Anda di halaman 1dari 2

PERKEMBANGAN CSR DI NEGARA BELGIA

Belgia adalah sebuah negara yang terletak di bagian barat benua Eropa.
Negara ini merupakan negara anggota pendiri Uni Eropa dan menjadi ibukota Uni
Eropa, serta organisasi internasional lainnya termasuk NATO.
Nama 'Belgia' berasal dari Gallia Belgica, sebuah provinsi Roman di area
selatan jauh dari Galia yang didiami oleh Belgae, suatu campuran dari etnik Kelt
dan orang-orang Jerman.Dari sejarah, Belgia, Belanda dan Luksemburg dikenal
sebagai Negara-Negara bawah, yang dulunya menempati area yang lebih luas dari
kelompok negara-negara Benelux saat ini. Sejak dari Abad Pertengahan hingga
abad ke-17, daerah itu sudah menjadi pusat dari perdagangan dan kebudayaan.
Sejak dari abad ke-16 hingga revolusi Belgia yang terjadi pada tahun 1830, banyak
terjadi perang saudara memperebutkan kekuatan Eropa dan seringnya terjadi di
area Belgia, menyebabkannya dijuluki "Lapangan Perang dari Eropa"dan "kokpit dari
Eropa a reputation strengthened by both World Wars. ketika mendapatkan
kemerdekaannya, Belgia berpartisipasi aktif dalam Revolusi Industri,membuatnya
kuat dan membutuhkan banyak material; aspek terakhir adalah faktor yang
ditimbulkan sejak zaman Kerajaan Belgia Kolonial.
Dalam perkembangannya tidak ada satupun negara yang dengan presisi
mencantumkan persentase atau jumlah yang harus dikeluarkan untuk investasi
sosial perusahaan. Akan sangat mustahil menemukan negara yang berbuat
demikian, karena yang banyak dikembangkan oleh negara-negara maju adalah
sistem insentif yang mendorong perusahaan melakukan investasi sosial sebagai
bagian dari strategi welfare mix (kesejahteraan sebagai tanggung jawab bersama).
Pemerintah Belgia misalnya, menyediakan label khusus bagi perusahaan yang
dalam praktiknya sepanjang rantai produksi telah benar-benar sesuai dengan
delapan konvensi ILO.

PENGARUHNYA TERHADAP ASPEK EKONOMI, POLITIK, DAN BUDAYA.
 Aspek Ekonomi
Karena negara belgia sistem ekonominya, Ekonomi Konstitusi yaitu,
suatu sistem aktivitas pengelolaan ekonomi negara yang berbasis kepada
konstitusi negara, yaitu nilainilai dasar Pancasila sebagai norma. Dalam
Ekonomi Konstitusi disebutkan dengan tegas bahwa cabang-cabang produksi
penting dan menyangkut hajat hidup orang banyak, termasuk bumi, air dan
kekayaan alam yang terkandung di dalamnya yang dikuasai oleh negara dan
digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Sehingga Ekonomi
Konstitusi sama sekali tidak membatasi inovasi dan tetap mengakui hak milik
perorangan. Dalam kaitannya dengan pelaksanaan CSR, maka
pelaksanaanya juga harus didasari konstitusi negara juga. Namun tidak
membatasi inovasi-inovasi dari pihak yang ingin mengembangkan CSR nya

Terletak di pusat benua Eropa dan persimpangan antara bangsabangsa Latin dan Jerman. tuan rumah dari insentif keuangan dan pajak.  Aspek Budaya Keragaman dan multikulturalisme negara belgia. hal-hal tersebut menjadi factor pendukung dalam kesuksesan negara belgia. misalnya tenaga kerja yang memiliki keahlian tinggi. Raja dan Ratu dan para bangsawan lainnya juga mewakili Belgia di luar negeri (kunjungan kenegaraan. Dalam menjalankan tugasnya. yang berkuasa saat ini. Charles Baudelaire dan Auguste Rodin. misi-misi ekonomi dan pertemuan-pertemuan internasional). Sehingga. sementara di negerinya sendiri terus menjalin hubungan baik dengan rakyatnya dan mempromosikan kegiatan-kegiatan publik atau pribadi demi kemajuan masyarakat. Para pihak-pihak yang hendak melakukan CSR juga dapat berkonsultasi dalam pelaksanaannya apakah dapat merugikan atau memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Aspek Politik Negara belgia konstitusinya adalah monarki. Negara Belgia selalu terbuka terhadap para migran dari luar. harga properti yang terjangkau. dengan warga dari berbagai bangsa yang telah beranak cucu dari masa ke masa. Victor Hugo. Dalam dunia politik sang Raja tidak memiliki kekuatan sendiri tetapi bertindak dengan berkonsultasi dengan para menteri di pemerintahan. . Raja Philippe. keramahan Belgia yang legendaris dan jaminan sosial yang sangat baik. keragaman bahasanya dan kebebasan politik. sang Raja berinteraksi dengan banyak perwakilan dari masyarakat Belgia. multibahasa dan fleksibel. sosial dan agamanya telah menyumbang karakteristik kosmopolitan pada Belgia dan membuatnya menjadi masyarakat multikultural dengan toleransi tinggi. Alexandre Dumas.adalah Raja Ketujuh dari rakyat Belgia. keinginan untuk terlibat dengan para pengambil keputusan tingkat internasional di Brussel. diantaranya adalah tokoh-tokoh terkenal dan intelktual seperti Karl Marx.