Anda di halaman 1dari 2

PENGARUH YAHUDI DI INDONESIA

Pada bulan September 2005 lalu Presiden SBY tersudut oleh rumor yang menyebutkan adanya pertemuan antara menlu
Indonesia dengan menlu Israel di New York di sela-sela agenda sidang umum PBB. “Tidak ada yang gelap, karena, sekali lagi,
kita ingin membantu perjuangan bangsa dan rakyat Palestina,” kata Presiden SBY.
Namun Presiden SBY tidak pernah menjelaskan agenda dan hasil-hasil pertemuan tersebut. Ia juga tidak menjelaskan hubungan
pertemuan tersebut dengan keputusannya membatalkan rencana kunjungan ke Palestina yang sudah diumumkan sebelum
pertemuan itu. Lagipula peranan apa yang diharapkannya dapat dimainkan oleh Indonesia dalam proses perdamaian IsraelPalestina? Kekuatan-kekuatan besar dunia seperti Amerika, Rusia dan Uni Eropa saja tidak dapat berkutik di bawah ketiak
Israel dalam konteks proses perdamaian Timur Tengah.
Di sisi lain akhir-akhir ini publik dikejutkan dengan berita tentang adanya penjualan senjata buatan Pindad yang diselundupkan
ke Filipina oleh para pedagang senjata gelap Israel.
Dua kisah di atas hanya sepenggal fakta dari fenomena kuatnya pengaruh Yahudi di Indonesia. Hal itu boleh saja dibantah
mengingat selama ini secara resmi kebijaksanaan politik luar negeri Indonesia menganggap Israel sebagai musuh. Namun fakta
paling sederhana seperti ketergantungan Indonesia kepada lembaga-lembaga keuangan internasional yang notabene dimiliki
Yahudi adalah fakta yang tidak bisa dibantah tentang betapa kuatnya pengaruh Yahudi di Indonesia.
Berikut ini adalah fakta-fakta tentang adanya hubungan Indonesia-Israel:
1. Adanya hubungan dagang resmi antara Indonesia-Israel yang disahkan melalui SK Menperindag tahun 2001.
2. Hadirnya delegasi resmi Israel pada sidang World Tourism Organization di Bali tahun 1993.
3. Adanya pertemuan antara Presiden Soeharto dan Perdana Menteri Israel Yitzak Rabin di Jakarta tahun 1993.
4. Adanya kunjungan delegasi Kadin Indonesia ke Israel tahun 2006 yang direstui oleh Wapres Jusuf Kalla.
5. Adanya pertemuan antara Menlu Hasan Wirajuda dengan menlu Israel Silvan Shalom di New York tahun 2005.
6. Keanggotaan (mantan) Presiden Gus Dur dalam Yayasan Shimon Peres.
7. Pengangkatan Henry Kissinger (dedengkot yahudi internasional) sebagai penasihat Presiden Gus Dur.
8. Kepemilikan aset-aset nasional oleh Yahudi baik langsung maupun tidak langsung di beberapa perusahaan swasta strategis
seperti SCTV, TEMPO, INDOSAT, BHAKTI INVESTAMA dll.
9. Adanya peralatan-peralatan militer milik TNI buatan Israel.
10.Adanya beberapa sinagog atau rumah ibadah Yahudi di beberapa tempat di Indonesia yang masih eksis sampai sekarang.
Namun fakta-takta tersebut di atas hanya sebuah fenomena gunung es atas pengaruh Yahudi di Indonesia. Pengaruh Yahudi di
Indonesia sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu dan mencakup bidang yang sangat luas hingga mencapai level kekuasaan
tertinggi di negeri ini. Beberapa fakta dan situs sejarah, organisasi-organisasi dan figur-figur terkenal hingga simbol-simbol
kenegaraan ternyata adalah Yahudi, atau di bawah pengaruh Yahudi.
Penulis akan sedikit membahas tentang simbol negara sebagai bentuk pengaruh Yahudi karena hal ini merupakan esensi dari
pengaruh Yahudi terhadap sebuah negara. Pengaruh Yahudi di Amerika misalnya dapat dilihat dari gambar mata uang dollar
dimana simbol “bintang Daud” berada di atas simbol “burung elang botak” yang merupakan maskot Amerika asli.
Adapun simbol negara “burung Garuda” juga dapat ditelusuri asal-usulnya sebagai simbol Yahudi. Pemilihan simbol “burung
Garuda” sendiri sebagai lambang negara adalah sebuah kontroversi karena hanya ditentukan oleh segelintir orang saja tanpa
memperhatikan aspirasi mayoritas rakyat Indonesia. “Burung Garuda” memang ada dalam mitologi Hindu yang pernah menjadi
agama mayoritas Indonesia di masa lalu, namun pada masa kemerdekaan, Hindu tidak lagi memiliki pengaruh yang signifikan.
Agama Islam sendiri sebagai agama mayoritas rakyat Indonesia setelah era Hindu juga tidak mengenal simbol “burung
Garuda”. “Burung Garuda” juga tidak pernah benar-benar ada karena hanya sebuah mitos, berbeda dengan burung elang botak
yang merupakan binatang asli Amerika. Karena bukan simbol asli bangsa Indonesia maka tidak ada lain simbol “burung
Garuda” mengadopsi simbol-simbol kebudayaan asing yang memang memuja-muja simbol “burung mirip Garuda”, yaitu
Yahudi yang gerakan Fremasonry-nya sangat berpengaruh sampai saat ini.
Pengaruh Yahudi di Indonesia dimulai pada abad 18 melalui gerakan perkumpulan rahasia Vritmetselarij atau Freemasonry
yang berkembang di kalangan elit Indonesia baik di kalangan orang-orang Belanda maupun pribumi: pejabat, bangsawan,

DR Radjiman Widiodiningrat yang menjadi Ketua Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia dan anggota BPUPKI. membubarkan Masyumi. Apalagi setelah mereka yang menjadi anggota perkumpulan kemudian mendapatkan beberapa fasilitas dan kemudahan yang mampu mengangkat karier dan prestige mereka. Yogyakarta. demokrasi. Saya katakan. Selain itu tokoh-tokoh nasional seperti H Agus Salim dan Achmad Subarjo mengaku pernah menjadi penganut theosofi. pimpinan International Crisis Center. atau si CT pemilik stasiun televisi T. Palembang. atau si AB pemilik televisi O. Makasar dan sebagainya. Penganut faham nasionalisme yang pernah menjadi komprador pemerintah pendudukan Jepang. Di Indonesia gerakan ini berhasil membangun beberapa loji (loge) atau tempat perkumpulan seperti di Jakarta. salah besar. Orang-orang yang merancang simbol “burung Garuda” sebagai simbol negara adalah Sultan Hamid II. si DI pemilik jaringan koran terbesar di Indonesia J. ia homoseks. dimana tidak ada batasnya bagi orang yang miskin. Sydney Jones adalah agen Mossad/CIA. Alwi Shihab. seniman terkenal Raden Saleh. Medan. gerakan mason ini dimaksudkan untuk mengendalikan kalangan elit goyim (non-Yahudi) sehingga secara tidak sadar bekerja untuk mewujudkan misi Yahudi menguasai dunia. Aku menyelam lama sekali di dalam dunia kebatinan ini. karena itu aku boleh memasuki peti harta ini. Sedangkan Presiden Soekarno yang menetapkan simbol “burung Garuda” sebagai lambang negara juga berada dalam pengaruh Fremasonry melalui ayahnya yang merupakan anggota Perhimpunan Theosofi Surabaya. boleh bertaruh dengan menjilat pantat. "Untung tidak jadi. Namun pembangunan loji di Pekalongan gagal karena resistensi masyarakat setempat yang menolak adanya ritual pemujaan setan yang dilakukan di loji. Di antara mereka adalah Nurcholis Madjid. Mereka tidak lebih dari "high paid professional". seniman/sastrawan dan kalangan intektual lainnya. Padahal. Beberapa figur terkemuka yang terpengaruh dengan gerakan tersebut adalah Pangeran Ario Notodirodjo.pengusaha. Meyer Lansky dan David Rockefeller para pemilik Resort International. Baron Edmond de Rothschild. memenjarakan tokoh-tokoh Islam dan mengkhianati rakyat Aceh ini mengatakan: "Kami mempunyai sebuah perpustakaan yang besar di Surabaya yang diselenggarakan oleh perkumpulan Theosofi. Sultan Pontianak Abdul Rahman. Bapakku seorang theosof. Buah pikiran mereka menjadi buah pikiranku. Kembali ke soal lambang “burung Garuda”. Sebagaimana telah disebutkan dalam Protocol Zion. Dalam sebuah wawancara dengan Tabloid Opini Sydney mengaku pernah berhubungan serius dengan seorang pria dan nyaris menikah. keluarga Pakualaman dan Hamengkobuwono dll. . Gunawan Muhammad. beberapa tokoh Islam Liberal dan sosial demokrat ramai-ramai melakukan demonstrasi mendukung Sydney Jones. Dan di sana aku bertemu dengan orang-orang besar. Pengaruh yahudi juga sangat terasa di kalangan Islam Liberal dan kalangan sosial demokrat Indonesia." Saat ini pengaruh yahudi sangat kuat terasa di balik fenomena homonisasi dan pornografi serta pornoaksi yang banyak didorong oleh media massa nasional. dicekal oleh pemerintah Indonesia semasa pemerintahan Presiden Megawati. sebagaimana Donald Trump menjadi profesional bayaran dari Tibor Rosenbaum. kesetaraan gender dan sebagainya. DR Sutomo dan Raden Adipati Tirto Kusumo yang ketiganya adalah ketua perkumpulan Boedi Utomo. Cita-cita mereka adalah pendirian dasarku. Dan sebagaimana tipikal orang yahudi. Ketika Sydney Jones. Moral Rearmemant Movement (MRM) dan Ancient Mystical Organization of Ancient Mystical Organization of Sucen Cruiser (Amorc) dan sebagainya. Gerakan ini berhasil memikat kalangan elit di Indonesia karena mengajarkan nilai-nilai idealisme seperti kebebasan. Surabaya. Banda Aceh. T Mulya Lubis dll." katanya. Ketiganya adalah pengikut gerakan Vrijmeselarij dan Theosofi. Padang. ilmuwan. Ki Hajar Dewantoro dan Muhammad Yamin. Gerakan tersebut selanjutnya berkembang menjadi beberapa cabang seperti Himpunan Theosofi. kemanusiaan. satu jaringan hotel dan tempat hiburan terbesar di dunia. terutama televisi. Anda mungkin mengira si SP adalah pemilik stasiun televisi M dan koran M. Semarang. William Mellon Hitchcock.