Anda di halaman 1dari 9

SOAL UJIAN MID SEMESTER METODE PENELITIAN

1. Uraikan dengan jelas langkah-langkah dalam membuat desain percobaan!
2. Apa yang dimaksud dengan “sampling metdhod “? Ada berapa jenis sampling method
yang Saudara ketahui ? jelaskan masing-masing!
3. Bagaimana Saudara melakukan pengukuran data?jelaskan dan beri contoh!
4. Seorang peneliti harus melakukan sendiri pengamatan penelitiannya.Jelaskan mengapa
harus demikian dan berikan contoh!
5. Peneliti boleh salah namun tidak boleh bohong. Uraikan pernyataan tersebut sejauh
pengetahuan Saudara!
6. Apa yang anda ketahui tentang analisis factor, berikan contoh.
JAWABAN
Soal No. 1
Desain percobaan adalah untuk memperoleh keterangan yang maksimum mengenai cara
membuat percobaan dan bagaimana proses perencanaan serta pelaksanaan percobaan
akan dilakukan. Design percobaan sangat diperlukan dalam melakukan penelitian
eksperimental
Langkah-langkah membuat desain percobaan
Dalam membuat desain percobaan, maka perlu dibuat chek list tentang :
1.Mencari penjelasan tentang :
 Cakupan area dari masalah yang akan diteliti
 Identifikasi masalah serta batasan masalah.
 Batasan atau jangkauan dari program serta perencanaan percobaan tersebut.
 Menentukan hubungan dari masalah yang khas dengan masalah keseluruhan.
2. Kumpulkan keterangan yang tersedia
 Mencari semua data dan keterangan dari sumber-sumber yang ada tentang masalah
serta percobaan yang kan dibuat.
 Catat dan tabulasikan data yang ada hubungannya dengan percobaan yang akan
dilakukan.
3. Buat program mengenai desain percobaan.
 Membuat rumusan hipotesa yang mau diuji. .
 Memilih variabel-variabel yang mau diuji.
 Membuat alternatif hasil yang akan dicapai
 Pemilihan range yang praktis dari faktor-faktor tersebut dan level yang akan
digunakan.
 Menentuan ukuran yang digunakan
 Pertimbangan tentang kemungkinan-kemungkinan adanya interaksi.
 Pertimbangan-pertimbangan adanya hubungan yang konkrit tentang interaksi manusia
dengan komputer.
4. Rancang program pendahuluan.
 Membuat jadwal yang sistematik tentang pekerjaan yang akan dilakukan.

Soal No. Sampel acak atau random sampling / probability sampling. Pada nonprobability sampling dikenal beberapa teknik.2 Yang dimaksud dengan sampling methode atau teknik pengambilan sampel adalah cara yang digunakan peneliti untuk menentukan sampel penelitian agar penelitian dapat dipercaya dan masih bisa mewakili karakteristik populasi penelitian. . artinya kemungkinannya 0 (nol). dan area sampling. Yaitu cara pengambilan sampel dimana setiap elemen populasi tidak mempunyai kemungkinan yang sama untuk dijadikan sampel.Analisa data  Data yang dicatat perlu diubang menjadi angka dengan menggunakan teknik matematika dan statistik yang cocok. quota sampling. random sampling adalah cara pengambilan sampel yang memberikan kesempatan yang sama untuk diambil kepada setiap elemen populasi. maka setiap elemen tersebut mempunyai kemungkinan 25/100 untuk bisa dipilih menjadi sampel.  Memilih algoritma material serta alat-alat yang digunakan. Membuat kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadinya perubahan jadwal pekerjaan. snowball sampling Soal No. systematic sampling. tidak dipilih. 6 Analisis Faktor Analisis faktor adalah salah satu metode statistik multivariat yang mencoba menerangkan hubungan antar sejumlah peubah-peubah yang saling independen antara satu dengan yang lain sehingga bisa dibuat satu atau lebih kumpulan peubah yang lebih sedikit dari jumlah peubah awal. Artinya jika elemen populasinya ada 100 dan yang akan dijadikan sampel adalah 25. Ada dua jenis teknik pengambilan sampel yaitu. 1. Sampel tidak acak atau nonrandom samping/nonprobability sampling. purposive sampling. cluster sampling.  Menghilangkan pengaruh-pengaruh variabel yang tidak diinginkan dengan mengadakan kontrol randomisasi dan balancing. Pada sampel acak (random sampling) dikenal dengan istilah simple random sampling.  Melaksanakan metode dengan algoritma yang dipilih  Mencatat segala modifikasi yang dilakukan  Mengumpulkan data secara hati-hati 6. Analisis faktor juga digunakan untuk mengetahui faktor-faktor dominan dalam menjelaskan suatu masalah. karena jauh. antara lain adalah convenience sampling. Recanakan pelaksanaan percobaan. 2. sedangkan yang lainnya. Contoh : Untuk meneliti tentang hubungan motivasi kerja dan suasana kerja terhadap . stratified random sampling.  Memilih satu metode algoritma untuk memudahkan percobaan . 5. Lima elemen populasi dipilih sebagai sampel karena letaknya dekat dengan rumah peneliti.

Peneliti menggunakan metode penelitian tidak yang lazim digunakan atau dibuat sendiri secara sepihak oleh peneliti b. Untuk itu. wawacara dan observasi yang dibuat sendiri / ditentukan atau diatur sendiri oleh peneliti untuk kepentingan peneliti sendiri tanpa melakukan proses penelitian c. data yang diperoleh tidak benar. 5 Seorang Peneliti tidak boleh bohong. Maka peneliti mencari hubungan antara motivasi kerja dan sasana kerja sebagai variabel dependen dengan vaiable lain yaitu kepuasan kerja karyawan sebagai vaiable independen Soal No.kepuasan kerja karyawan dalam suatu perusahaan. Apabila penelitian tidak dilakukan sendiri oleh peneliti. terutama orang yang membaca hasil penelitian. Melakukan Analisis data hasil penelitian harus dilakukan dengan metode tidak yang benar dan merubah data untuk kepentingan peneliti sehingga dapat menentukan hasil analisis data penelitian 2. Dapat merugikan semua pihak. dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Dalam . maka hasil penelitian bukan penelitian ilmiah. dikhawatirkan cara penelitian tidak benar. Soal No. empiris yaitu dengan melakukan pengamatan dengan panca indera yang sesuai dengan ciri-ciri keilmuan dan sistematis atau dengan teratur. yaitu masuk akal dan sesuai dengan penalaran manusia. institusi tempat peneliti bernaung dan pihak lain karena hasil penelitian penuh kebohongan dan hasil penelitian tidak ada manfaat bagi orang banyak. realibel atau konsisten dalam interval tertentu dan harus berisfat obyektif atau sesuai dengan fakta yang ada b. agar penelitian dilakukan dengan benar. tetapi hasil rekayasa yang akan merugikan sang peneliti sendiri karena menyebarkan kebohongan kepada semua orang yang membaca hasil penelitiannya. logis dan terencana. pendapat saya : 1. Data hasil pengamatan. data yang diperoleh adalah data yang valid. Bahwa hakekat penelitian adalah cara ilmiah untuk mendapatkan data/informasi sebagaimana adanya dan bukan sebagaimana seharusnya. maka peneliti harus melakukan sendiri atau bekerja sama dengan orang lain sebagai tim c.3 Pengukuran merupakan kegiatan yang penting untuk mengukur obyek yang diamati atau diobservasi agar pengamatan dan peneltian dilakukan dengan baik dan benar. realibel dan obyektif serta analisis data menggunakan metode analisis yang tepat sehingga menghasilkan hasil penelitian yang ilmiah. menurut pendapat saya : a. karena penelitian itu dilakukan dengan cara yang rasional. 4 Seorang peneliti harus melakukan sendiri peneliannya. Apabila terjadi kebohongan dalam penelitian maka hasil penelitian dapat dikatakan hasil penelitian bukan penelitian ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan 3. Soal No. Kemudian data yang diperoleh dari hasil penelitian harus valid atau tepat dan benar. Kebohongan peneliti mungkin terjadi : a.

yang selanjutnya disebut sebagai variabel penelitian. Hal ini menjadi penting dilakukan karena tingkat pengukuran bertujuan menghasilkan data kuantitatif yang akurat. pendapat. Ragu-ragu. diberi skor 3 d. baik bersifat favorable (positif) bersifat bersifat unfavorable (negatif). yang berupa kata-kata antara lain dan diberi skor setiap jawaban : a. fenomena sosial ini telah ditetapkan secara spesifik oleh peneliti. Dengan skala Likert. Baik. Sangat Baik. Jawaban setiap item instrumen yang mengunakan skala Likert mempunyai gradasi dari sangat positif sampai sangat negatif. lazimnya perlu menentukan tingkat (skala) pengukurannya (scale of measurement). maka saya memberikan contoh dalam skala Likert sbb : Skala Likert digunakan untuk mengukur sikap. Dalam hal ini yang sering digunakan adalah skala Likert. Skala Bogardus. dan persepsi seseorang atau kelompok orang tentang fenomena sosial. Ragu-ragu. Kemudian indikator tersebut dijadikan sebagai titik tolak untuk menyusun itemitem instrumen yang dapat berupa pernyataan atau pertanyaan. maka variabel yang akan diukur dijabarkan menjadi indikator variabel. Dalam penelitian. diberi skor 4 c. Tidak Setuju. Skala Thurstone. Skala Stipel. diberi skor 3 d. Skala Semantic. diberi skor 2 e.kegiatan penelitian. diberi skor 5 b. Skala Paired-Comparison. maka setiap istrumen harus mempunyai skala. Antara lain adalah: Skala Linkert. Tenik pengukuran : Ada beberapa macam teknik skala yang bisa digunakan dalam penelitian. sebelum melakukan observasi terhadap variabel yang akan diukur. diberi skor 1 Atau : a. Sangat Setuju. Sangat Tidak Baik. Tidak Baik. Skala rank-Order. Skala Guttmann. Setuju. diberi skor 5 b. diberi skor 2 e. Sangat Tidak Setuju. diberi skor 4 c. diberi skor 1 .

karakteristik. dan mensintesis bukti untuk menetapkan fakta dan mencapai konklusi yang dapat dipertahankan dan dalam hubungan hipotesis tertentu [3]. yaitu mengkaji masalah secara kasus perkasus karena metodologi kulitatif yakin bahwa sifat suatu masalah satu akan berbeda dengan sifat dari masalah lainnya. bahasa. kepercayaan dan prilaku hidup suatu masyarakat. memverifikasi. a. B. Penelitian kualitatif berfungsi memberikan kategori substantif dan hipotesis penelitian kualitatif. Contoh penelitian dalam pendidikan : ” Pelaksanaan kurikulum Berbasis Kompetensi”. Hasil akhir penelitian ini biasanya sangat komprehensif dan menggambarkan kompleksitas suatu kehidupan. pendapat. penilaian. sikap. Tujuan penelitian ini ialah . Ciri khas penelitian historis ialah periode waktu : kegiatan. Macam . dengan bentuk observasi dan wawancara alamiah dengan partisipan serta mengumpulkan dokumen atau benda-benda (artifak). dan nilai-nilai dikaji dalam konteks waktu. Proses penelitian ini biasanya dilaksanakan di lapangan dalam waktu yang cukup lama. menilai. pendirian. peristiwa. dan pemberian makna terhadap situasi atau pengalaman dalam kehidupan. Penelitian etnografi bertujuan untuk mendeskripsikan cara berpikir. Mc. Metode Etnografis Metode etnografis ialah metode yang digunakan untuk menginterpretasi budaya. Milan membagi macam-macam metode penelitian berdasarkan pendekatan yang digunakan. Pendekatan Kualitatif Adalah metode yang lebih menekankan pada aspek pemahaman secara mendalam terhadap suatu masalah daripada melihat permasalahan untuk penelitian generalisasi. antaralain: 1. Metode Historis Historis / Sejarah ialah studi tentang masa lalu dengan menggunakan paparan dan penjelasan. Tujuan dari metodologi ini bukan suatu generalisasi tetapi pemahaman secara mendalam terhadap suatu masalah.macam Metode Penelitian Banyak metode penelitian yang biasa digunakan dalam penelitian social dan pendidikan. adat. Metode penelitian ini lebih suka menggunakan teknik analisis mendalam ( in-depth analysis ). Contoh penelitian ini misalnya : ” Manajemen Pembuatan Kurikulum Berbasis Kompetensi “ c. b. Peneliti menghimpun data berkenaan dengan konsep. Pengertian Metode Penelitian Metode penelitian adalah cara untuk memecahkan masalah ataupun sebagai cara pengembangan ilmu pengetahuan dengan menggunakan metode-metode ilmiah yang sistematis dan logis. kelompok social dan suatu system masyarakat. Metode Fenomenologis Metode Fenomenologis ialah metode yang digunakan dalam penelitian yang mencari arti dari pengalaman kehidupan. Metode Historis ialah metode yang bertujuan untuk merekonstruksi masa lalu secara sistematis dan obyektif dengan mengumpulkan .MACAM-MACAM METODE PENELITIAN A.

Karena tiap kasus bersifat unik dan memiliki karakteristik yang berbeda antara yang satu dengan yang lain. baik itu berupa program. Permulaan penelitian dimulai dengan pernyataan dasar mengenai dunia empiris yang dimasuki lapangan 3. atau sekelompok individu yang terikat oleh tempat ataupun waktu.jenis kelamin.suku bangsa. Studi kasus memiliki beberapa kelemahan. Metode Studi Kritis Metode Studi kritis ialah metode yang digunakan dalam penelitian yang berkembang dari teori kritis.Penelitian ini dilakukan melalui wawancara mendalam dari partisipan. ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. antaralain: 1. peristiwa. antaralain: 1. status. ras dan pascamodern yang bertolak dari asumsi bahwa pengetahuan bebrsifat subjective. 2. Peneliti feminis memusatkan perhatiannya pada masalah jender. Penelitian ini diarahkan untuk menghimpun data. Dalam penelitian kritis.menemukan makna dari hal-hal yang esensi atau mendasar dari suatu pengalaman. Peneliti harus melakukan ekplorasi 5. feminis. d. Peneliti kritis memandang bahwa masyarakat terbentuk oleh orientasi kelas. Peneliti harus mampu melakukan inspeksi 6. Metode Teori Dasar Metode Teori Dasar ialah merode yang digunakan dalam penelitian dasar yang diarahkan pada penemuan atau penguatan suatu teori. kegiatan. Peneliti memiliki gambaran sifat-sifat realitas empiris 2. Dapat memberi hipotesis untuk penelitian lanjutan 2. Mendukung studi-studi besar dikemudian hari 3. Suatu kasus tidak dapat mewakili populasi dan tidak dimaksudkan untuk memperoleh kesimpulan dari populasi. Penelitian teori dasar harus melalui beberapa langkah penelitian. Tujuan penelitian kuantitatif adalah mengembangkan dan menggunakan model-model matematis. Sulit dibuat inferensi kepada populasi 2. Peneltian kritis tidak bersifat deskrit. f. teori-teori . Peneliti harus mampu menganalisa dan melakukan rekonstrsuksi penemuan untuk bangunan hipotesis barunya.Hasil studi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pembaca tentang penghayatan kehidupan oranglain.dan memperoleh pemahaman dari kasus tersebut. dll. ras. Dapat digunakan sebagai contoh ilustrasi e.Keismpulan sudi kasus hanya berlaku bagi kasus yang diteliti. Mudah dipengaruhi pandangan subjektif Adapun keunggulan studi kasus ini ialah: 1. ras . sedangkan peneliti pascamodern memusatkan pada institusi social dan kemasyarakatan. Penelitian kritis menggunakan pendekatan studi kasus 2. Peneliti harus menetapkan data apa yang akan diambil 4. mengambil makna. Pendekatan Kuantitatif Penelitian kuantitatif adalah penelitian ilmiah yang sistematis terhadap bagianbagian dan fenomena serta hubungan-hubungannya. Metode Studi Kasus Metode Studi Kasus ialah metode yang digunakan dalam penelitian yang dilakukan terhadap suatu “kesatuan system”.antaralain[4]: 1.

Pelalawan Riau b. maka variable yang lain cenderung turun.Peneliti harus memiliki sifat represif. 3. . Tujuan metode deskriptif ini ialah: 1. maka variable yang lain akan cenderung menurun. Proses pengukuran adalah bagian yang sentral dalam penelitian kuantitatif karena hal ini memberikan hubungan yang fundamental antara pengamatan empiris dan ekspresi matematis dari hubunganhubungan kuantitatif. Metode Survey Metode Survey ialah metode yang digunakan dalam penelitian yang dilakukan dalam pengamatan langsung terhadap suatu gejala dalam populasi besar atau kecil.Menetapkan keputusan apabila oranglain menghadapi situasi yang sama Syarat penelitian deskriptif: 1. Korelasi Positif. Metode Deskriptif Metode deskriptif ialah suatu metode penelitian yang digunakan dalam Penelitian deskriptif untuk menggambarkan fenomena yanga ada. Metode Korelasional Metode Korelasional ialah metode yang mencari hubungan atau korelasi diantara variable-variabel yang dicari. maka variable lain cenderung meningkat pula. Mengukur hubungan antar variable 2. 3. Hasilnya dianalisis secara statistic untuk mencari perbedaan variable yang diteliti. sebaaai berikut 1. yaitu korelasi dimana jika salah satu variable meningkat. 2. dengan mengumpulkan data dengan suatu instrument. 3. Penelitian dilakukan secara alami. Meramalkan variable tak bebas dari pengetahuan kita tentang variable bebas 3.bukan menguji. yaitu kedua variable tidak menunjukkan adanya hubungn antara keduanya.Mengidentifikasi masalah dan memeriksa praktik yang berlaku. Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang memberi uraian mengenai gejala social yang diteliti dengan mendeskripsikan tentang nilai variable bedasarkan indicator yang diteliti tanpa membuat hubungan dan perbandingan dengan sejumlah variable yang lain.Mengumpulkan informasi actual secara rinci yang melukiskan gejala. a. atau sebaliknya bila salah satu variable turun. Dalam penelitian ini tidak ada manipulasi dari peneliti.. Metode Komparatif Metode Komparatif ialah metode yang digunakan dalam penelitian yang diarahkan untuk mengetahui apakah antara dua variable ada perbedaan dalam suatu aspek yang diteliti. c. 2.Peneliti harus memiliki kekuatan integrative. Ia harus mencari.dan/atau hipotesis yang berkaitan dengan fenomena alam. 4. Tujuan metode korelasional ini ialah untuk meneliti sejauh mana variable pada satu factor berkaitan dengan factor lainnya. yaitu korelasi dimana kenaikan dan penurunan variable yang satu berbanding seimbang dengan yang lain. Metode ini digunakan untuk: 1. 2. Meratakan jalan untuk membuat rancangan penelitian eksperimental d. Korelasi antara dua variable atau lebih dapat berupa. Korelasi sempurna. Tidak ada Korelasi. begitu pula sebaliknya. yaitu korelasi dimana jika salah satu variable meningkat.Peneliti tidak mengadakan manipulasi atau pengubahan variable Contoh penelitian :” Kecerdasan Emosi Siswa SMA 1 Kab. Korelasi Negatif.

Contohnya guru mengadakan pemecahan masalah terhadap masalah-masalah yang ada dalam kelas. Dari segi perspektifnya penelitian kuantitatif lebih menggunakan pendekatan etik. teori atau menguji (retest) teori. Metode Tindakan Metode Tindakan ialah metode yang digunakan dalam penelitian yang diarahkan pada pemecahan masalah atau perbaikan. Mengetahui arti pentingnya penelitian 2. 4. analitik. Penelitian ekpos fakto ini dapat dilakukan dengan baik bila dengan menggunakan kelompok pembanding. Metode Ekpos Fakto Metode Ekpos Fakto ialah metode yang digunakan dalama penelitian yang meneliti hubungan sebab akibat yang tidak dimanipulasi oleh peneliti. Secara sederhana penelitian kuantitatif berangkat dari konsep. 2. Dari segi teknik pengumpulan data. sedangkan kualitatif mengembangkan .menciptakan. Manfaat Metode Penelitian Manfaat yang dapat diperoleh dengan mengetahuinya metode penelitian ini ialah 1. sedang penelitaian kualitatif mengutamakan penggunaan wawancara dan observasi. Umpamanya : peningkatan pengetahuan tentang gizi pada ibu hamil menyebabkan kesehatan bayi meningkat. sedangkan penelitian kualitatif menanyakan atau ingin mengetahui tentang makna (berupa konsep) yang ada di balik cerita detail para responden dan latar sosial yang diteliti. 5. kritik dan kreatif 4. f. Dari segi permasalahan atau tujuan penelitian. 3. Adanya hubungan sebab akibat didasarkan atas kajian teoritis. Peneliti dalam hal ini mengumpulkan data berupa cerita rinci dari para informan dan diungkapkan apa adanya sesuai dengan bahasa dan pandangan informan. Menilai hasil-hasil penelitian 3. keeretan korelasi atau asosiasi antar variabel. Dari segi konsep atau teori. 12 perbedaan pendekatan kuantitatif dengan kualitatif seperti berikut ini : 1. Penelitian ini difokuskan kepada perbaikan proses maupun peningkatan hasil kegiatan.Proses penelitian survey merupakan suatu fenomena social dalam bidang pendidikan yang menarik perhatian peneliti. Sebaliknya penelitian kualitaif lebih menggunakan persepektif emik. yang berasal dari teori relevan yang telah dipilih. bahwa suatu variable tertentu mengakibatkan variable tertentu. penelitian kuantitatif menanyakan atau ingin mengetahui tingkat pengaruh. dalam arti bahwa peneliti mengumpulkan data dengan menetapkan terlebih dahulu konsep sebagai variabel-variabel yang berhubungan yang berasal dari teori yang sudah ada yang dipilih oleh peneliti. Dari segi hipotesis. . g. penelitian kuantitatif mengutamakan penggunaan kuisioner. C. penelitian kuantitatif merumuskan hipotesis sejak awal. Dapat melahirkan sikap dan pola piker yang skeptic. sedang penelitian kualitatif bisa menggunakan hipotesis dan bisa tanpa hipotesis. Penelitian survey menggambarkan proses transformasi komponen informasi ilmiah. menemukan konsep atau teori. atau kadar satu variabel dengan cara pengukuran. tesis dan research. Dapat digunakan untuk skripsi.

life sycle. sebab merekalah yang yang lebih tepat untuk memberikan penjelasan terhadap data atau informasi yang telah diungkapkan Di sisi lain. karena tidak akan mengukur variabel (definisi operasional adalah petunjuk bagaimana sebuah variabel diukur). mengelompokkan dan seterusnya sampai terakhir memberi interpretasi. Dari segi kesimpulan. dengan cara “mengangsur atau menabung” informasi. berkenaan dengan topik atau masalah penelitian). 12. (Dari segi) analisis data penelitian kuantitatif dilakukan di akhir pengumpulan data dengan menggunakan perhitungan statistik. kemudian pengumpulan data dan menyimpulkan. sedang penelitian kualitatif analisis datanya dilakukan sejak awal turun ke lokasi melakukan pengumpulan data. Dari bentuk sajian data. kemudian dikategori.6. berdasarkan hasil perhitungan atau analisis statistik. pendekatan kuantitatif instrumennya adalah angket atau kuesioner. jumlah) sampelnya bersifat representatif (perwakilan) dan diperoleh dengan menggunakan rumus. Dari segi definisi operasional. Penelitian kualitatif jumlah respondennya diketahui ketika pengumpulan data mengalami kejenuhan Jadi penelitian kualitatif jumlah responden atau informannya didasarkan pada suatu proses pencapaian kualitas informasi. 8. yakni prosesnya diawali dari upaya memperoleh data yang detail (riwayat hidup responden. Dari segi teknik memperoleh jumlah (size) responden (sample) pendekatan kuantitatif ukuran (besar. Karena peneliti sebagai manusia dapat beradaptasi dengan para responden dan aktivitas mereka. Dari segi instrumen. penelitian kualitatif memiliki instrumen berupa peneliti itu sendiri. Di sisi lain. konsep atau teori sebagai temuan. Yang demikian sangat diperlukan agar responden sebagai sumber data menjadi lebih terbuka dalam memberikan informasi. mereduksi. life story. penelitian kualitatif berproses secara induktif. Dari segi alur pikir penarikan kesimpulan penelitian kuantitatif berproses secara deduktif. penelitian kualitatif interpretasi data oleh peneliti melalui pengecekan dan kesepakatan dengan subjek penelitian. persentase atau tabel-populasisampel serta telah ditentukan sebelum pengumpulan data. penelitian kuantitatif “sepenuhnya” dilakukan oleh peneliti. 11. sedangkan penelitian kualitatif tidak perlu menggunakan. penelitian kuantitatif menggunakannya. penelitian kuantitatif berupa angka atau tabel. yakni dari penetapan variabel (konsep). 9. 10. Di sisi lain. diabstraksi serta dicari tema. tanpa evaluasi dan interpretasi. 7. . sedang penelitian kualitatif datanya disajikan dalam bentuk cerita detail sesuai bahasa dan pandangan responden.