Anda di halaman 1dari 7

9/28/2016

FAKULTAS KESEHATAN

UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA

Pengertian

Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

KONSEP IKM DAN PROMOSI
KESEHATAN

Agus Aan Adriansyah, S.KM., M.Kes.

• Promosi Kesehatan  segala bentuk
kombinasi pendidikan kesehatan dan
intervensi yang terkait dengan ekonomi,
politik, dan organisasi, yang dirancang
untuk memudahkan perubahan perilaku
dan lingkungan yang kondusif bagi
kesehatan (Lawrence Green, 1984).

Pengertian
• Piagam Ottawa (1986)  Promosi
Kesehatan adalah suatu proses untuk
memampukan masyarakat dalam
memelihara dan meningkatkan kesehatan
mereka.
• WHO (1984)  Promosi Kesehatan
adalah Proses membuat orang mampu
meningkatkan kontrol terhadap, dan
memperbaiki kesehatan mereka

Ruang Lingkup Promkes
Ilmu dicakupan Promosi Kesehatan
dikelompokkan 2 bidang :
1. Ilmu Perilaku  Dasar membentuk
Perilaku Manusia
2. Ilmu-Ilmu yg diperlukan u/ Intervensi
Perilaku

Ruang Lingkup Promkes didasarkan
pada 2 Dimensi, yaitu :

Dimensi Aspek Sasaran Pelayanan
Kesehatan, yaitu :

1. Dimensi Aspek Sasaran Pelayanan
Kesehatan
2. Dimensi Tempat Pelaksanaan
Promosi Kesehatan atau Tatanan
(Setting)

1.
2.
3.
4.

Promkes pd Tingkat Promotif
Promkes pd Tingkat Preventif
Promkes pd Tingkat Kuratif
Promkes pd Tingkat Rehabilitatif

1

Promkes pd Tk. PSK dll) • Tujuan : Mencegah kelompok tsb agar tdk jatuh sakit • Primary Prevention Ad.Promotif Ad. utamanya penyakit kronis (DM.85% orang yg benar-benar sehat (Survei di negara berkembang)  memelihara kesehatannya shg jumlahnya dpt dipertahankan • Sasaran : Kelompok orang sehat & kelompok high risk (bumil.Rehabilitatif • Sasaran : Para penderita penyakit.4. 3.Preventif • Sasaran : Kelompok orang sehat • Tujuan : Mampu meningkatkan kesehatannya • Dalam suatu populasi 80% . Hipertensi) • Tujuan : Mencegah penyakit tsb tdk menjadi lebih parah • Secondary Prevention • Sasaran : Para penderita penyakit yg baru sembuh (recovery) dr suatu penyakit • Tujuan : Segera pulih kembali kesehatannya & / mengurangi kecatatan seminimal mungkin • Tertiary Prevention Dimensi Tempat Pelaksanaan Promosi Kesehatan atau Tatanan (Setting).2. obesitas.9/28/2016 Ad. Promkes pd Tk.Kuratif Ad. 2. Promkes pd Tk. 4.1. yaitu : 1.3. 5. TBC. Promkes pd Tk. bayi. Tatanan RT Tatanan Sekolah Tatanan Tempat Kerja Tatanan Tempat-Tempat Umum Tatanan Institusi Yankes Peran Promkes in Kesmas 2 .

Men&Tdk Menular 5.Reproduksi 7. PELATIHAN UTK MENINGKATKAN PENDAPATAN KEL) KEGIATAN UTK MEYAKINKAN PEMBUAT KEPUTUSAN AGAR MEMBANTU/ MENDUKUNG THD APA YANG DIINGINKAN PROMKES PEND KPD PEMBUAT KEPUTUSAN  UTK MENDUKUNG PROG. Peny. memperpanjang hidup. (Empowerment) STRATEGI PROMKES  MEWUJUDKAN KEMAMPUAN MASY DLM MEMELIHARA DAN MENINGKATKAN KES. PEMBERDAYAAN MASY. ADVOKASI (Advocacy) Faktor Lingkungan Derajat Kesehatan Masyarakat Faktor Pelayanan Kesehatan Faktor Perilaku STRATEGI PROMKES 2. Biostatistik STRATEGI PROMKES Faktor Heriditas/Genetika BDSRK RUMUSAN WHO 1994  STRATEGI PROMKES SECARA GLOBAL TERDIRI DARI 3 HAL: 1. Promosi Kesehatan Metode/Pendekatan Analisis Masalah Kesehatan : 1. PENGORGANISASIAN (KOPERASI. BAIK TOKOH FORMAL MAUPUN INFORMAL TOMA  JEMBATAN ANTARA SEKTOR KES DG MASY 3. Gizi Masyarakat 3. Kebijakan berwawasan public health  Strategi promkes yg ditujukan kpd para penentu atau pembuat keputusan.9/28/2016 Batasan Kesehatan Masyarakat (Winslow. Pemberantasan penyakit menular c. Epidemiologi 2. Kes. dan meningkatkan kesehatan melalui usaha-usaha pengorganisasian masyarakat untuk : a. Perbaikan sanitasi lingkungan b. dsb Pendekatan Pemecahan Masalah Kesehatan : 1. Kesling 2. Kesker 6. AKK 2. SK STRATEGI PROMKES Konferensi Internasional Promkes di Ottawa Th 1986  piagam Ottawa Di dalam piagam tsb dirumuskan strategi baru promkes  5 butir 1. PP.KES  DIKELUARKAN UU. DUKUNGAN SOSIAL (Social Support) KEGIATAN UTK MENCARI DUKUNGAN SOSIAL MLL TOMA. 1920) Public Health adalah ilmu dan seni mencegah penyakit. Pengembangan rekayasa sosial u/ menjamin setiap orang terpenuhi kebutuhan hidup yg layak dlm memelihara kesehatannya Teori Blum (1974) Hubungan Antara Sub Bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat Masalah-Masalah Kesehatan : 1. 3 .kebijakan publik yg mendukung atau menguntungkan kes.  mengeluarkan kebijakan. MEREKA SENDIRI BENTUK : PENYULUHAN. Pendidikan u/kebersihan perorangan d. Pengorganisasian pelayanan2 medis & perawatan u/diagnosis dini serta pengobatan e. KIA/KB 4.

kelompok. tetapi jg sekaligus sbg penyelenggara pelayakan kes masy. memberdayakan masy dpt berperan bukan hanya sbg penerima pelayanan kes. Langkah awal  memberikan pemahaman kpd masy tentang kes ( memelihara. termasuk pemerintah kota menyediakan sarana dan prasarana atau fasilitas yg mendukung terciptanya perilaku sehat bagi masy STRATEGI PROMKES 4. Reorientasi pelayanan kesehatan  Para penyelenggara ( pemerintah dan swasta ) hrs melibatkan. mencegah. keluarga. mengenal. STRATEGI PROMKES 5. Gerakan Masyarakat Mendorong dan memacu kegiatankegiatan dimasyarakat dlm mewujudkan kes mereka Metode dan tehnik pemberian pemahaman individual.9/28/2016 STRATEGI PROMKES 2. meningkatkan dan mencari pengobatan). 1986) Build Healthy Public Policy Create Supportive Environment for Health TEORI DASAR PERUBAHAN PERILAKU Strengthen Community Action for Health Develop Personal Skills Re-orient Health Services 4 . 23 5 A KSI P RIORITAS P ROMOSI K ESEHATAN (P IAGAM O TTAWA . STRATEGI PROMKES 3. Ketrampilan individu Tercapainya Kes masy  Kes secara keseluruhan: Individu. Lingkungan yg mendukung  Strategi kpd para pengelola tempat umum.

3. tujuan individu/ kelompok berperilaku tertentu = perubahan perilaku  p = probability = kemungkinan untuk berubah  i = importance = pentingnya perubahan (tujuan) tersebut dibanding perubahan (tujuan) yang lain  e = effort = usaha untuk berubah/ mencapai tujuan Kelman’s Theory Terdapat 3 cara perubahan perilaku : 1. Terpaksa (COMPLIANCE).(1-e)  P = Purpose.9/28/2016 Hipotesa Matthews P = p.S Kolb) Empat Tipe Belajar : Mengalami (Experiencies) Abstraksi & Mengamati & Konseptualisasi refleksi (Observation & Reflection) Menguji-coba (Experimentation) 5 .i. Imbalan (reward) Pengakuan (recognition) Terhindar dari hukuman (punishment) Meniru (IDENTIFICATION) Menghayati manfaat (INTERNALIZATION) Proses Adopsi (Rogers & Schoemaker) INNOVATION-DECISION PROCESS (Rogers) Pembagian kelompok berdasar waktu penerimaan suatu inovasi : Teori Belajar Eksperiensial (D. karena ingin mendapat:    2.

tdk menggunakan telepon genggam saat menyetir. Genetika 2. digambarkan dan dicatat oleh orang lain ataupun orang yang melakukannya  Dimensi Perilaku:  fisik. Kontrol perilaku pribadi – adalah kepercayaan seseorang mengenai sulit tidaknya melakukan suatu perilaku. 4. digambarkan dan dicatat baik frekuensi.9/28/2016 Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku manusia PENGERTIAN PERILAKU  Perilaku adalah merupakan perbuatan/tindakan dan perkataan seseorang yang sifatnya dapat diamati. 6 . Tahun 2001)  Analisa artinya mengidentifikasi hubungan fungsional antara lingkungan dengan perilaku tertentu untuk memahami alasan suatu perilaku terjadi  Pengubahan berarti mengembangkan dan mengimplementasikan prosedur pengubahan perilaku untuk membantu orang merubah perilakunya (merubah peristiwa-peristiwa lingkungan yang mempengaruhi perilaku) Membentuk atau meningkatkan perilaku yang tidak ada atau kurang dimiliki oleh individu  Mengurangi atau menghentikan perilaku yang berlebihan (behavioral excesses)  Mengurangi atau menghentikan perilaku maladaptif dan memelihara atau meningkatkan perilaku adaptif Pengubahan perilaku adalah penerapan yang terencana dan sistematis dari prinsip belajar yang telah ditetapkan untuk mengubah perilaku mal adaptif  Perilaku maladaptif adalah perilaku yang mempunyai ciri sebagai berikut :  Menimbulkan akibat yang tidak menyenangkan bagi pelaku maupun lingkungannya.  ruang. dll). 3. suatu perilaku mempunyai kaitan dengan masa lampau maupun masa yang akan datang PENGERTIAN PENGUBAHAN PERILAKU Pengubahan perilaku adalah suatu bidang psikologi yang berkaitan dengan analisa dan pengubahan perilaku manusia (Miltenberger. suatu perilaku mempunyai dampak kepada lingkungan (fisik maupun sosial) dimana perilaku itu terjadi  waktu. dapat diamati. Sikap – adalah suatu ukuran tingkat kesukaan seseorang terhadap perilaku tertentu.  Tidak sesuai dengan peranan dan fungsi individu pelakunya  Tidak sesuai dengan stimulus yang dimunculkan kan oleh lingkungannya BAGAIMANA MERUBAH PERILAKU? Tujuan pengubahan perilaku        Melalui kebijakan (misalnya penggunaan sabuk pengaman. Penyediaan sumber daya (tersedianya sabun) Budaya (misalnya: apakah pasir atau debu dapat menggantikan air) Lingkungan (misalnya: teman sebaya. memberi apresiasi atau mengolok-olok perilaku baru? Memberi contoh (keteladanan). Norma sosial – adalah pengaruh tekanan sosial. durasi dan intensitasnya 1.

Pelatihan. Perubahan kebijakan 6. 5. 2. BCC = KPP COMPANY NAME Thank You! 7 . 3. 3. FAKTOR EKSTERNAL  Sumber daya  Akses thd pelayanan  Norma sosial  Lingkungan  Budaya  Agama MENGUBAH PERILAKU: 4.9/28/2016 FAKTOR PENENTU BERUBAHNYA PERILAKU 1. Pelayanan baru / lebih baik. Saya selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum makan Saya kadang-kadang mencuci tangan dengan sabun sebelum makan Saya tidak pernah mencuci tangan dengan sabun sebelum makan FAKTOR INTERNAL  Emosi  Ketrampilan  Pengetahuan/ kesadaran  Sikap  Kepercayaan diri  Norma sosial KEGIATAN YANG DAPAT 1. Pemberdayaan masyarakat. Produk baru atau lebih baik. 2.