Anda di halaman 1dari 15

ISU-ISU KONTEMPORER PENDIDIKAN

TEKNOLOGI KEJURUAN

Disusun Oleh :
Enggar Dista Pratama
14504241031

Pendidikan Teknik Otomotif
Fakultas Teknik
Universitas Negeri Kejuruan
2016

Dengan adanya MEA. istilah ini seringkali muncul diberbagai macam media baik cetak maupun elektronik.Peran Dan Kesiapan Pendidikan Kejuruan Dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean ( MEA ) BAB I Pendahuluan A. Di pilihnya Indonesia sebagai pusat perdagangan bebas MEA. Konsep utama dari MEA adalah menciptakan ASEAN sebagai sebuah pasar tunggal dan kesatuan basis produksi dimana terjadi free flow atas barang. Untuk menciptakan SDM yang terampil. Melalui MEA. akan terjadi integrasi sektor ekonomi. Indonesia mau tidak mau terlibat di dalam proses globalisasi dan persaingan yang semakin meluas dalam berbagai bentuk berupa arus barang dan jasa tenaga kerja dan arus modal. Indonesia dan seluruh negara-negara ASEAN lainnya (9 negara lainnya) telah menyepakati perjanjian MEA tersebut atau yang dalam bahasa Inggrisnya adalah ASEAN Economy Community atau AEC. Mungkin kita lebih dahulu mengenai istilah Masyarakat Ekonomi Eropa yang telah lahir lebih dari 5 dekade yang lalu. Latar Belakang Masyarakat Ekonomi ASEAN merupakan sebuah istilah yang sering kita dengar akhirakhir ini. Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) merupakan salah satu peluang sekaligus tantangan bagi Indonesia dalam menghadapi abad ekonomi Asia ini. maka pemerintah Indonesia perlu untuk melakukan persiapan. investasi dan modal serta penghapusan tarif bagi perdagangan antar Negara ASEAN yang kemudian diharapkan dapat mengurangi kemiskinan dan kesenjangan ekonomi diantara negara-negara anggotanya melalui sejumlah kerjasama yang saling menguntungkan. jasa. factor produksi. Masyarakat Ekonomi ASEAN atau yang biasa disingkat menjadi MEA secara singkatnya bisa diartikan sebagai bentuk integrasi ekonomi ASEAN yang artinya semua negara-negara yang berada dikawasan Asia Tenggara (ASEAN) menerapkan sistem perdagangan bebas. mulai dari persiapan infrastruktur sampai kepada persiapan dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Indonesia yang terampil. Secara umum keduanya hampir sama yang membedakannya hanyalah mereka di Eropa sedangkan kita di Asia Tenggara (ASEAN). mempuni dan . mempuni dan professional.

Tanpa SDM yang terampil. Ada beberapa contoh sebagai tantangan Indonesia untuk dapat mengembangkan potensi sumber daya manusia yaitu dengan kondisi nyata bahwa posisi Indonesia dalam peringkat daya saing bangsa di dunia internasional adalah nomor 102 tahun 2003 sedangkan tahun 2007 nomor 111 dengan skor 0. Akses terhadap pendidikan.697 dari 106 negara Asia Afrika yang disurvei Human Development Indeks (HDI) (nationmaster. Apa pentingnya MEA bagi Indonesia? 2. maka dapat di pastikan Indonesia hanya akan menciptakan para tenaga kerja kasar. dan pembantu rumah tangga. kesehatan. maupun dalam penyiapan sumber daya manusia. dunia pendidikan di Indonesia pada saat ini dan yang akan datang masih menghadapi tantangan yang semakin berat serta kompleks. B. akan hanya menjadi sebuah harapan. Indonesia harus mampu bersaing dengan negara-negara lain baik dalam produk. pekerjaan. tidak terlepas dari pendidikan yang berkualitas. gizi. Dalam era global. pelayanan. Tugas pemerintah dan para pemangku kepentingan yang terkait ialah mempersiapkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing dengan memastikan pembangunan ekonomi linear dengan pembangunan manusia. Apa saja kebijakan atau peran pemerintah dalam usaha kesiapan menghadapi MEA khususnya dalam masalah pendidikan kejuruan? . Bagaimana kondisi pendidikan kejuruan di Indonesia saat ini? 4.professional. mempuni dan professional. Tanpa pendidikan yang berkualitas. Apa lagi ukuran SDM masyarakat Indonesia berada rata rata di bawah SDM masyarakat Warga Negara Asing kawasan ASEAN. Bagaimana peran dan kesiapan pendidikan kejuruan dalam menghadapi MEA? 3. harapan untuk menciptakan SDM yang terampil. Persaingan tenaga kerja di dalam MEA akan sangat ketat. Indonesia akan di banjiri oleh tenaga kerja dan pelaku usaha dari negara asing di kawasan ASEAN. mumpuni dan professional yang di miliki oleh masyarakat Indonesia. Kualitas tenaga kerja yang tinggi akan hadir apabila kualitas pembangunan manusia Indonesia berdaya saing unggul. seperti buruh.com). Bagai manapun di dalam dunia pasar bebas MEA. dan fasilitas publik lainnya akan menentukan kualitas manusia dan tenaga kerja Indonesia. Rumusan Masalah 1.

Mengetahui peran dan kesiapan pendidikan kejuruan dalam menghadapi MEA 3. Mengetahui kondisi pendidikan kejuruan di Indonesia saat ini 4.C. Mengetahui kebijakan atau peran pemerintah dalam usaha kesiapan menghadapi MEA khususnya dalam masalah pendidikan kejuruan BAB II ISI . Tujuan 1. Mengetahui pentingnya MEA bagi Indonesia 2.

diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN ini menciptakan adanya transfer teknologi dari negara-negara maju ke negara-negara berkembang yang ada diwilayah Asia Tenggara. 3. Pentingnya MEA Bagi Indonesia Pentingnya Masyarakat Ekonomi ASEAN tidak terlepas dari dampak positif dan manfaat dari diberlakukannya perdagangan bebas diwilayah regional Asia Tenggara tersebut. B. 5. 1.5 juta kilometer persegi dan jumlah penduduk yang mencapai 600 juta jiwa.A. Peran Dan Kesiapan Pendidikan Kejuruan Dalam Menghadapi MEA Pendidikan merupakan upaya merekonstruksi suatu peradaban yang dibutuhkan oleh setiap manusia dan kewajiban yang harus diemban oleh negara agar dapat membentuk masyarakat yang memiliki pemahaman dan kemampuan untuk menjalankan fungsi-fungsi kehidupan selaras .Mungkin saat ini dampak positifnya belum begitu terasa karena MEA baru saja diberlakukan yaitu pada tahun 2015. MEA memberikan peluang kepada negara-negara anggota ASEAN dalam hal meningkatkan kecepatan perpindahan sumber daya manusia dan modal yang merupakan dua faktor produksi yang sangat penting. namun diharapkan manfaat besarnya akan terasa pada tahun-tahun selanjutnya. Pasar Asia Tenggara merupakan pasar besar yang begitu potensial dan juga menjanjikan dengan luas wilayah sekitar 4. 4. Khusus untuk bidang teknologi. Masyarakat Ekonomi ASEAN akan mendorong arus investasi dari luar masuk ke dalam negeri yang akan menciptakan multiplier effect dalam berbagai sektor khususnya dalam bidang pembangunan ekonomi. Dan dibawah ini adalah beberapa dampak positif ata manfaat dari Masyarakat Ekonomi ASEAN itu sendiri. 2. Kondisi pasar yang satu (pasar tunggal) membuat kemudahan dalam hal pembentukan joint venture (kerjasama) antara perusahaan-perusahaan diwilayah ASEAN sehingga akses terhadap bahan produksi semakin mudah.

Pendidikan kejuruan merupakan jenjang pendidikan yang selalu dinamis dalam melakukan perubahan kurikulum pendidikan sesuai dengan pertumbuhan pasar kerja dan beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. maka orientasi pendidikan kejuruan diarahkan menjadi pendidikan bekerja (work education) atau pendidikan teknologi (technology education) dalam mengisi kebutuhan masyarakat. seluruh Bangsa Indonesia akan menyambut Masyarakat Asean Community (MEA) dan berperan langsung sebagai salah satu dari pilar Masyarakat ASEAN. Kebutuhan masyarakat adalah bagaimana mengisi posisi yang dipersyaratkan sehingga sistem ekonomi berjalan secara efektif. Hal ini berarti pendidikan kejuruan akan selalu mengalami pergeseran paradigma. tetapi juga tenaga kerja yang memiliki fleksibilitas dalam menguasai keterampilan baru untuk melaksanakan pekerjaan baru. Menurut Pavlova (2009) dengan pertimbangan bahwa aktivitas ekonomi sangat ditentukan adanya perubahan teknologi yang cepat pada masa mendatang. 20 tahun 2003 disebutkan bahwa pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik untuk bekerja dalam bidang tertentu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan individu. stabil. Dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional No. investasi dan modal serta penghapusan tarif bagi perdagangan antar negara ASEAN yang kemudian diharapkan dapat mengurangi kemiskinan dan kesenjangan ekonomi diantara negara-negara anggotanya melalui sejumlah kerjasama yang saling menguntungkan. . Konsep utama dari ASEAN Economic Community adalah menciptakan ASEAN sebagai sebuah pasar tunggal dan kesatuan basis produksi dimana terjadi free flow atas barang.dengan fitrahnya serta mampu mengembangkan kehidupan menjadi lebih baik dari setiap masa ke masa berikutnya. jasa. Calhoun dan Finch mendefiniskan pendidikan kejuruan sebagai program pendidikan yang secara langsung berkaitan dengan penyiapan individu memasuki dunia kerja (Sonhadji. dan memiliki daya saing global. Sondhaji (2013). 2012). Pada penghujung Tahun 2015. faktor produksi. Sementara itu. 2013). sedangkan kebutuhan individu adalah untuk mendapatkan posisi yang memuaskan dalam struktur lapangan kerja (Sonhadji. Masyarakat ASEAN merupakan upaya negara ASEAN untuk mengintegrasikan kawasan agar ASEAN dapat menjadi kawasan yang aman. Berdasarkan pemahaman tersebut. konstribusi pendidikan kejuruan dalam pertumbuhan ekonomi terjadi melalui kemampuan untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja yang ada dan tidak hanya ditentukan oleh investasi modal.

Indonesia hingga kini masih berhadapan dengan masalah kurangnya tenaga kerja yang berketerampilan tinggi dan profesional. Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan kebijakan yang terfokus pada peningkatan kualitas pendidikan kejuruan. Nah. seluruh SMK menerapkan pembelajaran yang membangun karakter. Sejak diformulasikan. Inilah yang akan menghambat pertumbuhan daya saing tenaga kerja Indonesia dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015. yang disusun oleh Direktorat Pembinaan SMK. Selain itu pemerintah juga tengah menyiapkan sertifikasi bagi lulusan SMK dengan menggandeng Badan Nasiona Sertifikasi dan Profesi (BNSP) dan pihak industri. hasil yang harus dicapai pada tahun 2014: 70% lulusan SMK siap bekerja pada tahun kelulusan. The Boston Consulting Group (BCG 2013) memprediksi perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Indonesia pada 2020 akan menghadapi kesulitan dalam mengisi setengah posisi pekerjaan entry-level dan middle-manager. 85% SMK menyediakan layanan pembinaan pengembangan kewirausahaan. Ditjen Pendidikan Menengah di situ disebutkan. Simak saja. Dalam beberapa tahun terakhir. Meraih manfaat bukanlah tanpa syarat. Sedangkan pada level senior-managers. Rasionalnya. Esensinya MEA dirancang untuk meningkatkan daya saing ASEAN dalam menjawab semakin ketatnya persaingan global. MEA sebagai kawasan pasar tunggal dan berbasis produksi. salah satu solusinya adalah peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan kejuruan. dan berintegrasi dengan ekonomi global dapat terwujud apabila masing-masing anggotanya dan sebagai kawasan memiliki daya saing. prioritas Garis-Garis Besar Program Pembinaan SMK Tahun 2012. . dengan kebutuhan dunia kerja. dan sekurang-kurangnya 90% SMK melakukan e-learning. Padahal skill itu sangat dibutuhkan bagi perusahaan untuk dapat unggul dalam persaingan. sebagai kawasan yang berdaya saing. posisi ini akan diisi oleh pekerja Indonesia yang kurang memiliki kemampuan manajerial dan berwawasan global (leadership skills dan global exposure). Pendidikan kejuruan harus menjadi salah satu referensi Indonesia untuk mencetak lulusan terampil dan siap bekerja di ASEAN.MEA dibentuk dengan tujuan untuk mencapai kesempurnaan integrasi ekonomi di kawasan ASEAN yang diyakini dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh elemen masyarakat. tiga dari empat pilar MEA jelas mempersyaratkan daya saing sebagai kunci sukses. Masalah kurangnya kemampuan SDM di Indonesia itu disebabkan oleh ketidaksesuaian antara keterampilan dan pengetahuan yang diperoleh saat menempuh pendidikan.

dan Knowledge) yang sesuai dengan kebutuhan kompetensi dunia kerja serta mampu sebagai wahana dalam upaya mengfasilitasi berkembangnya keterampilan individu atau kelompok untuk dapat berperan sebagai pencipta atau pembuka lapangan kerja (Job Creator). Penguasaan soft skill pada semua jenjang pada dasarnya meliputi keterampilan berkomunikasi sesuai dengan bidang kerjanya yang meliputi komunikasi verbal dan tertulis. dan praktik) dan soft skill. (b) Kemampuan berkomunikasi meliputi komunikasi verbal dan tertulis. tidak ada kata terlambat. Lebih jauh . (a) Penguasaan pengetahuan pada bidang keahlian nya ditunjukkan dalam penguasaan konsep teoritis. dan kekomprehensifan pengetahuan yang dikuasai. Attitude. hal lain yang tak kalah penting dan dibutuhkan tenaga kerja Indonesia adalah manajemen keterampilan sosial individu (life skills atau transferable skills). (c) Penguasaan keterampilan ditunjukkan dalam unjuk kerja ketika mengaplikasikannya. melalui penerapan life skills. Pendidikan Kejuruan dalam hal ini SMK. sehingga dapat dikatakan merupakan keterampilan yang mutlak diperlukan dan seharusnya diajarkan di pendidikan kejuruan. Pendidikan Kejuruan diharapkan mampu berperan dalam menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan sesuai kebutuhan kompetensi dunia kerja. perlu ditempuh berbagai upaya. Dengan demikian agar tujuan pendidikan kejuruan dalam hal ini SMK benar-benar mampu memaksimalkan perannya dalam pengembangan peserta didik seutuhnya dan pembangunan ekonomi.Untuk bersaing dalam MEA. Diharapkan. Penguasaan hard skill dari segi kedalaman dan kekomplekannya berjenjang. Keterampilan berkomunikasi diperlukan pada semua jenjang kualifikasi. hal yang tak kalah penting bagi tenaga kerja Indonesia adalah peningkatan kemampuan Bahasa Inggris dan penguasaan Teknologi Informasi (TI). selain keterampilan dan pengetahuan dasar teknis. pengetahuan. keterampilan komunikasi dan derajat kemandirian yang dikuasai. (d) Jenjang kualifikasi ditentukan oleh kedalaman. Uraian jenjang pada dasarnya dapat dibagi dalam dua bagian yaitu penguasaan hard skills (teori. (1) Kompetensi harus sesuai dengan standar kualifikasi lulusan pendidikan kejuruan sesuai KKNI meliputi keterampilan. kompleksitas. diharapkan menghasilkan SDM yang kompeten dengan memiliki kemampuan (Skill. Menurut Indonesia Skills Report yang dikeluarkan oleh World Bank pada tahun 2010. Selain life skills. tenaga kerja Indonesia dapat berkompetisi dengan tenaga kerja negara-negara ASEAN lainnya. atau individu atau kelompok sebagai pencari kerja yang kompetitif (Job Seeker) dan individu atau kelompok yang memiliki kemampuan daya enduransi yang tinggi dalam berkompetisi (High Degree Pursuer) dalam kancah global. penguasaan TI dan bahasa Inggris.

lebih nyata dari pada maya. industri. guna menjadi pemenang di kancah regional MEA. Masalah yang terus dihadapi oleh masyarakat Indonesia ialah mutu pendidikan yang rendah di tiap level dan unit pendidikan. Mirisnya. Idealnya. bisnis. ada baiknya jika tenaga kerja Indonesia juga diberi bekal keterampilan bahasa ASEAN lainnya. penyadaran. (3) Sebagai Job Creator. (2) Membangun keselarasan (link & match). Dalam hal ini.lagi. . Berdasarkan uraian di atas maka dapat disimpulkan. pendidikan kejuruan lebih mengarah kepada demanddriven dari pada supply-driven yang dilakukan melalui pembelajaran yang lebih aktual tidak sekadar tekstual. lebih konkret dari pada abstrak. yang ditandai oleh kurangnya kesesuaian lulusan dan kebutuhan dunia usaha dunia industri (DUDI). output ataupun lulusan pendidikan kejuruan dan pendidikan vokasi yang memungkinkan dapat menghasilkan calon pemimpin cendekia yang profesional. terhadap program-program SMK yang relevan dengan kebutuhan MEA dalam menghasilkan lulusan atau sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berkualitas serta siap bersaing di tingkat ASEAN dan global. dan praktek-praktek yang nyata tentang kewirausahaan. pendidikan merupakan kunci pembangunan suatu bangsa. karena program-program pendidikan dan pelatihan yang diberikan kurang sesuai dengan kebutuhan DUDI. dan ini semua menuntut pendidikan kejuruan secara proaktif mendekatkan diri dengan dunia kerja. yang lebih merujuk ke realitas dari pada artifisial. angkatan kerja lulusan SMK masih sulit tertampung sepenuhnya di lapangan kerja. Pendidikan Kejuruan dapat berperan maksimal dalam menghadapi MEA melalui komitmen kuat dari pemerintah dan dukungan masyarakat luas. baik sebagai tenaga kerja pada bidang keahliannya. Kondisi Pendidikan Kejuruan Di Indonesia Saat Ini Pada dasarnya. termasuk SMK. Namun. hasil sekolah selama ini kurang memuaskan akibat kurangnya kompetensi lulusan. output sekolah mendapat pekerjaan yang layak sesuai kompetensi dan keterampilanya. Job Seeker dan High Degree Pursuer merupakan suatu keterampilan yang menjadi tuntutan kebutuhan menuju Masyarakat AESAN. mengemukakan bahwa pendidikan kejuruan adalah pendidikan non akademis yang berorientasi pada praktek-praktek dalam bidang pertukangan. Mengajarkan kewirausahaan kepada peserta didik SMK melalui pengetahuan. Diupayakan. Menurut Schippers (1994). maupun kemampuan untuk melihat kesempatan dan menciptakan lapangan kerja baru (Mukhadis 2009). seperti bahasa Thai. C.

Dalam pelaksanaanya di lapangan.pertanian. dan keputusan menteri) yang mengatur penyelenggaraan jenjang pendidikan menengah belum dilaksanakan secara baik dan konsisten. namun dalam implementasinya banyak kendala yang dihadapi sekolah dan para guru. yaitu hanya menduduki urutan ke-37 dari 57 negara yang disurvei di dunia. Implementasi penyelenggaraan pendidikan kejuruan masih kurang didukung kebijakan strategis yang dapat mewujudkan arah dan tujuan yang diharapkan. pelayanan jasa. kualitas pendidikan di Indonesia berada pada urutan ke-12 dari 12 negara di Asia. khususnya peran . Posisi Indonesia berada di bawah Vietnam. pendidikan kejuruan pada dasarnya merupakan subsistem dari sistem pendidikan nasional. pengembangan kurikulum dapat disusun dengan baik. Dukungan dan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan SMK masih kurang optimal. dan sebagainya. transportasi. Landasan hukum (undang-undang. Kedua. Dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (UUSPN) No. Ketiga. Tentu sangat mengkhawatirkan jika hal tersebut diatas dikaitkan dengan berbagai tantangan di era globalisasi yang harus terus dihadapi siswa SMK di negeri kita. Dan masih menurut survai dari lembaga yang sama Indonesia hanya berpredikat sebagai follower bukan sebagai pemimpin teknologi dari 53 negara di dunia. peraturan pemerintah. Dapat dikatakan pendidikan kejuruan (SMK) adalah bagian dari sistem pendidikan nasional yang bertujuan mempersiapkan tenaga yang memiliki keterampilan dan pengetahuan sesuai dengan kebutuhan persyaratan lapangan kerja dan mampu mengembangkan potensi dirinya dalam mengadopsi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi Menurut survei Political and Economic Risk Consultant (PERC). Data yang dilaporkan The World Economic Forum Swedia (2000). Indonesia memiliki daya saing yang rendah. Kurikulum yang selalu berubah-ubah juga menunjukkan bahwa belum ada kurikulum yang ideal untuk segala jaman. Diantara permasalahan yang dihadapi adalah: Pertama. Dan berdasarkan data diatas maka dapat dipastikan pula bahwa kualitas penyelenggaraan pendidikan kejuruan di negara kita masih jauh dari kata ideal. Banyak faktor yang menyebabkan rendahnya kualitas penyelenggaraan pendidikan kejuruan saat ini sehingga membuat tantangan yang dihadapi SMK dalam menghadapi era globalisasi ini semakin berat. 20 Tahun 2003 Pasal 15 menyatakan bahwa pendidikan kejuruan adalah pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Model dan pengembangan kurikulum SMK masih belum optimal. Hal ini mengingat jika ditinjau secara sistemik.

Kecilnya anggaran pendidikan saat ini jelas mempengaruhi secara langsung kualitas pendidikan.74 juta orang atau 5. Tak bisa dipungkiri bahwa salah satu dampak dari berlakunya MEA adalah Indonesia akan kedatangan banyak tenaga-tenaga kerja asing dari negara kawasan ASEAN dan dipastikan akan menambah rumit persaingan bursa tenaga kerja di Indonesia. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) sendiri yang dirilis tahun 2014 lalu menunjukkan bahwa jumlah pengagguran terbuka secara nasional Agustus 2014 mencapai 2. Pertanyaannya kemudian adalah. salah satu sektor yang cukup menjadi sorotan dengan diberlakukannya MEA adalah sektor tenaga kerja. bangsa ini diperhadapkan bagaimana berkompetisi dengan negara-negara asia tenggara pada sektor ekonomi. Tingginya angka pengangguran di Indonesia ini kemungkinan dipengaruhi oleh kompetensi sumber daya manusia (SDM) kita yang masih rendah itu kalau kita lihat dari hasil survey yang . Kebijakan pemerintah sendiri terkait sekolah kejuruan adalah menargetkan proporsi 70 persen untuk SMK dan 30 persen untuk SMA hingga 2015. Kebijakan itu secara otomatis mengandung konsekuensi bagi semua daerah untuk mencapai target tersebut. Dampak lain yang juga sangat terasa adalah berkembangnya SMK di semua daerah. Kebijakan Atau Peran Pemerintah Dalam Usaha Kesiapan Menghadapi MEA Khususnya Dalam Masalah Pendidikan Kejuruan Dengan diberlakukannya MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) awal tahun 2016 ini. Tantangan besar menanti didepan mata. SMK menjadi buruan masyarakat karena menawarkan berbagai jurusan yang menarik dan menjanjikan keterampilan yang memadai untuk langsung terjun ke dunia kerja. maka saat ini justru sebaliknya. D. Termasuk jurusan-jurusan yang sempat mati suri kembali bangkit dan diminati masyarakat.94% dari total angkatan kerja.dunia usaha dan industri dalam pengembangan pendidikan kejuruan. Peran pemerintah dalam memasyarakatkan SMK sudah terlihat. terutama fasilitas praktikum pada pendidikan kejuruan. jika sebelumnya SMK sempat dipandang sebelah mata. Keempat. terutama kemampuan sekolah kejuruan menyediakan fasilitas atau sarana prasarana belajar yang memadai. Fasilitas sarana dan prasarana pembelajaran dan praktikum yang kurang memadai untuk pembentukan kompetensi siswa. sudah siapkah tenaga kerja kita bersaing dengan tenaga kerja asing yang akan masuk ke Indonesia khususnya tenaga kerja yang datang dari kawasan ASEAN.

Salah satu strategi yang seharusnya di nomor satukan adalah SMK/Pendidikan Kejuruan merupakan sebuah lembaga pendidikan menengah dimana orientasi utamanya adalah mencetak tenaga kerja menengah siap pakai. b. Guru merupakan faktor utama dalam menghasilkan alumni SMK siap kerja. jauh dibawah Thailand (32). Malaysia (18). Berdasarkan data diatas dapat disimpulkan bahwa posisi daya saing Indonesia dibandingkan dengan daya saing negara-negara ASEAN dan asia masih relatif rendah. dan Singapura (2). Oleh karena itu. berdasarkan survey yang dilakukan oleh Word Economic Forum tahun 2015 menyebutkan bahwa daya saing Indonesia (Global Compatitivnes Index. Hasil survey UNDP tahun 2014 menyebutkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia Indonesia (HDI) kita berada di urutan 108. dan Singapura (9). Malaysia (62). SMK perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah. Kompetensi Guru. Indonesia jauh dibawah Thailand (89). GCI) berada di urutan 37. Tentu hal ini tidak mudah mengingat pembelajaran di SMK memiliki karakteristik tersendiri yang berbeda dengan pembelajaran pada level pendidikan yang sejenis. Brunei Darussalam (30). Korea Selatan (28). Adapun prioritas utama dalam pengembangan SMK yang perlu mendapat perhatian utama pemerintah antara lain: a. Hal ini tidak dapat ditawar-tawar lagi mengingat derasnya arus globalisasi.dilakukan oleh UNDP. Ketersediaan Sarana dan Prasarana . Untuk menghasilkan alumni siap kerja dibutuhkan guru-guru profesional yang mampu membimbing peserta didik mencapai kompetensi yang diharapkan. termasuk menekan angka pengagguran yang terus naik dari tahun-ketahun. Sementara untuk daya saing. Pemerintah perlu membuat kebijakan khusus mengenai pengembangan sekolah menengah kejuruan (SMK) agar kualitas alumni yang dihasilkan memiliki kompetensi yang dibutuhkan dunia industri saat ini. Sebagai sebuah lembaga pendidikan yang mempersiapkan tenaga kerja siap pakai. Korea Selatan (15). Perlu stategi khusus dari pemerintah untuk memperkuat daya saing kita dengan negaranegara ASEAN khususnya dalam penyiapan tenaga-tenaga terampil. apalagi dengan berlakunya MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) yang berpotensi membuat tenaga kerja Indonesia kalah bersaing dengan tenaga kerja dari luar. Guru perlu meningkatkan kemampuannya secara berkesinambungan mengingat perkembangan teknologi semakin pesat.

Kepemimpinan yang kuat Pimpinan Lembaga/institusi dibidang pendidikan hendaknya memiliki kepemimpinan yang kuat. d. Dengan berlakunya MEA. Pemerintah perlu melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah untuk melihat secara langsung sarana dan prasarana apa saja yang dibutuhkan oleh sekolah tanpa harus menunggu pihak sekolah membuat proposal. Oleh karena itu pemerintah perlu memperhatikan bagaimana meningkatkan kompetensi guru SMK. Penguatan Hubungan Kerja sama industri Pada pendidikan kejuruan (SMK). Hal ini dimaksudkan agar pemerintah mengetahui kondidi riil sekolah-sekolah kejuruan. Mengingat SMK adalah sekolah kejuruan yang fokus mempelajari perkembangan teknologi. Itulah beberapa poin yang mendesak untuk segera direalisasikan pada sekolah menengah kejuruan (SMK) saat ini. Perlu koordinasi antara semua elemen pemerintahan yang terlibat dalam penataan pendidikan mulai dari level sekolah hingga ke kementerian pendidikan sebagai ujung tombak perumus kebijakan pendidikan. Oleh karena itu perlu penguatan hubungan kerjasama sekolah dengan pihak industri dalam segala hal bukan hanya sebatas memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk melakukan PKL/Prakerin tapi bagaimana pihak industri mampu bersinergi dengan pihak sekolah bagaimana menciptakan peserta didik yang memiliki kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia usaha dan dunia industri. kerjasama dengan pihak industri merupakan satu hal yang tak terpisahkan. . SMK dituntut bagaimana menghasilkan tenaga kerja menengah siap pakai dan mampu bersaing dengan tenaga kerja dari luar. Dalam artian mampu membawa organisasi yang dipimpinnya mencapai visi-misi yang telah dirumuskan secara bersama-sama. c. Tinjauan Kurikulum Kurikulum pembelajaran di SMK setiap saat perlu ditinjau muatannya. e. Muatan kurikulum harus senantiasa tanggap akan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi masa kini hal ini bertujuan agar peserta didik mampu mengetahui teknologi terbaru yang berkaitan dengan jurusannya yang nantinya mampu ia terapkan setelah selesai menempuh pendidikan di SMK.Ketersediaan sarana dan prasarana di SMK merupakan faktor yang sangat vital untuk menghasilkan alumni siap kerja. Pemerintah perlu mendorong industri agar mau berbagi ilmu dengan lembaga pendidikan.

kita hanya akan jadi penonton di rumah sendiri. kurikulum yang berlaku. dan yang tak kalah pentingnya adalah adanya kepemimpinan yang kuat pada semua lembaga pendidikan. . mendorong penguatan hubungan kerjasama industri.ketersediaan sarana dan prasarana. Tanpa itu semua.

id/2015/04/makalah-tantangan-smk-kedepannya.id/2015/11/peran-pendidikan-kejuruan-dalam.html pada tanggal 22 Oktober 2016 Anonym. 2015.html pada tanggal 25 Oktober 2016 . Peran Pendidikan Kejuruan Dalam MEA.id/2016/09/arah-pengembangan-sekolah-menengah.com/read/2014/12/27/65/1084668/mutu-pendidikan-smk-di-indonesiamasih-rendah pada tanggal 25 Oktober 2016 Anonym.okezone.blogspot.html pada tanggal 22 Oktober 2016 Anonym. 2016.blogspot.co. Mutu Pendidikan Indonesia Masih Rendah. Arah Pengembangan SMK. Di akses melalui http://news. Tantangan SMK Ke Depannya.2014. Di akses melalui http://shareinfo15.blogspot. Di akses melalui http://muadzmesinftunm.co. Di akses melalui http://inspirasinegeriku.co.2015.DAFTAR PUSTAKA Anonym.