Anda di halaman 1dari 81

SUKARNO

Sukses Karir Dengan Hypnotehrapy Pada Karyawan
Yang Mengalami Penghambatan Karir

Fariz Arie Surahman
Ahsin Wiro’i
Budi Kamajaya
Rinaldy Tadia F
M Yasin Halimin

Eleven Publisher
Jl. Terong Pipit 4 No.587
Bengkuring. Samarinda

Undang Undang Republik Indonesia No 19 tahun 2002 Tentang Hak cipta
Lingkup Hak Cipta
Pasal 2
1. Hak Cipta merupakan hak eksklusif bagi Pencipta atau Pemegang Hak Cipta untuk
mengumumkan atau memperbanyak Ciptaannya, yang timbul secara
otomatis setelah suatu ciptaan dilahirkan tanpa mengurangi pembatasan menurut
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
2. Pencipta atau Pemegang Hak Cipta atas karya sinematografi dan Program Komputer
memiliki hak untuk memberikan izin atau melarang orang lain yang tanpa persetujuannya
menyewakan Ciptaan tersebut untuk kepentingan yang bersifat komersial.
Ketentuan Pidana
Pasal 27
1. Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud
dalam pasal 2 ayat (1) atau pasal 49 ayat(1) dan ayat (2) di pidana dengan pidana penjara
masing masing paling singkat (sattu) bulan dan atau denda paling seiikit Rp 1000.000 (satu
juta rupiah ) Atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak
Rp 5000.000.000 (lima milyar rupiah)..
2. Barangsiapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual
kepada umum suatu ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta sebagaimana
dimaksud dalam ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun
dan/atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,-

PERSEMBAHAN
Buku Sukses Karir Dengan Hypnotehrapy Pada Karyawan
Yang Mengalami Penghambatan Karir dengan segenap hati
kami persembahkan kepada Muhammad Ali Adriansyah
M.Psi, Ince Ahmad Furqan dan M. Alfeisyari. F atas
dukungan mereka dan berkat mereka pula buku ini dapat
terwujud untuk diajukan sebagai salah satu persyaratan mata
kuliah psikologi eksperimen dalam menyelesaikan program
sarjana strata satu psikologi

nasehat dan bantuan dari berbagai pihak. Saya berharap Karya Ilmiah ini dapat berguna bagi penulis serta pembaca pada umumnya.Psi.KATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT karena hanya dengan segala kuasaNyalah tugas akhir mata kuliah Psikologi Eksperimen ini akhirnya selesai dengan baik. Teman-teman Program Studi Psikologi angkatan 2013 yang bersedia berbagi pengetahuan dan menambah wawasan saya selama ini. dan Semoga Allah membalas setiap sumbangsih yang diberikan dan memberkatinya dengan kemudahan dalam setiap langkah yang kita ambil. 8 Januari 2016 Tim Penyusun i .. Oleh karena itu. Muhammad Ali Adriansyah M. Amin. sebagai Bapak dosen pembimbing yang telah memberikan materi dan arahan yang baik dalam mengajar mata kuliah Psikologi Eksperimen 2. Tugas akhir ini merupakan kerja keras yang tidak akan selesai begitu saja tanpa bimbingan. izinkanlah saya sebagai penulis dalam kesempatan ini menghantarkan ucapan terima kasih saya yang sebesar-besarnya kepada : 1. Samarinda.

...................................... 1 8 8 8 11 11 12 13 16 18 18 20 25 25 26 28 30 31 ................................... 5... DAFTAR LAMPIRAN ................. Teori karir ......................... DAFTAR GAMBAR ...... C......... ABSTRACK .. 1........................ 3........................... Kiat-Kiat Menuju Kesuksesan ....................... DAFTAR TABLE .. C........ D. INTISARI ................ Manfaat Penelitian .............. 3.......................... Definisi karir ........................ Definisi kesuksesan ..........................................................................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ........ Latar belakang . Manfaat Hypnoterapi .... BAB I BAB II ii PENDAHULUAN A............... Sejarah Hipnoterapi ....................................................... Tujun Penelitian ......... Rumusan Masalah ............................ Karir ......... 4....................... 2........................... B..................................................................... 2................ i ii v vi vii viii ix KERANGKA TEORI DAN KONSEP A...... 4.......................... DAFTAR ISI ................................. 2................ Pengertian hynotherapy ................................. Ciri-ciri orang sukses ......................... Kesuksesan .................. Keunggulan dan Kekurangan Hypnoterapi ............................................................................................................................. B.................. Hypnotherapy .......................................... 1................ Teori Kesuksesan .................................. 1. Teori Hypnotherapy .

................................... 33 BAB III BAB IV METODE PENELITIAN A......................... Rancangan Eksperimen ...................................... Jenis Penelitian .... H.. C................................ Teknik Sampling .... 46 3........................ G.................. 3............................. Identifikasi Variabel ...................................... Definisi Konsepsional ......... 35 36 36 37 38 38 38 39 40 41 42 42 43 43 43 43 44 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A..... 51 iii ............................................D........................... Kerangka Pemikiran .................... Metode pengumpulan data......................................... Hasil Penelitian ......... B. D.... Pre Eksperimen .... 2.............................................................. 45 1..... 1.... Uji Hipotesis ... Populasi ........ J................................... F..... Uji Karakteristik Responden ......................... 2................................. 1.......................... Hasil Uji Deskriptif ............ 49 4................... Sampel ...... 50 5......... Validitas dan Reliabilitas .. Subjek Penelitian ............... Definisi Operasional .......... Hasil Uji Asumsi .................. E.................. 1.................... 32 E.... Reliabilitas .. 2.. Hipotesis .... Prosedur Eksperimen ...... Teknik Analisa Data ................................. Pembahasan .. Validitas .. Pelaksanaan Terapi Relaksasi .................... I....................... 45 2............

..... 55 B................... 57 iv ............. Saran .....BAB V PENUTUP A.................................................. Kesimpulan ............ 56 DAFTAR PUSTAKA .......................................................

... 33 v ....................... Kerangka Konsep Penelitian.DAFTAR GAMBAR Gambar 1.

Tahapan Penelitian . Hasil Postest Uji Normalitas..... Hasil Uji Homogenitas ... Tabel........................ Distribusi Aitem Skala Sukses Karir ..................... Tabel 5..................DAFTAR TABLE Tabel 1.... Kategorisasi Keseluruhan Subjek untuk .... Tabel 8............. Rerata Emipis dan Rerata Hipotesis .......................... vi 41 43 44 45 45 46 46 47 47 48 49 49 50 50 ............ Hasil Pretest Uji Normalitas ..... Tabel 10..... Distribusi Responden Menurut Bidang .................. Distribusi Responden Menurut Jenis Kelamin .............. Distribusi Responden Menurut Usia... Tabel 2............................. Tabel 4...... Tabel 11.......... Kategorisasi Skor Pre test Skala Sukses Karir . Hasil Uji Hipotesis...... Tabel 12...... Tabel 14......3........ Tabel 7.. Tabel 9 Kategorisasi Skor Post test Skala Sukses Karir ......... Rangkuman Analisis Kesahihan Butir ... Tabel 13................. Tabel 6..........

............DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1............. 65 vii .............. Skala Hambatan karir .......... 61 Lampiran 2......................... Dokumentasi ..........

perlu dipersamakan (equalized) terlebih dahulu untuk variabel-variabel non-eksperimental. dan menggunakan pola Treatment by Level Design. Hipnoterapi. pekerja/karyawan yang mengalami hambatan karir terutama yang disebabkan oleh faktor internal akan terbantu dengan adanya hipnoterapi. Sebelum eksperimen dilakukan. Data yang diperoleh juga disajikan dengan bentuk analisis deskriptif serta dianalisis menggunakan teknik uji t (paired t-test) untuk mengetahui adanya beda perlakuan menggunakan program SPSS 20 pada taraf signifikansi 5%. Hambatan. Berdasarkan hasil uji t di dapatkan hasil 0. dan Hipnosis viii .INTISARI Hipnoterapi merupakan media terapi yang menggunakan metode hipnosis yang bertujuan untuk membantu mengurangi atau bahkan menyembuhkan penyakit psikis atau psikologis. Jenis penelitian yang telah dilakukan adalah Controlled field Experiment. Dalam hal ini. Kata Kunci : Dunia kerja. Jenjang karir. Bentuk penelitiannya merupakan pretest-posttest control group.009 yang menyatakan bahwa ada perbedaan sukses karir pegawai yang di berikan terapi hypnotherapy dengan yang tidak di berikan hypnotherapy. Hal tersebut bisa terjadi karena hipnosis mampu membantu seseorang mengarahkan pikirannya ke arah yang positif guna peningkatan kualitas diri.

This can happen because hypnosis can help a person to direct his mind to a positive direction in order to improve the quality of self. the workers / employees who are experiencing barriers to career mainly caused by internal factors will be helped by hypnotherapy.ABSTRACT Hypnotherapy is a therapy that uses media hypnosis method that aims to help reduce or even cure mental illness or psychological. In this case. Forms of research is pretest-posttest control group. and use patterns of Treatment by Level Design. Based on the t test results of 0. Hypnotherapy and Hypnosis career path.009 which states that there are differences in the career success of employees who provide hypnotherapy therapy with those not given hypnotherapy. Before the experiments carried out. ix . Keywords: World of work. it should be equivalent (equalized) beforehand to the variables of nonexperimental. This type of research that has been done is Controlled Experiment field. Barriers. The data obtained are also presented with a form of descriptive analysis and analyzed using t-test (paired t-test) to determine the difference of treatment using SPSS 20 at a significance level of 5%.

x .

Latar Belakang Individu-individu yang bekerja di dalam sebuah organisasi disebut sebagai Sumber Daya Manusia (SDM). sumber daya manusia sangat penting dikelola secara efektif untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan pekerjaan sehingga dapat mencapai tujuan organisasi. mengendalikan sumber daya finansial. Namun jika sudah menduduki jabatan atasan. hal ini menjadi masalah. Menurut Chen (2010) ada 4 penyebab yang membuat karir tak kunjung naik dalam waktu tertentu : 1.BAB I PENDAHULUAN A. Sumber daya manusia memiliki peran yang penting di dalam sebuah organisasi terutama dalam mencapai tujuan organisasi. mengoperasikan. Jika masih menempati posisi pekerja biasa. dan mengelola pekerja lain dalam organisasi. Peran sumber daya manusia cukup banyak diantaranya merancang. Oleh karena itu. Compton. Sifat egois yang masih menempel pada seseorang membuat kinerja menjadi buruk dan terhambat. tentu saja sifat egois harus dihilangkan. memperbaiki teknologi. dan McCarthy (1996) yang menyatakan bahwa sumber daya manusia hampir selalu menjadi kunci utama bagi kesuksesan sebuah organisasi. Masih adanya sifat egois Dalam dunia kerja. BAB I PENDAHULUAN 1 . mungkin hal ini tidak masalah. Pernyataan ini didukung oleh Nankervis. terutama dalam hubungannya dengan tim kerja.

Pimpinan diwajibkan untuk membantu pekerjaan bawahan serta mengarahkannya lebih baik. Tak mau mendengarkan orang lain Selain masih memiliki sifat egois. padahal seorang yang berada ‘diatas’ harus mau mendengarkan sura orang-orang dibawahnya. 2 BAB I PENDAHULUAN . Tidak memiliki sikap toleran Tak hanya ketiga sifat yang menempel diatas. 2. penyebab seseorang tak kunjung naik jabatan adalah tidak memiliki sikap toleran terhadap orang lain. pimpinan juga memiliki tanggungan atas pekerjaan bawahannya. Jenjang karir yang mudah ditempuh dengan cara cepat tak hanya membutuhkan skill yang cukup namun juga kepribadian yang baik termasuk cara memperlakukan orang lain maupun tim kerja. baik dari atasan maupun kawan sejawatnya. Sosok atasan yang baik tercermin dari sikap mau menghargai dan mendengarkan orang lain. Tak hanya harus menyelesaikan pekerjaannya sendiri. tak jarang penyebab karir seseorang macet di tengah jalan adalah sikap tak mau mendengarkan orang lain. seseorang yang ingin naik jabatan sebaiknya menghilangkan sifat egois yang masih melekat. Oleh karena itu. Namun sayangnya tak semua karyawan di kantor siap menghadapi kritik. Semua hal dipandang dari sudut pandang diri sendiri tanpa mau mendengarkan orang lain. maka bisa dipastikan ia akan melalui kenaikan jabatan yang lebih lambat dari yang lainnya. Padahal. Kritik memang ditujukan untuk kebaikan seseorang. termasuk pekerja di perusahaan. 3. Takut menghadapi kritik Banyak yang bilang kalau kritik itu membangun. 4. Jika seseorang masih takut menghadapi kritik. siap menerima kritik menunjukkan kalau seseorang mampu menjadi pemimpin dan naik jabatan.

Boss anda akan menaruh respek dengan kepercayaan diri dan kedewasaan anda. 2. Jika anda memiliki karir yang sudah berada di atas apa yang seharusnya anda jalani dalam posisi sekarang. dimana anda bisa membangun reputasi sebagai seseorang yang bergairah dan berdedikasi pada industri anda sekarang ini. Padahal. Keahlian interpersonal yang kuat memainkan peranan yang penting dalam menghimpun respek dari boss dan rekan BAB I PENDAHULUAN 3 . Bekerja sukarela untuk menolong department lain atau tim lain atau cukup meminta tanggung jawab lebih lagi dapat menaikkan nilai anda dalam organisasi. seorang pemimpin tentunya harus mudah untuk toleran dan beradaptasi terhadap berbagi sifat orang. Menjadi sukarelawan untuk badan penasehat perusahaan. Meminta untuk waktu tambahan juga menunjukkan minat dan keinginan untuk menolong department dan perusahaan untuk sukses. Bicaralah dengan boss anda. baik yang menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan. Meminta lebih lagi. Duduklah dan miliki pembicaraan yang terarah dengan atasan anda mengenai masa depan anda di perusahaan. Menurut Chen (2010) ada 10 cara untuk meningkatkan karir : 1. coba cari kesempatan untuk menjadi sukarelawan atau melayani dalam badan penasehat. 3. 4.Seseorang dengan kepribadian kaku yang sulit untuk toleran terhadap karakter orang yang beragam tentu menyulitkannya untuk menjadi seorang pimpinan atau atasan. Pastikan bahwa anda menginginkan performa pekerjaan anda mencapai goals dari perusahaan. Bagikan gol karir anda sendiri dengannya. Pertajam keahlian interpersonal anda.

9. 7. pastikan bahwa orang mengetahui hal tersebut terutama pada orang-orang dalam posisi memberi pengaruh yang bisa menolong anda berkembang dengan professional. 6. Carilah seorang mentor. Tetaplah mencari untuk solusi-solusi yang kreatif untuk masalah-masalah yang membuat anda dan boss anda terlihat lebih baik. kerja anda. Perkuat jaringan pertemanan anda dan ikutilah organisasi-organisasi professional. Mentor juga adalah sumber yang amat bagus untuk karir dan bimbingan karir. Jika anda telah memiliki penyelesaian proyek besar atau menciptakan program yang sukses. Biarlah diketahui bahwa anda mencari promosi ataupun langkah selanjutnya dalam karir anda. berlatihlah menjadi komunikator yang jelas dan efektif. Bangunlah hubungan mentoring. Tetaplah belajar. Pelajari seni yang baik dari mempromosikan diri anda. baik di dalam ataupun di luar perusahaan. Menjadi pendengar orang lain yang baik. Jadilah inovatif.5. Jangan pernah takut untuk berpikir di luar kotak dan menaruh ketajaman bisnis anda dalam pekerjaan. Jadilah orang yang mudah diajak bergaul. mereka juga bisa menarik perhatian dari orang luar yang mungkin saja membuka pintu kesempatan yang baru untuk anda. hadiri 4 BAB I PENDAHULUAN . Menetaplah pada puncak tren atau perkembangan dalam bidang anda dan pastikan bahwa resume anda yang sekarang merefleksikan keahlian-keahlian yang dibutuhkan tersebut. Juallah diri anda. 8. Jaringan. Cara terbukti untuk meningkatkan karir anda adalah secara berlanjut meraih pengetahuan baru. Penemuan baru-baru ini menunjukkan bahwa empat dari lima promosi dipengaruhi oleh mentor yang lebih tinggi dalam perusahaan.

dan bisa diajak kerjasama. maka lebih baiklah kesempatan anda untuk mendengar tentang kesempatan baru yang mungkin nanti akan muncul. hipnoterapi adalah ilmu hipnosis yang lebih dalam dibandingkan dengan yang dipelajari oleh seorang hipnotis. Hipnoterapi digunakan untuk menterapi seseorang yang mengalami gangguan dalam hidupnya. akan memberikan dampak kepada badan kita. Hipnoterapi adalah ilmu hipnosis yang lebih dalam dibandingkan dengan yang dipelajari oleh seorang hipnotis. atau menulis artikel. Dikenallah sebagai orang bisa dijadikan untuk bergantung. membantu adalah melakukan terapi terhadap orang yang mengalami gangguan dalam dirinya terutama yang disebabkan oleh pikiran. Maka hipnoterapis adalah seorang yang telah menguasai betul ilmu hipnosis yang lebih dalam dari seorang hipnotis serta digunakan untuk membantu orang lain. menjadi sukarelawan. Sebagai contoh adalah ketika seseorang ingin melakukan presentasi dihadapan banyak orang. atau bahkan. reputasi anda adalah hal paling bernilai yang anda milki. Apa yang kita pikirakan. Dan beberapa gangguan yang terjadi pada pikiran kita. Dalam bisnis. Bangunlah reputasi anda. maka kadang yang BAB I PENDAHULUAN 5 . Dalam konteks ini.konferensi-konferensi industri. professional. Semakin banyak orang yang melihat kekuatan dan kemampuan anda. 10. Bersikap dan dilihat melalui tata busana yang professional. Bangunlah nama untuk anda dengan menghadiri konferensi-konferensi. itulah yang akan terjadi pada kenyataannya. Hipnoterapi digunakan untuk menterapi seseorang yang mengalami gangguan dalam hidupnya (Ananta. menjadi pembicara. 2007). Karena perlu kita ketahui bahwa hampir kebanyakan penyakit. disebabkan oleh pikiran kita sendiri.

Membebaskan diri dari rasa grogi ketika melakukan presentasi 5.bolak – balik ke toilet. FRIGIDITAS. Menyembuhkan Phobia 4. Menangani KONFLIK DALAM DIRI 11. Membantu Membebaskan diri dari PSIKOSOMATIS (penyakit yang disebabkan oleh pikiran.terjadi adalah terjadi rasa gugup. atau cemas dan panik tanpa sebab 14. Paranoid. atau DISPAREUNIA 6 BAB I PENDAHULUAN . Mengatasi Panic Attack. Mengatasi VAGINISMUS. Ananta (2007) mengungkapkan bahwa terdapat manfaat hypnotherapy di antaranya : 1. karena setelah dicek ke dokter pun tidak ditemukan ada yang sakit) 17. Menetralisir rasa sakit hati 10. atau merasa takut orang lain akan mencelakakan dirinya atau selalu merasa dirinya dalam bahaya 16. Mudah merasa tersinggung atau sensitif terhadap kata-kata orang lain 15. Stress karena terlalu banyak pikiran 6. Mengalami depresi 7. berbicara menjadi terbata-bata dan sebagainya. keluar keringat dingin. Membantu untuk berhenti merokok 13. Mengendalikan emosi atau amarah yang berlebihan baik terhadap anak atau pasangan 9. Meningkatkan rasa percaya diri 3. Itu adalah sedikit contoh yang dapat sedikit anda sering hadapi. Bangkit dari kesedihan yang mendalam 8. Membebaskan diri dari PERASAAN BERSALAH yang menghantui 12. badan gemetaran. Mengatasi insomnia 2. suka tiba-tiba merasa ketakutan.

Tetapi hipnoterapi sendiri memberikan manfaat yang sangat besar. Maka hidup orang orang ini akan merasa tidak tenang di dalam hidupnya. maka dengan kompetensi baru g dimiliki oleh orang tersebut akan membuatnya menjadi memiliki banyak BAB I PENDAHULUAN 7 . kuasa dan popularitas tetapi jika kita memiliki masalah dengan pikikran kita semua itu akan menjadi tidak ada artinya. yaitu membuat pikiran seseorang menjadi terlatih untuk melampaui batas cara berpikirnya pada saat ini. Manfaat hipnoterapi yang juga bisa diperoleh adalah bisa mengeksplore dan mengasah kemampuan seseorang yang selama ini mungkin belum disadari. walaupun mungkin saat ini hidupnya serba kecukupan jika dilihat dari segi financial. Dengan adanya masalah masalah pikiran ini. Ketika permasalahan kurang percaya diri ini bisa teratasi. Misalkan selama ini kurang pede dalam berjualan atau berinteraksi dengan orang lain. Bahkan jika seeorang bisa mencapai tingkat kompetensi tertentu. Menjalani proses hipnoterapi bukan hanya sekedar membuat berpikir positif atau menghilangkan berbagai permasalahan pikiran. Dan berbagai kasus lainnya yang berhubungan dengan pikiran atau emosi Apa sajakah manfaat yang bisa diperoleh melalui hipnoterapi? Masalah pikiran. adalah masalah yang bisa dibilang paling berat dalam hidup ini. ini bisa menjadi sebuah keberuntungan yang dimiliki orang ini.18. Bisa saja kita berlimpah harta. Misalkan seseorang yang memiliki masalah dendam atau rasa bersalah yang berkepanjangan terhadap orang lain. hipnoterapi memiliki peran yang cukup baik untuk memberikan efek positif terhadap permasalahan yang dihadapi. Manfaat hipnoterapi yang juga bisa diperoleh adalah bisa mengeksplore dan mengasah kemampuan seseorang yang selama ini mungkin belum disadari.

Di samping itu. menjadi sumber bacaan bagi civitas akademik dalam pengembangan wawasan ilmiah. Tetapi ketika permasalahan terselesaikan dan Anda bisa menyelaraskan dengan kompetensi yang terbangun. dapat menjadi referensi ilmiah pada penelitian yang terkait lainnya. permasalahan sebagai berikut apakah hypnptherapy terhadap para karyawan hambatan karir untuk mensukseskan perusahaan asuransi videi Samarinda? dapat dirumuskan efektif pelatihan yang mengalami karir mereka di C. akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi kehidupan Anda. Dengan seolah menghapus memori atau menghilangkan dendam saja mungkin tidak akan membawakan dampak yang cukup signifikan terhadap kehidupan Anda.teyanman. networking hingga berlimpah rezeki daripada kehidupan sebelumnya. B. 8 BAB I PENDAHULUAN . Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana efektifitas pelatihan hypnptherapy terhadap para karyawan yang mengalami hambatan karir untuk mensukseskan karir mereka di perusahaan asuransi videi Samarinda? D. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas. Manfaat Penelitian 1. Bagi instansi peneliti. Inilah manfaat hipnoterapi yang sering terlupakan oleh banyak orang karena yang menjadi fokus dalam menjalani sesi terapi belum selaras atau sepaham dengan apa yang diperlukan.

dapat menjadi sumber informasi bagi pihak perusahaan dalam upaya meningkatkan kualitas SDM yang lebih baik.2. Bagi karyawan. 3. Bagi instansi terkait. BAB I PENDAHULUAN 9 . penelitian ini berfungsi sebagai alat bagi mereka untuk mengatasi hambatan-hambatan karir.

10 BAB I PENDAHULUAN .

frustasi dan kegagalan. ketakutan. sukses berarti kesejahteraan pribadi. bisa berlibur. bisa memberi kesempatan untuk maju kepada anak-anaknya. merasa aman secara financial (keuangan). Kebebasan dari kegelisahan. bisa membeli barang baru. Sukses sama halnya dengan kebebasan. BAB II KERANGKA TEORI DAN KONSEP 11 . Sukses berarti selalu merasa terhormat selalu merasa bahagia dan puas dengan kehidupannya. baik dalam bisnis maupun dalam kehidupan sosial. punya rumah.yang tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat namun bagi para pengguna atau pemakainya. Kesuksesan 1. Definisi kesuksesan Menurut Basuki Tjahja Purnama (dalam Chandra 2013) kesuksesan tidak semata mata dilihat dari banyaknya uang yang di hasilkan melainkan seberapa kreatif dan inovatif kita sebagai individu untuk membuat terobosan-terobosan yang unik dan jitu. kepemipinan yang disegani. Menurut Dorothy Leeds (dalam Chandra 2013) kesuksesan adalah menukarkan pengetahuan dengan tindakan yang positif.BAB II KERANGKA TEORI DAN KONSEP A. dan berhasil berbuat yang lebih baik untuk orang-orang yang menjadi tanggungannya Menurut Scwartz (dalam Chandra 2013) kesuksesan adalah banyak hal yang mengagumkan dan postif.

Semua prinsip tersebut di lakukan dengan sepenuh hati Menurut Parker dan Chusmir (dalam Dyke dan Murphy 2006) empat dimensi keberhasilan atau sukses berdasarkan domain kehidupan adalah status finansial.lakukanlah inovasi f.bahkan berani gagal. Finansial Kompensasi adalah keseluruhan balas jasa yang diterima oleh pegawai sebagai imbalan dari pelaksanaan pekerjaan di organisasi dalam bentuk uang. dan tunjangan lainnya seperti tunjangan kesehatan. Berjuang perlu keberanian. bonus. Mempunyai Karakter b. tunjangan pendidikan. 12 BAB II KERANGKA TEORI DAN KONSEP . Bekerja di mulai dengan keyakinan. hubungan keluarga serta serta pemenuhan pribadi. dan lain-lain. Teori Kesuksesan Menurut Uno (dalam Chandra 2013) seseorang yang mau meraih kesuksesan dalam hidupnya harus memiliki kriteria sebagai berikut : a. Tetap berfokus menatap tujuan anda ke depan e. pemenuhan profesional atau karir yang progresif. a. gaji. Komitmen untuk sukses berseumber utama dari dalam diri anda d.jika anda yakin masalah besar akan terasa ringan b. Untuk bisa lebih maju.Berdasarkan uraian di atas dapat di simpulkan bahwa kesuksesan tidak hanya di ukur dari banyaknya materi yang kita dapatkan tetapi dari bagaimana cara kita mendapatakannya dan menikmati prosesnya. Tekun Menurut Hengky Setiawan (dalam Chandra 2013) ada 6 prinsip menuju kesuksesan: a. 2.proses pembelajarai dari orang gagal menjadi orang sukses yang di kenal semua orang. tanggung jawab atau kontribusi terhadap masyarakat. insentif. c.

b. 2011) 10 sikap yang harus dimiliki untuk menjadikan seseorang yang sukses adalah sebagai berikut: a. inovatif. tinggal orang tersebut mau atau tidak untuk berinisiatif mengemukakan ide-idenya..Takut gagal untuk sukses bukannya takut gagal untuk semakin terpuruk. lentur. dan mempunyai etos kerja yang tinggi. pemenuhan profesional atau karir yang progresif. c. hubungan keluarga serta serta pemenuhan pribadi. Keberanian untuk berinisiatif Kekuatan yang sebenarnya tidak lagi menjadi rahasia atas kesuksesan atas orang-orang terkenal. tanggung jawab atau kontribusi terhadap masyarakat. Kiat-Kiat Menuju Kesuksesan Menurut Brian Tracy didalam ( Yaunita. Inisiatif adalah kekayaan semua orang. Profesionalitas Profesionalitas adalah kemampuan untuk merencanakan. Selain itu kesuksesan juga di pengaruhi oleh status finansial. Responsibilitas Responsibilitas adalah kemampuan dalam melaksanakan atau memenuhi tanggung jawab atas suatu pekerjaan yang dipercayakan. BAB II KERANGKA TEORI DAN KONSEP 13 . yaitu mereka selalu mempunyai ide-ide cemerlang. mengkoordinasikan dan melaksanakan fungsi tugasnya secara efisien. d. Berdasarkan uraian di atas dapat di simpulkan bahwa kesuksesan hanya akan di dapatkan oleh orang yang berani mengambil kesempatan dan keluar dari zona nyamannya . 3. Keluarga Keluarga merupakan rumah tangga yang memiliki hubungan darah atau perkawinan atau menyediakan terselenggaranya fungsi-fungsi instrumental mendasar dan fungsi-fungsi ekspresif bagi para anggotanya yang berada dalam suatu jaringan.

itulah yang dicari oleh para partner sejati dan sebagian besar manusia akan setuju. d. Kerjasama tersebut dapat terjalin 14 BAB II KERANGKA TEORI DAN KONSEP . semua orang didunia ini tanpa terkecuali adalah memiliki jumlah waktu yang sama. merupakan cermin bahwa setiap manusia nyaman dengan diri sendiri. Kebaikan lain akan terus mengalir tanpa henti saat seseorang mampu memberi dan melayani dengan ikhlas. namun sebuah additional attribute dari sikap kepemimpinan adalah kebiasaan melayani dan memberi. Senang melayani dan memberi Sebuah rumus sukses dari banyak orang sukses adalah mampu memimpin. Tepat waktu Sebuah hal yang pasti. Membuka diri Rasa percaya diri dan kebesaran hati untuk membuka diri terhadap lawan bicara. setidaknya dengan memberi dan melayani berarti menunjukan kepada orang lain tentang sebuah kesuksesan. c.b. Ini mungkin bisa dibilang sebagai bonus saja. Kemampuan untuk hadir sesuai janji adalah kunci dari semua keberhasilan. Keikhlasan adalah kunci untuk sifat ini. Lantas tidak ada yang perlu ditutupi. yaitu 24 jam sehari. terutama keberhasilan berbisnis dan berinteraksi. e. Seorang yang menepati janji dan tepat waktu menunjukan bawha dia adalah seseorang yang memiliki kemempuan mengatur dan menbagi sesuatu yang penting dalam segala hal. Senang bekerjasama dan membina hubungan baik Kemampuan bekerjasama dalam tim adalah salah satu kunci keberhasilan utama.“The more you give to others. the more respect you get in return”. Memberikan perhatian lebih terhadap waktu. Tetapi. merupakan pencerminan dari respek terhadap diri sendiri dan orang lain. bahwa tidak banyak orang yang mau bekerjasama dengan orang yang misterius.

i. Sebaliknya. setiap gagal. Tidak menunjukan kekhawatiran Berpikir positif adalah environment atau default state. maka dunia bisnis semakin terbuka luas baginya. dengan menciptakan jaringan kerja yang baik. jika seseorang tidak pernah berani menanggung resiko besar ataupun kecil. Kemudian mereka mendirikan universitas. sehingga tidak terulang lagi dikemudian hari. Berani menanggung resiko Hasil apapun yang diperoleh dalam melakukan sesuatu hal baru merupakan sebuah tantangan baru. Dikatakan hari yang baik jika tidak ada ungkapan atau tindakan keluhan dalam hari tersebut. akan terbentuk sebuah tim yang sangat loyal dan bervisi sama. Karena. jika seseorang berani menanggung resiko dari hal yang dilakukannya banyak sekali kesempatan untuk menuju sukses. f. pemikiran dan kemampuan anggota yang lain. mereka adalah seorang yang bisa dikatakan sebagai orang sukses dalam bidangnya yaitu commerce. maka semua perbuatan BAB II KERANGKA TEORI DAN KONSEP 15 . itu adalah kesempatan bagi seseorang untuk belajar mengatasi kegagalan itu sendiri. Sehingga.dimana keseluruhan eksistensi berada. Hanya ada dua macam hari: hari yang baik dan hari yang sangat baik. Tidak mengeluh “There are two kinds of days: good days and great days” 1). Hari dimana ada kegagalan tetap sebagai hari yang baik. namun dengan kegemaran mereka mencari hal-hal baru serta langsung menerapkannya. maka ia tidak akan pernah memiliki kesempatan menuju sebuah kesuksesan. h. Senang mempelajari hal-hal baru Dalam hal ini diambil contoh Ciputra dan Aburizal Bakrie. Maka jalan menuju sukses itu semakin terbuka lebar. bukan berarti mereka beralih sebagai seorang pendidik. Karena. g. Jika menggunakan pikiran default state.dengan baik jika semua pihak saling percaya akan tindakan.

karya terbaik akan menghasilkan kompensasi bagi mereka. Dengan pikiran positif. maka setiap perbuatan adak didasarkan oleh getaran positif. semakin besar kesempatan menemukan penyelesaian atas hambatan tersebut. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa kesuksesan tidak dapat diraih secara instan namun harus melalui beberapa proses yang memang bertujuan untuk menempa serta mempersiapkan diri dalam meraih kesuksesan tersebut. Karena setiap orang memiliki tempat tersendiri di dunia yang tidak bisa digantikan oleh orang lain. Ciri-ciri orang sukses Menurut Yulikuspartono ( 2011) ciri-ciri orang yang sukses adalah : 1. Mereka memandang sebuah dunia yang besar dan ingin memainkan peranan penting di dalamnya. semakin positif dalam menyikapi hambatan. melakukan penghematan. Orang sukses mau mengambil risiko.akan berdasarkan ini (kekhawatiran atau cemas).. membangun relasi dengan banyak orang. Mereka berupaya untuk mencapai target. Kenyamanan menjadi diri sendiri tidak perlu ditutup-tutupi dari orang lain. 2. 4. Mereka tetap bekerja sesuai keterampilan mereka. Menjadi diri sendiri Tidak ada di dunia ini orang sukses yang rendah diri atau tidak nyaman dengan dengan diri mereka sendiri. sehingga hal positif akan semakin besar kemungkinannya. Orang sukses percaya diri Orang sukses percaya diri dan merasakan bahwa mereka berbuat sesuatu untuk dunia. dan gesit mencoba sesuatu yang baru guna mengikuti perkembangan zaman. 16 BAB II KERANGKA TEORI DAN KONSEP . sambil tetap menyadari bahwa keterampilan inti memberi nilai kepada keterampilan lainnya. j. Mereka juga sadar.

artinya mencoba ide baru. Mereka menyadari. Karena itu. apakah di pekerjaan. mereka memilih bekerja di mana mereka dapat unggul. Pendidikan tidak terbatas di ruang kelas. majalah. tetaplah mengalir sesuai perubahan ketertarikan dan kemampuan Anda. 5. Orang sukses berpandangan positif Orang sukses berpandangan positif terhadap apa yang dapat mereka kerjakan. dan nikmati perubahan. Mereka menanamkan semangat pada diri sendiri dan dapat membayangkan diri bagaimana mereka berhasil menyelesaikan suatu tugas sulit atau mencapai penghargaan tertinggi. membaca buku. dan menggunakan Internet merupakan bentuk pendidikan pula. Mereka mampu melihat pekerjaan sebagai kesenangan. Orang sukses adalah pelajar seumur hidup. Mereka percaya gelas itu setengah penuh dan bukan setengah kosong.3. Orang sukses punya banyak cara untuk memotivasi diri sendiri Orang sukses punya banyak cara untuk memotivasi diri sendiri sehingga dapat terus berkarya lebih baik dari yang lain. surat kabar. Orang sukses menyukai tantangan. dan ini meluas pada hal-hal lain. 4. 6. Ada yang dengan cara melakukan beberapa pekerjaan setiap hari pada bidang berbeda. pendidikan tak pernah berakhir tapi dimulai di setiap tingkatan kehidupan dan terus berlanjut hingga akhir kehidupan. Ini akan membantu Anda tumbuh dan merasakan lebih percaya diri. Mereka senang melihat orang lain membuat tonggak sejarah dalam kehidupan mereka. dengan menyuguhkan pesan-pesan positif dalam kehidupan sehari-hari. Orang sukses berbuat bagaikan pelatih bagi orang lain. Seorang pria setengah baya BAB II KERANGKA TEORI DAN KONSEP 17 . Orang sukses menikmati apa yang sedang mereka lakukan. lapangan tenis atau lapangan golf. mereka menikmati pencapaian puncak permainan mereka.

orang-orang yang sukses memiliki ciri khas terhadap dirinya yang mana bisa membedakan mana orang yang telah melalui proses yang benar-benar menempa dirinya dan orang-orang yang meraih kesuksesan tersebut dengan cara yang instan. Orang sukses menyelesaikan tugas tidak dengan setengah-setengah dan mereka menggunakan cara kreatif dalam meraih sukses. 2000). Definisi karir Karir adalah sebagai suatu rangkaian pekerjaan-pekerjaan. Mereka manfaatkan waktu dengan baik dalam mensinergikan kemampuan fisik dan mental untuk mencapai sukses. Meski mungkin membutuhkan waktu lebih lama. 1989).memotivasi dirinya sendiri dengan mencoba mendapatkan lebih banyak uang daripada kakaknya. B. Karir adalah semua pekerjaan atau jabatan yang ditangani atau dipegang selama kehidupan kerja seseorang (Hani Handoko. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa. mereka akhirnya melampaui garis finis. Orang sukses menyelesaikan tugas tidak dengan setengah-setengah. Menurut Mathis dan Jakson (2002). 7. Seorang wanita berusia 29 tahun menjadi perawat top untuk menunjukkan kepada bekas gurunya bahwa dia memiliki keterampilan dan kecerdasan memadai untuk mencapai profesi itu. karir adalah rangkaian sikap dan perilaku yang berkaitan dengan pengalaman dan aktivitas kerja selama rentang waktu kehidupan seseorang dan rangkaian aktivitas kerja yang terus berkelanjutan. jabatan-jabatan. Karir adalah sebagai pola 18 BAB II KERANGKA TEORI DAN KONSEP . Menurut Gibson dkk (1995). dan kedudukan yang mengarah pada kehidupan dalam dunia kerja menurut Super (dalam Dewa Ketut Sukardi. karir merupakan urutan posisi yang terkait dengan pekerjaan yang diduduki seseorang sepanjang hidupnya. Karir 1.

Pendekatan ini memandang bahwa karir sebagai jalur mobilitas di dalam organisasi yang tunggal seperti jalur karir di dalam fungsi marketing. dan wakil presiden divisional marketing dengan berbagai macam tugas dan fungsi pada setiap jabatan. yaitu menjadi sales representative. karir adalah suatu status atau jenjang pekerjaan atau jabatan seseorang sebagai sumber nafkah apakah itu sebagai pekerjaan utama maupun pekerjaan sambilan. sikap.pengalaman berdasarkan pekerjaan (work-related experiences) yang merentang sepanjang perjalanan pekerjaan yang dialami oleh setiap individu/pegawai dan secara luas dapat dirinci ke dalam obyective events. Pendekatan kedua memandang karir sebagai suatu properti atau kualitas individual dan bukan occupation atau organisasi. manajer marketing distrik. Pendekatan ini memandang bahwa karir merupakan perubahanperubahan nilai. Berdasarkan kedua pendekatan tersebut definisi karir adalah sebagai pola pengalaman berdasarkan pekerjaan (work-related experiences) yang merentang sepanjang perjalanan pekerjaan yang dialami oleh setiap individu/pegawai dan secara luas dapat dirinci ke dalam obyective events. BAB II KERANGKA TEORI DAN KONSEP 19 . manajer marketing regional. yaitu : pendekatan pertama memandang karir sebagai pemilikan (a property) dan/atau dari occupation atau organisasi. dan motivasi yang terjadi pada setiap individu/pegawai. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa. tugas atau kegiatan pekerjaan. Menurut Greenhaus yang dikutip oleh Irianto (2001) terdapat dua pendekatan untuk memahami makna karir. manajer produk. Salah satu contoh untuk menjelaskannya melalui serangkaian posisi jabatan/pekerjaan. dan keputusan yang berkaitan dengan pekerjaan (workrelated decisions).

kristalisasi. Masa tentatif mencakup usia lebih kurang 11 sampai 18 tahun (masa anak bersekolah di SMP dan SMA) dan meliputi empat tahap. teori perkembangan karir dan perkembangan karir Super. waktu anak bertambah besar. Masa realistik adalah masa usia anak mengikuti kuliah atau mulai bekerja. Pilihannya tidak didasarkan pada pertimbangan yang masak mengenai kenyataan yang ada tetapi berdasarkan kesan atau khayalannya belaka. Teori perkembangan karir Ginzberg Menurut Ginzberg perkembangan dalam proses pilihan karir mencakup tiga tahap yang utama. yaitu eksplorasi. Mengenai masa fantasi ciri utamanya adalah memlih karir anak bersifat sembarangan.1996). dan apakah kapasitas itu cocok dengan minatnya. yaitu minat. teori pengambilan keputusan karir behavioral Krumboltz. sedangkan faktor-faktor lain tidak dipertimbangkan. yaitu nilai pribadi dan 20 BAB II KERANGKA TEORI DAN KONSEP . tentatif. Teori karir Sejumlah pakar mengemukakan teorinya tentang karir. Dua masa daripadanya. ketertarikan atau minat. Tahap berikutnya. nilai dan transisi. artinya asal pilih saja. kapasitas. Teori-teori itu adalah teori perkembangan karir Ginzberg. masing-masing dibagi atas beberapa tahap. yaitu fantasi. Dari sejumlah pakar yang menaruhkan perhatiannya pada soal karir dan pilihan karir ini akan disajikan enam yang dipandang terkemuka teorinya. anak menyadari bahwa di dalam pekerjaan yang dilakukan orang ada kandungan nilai. dan teori Holland (Munandir. Masa ini pun bertahap. Mula-mula pertimbangan karir itu hanya berdasarkan kesenangan. dan realistik. a. Dalam masa tentatif pun pilihan karir orang mengalami perkembangan.2. Teori pilihan karir Roe. yaitu tentatif dan realistik. dan spesifikasi. Menyadari bahwa minatnya berubah-rubah maka anak mulai menanyakan kepada diri sendiri apakah dia memiliki kemampuan (kapasitas) melakukan suatu pekerjaan.

dan sebagainya. ketika anak mengambil keputusan pokok dengan mengawinkan faktor-faktor yang ada. kalau anak memilih pekerjaan bidang pendidikan. Pada tahap realistik anak melakukan eksplorasi dengan memberikan penilaian atas pengalaman-pengalaman kerjanya dalam kaitan dengan tuntutan sebenarnya. pengembangan kurikulum. ia akan mengkhusukan pilihannya itu pada pekerjaan guru dan bukan pekerjaan lain dibidang pendidikan seperti konselor. di jenis dan jenjang sekolah apa. sebagai syarat unutk bisa memasuki lapangan pekerjaan atau kalau tidak bekerja. atau pustakawan sekolah. Adanya tekanan keadaan ini. baik yang ada dalam diri(internal). maksudnya pekerjaan tertentu yang khusus. Mislanya. ikut memaksa anak untuk pada akhirnya harus mengambil keputusan. yaitu orientasi minat. Penilaian yang dilakukan terhadap kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan kerja ini mengental dalam bentuk pola-pola vokasional yang jelas. Di bidang keguruan. unutk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. dia akan lebih khusus lagi pilihannya dengan menyebutkan guru bidang apa. Inilah tahap kristalisasi. maupun yang dari luar diri (eksternal). BAB II KERANGKA TEORI DAN KONSEP 21 . Pada tahap spesifikasi anak memilih pekerjaan spesifik.dan orientasi nilai. Masa transisi adalah masa peralihan sebelum orang memasuki masa realistik. bahwa kegiatan yang dilakukan mempunyai nilai daripada lainnya. misalnya tekanan waktu. ahli media pembelajaran. orientasi kapasitas. Jika tahap ini sudah dilalui maka sampailah anak pada tahap akhir.atau nilai kemasyarakatan. Dalam masa ini anak akan memadukan orientasi-orientasi pilihan yang dimiliki sebelumnya. engalaman-pengalaman berhasil atau gagal ini ikut membentuk pola itu. sekolah negeri atau swasta. Dalam kegiatankegiatan selama tahap eksplorasi. anak ungkin mencapai keberhasilan tetapi mungkin juga kegagalan. yaitu tahap spesifikasi.

Konsep kompromi juga mengalami revisi sebahai hasil temuan-temuan risetnya. Apa yang terjadi sebelum orang berumur 20 tahun mempengaruhi karirnya. Teori ini kemudian mendapat revisi pada tahun 1970. dan keadaaan yang terus berubah. dan kompromi (bahwa pilihan pekerjaan itu kompromi antara faktor-faktor yang main. hal itu bukan peristiwa sekali saja. adanya pembatasan pilihan tidak mesti berarti bahwa pilihan tersebut bersifat menentukan. kemudian dirumuskan bahwa hal ni tidak demikian halnya tetapi berlangsung terus. Teori Ginzberg mempunyai tiga unsur. tujuan-tujuannya.Teori Ginzberg dikembangkan pada tahun 1951 berdasarkan hasil studi melalui pengamatan dan wawancara dengan sampel yang terdiri atasa jenis lakilakii. Proses yang semula berakhir pada awal masa dewasa atau akhir masa remaja. Konsep dasar tentang kompromi tetap. irreversibilitas (bahwa pilihan pekerjaan tidak bisa diubah atau dibalik). yaitu minat kemampuan dan nilai). yaitu bahwa dalam pemilihan pekerjaan ada unsur kompromi. yaitu proses (bahwa pilihan suatu pekerjaan adalah suatu proses). Terjadinya kesempatan bisa saja menyebabkan orang berubah dalam pekerjaannya. Banyak dari ayahnya adalah tenaga profesioanal dan ibunya adalah berpendidikan tinggi. 22 BAB II KERANGKA TEORI DAN KONSEP . Hanya saja. Konsep omtimisasi yang merupakan penyempurnaan teorinya berarti bahwa setiap orang berusaha mencari kecocokan paling baik antara minatnya yang terus mengalami perubahan. Teori ginzberg tidak menjelaskan pilihan karir keseluruhan populasi. dalam hal ini mereka yang berasal dari kalangan yang penghasilannya rendah. Jadi sampelnya terbatas. dari keluarga yang pendapatannya di atas rata-rata. Mengenai irreversibilitas.

dan keputusan karir itu merupakan rangkaian yang tersusun atas keputusan yang kecil-kecil. implementasi preferensi (21-25 tahun). Orang dan situasi lingkungannya itu berkembang. Proposisi-proposisi itu adalah: 1) Orang itu berbeda-beda kemampuan. itu dikembangkan menjadi 12. Super mengenali sepuluh proposisi. 3) Setiap pekerjaan menghendaki pola kemampuan. Teori Super dinyatakan dalam bentuk proposisi. 2) Karena sifat-sifat tersebut. Pilihan kerja merupakan fungsi tahap perkembangan orang dan prosesnya berlangsung dalam rangka penunaian kegiatan-kegiatan atau tugas tugas yang dinamakan super tugas-tugas perkembangan pekerjaan. Tugas-tugas perkembangan itu adalah preferensi pekerjaan (14-18 tahun). orang itu mempunyai kewenangan untuk melakukan sejumlah pekerjaan. spesifikasi preferensi (18-21 tahun). dan konsolidasi status dan kemajuan ( masa akhir usia30-an dan pertengahan usia 40-an). minat. kemudian tahun 1957 bersama Bachrach. sehingga bagi setiap orang tersedia beragam pekerjaan dan setiap pekerjaan terbuka bagi bermacam-macam orang. dan sifat kepribadiancukup luas. tetapi memandang bahwa pilihan kerja itu bukan peristiwa yang sekali terjadi dalam hidup seseorang.b. BAB II KERANGKA TEORI DAN KONSEP 23 . Menurut paham ini. Teori perkembangan karir dan perkembangan hidup Super Teori ini dasarnya adalah bahwa kerja itu perwujudan konsep diri. pilihan karir adalah soal mencocokan (matching). Teori perkembangan menerima teori matching (teori konsep diri). Pada mulanya yaitu pada tahun 1953. Artiny abahwa orang mempunyai konsep diri dan ia berusaha menerapkan konsep diri itu dengan memilih pekerjaan. stabilisasi di dalam suatu pekerjaan (25-35 tahun). minat dan kepribadiaanya. hal yang menurut orang tersebut paling memungkinkannya berekspresi diri.

dan konsep diri orang itu berubahrubah. yaitu waktu terjadi ketakmapanan karir. pemeliharaan (maintenance) dan kemunduran (declane). 8) Perkembangan karir adalah proses mensintesis dan membuat kompromi dan pada dasarnya ini adalah soal konsep diri. kesempatan berperan. Keadaan ini menimbulkan pertumbuhan baru. ciri kepribadian. Orang-orang juga mengalami daur yang lebih kecil ketika dalam peralihan satu tahap ke tahap berikutnya. 7) Perkembangan orang dalam melewati tahap-tahap dapat dipandu dengan bantuan untuk pematangan kemampuan dan minat dan dengan bnatuan untuk melakukan uji realitas serta untuk mengembangkan konsep diri. kemampuan mental. tentatif dan realistik. Pilihan dan penyesuaian merupakan proses yang berkelanjutan. 5) Orang mengalami proses perbuahan melalui tahap-tahap pertumbuhan (growth). sedangkan kemapanan terbagi atas prosesproses uji cooba (trial) dan keadaan mantap (stable). 6) Pola karir yang ditentukan oleh taraf sosio ekonomi orang tua. Konsep diri merupakan hasil interaksi kemampuan bawaan.4) Preferensi dan kemampuan vokasional. dan oleh tersedianya kesempatan. keadaan fisik. Tahap-tahap kehidupan tersebut disebut “daur besar” (maxycycle). kemapanan (establishment). ekplorasi baru dan pelembagaan baru. Tahap eksplorasi selanjutnya terbagi atas fasefase fantasi. 9) Proses mensintesis atau kompromi antara faktor-faktor individu dan sosial antara konsep diri 24 BAB II KERANGKA TEORI DAN KONSEP . ekplorasi. dan evaluasi apakah peranan yang dimainkan itu memperoleh persetujuan orang yang lebih tua atau atasan dan teman teman.

dan realitas adalah proses permainan peranan dalam berbagai latar dan keadaaan. Ketiga hal tersebut saling berkesinambungan secara tidak langsung dalam mempengaruhi perkembangan karir seseorang yang kemudian ditunjang oleh Perkembangan Hidup Super yang telah diyatakan dalam proposisi yang telah terbagi kedalam 12 proposisi. bahwa hipnotis itu awalnya dari neuro-hypnotism atau tidurnya sistem saraf. Adapun secara istilah menurut Ananta (2007) hipnotis adalah suatu keadaan yang muncul secara alami dimana kesadaran seseorang menjadi lebih mudah untuk menerima sugesti dari luar. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa. dan realistik. Pengertian hynotherapy Pada awalnya kata hipnoterapi terdiri dari dua kata benda yang memilik kedudukan yang cukup jelas. dan nilai menentukan diperolehnya kepuasan kerja dan kepuasaan hidup. C. Hypnotherapy 1. teori karir telah dikemukakan oleh beberapa ahli ternama. yaitu hypno dari hipnotis dan terapi. sifat kepribadian. Keduanya memiliki makna yang utuh. misalnya pengisisan waktu senggang. kata hipnoterapi terdiri dari dua kata. Secara harfiah. minat. 12) Bekerja dan pekerjaan merupakan titik pusat organisasi kepribadian bagi kebanyakan orang. BAB II KERANGKA TEORI DAN KONSEP 25 . tentatif. 11) Kepuasaan yang diperoleh dari pekerjaan itu selaras dengan penerapan konsep diri. sedangkan bagi segolongan ornagn lagi yang menjadi titik pusat adalah hal lain. seperti hipnotis. 10) Penyaluran kemampuan. Menurut teori yang telah dikemukan oleh Grinzberg bahwa karir terbagi atas dua bagian yaitu Perkembangan Karir yang terbagi dalam tiga tahap utama yaitu fantasi.

Kemudian terapi adalah pengobatan. Namun. peningkatan kreatifitas dan perbaikan kualitas hidup lainnya. seorang doketr berkebangsaan Inggris dan James Esdaile (1808-1859). dokter asal Skotlandia. 2.Keadaan hipnotis meningkatkan memori dan persepsi. Menurut sejarah. Setelah magnetisme yang diperkenalkan oleh Mehmer. Awal perkembangan hipnosis modern yang dipertimbangkan kaidah-kaidahnya oleh Franz Anton Mesmer (173-1815) dalam kegiatan magnetisme pada abad ke-18 pun menitikberatkan pemanfaatannya untuk penyembuhan manusia. hipnotisme mulai diterima di kalangan profesional medis. salah satunya dilakukan oleh John Elliotson (1791-1868). Sejarah Hipnoterapi Pada dasarnya. kegiatan hipnosis telah dikenal sejak tahun 2980 SM berdasarkan catatan kuno di Mesir yang menuliskan adanya praktik penyembuhan dengan “terapi tidur” di kul-kuil Mesir yang dilakukan oleh seorang penyembuh yang bernama imhotep. Berdasarkan uraian di atas dapat di simpulkab bahwa hipnoterapi adalah sebuah terapi yang sangat popoler dan tidak aneh lagi ditelinga kita yang menggunakan hipnotis sebagai alat bantu yang utama. Hingga atas jasa Jean Martin Charcot (1825-1893). seperti apa saja yang mampu dilakukan dalam kondisi ini. hingga pada masa tersebut masih terdapat kerancuan akan pemanfaatan kondisis “tidur” seperti ini sehubungan dengan praktik-praktik penyembuhan. neurolohg asal Prancis. 26 BAB II KERANGKA TEORI DAN KONSEP . beberapa ahli memanfaatkan kondisis tidur “untuk” untuk kegiatan anesthesia (penghilanagn rasa nyeri atau sakit) dan penanganan gangguan saraf. serta bisa menjadi pemicu penyembuhan. perjalanan panjang kaidah keilmuan hipnosis mengalami kemajuan atas dasar kemungkinan-kemungkinan pemanfaatannya untuk kegiatan penyembuhan.

Dengan demikian. Banyak korban psikis pasca perang dunia ke II yang berhasil diselamatkan oleh Erickson. Braid dipandang sebagai “Bapak hipnoterapi”. dari Santa Cruz. mengembangkan hipnosis untuk dunia terapi. Ilmu ini selanjutnya dikenal sebagai Neuro BAB II KERANGKA TEORI DAN KONSEP 27 . James Braid adalah orang pertama yang mencoba menjelaskan fenomena mesmerisme dari sudut pandang ilmu psikologi. Setelah pemeriksaan pertama. Karena itulah banyak ahli medis yang menganggap kondisi timbul sebagai kegiatan histeria yang terjadi karena gangguan fisik atau somatis.Upaya Charcot dalam mengkaji lebih lanjut tentang fenomena hipnosis masih bersandarkan pada keterkaitannya terhadap neurologis dan fisiolohis. Metode Erickson inilah yang menandai era Hipnoterapi modern Di tahun 1973. mengembangkan sebuah ilmu komunikasi yang diturunkan dari Hipnosis. Di abad 20 Milton H. Pemahaman ini tidak lama kemudian dikoreksi oleh Pierre Janet (1859-1947) dan Sigmund Freud (1856-1939) sebagai kajian psikologis yang tidak berkaitan dengan fisiologis. Ia juga sangat dihormati oleh British Medical Associatian. Metode yang digunakan oleh Erickson inilah yang kemudian sering disebut dengan Ericksonian Hypnotherapy. ia memulai eksperimen pribadi dan melibatkan rekan kerja yang ia percaya. ia melakukan pemeriksaan medis pertama terhadap seorang subjek yang berada dalam kondisi trance mesmerisme. Ia adalah seorang ahli bedah dan seorang penulis yang produktif dan andal. Dimana Eriskson memanfaatkan hipnosis ini untuk digunakan dalam menterapi seseorang yang memiliki masalah psikis. Erickson (1901-1980). Pada tahun 1841. akhirnya hipnoterapi dapat dijelaskan dalam kerangka ilmiah dan diterima sebagai suatu teknik pengobatan oleh dunia kedokteran Inggris. Dari hasil penelitian yang ia lakukan. dua orang ilmuwan bernama Richard Bandler dan Professor John Grinder.

Ide yang berhasil melewati faktor kritis dari pikiran sadar akan diterima oleh pikiran bawah sadar.Linguistic Programming yang biasa dikenal dengan NLP.yaitu : a. Setelah klien mengisi formulir mengenai data dirinya. dan pengalaman yang traumati yang mengganggu. Pada tahu 1955 diakui penggunaannya oleh British Medical Association (AMA). setelah perang dunia II. Hingga kahirnya. mengobati gangguan kecemasan (neurosis). Selama perang dunia II. Dengan NLP. hipnoterapis membuka percakapan 28 BAB II KERANGKA TEORI DAN KONSEP .Induction (Interview) Pada tahap awal ini hipnoterapis dan klien untuk pertama kalinya bertemu. ternyata Bandler dan Grinder tidak saja memperbesar keampuhan hipnoterapi dalam keadaan tidur semata bahkan mengikuti jejak gurunya Erickson. 3.2007) the bypass of the critical factor of the conscious mind. Teori Hypnotherapy Menurut Ananta (2007) proses hypnotherapy ada beberatpa tahanapan. yang diikuti dengan masuknya ide tertentu yang dapat diterima. jika tidak bertentangan dengan nilai-nilai yang tersimpan pada pikiran bawah sadar. hipnosis untuk kegiatan terapi diakui secara berturut-turut oleh lembaga medis dan psikologi di negara Inggris dan Amerika serikat. Dari kegiatan inilah hipnosis menjadi sebuah alternatif penanganan gangguan psikis yang cukup populer. NLP mampu mempercepat pemulihan trauma dalam keadaan sadar dan dalam tempo yang sangat singkat. followed by the establishment of selective acceptable thoughts artinya hipnosis adalah terlewatinya faktor kritis dari pikiran sadar. hipnosis menjadi alternatif pengobatan bagi para korban perang yang meliputi mengurangi rasa sakit. Pre . Menurut US Department of Education Human Services Division didalam ( purwanto. dan 1960 oleh American Psyichological Association (APA).

Pre . Proses ini dinamakan deepening. Hipnoterapis akan mengetahui kedalaman trance klien dengan melakukan Depth Level Test (tingkat kedalaman trance klien). Selain itu. Inilah yang dinamakan dengan kondisi ter -hipnotis. Alfa. d. Uji sugestibilitas juga membantu hipnoterapis untuk menentukan teknik induksi yang terbaik bagi sang klien. Induction Induksi adalah cara yang digunakan oleh seorang hipnoterapis untuk membawa pikiran klien berpindah dari pikiran sadar (conscious) ke pikiran bawah sadar (sub conscious). kemudian Theta. apa yang diketahui klien terhadap hipnotis. antara lain hal yang diminati dan tidak diminati. dan seterusnya.Induction yang tidak tepat. uji sugestibilitas juga berfungsi sebagai pemanasan dan juga untuk menghilangkan rasa takut terhadap proses hipnoterapi. Deepening (Pendalaman Trance) Hipnoterapis akan membawa klien ke trance yang lebih dalam. dengan menembus apa yang dikenal dengan Critical Area.Induction merupakan tahapan yang sangat penting. pikiran juga menjadi rileks. sehingga berada dalam kondisi trance. menghilangkan rasa takut terhadap hipnotis / hipnoterapi dan menjelaskan mengenai hipnoterapi dan menjawab semua pertanyaan klien. Saat tubuh rileks. b. Semakin turun gelombang otak. Seringkali kegagalan proses hipnoterapi diawali dari proses Pre . BAB II KERANGKA TEORI DAN KONSEP 29 . Suggestibility Test Maksud dari uji sugestibilitas adalah untuk menentukan apakah klien masuk ke dalam orang yang mudah menerima sugesti atau tidak. maka frekuensi gelombang otak dari klien akan turun dari Beta. klien akan semakin rileks.aspek psikologis dari klien. Sebelumnya hipnoterapis harus dapat mengenali aspek .untuk membangun kepercayaan klien. c.

b. dapat membuat tubuh menjadi relaks dan mengurangi intensitas nyeri yang berlebihan secara drastic. cemas. kemarahan. hipnoterapis secara perlahan – lahan akan membangunkan klien dari “tidur” hipnotisnya dan membawanya ke keadaan yang sepenuhnya sadar. Suggestions / Sugesti Pada saat klien masih berada dalam trance. Dengan Hipnoterapi.e. ketegangan dalam menghadapi ujian. Manfaat Hypnoterapi Menurut Ananata (2007) saat ini hipnoterapi dapat digunakan untuk mengatasi masalah – masalah sebagai berikut: a. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa. sugesti yang diberikan kepada klien pada saat proses hipnotis masih berlangsung dan diharapkan terekam terus oleh pikiran bawah sadar klien meskipun klien telah keluar dari proses hipnotis. rasa bersalah. kurang percaya diri dan lain-lain adalah masalah-masalah emosi yang berhubungan 30 BAB II KERANGKA TEORI DAN KONSEP . Post Hypnotic Suggestionadalah salah satu unsur terpenting dalam proses hipnoterapi. 4. f. Masalah fisik Ketegangan otot dan rasa nyeri yang berlebihan dapat dibantu dengan Hipnoterapi. Hipnotherapy adalah sebuah terapi yang menggunakan metode hipnosis yang telah berkembang sampai pada akhirnya dikembangkan oleh erickson dalam membantu korbang perang dunia II untuk mengatasi penyakit psikis ataupun mengurangi kecemasan yang terjadi melalui beberapa tahapan-tahapan yang sistematis. hipnoterapis juga akan memberi Post Hypnotic Suggestion. Masalah Emosi Serangan panik. Termination Akhirnya dengan teknik yang tepat.

peneliti tidak bisa memahami proses otak apa yang terjadi ketika seseorang dihipnotis/ diberi sugesti dalam kondisi hipnosis. dan juga perilaku.dengan rasa takut dan kegelisahan. Keunggulan dan Kekurangan Hypnoterapi Menurut Ananata (2007) self hypnosis secara garis besar memiliki arti proses penanaman nilai baru kedalam pikiran oleh diri sendiri untuk mengilangkan prilaku lama dan menghasilkan kondisi baruyang positif dan di kehendaki lewat penanaman nilai baru atau sugesti tersebut. Jika digunakan dengan benar hypnosis bisa membantu seseorang pikirannya ke arah positif guna peningkatan kualitas diri. Selain sugesti belum tentu berhasil karena tingkat respon yang berbeda pada tiap orang.2007) mengatakan. Hipnoterapi juga bisa membantu insomnia dan gangguan tidur. dapat diatasi dengan Hipnoterapi. 5. Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa. hal ini tidak membantu menjelaskan proses llmiah apa yang terjadi ketika seseorang dihipnosis dan diberi sugesti. emosi. Maka. Masalah Perilaku Masalah perilaku seperti merokok. hipnosis masuk dalam bidang ilmu Pseudoscience BAB II KERANGKA TEORI DAN KONSEP 31 . Semua masalah di atas bisa diatasi dengan Hipnoterapi. kita akan di arahkan untuk berfikir positif. sampai pada hari ini Hipnotherapy telah berhasil mengatasi beberapa permasalahan khususnya dalam tiga hal utama yaitu masalah fisik. Dalam Psikologi. tidak heran kalau hipnosis tidak diterima sebagai bentuk psikoterapi oleh APA/ Asosiasi Psikologi Amerika. makan berlebihan dan minum minuman keras yang berlebihan dan berbagai macam perilaku ketagihan. US Department of Education Human Services Division didalam ( purwanto. c. meski para peneliti menemukan alat untuk mengukur tingkat respon seseorang terhadap hipnotis.

ternyata hal ini disebabkan karena orang tersebut memilih pekerjaan / profesi yang tidak sesuai dengan keinginan hati dan potensi terpendam yang dimilikinya. D.Keilmiahan hipnosis tertolak karena tidak dapat diterapkan pada semua orang dan belum tentu berhasil pada kasus medis atau psikologis yang sama. bisa memberi kesempatan untuk maju kepada anak-anaknya. bisa berlibur. merasa aman secara financial (keuangan). Kerangka Pemikiran Kesuksesan adalah keberhasilan seseorang dalam menemukan potensi keunggulan dirinya untuk bisa menjadi yang terbaik di bidangnya sehingga berguna bagi diri sendiri dan orang lain. bisa membeli barang baru.Psychology (Psikologi Semu). punya rumah. Berdasarkan uraian di atas maka bisa disimpulkan kerangka berpikir pada penelitian ini adalah : 32 BAB II KERANGKA TEORI DAN KONSEP . Menurut Ananta (2007) hipnotis adalah suatu keadaan yang muncul secara alami dimana kesadaran seseorang menjadi lebih mudah untuk menerima sugesti dari luar. sukses berarti kesejahteraan pribadi. serta bisa menjadi pemicu penyembuhan. Keadaan hipnotis meningkatkan memori dan persepsi. banyak orang yang dikatakan sukses secara financial. Menurut Scwartz (dalam Chandra 2013) Kesuksesan adalah banyak hal yang mengagumkan dan postif. peningkatan kreatifitas dan perbaikan kualitas hidup lainnya. Melalui meotde hypnotherapy inilah peneliti mencoba untuk mengubah karir kesuksesan seseorang dari yang awalnya mengalami penghambatan karir menjadi seseorang yang memiliki kesuksesan karir. namun hidupnya tidak bahagia.

Hypnotherapy Berpikir Positif 1. Kondisi baru yang posifif 2. Hipotesis 1. BAB II KERANGKA TEORI DAN KONSEP 33 . H1 : Ada perbedaan sukses karir antara pegawai yang di beri perlakuan hypnotherapy dengan yang tidak di berikan perlakuan. Kerangka Konsep Penelitian E. H0 : Tidak Ada perbedaan sukses karir antara pegawai yang di beri perlakuan hypnotherapy dengan yang tidak di berikan perlakuan. Meningkatkan kualitas diri Sukses Karir Gambar 1.

34 BAB II KERANGKA TEORI DAN KONSEP .

BAB III METODE PENELITIAN A. yang disebut sebagai variabel eksperimental sengaja dimanipulasi oleh peneliti. Emzir (2009) mendefinisikan eksperimen sebagai suatu situasi penelitian yang sekurang-kurangnya satu variabel bebas. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian eksperimen ini adalah Treatment by Level Design (T-LD) Tujuan dari penelitian eksperimental menurut Nazir (1988) adalah untuk menyelidiki ada tidaknya hubungan sebab akibat serta berapa besar hubungan sebab akibat tersebur dengan cara memberikan perlakuan-perlakuan tertentu pada kelompok eksperimental dan menyediakan kelompok control sebagai perbandingan. BAB III METODE PENELITIAN 35 . Lalu berdasarkan jenisnya penelitian ini peneliti menggunakan rancangan penelitian eksperimental. Secara spesifik Sarwono (2006) menjelaskan bahwa penelitian kuantitatif adalah penelitian sistematis terhadap bagian-bagian dan fenomena serta hubungan-hubungannya. Kemudian Arikunto (2010) mendefinisikan eksperimen adalah suatu hubungan sebab akibat atau hubungan kausal antara dua faktor yang sengaja ditimbulkan oleh peneliti dengan mengeliminiasi atau mengurangi atau menyisihkan faktor-faktor lain yang mengganggu. Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif berjenis eksperimental.

2. maka perlu konsep-konsep yang harus dijelaskan oleh penulis (Sudjana. Sukses karir Menurut Basuki Tjahja Purnama (dalam Chandra 2013) kesuksesan tidak semata mata dilihat dari banyaknya uang yang di hasilkan melainkan seberapa kreatif dan inovatif kita sebagai individu untuk membuat terobosan yang unik dan jitu. Definisi Konsepsional Definisi konsepsional adalah abstrak mengenai fenomena yang dirumuskan atas generalisasi dari sejumlah karakteristik kejadian keadaan kelompok atau individu tertentu. yaitu : 1. Agar peneliti ini jelas dan mudah dipahami. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel bebas dan satu variabel terikat. Menurut Gibson dkk (1995). Definisi konsepsional memberikan kejelasan tentang istilah-istilah yang berhubungan dengan penelitian sehingga timbul kesamaan pengertian istilah yang tertera dalam penulisan ini.B. Variabel Terikat : Sukses Karir 2. Hypnotherapy Menurut Ananta (2007) hipnotis adalah suatu keadaan yang muncul secara alami dimana kesadaran seseorang 36 BAB III METODE PENELITIAN .yang bermanfaat bagi masyarakat dan bagi para pengguna atau pemakainya. 2011). Variabel Bebas : Hypnotherapi C. karir adalah rangkaian sikap dan perilaku yang berkaitan dengan pengalaman dan aktivitas kerja selama rentang waktu kehidupan seseorang dan rangkaian aktivitas kerja yang terus berkelanjutan. Definisi konsepsional yang dikemukakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Identifikasi Variabel Identifikasi variabel merupakan bagian dari langkah penelitian yang dilakukan peneliti dengan cara menentukan variable-variabel yang ada dalam penelitiannya.

D. Menurut Kerlinger (2002) Definisi operasional adalah penegasan arti dari konstruk atau variabel yang digunakan dengan cara-cara tertentu untuk mengukurnya. serta bisa menjadi pemicu penyembuhan. Lebih lanjut. bilamana indicator variabel yang bersangkutan tersebut tampak (Azwar.menjadi lebih mudah untuk menerima sugesti dari luar. 2007). Hypnotherapy hipnoterapi adalah sebuah terapi yang sangat popoler dan tidak aneh lagi ditelinga kita yang menggunakan hipnotis sebagai alat bantu yang utama. definisi operasional adalah penyimpulan definisi variabel yang menggambarkan hubungan antara konsep-konsep khusus yang ingin atau yang akan diteliti dan merupakan pedoman yang lebih konkrit untuk mengkaji suatu teori (Basuki. 2010). BAB III METODE PENELITIAN 37 . sehingga pada akhirnya akan menghindari salah pengertian dan menafsirkan yang berbeda dalam penelitian ini.proses pembelajarai dari orang gagal menjadi orang sukses yang di kenal semua orang. Keadaan hipnotis meningkatkan memori dan persepsi. Oleh karena itu dalam penelitian ini dikemukakan definisi operasional veriabel penelitian sebagai berikut: 1. peningkatan kreatifitas dan perbaikan kualitas hidup lainnya. Definisi Operasional Definisi operasional memiliki arti tunggal dan diterima secara objektif. 2. Sukses karir Sukses karir tidak hanya di ukur dari banyaknya materi yang kita dapatkan tetapi dari bagaimana cara kita mendapatakannya dan menikmati prosesnya.Kemudian terapi adalah pengobatan.

Seluruh pegawai perusahaan asuransi videi b. Pegawai dengan rentang usia 18 sampai 25 tahun c.E. obyek atau subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulanny (Sugiyono. Sampel Menurut Sugiyono (2010) Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimilik oleh populasi tersebut. misalnya karena keterbatasan dana. tumbuhan. maka peneliti bisa menggunakan 38 BAB III METODE PENELITIAN . 2005). tenaga dan waktu. dan sebagainya. Subjek Penelitian 1. nilai. maka penelitiannya merupakan penelitian populasi. Adapun karakteristik populasi dalam penelitian ini adalah: a. 2010). sikap hidup. peristiwa. dan peneliti tidak mungkin mempelajari semua yang ada pada populasi. Apabila seseorang ingin meneliti semua eleman dalam wilayah penelitian. Populasi adalah jumlah keseluruhan dari satuan-satuan atau individu-individu yang karakteristiknya hendak diduga (diselidiki. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai perusahaan asuransi videi Samarinda yang sesuai dengan kriteria yaitu berjumlah 39 pegawai. mempunyai sifat atau ciri yang sama dan subjek penelitian yang hendak digeneralisasikan) (Hadi. Kemudian menurut Arikunto (2010) Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian. sehingga objek-objek penelitian bisa menjadi sumber data penelitian (Bungin. Pegawai yang mengalami pengahambatan karir 2.2010). gejala. Studi atau peneltiannya juga disebut studi populasi. Populasi penelitian merupakan serumpun yang merupakan keseluruhan (universum) dari objek penelitian yang bisa berupa manusia. Bila populasi besar. hewan. Populasi Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas .

Banyak sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 30 pegawi dari jumlah populasi sebanyak 39 pegawai perusahaan asuransi videi Samarinda 3.sampel yang kesimpulannya akan bisa diberlakukan untuk populasi. Dinamakan sampel apabila kita bermaksud untuk menggeneralisaskikan hasil penelitian sampel (Arikunto. (2) Jika diinginkan membahas masalah kelompok kecil (sub group) maka cara ini yang efektif. Setelah dilakukan seleksi terhadap jumlah populasi maka peneliti mendapati sejumlah 30 pegawai dari bidang marketing yang menjadi sampel didalam penelitian ini. (4) Dapat mewakili setiap strata secara acak namun tetap proporsional. (3) Stratifed random sampling secara umum akan lebih presisi daripada simple random sampling. 2010). Teknik Sampling Teknik pengambilan sampel adalah proportional stratifed random rampling. Tentu saja dengan syarat jika strata atau pengelompokan yang dibuat adalah homogen. antara lain. Setelah peneliti memberikan skala dan melakukan scoring. Dipilihnya teknik stratified sampling memiliki beberapa alasan. Untuk itu sampel yang diambil dari populasi harus betul-betul representitatif (mewakili). (1) Dianggap lebih menjamin karena bukan hanya mewakili seluruh poluasi tetapi merupakan kunci dari himpunan bagian dari populasi khususnya himpunan bagian atau kelompok-kelompok kecil yang minoritas. Lebih lanjut Arikunto (2010) mengatakan yang dimaksud dengan menggeneralisasikan adalah mengangkat kesimpulan penelitian sebagai sesuatu yang berlaku bagi populasi. Dilakukan dengan cara membagi populasi ke dalam kelompok yang tidak overlapping.peneliti menyeleksi lagi dari tiga puluh subjek yang sudah ada terdapat tujuh subjek yang mengalami BAB III METODE PENELITIAN 39 . Sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti.

terutama bagi mereka yang ragu–ragu atas arah kecenderungan jawabannya.penghambatan karir (berdasarkan hasil scroring) . bisa diartikan belum bisa memutuskan atau memberi jawaban. sifat. Pertama. maksud kategorisasi jawaban SS-S-R-TS-STS adalah terutama untuk melihat kecenderungan pendapat responden. tidak sesuai juga tidak. bisa juga diartikan netral. yaitu : 40 BAB III METODE PENELITIAN . tersedianya jawaban yang ditengah itu menimbulkan kecenderungan menjawab ke tengah.Peneliti lalu membagi tujuh orang subjek kedalam kelompok eksperimen dan tujuh orang subjek dari pretest kedalam kelompok control. kegiatan tertentu dan sejenisnya dikumpulkan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan penelitian (Gulo. sesuai tidak. Penelitian ini menggunakan skala Likert yang telah dimodifikasi.Kedua. F. perbuatan mengumpulkan. Metode pengumpulan data Metode Pengumpulan data adalah proses. Modifikasi skala Likert meniadakan kategori jawaban yang di tengah berdasarkan tiga alasan. Menurut Suryabrata (2008) metode pengumpulan data adalah suatu cara yang dipakai oleh peneliti untuk memperoleh data yang akan diteliti. Kategori jawaban yang arti ganda ini tentu saja tak diharapkan dalam suatu instrumen. Ketiga. Metode penelitian ini menggunakan teknik skala likert dan akan digunakan pada 1 variabel. cara. kategori undecided itu mempunyai arti ganda. 2010). atau bahkan ragu – ragu. akan menghilangkan banyak data penelitian sehingga mengurangi banyaknya informasi yang bisa dijaring dari para responden (Hadi. kearah itu. Data berupa suatu pernyataan (statement). keadaan. 2010). atau menghimpun data . kearah sesuai ataukah kearah tidak-sesuai.

No 1 2 Tabel 1.19.2 18.28. 3 untuk R (Ragu-ragu) 2 untuk TS (Tidak Sesuai). Bobot yang diberikan untuk aitem unfavorable yaitu 1 untuk pilihan jawaban Sangat Sesuai (SS). maka semakin tinggi pula tingkat resiliensi yang dimiliki subjek.29 Total 18 12 Jumlah 14 16 30 BAB III METODE PENELITIAN 41 . 1 untuk STS (Sangat Tidak Sesuai).3. R (Ragu-ragu).13 2.12.16 Tekun 15. Pemberian skor untuk setiap pernyataan favorable adalah 5 untuk pilihan jawaban SS (Sangat Sesuai). Distribusi Aitem Skala Sukses Karir Nomor Aitem Aspek Favourable Unfavourable Mempunyai 1.8.24.17.25.5. 2 untuk pilihan jawaban yang Sesuai (S).30 3. semakin rendah skor yang diperoleh oleh subjek.22.27.20.9.21. Skala Sukses Karir Skala ini disusun berdasarkan dua aspek yang dikemukakan menurut Sandiaga (dalam Chandra 2013) yang menyatakan bahwa aspek-aspek kesuksesan adalah Mempunyai Karakter dan Tekun. maka semakin rendah pula tingkat resiliensi yang dimiliki subjek. 4 untuk S (Sesuai).26. S (Sesuai).6. STS (Sangat Tidak Sesuai). 3 untuk pilihan jawaban Ragu-ragu (R).1.1 karakter 1.10. yaitu SS (Sangat Sesuai). 5 untuk pilihan jawaban Sangat Tidak Sesuai (STS). TS (Tidak Sesuai).4. Begitu sebaliknya. Skala sukses karir ini terdiri atas lima pilihan jawaban. 4 untuk pilihan jawaban yang Tidak Sesuai (TS).14. Skor setiap butir pernyataan berkisar dari 1 sampai 5. Semakin tinggi skor yang diperoleh subjek.7.

Hasil analisis butir didapatkan dari r hitung > r tabel untuk N = 30 = 0. Reliabilitas Reliabilitas menunjukan konsistensi atau kepercayaan hasil pengukuran suatu alat ukur. Menurut Azwar (2007) validitas isi ditentukan melalui pendapat professional dalam telaah aitem denegan menggunakan spesifik yang telah ada. Skala Sukses Karir Skala sukses karir terdiri dari 30 butir dan dan terbagi dalam tujuh aspek. Validitas dan Reliabilitas 1.G.361. 2006) Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas a. Sedangkan validitas konstruk teoritis yang mendasari penyusunan alat ukur. Uji validitas yang dilkaukan dalam penelitian ini adalah validitas isi (content validity).00. yang dilakukan dengan meng korelasi kan skor butir total. Reliabilitas ini dinyatakan dalam koefesien reliabilitas. 2. Validitas Azwar (2007) mengatakan bahwa uji validitas alat ukur bertujuan untuk mengetahui sejauh mana skala yang digunakan mampu menghasilkan data yang akurat sesuai dengan tujuannya. dengan angka antara 0 sampai 1. Sebaliknya. Berdasarkan hasil uji validitas menunjukan tidak terdapat butir yang gugur. 2006). dan caliditas konstruksi teoritis (construct validity). Nama konstrak : Sukses Karir Nama Aspek 1 : Mempunyai karakter Nama Aspek 2 : Tekun 42 BAB III METODE PENELITIAN . Validitas butir bertujuan untuk mengetahui apakah butir atau aitem yang digunakan abik atau tidak. Hal ini ditunjukan konsistensi skor yang diperoleh subjek yang diukur dengan alat yang sama (Azwar. alat ukur yang rendah ditandai dengan koefesien reliabilitas yang mendekati 0 (Azwar. validitas butir.Semakin tinggi koefesien mendekati angka 1.00 berarti reliabilitas alat ukur semakin tinggi.

546 – 0. Subjek dimasukkan ke dalam kelompok eksperimen berdasarkan jenjang dan program pendidikan yang sama dan dikenai pre tes atau post tes. b). maka desain BAB III METODE PENELITIAN 43 . Prosedur Eksperimen Prosedur eksperimen dibagi dalam tiga tahap yaitu. Perkenalan dan pengarahan.687 0.Tabel 2. 1. Perencanaan metode pemberian program pelatihan relaksasi progresif yang dilakukan selama eksperimen. pelaksanaan terapi relaksasi progresif dan post eksperimen.00 Wita pada hari Minggu disesuaikan dengan suasana ruangan yang tenang menggunakan kipas angin sehingga membuat nyaman peserta training dan pelaksanaannya menggunakan salah satu ruang kelas 26 di fakultas ilmu sosial dan politik. Rangkuman Analisis Kesahihan Butir (N=92) Aspek 1 2 Jumlah Butir Awal 14 16 Jumlah Butir Gugur 3 3 Jumlah Butir Sahih 11 13 Correctted item total correlation 0. Berdasarkan uraian kegiatan yang digunakan dalam penelitian ini. pre-eksperimen. 2.722 H. Pre Eksperimen Pre-eksperimen merupakan tahap persiapan pemberian perlakuan pada kelompok eksperimen. Kegiatan dalam pre-eksperimen adalah: a). I. Rancangan Eksperimen Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan eksperimen.609 – 0. Setelah itu dilakukan manipulasi yang bentuk perlakuannya adalah relaksasi progresif kecemasan. Pelaksanaan Terapi Relaksasi Progresif Perlakuan yang diberikan terhadap kelompok eksperimen selama satu hari efektif dari jam 09.00 Wita sampai jam 13.

penelitian yang digunakan adalah Treatment by Level Design (T-L). yaitu: Kelompok Eksperimen. Penghambatan karir diukur pada satu kelompok. Tujuannya adalah untuk mengukur penghambatan karir dari penelitian ini agar fokus pada subjek dan pengaruhnya terhadap sukses karir. J. 2.3 Tahapan Penelitian Y2 Pengukuran Subjek Pengukuran -X KE 1 X1 -X KE 2 X2 Y1 Subjek Seluruh Responden Keterangan: Y1 : Pre test Y2 : Post test KE1 : Kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan KE2 : Kelompok control yang tidak di berikan perlakuan -X : Perlakuan hypnotherapy X1 : Pemberian skala kelompok eksperimen X2 : Pemberian skala kelompok control Prosedur eksperimennya sebagai berikut: 1. Sebelum uji hipotesis dilakukan. Memberikan tes skala sukses karir. 44 BAB III METODE PENELITIAN . diadakanya uji normalitas. 3. Teknik Analisa Data Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistic yaitu analysis of variance (ANOVA). Memberikan perlakuan terhadap kelompok eksperimen (X) 4. Adapun rancangan eksperimennya sebagaimana tercantum pada gambar 1: Tabel. Keseluruhan teknik analisis data akan menggunakan program SPSS versi 20. Membandingkan hasil pada kelompok eksperimen apabila Y1dan Y2berbeda atau tidak berbeda.0 for windows 7.

Tabel 5. Uji Karakteristik Responden Individu yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah pegawai perusahaan asuransi videi Samarinda.BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Jumlah subjek dalam penelitian ini yaitu 30 pegawai. Distribusi Responden Menurut Jenis Kelamin Aspek Umur Frekuensi Presentase Jenis Kelamin Laki-laki 30 100% Total 100% Berdasarkan tabel X dapat diketahui bahwa rata-rata jenis kelamin pegawai perusahaan videi Samarinda yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah laki-laki yaitu sebanyak 30 orang.3% Total 100 % BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 45 . Adapun distribusi sampel penelitain sebagai berikut : Tabel 4.7 % Usia 22-25 16 53. Hasil Penelitian 1. Distribusi Responden Menurut Usia Aspek Usia Frekuensi Presentase >17 18-21 14 46.

43 12 90 Tinggi Berdasarkan Tabel 7 dapat diketahui gambaran keadaan sebaran data pada subjek penelitian secara umum pada perusahaan asuransi videi Samarinda.Berdasarkan tabel 3 dapat dikathui bahwa rata-rata usia pegawai perusahaan asuransi videi yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah usia 18-21 dengan besaran 46. Tabel 7. Tabel 6. Adapun 46 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN . Berdasarkan hasil pengukuran melalui skala sukses karir yang telah diisi diperoleh rerata empiris untuk pretest (21. Rerata Empiris dan rerata hipotesis diperoleh dari respon subyek penelitian melalui satu skala penelitian yaitu skala sukses karir .130) lebih rendah dari rerata hipotetik (84) dengan ketagori tinggi.3 %.7 % dan usia 22-25 dengan besaran 53. Distribusi Responden Menurut Bidang Aspek Program Frekuensi Presentase Bidang Marketing 30 100% Total 100% Berdasarkan tabel 6 dapat diketahui bahwa rata-rata bidang di perusahaan asuransi videi yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah bidang marketing dengan frekuensi 30 dan presentasi 100 %.130 108. Rerata empiric dan rerata hipotesis penelitian dapat dilihat pada tabel 7. Rerata Emipis dan Rerata Hipotesis Variabel SD Empirik Rerata Empirik SD Hipotetik Rerata Hipotetik Status Pretest 21. Hasil Uji Deskriptif Deskripsi data digunakan untuk menggambarkan kondisi sebaran data pada pegawai perusahaan asuransi Videi Samarinda. 2.

5 SD M + 0. 7 pegawai (23 persen) memiliki tingkat sukses karir tinggi. Kategorisasi Skor Pre test Skala Sukses Karir Interval Kecenderungan X > M + 1.5 SD Skor ≥121 106-1 20 91-10 5 76-90 ≤75 Kategori Sangat Tinggi F 11 Persentase 37% Tinggi 7 23% Sedang 5 17% Rendah Sangat Rendah 5 2 17% 6% Berdasarkan kategorisasi pada tabel 8 .sebaran frekuensi data untuk skala ketahanan menghadapi masalah siswa tersebut sebagai berikut : Tabel 8.5 SD M – 0. maka terdapat 12 pegawai (40 persen) memiliki tingkat sukses karir sangat tinggi.5 SD < X < M – 0. maka terdapat 11 pegawai (37 persen) memiliki tingkat sukses karir sangat tinggi.5 SD Skor ≥121 106-120 91-105 76-90 ≤75 Kategori Sangat Tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat Rendah F 12 10 8 0 0 Persentase 40% 33% 27% 0% 0% Berdasarkan kategorisasi pada tabel 9 . 5 pegawai (17 persen) memiliki tingkat sukses karir sedang.5 SD < X< + 0.5 SD M – 1. 10 pegawai (33 persen) memiliki tingkat sukses karir tinggi. 5 pegawai (17 persen) memiliki tingkat sukses karir rendah dan 2 pegawai (6persen) memiliki tingkat sukses karir sangat rendah. BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 47 . 8 pegawai (27 persen) memiliki tingkat sukses karir sedang.5 SD < X < M – 0.5 SD < X< + 0.5 SD < X < M + 1.5 SD X < M – 1. Tabel 9 Kategorisasi Skor Post test Skala Sukses Karir Interval Kecenderungan X > M + 1.5 SD < X < M + 1.5 SD X < M – 1.5 SD M – 0.5 SD M + 0. 5 pegawai (0 persen) memiliki tingkat sukses karir rendah dan 0 pegawai (0 persen) memiliki tingkat sukses karir sangat rendah.5 SD M – 1.

Tabel 10. Kategorisasi Keseluruhan Subjek untuk Skor Pre Test dan Post Test Skala Sukses Karir No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Skor 77 90 77 81 86 68 71 124 126 128 122 107 113 103 103 106 103 130 138 101 140 120 122 110 115 136 99 91 94 130 Pretest Kategori Gagal Gagal Gagal Gagal Gagal Gagal Gagal Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Skor 118 96 117 98 113 125 122 122 110 115 136 99 91 94 Post test Kategori Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Sukses Keterangan Meningkat Meningkat Meningkat Meningkat Meningkat Meningkat Meningkat Menurun Menurun Menurun Meningkat Menurun Menurun Menurun TIDAK DI JADIKAN KELOMPOK KONTROL MAUPUN EKSPERIMEN Nb : Kuning (eskperimen.Merah (kontrol) 48 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN .

092 Normal Tabel 12 dapat ditafsirkan sebagai berikut : Hasil uji asumsi normalitas terhadap variabel sukses karir menghasilkan nilai Z = 0881 dan p = 0.05 maka sebenarnya tidak normal (Hadi. Tabel 11. Tabel 12.3. Hasil Uji Normalitas Uji normalitas untuk melihat frekuensi observasi yang diteliti dari frekuensi teoritik.050). Hasil Pretest Uji Normalitas Variabel Shapiro-Wilk p Keterangan Sukses Karir 0. Kaidah yang digunakan adalah jika p>0. Hasil uji berdasarkan kaidah yang menunjukan sebaran butir-butir sukses karir adalah normal. sebalik jika p<0. Uji asumsi normalitas menggunakan terknik statistic non parametik one sample Shapiro-Wilk .092 (p > 0. Uji Homogenitas Uji asumsi homogenitas dilakukan untuk mengetahui variasi atas kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. 2010).951 0.18 (p > 0. Hasil Postest Uji Normalitas Variabel Shapiro-Wilk p Keterangan Sukses Karir 0. Hasil Uji Asumsi a.951 dan p = 0.18 Normal Tabel 9 dapat ditafsirkan sebagai berikut : Hasil uji asumsi normalitas terhadap variabel sukses karir menghasilkan nilai Z = 0. Uji asumsi homogenitas dilakukan dengan teknik Marginal Homogenity test (uji homogenitas marjinal) menggunakan BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 49 .05 maka sebenarnya normal.050).881 0. Hasil uji berdasarkan kaidah yang menunjukan sebaran butir-butir sukses karir adalah nol b.

009 50 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN . Adapun kaidah yang digunakan dalam uji homogenitas adalah apabila nilai p > 0. Tabel 13.050. Uji Hipotesis Hipotesis dalam penelitian adalah untuk melihat efektifitas hypnotherapy didalam mempengaruhi sukses karir pegawai yang mengalami penghambatan karir. 4.050 maka hipotesis dinyatakan diterima atau pengaruh dinyatakan signifikan.172) > 0. Hasil Uji Homogenitas Variabel Tahap p Keterangan Sukses Karir Pre test 0.050 maka variasi skor antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dinyatakan homogeny. (1) uji normalitas distribusi data dinyatakan normal (2) uji homogenitas pengelompokan data antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dinyatakan homogen. Adapun kaidah yang digunakan pada Uji Hipotesis ini adalah apabila nilai p < 0. Tabel 14.172 Homogen Berdasarkan hasil uji homogenitas pada Skala sukses karir menghasilkan nilai p (0. -4. Sebelum dilakukan uji hipotesis peneliti menentukan bahwa penelitian ini masuk ketegori parametrik karena berdasar uji asumsi yang terdiri atas.021 t df Sig. Hasil Uji Hipotesis Variable Anova Sukses Karir Pre test – Post test Indeks Kepercayaan 95% Lower Upper -50.171 5 0. Hasil uji berdasarkan kaidah menunjukkan variasi data homogen.646 -12.program komputer teknik SPSS versi 20. Hasil uji berdasarkan kaidah menunjukkan variasi data homogen.

050).009 (p < 0.050) maka berdasarkan hipotesis penelitian dan kaidah perhitungan hasil uji hipotesis: H1 : Ada perbedaan sukses karir antara pegawai yang di beri perlakuan hypnotherapy dengan yang tidak di berikan perlakuan.Dari tabel 14 diatas. karena ada perubahan skor pre-test dan post test pada pegawai yang diberikan terapi hypnotherapy. Banyak hal yang dapat mempengaruhi suatu hipotesis menjadi diterima. Para pegawai yang diberikan hypnotherapy mempunyai score skala yang lebih tinggi pada saat post test (sehabis di terapi) daripada pretest. maka H1 penelitian eksperimen ini diterima dan H0 ditolak.050 (0. diantaranya dapat dilihat pada diagram masing-masing subjek kelompok eksperimen dan kelompok kontrol : Hipotesis dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pengaruh hypnotherapy terhadap pegawai yang mengalami penghambatan karir di perusahaan asuransi Videi Samarinda.009 <0. dalam penyelenggaraan pelatihan. Berdasarkan analisis data penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian hypnotherapy terhadap sukses karir di perusahaan asuransi videi Samarinda dengan nilai T test < 0. agar dapat bermanfaat bagi peserta dan dapat mencapai tujuan BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 51 . Berdasarkan hasil analisis tersebut. 5. Pembahasan Penelitian eksperimen juga meninjau besarnya perubahan yang terjadi pada subjek dilihat dari hasil pre tes dan post tes serta tingkah laku subjek. H0 : Tidak Ada perbedaan sukses karir antara pegawai yang di beri perlakuan hypnotherapy dengan yang tidak di berikan perlakuan. hasil uji berdasarkan kaidah yang digunakan dalam uji hipotesis ini pada perbandingan antara skor pre test dan post test skala sukses karir didapatkan nilai p = 0. H1 dinyatakan diterima dan H0 ditolak.

serta materi yang disampaikan pun telah disusun sesederhana mungkin agar mudah dipahami. (3) motivation (4) active participation. Dalam pelatihan hypnotherapy yang dilakukan oleh peniliti. (6) selection of trainers. seperti membagikan makanan berat sehabis pemberian materi. (2) relation to job analysis. peneliti sudah memberikan banyak reward sebagai usaha untuk membangkitkan motivasi subjek. Selanjutnya. menyebutkan sembilan asas yang berlaku umum dalam kegiatan pelatihan yaitu (1) Individual differences. berbuat dan mengambil keputusan selama proses pelatihan berlangsung. Begitu juga dalam fase-fase kegiatan pelatihan. (7) trainer’s of training (8) training method’s dan (9) principles of learning. motivasi dan keaktifan peserta kegiatan pelatihan perlu dibangkitkan.secara optimal. hendaknya penyelenggaraannya mengikuti asas-asas umum pelatihan. (5) selection of trainees. dan menyebabkan pelatihan ini menjadi tidak efektif Tidak kalah pentingnya dalam kegiatan pelatihan adalah seleksi peserta. Namun mungkin hal ini masih belum dapat meningkatkan motivasi dari seluruh subjek. Menurut Dale Yoder (2001). Sebagaimana diketahui bahwa diantara peserta pelatihan terdapat perbedaan-perbedaan 52 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN . apabila ada daya perangsang yang dapat menimbulkan motivasinya. peserta diupayakan turut aktif mengambil bagian. Dengan demikian peserta pelatihan turut aktif berpikir. Karakteristik peserta pelatihan akan mewarnai dan menentukan keberhasilan pelaksanaan suatu pelatihan. memberikan informasi mengenai manfaat dari pelatihan. Peserta pelatihan akan berusaha dan memberikan perhatian yang lebih besar pada pelatihan yang diikutinya. Pendapat Dale Yoder di atas mengisyaratkan bahwa dalam kegiatan pelatihan perbedaan individu peserta pelatihan harus mendapat perhatian yang utama.

dipahami dan diterapkan dan (5) biaya ringan (Depdikbud. namun dapat dicarikan beberapa alternatif metode yang sesuai dengan karakteristik peserta pelatihan.yang sifatnya individual. maka seleksi atau pemilihan calon peserta pelatihan perlu diadakan. Dalam hal ini ada persyaratan minimal yang perlu diperhatikan pelatih dalam memilih metode pelatihan yaitu (1) sesuai dengan keadaan dan jumlah sasaran. (2) cukup dalam jumlah dan mutu materi. menghadap pemateri dan LCD. Dalam pelaksanaannya keadaan didalam ruangan adalah pegawai duduk di kursi. Dalam pelatihan hypnotherapy yang telah dilakukan peneliti. Untuk menjaga agar perbedaan tersebut jangan terlalu besar. Dalam pelatihan hypnotherapy yang telah dilaksanakan oleh peneliti. 1983). (3) tepat menuju tujuan pada waktunya. sehingga hasil yang didapatkan kurang maksimal. metode pelatihan dan prinsip-prinsip pembelajaran yang digunakan harus sesuai dengan jenis matode pelatihan yang diberikan. Mungkin hal ini tidak cukup memadai untuk pelatihan yang profesional. Keberhasilan pelatihan ditentukan oleh metode pelatihannya. Hasil pretest mungkin tidak cukup untuk menseleksi peserta pelatihan. dan mungkin hal inilah menjadi salah satu faktor pula mengapa pelatihan ini tidak efektif bagi peserta BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 53 . kategori rendah 5 orang dan kategori sangat rendah 2 orang. kategori sedang 5 orang. jumlah subjek yang diikut sertakan adalah 30 pegawai bidang marketing Peniliti melakukan seleksi menggunakan hasil pretest diamana 30 orang peserta itu terdiri dari 11 orang dalam kategori sangat tinggi. kategori tinggi 7 orang. (4) Amanat hendaknya mudah diterima. materi yang disampaikan kepada para subjek dibuat sesederhana mungkin. Meskipun tidak ada metode yang paling sempurna.

Mengenai waktu pelaksanaan program pelatihan. Sedangkan pelatihan yang dilakukan hanya selama 4 jam. terutama terhadap pegawai-pegawai yang mengalami penghambatan karir .180 (p > 0. dari sini dapat dilihat begitu pula dalam pelaksanaan hypnotherapy bagi kesuksesan karir yang efektif seorang individu perlu menanamkan kebiasan tersebut selama 21 hari berturut-turut. 54 BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN .050). Hasil uji normalitas untuk hambatan karir pada saat pre test didapatkan nilai p = 0.050) .172 (p > 0. Dapat dikatakan bahwa penelitian ini bermanfaat bagi peningkatan kinerja individu. Kemudian Hasil uji homogenitas untuk sukses karir saat pre test didapatkan nilai p = 0. Berdasarkan pernyataan-pernyataan di atas maka dapat diambil kesimpulan bahwa hypnotherapy dapat meningkatkan sukses karir sertta meminimalisir adanya hambatan karir seseorang dan sebagai salah satu metode untuk meningkatkan motivasi terhadap pekerjaan yang sedang digeluti tetapi tidak terlalu efektif dan keberhasilannya belum teruji secara maksimal.092 (p > 0. tanpa adanya pemantauan lebih lanjut. ketujuh subjek tesebut berhasil meningkatkan karir mereka berdasarkan hasil post test yang peneliti lakukan. Maxwell Maltz (1960) mengatakan bahwa sebuah kebiasaan baru membutuhkan waktu 21 hari. hal ini mungkin menjadi salah satu faktor pula mengapa pelatihan ini hanya efektif terhadap beberapa individu saja.050) dan pada saat post test didapatkan nilai p= 0. Hasil uji normalitas tersebut berdasarkan kaidah menunjukkan sebaran data normal. Hasil uji homogenitas tersebut berdasarkan kaidah menunjukkan pengelompokan data Homogen Selain itu berdasarkan hasil perhitungan statistika dari kategori skala skor peserta dari 7 orang subjek eksperimen yang mendapatkan perlakuan.

Setelah di berikan terapi hypnotherapy. maka dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. ada perbedaan hasil scoring pada pegawi yang diberikan perlakuan. 5. juga dibutuhkan adanya motivasi yang tinggi dalam diri seseorang untuk mencapai suatu kesuksesan yang ingin diraih. Pegawai yang diberikan perlakuan mengalami peningkatan hasil scoring post test (lebih tinggi) daripada pretest. 3. 2. dapat diketahui gambaran keadaan sebaran data pada subjek penelitian secara umum pada perusahaan asuransi videi Samarinda berstatus TINGGI. Berdasarkan perhitungan statistika. Tingkat keberhasilan untuk metode ini dipengaruhi oleh kecakapan terapis didalam berkomunikasi dan motivasi yang tinggi dari diri subjek penelitian. 4. Dalam mengatasi hambatan karir. BAB V PENUTUP 55 .BAB V PENUTUP A. Hypnotherapy yang menggunakan metode hypnosis hanyalah alat untuk membantu seseorang dalam mengatasi permasalahannya. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan.

dan bisa memberikan informasi rekan sekerja mereka dalam kepercayaan diri dengan menggunakan teknik hipnosis. agar dapat menjadi pemicu mereka untuk bekerja lebih giat lagi. meningkatkan prestasi dalam pekerjaan. sehingga dapat meminimalisir kesalahan aitem dan keguguran validitas variabel. diharapkan dapat disosialisasikan kepada para karyawan. Saran bagi Peneliti Selanjutnya Pada peneliti selanjutnya. hingga kreativitas dan bisa mencapai prestasi kepangkatan dalam bekerja. dan mencari lebih dalam faktor apa yang utama dan sesuai di dalam Sukses karier dalam Hipnosis terhadap karyawan yang terhambat karirnya di Samarinda. 2. diharapkan peneliti selanjutnya juga menggunakan aspek yang sesuai dengan indikator permasalahan. Selain itu. Saran Perusahaan Asuransi Videi Samarinda Diharapkan kepada Karyawan yang mengalami hambatan karir agar dapat terus semangat dan selalu optimis untuk terus memacu prestasi mereka agar dapat menggapai dan mendapatkan karir yang baik dalam dunia pekerjaan . Saran Berdasarkan hasil penelitian diatas.B. maka peneliti menyarankan beberapa hal sebagai berikut: 1. 56 BAB V PENUTUP . diharapkan agar memperhatikan kesiapan para karyawan yang ingin di hipnosis. Hasil dari penelitian ini.

struktur dan proses. 357-371 Dale Yoder. Gibson. 58-73. 1995. Murphy. dan Sanjaya. Career Development International. Buku Panduan Pelatihan: Basic Hypnotis. Dyke. S. Transforming Careers: From Linear To Multidirectional Career Paths Organizational And Individual Perspectives. How We Define Success: A Qualitative Study of What. Organisasi: Perilaku. Jakarta: Hypnotis Training by Trans Works Baruch. 2. Sex Roles 55. 2. B. Linking Career Development Practices To Turnover Intention: The Mediator Of Perceived Organizational Support. 2010. 2013 The Bilionare. Journal of Business and Public Affairs. Manajemen Sumber Daya Manusia. P. 1-20. Jakarta: Gramedia Chen. Erlangga. Yu. Career Success Of Knowledge Workers: The Effect Of Perceived Organizational Support And Person-Job Fit. iBusiness. Bandung. L..DAFTAR PUSTAKA Ananta. S. Foong-ming. Y. T. 2001. Jakarta: Erlangga DAFTAR PUSTAKA 57 . 2004. 2006. 2007. Chandra. 2008. Matters Most to Women and Men. 389-394. A. 9.

Greenhaus, HJ. Collins, MK & Shaw, DJ 2003 “The
Relation Between Work-Family Balances and Quality
Of Life’’, Journal of Vocational Behaviour, Vol. 63
pp: 510- 531
Hadi, S. 2004. Methodology Research. Yogyakarta: Andi
Offset.
Handoko T. Hani, 2000, Manajemen Personalia dan
Sumberdaya Manusia, Edisi II, Cetakan Keempat
Belas, Penerbit BPFE, Yogyakarta
Heslin, P. A, & Klehe, U. C, 2006. Self-efficacy. In S. G
Rogelberg
(Ed),
Enccyclopedia
of
Industrial/Organizational Psychology (Vol 2, pp 705708) Thousand Oaks: Sage
Irianto. J, 2001, Tema-tema Pokok Manajemen Sumber
Daya Manusia, Insan Cendikia, Surabaya
Judge, A. T., & Hurst, C. 2008. How The Rich (And Happy),
Get Richer (And Happier) : Relationship Of Core SelfEvaluations To Trajectories And Attaining Work
Success. Journal of Applied Psychology, 2, 55-76
Kim, N. 2001. Career Success Orientation Of Korean
Employees And Their Preferred Organizational
Interventions
Influencing
Employee
Career
Development (Doctoral dissertation, University of
Seoul). Available from ProQuest Dissertation and
Thesis database.
Mathis, dan Jackson, 2002, Manajemen Sumber Daya
Manusia, Edisi pertama, Cetakan Pertama, Yogyakarta
: Salemba Empat
58 DAFTAR PUSTAKA

Munadir. 1996. Program bimbingan dan Konseling di
sekolah. Jakarta: Depdikbud
Noe. R.A. Hollenbeck. T. R, 2000, Human Resources
Management Galning Competitive Advantage, Mc,
Grawilhill, Inc.
Sukardi, Dewa Ketut 1987, Bimbingan Karier di sekolah –
sekolah, Jakarta: Balai Pustaka
Yuanita. 2011. Pengaruh Kepemimpinan dan Disiplin Kerja
Terhadap Produktivitas PR. SOHOR Kudus. Skripsi.
Fakultas Ekonomi. Universitas Muria Kudus. Kudus
Yulikuspartono, 2009. Pengantar Logaritma dan Algoritma,
Yogyakarta: Andi

DAFTAR PUSTAKA 59

60 DAFTAR PUSTAKA

Skala sukses karir
No
1
2

3
4

5

6

7

8

9

10

11

12

Butir Pertanyaan
Saya sangat senang untuk
mengerjakan hal baru
Saya tidak mempunyai
dorongan atau
keinginan untuk mengerjakan
hal baru
Saya merasa malas untuk
mengerjakan hal baru
Saya dapat menguasai
sepenuhnya pekerjaan yang di
berikan oleh atasan
Saya merasa pekerjaan yang
saya teria merupakan pekerjaan
yang sulit
Saya sering mengalami
kesulitan untuk
mengerjakan tugas tugas yang
diberikan pimpinan
Saya selalu mampu
mengerjakan tugas tugas yang
diberikan pimpinan
Saya merasa terlambat untuk
berada dalam karir saya
sekarang sebagai pria/wanita
Saya selalu sehat, sehingga
dapat mengerjakantugas dengan
baik
Panca indera saya ada yang
terganggu,
sehingga menghambat saya
untuk bekerja
Di rumah, saya jarang
mengerjakan tugas tugas dari
kantor
Saya selalu menggunakan waktu
yang rutin
untuk mengerjakan setiap tugas

SS

S

RR

TS

STS

Skala Hambatan Karir 61

Saya tidak merasa terganggu bekerja dengan kondisi fisiksaya 62 Skala Hambatan Karir . mengemukakan pendapat dalam rapat pekerjaan Saya paham akan tujuan pekerjaan sebagai salah satu kewajiban yang diberikan oleh atasan Saya paham maksud dari intruksi yang Disampaikan oleh atasan sehubungan dengan kegiatan sehari hari Saya kurang paham korelasi kegiatan yang diberikan dengan pekerjaan seharihari Saya selalu bekerja bersama agar bisa menyelesaikan tugas Setiap ada intruksi yang kurang saya pahami akan saya tanyakan kepada orang yang lebih tahu.13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 Saya akan mngerjakan sesuatu secara mendadak apabila ada sesuatu yang mendesak Saya kurang mengetahui untuk apa tujuan pekerjaan saya Saya merasa pekerjaan saya besar manfaatnya bagi kehidupan Saya merasa sulit untuk menangkap bahasa yang digunakan pipmpinan dalam memberi intruksi Saya merasa mudah untuk menguasai bahasa yang dipakai dalam buku buku pedoman pekerjaan Saya merasa sulit untuk bertanya.

25 26 27 28 29 30 Saya senang dengan pekerjaan saya Saya merasa mudah memahami intruksi yang diberikan oleh atasan Saya lebih mudah paham bidang yang saya tekuni di banding bidang yang lain Saya senang mengerjakan pekerjaan saya dengan banyak referensi buku karena itu membuat saya menjadi lebih paham Saya dapat melakukan tugas dengan baik saat dikantor maupun dirumah Saya tidak begitu suka dengan bidang yang saya geluti karena kurang memahami Skala Hambatan Karir 63 .

64 Skala Hambatan Karir .

Dokumentasi Dokumentasi 65 .

.

Kalimantan Timur. namun kami menemukan sesuatu yang mampu menyatukan visi hingga hari ini. kami semua terkumpul untuk pertama kalinya. kami harap pembaca bisa lebih memahami tentang apa itu hambatan dalam karir dan bagaimana cara mengatasinya.Sekilas Peneliti. Salam Manis. Universitas Mulawarman merupakan satu-satunya universitas negeri yang ada di Kota Samarinda. Kelompok yang kami bentuk berjalan dengan rasa semangat karena masingmasing mempunyai bidang yang sesuai dengan keahlian. kami kerjakan dengan penuh rasa suka dan cita. Jangan Lupa Bahagia… PKM Rangers . Penelitian yang yang kami lakukan. Di universitas ini. Hingga penelitian ini bisa terselesaikan. Berawal dari seringanya berkumpul untuk membahas halhal yang tidak serius hingga akhirnya dipersatukan dalam satu kelompok guna melakukan suatu penelitian. Dengan latar belakang yang berbeda.