Anda di halaman 1dari 13

PASAR PERSAINGAN SEMPURNA

Oleh : Putu Mutia Septiyaningsih
Pasar persaingan sempurna merupakan struktur pasar yang paling
ideal, karena dianggapp system pasar ini adalah struktur pasar yang akan
menjamin terwujudnya kegiatan memproduksi barang atau jasa yang tinggi (
optimal ) efisiennya.Pasar persaingan sempurna dapat didefinnisika sebaai
struktur pasar atau industri di mana terdapat banyak penjual dan pembeli,
dan setiap penjual atau pun pembeli tidak dapat mempengaruhi keadaan di
pasar.
A.Ciri-ciri Pasar Persaingan Sempurna ( Perfect Competition )
1.

Perusahaan adalah pengambil harga

Pengambil harga atau price taker berarti suatu perusahaan yang ada di
dalam pasar tidak dapat menentukan atau mengubah harga pasar. Harga
barang di pasar ditentukan oleh interaksi di antara keseluruhan produsen
dan keseluruhan pembeli.
2.

Setiap perusahaan mudah keluar masuk ( free entry and free exit )

Sama sekali tidak dapat hambatan-hambatan, baik secara legal atau dalam
bentuk lain secara keuangan atau secara kemampuan teknologi, misalnya
kepada perusahaan-perusahaan untuk memasuki dan meninggalkan bidang
usaha tersebut.
3.

Menghasilkan barang serupa atau bersifat homogen

Barang yang dihasilkan berbagai perusahaan tidak mudah untuk dibedabedakan. Barang yang dihasilkan sangat sama atau serupa. Tidak terdapat
perbedaan yang nyata diantara barang yang dihasilkan suatu perusahaan
dengan produksi perusahaan lainnya. Barang seperti itu dinamakan dengan
istilah barang identical atau homogeneus. Homogenitas barang yang

Karakteristik pasar persaingan sempurna Agar dapat bertahan dalam pasar. · Tidak ada pembeli yang membeli dengan harga yang lebih tinggi dari harga pasar · Tidak ada sumber daya yang digunakan untuk berproduksi yang kurang menguntungkan daripada yang lain. Dimisalkan pula bahwa masing-masing pembeli tersebut mempunyai pengetahuan yang sempurna mengenai keadaan pasar.dihasilkan ini ditentukan oleh konsumen bukan dilihat spesifikasi teknisnya saja. maka dalam jangka panjang perusahaan harus memenuhi 4 persyaratan : . 4. Adanya informasi yang lengkap tentang pasar ( perfect knowledge ) ini mengakibatkan: · Tidak ada penjual yang menjual dengan harga yang lebih rendah dari harga pasar. Mobilitas sumber ekonomi yang cukup sempurna Maksudya adalah faktor produksi dapat dipindahkan dari satu ke lain tempat tanpa adanya hambatan apapun. 5. 6. B. mengetahui tingkat harga dan perubahan ke atas harga tersebut. yaitu jumlah perusahaan sangat banyak dan masing-masing perusahaan adalah relative kecil kalau dibandingkan dengan keseluruhan jumlah perusahaan di dalam pasar. Pembeli mempunyai pengetahuan sempurna mengenai pasar Dimisalkan dalam pasar persaingan sempurna bahwa jumlah pembeli sangat banyak. Terdapat banyak perusahaan di pasar Sifat ini meliputi dua aspek.

Jika laba lebih besar dari nol. Kelemahan pasar persaingan sempurna . Hal ini sangat bermanfaat untuk membawa para pengelola perusahaan pada peningkatan kreatifitas sehingga pada akhirnya kewirausahaannya akan terus mengalami peningkatan. akan ada perusahaan yang tertarik untuk masuk ke dalam pasar dan sebaliknya. Tidak mengalami kerugian. Perusahaan harus bekerja sebaik mungkin. Pada saat itu biaya marjinal jangka pendek = biaya marjinal jangka panjang. Secara matematis hal ini berarti perusahaan berproduksi sampai saat MR=MC. C. Proses menuju cara yang paling efisien tersebut akan membawa pada peningkatan efisiensi penggunaan faktor produksi. Kebaikan pasar persaingan sempurna Kebaikan utama dari pasar persaingan sempurna adalah perlombaan menuju tingkatan efisiensi penggunaan faktor produksi lebih baik. Secara umum dapat dirinci sebagai berikut : ü Menggunakan sumber daya secara efisien artinya seluruh sumber daya yang tersedia sepenuhnya digunakan. Perusahaan tidak dapat menambah laba lagi. 2. karena sudah berproduksi pada titik minimum kurva biaya rata-rata jangka panjang. ü Adanya kebebasan bertindak dan memilih. karena laba nol. Karena itu biaya rata-rata jangka pendek harus sama dengan harga jual. 4. jika uang dan faktor produksi lain dialokasikan pada kegiatan alternatif. walaupun dengan memperbesar skala produksi. agar dpat mengganti barang modal yang digunakan dalam produksi. yaitu tingkat laba yang memberikan tingkat pengembalian yang sama. 3. Kebaikan dan Keburukan Pasar Persaingan Sempurna 1. 2. Laba nol disebut juga laba normal. agar perusahaan mencapai keadaan yang paling optimal.1. Tidak ada insentif bagi perusahaan untuk masuk-keluar.

akibat adanya perlombaan penggunaan sumber ekonomi yang dimaksud. ü Apabila eksploitasi penggunaan input tidak dibatasi bisa menimbulkan kerusakan pada sumber ekonomi. ü Efisiensi penggunaan sumber-sumber daya tidak selalu menciptakan pemerataan distribusi pendapat. sehingga perusahaan masih mendapatkan keuntungan per unit. ü Ongkos produksi dalam pasar persaingan sempurna mungkin lenih tinggi sebagai akibat adanya trial and error dan persaingan. seperti adanya pencemaran dan lain sebagainya. 2. ü Membatasi pilihan konsumen.Ada juga beberapa kelemahan dari pasar persaingan sempurna. ü Adakalanya menimbulkan ongkos sosial. 1. Mendapat keuntungan normal . dan akan berpengaruh terhadap penggunaan sumber daya. artinya perekonomian pasar permintaan ditentukan oleh corak produk perusahaan. pengembangan teknologi dan teknik produksi yang lebih baik dianggap tidak memperoleh keuntungan di masa depan dan kemajuan teknologi hanya terbatas pada perusahaan besar. secara umum dapat dirinci sebagai berikut : ü Tidak mendorong adanya inovasi Penemuan suatu teknologi mudah di contoh oleh perusahaan lain. Untuk memperoleh keuntungan total dapat dilakukan dengan menalikan keuntungan per unit dengan total output yang dijual oleh produsen. D. Empat kemungkinan kedudukan kegiatan perusahaan Mendapat keuntungan luar biasa Perusahaan mendapat untung luar biasa apabila harga (P) lebih tinggi dari biaya rata-rata minimum (AC). artinya barang yang dihasilkan homogen maka konsumen mempunyai pilihan yang terbatas untuk menentukan barang yang dikonsumsinya.

2. Pasar Monopoli Struktur pasar yang sangat bertentangan ciri-cirinya dengan pasar persaingan sempurna adalah pasar monopolistik. Perusahaan mengalami kerugian. Artinya pada posisi tersebut.Perusahaan mendapat keuntungan normal apabila total penerimaan persis sama dengan total biayanya atau keuntungan sama dengan nol. Perusahaan berada pada titik gulung tikar Perusahaan berada pada titik gulung tikar apabila harga yang terbentuk sama dengan biaya variabel atau P=AVC. Pada kondisi ini dikatakan perusahaan mempunyai keuntungan normal karena perusahaan masih dapat menikmati keuntungan karena memiliki aset biaya tetap. Dan perusahaan ini menghasilkan barang yang tidak mempunyai barang pengganti yang sangat dekat. 3. Kondisi ini terjadi saat harga (P) sama dengan biaya rata-rata (AC) minimum. Dalam keadaan seperti ini perusahaan akan meneruskan usahanya karena bila tidak akan mengalami kerugian lebih besar yaitu sebesar biaya tetap. . Pada posisi ini kerugian perusahaan amat besar karena hasil penjualan kurang dari biayanya. apabila posisi harga berada dibawah AC dan diatas AVC. Biasanya keuntungan yang dinikmati oleh perusahaan monopoli adalah keuntungan yang melebihi normal dan ini diperoleh karena terdapat hambatan yang sangat tangguh yang dihadapi perusahaanperusaan lain untuk memasuki industri tersebut. tetapi masih dapat membayar biaya variabel Perusahaan dapat dikatakan mengalami kerugian tetapi masih dapat membayar biaya variabel. Monopoli adalah suatu bentuk pasar dimana hanya terdapat satu perusahaan saja. perusahaan memperoleh hasil penjualan tetapi kelebihan tersebut belum dapat menutup semua biayanya. 4.

tanpa sifat ini pasar monopoli tidak akan terwujud. Tidak mempunyai barang pengganti yang mirip Barang yang dihasilkan perusahaan monopoli tidak dapat digantikan oleh barang lain yang ada di pasar. Dengan demikian barang atau jasa yang dihasilkan tidak dapat dibeli di tempat lain 2. 4. Oleh sebab itu perusahaan monopoli dipandang sebagai penentu harga atau disebut price setter. maka penentuan harga dapat dikuasainya. 1. Promosi iklan kurang diperlukan Karena perusahaan monopoli adalah satu-satunya perusahaan di dalam industri. 3. yaitu hanya ada satu saja perusahaan dalam industry tersebut. maka promosi/iklan kurang diperlukan. Pembeli yang memerlukan barang yang diproduksi oleh perusahaan monopoli tersebut. . Ciri-ciri pasar monopoli antara lain : Pasar monopoli adalah industri satu perusahaan Sifat ini sudah secara jelas dilihat dari definisi monopoli. Tidak terdapat kemungkinan untuk masuk dalam industri Sifat ini adalah faktor utama yang menyebabkan perusahaan mempunyai kekuasaan monopoli. Barang tersebut merupakan satu-satunya jenis barang yang seperti itu dan tidak terdapat barang mirip (cose subtitle) yang dapat menggantikan barang tersebut. Dapat mempengaruhi penentuan harga Karena perusahaan monopoli merupakan satu-satunya penjual di dalam asar.A. Iklan hanyalah untuk menjaga hubungan baik dengan masyarakatnya tidak bertujuan untuk menarik pembeli. 5. karena tanpa adanya halangan tersebut pada akhirnya akan terdapat bebrapa perusahaan dalam industri.

Pada tingkat produksi yang sangat tinggi. Memiliki sumber daya yang unik Salah satu sumber penting dari adanya monopoli adalah pemilikan suatu sumber daya yang unik (istimewa) yang tidak dimiliki oleh orang atau perusahaan lain. monopoli juga dapat berlaku apabila suatu perusahaan menguasai seluruh atau sebagian besar bahan mentah yang tersedia. Dengan demikian. harga akan dibuat menjadi lebih rendah sehingga perusahaan-perusahaan baru tidak akan sanggup bersaing dengan perusahaan yang terdahulu berkembang. Di dalam suatu perekonomian. Dapat menikmati skala ekonomi Perusahaan hanya akan menikmati skala ekonomi yang maksimum apabila tingkat produksinya adalah sangat besar jumlahnya. yaitu pemerintah member hak monopoli kepada perusahaan tersebut. Monopoli terbentuk dan berkembang melalui UU. 3. Di dalam undang– undang pemrintah yang mengatur kegiatan perusahaan-perusahaan terdapat beberapa peraturan yang akan mewujudkan kekuasaan monopoli. Keadaan ini mewujudkan pasar monopoli. Kekuasaan monopoli yang diperoleh melalui peraturan pemerintah Di dalam undang-undang pemerintah yang mengatur kegiatan perusahaanperusahaan terdapat beberapa peraturan yang akan mewujudkan kekuasaan monopoli. Pada waktu perusahaan mencapai keadaaan dimana biaya produksi mencapai minimum. perusahaan dapat menurunkan harga barangnya apabila produksi semakin tinggi. Peraturan yang seperti itu adalah : . jumlah produksi hampir menyamai jumlah permintaan yang wujud di pasar. Faktor – faktor yang menimbulkan monopoli Terdapat 3 faktor yang dapat menybabkan wujudnya pasar monopoli.B. 2. Ketiga faktor tersebut adalah : 1. sebagai akibat dari skala ekonomi yang demikian sifatnya.

Untuk mengembangkan teknologi kadang diperlukan waktu bertahun-tahun dan biaya yang sangat besar. Sebagai akibatnya setiap perusahaan akan menetapkan harga / tarif yang tinggi pada barang/ jasa yang dihasilkannya. Pengelompokan monopoli antara lain . Keadaan seperti ini menimbulkan kerugian kepada masyarakat. Hak usaha eksklusif / hak khusus Tanpa adanya hak eksklusif untuk berusaha sebagai perusahaan monopoli akan timbul halangan untuk menikmati skala ekonomi secara maksimum. C. B. Untuk menghindari agar perusahaan tidak mengambil tindakan seperti itu. Oleh sebab itu kegiatan dan pengeluaran untuk mengembangkan teknologi tidak akan dilakukan perusahaan apabila hasil jerih payah mereka dengan mudah saja dicontoh atau dijiplak oleh perusahaan lain. yang menyebabkan biaya produksi berada pada tingkat yang sangat rendah. akan menetapkan harga atau tarif penjualan dari barang atau jasa yang disediakan perusahaan tersebut. Walaupun perusahaan tersebut dapat mengecap skala ekonomi dengan sepenuhnya. Perkembangan ekonomi yang pesat terutama ditimbulkan oleh perkembangan teknologi.A. pmerintah memberikan hak monopoli. Hak paten dan hak cipta Hak paten adalah monopoli berdasarkan hukum karena pengetahuan– kemampuan khusus yang menciptakan daya monopoli secara teknik. karena mereka harus membayar produksi perusahaan dengan harga yang tinggi. Dengan cara ini dapatlah kepentingan para konsumen dilindungi. belum tentu perusahaan akan menjual hasil produksinya pada harga yang rendah. Hak eksklusif yang menjamin adanya perusahaan tunggal dalam pasar belum menjamin bawha harga ditetapkan pada tingkat yang rendah.

sebab pada umumnya keputusan pasar biasanya menyangkut dua hal pokok yaitu kuantitas barang yang akan di produksi atau dijual serta tingkat harga yang akan dikenakan pada pembeli. . Derjat kedua adalah menetapkan harga yang berbeda untuk beberapa golongan barang yang dijual kepada para langganan. sedangkan diskriminasi derjat pertama adalah menetapkan harga yang berbeda untuk setiap unit barang yang dijual kepada konsumen. dalam hal ini perusahaan memperoleh monopoli karena untuk memproduksi suatu barang tertentu diperlukan peralatan yang mahal. Diskriminari harga derajat ketiga yaitu menetapakan harga berbeda pada konsumen utnuk barang yang sama pada pasar yang berbeda. Penggolongan diskriminasi harga tergantung pada derajat diskriminasinya. Adanya kemampuan bagi perusahaan untuk menetapkan harga dalam pasar monopoli merupakan suatu keunggulan bagi perusahaan. Tujuan pokok dari kebijaksanaan ini adalah untuk menaikkan jumlah keuntungan optimal. Monopoli alamiah. Monopoli menurut kenyataan. D. Karena adanya kemampuan menetapkan harga inilah. 2. Tercipta karena memang dibuat menjadi monopoli. terjadi karena adanya penguasaan sumber daya tertentu 3. Monopoli yuridis. Hanya dalam keadaan-keadaan tertentu diskriminasi harga dapat dijalankan dengan sukses. maka perusahaan yang ada dipasar monopoli dapat memberlakukan diskriminasi harga. Tercipta karena adanya penetapan dari pemerintah 4. Monopoli dan diskriminasi harga Tidak semua perusahaan monopoli dapat melakukan diskriminasi harga. Monopoli buatan. Adapun yang dimaksud dengan diskriminasi harga adalah kebijaksanaan harga yang menetapkan harga yang berbeda untuk barang yang sama kepada konsumen yang berbeda.1.

maka keuntungan tidak akan diperoleh dari kebijaksanaan diskriminsai harga. 4. Sifat barang atau jasa memungkinkan untuk dilakukan perbedaan harga. atau cap.Syarat Deskriminasi 1. Adakalanya melaksanakan kebijaksanaan perbedaan harga di dua daerah yang berbeda. Misalnya dengan menjual barang yang sama tetapi dengan pembungkus. Sifat permintaan dan elastisitas permintaan di masing-masing pasar harus sangat berbeda. Jika terdapat kemungkinan barang dapat dibawa dari pasar yang lebih murah ke pasar yang lebih mahal. Efek efisiensi kegiatan monopoli Adanya laba yang dinikmati oleh monopoli dalam jangka panjang dianggap merupakan efek negatif dari monopoli. diperlukan biaya untuk mengangkut barang. Barang-barang yang seperti itu biasanya berbentuk jasa perseorangan seperti jasa seorang dokter. dan kampanye iklan yang berbeda. E. Barang-barang atau jasa tertentu dapat dengan mudah dijual dengan harga yang berbeda. harga ditetapkan pada tingkat yang relatif tinggi. 3. tidak ada gunanya untuk menjalankan kebijaksanaan diskriminasi harga. maka kebijaksanaan pembedaan harga tidak akan efektif. Apabila biaya yang dikeluarkan melebihi pertambahan keuntungan yang diperoleh dari pembedaan harga. Apabila dikaitkan dengan pemilikan sumber ekonominya. sementara konsumen yang menjadi korbannya . Di pasar yang permintaannya tidak elastis. Barang yang dijual tidak dapat dipindahkan dari satu pasar ke pasar yang lain. 2. Kebijaksanaan pembedaan harga tidak memerlukan ongkos yang melebihi kebijaksanaan tersebut. merk. Produsen dapat mengeksploiter beberapa sikap tidak rasional konsumen. Apabila permintaan dan elastisitas permintaan sama dikedua pasar tersebut. 5. Laba yang diperoleh kebanyakan dinikmati oleh pengusaha yang relatif kaya. sedangkan dipasar yang permintaannya lebih elastis harga ditetapkan pada tingkat yang rendah.

3. Keadaan ini menyebabkan produksi suatu perusahaan relative sedikit kalau dibandingkan dengan keseluruhan produksi dalam keseluruhan pasar. justru yang banyak dijumpai adanya substitusi tetapi tidak senpurna. Dua alasana tersebut memperkuat argumen agar monopoli dinetralisir. yaitu barang yang diperjualbelikan homogen dan adanya kenyataan bahwa monopoli sangat sedikit sekali. . Pasar persaingan monopolistic dapat didefinisikan sebagai suatu pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang yang berbeda corak ( differentiated products ). namun demikian tidaklah sebanyak pasar persaingan sempurna. maka pasar persaingan monopolistis sudah mungkin terwujud.chamberlin dan joan robinson. A. dan unsur-unsur sifat pasar persaingan sempurna. Persaingan Mopolistis Model pasar monopolistis atau monopplistik ini baru diperkenalkan untuk pertama kalinya tahun 1930-an oleh ilmuan amerika serikat bernama edward e. Pasar persaingan monopolistic pada dasarnya adalah pasar yang berada diantara dua jenis pasar yang ekstrem. Oleh sebab itu sifat-sifatnya mengandung unsur-unsur sifat pasar monopoli. Model ini lebih mengeliminir dua anggapan yang ekstrim yang sulit sekali dijumpai dalam pasar persaingan sempurna dan pasar monopoli. yaitu pasar persaingan sempurna dan monopoli. sehingga monopoli jelas merupakan kegiatan yang tidak baik. Alasan lain yang sering dikemukakan untuk menentang kegiatan monopoli adalah monopoli melakukan kegiatan untuk memproduksi barang yang dibuat sedemikian rupa sehingga menciptakanbarang yang relatif sedikit.adalah masyarakat yang relatif miskin. Ciri-ciri pasar monopolistik ü Terdapat banyak penjual Terdapat cukup banyak penjual dalam pasar persaingan monopolistik. Hal ini sangat sulit terjadi. Apabila didalam pasar sudah terdapat beberapa puluh perusahaan yang mempunyai ukuran yang relative sama besarnya.

ü Perusahaan mempunyai sedikit kekuasaan mempengaruhi harga Perusahaan dalam pasar persaingan monopolistic dapat mempengaruhi harga meskipun hanya dalam ukuran yang relative kecil dibandingkan dengan pasar oligopoli ataupun monopoli. perbedaan dalam bentuk “jasa perusahaan setelah penjualan” dan perbedaan dalam cara membayar barang yang dibeli.namun tidak juga semudah masuk dalam pasar persaingan sempurna. Disamping perbedaan dalam bentuk fisik barang tersebut terdapat pula perbedaan-perbedaan dalam pengemasannya. Produksi dalam pasar persaingan monopolistik berbeda coraknya (differentiate products) dan secara fisik mudah dibedakan produks perusahaan satu dengan perusahaan lainya. Dalam pasar persaingan sempurna produksi perusahaan adalah serupa sehingga sulit untuk membedakan produksi perusahaan satu dengan yang lainnya. Kekuasaan mempengaruhi harga ini ada karena adanya sifat perbedaan barang yang dihasilkan (Differentiated products) yaitu bersifat berbeda corak. Hambatan yang dihadapi tidaklah seperti di dalam pasar monopoli ataupun oligopoli.ü Barangnya bersifat beda corak Ciri ini meruapakan sifat yang penting dalam membedakan antara pasar persaingan monopolistik dengan pasar persaingan sempurna. Perbedaan barang inilah yang menyebabkan adanya kekuasaan monopoli meskipun sedikit. Dalam perusahaan persaingan monopolistik barang yang dihasilkan bukanlah barang pengganti sempurna (perfect substitute) melainkan hanya pengganti yang dekat (Close substitute). ü Kemasukan di dalam industri relative lebih mudah Perusahaan yang akan masuk dan menjalankan usaha di dalam pasar persaingan monopolistik tidak akan mengalami kesukaran. yang menyebabkan para pembeli bersifat memilih untuk menyukai barang suatu perusahaan dan kurang menyukai barang perusahaan lainnya. Faktor-faktor .

Kembali lagi hal ini terjadi karena corak benda yang dihasilkan adalah berbeda antara perusahaan satu dengan ang lain sehingga penilaian yang jatuh dari konsumen adalah berdasar selera. sehingga terjadi pemborosan sumber ekonomi masyarakat. 2. dan sebagainya juga mempengaruhi selera konsumen. bukan harga. Suatu perusahaan masih mungkin untuk menual produknya dalam harga yang relative tinggi. ü Persaingan mempromosi penjualan sangat aktif Harga bukan penentu utama dalam system pasar ini. Terjadi ketidak efisienan produksi karena produsen-produsen tidak berproduksi pada AC Minimum. Hal ini menunjukan bahwa masyarakat masih mengalami kerugian akibat adanya kesuksesan monopoli perusahaan. sehingga tidak terjadi pada AC Minimum tapi pada saat AC menurun. memberikan syarat penjualan yang menarik. . Ini menunjukan bahwa perusahaan dalam jangka panjang masih belum memanfaatkan adanya economic scales secara penuh. tapi masih dapat menarik banyak pelanggan. Efek persaingan monopolistik 1. dengan kata lain dalam system ini terjadi non-price competition. Yang kedua perusahaan itu dituntut untuk memproduksi barang dengan beda corak dengan yang sudah ada di pasar dan mempromosikan barang tersebut untuk memperoleh langganan.yang menyebabkan hal ini antara lain adalah modal yang diperlukan adalah relative besar jika dibandingkan dalam pasar persaingan sempurna. B. Hal ini merupakan akibat dari adanya kurva permintaan yang menurun harus bersinggungan dengan AC. Iklan yang terus-menerus. Konsumen masih harus membayar harga produk yang lebih tinggi dari ongkos marginal untuk menghasilkan produk tersebut (P>MC).