Anda di halaman 1dari 3

Nama

NPM
Kelas
LAB.

: Gilang Riyadi Kuntiarso
: 230110150231
: Perikanan C
: FHA

SEL DARAH MERAH DAN SEL DARAH PUTIH PADA IKAN LELE
Ikan lele (Clarias sp.) menurut Suyanto (2007) termasuk ke dalam filum
Chordata, kelas Pisces, sub-kelas Teleostel, ordo Ostariophysi, sub-ordo
Siluroidea, famili Clariidae, genus Clarias sp. Ikan lele (Clarias sp.) memiliki
kemampuan hidup di dalam lumpur dan air dengan kandungan oksigen rendah.
Hal ini disebabkan karena ikan ini memiliki alat pernapasan tambahan
(arborescent) yang terdapat di dalam ruang udara sebelah atas insang, sehingga
ikan lele dapat mengambil oksigen untuk bernafas langsung dari udara di luar air
(Suyanto 2007). Ikan lele (Clarias sp.) termasuk hewan malam (nokturnal), yang
aktif bergerak pada malam hari dan bersembunyi pada siang hari. Pakan ikan lele
berupa pakan alami dan pakan tambahan.
Habitat atau lingkungan hidup ikan lele adalah semua perairan tawar,
meliputi sungai dengan aliran yang tidak terlalu deras atau perairan yang tenang
seperti waduk, danau, telaga, rawa, dan genangan air seperti kolam. Ikan lele
tahan hidup di perairan yang mengandung sedikit oksigen dan relatif tahan
terhadap pencemaran bahan-bahan organik. Ikan lele dapat memakan segala
macam makanan. Pakan alami ikan lele adalah binatang-binatang renik yang
hidup di lumpur dasar maupun didalam air, antara lain cacing, jentik-jentik
nyamuk, serangga lainnya, anak-anak siput, kutu air (zooplankton). Selain itu, lele
juga dapat memakan kotoran atau bahkan apa saja yang ada dalam air. Lele
merupakan jenis ikan pemakan campuran (omnivora)tidak banyak memilih pakan
yang akan dimakannya. Ikan ini lebih mudah menyesuaikan dengan makanan
yang diberikan.
Seperti pada golongan vertebrata lainnya, ikan lele mempunyai sistem
peredaran darah tertutup, artinya darah tidak pernah keluar dari pembulunya, jadi

1977). Leukosit merupakan jenis sel yang aktif di dalam sistem pertahanan tubuh. dan nila. mas. Ukuran eritrosit ikan lele (Clarias ssp) berkisar antara (10 x 11 μm) – (12 x 13 μm). yang diedarkan ke seluruh tubuh melalui sistem sirkulasi tertutup. berbentuk lonjong. leukosit kemudian diangkut dalam darah menuju ke seluruh tubuh (Irianto 2005). Darah ikan terdiri dari atas komponen cairan (plasma) dan komponen seluler (sel-sel darah).. Darah memberi bahan materi dengan perantaraan difusi melalui dinding yang tipis dari kapiler darah. Sel-sel darah terdiri dari eritrosit (sel darah merah).tidak ada hubungan langsung dengan sel tubuh sekitarnya. Fungsi darah ikan antara lain mengedarkan sari makanan dan oksigen ke seluruh tubuh. Darah ikan mengalir dari jantung melalui aorta ventral dan arteri – arteri brankhial menuju ke insang untuk keperluan oksigenasi. dan kembali ke jantung melalui pembulu yang ke dua. leukosit jenis eosinofil dan basofil jarang ditemukan. 1985). Leukosit berbentuk lonjong sampai bulat. Eritrosit yang sudah matang berbentuk oval sampai bundar. kecuali bila ada reaksi kekebalan dengan perantaraan sel.000 butir tiap mm . serta gas terlarut (Lagler et al.000-150. Sumber: . kecil. hasil absorpsi dari pencernaan makanan.36 μm. Leukosit akan ditanspor secara khusus ke daerah yang mengalami peradangan yang serius. Jumlah eritrosit ikan lele (Clarias ssp) adalah 3. Darah ikan tersusun dari sel – sel darah yang tersuspensi dalam plasma yang diedarkan ke seluruh jaringan tubuh. dengan diameter inti berkisar antara 4 – 5 μm. dengan ukuran berkisar antara 7 . inti berukuran kecil dengan sitoplasma besar.. Pada ikan lele. Leukosit tidak berwarna dan jumlah leukosit total ikan teleostei berkisar antara 20. Plasma darah adalah suatu cairan jernih yang mengandung mineral terlarut. buangan hasil metabolisme. Setelah dihasilkan di organ timus dan ginjal. Sel dan plasma darah mempunyai peranan fisiologis yang sangat penting. Eritrosit berwarna kekuningan. leukosit (sel darah putih) dan trombosit (keping darah).18 x 106 sel/ml (Angka et al. Seri pertama dinamakan sistem arteri dan seri ke dua disebut sistem vena.

Passino DRM. Penebar Swadaya : Jakarta. Bardach JE.Lagler KF. 1977. . Hlm 506. 2007. Suyanto S Rachmatun. Ichthyology. Inc. RR Miller. new York-London. John Willey and Sons. Budidaya Ikan Lele.