Anda di halaman 1dari 19

Proposal

Studi Kelayakan Bisnis
“Usaha Kacang GDR”

Oleh
Resha Dwi Arisa
Letifa Eka Wahyuni
Laila Jahidatul Falah

1310531068
1310532017
1310532072

Jurusan Akuntansi
Fakultas Ekonomi
Universitas Andalas
2015/2016
BAB I

ASPEK EKONOMI A.Catatan tersebut memperlihatkan bagaimana kondisi ekonomi Sumbar dari tahun ke tahun semakin baik.41 juta. pada tahun 2010 pertumbuhan ekonominya mencapai 5. berbanding lurus dengan angka kemiskinan semakin berkurang.41%. serta sektor industri pengolahan 11.29%. ekonomi Sumbar mulai membaik dengan tingkat pertumbuhan 6. pendidikan dan infrastruktur jalan. Untuk Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB). pertumbuhan ekonomi semakin positif dimana pada triwulan I tahun 2013 berada pada posisi 7.35 persen pada tahun 2012. Sedangkan keempat sector lainnya bila diakumulasikan memberikan kontribusi yang cukup besar yaitu 15.05 juta rupiah.Kondisi ekonomi yang semakin membaik. Pada triwulan IV pasca gempa terjadi. bila dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6.99% turun menjadi 8% pada tahun 2012. Tingkat kemiskinan tahun 2011 tercatat 8. .93% yang termasuk relatif tinggi. secara bertahap mulai membaik dari tahun-tahun sebelumnya. dengan PDRB per kapita sebesar Rp 22.74%.03%. Pertumbuhan ekonomi tersebut ditopang oleh besarnya PDRB Provinsi Sumatera Barat tahun 2010 yang mencapai 87.221. Setelah tiga tahun gempa berlalu.104 triliun. saat itu pertumbuhan ekonomi mencapai 0. Gambaran Perekonomian Secara Umum Secara bertahap perekonomian Sumatera Barat mulai bergerak positif setelah mengalami tekanan akibat dampak gempa bumi tahun 2009 yang melanda kawasan tersebut.254. kesehatan.10%. lalu sektor perdagangan. Tahun berikutnya. telah menurunkan tingkat kemiskinan di provinsi ini dari 8.3%. Selama 2010-2015 banyak perkembangan dan kemajuan di daerah Sumbar yaitu di bidang ekonomi.99% (2011) menjadi 8% (2012). sektor jasa-jasa sebesar 16. Tingginya pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat dalam tiga tahun terakhir. hotel dan restoran sebesar 17. pada tahun 2012 provinsi ini memiliki PDRB mencapai Rp 110.69%. Pertumbuhan ekonomi Sumbar sejak tahun 2010.25 persen.90%.84%. Pada dasarnya besarnya PDRB Sumatera Barat didominasi oleh lima sektor usaha yaitu pertanian yang memberikan kontribusi terhadap PDRB sebesar 23. sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar 15.Kondisi ekonomi pada tahun itu lebih baik dibandingkan tahun 2011 yang hanya sebesar 6.

Intensifikasi pertanian . Membangun dan mengembangkan pusat pertumbuhan ekonomi kota sesuai RTRW 3. Menyusun dan menerapkan SPM. Melakukan sinkronisasi dan koordinasi yang optimal dalam proses perencanaan dan pengendalian pembangunan serta meningkatkan akurasi data dalam setiap proses perencanaan pembangunan 6. Mendorong sistem promosi dan mutasi aparatur yang berbasis kompetensi (the right men on the right job) 7. Mendorong penerapan pelaksanaan tupoksi Kebijakan umum Kota Padang Panjang untuk pencapaian Mengoptimalkan Potensi dan Daya Saing Ekonomi Daerah adalah : 1. Percepatan pertumbuhan sektor tersier 4. Meningkatkan pengawasan preventif untuk pencegahan tindak korupsi 3. Kebijakan Pemerintah Kebijakan umum Kota Padang Panjang untuk pencapaian Memantapkan Tata kelola Pemerintahan yang Amanah dan Anti KKN adalah : 1. membangun dan mengembangkan system dan manajemen pelayanan publik.B. Penegakan perda 5. sarana dan prasarana pendukung aktivitas ekonomi masyarakat 2. Menerapkan sisitem rekrutimen aparatur yang berbasis Teknologi Informasi 8. Optimalisasi pemasaran pariwisata 5. Mengembangkan dan memfasilitasi Diklat yang berbasis kompetensi serta menyusun sistem pemberian remunerasi bagi aparatur untuk menumbuhkan disiplin dan etos kerja 4. Membenahi objek wisata yang telah ada dan mengembangkan objek wisata baru 6. sistem kearsipan dan dokumentasi berbasis TIK serta peningkatan koordinasi penyelenggaraan pemerintahanan 2. Percepatan penyediaan infrastruktur.

Penyempurnaan aturan dan sistem pengelolaan pasar 32. Konsistensi penerapan regulasi perlindungan konsumen . Meningkatkan sarana prasarana produksi IKM unggulan 13. Revitalisasi pasar pusat 31. Memberikan insentif investasi sesuai kewenangan daerah 27. Menyusun Perda tentang investasi 12. Peningkatan mutu produk 10. Mendorong penerapan pola syariah dalam koperasi 22. Mendorong asosiasi/kelompok UMKM untuk mendirikan koperasi 20. Menyiapkan angkatan kerja dengan kompentesi yang dibutuhkan dunia kerja 11. Meningkatkan motivasi pelaku IKM unggulan 14. Meningkatkan pembinaan terhadap koperasi yang telah terbentuk 21. Mengembangkan pola kemitraan antar pelaku usaha 17. Memfasilitasi pelaku UKM sesuai bidang usaha 8. Optimalisasi UPTD pengolahan kulit 23. meningkatkan peran kelembagaan bidang permodalan 18. Penegasan batas kawasan hutan lindung yang berbatasan dengan lokasi industry 9. Meningkatkan peran serta pemerintah.7. masyarakat dan swasta dalam pengembangan kepariwisataan 26. mengoptimalkan fungsi terminal. Meningkatkan peran serta dan fungsi stakeholder dalam pengelolaan PIHP 28. Mengembangkan desain kemasan untuk berbagai produk kemasan 15. Mengembangkan model-model promosi dan mengoptimalkan kerjasama pemasaran 16. Mengintensifkan promosi dan pemasaran produk kulit 25. Penambahan modal BLUD UPTD Pengelolaan Dana Bergulir 19. Peningkatan keterampilan pengrajin dan desain produk kulit 24. memperlancar arus lalulintas orang dan barang 29. Menyediakan sarana prasarana pendukung kawasan perdagangan 30.

62 juta rupiah. laju pertumbuhan ekonomi Kota Padang Panjang tahun 2013 sebesar 6. PDRB perkapita atas dasar harga berlaku tahun 2013 menunjukkan kenaikan dari tahun sebelumnya yaitu dari 24. .31 juta rupiah per orang per bulan. Perkembangan Income Masyarakat Dari tahun ke tahun PDRB Kota Padang Panjang menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan yang disebabkan oleh peningkatan volume produksi maupun harga.72 milyar rupiah. Menyediakan sarana prasarana.62 juta rupiah atau 2.40 juta rupiah menjadi 27. Nilai ini menunjukkan bahwa setiap individu di Kota Padang Panjang punya pendapatan per tahun rata-rata sekitar 27.14 persen mengalami penurunan dibanding-kan tahun 2012 yang mencapai 6. nilai PDRB Kota Padang Panjang atas dasar harga berlaku tahun 2013 sebesar 1.33.347 triliun rupiah dan atas dasar harga kon-stan sebesar 503. Sementara itu. Penyusunan regulasi mengenai pembentukan UPTD kemetrologian 34.24 persen. SDM serta meningkatkan mutu dan olahan produk pertanian C. Secara keseluruhan.

masih sama dengan tahun sebelumnya sektor jasa-jasa dan sektor pengangkutan dan komunikasi merupakan dua sektor yang memberikan kontribusi terbesar terhadap pembentukan PDRB. Seperti terlihat pada grafik di bawah ini: .Dan jika dilihat dari distribusi persentasenya.

000 Rp 6840 461.000.100. Hal ini karena dulu GDR hanya pabrik rumahan yang kecil dengan memperkerjakan karyawan 2-3 orang paling banyak.000 PRICE Rp 67. Berikut data permintaan dan penawaran GDR sepanjang 2010-2014: Permintaan dan Penawaran GDR 2015-2014 TAHUN 2005 2006 2007 2008 PRICE Rp 67.500 Rp 67.Perkembangan Permintaan dan Penawaran Awalnya permintaan GDR memang terbilang sedikit yang diakibatkan beberapa factor diantaranya produksi GDR tidak sebanyak sekarang ini.500. dikarenakan pabrik GDR tersebut sudah pindah ke tempat yang lebih besar dan layak serta banyaknya peminat dari kacang GDR tersebut membuat GDR gencar untuk memproduksi lebih banyak lagi dan memperluas pangsa pasar serta produksi.600.500.000) . Selain itu distribusi GDR juga terbilang sempit karena pangsa pasarnya hanya untuk kawasan sekitar pabrik .000 Rp 4320 291.500 Rp 67.500 Rp 67. Namun sekarang. dan banyak daerah lainnya. sehingga belum banyak yang mengenal produk GDR tersebut.250.500 PENAWARAN QUANTI TY TOTAL (TIM) Rp 3500 236.500 PERMINTAAN QUANTI TY TOTAL (TIM) Rp 2250 151.000) Rp (121.700.D.500 Rp 67.000 Rp 3600 243.875.375.000 Rp 5400 364.000 Rp 6120 413. Akibatnya permintaan dan penawaran terhadap GDR masih terbatas.500 Rp 67. Sehingga permintaan dan penawaran GDR berkembang hingga sekarang.000 KELEBIHAN PERMINTAA N Rp (84.500 Rp 67. Payakumbuh.000) Rp (121.000 Rp 5040 340.500. Di samping itu hal ini juga disebabkan permintaan yang tinggi dari berbagai luar daerah Padang Panjang seperti Solok. Padang.200. Bukittinggi.500.000) Rp (121.

Dapat dilihat bahwa permintaan kacang GDR selalu meningkat setiap tahunnya.100.02 0.350.050.02 KELEBIHAN PERMINTAAN Rp (141.750 Rp 757.910 Rp 859.050 Rp 817.000 Rp 75.838 Rp 1.750 5760 6120 6480 7200 7560 8280 Rp 432.000.000) Rp (139.025 PERTUMBU HAN PERMINTAA N 0.000 Rp 558.000) Rp (108.02 0.000) Rp (135.500 Rp 78.931.592.08 0.08 0.000 Rp 77.030.000.750 7560 7920 8280 9000 9360 10080 Rp 567.000 Rp 697.000.983.000 Rp 595.800.419.000 Rp 77.520 Rp 842.200.839.220.202 Rp 77.850 Rp 953. Dari tahun 2015 hingga 2017 jumlah penawaran masih lebih besar dari pada permintaan sehingga tidak ada kelebihan permintaan sedangkan dari tahun 2018 hingga 2024 jumlah permintaan labih besar dari penawaran sehingga ada kelebihan permintaan.728 PERTUMBU HAN PENAWARA N 0.050.2009 2010 2011 2012 2013 2014 Rp 75.234.456) Rp 23.000 Rp 809.947.08 0.000 Rp 75.765. Perkiraan Selisih Permintaan dan Penawaran Berikut proyeksi permintaan dan penawaran dari tahun 2015 hingga 2024. E.000 Rp 459.750 Rp 78.000 Rp 737.000 Rp 700.386.000.953.500 Rp 78.869.500.000 Rp 75.750 Rp 78. Tabel Selisih Permintaan dan Penawaran GDR 2015-2014 PROYEKSI TAHUN 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 PERMINTAAN Rp 652.000 Rp 502.297 .000) Rp (141.000.02 0.000 Rp 641.000) Dimana 1 TIM itu terdapat 10 Pack dan 1 pack itu terdapat 25 bungkus kecilkecil.794.676.500.700.750.497 Rp 135.000 Rp 825.000) Rp (141.750.000) Rp (139.649 Rp 876.02 0.500.750.000.999.500 Rp 77.722.000 Rp 793.08 PROYEKSI PENAWARAN Rp 793.250) Rp (68.000.342 Rp 893.000 Rp 594.800.454 Rp 882.029.639.470) Rp (24.000 Rp 652.08 0.08 0.500 Rp 77.02 0.000 Rp (135.

311.248.02 0.401.019 .771 0.824 Rp 271.548 Rp 1.209.507 Rp 1.2021 2022 2023 2024 Rp 1.08 0.472 Rp 1.08 0.063.02 0.790 0.297.826.991 Rp 433.325.201.637.08 Rp 911.664.331 Rp 348.02 Rp 200.416.481 Rp 967.112.498.217 Rp 948.683 Rp 930.751.08 0.572.02 0.

331 2023 Rp 348.94 31.220. Berikut data peluang kelebihan permintaan yang akan diisi oleh perusahaan: TAHU N KELEBIHAN PERMINTAAN PELUANG YANG AKAN DIISI 2014 Rp (141.105.794.991 2024 Rp 433.572. PROYEKSI PENJUALAN Proyeksi ini menggunakan metode least square.80 24.000 % PELUANG TERHADAP EXCESS DEMAND 50.000) 2015 Rp (108.498.000 Rp 40. .825 2022 Rp 271. Metode Least Square : Secara umum persamaan garis linier dari analisis time series adalah : Y = a + b X.000 Rp 24.337.000.360.497 2020 Rp 135.BAB II ASPEK PEMASARAN A.67 25.751.983.765.000 Rp 61.750. maka dapat dilihat bahwa dari tahun 2014-2017 lebih banyak penawaran dari pada permintaan sehingga tidak ada kelebihan permintaan.750.839.470) 2017 Rp (24.456) 2018 Rp 23.202 2019 Rp 77.000 Rp 108.225.297 2021 Rp 200.250) 2016 Rp (68.500 Rp 83.96 B.248. Sedangkan dari tahun 2018-2024 terjadi peningkatan permintaan yang melebihi penawaran sehingga perusahaan memiliki peluang untuk mengisi kelebihan permintaan tersebut. PELUANG PASAR YANG AKAN DIISI Berdasarkan jumlah permintaan dan penawaran yang ada.019 Rp 12.55 29.97 30.500.000 Rp 70.93 23.722.

α = (∑У)/n b =(∑Уx)/ ∑x^2 Untuk melakukan perhitungan diperlukan nilai variabel waktu (x).600. Rumus Mencari persamaan garis trendY’ = α+bx.000 Rp -3 X2 81 49 25 9 1 1 9 .000 Rp 432.000 -7 2007 Rp 291.  Untuk n ganjil maka n= 2k+1 X k+1=0  Jarak antara 2 waktu diberi nilai satu satuan Diatas 0 diberi tanda negatif ( . Sedangkan untuk mencari nilai konstanta (a) dan parameter (b) adalah : a = ΣY / N b =(ΣYx)/ΣX2 Metode Least Square (kuadrat terkecil) paling sering digunakan untuk meramalkan penjualan (y).000.Keterangan : Y adalah variabel yang dicari trendnya dan X adalah variabel waktu (tahun).000 Rp 459.200.000.000 -5 2008 2009 2010 2011 Rp 340.) Dibawahnya diberi tanda positif ( + ) Untuk n genap maka n =2k X1/2 [k+(k+1)]=0 Jarak antara 2 waktu diberi nilai dua satuan Diatas 0 diberi tanda negatif ( .000.karena perhitungannya lebih teliti.875. jumlah nilai variable waktu adalah nol atau ∑x=0.000 -9 2006 Rp 243.) Dibawahnya diberi tanda positif ( + ) Berikut langkah-langkah dalam menghitung proyeksi penjualan: TAHU N PENJUALAN (Y) X -1 XY 136687500 0 170100000 0 145800000 0 102060000 0 432000000 1 3 459000000 150660000 2005 Rp 151.

593. penjualan pada tahun 2015-2024 adalah : dapat TABEL PROYEKSI PENJUALAN USAHA KACANG GDR METODE LEAST SQUARE 2015-2024 TAHU N 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 PENJUALAN (Y) Rp 716.197.275.364 Rp 1.000 Rp 769.005.36 Persamaan garis liniernya adalah : Y = 422.000 5 7 9 0 0 279000000 0 416745000 0 586845000 0 881302500 0 25 49 81 330 Untuk mencari nilai a dan b adalah sebagai berikut : a = 4225275000 / 10 = 422.909 Rp 1.768.119.200.273 Rp 823.531.136.636 Rp 1.2012 2013 2014 TOTAL 502.091 Rp 983.500 b = 8813025000 / 330 = 26.545 Rp 876.000 Rp 558.000 Rp 4.182 Rp 1.036.225.500 + 26.295.000.050.000 Rp 595.350.090.527.706.136.944.706.36 X Dengan menggunakan persamaan tersebut.454 X 11 13 15 17 19 21 23 25 27 29 diramalkan .000 Rp 652.180.818 Rp 929.356.707.527.143.

Dalam penyaluran produk-produk GDR ini. maupun sebagai sponsor kegiatan masyarakat ataupun instansi pemerintah/swasta. dimana kami mencari keuntungan yang relative sehingga dapat menjalankan usaha secara kontiniu untuk meningkatkan pangsa pasar. kami menggunakan armada distribusi sendiri.272 20 0 C. dan mangantarkan produk ke lokasi pemesan. D. Aktifitas Pemasaran   Tingkat pelayanan Dalam memasarkan Kacang GDR ini. Sistem perusahaan ini tidak mengenal istilah HUTANG. kami memberikan layanan yang memuaskan melalui layanan pemesanan. Kegiatan Distribusi Untuk kegiatan distribusi.502.500 / Tim  11-99 Tim = 86.TOTAL Rp 9. namun semua retailer membeli barang secara tunai dan langsung ke tempat produksi. perusahaan memakai sistem DO. leaflet dan spanduk.   Kegiatan promosi Beberapa kegiatan promosi yang dilakukan adalah dengan melalui promosi di media masa cetak. serta siaran di beberapa stasiun rasio lokal.000 / Tim Dimana 1 TIM itu terdapat 10 Pack dan 1 pack itu terdapat 25 bungkus kecil-kecil.000 / tim  +100 Tim = 85. Sistem DO yaitu dimana semakin banyak distributor mengambil produk GDR maka harganyapun semakin murah.566. Penetapan harga Penetapan harga yang akan dilakukan adalah dengan menetapkan harga berdasarkan tingkat keberlangsungan usaha.000 / Tim  6-10 Tim = 87. Adapun harga untuk produk ini adalah :  1-5 Tim = 88.Proyeksi Biaya Pemasaran . kecuali untuk daerah luar kota akan dikirim melalui distributor yang telah di tunjuk.

059 Rp 32.427 Rp 34.488.182 Rp 1.409 Rp 98.629.491 Rp 87.335.500.000 1.645 Rp 59.295.6 81 Rp 46.959.600 Rp 61.869.545 Rp 876. Berikut proyeksi biaya pemasaran Kacang GDR dari tahun 2015 hingga 2014: TAHU N 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 TOTA L BIAYA PROMOSI (3%) BIAYA DISTRIBU SI (8%) BIAYA KOMUNIKA SI (3%) 29 Rp 21.955 Rp 87.653.436 Rp 49.955 Rp 27. yaitu biaya promosi sebesar 3%.22 7 Rp2.000 Jumlah 1 orang 5.1 82 PENJUALAN Rp 716.586 Rp 26.122.410.898.955 Rp 359.182 Rp 92.500 Rp 76.531.473 Rp 91.118 Rp 65.000 500.509 Rp 82.705.295.738 Biaya Tahunan Rp 60.103.091.000.700.941.768.545 Rp 74.000.000 Rp 769.359.327 Rp 214.994.143.676.935.218 Rp 24.09 1 Rp114.502.693.0 68 Rp765.500.707.910.059 Rp 32.307.000 unit Rp kantor 8.000 Rp 144.727 Rp 82.636 Rp573.454 Rp 9. biaya komunikasi 3%.855 Rp 68.564 Rp 70. Investasi Pemasaran Kebutuhan investasi pemasaran: Tabel Kebutuhan investasi pemasaran perusahaan Intrumen Manajer pemasaran Staf pemasaran Listrik Air Telepon Biaya per-bulan Rp Rp 2.615.323 Rp 29.849.909 Rp 311.586 Rp 26.888.591.382 Rp 62.000.182.000 4 orang Rp 1 700.705.850 Rp 23.164 Rp 57.227 Rp 295.206.970.591 Rp 327.427 Rp 34.990.488.214.591 E.119.06 8 BIAYA PACKAGIN G (10%) 21.864 Rp 262.850 Rp 23.395.898.000.795 Rp 35.036.364 Rp 1.977. dan biaya packaging 10% dari penjualan.455 Rp 95.101.796.820.636 Rp 1.795 Rp 35.944.593.001.54 5 Rp 42.090.909 Rp 55.487.955 Rp 27.950.693.576.018.320.307.86 4 Rp109.31 8 Rp119.500 Rp 230.995.077.818 Rp 929.668.054.273 Rp 343. biaya distribusi sebesar 2%.091 Rp 983.136 Rp956.400.173 Rp 52.273 Rp 823.545 Rp 278.995.006.000 Rp 1 unit Rp kantor TOTAL BIAYA PEMASARA N Rp 71.436 Rp 21.691 Rp 31.164 20 0 Rp286.691 Rp 31.000 Rp 1 unit Rp kantor 6.983.387.488.182 Rp 246.790.636 Rp103.005.912.180.218 Rp 24. biaya tenaga kerja 6%.850 .582 Rp 65.356.295.197.323 Rp 29.311.650.500.Biaya pemasaran terbagi dalam 5 kelompok.566.527 Rp 78.909 Rp 1.303.103.760.700 Rp286.272 X 11 13 15 17 19 21 23 25 27 BIAYA TENAGA KERJA (6%) Rp 71.030.910.091.

dan Kendaraan yang digunakan dalam proses produksi hingga pemasaran produk.775.400.Pabrik kacang GDR memiliki kendaraan berupa Mobil box sebanyak 3 unit yang digunakan untuk pendistribusian produk baik kedalam maupun ke luar kota.000 Rp 57.738 Rp 21.550 Investasi aktiva tetap perusahaan berupa Mesin. BAB III ASPEK TEKNIS DAN PRODUKSI .Peralatan.488.000 kantor Rp 4.Alat tulis kantor Transportasi Iklan dan Promosi Mobil Box Rp 1 200.790.303.300 3 unit unit Rp 2.850 Rp Rp TOTAL 321.600 Rp 1.081.

Gudang tempat penyimpanan persediaan bahan baku dan barang jadi di buat terpisah dengan bangunan pabrik yaitu berada di . Padang PanjangBukittinggi KM4 Pasa Raba’a Panyalaian Kecamatan X Koto Kabupaten Tanahdatar Sumatera Barat. Yaitu dengan meletakkan mesin pada 1 tempat sehingga dapat mengurangi kegiatan yang tidak bernilai tambah dan mengurangi tenaga kerja manusia.persediaan dan bahan baku maupun beberapa fasilitas seperti tempat parkir untuk para konsumen dan pemasok.lahan di lingkungan sekitar pabrik adalah terdiri dari hamparan sawah dan perkebunan yang sangat subur dan hijau sebab rata-rata perekonomian penduduk sekitar bersumber dari bercocok tanam dan berkebun dengan hasil seperti sayur-sayuran.Lokasi pabrik yang tidak jauh dari pasar tradisional yang hanya kira-kira 3 Km memberikan kemudahan dalam proses operasi bisnis terutama dalam mendistribusikan produk karena terletak di kawasan dan lingkungan strategis yaitu Jalan Raya sehingga memudahkan konsumen atau pelanggan untuk mencari lokasi pabrik dan para pemasok bahan baku yang berasal dari luar daerah seperti medan.lampung.Hal ini menggambarkan bahwa proses produksi yang dilakukan dalam pengolahan kacang GDR ini saling berkaitan antara tahap satu dengan lainnya sehingga pabrik tidak dibentuk menjadi beberapa ruangan yang bersekat-sekat melainkan satu ruangan lepas yang ditata sedemikian rupa mulai dari proses awal produksi hingga pengepakan produk yang telah jadi. Lokasi dan Tata Letak Pabrik Pabrik usaha kacang GDR ini berada di Jln.Pabrik dibangun diatas tanah seluas 300 m2 yang berada berdekatan dengan rumah pemilik pabrik tepatnya di halaman belakang rumah pemilik pabrik dengan jarak kira-kira 15-20 m dari jalan. Kondisi lahan yang cukup luas menyediakan banyak keuntungan bagi pabrik usaha kacang GDR karena tersedianya cukup lahan baik untuk gudang penyimpanan peralatan.dumai dan lainnya.buah-buahan dan kebutuhan pokok lainnya. Selain kondisi lahan yang cukup luas.A. Tata letak pabrik dibuat seefisien mungkin. Bangunan Bangunan pabrik merupakan bangunan semi permanen berbentuk ruang lepas memanjang ke bagian belakang lahan seluas 400 m2 dengan lebar bangunan 1o meter dan panjang 20 meter. B.

Ketersediaan Bahan Baku Bahan-bahan utama yang kami gunakan dalam produksi Kacang GDR ini adalah kacang tanah.terdapat lahan khusus yang digunakan sebagai tempat parkir khusus pelanggan. Untuk mendapatkan bahan baku ini. dan Dumai. dan minyak. Selain daerah tersebut. Disebelah bangunan pabrik terdapat satu ruangan kecil seluas 10 x 5 meter khusus dibuat untuk menunjang kegiatan produksi . Dengan bantuan tenaga bagian pemasaran 5 orang dimana 1 orang sebagai manajer pemasaran dan 4 orang lainnya sebagai staf pemasaran dan bagian keuangan 1 orang. Lampung. distribusi. Jadi jarak antara sumber bahan baku dan tempat produksi tidak terlalu jauh sehingga bahan baku bisa diperoleh tepat waktu dan proses produksi bisa berjalan dengan lancar. dan memasukkan kacang dalam kemasan. tepung (tapioka).bagian belakang pabrik inti dengan luas 10 x 1o meter.Ketersediaan Tenaga Kerja Tenaga yang kami pekerjakan untuk menunjang kelancaran usaha kami adalah tenaga produksi. Jumlah tenaga kerja dalam proses produksi ini berjumlah 21 orang dimana 1 orang sebagai manajer produksi dan 20 orang lainnya sebagai karyawan produksi. dan teknisi sarana dan prasarana pendukung usaha. kami juga memasok bahan baku utama dari Medan. kami sudah menjalin kerjasama dengan pemasok kacang tanah dan tepung yang berasal dari Bukittinggi. D.pemasaran dan administrasi bisnis yang digunakan sebagai kantor tempat bagian penjualan dan pemasaran produk juga pencatatan dan keuangan yang diatur oleh beberapa karyawan khusus pabrik. Tenaga produksi untuk memproduksi kacang GDR ini bertugas dalam mengolah dan mencetak adonan.Gudang berguna sebagai tempat penyimpanan bahan baku yang telah dibeli dari luar dan produk kacang GDR yang telah selesai di kemas menunggu proses pendistribusian. Proses Produksi .Didepannya. menggoreng kacang. keuangan. Pemasok ini selalu mengirimkan bahan baku setiap sekali dalam seminggu pada akhir minggu. E. C. Jadi total keseluruhan tenaga kerja yang dibutuhkan perusahaan sebanyak 27 orang.karyawan maupun mobil-mobil box pendistribusi milik pabrik.

Untuk pemutaran ini dibutuhkan waktu sekitar 30 menit agar kacang dapat dibalut tepung secara sempurna. Kacang dimasukkan ke dalam bungkus kecil-kecil. Selanjutnya. yang pertama dilakukan adalah mengolah tepung. bawang putih. Penggorengan ini cukup dilakukan oleh 3 orang tenaga kerja dengan 3 kuali.Produksi ini dilakukan oleh beberapa tenaga kerja dengan pekerjaan masing-masingnya. Jadi. Setelah proses penggorengan dilakukan. Pack an GDR selanjutnya juga dimasukkan ke dalam plastic yang lebih besar lagi yang disebut plastic tim. Investasi Produksi Peralatan dan mesin yang digunakan dalam pengolahan adalah :     Mesin Pencetak (Molen) Alat Penggorengan Alat Pengering Mesin Pembungkus Tabel Kebutuhan Investasi Produksi Perusahaan Intrumen Biaya bulan per- Jumlah Harga Satuan Biaya Tahunan . Dalam 1 pack plastic terdiri dari 25 bungkus kecil GDR. Kemasan yang digunakan adalah kemasan yang sudah didesain sedemikian rupa dengan Brand GDR itu sendiri. Lalu kacang tanah dan adonan dimasukkan kedalam mesin pemutar adonan dan kacang. Penggorengan dilakukan sekitar 30 menit hingga kacang matang sempurna. Kegiatan produksi selanjutnya setelah kacang didinginkan adalah memasukkan kacang ke dalam kemasan. proses pendinginan kacang dengan melegakan kacang di atas terpal hingga dingin sebelum dikemas. Setelah 15 menit adonan akan dimasukkan kedalam kuali besar yang sudah terisi minyak goring. Tenaga kerja yang dibutuhkan dalam pengolahan ini cukup 9-10 orang karena pengolahan dapat dilakukan dengan mesin khusus. Dari 1 plastik tim terdiri dari 10 pack kacang GDR. total pekerja yang dibutuhkan sekitar 20 orang dan waktu yang dibutuhkan lebih kurang 2-3 jam. F. dan bumbu lainnya dalam bentuk adonan. Bungkus-bungkus kecil kacang tersebut dimasukkan ke dalam plastic yang lebih besar. Adonan tepung tersebut sebagai kulit dari kacang atom yang akan diproduksi.untuk teknik atau proses produksi sendiri. masukkan kacang tanah kedalam adonan yang telah dibuat.

10.Manajer produksi Karyawan produksi Mesin pencetak ( Molen ) Rp 5.000.000 - 1 orang Rp. 516.000.000 Rp.000.000 - 20 orang 2 unit Alat penggorengan 4 unit Alat pengering 4 unit Mesin pembungkus 4 unit Rp.000.000 Rp. 408. 8.000 Rp.000 Rp.000.000 Rp 1.000 TOTAL Berikut adalah gambaran proses produksi serta alat-alat produksi yang digunakan: . 400.000 Rp.000 Rp.000 Rp.000.000. 100. 20.000 Rp.000. 2. 5.400. 60. 20.000 Rp.000.700.