Anda di halaman 1dari 7

TELAAH KRITIS JURNAL KEDOKTERAN (Insidensi

)
A. JENIS DESAIN YANG DIGUNAKAN
Judul makalah
Judul jurnal adalah “Consumption of green and roasted teas and the risk of stroke
incidence: results from the Tokamachi–Nakasato cohort study in Japan”. Judul ini
tidak terlalu pendek ataupun terlalu panjang. Judul cukup menarik dan dapat
menggambarkan isi utama penelitian, yaitu apa yang dibahas dalam penelitian. Dalam
judul jurnal tidak ditemukan adanya penggunaan singkatan sehingga secara
keseluruhan judul jurnal cukup jelas.

Pengarang dan Institusi
Nama-nama pengarang jurnal beserta institusinya telah tercantum jelas dalam
jurnal dan penulisannya sesuai dengan aturan jurnal.

Abstrak
Abstrak dituliskan secara terstrukur dengan komponen Background and Purpose,
Methods, Results, Conclusion, dan Keywords. Dalam abstrak tidak tercantum
komponen discussion namun komponen yang tercantum dalam abstrak telah cukup
informative karena dapat mewakili isi jurnal. Jumlah pemakaian kata dalam abstrak
yaitu sebanayak 243 kata, ini berarti penggunaan kata tidak melebihi 250 kata
sehingga cukup ideal dan sesuai dengan ketentuan.

Paragraph pertama berbicara mengenai alasan dilakukannnya penelitian terhadap konsumsi teh hijau dan teh kering dan insidensinya terhadap resiko stroke. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah konsumsi teh hijau memiliki efek yang berkebalikan dengan insidensi stroke. dan apakah memiliki efek yang sama pada daun teh kering. Untuk kriteria inklusi disebutkan bahwa seluruh warga kota kota yang berumur 40-89 tahun dan telah berpartisipasi dalam program check-up kesehatan yang diadakan oleh pemerintah setempat pada Juni hingga September tahun 1998. Japan. Dalam jurnal dikatakan bahwa desain yang digunakan adalah analisis prospektif untuk mengevaluasi resiko dari insidensi stroke sesuai dengan konsumsi teh.Pendahuluan Bagian pendahuluan jurnal terdiri atas 2 paragraf. Metode Desain penelitian yang disebutkan dalam jurnal ini adalah studi cohort yang telah biasa digunakan untuk menentukan insidensi. Sedangkan pada paragraph kedua dibahas mengenai hipotesis atau tujuan penelitian dan desain yang digunakan. Pendahuluan ditulis kurang dari satu halaman. didukung oleh datadata atau pustaka yang relevan dan jelas. Sedangkan untuk criteria ekslusi adalah warga kota yang memenuhi criteria inklusi namun memiliki riwayat penyakit serebrovaskular dan partisipan yang menghilang . yang memberikan respon terhadap kuesioner dan setuju untuk berpartisipasi dalam penelitian. Populasi terjangkau dalam penelitian adalah sebanyak 8161 warga kota yang berumur 40-89 tahun dan telah berpartisipasi dalam program check-up kesehatan yang diadakan oleh pemerintah setempat pada Juni hingga September tahun 1998. Penelitian dilakukan hingga akhir tahun 2003 di kota Tokamachi-Nakasato. Dalam jurnal ini juga dijelaskan kriteria inklusi dan ekslusi dalam penelitian.

pengukuran. Dalam penelitian disebutkan cara pemilihan subyek yaitu dengan non-random samples. Observasi yang dilakukan mencakup banyak komponen diantaranya frekuensi konsumsi teh hijau maupun teh kering. Dalam jurnal ini tidak disebutkan mengenai uji keandalan sehingga kemungkinan besar aspek ini tidak dilakukan dalam penelitian. batas kemaknaan dan power penelitian serta program komputer yang dipakai disebutkan dalam penelitian.0 . Selain itu observasi dilakukan terhadap riwayat diabetes. Ethical clearance dan persetujuan subjek diperoleh dalam penelitian. hipertensi dan berbagai aspek lainnya. dan waktu yang dihabiskan untuk berjalan setiap hari. memiliki riwayat penyakit jantung. konsumsi sayuran. Kemudian pengukuran didasarkan atas jawaban dari subyek penelitian dan dimasukkan dalam kategori-kategori yang sesuai dengan jawaban. Perkiraan besar sampel tidak dijelaskan dalam jurnal. serta yang tidak memiliki data mengenai berat badannya. konsumsi biji-bijian dan konsumsi sayur-sayuran. buah-buahan. konsumsi alkohol. Mengenai observasi. karena yang bersedia berpartisipasi dalam penelitian ini adalah warga kota dari populasi terjangkau yang termotivasi untuk memelihara kesehatan mereka. Dan untuk rencana analisis.dari penelitian sebelum dilakukannya evaluasi pertama. Program komputer yang digunakan untuk menampilkan analisis statistic adalah software SPSS 13. tekanan darah. serta intervensi pada penelitian cukup dirinci dalam jurnal sehingga terdapat kemungkinan untuk orang lain dapat mengulanginya. Definisi istilah dan variabel penting diungkapkan dalam dalam jurnal ini. konsumsi teh lain. Observasi dilakukan dengan mengajukan kuesioner kepada subyek penelitian. Criteria ekslusi yang lain adalah warga kota yang tidak memiliki data mengenai konsumsi teh hijau maupun teh kering. total kolestrol.

Tidak disertakan komentar maupun pendapat dalam hasil.358 orang. Ketepatan numerik dinyatakan dengan benar serta penulisan tabel dilakukan dengan tepat. Penulisan tabel dilakukan dengan tepat yaitu tanpa menyertakan garis vertical dan horizontal dalam. derajat kebebasan (degree of freedom). Uji hipotesis dilakukan untuk kesetaraan praintervensi yaitu dengan mengukur nilai P. Dalam jurnal ditulis hasil uji statistika. Kemudian hasil dalam tabel diperjelas kembali dengan keterangan pada isi jurnal. Semua outcome yang penting disebutkan dalam hasil. Selain itu tidak dimilikinya data-data yang cukup valid mengenai level konsumsi teh dan tidak dibedakan antara konsumsi teh hasil ekstrak dengan teh buatan sendiri. jumlah ini tetap dan tidak ada yang drop out. Diskusi Semua hal yang relevan dibahas dalam diskusi. Tabel dan ilustrasi yang ditampilkan bersifat sangat informatif dan hal tersebut tentu sangat diperlukan karena memudahkan pembaca dalam menelaah jurnal. Diskusi merupakan interpretasi dari hasil sehingga tidak sering terjadi pengulangan mengenai hal-hal yang diungkapkan pada hasil. dan nilai p. Pada penelitian jumlah subyek yang diteliti yaitu 6. Hal ini . murni objektif sesuai penelitian. Di dalam diskusi dibahas mengenai beberapa keterbatasan penelitian diantaranya tidak ditemukannya dose-dependent yang menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi teh dengan insidensi stroke.Hasil Jurnal ini dilengkapi dengan beberapa tabel namun tidak dilengkapi dengan tabel karakteristik subyek penelitian. Analisis dilakukan dengan uji yang sesuai serta tepat dengan yang telah direncanakan di awal. Dalam jurnal juga disertakan interval kepercayaan yang dituliskan dalam CI (confidence interval). Penelitian ini merupakan penelitian untuk menentukan insidensi sehingga karakteristik subyek penelitian sama pada awal dan akhir penelitian karena tidak ada intervensi yang dilakukan kecuali pendataan yang tidak menimbulkan efek apapun.

memiliki pengaruh dalam penelitian namun tidak dibahas karena dalam jurnal dicantumkan bahwa keterbatasan ini dapat diatasi dengan menggunakan hazard ratios. Dalam jurnal tidak dikemukakan efek samping dan untuk hasil tambahan dirasa tidak ada. Penelitian selanjutnya yang disarankan yaitu menentukan efek dari konsumsi teh hijau dan resikonya terhadap cerebral haemorrhage. Dalam diskusi disertakan kesimpulan utama penelitian yang didasarkan pada data penelitian dan dijamin kesahihannya. Dalam jurnal tidak disebutkan penyimpangan dari protokol serta dampaknya terhadap hasil. Kemudian dalam jurnal juga dibahas mengenai hubungan hasil dengan penelitian terdahulu. Disebutkan juga generalisasi penelitian serta disertakan saran untuk dilakukan penelitian selanjutnya. Diskusi dihubungkan dengan pertanyaan penelitian. Ucapan Terima Kasih Ucapan terima kasih ditujukan kepada orang yang tepat dan dinyatakan secara wajar. Dibahas juga hubungan hasil dengan praktek klinis dan tindakan apa yang sebaiknya dilakukan untuk kedepannya setelah diperoleh hasil penelitian ini. serta penelitian untuk memverifikasi hubungan antara konsumsi teh hijau dengan pengurangan resiko insidensi stroke. . Daftar Pustaka Daftar pusataka disusun sesuai dengan aturan jurnal yaitu dengan sistem Vancouver dan semua yang tertulis pada daftar pusataka tertera dalam isi jurnal begitupun sebaliknya semua yang tertera dalam isi jurnal juga terdapat dalam daftar pustaka. Adapun studi yang dianjurkan untuk penelitian selanjutnya ialah Randomized Controlled Trials (RCT).

& Ismael. Manakah variable tergantung Variable tergantung : resiko stroke. hemat kata. sampel  Populasi Target : Warga kota Tokomachi dan Nakasato.Lain-lain Keseluruhan jurnal ditulis dengan bahasa yang lancer. cerebral infarction dan cerebral haemorrhagea. Jakarta: CV. F. Bagaimana cara pemilihan sampel Untuk penelitian ini digunakan teknik non-random samples. (2010) Dasar-dasar Metodologi Penelitian Klinis. B. Sagung Seto . Edisi 3. informatif. Manakah populasi target. DAFTAR PUSTAKA Sastroasmoro. populasi terjangkau. D. Manakah variable bebas Variable bebas : Konsumsi teh hijau dan teh kering. dan efektif serta dengan ejaan yang taat asas sehingga mudah untuk dipahami. karena pemilihan sampel dilakukan pada seluruh populasi terjangkau. S. C. Apakah hasil utama penelitian Hasil utama penelitian adalah konsumsi teh hijau berkaitan dengan pengurangan resiko dari insidensi stroke. S.358 warga kota yang berumur 40-89 tahun yang memenuhi syarat.161 warga kota yang berumur 40-89 tahun dan telah berpartisipasi dalam program check-up kesehatan yang diadakan oleh pemerintah setempat pada Juni hingga September tahun 1998.  Sampel : 6. Japan  Populasi Terjangkau: 8. enak dibaca. E.

N.. http://ije. Suzuki. 2012] Available from: .. H.Tanabe. Y.. Oxford University Press on behalf of the International Epidemiological Association. (2008) Consumption of green and roasted teas and the risk of stroke incidence: results from the Tokamachi– Nakasato cohort study in Japan [online]. N.org/ [accessed on January 7. Aizawa. & Seki.oxfordjournals.