Anda di halaman 1dari 12

TUGAS MATA KULIAH KIMIA DASAR I

“KIMIA INTI”

DOSEN :
NOPRISIA, ST.,MT.
OLEH :
KELOMPOK II
SUPIANOR
RAHMA DEWI SUSENA
RIO NANDO SIRAIT
CANDRA CHRISTIAN
FERONIKA PURBA
SISWANDI

(DBD 113 114)
(DBD 113 124)
(DBD 113 126)
(DBD 113 131)
(DBD 113 137)
(DBD 113 139)

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
UNIVERSITAS PALANGKARAYA
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN
2016
1. Sejarah Penemuan Unsur Radioaktif
Pada tahun 1895, W. C. Rontgen menemukan bahwa tabung sinar katode
menghasilkan suatu radiasi berdaya tembus besar yang dapat menyebabkan
fluorensi (peredaran cahaya) yang dinamakan sinar X. Berdasarkan penemuan
Rontgen, Henry Becquerel pada tahun 1896 bermaksud menyelidiki sinar X,
tetapi secara kebetulan ia menemukan gejala keradioaktifan.
Radioaktif adalah zat yang mengandung inti yang tidak stabil . pada
tahun 1903, Ernest Rutherford menjelaskan bahwa radiasi yang dipancarkan
oleh zat radioaktif memiliki 2 jenis berdasarkan muatannya, yaitu radiasi

Kemudian ditemukan sinar ketiga yang tidak bermuatan dan diberi nama sinar gamma. 2. Jenis pertama Rutherford menamakan sinar alpha. 5. Villard. dan γ.yang bermuatan positif disebut sinar alfa. Jenis – Jenis Sinar Radioaktif Ernest Rutherford dapat membuktikan terdapatnya dua jenis radiasi. 2. 3. antara lain: 1. penemunya bernama Paul U. Gambar Pengurai sinar radioaktif dalam medan magnet Pada penelitian yang dilakukan oleh Rutherford dan Villard ternyata unsur-unsur radioaktif dapat memancarkan 3 jenis sinar radioaktif yaitu : a. Sedangkan sinar gamma ditemukan oleh Villard. . Berikut merupakan sifat-sifat dari radioaktif. Sinar Alfa (α) Ciri-ciri sinar alfa. antara lain: 1) Radiasi alfa terdiri atas partikel-partikel yang bermuatan positif dengan muatan +2 dan massa atomnya 4. yaitu α. 4. sedangkan yang bermuatan negative disebut sinar beta. Mempunyai tiga berkas sinar. Sebagai pemancar radiasi Dapat mengionkan gas yang disinari Dapat menembus kertas atau lempengan logam tipis Tidak mengalami perubahan identitas walaupun telah mengalami proses fisis maupun kimia. jenis kedua mempunyai daya ionisasi rendah tetapi daya rembusnya besar oleh Rutherford dinamakan sinar beta (β). β.

antara lain: 1) Radiasi beta terdiri atas partikel-partikel yang bermuatan negative dengan muatan -1 dan massa atomnya 4. Memiliki ionisasi paling besar. 7) Simbolnya c. 2) Merupakan gelombang elektromagnetik. Sinar Beta (β) Cirri-ciri sinar beta. Dibelokkan oleh medan listrik kea rah kutub negative. 3) Merupakan partikel yang identik dengan electron. antara lain: 1) Tidak memiliki massa. 4) Daya tembusnya lebih besar daripada partikel alfa. Simbolnya b. Sinar Gama (γ) Cirri-ciri sinar gama.2) Sinar alfa terdiri atas inti Helium yang mengandung 2 proton dan 2 3) 4) 5) 6) neutron. 5) Dibelokkan oleh medan listrik kea rah kutub positif. 6) Dapat mengionisasi benda-benda yang dilaluinya. . 2) Sinar beta terdiri atas electron-elektron yng bergerak cepat. 3) Tidak bermuatan listrik karena tidak dibelokkan oleh medan magnet/listrik. Memiliki daya tembus yang rendah.

na.un tidak sekuat sinar alfa.4) Mempunyai daya tembus yang sangat besar sehingga hanya dapat ditahan oleh selapis baja atau beton. Laju Peluruhan Isotop radioaktif akan memancarkan (mengemisi) sinar radiokatif sehingga dengan sendirinya aktivitas zat tersebut semakin lama semakin berkurang. Reaksi peluruhan secara umum adalah : a. 5) Dapat mengionisasi materi yang dilewatinya. tekanan. Laju perubahan radioaktif tidak bergantung pada temperatur. 6) Dapat mengionisasi benda-benda yang dilaluinya. 7) Simbolnya Table Sinar yang Dipancarkan Unsur Radioaktif 3. atau keadaan lain. Jenis-jenis Peluruhan .

Ada 5 peluruhan yang dapat dilakukan isotop untuk mencapai kestabilan. Contoh : 2) Pemancaran sinar beta (β) Pemancaran sinar beta terjadi pada isotop yang terletak diatas pita kestabilan (n/p > isotop stabil). 3) Pemancaran Positron ( + ) Pemancaran β+ terjadi pada isotop yang terletak dibawah pita kestabilan (n/p < isotop stabil). Contoh : 4) Tangkapan Elektron Tangkapan elektron terjadi pada inti yang mempunyai harga n/p terlalu kecil. Inti menangkap elektron dari orbital paling dalam dan sebuah proton berubah menjadi neutron disertai pancaran sinar X. yaitu: 1) Pemancaran sinar alfa (α) Pemancaran sinar alfa terjadi pada isotop dengan nomor atom lebih besar dari 83 (z > 83). Contoh : 5) Pemancaran sinar gama (γ) Pemancaran sinar gama terjadi pada inti yang tereksitasi. Waktu Paruh Waktu paruh adalah waktu yang diperlukan oleh zat radioaktif sehingga aktifitasnya tinggal separuh. Contoh : b. Rumus waktu paruh adalah : Keterangan : No = Zat radioaktif mula-mula .

Sebagai Perunut Sebagai perunut . Desintegrasi Desintegrasi merupakan inti unsur radioaktif secara spontan membentuk inti unsur baru yang juga bersifat radioaktif. Fisi Reaksi fisi adalah reaksi pembelahan inti unsur radioaktif menjadi dua unsur lain yang massanya hampir sama disertai pemancar neutron dan energi.N1 = Zat radioaktif sisa t = Lamanya peluruhan T1/2 = Waktu paruh 4. Contohnya : d. b.y)B Dengan : A = nuklida asal B = nuklida hasil x = partikel penembak y = partikel yang dihasilkan Contoh : Reaksinya dapat ditulis : Reaksi ini merupakan transmutasi buatan pertama. Pada tahun 1919. Kegunaan Zat Radioaktif a. Contohnya : 5. Transmutasi Transmutasi merupakan perubahan inti unsur radioaktif membentuk inti unsur baru dengan penembakan partikel. yaitu perubahan suatu unsure menjadi unsur. Fusi Yaitu reaksi bergabungnya unsur-unsur ringan menjadi unsure yang lebih besar. Jenis Reaksi Inti a. Rutherford berhasil menembak gas nitrogen dengan partikel alfa dan menghasilkan hydrogen dan oksigen. c. Notasi A(x.

2. dan adanya tumor. menentukan umur dan asal air tanah. g) Xe-133 Mendeteksi Penyakit paru-paru. c) Industri kertas. baik sistern fisika. mendeteksi sambungan pipa saluran air. b) Industri metalurgi. b) Menyelidiki kebocoran pipa air bawah tanah. antara lain: a) 24 Na. 3. mendeteksi adanya gangguan peredaran darah. d) 131 I. digunakan untuk mengetahui kecepatan aliran air sungai. keretakan pada pesawat terbang. c) 11 C. mendeteksi penyakit mata. f) Pu-238 energi listrik dari alat pacu jantung. . d) Industri otomotif.Radoisotop ditambahkan ke dalam suatu sistem untuk mempelajari sistem itu. liver. Bidang Hidrologi Dalam bidang hidrologi radioaktif digunakan untuk: a) 24Na dan 131I. digunakan untuk mendeteksi rongga udara pada besi cor. Oleh karena radioisotop mempunyai sifat kimia yang sama seperti isotop stabilnya. Bidang Industri Digunakan untuk meningkatkan kualitas produksi. Bidang Kedokteran Digunakan sebagai perunut untuk mendeteksi berbagai jenis penyakit. mendeteksi kerusakan pada kelenjar tiroid. mengukur laju pembentukan sel darah merah. mengukur ketebalan kertas. 1. mempelajari pengaruh oli dan aditif pada mesin selama mesin bekerja. mengetahui metabolisme secara umum. seperti pada: a) Industri makanan. dan lain-lain. sinar gama untuk mengawetkan makanan. b) 59 Fe. maka radioisotop dapat digunakan untuk menandai suatu senyawa sehingga perpindahan perubahan senyawa itu dapat dipantau. membunuh mikroorganisme yang menyebabkan pembusukan pada sayur dan buahbuahan. c) 14C dan 13C. kimia maupun sistem biologi. e) 32 P.

7. c) Sumber radiasi dan sebagai katalis pada suatu reaksi kimia. b) Mengungkapkan informasi dasar kimia dan biologi maupun antikualitas pada pakan ternak. dapat 5.4. mengetahui tempat pemupukan yang tepat. Sebagai Sumber Radiasi 1. Bidang Kimia Digunakan untuk analisis penelusuran mekanisme reaksi kimia. c) Meneliti gerakan air di dalam batang tanaman. b) 32P. untuk pengukuran jumlah dan laju sintesis protein di dalam usus besar. Bidang Arkeologi Dalam bidang arkeologi radioaktif berfungsi untuk : a) Menentukan umur fosil dengan C-14 b. Bidang Peternakan Kegunaan radioaktif dibidang peternakan yaitu : a) Mengkaji efisiensi pemanfaatan pakan untuk produksi ternak. mempelajari arah dan kemampuan tentang serangga hama. d) 14C dan 18O. d) 14C dan 3H. Bidang Kedokteran . b) Analisis pengaktifan neutron. mengetahui metabolisme dan proses fotosintesis. c) Mutasi gen atau pemuliaan tanaman. b) Menentukan kecepatan pembentukan senyawa pada proses fotosintesis menggunakan radioisotop C–14. ditentukan asal molekul air yang terbentuk. 8. seperti: a) Dengan bantuan isotop oksigen–18 sebagai atom perunut. untuk pengukuran produksi serta proporsi asam lemak mudah menguap di dalam usus besar. d) Mengetahui ATP sebagai penyimpan energi dalam tubuh dengan menggunakan radioisotop 38F. 6. c) 32P dan 35S. Bidang Biologi Dalam bidang biologi radioaktif berfungsi untuk : a) Mengubah sifat gen dengan cara memberikan sinar radiasi pada gen-gen tertentu. d) Pembuatan unsur-unsur baru. Bidang Pertanian Dibidang pertanian radioaktif digunakan untuk: a) 37P dan 14C.

Oleh karena itu. Sterilisasi radiasi tidak meninggalkan residu bahan kimia. Berbeda dengan cara konvensional. kayu menjadi lebih keras dan lebih awet. b) Perbaikan mutu serat tekstil dengan meradiasi serat tekstil. baik sel normal maupun sel kanker dapat dirusak oleh radiasi tetapi sel kanker atau tumor ternyata lebih sensitif (lebih mudah rusak). yaitu:  Sterilisasi radiasi lebih sempurna dalam   sterilisasi mematikan mikroorganisme. Steritisasi dengan cara radiasi mempunyai beberapa keunggulan jika dibandingkan dengan konvensional (menggunakan bahan kimia). d) 60 Co untuk penyamakan kulit. c) Mengontrol ketebalan produk yang dihasilkan. . sehingga daya rentang kulit yang disamak dengan cara ini lebih baik daripada kulit yang disamak dengan cara biasa. yaitu disterilkan dulu baru dikemas. 2.a) Sterilisasi radiasi Radiasi dalam dosis tertentu dapat mematikan mikroorganisme sehingga dapat digunakan untuk sterilisasi alatalat kedokteran. sehingga titik leleh lebih tinggi dan mudah mengisap zat warna serta air. b) Terapi tumor dan kanker Berbagai jenis tumor atau kanker dapat diterapi dengan radiasi. sel kanker atau tumor dapat dimatikan dengan mengarahkan radiasi secara tepat pada sel-sel kanker tersebut. Sebenarnya. maka dalam proses pengemasan masih ada kemungkinan terkena bibit penyakit. Bidang Peternakan Digunakan untuk: a) Mutasi gen dengan radiasi untuk pemuliaan tanaman. film. 3. Karena dikemas dulu baru disetrilkan maka alat tersebut tidak mungkin tercemar bakteri lagi sampai kemasan terbuka. seperti lembaran kertas. Bidang Industri Digunakan untuk: a) Perbaikan mutu kayu dengan penambahan monomer yang sudah diradiasi. dan lempeng logam.

kentang. dan umbi-umbian untuk memperpanjang masa penyimpanan. . Jawab 2. c) Pengawetan bahan pangan dengan radiasi sinar-X atau gama untuk membunuh telur atau larva. Isotop 146C adalah zat radioaktif yang menyinarkan sinar beta. 25 gram zat itu disimpan selama 60 tahun. Suatu zat radioaktif mempunyai waktu paruh 20 tahun. Berapakah gram sisanya …. d) Menunda pertunasan pada bawang.b) Pemberantasan hama dengan meradiasi serangga jantan sehingga mandul. Setelah zat ini melepaskan sinar beta akan dihasilkan …. CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN 1.

Jawab: Rn222 → 84P218 + X 86 Rn222 → 84P218 + 2 X4 86 X adalah 2α4 4. Setelah 10 tahun keaktifannya menjadi 300 dps. Zat yang digunakan untuk mendiagnosa fungsi kelenjar fondok adalah… Jawab: I-131 6. . Pasangan isotop yang digunakan untuk menyelidiki sirkulasi darah dan terapi kanker berturut-turut adalah…. 60 Co yaitu untuk terapi kanker. Perhatikan persamaan reaksi inti berikut ini. Berapa waktu paruh zat radioaktif itu? Jawab: 5. Suatu zat radioaktif mula-mula menunjukkan keaktifan 2400 dps. Jawab: 24 Na yaitu untuk mempelajari sirkulasi darah dalam tubuh. Rn222 → 84P218 + X 86 Partikel X yang tepat adalah ….3.

2015. Didik.ga/2015/02/pengertian-kegunaan-radioaktif-di. Fresh Update Buku Pintar Kimia SMA/MA IPA Kelas 1. Waktu Paruh dan Aktivita Radioaktif.html (diakses pada tanggal 22 November 2016) .Jadi Pasangan isotop yang digunakan untuk menyelidiki sirkulasi darah dan terapi kanker berturut-turut adalah 24 Na dan 60 Co. 2012. http://www. 2015. http://fisikastudycenter.didiksazali. Jakarta : Erlangga Sajali.com/fisika-xii-sma/315-waktu-paruh-dan-aktivitasradioaktif (diakses pada tanggal 22 November 2016 Putri. Unsur Radioaktif. & 3: Sukses Belajar. 2. Devina. DAFTAR PUSTAKA Anonim.