Visser menyoroti tidak bertanggung
jawabnya perilaku korporat-korporat besar dalam menghancurkan tatanan kehidupan
masyarakat dan menjegal upaya menciptakan dunia yang lebih aman, sehat,dan gembira.
"Perbedaan antara seorang diktator penjarah dan direktur (perusahaan) hanya pada caranya,"
kata kedua penulis buku ini.
4. Bagaimana pendapat pemenang hadiah Nobel Ekonomi Milton Friedman tentang tanggung
jawab sosial korporate?
Jawab :
Tanggung jawab sosial, dalam pandangan Friedman, hanya ada pada individu dan bukan
melekat pada perusahaan. Tanggung jawab perusahaan adalah menghasilkan keuntungan
sebesar-besarnya bagi pemegang saham. Bahkan, Friedman menyebut CSR sebagai
ancaman bagi kapitalisme pasar bebas.
5. Bagaimana S. Zadek, M. Fostater dan P. Raynard membagi generasi CSR?
Jawab :
S. Zadek, M. Fostater dan P. Raynard membagi generasi CSR ke dalam tiga bagian yakni mulai
dari yang sekedar bersifat filantropis, menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari strategi
bersaing jangka panjang perusahaan, serta yang berorientasi pada advokasi dan kebijakan
publik.
6. Apa pendapat Michael Porter tentang hubungan antara profit dengan CSR?
Jawab :
Michael Porter mengungkapkan bahwa : CSR lebih dari sekedar biaya atau hambatan atau
kegiatan amal. CSR dapat menjadi sumber peluang, inovasi dan manfaat daya saing. Apapun
fase yang sedang dijalani oleh sebuah perusahaan, entah itu fase pengembangan, maupun
fase awal berdiri, manajemen perusahaan harus memiliki kesadaran mengenai pelaksanaan
CSR sebagai strategi cerdas untuk memenangkan persaingan bisnis. Lebih lanjut, Porter
menyimpulkan empat tahapan terkait pelaksanaan CSR, yaitu tanggung jawab moral,
keberlangsungan bisnis, izin untuk beroperasi dan reputasi. Dengan melaksanakan kegiatan
CSR, perusahaan berarti telah melaksanakan tangguk jawab moral nya terkait pengembangan
komunitas penduduk dan lingkungan setempat yang akan mendukung keberlangsungan bisnis
sehingga keberadaan bisnis tersebut dapat diterima di lingkungan nya karena memiliki reputasi
yang baik. Reputasi yang baik akan meningkatkan kepercayaan dan minat konsumen untuk
membeli dan menggunakan produk-produk yang dihasilkan bisnis tersebut yang pada akhirnya
akan mendongkrak omzet dan menaikkan laba perusahaan.
7. Jelaskan isi pokok buku John Perkins yang berjudul Confession of an Economic Hitman dan
A Game As old As Empire!
Jawab :
-

Confession of an Economic Hitman


Dalam buku ini, John Perkins menceritakan kisah hidupnya sebagai seorang ekonom
bayaran Amerika Serikat yang ditugaskan untuk menciptakan ketergantungan ekonomi
negara dunia ketiga dan terbelakang (less-developed countries) melalui politik utang

Ujian Akhir Semester Etika Bisnis oleh Delima Noviandini

kepada negara adikuasa. Pengalaman pribadinya sebagai ekonom perusak disajikan


secara blak-blakan dan terus terang dalam buku ini. Ia menceritakan bagaimana profil
seorang agen terselubung hasil rekrutmen National Security Agency (NSA), organisasi
spionase Amerika yang paling sedikit diketahui tapi terbesar. Dia telah berkelana ke
berbagai pelosok dunia, seperti Indonesia, Panama, Ekuador, Kolombia, Arab Saudi, Iran,
dan negeri strategis lainnya.
Tugas utama Perkins sebagai economic hit man (EHM) adalah menerapkan kebijakan yang
mempromosikan kepentingan corporatocracy (koalisi bisnis dan politik antara pemerintah,
perbankan, dan korporasi) Amerika sambil menyatakan minat mereka untuk mengurangi
derajat kemiskinan di negara dunia ketiga yang kaya akan sumber daya alamnya.
Perkins dan teman-temannya berperan sebagai agen spionase terselubung. Mereka
membuat economics forecast untuk suatu negara klien corporatocracy (seperti telah
dilakukan di Indonesia dalam proyek elektrifikasi Pulau Jawa sejak 1970-an) serta
membantu penerapan skema ekonometrik yang akan mengucurkan dana jutaan dolar.
Para agen economic hit man adalah segelintir profesional berpenghasilan sangat tinggi
yang mengecoh pemerintahan suatu negeri triliunan dolar. Mereka menyalurkan dana dari
Bank Dunia, Asian Development Bank (ADB), dan organisasi bantuan lainnya menjadi dana
korporasi raksasa.
Sarana mereka meliputi antara lain rekayasa laporan keuangan yang menyesatkan,
praktek penyuapan, pemerasan, agen penggermoan (wanita dan seks), serta pembunuhan
terencana yang keji. Para EHM seperti Perkins memainkan peranan yang telah
menentukan dimensi baru dan mengerikan selama era globalisasi.
-

A Game As Old As Empire


Buku ini adalah buku kedua John Perkins setelah buku Economic Hit Man (EHM) dan diisi
juga oleh banyak penulis lainnya yang memberikan penilaian tentang Economic Hit Man.
Buku ini berisi analisa dan pengalaman dari berbagai sudut pandang penulis yang
beragam. Ada penulis yang berprofesi jurnalis investigatif, ada mantan Economic Hit Man
(preman ekonomi), ada orang dalam Bank DUnia, dan berbagai pihak yang mengetahui
sepak terjang pasukan intelektual yang digaji mahal untuk menghisap sumber daya
ekonomi negara-negara miskin.
Steven Hiatt, penyunting buku ini, memberi contoh. Karyawan bank di London bekerja
setiap hari mengurusi administrasi setoran ke sejumlah rekening di luar negeri. Mereka
masuk kategori EHM bila ternyata rekening yang diproses adalah uang hasil pencucian
uang bandar narkoba kelas kakap atau perusahaan multinasional yang ingin menghindari
pajak atau Tim Dana Moneter Internasional (IMF) yang tiba di suatu negara di Afrika untuk
menyeret

negara

itu

ke

dalam

jurang

kecanduan

utang

luar

negeri.

Tim tersebut menawarkan solusi kepada negara-negara target supaya mengambil utang
kepada IMF dengan mengalokasikan atau membuka pintu perdagangan bagi produkproduk Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Tim ini sudah barang tentu merupakan EHM tulen.
Konsultan asing maupun lokal yang ikut menulis aturan undang-undang di Irak, juga bisa
masuk ke kategori EHM bila kebijakan yang mereka hasilkan justru mengeksploitasi
ekonomi

negara

tersebut

untuk

kepentingan

AS

dan

Eropa.

Saat ini permainan yang dilakukan EHM lebih kompleks. Ia menularkan wabah korupsi

Ujian Akhir Semester Etika Bisnis oleh Delima Noviandini

lebih ganas, operasi yang dilakukannya lebih mengakar ke ekonomi dan politik negara
korbannya. Banyak sekali tipe EHM dan peran yang mereka mainkan jauh lebih beragam.
Pasukan EHM menggunakan beribu

akal untuk menjebak mangsanya.

Mereka

memanfaatkan aturan hukum yang legal, namun memiliki sejumlah celah yang tetap sah di
mata hukum negara korbannya. Hasilnya, triliunan dollar AS pun masuk ke segelintir orang
di AS atau di Eropa.
EHM menggunakan wahana Bank DUnia, USAID, atau lembaga donor lainnya. Mereka
membuat negara-negara yang menjadi mangsanya melepas kendali penuh atas sumber
daya alamnya. Mereka memanipulasi laporan keuangan suatu negara, mengatur pemilu,
menyogok, menyiksa, menyodorkan seks kepada pejabat hidung belang sampai
membunuh pejabat yang tidak setuju.

8. Apa sebabnya korporasi terbesar dunia dapat mendikte para politisi negara?
Jawab :
Kekuatan pengaruh dan uang MNCs saat ini tidak kalah dari institusi seperti negara. Nilai
penjualan 200 korporasi terbesar dunia setara dengan seperempat total Produk Domestik Bruto
(PDB) dunia sehingga para korporasi ini dapat mendikte para politisi negara. Tidak dipungkiri
bahwa uang dan kekuasaan adalah senjata ampuh untuk mendikte suatu pemerintahan.
Dengan uang dan kekuasaan, maka para korporasi terbesar tersebut dapat menyuap para
politisi negara yang haus akan materi, sehingga para politisi tersebut bersedia menjadi boneka
bagi korporasi tersebut.
Apalagi bagi negara-negara berkembang, dimana banyak politisi masih bekerja atas motivasi
uang dan harta, sehingga suap yang diberikan oleh para korporasi besar tersebut merupakan
sumber pendapatan bagi para politisi korup tersebut untuk memperkaya diri sendiri dan
mengenyampingkan kepentingan rakyat dan membutakan mata hati dan empati. Semakin
tamak politisi negara tersebut, maka semakin mudah bagi korporasi tersebut untuk mendikte
para politisi dengan cara memberikan banyak uang, harta dan berbagai fasilitas lainnya.

Ujian Akhir Semester Etika Bisnis oleh Delima Noviandini

Referensi
http://www.oikos-international.org/
Songbai Liu and Lu Liu (2009). Journal of International Business Ethics, Vol. 2. MBA Education
Center, Beijing, China.
http://www.mediaindonesia.com/read/2011/12/23/286423/39/6/Tumpahan-Minyak-Shell-di-NigeriaTerburuk-dalam-Sejarahhttp://id.wikipedia.org/wiki/Freeport_Indonesia
http://km.itb.ac.id/site/?p=6862. Kasus Freeport : Bagaimana Nasib Papua?
http://id.shvoong.com/law-and-politics/1999296-game-old-empire/#ixzz1hHB01kyt
http://www.csrindonesia.com/data/articlesother/20070804185054-a.pdf
http://en.wikipedia.org/wiki/Confessions_of_an_Economic_Hit_Man