Anda di halaman 1dari 2

LAMPIRAN A

APLIKASI DALAM INDUSTRI
Dissolving Pulp (Alfa Selulosa) Dari Batang Jagung Dengan Proses
Kraft
Batang jagung dapat digunakan sebagai bahan baku alternaatif untuk
memproduksi dissolving pulp. Kandungan alfa selulosa, derajat polimerisasi dan
kadar abu dari dissolving pulp yang dihasilkan dapat diterima yaitu 94,7%, 269 dan
1%. Sifat dari pulp yang dihasilkan sebanding dengan pulp yang dibuat dengan
sumber lain.
Dissolving pulp adalah sebuah pulp kimia yang berkadar rendah dengan
kandungan selulosa tinggi ( > 90%), hemiselulosa dan lignin yang relatif rendah
(<0,05%). Dissolving pulp mengandung lignin dan hemiselulosa yang lebih sedikit
sebagai hasil dari pulping dan pemutihan yang ekstensif serta dapat dibuat dengan
metode prehydrolysis-Kraft. Permulaan dengan hidrolisis awal sebelum proses
pulping alkalin akan membantu dalam memproduksi pulp yang mengandung selulosa
tinggi dengan kandungan hemiselulosa yang rendah. Tujuan dari tahap hidrolisis awal
adalah untuk memisahkan serat selulosa untuk reaksi lebih lanjut dan mengurangi
kandungan hemiselulosa dan abunya. Serat hidrolisis awal dapat didapat pada suhu
tinggi (150 – 180 oC) dengan air atau asam mineral encer membutuhkan waktu 2 jam
pada suhu rendah (Behin, dkk, 2008).

Mulai

Sampel batang jagung diiris menjadi bagian kecil

dkk. pulp dibersihkan Pulp secara mekanik dihancurkan dengan 3-bladed mixer selama 10 detik Hasil ditentukan dengan basis serat kering oven Selesai Gambar A.1 Flowchart Dissolving Pulp (Alfa Selulosa) dari Batang Jagung dengan Proses Kraft (Behin.1% dimasukkan ke dalam batch reactor Irisan sampel dimasukkan ke dalam reaktor bersamaan dengan cairan Pada akhir tahap hidrolisis awal. 2008) . dihomogenkan dan disimpan Semua air dan asam sulfida 0.Sampel dikeringkan..