Anda di halaman 1dari 16

Pengertian Dan Tujuan Material Komposit

(Komposit) Menurut Ahli
Pengertian Material Komposit (Komposit)
Komposit adalah suatu jenis bahan baru hasil rekayasa yang terdiri dari dua
atau lebih bahan dimana sifat masing-masing bahan berbeda satu sama
lainnya baik itu sifat kimia maupun fisikanya dan tetap terpisah dalam hasil
akhir bahan tersebut (bahan komposit). Dengan adanya perbedaan dari
material penyusunnya maka komposit antar material harus berikatan dengan
kuat, sehingga perlu adanya penambahan wetting agent.
Beberapa definisi komposit sebagai berikut

Tingkat dasar : pada molekul tunggal dan kisi kristal, bila material yang
disusun dari dua atom atau lebih disebut komposit (contoh senyawa,
paduan, polymer dan keramik)

Mikrostruktur : pada kristal, phase dan senyawa, bila material disusun
dari dua phase atau senyawa atau lebih disebut komposit (contoh
paduan Fe dan C)

Makrostruktur : material yang disusun dari campuran dua atau lebih
penyusun makro yang berbeda dalam bentuk dan/atau komposisi dan
tidak larut satu dengan yang lain disebut material komposit (definisi
secara makro ini yang biasa dipakai)

Tujuan pembuatan material komposit Berikut
dibentuknya komposit, yaitu sebagai berikut :

ini

adalah

tujuan

Memperbaiki sifat mekanik dan/atau sifat spesifik
Mempermudah design yang sulit pada manufaktur

Keleluasaan dalam bentuk/design yang dapat menghemat biaya

Menjadikan bahan lebih ringan

dari

tertentu

Penyusun Komposit Komposit pada umumnya terdiri dari 2 fasa:
1. Matriks Matriks adalah fasa dalam komposit yang mempunyai
bagian atau fraksi volume terbesar (dominan).
Matriks mempunyai fungsi sebagai berikut :
1. Mentransfer tegangan ke serat.
2. Membentuk ikatan koheren, permukaan matrik/serat.
3. Melindungi serat.
4. Memisahkan serat.
5. Melepas ikatan.
6. Tetap stabil setelah proses manufaktur.

Matrik (penyusun dengan fraksi volume terbesar). Gambar Ilustrasi reinforcement pada komposit Adanya dua penyusun komposit atau lebih menimbulkan beberapa daerah dan istilah penyebutannya. Reinforcement atau Filler atau Fiber Salah satu bagian utama dari komposit adalah reinforcement (penguat) yang berfungsi sebagai penanggung beban utama pada komposit. Interphase (pelekat antar dua penyusun).Gambar Ilustrasi matriks pada komposit 2. interface (permukaan phase yang berbatasan dengan phase lain) Gambar Pengertian komposit . Penguat (Penahan beban utama).

 Gaya elektrostatis → ikatan yang terjadi karena adanya gaya tarikmenarik antara atom yang bermuatan (ion).Secara strukturmikro material komposit tidak merubah material pembentuknya (dalam orde kristalin) tetapi secara keseluruhan material komposit berbeda dengan material pembentuknya karena terjadi ikatan antar permukaan antara matriks dan filler. dapat leluasa merencanakan kekuatan material yang diinginkan dengan mengatur komposisi dari matrik dan .  Interaksi antar penyusun Bila terjadi interaksi antar penyusun akan meningkatkan sifat dari komposit. Ikatan antar permukaan ini terjadi karena adanya gaya adhesi dan kohesi Dalam material komposit gaya adhesikohesi terjadi melalui 3 cara utama:  Interlocking antar permukaan → ikatan yang terjadi karena kekasaran bentuk permukaan partikel. Perbedaan Komposit dan Alloy Perbedaan antara komposit dan alloy adalah dalam hal sistem proses pemaduannya:  Komposit bila ditinjau secara mikroskopi masih menampakkan adanya komponen matrik dan komponen filler.  Bentuk dan penyusunan struktural dari penyusun Bentuk dan cara penyusunan komposit akan mempengaruhi karakteristik komposit. Kualitas ikatan antara matriks dan filler dipengaruhi oleh beberapa variabel antara lain:  Ukuran partikel  Rapat jenis bahan yang digunakan  Fraksi volume material  Komposisi material  Bentuk partikel  Kecepatan dan waktu pencampuran  Penekanan (kompaksi)  Pemanasan (sintering) Properties Komposit Sifat maupun Karakteristik dari komposit ditentukan oleh:  Material yang menjadi penyusun komposit Karakteristik komposit ditentukan berdasarkan karakteristik material penyusun menurut rule of mixture sehingga akan berbanding secara proporsional. Syarat terbentuknya komposit: adanya ikatan permukaan antara matriks dan filler.  Gaya vanderwalls → ikatan yang terjadi karena adanya pengutupan antar partikel. sedangkan alloy telah terjadi perpaduan yang homogen antara matrik dan filler  Pada material komposit.

Komposit Matrik Polimer (Polymer Matrix Composites – PMC) Komposit ini bersifat : 1. polimer sebagai matrik  Komposit matrik logam (KML). keramik sebagai matrik Gambar Klasifikasi komposit Berdasarkan bentuk dari matriks-ny Gambar Matriks dari beberapa tipe komposit a. Biaya pembuatan lebih rendah 2. komposit dapat diklasifikasikan kedalam tiga kelompok besar yaitu:  Komposit matrik polimer (KMP). sifat material yang menyatu dapat dievaluasi dan diuji secara terpisah. Klasifikasi komposit Berdasarkan matrik. Tahan simpan 5. Dapat dibuat dengan produksi massal 3. logam sebagi matrik  Komposit matrik keramik (KMK). Siklus pabrikasi dapat dipersingkat 6. Ketangguhan baik 4. Kemampuan mengikuti bentuk 7. Lebih ringan.filler. .

seperti jenis-jenis melamin. Material MMC mulai dikembangkan sejak tahun 1996. 2. Rotor helikopter 2. Transfer tegangan dan regangan yang baik. Plastik jenis termoset tidak begitu menarik dalam proses daur ulang karena selain sulit penanganannya juga volumenya jauh lebih sedikit (sekitar 10%) dari volume jenis plastik yang bersifat termoplastik. Bila sekali pengerasan telah terjadi maka bahan tidak dapat dilunakkan kembali. Thermoplastic meleleh pada suhu tertentu. Komponen ruang angkasa 3. Kelebihan MMC dibandingkan dengan PMC : 1. Thermoplastic merupakan polimer yang akan menjadi keras apabila didinginkan. Pemanasan yang tinggi tidak akan melunakkan termoset melainkan akan membentuk arang dan terurai karena sifatnya yang demikian sering digunakan sebagai tutup ketel. dan Polieter eterketon (PEEK). Contoh ari thermoplastic yaitu Poliester. Bismaleimida (BMI). Specific stiffness tinggi 3. 2) Matrik berbasis termoplastik dengan serat gelas = Kotak air radiator 3) Matrik berbasis termoset dengan serat carbon 1. PET. PTFE. 2. Thermoset Thermoset tidak dapat mengikuti perubahan suhu (irreversibel). yaitu sebagai berikut : 1) Matrik berbasis poliester dengan serat gelas  Alat-alat rumah tangga  Panel pintu kendaraan  Lemari perkantoran  Peralatan elektronika. Contoh dari thermoset yaitu Epoksida. Nylon 66. PES. Anisotropy Jenis polimer yang banyak digunakan : 1.Keuntungan dari PMC : 1. Specific strength tinggi 4. PP. yaitu kembali mengeras bila didinginkan. Aplikasi PMC. Ringan 2. melekat mengikuti perubahan suhu dan mempunyai sifat dapat balik (reversibel) kepada sifat aslinya. Thermoplastic Thermoplastic adalah plastic yang dapat dilunakkan berulang kali (recycle) dengan menggunakan panas. Pada mulanya yang diteliti adalah Continous Filamen MMC yang digunakan dalam aplikasi aerospace. Ketahanan terhadap temperature tinggi . Komposit Matrik Logam (Metal Matrix Composites – MMC) Metal Matrix composites adalah salah satu jenis komposit yang memiliki matrik logam. Rantai pesawat terbang 4. dan Poli-imida (PI). Polieter sulfon.

Casting/liquid ilfiltration 3. dimana matriksnya terbuat dari keramik. Peralatan Elektronik c. Alumina 4.3. bahkan hampir sama dengan ketangguhan dari cast iron . 2. Biayanya mahal 2.dll) 2. Silikon Nitrida Keuntungan dari CMC : 1. Komponen automotive (blok-silinder-mesin. Standarisasi material dan proses yang sedikit Matrik pada MMC : 1. Proses pembuatan MMC : 1. Powder metallurgy 2. Magnesium beserta paduannya. Salah satuproses pembuatan dari CMC yaitu dengan proses DIMOX. Dimensinya stabil bahkan lebih stabil daripada logam 2. Squeeze casting Aplikasi MMC. Tidak menyerap kelembapan. yaitu proses pembentukan komposit dengan reaksi oksidasi leburan logam untuk pertumbuhan matriks keramik disekeliling daerah filler (penguat). Kekuatan tekan dan geser yang baik. 4. Mempunyai titik lebur yang rendah 3. Compocasting 4. 6.dll) 3. Aircraft (rak listrik pada pesawat terbang) 4. Mempunyai densitas yang rendah Contoh : Almunium beserta paduannya.pully. Mempunyai keuletan yang tinggi 2. Gelas anorganic. Reinforcement yang umum digunakan pada CMC adalah oksida. Matrik yang sering digunakan pada CMC adalah : 1. Ketahanan aus dan muai termal yang lebih baik Kekurangan MMC : 1. Komposit Matrik Keramik (Ceramic Matrix Composites – CMC) CMC merupakan material 2 fasa dengan 1 fasa berfungsi sebagai reinforcement dan 1 fasa sebagai matriks.poros gardan. yaitu sebagai berikut : 1. Keramik gelas 3. Tidak mudah terbakar. dan nitrid. Sangat tangguh . 5. Peralatan militer (sudu turbin.cakram kompresor. Titanium beserta paduannya. carbide.

Serat grafit/gelas boron silikat untuk alas cermin laser. Tahan pada temperatur tinggi (creep) 6. Grafit/keramik gelas untuk bantalan. filters. Chemical processing = Filters. Power generation = Combustorrs. Mempunyai karakteristik permukaan yang tahan aus 4. piping. Kerugian dari CMC 1. Adapun pembagian komposit berdasarkan penguatnya dapat dilihat dari Gambar.perapat dan lem. sensors. penguatnya berbentuk serat  Structural composite.3. 5. 4. Gambar Pembagian komposit berdasarkan penguatnya Dari Gambar komposit berdasakan jenis penguatnya dapat dijelasakan sebagai berikut :  Particulate composite. liner 3. Recuperators. Sulit untuk diproduksi dalam jumlah besar 2. Kombinasi dalam rekayasa wisker SiC/alumina polikristalin untuk perkakas potong. SiC/litium aluminosilikat (LAS) untuk calon material mesin panas. penguatnya berbentuk partikel  Fibre composite. cara penggabungan material komposit Adapun Illustrasi dari komposit berdasarkan penguatnya dapat dilihat pada Gambar . hangers 2. 7. burners. yaitu sebagai berikut : 1. Vanrs. dan ketahanan korosi tinggi. Hanya untuk aplikasi tertentu Aplikasi CMC. heat exchange tubes. Nozzles. liners. Wate inineration = Furnace part. Kekuatan & ketangguhan tinggi. Relative mahal dan non-cot effective 3. heat pipes. Unsur kimianya stabil pada temperature tinggi 5. seals. 6. membranes.

Partikel sebagai penguat (Particulate composites) Keuntungan dari komposit yang disusun oleh reinforcement berbentuk partikel: 1. yaitu sebagai berikut : 1) Large particle Komposit yang disusun oleh reinforcement berbentuk partikel. Kekuatan lebih seragam pada berbagai arah 2. Proses produksi pada komposit yang disusun oleh reinforcement berbentuk partikel: 1. Partikel seharusnya berukuran kecil dan terdistribusi merata. . dimana interaksi antara partikel dan matrik terjadi tidak dalam skala atomik atau molekular. Cara penguatan dan pengerasan oleh partikulat adalah dengan menghalangi pergerakan dislokasi. cemet sebagai matriks dan sand sebagai atau gravel. cemet sebagai matriks dan sand sebagai partikel. Infiltration Process 4. Metalurgi Serbuk 2. Oxide-Base Cermet (oksida logam sebagai partikulat). In-Situ Process Panjang partikel dibedakan menjadi dua. Tire (carbon sebagai partikulat). Spray Deposition 5. Dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan dan meningkatkan kekerasan material 3. Sphereodite steel (cementite sebagai partikulat).Gambar Illustrasi komposit berdasarkan penguatnya a. Stir Casting 3. Contoh dari large particle composite adalah cemet dengan sand atau gravel.

2. Bentuk 5. Hand Lay-Up 2. jarang lebih dari 3%.Gambar a. Fraksi partikulat sangat kecil. Fiber yang digunakan harus memiliki syarat sebagai berikut :  Mempunyai diameter yang lebih kecil dari (matriksnya) namun harus lebih kuat dari bulknya  Harus mempunyai tensile strength yang tinggi diameter Parameter fiber dalam pembuatan komposit. Fillers sebagai penguat (Filler composites) 2) Dispersion strengthened particle 1. Oleh karena itu serat harus mempunyai tegangan tarik dan modulus elastisitas yang lebih tinggi daripada matrik penyusun komposit. sehingga tinggi rendahnya kekuatan komposit sangat tergantung dari serat yang digunakan. sehingga serat akan menahan beban sampai beban maksimum. Konsentrasi 3. Distribusi 2. Fiber sebagai penguat (Fiber composites) Fungsi utama dari serat adalah sebagai penopang kekuatan dari komposit. Ukuran yang lebih kecil yaitu sekitar 10-250 nm. Ukuran Gambar Parameter fiber dalam pembuatan komposit Proses produksi pada fiber-carbon yaitu sebagai berikut : 1. yaitu sebagai berikut : 1. Spray Lay-Up bulknya . b. Orientasi 4. Flat flakes sebagai penguat (Flake composites) b. karena tegangan yang dikenakan pada komposit mulanya diterima oleh matrik akan diteruskan kepada serat. Open Mold Process 1.

Filament Winding 2. Off-axis aligned discontinuous fiber 3. Closed Mold Process  Resin Film Infusion  Pultrusion Berdasarkan penempatannya terdapat beberapa tipe serat pada komposit. Randomly oriented discontinuous fiber Randomly oriented discontinuous fiber merupakan komposit dengan serat pendek yang tersebar secara acak diantara matriksnya. . Jenis komposit ini paling banyak digunakan. Vacuum Bag Moulding 4. Kekurangan tipe ini adalah lemahnya kekuatan antar antar lapisan. Woven Fiber Composite (bi-dirtectional) Komposit ini tidak mudah terpengaruh pemisahan antar lapisan karena susunan seratnya juga mengikat antar lapisan. mempunyai susunan serat panjang dan lurus. Tipe acak sering digunakan pada produksi dengan volume besar karena faktor biaya manufakturnya yang lebih murah. membentuk lamina diantara matriksnya. Akan tetapi susunan serat memanjangnya yang tidak begitu lurus mengakibatkan kekuatan dan kekakuan tidak sebaik tipe continuous fiber. Discontinuous Fiber Composite (chopped fiber composite) Komposit dengan tipe serat pendek masih dibedakan lagi menjadi : 1. yaitu : Gambar Tipe serat pada komposit    Continuous Fiber Composite Continuous atau uni-directional. Aligned discontinuous fiber 2. Hal ini dikarenakan kekuatan antar lapisan dipengaruhi oleh matriksnya. Kekurangan dari jenis serat acak adalah sifat mekanik yang masih dibawah dari penguatan dengan serat lurus pada jenis serat yang sama.3.

yaitu sebagai berikut : 1.Gambar Tipe discontinuous fiber d) Hybrid fiber composite Hybrid fiber composite merupakan komposit gabungan antara tipe serat lurus dengan serat acak. Tahan korosi 7. alat-alat olahraga Kerugian dari penggunaan fiber-glass yaitu sebagai berikut : 1. C-glass 3. tanks. Biasanya stiffnessnya rendah (70GPa) 4. Density cukup rendah (sekitar 2.55 g/cc) 2. Tensile strengthnya cukup tinggi (sekitar 1. Elongasi tinggi 3. boats. Mg. Resisten terhadap panas dan dengin 6. E-glass 2. Stabilitas dimensinya baik 5. Ca. Biasanya digunakan untuk piing. S-glass Tabel Sifat-sifat dari jenis-jenis fiber-glass . Kekuatan dan beratnya sedang (moderate) Jenis-jenisnya antara lain : 1.8 GPa) 3. Tahan korosi 3. Biaya murah 2. Jenis fiber yang biasa digunakan untuk pembuatan komposit antara lain sebagai berikut : a) Fiber-glass Sifat-sifat fiber-glass. Na. Pertimbangannya supaya dapat mengeliminir kekurangan sifat dari kedua tipe dan dapat menggabungkan kelebihannya. Komposisi umum adalah 50-60% SiO2 dan paduan lain yaitu Al. dan lain-lain. Kekuatannya relatif rendah 2. Keuntungan dari penggunaan fiber-glass yaitu sebagai berikut : 1. Biayanya relatif lebih rendah dari komposit lainnya 4.

yaitu sebagai berikut :  Stabilisasi = Peregangan dan oksidasi. 4. Memisahkan bagian yang bukan karbon melalui proses 5. N c. Diproduksi dari Polyacrylnitril (PAN). yaitu sebagai berikut : 1.Tabel Komposisi senyawa kimia fiber-glass b) Fiber-nylon Sifat-sifat fiber-nylon. melalui tiga tahap proses. Densitas karbon cukup ringan yaitu sekitar 2. kekuatan yang sangat tinggi. Terdiri dari + 90% karbon 6. H. Grafitisasi = Meningkatkan modulus elastisitas. kekakuan (modulus elastisitas) tinggi. yaitu sebagai berikut : 1. Dapat dibuat bahan turunan : grafit yang kekuatannya dibawah serat karbon 7. tidak getas dan tidak lebih kaku dari karbon 3. 2. lebih ringan. Dibuat dari polyamide 2. 3. Mempunyai karakteristik yang ringan. Struktur grafit yang digunakan untuk membuat fiber berbentuk seperti kristal intan.3 g/cc. Lebih kuat. Tabel Kelebihan Versus Kekurangan d) Hybride Fiber (kombinasi dari berbagai jenis serat) .  Karbonisasi = Pemanasan untuk mengurangi O. Contoh merek nylon yaitu Kevlar (DuPont) dan Kwaron (Akzo) c) Fiber-carbon Sifat-sifat fiber-carbon.

komposit dapat dibagi menjadi dua yaitu struktur laminate dan struktur sandwich. Mikrostruktur lamina dan jenis-jenis dari arah serat dapat dilihat pada gambar dibawah ini : . Sebagai elemen sebuah struktur. Berdasarkan struktur.1) Glass Versus Carbon  Meningkatkan shock resistence (tahan benturan)  Meningkatkan fracture resistence (tahan patahan/ulet)  Mengurangi biaya 2) Glass Versus Nylon  Menigkatkan kekuatan tekan  Memperbaiki pemrosesan (manufaktur)  Mengurangi biaya 3) Carbon Versus Nylon  Meningkatkan kekuatan tarik  Meningkatkan kekuatan tekan  Meningkatkan kekuatan pada pembengkokan  Fiber sebagai sturktural (Structute composites) Komposit struktural dibentuk oleh reinforce. Untuk itulah struktur komposit dibuat dalam bentuk laminate yang terdiri dari beberapa macam lamina atau lapisan yang diorientasikan dalam arah yang diinginkan dan digabungkan bersama sebagai sebuah unit struktur. Gambar Ilustrasi komposit berdasarkan Strukturnya :  Struktur laminate  Sandwich panel 1) Laminate Laminate adalah gabungan dari dua atau lebih lamina (satu lembar komposit dengan arah serat tertentu) yang membentuk elemen struktur secara integral pada komposit.reinforce yang memiliki bentuk lembaran-lembaran. ilustrasi dari kedua struktur komposit tersebut dapat dilihat pada Gambar. Proses pembentukan lamina ini menjadi laminate dinamakan proses laminai. lamina yang serat penguatnya searah saja (unidirectional lamina) pada umumnya tidak menguntungkan karena memiliki sifat yang buruk.

seperti polyuretan (PU). 2. pada bagian tengah diantara kedua skin dipasang core. lamina ini mempunyai susunan serat yang saling silang tegak lurus satu sama lain antara lamina. berbeda dengan jenis sebelumnya maka laminate ini pada masing-masing lamina terdiri dari potongan serat pendek yang terputus dan mempunyai dua jenis yaitu : 1. 2) Sandwich panels Komposit sandwich merupakan salah satu jenis komposit struktur yang sangat potensial untuk dikembangkan. Short Alighned Fiber. meredam getaran dan suara. yaitu bentuk laminate dengan tiap lamina mempunyai arah serat yang sama. polyvynil Clorida (PVC). 2. Crossplien quasi-isotropoic (silang). Komposit sandwich merupakan komposit yang tersusun dari 3 lapisan yang terdiri dari flat composite (metal sheet) sebagai kulit permukaan (skin) serta meterial inti (core) di bagian tengahnya (berada di antaranya). Sehinggga untuk mendapatkan karakteristik tersebut. 3. potongan serat disebarkan secara acak atau arahnya tidak teratur. namun mempunyai kekakuan dan kekuatan yang tinggi. lamina jenis ini mempunyai lamina penyusun dengan serat yang tidak terputus hingga mencapai ujung-ujung lamina. Komposit sandwich dibuat untuk mendapatkan struktur yang ringan tetapi mempunyai . lamina ini mempunyai susunan serat. dan honeycomb. Core yang biasa dipakai adalah core import. Komposit sandwich merupakan jenis komposit yang sangat cocok untuk menahan beban lentur. Unidirectional laminate (satu arah). Kekuatan terbesar dari komposit lamina ini adalah searah seratnya.Gambar Jenis-jenis dari fiber reinforced composites Terdapat beberapa lamina.  Discontinous fiber composite. sesuai dengan keperluan setiap lamina. potongan serat tersusun dalam arah tertentu. yaitu:  Continous fiber laminate. Continous fiber laminate terdiri dari : 1.Komposit sandwich dibuat dengan tujuan untuk efisiensi berat yang optimal. Random/woven fiber composite. impak. In-Plane Random Fiber.

Kelebihan Bahan Komposit Bahan komposit mempunyai beberapa kelebihan berbanding dengan bahan konvensional seperti logam. Kecendrungan komponen logam untuk mengalami kakisan . bus. dan jenis kendaraan yang lainnya. Implikasi kedua ialah produk komposit yang dihasilkan akan mempunyai kerut yang lebih rendah dari logam. 6. Pengurangan berat adalah satu aspek yang penting dalam industri pembuatan seperti automobile dan angkasa lepas. Kelebihan tersebut pada umumnya dapat dilihat dari beberapa sudut yang penting seperti sifat-sifat mekanikal dan fisikal. Kelemahan logam yang agak terlihat jelas ialah rintangan terhadap kakisa yang lemah terutama produk yang kebutuhan sehari-hari. truk. Dalam industri angkasa lepas terdapat kecendrungan untuk menggantikan komponen yang diperbuat dari logam dengan komposit karena telah terbukti komposit mempunyai rintangan terhadap fatigue yang baik terutamanya komposit yang menggunakan serat karbon.kekakuan dan kekuatan yang tinggi. keupayaan (reliability). Biasanya pemilihan bahan untuk komposit sandwich. Ini memberikan implikasi yang penting dalam konteks penggunaan karena komposit akan mempunyai kekuatan dan kekakuan spesifik yang lebih tinggi dari bahan konvensional. Dengan menggunakan material inti yang sangat ringan. ringan. Gabungan matriks dan serat dapat menghasilkan komposit yang mempunyai kekuatan dan kekakuan yang lebih tinggi dari bahan konvensional seperti keluli. 1. 3. dan kaku. Ini karena berhubungan dengan penghematan bahan bakar. tahan panas dan korosi. Seperti yang diuraikan dibawah ini : a. Sifat-sifat mekanikal dan fisikal Pada umumnya pemilihan bahan matriks dan serat memainkan peranan penting dalam menentukan sifat-sifat mekanik dan sifat komposit. maka akan dihasilkan komposit yang mempunyai sifat kuat. 2. Bahan komposit mempunyai density yang jauh lebih rendah berbanding dengan bahan konvensional. kebolehprosesan dan biaya. Komposit sandwich dapat diaplikasikan sebagai struktural maupun non-struktural bagian internal dan eksternal pada kereta. serta harga juga dipertimbangkan. syaratnya adalah ringan.

4. Bahan komposit sebaiknya mempunyai rintangan terhadap kakisan yang baik. Contoh dengan menggabungkan lebih dari satu serat dengan matriks untuk menghasilkan komposit hibrid. Bahan komposit juga mempunyai kelebihan dari segi versatility (berdaya guna) yaitu produk yang mempunyai gabungan sifat-sifat yang menarik yang dapat dihasilkan dengan mengubah sesuai jenis matriks dan serat yang digunakan.menyebabkan biaya pembuatan yang tinggi. .