Anda di halaman 1dari 6

1.

Epikondile lateral yang terasa sakit, nyeri tekan menandakan epikondilitis lateral
( siku tenis ).Ektensi pergelangan tangan terhadap penahanan meningkatkan rasa
sakit.Epikondiles medialis yang terasa amat sakit, nyeri tekan menandakan
epikondilitis medialis ( siku pitcher, golfer. Fleksi pergelangna tangan terhadap
penahanan meningkatkan rasa sakit
2. Arthritis
Pembengkakan atau nyeri tekan pada lengkung antara prosesus olekranon dan epikondile
lateral menandakan arthritis sendi siku
3. Bursitis:Pembengkakan superficial pada bursa
4. Olekranon:Olekranon menandakan bursitis olekranon, dapat akut atau kronik
5. Nodulus:Nodulus rematoid adalah nodulus yang keras
6. Rematoid,terdapat dalam subkutan, dan tidak sakit ketika ditekan.Terjadi di sepanajng
permukaan ekstensor ulna dan dapat melekat ke lapisan periostium.Nodulus ini
berkaita dengan arthritis rematoid atau demam reuma akut
SAKIT DAN NYERI TEKAN PADA BAHU
Nyeri tekan diatas tendon bisep
Nyeri tekan diatas sepanjang kaput tendon bisep menandakan tendinitis bisipital.Dengan
lengan pasien disamping dan siku fleksi sampai 90, supinasi terhadap penahanan meningkatkan
rasa sakit
Nyeri tekan pada persendian akromioklavikular
Nyeri tekan diatas sendi akromioklavikular menandakan arthritis
akromioklavikular.Menurunkan bahu sering meningkatkan rasa sakit,tetapi tidak membatasi
gerakan kea rah persemdian glenohuumeral
ABNORMALITAS PADA KAKI
1. Arthritis gouti akut,Pembengakkan yang teraba panas berwarna merah , sakit, dan
nyeri bila ditekan sering mengenai persendian.Metatarsofalangeus pertama.
2. Vallgus halluks, penyimpangan ke arah lateral dari ibu jari yang berhubungan dengan
metatarsal pertama,dimana ibu jari tersebut mungkin menyimpang kea rah
medial.mungkin terbentuk busae antara caput metatarsal dan kulit serta mengalami
inflamasi.

setemapt karena kolaps 1 vertebe atau lebih.terutama pada wanita 6. 3.obesitas berat.Peningkatan lekuk lumbar dari normal. makin membulat. dan kecekungan lumbar 2. 7. . sering kali dalam secara khas dikeliulingi oleh kalus. Kutil Planatr.penyebabnya mencakup metastastik kanker dan tuberculosis spinal. ulkus yang tidak terasa sakit. 4.kecemburungan torakik.keadaan ini umum terjadi pada proses penuaan.Kurvatura kearah lateral dari tulang belakang.keadaan ini mungkin menyertai kehamilan.perhatikan bercak hitam dari kutil 5.Tulang belakang terangkat kea rah lateral.3. atau kifosis.Kecekungan (lekuk) servikal.dengan mengkompensasi kurva biasanya dapat memperbaiki hal ini.mungkin tertutupi oleh kalus.kutil pada kulit yang tebal pada telapak kaki. Lordosis. Kifosis. 4. Pendataran kurva lumbar. Jari humerr (martil) hiperekstensi pada sendi metatarsofalangeal dengna fleksi pada sendi interfalangeal proksimal. kecekungan torakik yang bertambah. Ditandai dengan tungkai bawah saling adduksi dan dengan inverse dan fleksi plantar dari keseluruhan kaki.penyebabnya mencakup spasme oto dan spondilitis ankilosing.Hilangnya lekuk lumbar yang normal.penyebab yang umum adalah spasme oto yang berkaitan dengan diskus yang mengalami hernia 5. Clubfoot (TALIPES EQUINAVARUS).keadan ini digambarkan oleh letak dan arah dari kecembungan yang utama. Gibbus.Kecembungan angular.garis tegak lurus turun dari T1 turun kea rah lateral sampai celah gluteal.Fleksi ke depan sering membuat skoliosis menjadi lebih jelas. List. Ulkus neurotrofik. KURVATURA TULANG BELAKANG 1. Normal. Skoliosis.terjadi pada titik tekanan pada apsien diabetic atau pasien lain yang sensasi nyerinya berkurang atau hilang.

jari-jari kaki mencengkeram dan tungkai sirkumduksi.Saat berjalan. Cara berjalan yang kaku paha menyilang ke depan satu sama lain setiap kali melangkah. Memejamkan mata Penyebab umum Cara berjalan dan postur 1. Lemah atau paralisis Lemah atau paralisis Lemah atau paralisis Normal atau agak lemah Palsi Bells(cedera pada SK VII ) Cedera serebrovaskular Mis tersenyum. Mengangkat alis.Tidak genap.Karena foot drop.mis. 3.SISTEM NEUROLOGI PARALISIS FASIAL Lesi pada Sistem Saraf perifer Lesi pada Sistem Saraf pusat Sisi dari wajah Sisi yang sama dengan lesi yang Sisi yang berlawanan dengan Yang terkena terjadi dengan lesi yang terjadi Wajah bawah.Kaki diayunkan ke depan dank e luar dan dijatuhkan pada tumit kemudian jari-jari kaki .Tungkai ekstensi dan kaki fleksi plantar. Ataksia sensoris. tampak meneyret kaki atau mengangkatnya tinggi-tinggi serta menghentakkanya ke bawah 5.secaar parsial dapat diperbaiki dengan memperhatikan lantai. Nyengir Wajah atas. cara berjalan dengan ancang yang lebar .Lengan tertahan rapat pada sisi tubuh dengan persendian fleksi. Mengkerutkan dahi. Cara berjalan timplang ( kelemahan syaraf perifer ).langkahnya pendek 4. Cara berjalan seperti gunting (paresis spastic bilateral). Hemiparesis spastic. 2.

tidak tegap dengan mata serbuk atau terpejam.spast is Meningkat. cara berjalan dengan ancang yang lebar . dengan kesulitan khusus ketika berbalik. dengan ancang yang lebar. Tanda-tanda serebral lainnya berkaitan.Tidak mantap. GANGGUAN METORIK Gangguan system saraf perifer Gangguan system saraf pusat Parkinsomnism Gangguan sereberal e Gerakan involunte r Sering vasukalisa si Tak ada vasikulasi Tremor berkepankanga n Tremor bertujuan Bluk otot Atrofi Normal/atrofi normal Normal (ganmgguan basal ganglia) ringan (disuse) Tonus otot Menurun/- Meningkat.saat test Romberg.. meski dibatasi oleh kelemahan Baik.6.kak u Menurun Kekuatan otot Menurun / hilang Menurun/ hilang Normal/agak menurun Normal/agak meningkat Normal atau agak menurun Normal atau agak meningkat.meski melambat dan sering tremulus Reflekreflek Tendon Menurun / meningkat Normal/ Normal/menurun . Ataksia aerebral. 7. ataksik koordinas Tidak Melambat dan i mengalami dibatasi oleh kerusakan kelemahan .mengala mi kerusakan . Postur bentuk dengan siku dan pergelangan tangan fleksi cara berjalan lambat melayang dengan langkah pendek dan kaku saat berbalik. Parkinsomnisme.

terjadi pada leher. pada wajah. Ketika mempertahankan brosur 2. tangan. . Saat bergerak 2. 5. kepala. mulut yang berirama. KHOREA Gerakan cepat . 4. ATENOSIS Gerakan mengeliat . tidak teratur. DISTONIA Postur melongos yang aneh. melintar yang melambat. TREMOR Oskilasi berirama yang mungkin paling kentara 1. 6. Saat istirahat 3. TICS Gerakan yang tidak teratur singkat berulat terkoordinasi misalnya berkedip mengangkat bahu 7. seri8ng terjadi pada trunkus atau seperti yang diperlihatkan disini.Berulang dan bizar. lengan. anggota gerak distal.dalam hilang menurun plantar Fleksor / hilang ekstensor fleksor Fleksor abdomen hilang hilang normal Normal GERAKAN – GERAKAN INVOLUNTER 1. wajah. FASKIKULASI epat dari berkas otot 3. DISKINESIAS ORAL FASKIAL Gerakan wajah. singkat.

. HENIFLEGIA FLAKSID Terjadi dini pada perjalanan fleksi unilateral dari traktus kortikus spinal. RIGIDITAS DESEREBRASI Terjadi pada koma metabolic yang berat atau pada koma structural yang mengenai deansefalon . Jika terjadi unilateral . otak tengah atau pons. RIGIDITAS DEKORTIKASI Terjadi pada lesi kortikuspinsl dalam atau dekat hemisfer sereberal.POSTUR ABNORMAL PADA KOMA 1. maka ini merupakan postur hemiplegispastikkronis. 2. 3.