Anda di halaman 1dari 17

BAB I

PENDAHULUAN

Berbicara mengenai manusia pada hakikatnya adalah salah satu ciptaan Allah yang
diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna. Berbeda dengan makhluk lainnya
manusia mempunyai kelebihan dibanding dengan makhluk hidup lainnya, manusia memiliki
akal yang tidak dimiliki makhluk ciptaan Allah yang lain. Berbeda dengan hewan, manusia
dibekali akal yang membuat mereka dapat membedakan mana hal-hal yang baik dan mana
hal yang buruk. Manusia dapat memilih dan memilah antara yang hak dan bathil. Manusia
juga dibekali dengan adanya nafsu, namun berbeda dengan hewan, manusia dapat
mengendalikan nafsunya tadi melalui adanya akal yang diberikan oleh Allah SWT.
Allah menciptakan manusia melalui segumpal tanah liat, dari ciptaan tersebut pertama
kali Allah menciptaakan Nabi Adam As sebagai manusia pertama di alam semesta ini.
Kemudian Allah menciptaka Siti Hawa untuk mendampingi Nabi Adam sebagai istrinya dari
tulang rusuk Nabi Adam. Adam dan Hawa hidup di surga namun karena sebuah kesalahan
atas hasutan setan maka dilemparkanlah mereka oleh Allah SWT ke muka bumi. Dan dari
sinilah Adam dan Hawa memulai kehidupan yang sebenarnya hingga mereka mempunyai
keturunan, dan keturunan mereka terus berkembang biak dari zaman-zaman kenabian hingga
zaman modern seperti sekarang ini. Semua manusia yang ada di muka bumi ini adalah
keturunan dari Nabi Adam dan Siti Hawa yang terus menghasilkan keturunan hingga hari
kiamat nanti.
Di zaman modern yang berkembang ini manusia adalah motor kehidupan yang
merancaang berbagai aspek tata kelola kehidupan di bumi. Sebagai makhluk yang berakal
manusia dapat menciptakan berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menunjang
berbagai kemajuan di muka bumi, dari yang dimulai dengan masih gersangnya bumi pada
zaman Nabi Adam dan sampai zaman ini hingga bumi sudah penuh dengan gedung-gedung
pencakar langit yang diciptakan oleh manusia. Teknologi-teknologi yang sudah diciptakan
membuat manusia seakan tanpa batas untus menjelajahi kehidupan ini. Namun, banyak
manusia yang sudah melupakan kodratnya bahwa sesungguhnya ia adalah ciptaan Allah dan
mereka diciptakan untuk bertaqwa kepada Allah.

BAB II PERMASALAHAN 1 2 3 Apa arti hakikat manusia secara umum? Bagaimana hakikat manusia menurut berbagai pandangan aspek kehidupan? Bagaimana hakikat manusia menurut Islam? .

Banyak argumen tentang apa yang dimaksud manusia . tetapi mengamati apa yg ada di luar penginderaan dan menyimpulkan penyebab dari akibat. luas dan dalam atas lingkungannya sendiri.BAB III PEMBAHASAN A HAKIKAT MANUSIA SECARA UMUM Secara umum. Ia tidak tetap tinggal pada permukaan serba-indera dan akibat saja. menyingkap rahasia yg tersembunyi dari pengamatan. ia memahami aktualitas dunia eksternal. Manusia adalah kemauan bebas. serta terus menerus melakukan campur tangan pada dan bertindak atas rangkaian deterministis ini. Ia mendapat pegangan yg benar. Kesadaran dalam arti bahwa melalui daya refleksi yg menakjubkan. yaitu diantara semua makhluk natural dan supranatural. manusia merupakan salah satu jenis makhluk yang sudah ribuan abad lamanya yang menghuni di muka bumi . telah memberinya suatu kualitas seperti Tuhan  Manusia adalah makhluk yang sadar. kebebasan dan pilihan. . Kesadaran adalah suatu zat yg lebih mulia daripada eksistensi. dan mampu menganalisa masing-masing realita dan peristiwa. Inilah kekuatannya yg luar biasa dan tidak dapat dijelaskan : kemauan dalam arti bahwa kemanusiaan telah masuk ke dalam rantai kausalitas sebagai sumber utama yg bebas – kepadanya dunia alam –world of nature–. Ini adalah kualitasnya yg paling menonjol. sejarah dan masyarakat sepenuhnya bergantung. ke dalam waktu yg tidak dihadirinya secara objektif. sehingga pengertian manusia diartikan banyak oleh masyarakat umum. Dua determinasi eksistensial. Berikut pengertian manusia dengan berbagai pendapat : Manusia adalah makhluk utama. manusia mempunyai jiwa bebas dan hakikat yg mulia. Dengan demikian ia melewati batas penginderaannya dan memperpanjang ikatan waktunya sampai ke masa lampau dan masa mendatang.

Dengan ini berarti ia tidak pernah puas dengan apa yg ada. Di sinilah timbul pertanyaan penting mengenai nilai. mengetahui dan menilai dirinya. membuat dan mencipta dalam alam  jasmaniah dan ruhaniah. perilaku. Idealisme tidak memberikan kesempatan untuk puas di dalam pagar-pagar kokoh realita yg ada. Nilai terdiri dari ikatan yg ada antara manusia dan setiap gejala. Ikatan ini mungkin dapat disebut ikatan suci. ikut campur dalam alam yg independen. sehingga dapat membedakan yang mana yang baik dan mana yang buruk. mewujudkan. dan sebagai suatu penciptaan atau sebagai suatu gejala yg bersifat istimewa dan mulia. Ia memiliki kemauan. Kekuatan inilah yg selalu memaksa manusia untuk merenung. Kekuatan ini memberinya suatu keterlibatan dan tanggung jawab yg tidak akan punya arti kalau tidak dinyatakan dengan mengacu pada sistem  nilai. memberinya  perluasan dan kedalaman eksistensial yg tak terbatas. Manusia adalah makhluk yg sadar diri. ia mampu  mempelajari. karena ia dihormati dan dipuja begitu rupa sehingga orang merasa rela untuk membaktikan atau mengorbankan kehidupan  mereka demi ikatan ini. tetapi berjuang untuk mengubahnya menjadi apa yg seharusnya. Maka . dan menempatkannya di samping Tuhan. Manusia adalah makhluk moral. secara umum manusia merupakan makhluk hidup yang mempunyai akal pikiran dan hati nurani. Manusia adalah makhluk idealis. Hal ini menyebabkan manusia memiliki kekuatan ajaib-semu –quasi-miracolous– yg memberinya kemampuan untuk melewati parameter alami dari eksistensi dirinya. Manusia adalah makhluk utama dalam dunia alami. Ini berarti bahwa ia adalah satu-satuna makhluk hidup yg mempunyai pengetahuan atas kehadirannya sendiri . perbuatan atau dimana suatu motif yg lebih tinggi daripada motif manfaat timbul. menemukan. mempunyai esensi uniknya sendiri. memiliki kekuatan untuk memilih dan mempunyai andil dalam menciptakan gaya hidup melawan kehidupan alami. pemuja yg ideal. manganalisis. Aspek kreatif tingkah lakunya ini memisahkan dirinya secara keseluruhan dari alam. menyelidiki. Manusia juga makhluk hidup yang paling sempurna di muka bumi ini baik dari sistem tubuhnya maupun dari koordinasi dalam hidup kesehariannya . Idealisme adalah faktor utama dalam pergerakan dan evolusi manusia. Manusia adalah makhluk kreatif. dan menempatkannya pada suatu posisi untuk menikmati apa yg belum diberikan alam.

Kreasionisme Menurut Kreasionisme . alam semesta adalah sebagai hasil dari ciptaan suatu Creative Cause atau Personality yang kita sebut sebagai Tuhan YME (J. tetapi sekaligus sadar tentang pemiirannya. 2. Manusia sebagai kesatuan Badan-Roh Masalah lain yang ditanyakan dan dipikirkan manusia khususnya oleh para filsuf yakni berkenaan dengan struktur metafisik manusia. dan paham yang menyatakan bahwa manusia adalah kesatuan badan-roh (catatan: terhadap paham ini belum ada sebutan aliran yang digunakan sebagai predikatnya). Aspek apakah yang esensial pada diri manusia itu. Terdapat dua pandangan filsafat yang berbeda tentang asal-usul alam semesta. 1968). hukum kualitas . melainkan ada dengan sendirinya. atau benda. Dualisme. alam semesta menjadi ada bukan karena diciptakan oleh sang pencipta atau prima causa. hukum sebab-akibat atau . yaitu: 1. Gagasan para penganut Materialisme. Materialisme. ia mampu membedakan dirinya dengan segala sesuatu yang ada diluar dirinya (objek) selain itu manusia bukan saja mampu berpikir tentang diri dan alam sekitarnya. Idealisme. Manusia sebagai makhluk Tuhan Manusia adalah subjek yang memiliki kesadaran (consciousness) dan penyadaran diri (self-awarness). manusia adalah subjek yang menyadari keber-ada-annya. 2. Manusia merupakan bagian dari alam semesta sehingga manusia tidak berbeda dari hukum alam. Karena itu alam semesta atau realitas ini tiada lain adalah serba materi. Karena itu. yaitu Materialisme.B HAKIKAT MANUSIA MENURUT BERBAGAI PANDANGAN ASPEK KEHIDUPAN 1. seba zat. badannya ataukah jiwa/rohaninya? Terdapat empat paham mengenai jawaban atas permasalahan tersebut.Donal Butler. seperti Julien de La Metrrie dan Ludwig Freuerbach bertolak dari realita sebagaimana dapat diketahui melalui pengalaman diri atau observasi.Evolusionisme Menurut Evolusionisme . alam semesta berkembang dari alam itu sendiri sebagai hasil evolusi.

namun menurut nya jiwa mempunyai kedudukan lebih tinggi daripada badan. yaitu badan dan jiwa maka keduanya tidak terdapat hubungan saling mempengaruhi. Dualisme. kemampuan berpikirnya. Dalam hidup bersama dengan sesamanya . Contohnya. Kesadaran manusia akan dirinya sendiri merupakan perwujudan individualitas manusia. Bertolak belakang dengan pandangan diatas. tulang. cita-citanya.A van Peursen (1982) mengemukakan paham lain yang secara tegas bersifat dualistik yakni pandangan dari Rene Descartes. 4. urat syaraf). Sekalipun Plato tidak begitu saja mengingkari aspek badan. menurut penganut idealism bahwa esensi diri manusia adalah jiwanya atau spiritnya atau rohaninya. jiwa berperan sebagai pemimpin badan. Segala hal yang bersifat kejiwaan. jika jiwa sedih maka secara parallel badanpun tampak murung atau menangis. Menurut Descartes esensi diri manusia terdiri atas dua substansi. setiap manusia mempunyai perbedaan sehingga bersifat unik. Manusia sebagai Makhluk Sosial Manusia adalah makhluk individual. Dalam uraian diatas tampak adanya dua pandangan yang bertolak belakang.stimulus-respons. jiwalah yang mempengaruhi badan karena itu badan mempunyai ketergantungan kepada jiwa. namun demikian setiap peristiwa kejiwaan selalu parallel dengan peristiwa bedaniah atau sebaliknya. 3. Perbedaan ini baik berkenaan dengan postur tubuhnya. Dalam hubungannya dengan badan. Hal ini dianut oleh Plato. Manusia hidup dalam keterpautan dengan sesamanya. namun demikian ia tidak hidup sendirian. Manusia sebagai hasil puncak mata rantai evolusi alam semesta sehingga mekanisme tingkah lakunya (stimulus-respon) semakin efektif. tak mungkin hidup sendirian dan tidak pula hidup hanya untuk dirinya sendiri. spiritual atau rohaniah pada manusia dipandang sebagai resonansi saja dari berfungsinya badan atau organ tubuh. Manusia sebagai individu atau sebagai pribadi merupakan kenyataan yang paling riil dalam kesadaran manusia. Pandangan pihak pertama bersifat monis-materials. Manusia sebagai Makhluk Individu Sebagaimana Anda alami bahwa manusia menyadari keberadaan dirinya sendiri. sedangkan pandangan pihak kedua bersifat monis-spiritualis. C. Sebagai individu. terdiri atas zat (daging. minat dan bakatnya. badan tanpa jiwa tiada memiliki daya. dunianya. Manusia adalah apa yang Nampak dalam wujudnya. Idealisme. Jiwa adalah asas primer yang menggerakkan semua aktivitas manusia.

Menurut Immanuel Kant. E. Frost Jr. Hal ini terdapat pada manusia manapun. mereka juga mempunyai dunia bersama dan tujuan hidup bersama dengan sesamanya. dan membudaya. manusia memiliki aspek kesusilaan karena pada manusia terdapat rasio praktis yang memberikan perintah mutlak (categorical imperative).A Van der Weij. 7. Disamping itu. bahkan hakikatnya meliputi perbuatan manusia itu sendiri. baik dalm rentang waktu (dulu-sekarang-akan datang) maupun dalam rentang geografis diamana manusia berada. Manusia sebagai Makhluk Susila Dalam uraian terdahulu telah dikemukakan bahwa manusia sadar akan diri dan lingkungannya. kebudayaan bertautan dengan kehidupan manusia sepenuhnya. serta punya potensi untuk berbuat baik. 1957.. berkehendak bebas. 1957). Manusia sebagai Makhluk Beragama Aspek keberagamaan merupakan salah satu karakteristik esensial eksistensi manusia yang terungkap dalam bentuk pengakuan atau keyakinan akan kebenaran suatu agama yang diwujudkan dalam sikap dan perilaku. Keberagamaan menyiratkan adanya pengakuan dan pelaksanaan yang sungguh atas suatu agama. (S. A . kebudayaan menyangkut sesuatu yang nampak dalam bidang eksistensi setiap manusia. Manusia tidak terlepas dari kebudayaan.(bermasyarakat) setiap individu menempati kedudukan (status) tertentu. Berbicara tentang kebudayaan adalah berbicara tentang manusia itu sendiri. bertanggung jawab. bahkan manusia itu baru menjadi manusia karena dan kebudayaan bersama kebudayaannya (C. P. Kebudayaan bukan sesuatu yang ada diluar manusia. Selain adanya kesadaran diri. Contoh: jika kita meminjam barang milik orang lain maka ada perintah yang mewajibkan untuk mengembalikan barang pinjaman tersebut. Karena itulah eksistensi manusia memiliki aspek kesusilaan. 6. hidup berbudaya. 5. Melalui hidup dengan sesamanyalah manusia akan dapat mengukuhkan eksistensinya. . 1988). Manusia sebagai Makhluk Berbudaya Manusia memiliki inisiatif dan kreatif dalam menciptakan kebudayaan. setiap individu mempunyai dunia dan tujuan hidupnya masing-masing. Van Peursen. terdapat pula kesadaran sosial pada manusia. mempunyai potensi dan kemampuan untuk berpikir.

Hidup bagi manusia bukan sekedar hidup sebagaimana hidupnya tumbuhan atau hewan. Hal ini baik berkenaan dengan individu. sistem peribadatan maupun berkenaan dengan sistem keyakinannya. Melalui pendidikan hak asasi diupayakan agar diperoleh setiap individu. yaitu upaya memanusiakan manusia atau upaya membantu manusia agar mampu mewujudkan diri sesuai dengan martabat kemanusiaan. hubungan manusia dengan manusia serta hubungan manusia dengan alam. Ia memperoleh kejelasan tentang dasar hidupnya. Dilain pihak. . Hak hidup bagi manusia mengimplikasikan hak untuk mendapatkan pendidikan. Sebab hak asasi manusia diinjak-injak oleh penguasa pemerintahan monarki dan absolutisme. 8. Manusia hidup beragama karena agama menyangkut menyangkut masalah-masalah yang bersifat mutlak maka pelaksanaan keberagamaan akan tampak dalam kehidupan sesuai agama yang dianut masing-masing individu. manusia memiliki potensi untuk mampu beriman dan bertaqwa beriman dan bertaqwa kepada kepada Tuhan YME. tata cara hidup dalam berbagai aspek kehidupannya. Hal ini baik berkenaan dengan sistem keyakinannya. dan menjadi jelas pula apa yang menjadi tujuan hidupnya. melainkan hidup sebagai manusia. Manusia sebagai Makhluk Berpendidikan Pendidikan adalah humanisasi. sistem peribadatan maupun berkenanaan dengan pelaksanaan tata kaidah yang mengatur hubungan manusia dengan Tuhannya. Dalam keberagamaan ini manusia akan merasakan hidupnya menjadi bermakna. dan telah menggelar tanda-tanda di alam semesta untuk dipikirkan oleh manusia agar (sehingga) manusia beriman dan beryaqwa kepadanya. Tuhan pun telah menurunkan wahyu melalui utusan-utusannya. Sebab manusia menjadi manusia yang sebenarnya jika ia mampu merealisasikan hakikatnya secara total maka pendidikan hendaknya merupakan upaya yang dilaksanakan secara sadar dengan bertitik tolak pada asumsi tentang hakikat manusia.Seperti telah kita maklumi dari uraian terdahulu.

C HAKIKAT MANUSIA MENURUT ISLAM A Asal Mula Manusia Jika kita berdebat tentang asal mula manusia. Homo erectus d. dan lemah. Homo habilis c. Maka. rapuh. 'Sesungguhnya. yang tidak lain adalah jenis kera purba yang telah punah. Berikut pembahasan mengenai asal mula manusia 1 Teori Asal Mula Manusia menurut Charles Darwin Pernyataan Darwin mendukung bahwa manusia modern berevolusi dari sejenis makhluk yang mirip kera.s. Australophithecines b. 2 dan tegap. sementara yang lain lebih kecil. yang berarti "kera dari selatan". dinyatakan bahwa terdapat beberapa bentuk peralihan antara manusia modern dan nenek moyangnya. Homo sapiens Genus yang dianggap sebagai nenek moyang manusia yang mirip kera tersebut oleh evolusionis digolongkan sebagai Australopithecus. Australophitecus. Selama proses evolusi tanpa bukti ini yang diduga telah dimulai dari 5 atau 6 juta tahun yang lalu. ditemukan dalam berbagai bentuk. kuat. Ditetapkanlah empat kelompok dasar sebagai berikut di bawah ini : a. maka yang terpikir pertama kali dipikiran adalah teori evolusi Charles Darwin.. merencanakan penciptaan manusia. kejadian itu diabadikan : ".Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat. Di dalam Al-Quran. dijelaskan bahwa manusia pertama adalah Nabi Adam a. Asal Mula Manusia berdasarkan Al-Qur'an (Nabi Adam a. Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. ketika Allah mulai membuat “cerita” tentang asal-usul manusia. sedangkan dalam kitab suci umat Islam yaitu Al-Qur'an. Dalam teori evolusi Charles Darwin dijelaskan bahwa manusia pertama adalah kera. Malaikat Jibril seolah khawatir karena takut manusia akan berbuat kerusakan di muka bumi. Beberapa dari mereka lebih besar.s) Saat Allah Swt. apabila Aku telah ..

yang menyebabkan kamu termasuk orangorang yang zalim. Allah berfirman: "Bukankah sudah Ku-katakan kepadamu. maka Allah menerima taubatnya. dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan" (Surat Al Baqarah 36) Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya. sementara iblis tetap dalam kesombongannya dengan tidak melaksanakan firman Allah." maka sujudlah mereka kecuali Iblis. Baca Surat Al-Baqarah Ayat 33-40 : Allah berfirman: "Hai Adam. namun Iblis menggoda mereka sehingga terjebaklah Adam dan Hawa dalam kondisi yang menakutkan. dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan)Ku. diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini. Al Hijr: 28-29). niscaya . namun Adam dan Hawa menetap dibumi. maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud" (QS. ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir. (Surat Al Baqarah Ayat 34) Dan Kami berfirman: "Hai Adam. Kemudian Allah menciptakan Hawa sebagi teman hidup Adam. Taubat mereka diterima oleh Allah. Allah berpesan pada Adam dan Hawa untuk tidak mendekati salah satu buah di surga. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang ( Surat Al Baqarah Ayat 37) Kami berfirman: "Turunlah kamu semuanya dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu. (Surat Al Baqarah Ayat 35) Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman: "Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain. Firman inilah yang membuat malaikat bersujud kepada manusia. bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?" (Surat Al Baqarah Ayat 33) Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam. Allah menghukum Adam dan Hawa sehingga diturunkan kebumi dan pada akhirnya Adam dan Hawa bertaubat. dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai. Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama-nama benda itu. Karena kesombongan tersebut Iblis menjadi makhluk paling celaka dan sudah dipastikan masuk neraka.menyempurnakan kejadiannya. dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi. beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini". Inilah dosa yang pertama kali dilakukan oleh makhluk Allah yaitu kesombongan. maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku. dan janganlah kamu dekati pohon ini.

tidak ada kekhawatiran atas mereka. dfan memikul amanah (al-ahzar : 72). mereka itu penghuni neraka. seperti asalnya dari tanah liat. atau lempung kering (al-hijr : 33 . ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu. Melalui pernikahannya dengan Hawa. niscaya Aku penuhi janji-Ku kepadamu. ( Surat Al Baqarah Ayat 39) Hai Bani Israil. Adam melahirkan keturunan yang menyebar ke berbagai benua diseluruh penjuru bumi. salah satunya al-kahfi : innama anaa basyarun mitlukum (sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu). Insan adalah makhluk yang menjadi (becoming) dan terus 3 bergerak maju ke arah kesempurnaan. seperti al-zumar : 27 walakad dlarabna linnaasi fii haadzal quraani min kulli matsal (sesungguhnya telah kami buatkan bagi manusia dalam al-Quran ini setiap macam . al-ruum : 20). Dari Adam inilah cikal bakal manusia diseluruh permukaan bumi. dan tidak (pula) mereka bersedih hati". dan penuhilah janjimu kepada-Ku. untuk menghuni dan memelihara bumi yang Allah ciptakan. gunung. yaitu allamal insaana maa lam ya’ (dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya). gurun pasir dan wilayah lainnya. mereka kekal di dalamnya. Inilah keunikan manusia yang Allah ciptakan untuk menjadi penguasa didunia. seperti berikut : 1 Kata al-basyar dalam al-Quran disebutkan sebanyak 37 kali.s adalah manusia pertama sesuai dengan apa yang ada dalam Al-Quran. Kata al-basyar selalu dihubungkan pada sifat biologis manusia. Hal ini dijelaskan dalam firman Allah SWT yang berbunyi: Demikianlah dua pendapat tentang asal mula manusia. menempati lembah. ( Surat Al Baqarah Ayat 38) Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami. Kata al-insan dalam al-Quran disebutkan sebanyak 65 kali. Tentang siapa sebenarnya manusia pertama di bumi. Kata an-nas dalam al-Qur’an disebutkan sebanyak 240 kali. B Makna Manusia Dalam Al-Qur’an Dalam al-Quran makna manusia ditegaskan dengan beberapa istilah. dan hanya kepada-Ku-lah kamu harus takut (tunduk) ( Surat Al Baqarah Ayat 40) Adam adalah ciptaan Allah yang memiliki akal sehingga memiliki kecerdasan. bisa menerima ilmu pengetahuan dan bisa mengatur kehidupan sendiri. Kata al-insan selalu dihubungkan pada sifat psikologis atau spiritual manusia sebagai makhluk yang berpikir. diantaranya (al-alaq : 5). 2 serta manusia butuh makan dan minum (al-mu’minuum : 33). diberi ilmu. mugkin kami lebih memilih bahwa Nabi Adam a.

Ibnu sina yang terkenal dengan filsafat jiwanya menjelaskan bahwa manusia adalah makhluk sosial dan sekaligus makhluk ekonomi. Allah SWT menciptakan dunia bukan untuk bermain-main ataupun disia-siakan. baik yang menyangkut hubungan manusia dengan tuhan. Jiwa. Fungsinya hanya untuk menghidupkan 3 jasmani saja. dan sosial. Sebenarnya manusia itu terdiri dari 3 unsur yaitu : 1 Jasmani. Beribadah yang sempurna dari seorang manusia adalah menjadikan dirinya sebagai khalifah Allah di muka bumi dengan mengelola alam semesta. Terbuat dari cahaya (nur). angin. Manusia adalah makhluk sosial untuk menyempurnakan jiwa manusia demi kebaikan hidupnya. Allah SWT menegaskan hal ini dalam salah satu firman-Nya : (QS. karena manusia tidak hidup dengan baik tanpa ada orang lain. kapur. Keimanan dan tindakan manusia diuji oleh Allah SWT di dunia agar kelak mendapatkan balasan yang setimpal di akhirat. Manusia diharapkan Allah SWT untuk selalu beribadah dan bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Hal ini dijelaskan di dalam al-Qur’an Surat az-Dzariyat ayat 56 : Pengertian beribadah kepada Allah tidak bisa diartikan secara sempit. C Tujuan Penciptaan Manusia Tujuan penciptaan manusia adalah semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT. Kata an-nas menunjuk pada semua manusia sebagai makhluk sosial. Terdiri dari air. Dengan kata lain manusia baru bisa mencapai kepuasan dan memenuhi segala kepuasannya bila hidup berkumpul bersama manusia. D Fungsi dan Peran Manusia Kehadiran manusia di bumi ini. dengan hanya membayangkan aspek ritual yang tercermin dalam shalat saja. Al-Isra : 70) . 2 Ruh. Manusia memiliki fitrah dalam arti potensi yaitu kelengkapan yang diberikan pada saat dilahirkan ke dunia. api dan tanah. maupun manusia dengan manusia. Sehingga manusia tidak mempunyai dalih untuk tidak mengimani-Nya. melainkan terdapat tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan Allah SWT di dalamnya.perumpamaan). menurut pandangan Islam adalah sebagai makhluk yang paling mulia dibandingkan makhluk lainnya. Potensi yang dimiliki manusia dapat di kelompokkan pada dua hal yaitu potensi fisik dan potensi rohania. Beribadah berarti ketundukan manusia dalam hukum Allah dalam menjalankan kehidupan di muka bumi. psikologis. Dengan demikian Al-Quran memandang manusia sebagai makhluk biologis.

Belajar 2. serta pertanggung jawabannya pada 3 instansi yaitu pada diri sendiri. laut. Al-baqarah : 30) Melalui posisi khalifah inilah." (QS. Ingatlah. pada masyarakat. al-Isra' [17]: 70) Kemuliaan tersebut semakin mantap lagi dengan diberikannya gelar khalifah (mandataris) Allah di bumi kepada mereka. Mengajarkan ilmu 3. Kami angkut mereka didaratan dan di lautan. dasarnya manusia merupakan hamba Allah yang diangkat dan dimuliakan sebagai khalifah di muka bumi. baik yang ada di darat. Semua kekayaan alam. Membudayakan ilmu Oleh karena itu semua yang dilakukan harus untuk kebersamaan sesama ummat manusia dan hamba Allah. Jadi. Jika khalifah diartikan sebagai penerus ajaran Allah. sehingga .Dan sesungguhnya Kami muliakan anak-anak Adam.. Sebagai khalifah. manusia bertugas untuk memakmurkan bumi. ketika Allah berfirman kepada para malaikat : (QS. Kami berikan mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyak makhluk yang telah Kami ciptakan. E Hakikat Manusia Menurut Pandangan Islam Manusia perlu mengenali hakikat dirinya.". maka peran yang hendaknya dilakukan seorang khalifah sebagaimana yang ditetapkan oleh Allah di antaranya adalah: 1.. agar akal yang digunakannya untuk menguasai alam dan jagad raya yang maha luas dikendalikan oleh iman. dan sebagai hamba. manusia diberi kewenangan untuk mengatur dan memimpin kehidupan dunia dan seisinya. dan pada Allah SWT. bahkan udara semuanya dipersiapkan untuk manusia.

kemudian dari setetes air mani menjadi segumpal darah.” Firman tersebut menjelaskan pada manusia tentang asal muasal dirinya. sedang alam akhirat merupakan ciptaan yang ghaib. setiap manusia dari individu memiliki jati diri masing – masing. Alam ciptaan meupakan alam nyata yang konkrit. kecuali Allah SWT yang bersifat ghaib bukan ciptaan.S. merupakan satu diri individu yang berbeda dengan yang lain. yang dimulai dari setetes air mani yang dipertemukan dengan sel telur di dalam rahim. Firman Allah SWT mengenai penciptaan manusia dalam Q. Hakikat pertama ini berlaku umum bagi seluruh jagat raya dan isinya yang bersifat baru.mampu mengenali ke-Maha Pekasaan Allah dalam mencipta dan mengendalikan kehidupan ciptaanNya. sedang istrinya diciptakan dari satu bagian tubuh suaminya. Berikut adalah hakikat manusia menurut pandangan Islam: 1 Manusia adalah Makhluk Ciptaan Allah SWT. Setelah itu semua manusia berikutnya diciptakan melalui perantaraan seorang ibu dan dari seorang ayah. bahwa hanya manusia pertama Nabi Adam AS yang diciptakan langsung dari tanah. menjadi segumpal daging yang diberi bentuk dan yang tidak berbentuk. Setiap individu mengalami perkembangan dan berusah untuk . Kemanunggalan tubuh dan jiwa yang diciptakan Allah SWT . Dalam memahami ayat-ayat Allah dalam kesadaran akan hakikat dirinya. Al-Hajj ayat 5 : ‫فانا خلقناكم من تراب ثم من نطفة ثم من علقة ثم من مضغة مخلقة وغير مخلقة لنبين لكم‬ “Sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah. yang ada karena adanya sendiri. sebagai ciptaan Allah SWT di luar alam yang disebut akhirat. 2 Kemandirian dan Kebersamaan (Individualitas dan Sosialita). Jati diri tersebut merupakan aspek dari fisik dan psikis di dalam kesatuan. manusia menjadi mampu memberi arti dan makna hidupnya. yang harus diisi dengan patuh dan taat pada perintah-perintah dan berusaha menjauhi larangan-larangan Allah. untuk Kami perlihatkan kekuasaan Tuhanmu.

Firman Allah dalam Q. untuk memungkinkannya menjalin hubungan manusiawi yang efektif.S.mengenali jati dirinya sehingga mereka menyadari bahwa jati diri mereka berbeda dengan yang lain. sebagai hubungan yang disukai dan diridhai Allah SWT. diantara hadist tersebut mengatakan: “Seorang dari kamu tidak beriman sebelum mencintai kawannya seperti mencintai dirinya sendiri” (Diriwayatkan oleh Bukhari) “Senyummu kepada kawan adalah sedekah” (Diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dan Baihaqi) Kebersamaan (sosialitas) hanya akan terwujud jika dalam keterhubungan itu manusia mampu saling menempatkan sebagai subyek. . Selain itu manusia merupakan suatu kaum (masyarakat) dalam menjalani hidup bersama dan berhadapan dengan kaum (masyarakat) yang lain. Di dalam sabda Rasulullah SAW menjelaskan petunjuk tentang cara mewujudkan sosialitas yang diridhoiNya. Manusia dalam perspektif agama Islam juga harus menyadari bahwa pemeluk agama Islam adalah bersaudara satu dengan yang lain. ternyata diantaranya terdapat manusia yang mampu mensyukurinya dan menjadi beriman. 3 Manusia Merupakan Makhluk yang Terbatas. Al-A’raf 189: “Dialah yang menciptakanmu dari satu diri” Firman tersebut jelas menyatakan bahwa sebagai satu diri (individu) dalam merealisasikan dirinya melalui kehidupan.

yang sebagai perbuatan syirik dan kufur hanya akan mengantarkannya menjadi makhluk yang terkutuk dan dimurkaiNya. kepatuhan dan ketundukan pada kebenaran dan keadilan. Firman Allah Q. Bersaksi akan menjadi manusia yang bertaqwa pada Allah SWT. baik sebagai satu diri (individu) maupun sebagai makhluk sosial. ketundukan. 4 Manusia sebagai Hamba Allah SWT Makna yang esensial dari kata abd’ (hamba) adalah ketaatan. Tanggung jawab yang paling asasi sudah dipikulkan ke pundak manusia pada saat berada dalam proses penciptaan setiap anak cucu Adam berupa janji atau kesaksian akan menjalani hidup di dalam fitrah beragama tauhid. Oleh karena itu.S.Manusia memiliki kebebasan dalam mewujudkan diri (self realization).” Kesaksian tersebut merupakan sumpah yang mengikat atau membatasi manusia sebagai individu bahwa didalam kehidupannya tidak akan menyembah selain Allah SWT. terrnyata tidak dapat melepaskan diri dari berbagai keterikatan yang membatasinya. “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab. Manusia tidak bebas menyembah sesuatu selain Allah SWT. dan kepatuhan manusia hanya layak diberikan kepada Allah SWT yang dicerminkan dalam ketaatan. Keterbatasan itu berbentuk tuntutan memikul tanggung jawab yang lebih berat daripada makhluk-makhluk lainnya. “Betul Engkau Tuhan kami dan kami bersaksi. Keterikatan atau keterbatasan itu merupakan hakikat manusia yang melekat dan dibawa sejak manusia diciptakan Allah SWT. dalam al-quran dinyatakan dengan “quu anfusakun waahlikun naran” (jagalah dirimu dan keluargamu dengan iman dari api neraka). . Al-A’raf ayat 172 sebagai berikut: “Dan ingat lah ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian jiwa mereka.

. Kekuasaan yang diberikan manusia bersifat kreatif yang memungkinkan dirinya mengolah serta mendayagunakan apa yang ada di muka bumi untuk kepentingan hidpnya. wakil Allah di muka bumi. Tugas hidup yang di muka bumi ini adalah tugas kekhalifaan. Khalifah berarti wakil atau pengganti yang memegang kekuasaan. yaitu tugas kepemimpinan. Oleh karena itu hidup manusia. Kerja keras yang tiada henti sebab bekerja sebagai seorang muslim adalah membentuk amal saleh. hidup seorang muslim akan dipenuhi dengan amaliah. Manusia menjadi khalifah memegang mandat tuhan untuk mewujud kemakmuran di muka bumi.5 Manusia sebagai Khalifah Allah SWT Manusia diserahi tugas hidup yang merupakan amanat dan harus dipertanggungjawabkan dihadapannya. serta pengolaan dan pemeliharaan alam.