Anda di halaman 1dari 11

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA
II.1 Manajemen
II.1.1 Sejarah Manajemen
Ilmu manajemen berkembang terus menerus sampai saat ini.
Manajemen sudah lama dikenal orang seusia peradaban manusia itu
sendiri. Sejarah perkembangan manajemen dimulai sejak 5000 SM di
Mesir dalam bentuk catatan tertulis dan berkembang terus sampai
sekarang. Adapun rincinya adalah sebagai berikut :
1.
2.
3.
4.
5.

Manajemen ilmiah tahun 1886-1922
Biaya dan efisiensi tahun 1923-1950
Proses manajemen tahun 1951-1962
Perilaku tahun 1963-1973
Strategis dan nilai-nilai tahun 1973

II.1.2 Perkembangan Teori Manajemen
Teori awal manajem:
1. Charles Babbage (1792-1871), seoarang seorang profesor
matematika inggris yang menggunakan banyak waktunya
mempelajari cara-cara untuk membuat pekerjaan dalam pabrik
lebih efisiens. Ia menjadi yakin bahwa penerapan prinsipprinsip ilmiah pada proses kerja mahal dapat dikurangi, dan
pengulangan yang terus menerus dari setiap pekerjaan akan
meningkatkan keterampilan dan menambah efisiensinya.

1

Owen percaya bahwa penila ini bukan hanya memungkiankan para menejer mengetahui letak permasalah. Owen menekankan fakta yang terbaik dalam menanamkan modal adalah pada pekerja. atau seperti yang disebutnya “mesin vital”. Dalam organisasi kita masa kini. maka keterampilan bertambah. Ia mengurangi jam kerja menjadi 10. Teori organisasi klasik 2 . 2. Dan menurut Babbage. jika pekerja itu sudah melakukannya berulang-ulang. menganggap jabatan manajer sebagai pengubah. Tentunya seorang pekerja harus terampil dalam bidangnya. Yaitu gagasan mengenai pembagian kerja agar pekerja dilakukan lebih efektif dan efisien. Berpendapat bahwa dengan memperbaiki kondisi kerja maka produksi dan keuntungan dengansendirinya akan meningkat.5 jam dan menolak untuk menerima anak-anak dibawah sepuluh tahun untuk bekerja. Sementara menejer lain memusatkan peneneman modal pada perbaikanperbaikan teknis.Kontribusi Babbage pada manajemen sekarang jelas bagi kita. ia membangun perumahan yang lebih untuk para pekerja dan membuka toko perusahaan dimana barangbarang dapat dibeli dengan murah. tetapi juga memberikan kebanggaan dan mendorong persaingan. Robert Owen (1771-1858). kebiasaan memasang dan mempublikasikan angka-angka penjualan dan produksi didasarkan sama.

Barnard. mereka harus memuaskan kebutuhan pribadinya juga. bahwa tak seorangpun dapat menjadi manusia utuh kecuali sebagai anggota suatu kelompok. Hubungan manusiawi: 3 . 3. bahwa manusia berkumpul didalam organisasi untuk mendapatkan hal-hal yang mereka mapu kerjakan sendiri. suatu perusahaan dapat bekerja secara efisien dan tetap hidup hanya kalau tujuan organisasi dan tujuan serta kebutuhan perorangan yang bekerja pada organisasi itu dijaga seimbang. Coordinating. Directing. Chester I. 2. Bahwa manajemen dan pekerja benar-benar dapat menjadi bagian dari suatu kelompok. Namun Follet juga percaya bahwa adanya perbedaan semua antra menejer dengan bawahan menutup hubungan alami ini. menyusun analisis rasional mengenai taksonomi fungsi-fungsi dan struktur organisasi. Mary Parker Follet. Budgeting). yang secara sederhana dapat disusun dengan singkat POSDCORB (Planning. Dengan begitu Barnard sampai pada thesis utamanya. Organizing. Staffing. Tetapi dalam mencapai tujuan organisasi. Dengan itu juga Follet membenarkan pendapat Henry Fayol yang mengatakan bahwa pekerja dan manajemen mempunyai kepentingan yang sama sebagai anggota organisasi yang sama. Henry Fayol (1919). pandangan tradisional harus ditinggalkan. Record-Keep.1.

Frederick Herzberg. mengemukakan adanya ego dan super ego. II. dalam penjelasannya perilaku manusia dan dinamika motivasi. Hugo Munsterberg (aliran prilaku). membimbing dan memimpin semua orang yang menjadi pembantunya agar usaha yang sedang digarap dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Robert Black dan Jane Mounton. yang terkenal karena menemukan teori X dan teori Y. 4 . Douglas Mc Gregor.3 Pengertian Manajemen Istilah manajemen berasal dari kata management (bahasa Inggris). 5. 3. dengan menggunakan pengaruh psikologi. Manajemen moderen: 1. pruktifitas dapat ditingkatkan dengan tiga jalan. Abraham Maslow. untuk mendorong karyawan.1. yaitu. Chris Argyris. dengan menciptakan perjaan yang baik. 2. 4. yang menemukan teori motivasi dan teori dua faktor. Sehingga manajemen dapat diartikan bagaimana cara manajer (orangnya) mengatur. dan herarki kebutuhan manusia. yang memandang organisasi sebagai sistem sosial atau sistem hubungan antara budaya. dengan menemukan orang yang terbaik. yang membahas lima gaya kepemimpinan dan kisi-kisi manajerial. yang disebut Munsterberg pengaruh yang mungkin.1. turnan dari kata “to mange” yang artinya mengurus suatu tata laksana atau ketata laksanaan.

Hrold Koontz dan Cyril O’Donnel. dan Contrilling (pengawasan)”. II. George R. organizing (pengorganisasian). dan controlling (pengawasan)”. Terry.” berhubungan dengan pencapaian sesuatu tujuan yang dilakukan melalui dan dengan orang-orang lain”. Bila kita simpulkan maka manajemen berarti proses pencapaian tujuan melalui kerja orang lain.Menurut Harold Koontz dan O’ Donnel dalam bukunya yang berjudul “principles of Management” mengemukakan. directing (pembinaan kerja). “planning (perencanaan). penggerakan pelaksanaan dan pengawasan. Prinsip-prinsip manajemen menurut para ahli: 1. pengorganisasian. Manajemen adalah.”suatu proses yang membedaka atas perencanaan. 2. Menurut George R.2 Lima Prinsip-prinsip Manajemen Prinsip-prinsip manajemen ialah berbagai jenis tugas atau kegiatan manajemen yang mempunyai peranan khas dan bersifat saling menunjang untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. dengan memanfaatkan baik ilmu maupun seni. staffing (penyusunan pegawai). Organizinng (pengorganisasian). agar dapat menyelesaikan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Terry dalam bukunya dengan judul “principles of Manajemen” memberikan definisi: Manajemen adalah. actuating (penggerakan).” terdiri dari planning (perencanaan). menyebutkan bahwa. 5 .

commanding (pemberian komando). Menurut lingkup b.1 Rencana strategik b. pengarahan. organizing (pengorganisasian). Peranan dan tujuan perencanaan adalah: a. karena pimpinan mempunyai lebih banyak waktu. Perencanaan adalah proses manajemen bertalian dengan usaha melihat kedepannya. pengorganisasian. Mengkordinasikan berbagai bagian dengan adanya tujuan organisasi c. Sedangkan prinsip-prinsip manajemen yang paling banyak digunakan adalah: perencanaan. b. Henry Fayol. b. Controlling (pengawasan)”.3 Rencana jangka pendek meliputi 1 tahun atau kurang. Perencanaan Perencanaan merupakan salah satu fungsi dalam manajemen. menurut Wijayanti (2008). 1.1 Rencana jangka panjang meliputi waktu lebih dari 5 tahun a.3. serta pengawasan. Dipilih metode kerja yang paling baik. Menghindari pekerjaan rutin dan memperkecil kejadian mendadak. 6 . coordinating (pengkoordinasi).d“planning (perencanaan).1 Beberapa kali c. dan pengkoordinasian. menilai peristiwa yang akan terjadi untuk menghadapinya.2 satu kali untuk mengulangi masalah masalah unik Tahap-tahap perencanaan. Menurut waktu a. Menentukan tujuan dan serangkaian tujuan b. Jenis-jenis perencanaan: a. Menurut penggunaan c. Mengidentifikasi segala kemudahan dan hambatan d.2 Rencana operasional c. berdasarkan tahap perencanaan. Mengembangkan rencana atau serangkain kegiatan untuk pencapaian tujuan.2 Rencana janngka menengah meliputi waktu 1-5 tahun a. Merumuskan keadaan saat ini c. maka dapat dibagi 4 yaitu: a.

Teori modern mengemukakan bahwa organisasi bukanlah suatu sistem tertutup melainkan sistem terbuka yang harus menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan lingkungannya. c. Konsep-konsep organisasi berkembang mulai tahun tentang 1800-an. Teori Organisasi Neoklasik Teori neoklasik mengusulkan perubahan-perubahan pada teori klasik semenjak berkembangnya pendekatan prilaku manusia. terjadi bila orang-orang bekerja bersama. komunikasi. Pelopor pendekatan prilaku manusia adalah Hugo Munsterberg yang menyatakan adanya pengaruh faktor sosial dan budaya pada organisasi. melihat semua unsur organisasi sebagai suatu kesatuan. siapa bertanggung jawab atas siapa.2. 7 . yang kegiatan. b. Pengorganisasian Pengorganisasian adalah proses komponen-komponen mengkoordinasikan membagi yang hasil-hasil dapat agar kerja ke dalam dikelola tercapai dan tujuan-tujuan. faktor-faktor lain peranan. Pengorganisasian ini bermanfaat. dan tujuan. Teori Organisasi Klasik Teori organisasi klasik mendefinisikan organisasi sebagai struktur hubungan wewenang. Teori Organisasi Modern Teori organisasi modern atau juga analisis sistem terhadap organisasi. yang terbagi atas: a. arus komunikasi dan memfokuskan sumberdaya pada tujuan. karena jelas siapa menjalankan apa.

Tanggung jawab adalah kekuasaan yang didelegasikan. 4. Pengarahan dilakukan oleh penyelia dan meliputi hubungan sehari-hari antara penyelia dan bawahannya bertalian dengan pelatihan. disiplin dan penyesuaian rencana dengan situasi. dan pelaporan. Menunjukan kepada bawahan rel yang benar Menjamin hubungan baik antara pemimpin dengan bawahannya Memberikan pendidikan kepada bawahan Merealisasukan tujuan perusahaan 8 . Tujuan perintah menurut Mnullang (1987) adalah: 1. Wewenang garis dicerminkan dengan adanya rantai komando yang berasal dari manajemen puncak melalui berbagai tingkat hierarki sampai pada tingkat di mana kegiatan organisasi dilaksanakan.Fungsi dalam organisasi. Pembicaraan tentang hubungan di dalam organisasi mencakup pembicaraan tentang tanggung jawab. pengarahan. fungsi menyumbang secara langsung pada pencapaian tujuan. 3. wewenang. pengawasan dan motivasi. Hubungan dalam organisasi. Pengarahan Pengarahan merupakan perintah/instruksi pada cara pemimpin bawahan dan mengeluarkan menunjukkan apa yang seharusnya dilakukan. Pelaporan adalah wajib jawab pertanyaan bertalian dengan pelaksanaan tugas. Wewenang adalah salah satu kekuasaan didasarkan pada pengakuan terhadap usaha orang mempengaruhi orang lain. fungsi adalah kerja yang dapat dibedakan dari kerja yang lain. Di dalam suatu organisasi. Fungsi seperti ini dikenal dengan nama fungsi garis. 3. 2.

kebijaksanaan dan program yang harmonis c. Sukanto Reksodiprodjo M. Dajtmiko (2008). pengawasan dapat dibagi menjadi dua yaitu: a. Menciptakan efisiensi yang tinggi. dalam 1. Beberapa manfaat pengkoordinasian adalah: a. Metode komunikasi yang dirancang bangun dengan baik. d. menilainya. penggunaan waktu 9 . Pengkoordinasian Menurut Prof. 4. Manfaat pengkoordinasian.”koordinasi merupakan proses peningkatan kegiatan khusus individu dan kelompok satu dengan yang lainnya dan menjamin tercapainya tujuan bersama. Pengawasan Pengawasan dapat diartikan sebagai suatu proses untuk menetapkan pekerjaan. PhD. Strategi. damai dan menyenangkan. Menciptakan keseimbangan tugas maupun hak antara setiap bagian dalam organisasi maupun antara setiap anggota dalam bagian-bagian tersebut. d. c. Com. Satuan aktivitas: kuantitas atau tingkat aktivitas. 3. 2. Menciptakan suasana kerja yang rukun. Cara-cara mendapatkan koordinasi: a. Mengingatkan setiap anggota bahwa mereka bekerja untuk tujuan bersama. kualitas. b. Berdasarkan obyeknya. dan bila perlu mengoreksi dengan supaya pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan rencana semula. Supervisi. biaya. 5. apa yang sudah dilaksanakan.Prinsip-prinsip perintah adalah: Perintah harus jelas Perintah diberi satu persatu Perintah harus positif Perintah harus diberikan kepada orang yang tepat Perintah harus erat dengan motivasi Perintah satu aspek berkomnikasi 4. Menciptakan koordinasi sukarela e. 6. Dr. Organisasi disederhanakan b. 5.

3 Struktur Organisasi Struktur adalah pola hubungan komponen atau bagian suatu organisasi. dan personalia. Struktur perlu memenuhi syarat-syarat sebagai berikut : 1. Dirancang untuk mengakomodasi pengawasan diri i.b. 4. Langkah dan proses pengawasan: a. Pengukuran kinerja yang senyatanya c. Berorientasi pada hal-hal yang strategis dan pada hasil-hasil b. Dapat dimengerti f. Penciptaan standar dan metode pengukuran kinerja b. keuangan. 3. Adapun komponen struktur adalah spesialisasi dan koordinasi. Struktur merupakan sitem formal hubungan kerja yang membagi dan mengkoordinsikan tugas orang dan kelompok orang agar tujuan tercapai. 2. Cepat dan berorientasi perkecualian e. Spesialisasi adalah proses dengan mana tugas-tugas didefinisikan dalam pembagian kerja. Fungsi: produksi. penjualan atau pemasaran. Luwes g. Positif mengarah ke perkembangan. Tidak kompleks d. Pembandingan kinerja dengan standar serta menafsirkan penyimpangan-penyimpangan d. Spesialisasi itu berdasar rancang bangun kerja adalah alokasi tugas kerja tertentu pada perorangan atau kelompok orang. struktur harus mengikuti strategi struktur harus sesuai dengan teknologi organisasi struktur harus sesuai dengan lingkungan luar struktur harus mengkoordinasi orang di dalam sistem dan harus pula mengakomodasi besar organisasi. Konsisten dengan struktur organisasi h. 10 . Berbasis informasi c. Mengadakan tindakan korektif Syarat-syarat pengawasan yang efektif: a. perubahan dan perbaikan Jujur dan obyektif. II.

11 .