Anda di halaman 1dari 47

DAFATAR ISI

Cover.................................................................................................................................
Kerangka Dasar Kurikulum..............................................................................................
A. Pengkajian Kurikulum Berdasarkan Tuntutan Dunia Kerja..................................

B. Landasan Filosofis.................................................................................................

C. Landasan Teoritis..................................................................................................

D. Landasan Yuridis...................................................................................................

E. Perumusan Visi dan Misi SMK.............................................................................

a. Visi..................................................................................................................

b. Misi.................................................................................................................

Merumuskan Tujuan Sekolah Menengah Kejuruan..............................................

G. Menentukan Tujuan Program Keahlian Teknik Audio Video...............................

H. Perumusan Kompetensi.........................................................................................

1. Standar Kompetensi Lulusan SMK................................................................

F.

2. Standar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran Kompetensi Kejuruan


Teknik Audio Video........................................................................................

I.

Struktur Kurikulum Teknik Audio Video Dan Kalender Kependidikan...............

10

J.

SK & KD Teknik Audio Video..............................................................................

12

K. Evaluasi.................................................................................................................

16

SILABUS..............................................................................................................

17

RENCANGAN PROGRAM PEMBELAJARAN (RPP)......................................

22

URAIAN MATERI...............................................................................................

34

DAFTAR PUSTAKA............................................................................................

46

KURIKULUM
BIDANG STUDI KEAHLIAN

: TEKNOLOGI DAN REKAYASA

PROGRAM STUDI KEAHLIAN : TEKNIK ELEKTRONIKA


PAKET KEAHLIAN

: TEKNIK AUDIO VIDEO

KERANGKA DASAR KURIKULUM


A. Pengkajian Kurikulum Berdasarkan Tuntutan Dunia Kerja
Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012
JEN
JANG
KUALIFIKAS
I

Umum

URAIAN

a) Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.


b) Memiliki moral, etika dan kepribadian yang baik di
dalam menyelesaikan tugasnya.
c) Berperan sebagai warga negara yang bangga dan
cinta tanah air serta mendukung perdamaian dunia.
d) Mampu bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial
dan kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat dan
lingkungannya.
e) Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan,
kepercayaan, dan agama serta pendapat/temuan
original orang lain.
f) Menjunjung tinggi penegakan hukum serta memiliki
semangat untuk mendahulukan kepentingan bangsa
serta masyarakat luas.
Mampu melaksanakan tugas sederhana, terbatas, bersifat
rutin, dengan
menggunakan alat, aturan, dan proses yang telah
2

ditetapkan, serta di
bawah bimbingan, pengawasan, dan tanggung jawab
atasannya.
Memiliki pengetahuan faktual.
Bertanggung jawab atas pekerjaan sendiri dan tidak
bertanggung jawab
atas pekerjaan orang lain.
Mampu melaksanakan satu tugas spesifik, dengan
menggunakan alat, dan
informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan, serta
menunjukkan
kinerja dengan mutu yang terukur, di bawah pengawasan
langsung
atasannya.
Memiliki pengetahuan operasional dasar dan pengetahuan
faktual bidang
kerja yang spesifik, sehingga mampu memilih penyelesaian
yang tersedia
terhadap masalah yang lazim timbul.
Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat
diberi tanggung
jawab membimbing orang lain.

Mampu melaksanakan serangkaian tugas spesifik, dengan


menerjemahkan
informasi dan menggunakan alat, berdasarkan sejumlah
pilihan prosedur
kerja, serta mampu menunjukkan kinerja dengan mutu dan
kuantitas yang
terukur, yang sebagian merupakan hasil kerja sendiri
dengan pengawasan
tidak langsung.
Memiliki pengetahuan operasional yang lengkap, prinsipprinsip serta
konsep umum yang terkait dengan fakta bidang keahlian
tertentu, sehingga
mampu menyelesaikan berbagai masalah yang lazim
dengan metode yang
sesuai.
Mampu bekerja sama dan melakukan komunikasi dalam
lingkup kerjanya.
Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat
diberi tanggung
jawab atas kuantitas dan mutu hasil kerja orang lain.
3

Mampu menyelesaikan tugas berlingkup luas dan kasus


spesifik dengan
menganalisis informasi secara terbatas, memilih metode
yang sesuai dari
beberapa pilihan yang baku, serta mampu menunjukkan
kinerja dengan
mutu dan kuantitas yang terukur.
Menguasai beberapa prinsip dasar bidang keahlian tertentu
dan mampu
menyelaraskan dengan permasalahan faktual di bidang
kerjanya.
Mampu bekerja sama dan melakukan komunikasi,
menyusun laporan
tertulis dalam lingkup terbatas, dan memiliki inisiatif.
Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat
diberi tanggung
jawab atas hasil kerja orang lain.
Mampu menyelesaikan pekerjaan berlingkup luas, memilih
metode yang
sesuai dari beragam pilihan yang sudah maupun belum
baku dengan
menganalisis data, serta mampu menunjukkan kinerja
dengan mutu dan
kuantitas yang terukur.
Menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan tertentu
secara umum, serta
mampu
memformulasikan
penyelesaian
masalah
prosedural.
Mampu mengelola kelompok kerja dan menyusun laporan
tertulis secara
komprehensif.
Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat
diberi tanggung
jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok.
Mampu
mengaplikasikan
bidang
keahliannya
dan
memanfaatkan ilmu
pengetahuan, teknologi, dan/atau seni pada bidangnya
dalam penyelesaian
masalah serta mampu beradaptasi terhadap situasi yang
dihadapi.
Menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan tertentu
secara umum dan
konsep teoritis bagian khusus dalam bidang pengetahuan
tersebut secara
mendalam, serta mampu memformulasikan penyelesaian
masalah prosedural.
Mampu mengambil keputusan yang tepat berdasarkan
analisis informasi
4

dan data, dan mampu memberikan petunjuk dalam


memilih berbagai
alternatif solusi secara mandiri dan kelompok.
Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat
diberi tanggung
jawab atas pencapaian hasil kerja organisasi.

Mampu merencanakan dan mengelola sumberdaya di


bawah tanggung
jawabnya, dan mengevaluasi secara komprehensif
kerjanya dengan
memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni
untuk
menghasilkan langkah-langkah pengembangan strategis
organisasi.
Mampu memecahkan permasalahan ilmu pengetahuan,
teknologi, dan/atau seni di dalam bidang keilmuannya
melalui pendekatan monodisipliner.
Mampu melakukan riset dan mengambil keputusan
strategis dengan
akuntabilitas dan tanggung jawab penuh atas semua aspek
yang berada di
bawah tanggung jawab bidang keahliannya.
Mampu
mengembangkan
pengetahuan,
teknologi,
dan/atau seni di dalam
bidang keilmuannya atau praktek profesionalnya melalui
riset, hingga
menghasilkan karya inovatif dan teruji.
Mampu memecahkan permasalahan ilmu pengetahuan,
teknologi, dan/atau seni di dalam bidang keilmuannya
melalui pendekatan inter atau
multidisipliner.
Mampu mengelola riset dan pengembangan yang
bermanfaat bagi
masyarakat dan keilmuan, serta mampu mendapat
pengakuan nasional dan
internasional.
Mampu
mengembangkan
pengetahuan,
teknologi,
dan/atau seni baru di
dalam bidang keilmuannya atau praktek profesionalnya
melalui riset,
hingga menghasilkan karya kreatif, original, dan teruji.
Mampu memecahkan permasalahan ilmu pengetahuan,
teknologi, dan/
atau seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan
inter, multi,
dan transdisipliner.
Mampu mengelola, memimpin, dan mengembangkan riset
dan
5

pengembangan yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat


manusia, serta
mampu mendapat pengakuan nasional dan internasional.
B. Landasan Filosofis
1. Pendidikan berakar pada budaya bangsa untuk membangun kehidupan bangsa
masa kini dan masa mendatang. Pandangan ini menjadikan Kurikulum 2013
dikembangkan berdasarkan budaya bangsa Indonesia yang beragam, diarahkan
untuk membangun kehidupan masa kini, dan untuk membangun dasar bagi
kehidupan bangsa yang lebih baik di masa depan. Mempersiapkan peserta didik
untuk kehidupan masa depan selalu menjadi kepedulian kurikulum, hal ini
mengandung makna bahwa kurikulum adalah rancangan pendidikan untuk
mempersiapkan kehidupan generasi muda bangsa. Dengan demikian, tugas
mempersiapkan generasi muda bangsa menjadi tugas utama suatu kurikulum.
Untuk mempersiapkan kehidupan masa kini dan masa depan peserta didik,
Kurikulum 2013 mengembangkan pengalaman belajar yang memberikan
kesempatan luas bagi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang diperlukan
bagi kehidupan di masa kini dan masa depan, dan pada waktu bersamaan tetap
mengembangkan kemampuan mereka sebagai pewaris budaya bangsa dan orang
yang peduli terhadap permasalahan masyarakat dan bangsa masa kini.
2. Peserta didik adalah pewaris budaya bangsa yang kreatif. Menurut pandangan
filosofi ini, prestasi bangsa di berbagai bidang kehidupan di masa lampau adalah
sesuatu yang harus termuat dalam isi kurikulum untuk dipelajari peserta didik.
Proses pendidikan adalah suatu proses yang memberi kesempatan kepada peserta
didik untuk mengembangkan potensi dirinya menjadi kemampuan berpikir
rasional dan kecemerlangan akademik dengan memberikan makna terhadap apa
yang dilihat, didengar, dibaca, dipelajari dari warisan budaya berdasarkan makna
yang ditentukan oleh lensa budayanya dan sesuai dengan tingkat kematangan
psikologis serta kematangan fisik peserta didik. Selain mengembangkan
kemampuan berpikir rasional dan cemerlang dalam akademik, Kurikulum 2013
memposisikan keunggulan budaya tersebut dipelajari untuk menimbulkan rasa
bangga, diaplikasikan dan dimanifestasikan dalam kehidupan pribadi, dalam
interaksi sosial di masyarakat sekitarnya, dan dalam kehidupan berbangsa masa
kini.

3. Pendidikan ditujukan untuk mengembangkan kecerdasan intelektual dan


kecemerlangan akademik melalui pendidikan disiplin ilmu. Filosofi ini
menentukan bahwa isi kurikulum adalah disiplin ilmu dan pembelajaran adalah
pembelajaran disiplin ilmu (essentialism). Filosofi ini mewajibkan kurikulum
memiliki nama matapelajaran yang sama dengan nama disiplin ilmu, selalu
bertujuan untuk mengembangkan kemampuan intelektual dan kecemerlangan
akademik.
4. Pendidikan untuk membangun kehidupan masa kini dan masa depan yang lebih
baik dari masa lalu dengan berbagai kemampuan intelektual, kemampuan
berkomunikasi, sikap sosial, kepedulian, dan berpartisipasi untuk membangun
kehidupan masyarakat dan bangsa yang lebih baik (experimentalism and social
reconstructivism). Dengan filosofi ini, Kurikulum 2013 bermaksud untuk
mengembangkan potensi peserta didik menjadi kemampuan dalam berpikir
reflektif bagi penyelesaian masalah sosial di masyarakat, dan untuk membangun
kehidupan masyarakat demokratis yang lebih baik.

C. Landasan teoritis
Kurikulum 2013 dikembangkan atas teori pendidikan berdasarkan standar
(standard-based education), dan teori kurikulum berbasis kompetensi (competencybased curriculum). Pendidikan berdasarkan standar menetapkan adanya standar
nasional sebagai kualitas minimal warga negara yang dirinci menjadi standar isi,
standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga
kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar
pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan. Kurikulum berbasis kompetensi
dirancang untuk memberikan pengalaman belajar seluas-luasnya bagi peserta didik
dalam

mengembangkan

kemampuan

untuk

bersikap,

berpengetahuan,

berketerampilan, dan bertindak.


Kurikulum 2013 menganut: (1) pembelajaan yang dilakukan guru (taught
curriculum) dalam bentuk proses yang dikembangkan berupa kegiatan pembelajaran
di sekolah, kelas, dan masyarakat; dan (2) pengalaman belajar langsung peserta
didik (learned-curriculum) sesuai dengan latar belakang, karakteristik, dan
kemampuan awal peserta didik. Pengalaman belajar langsung individual peserta
7

didik menjadi hasil belajar bagi dirinya, sedangkan hasil belajar seluruh peserta
didik menjadi hasil kurikulum.
D. Landasan yuridis
1. Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
2.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem


Pendidikan Nasional.

3.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar


Nasional Pendidikan.

4.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 Tentang


Perubahan Standar Nasional Pendidikan

5.
6.

Permendikbud Nomor 54 Tahun 2013 Tentang Standar Kompetensi Lulusan

Permendikbud Nomor 64 Tahun 2013 Tentang Standar Isi

7. Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 Tentang Standar Proses


8. Permendikbud Nomor 66 Tahun 2013 Tentang Standar Penilaian
9.

Permendikbud Nomor 70 Tahun Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar


Kurikulum Kompetensi SMK

10. Permendikbud Nomor 71 Tahun 2013 Tentang Buku Teks Pelajaran Layak.
E. Perumusan Visi dan Misi SMK
VISI
Sebagai lembaga yang menyelenggarakan pendidikan dan latihan yang
menghasilkan sumber daya manusia yang menguasai limu pengetahuan dan
teknologi ( iptek ), memiliki jati diri bangsa, berakhlak mulia dan mampu
bersaing mengisi lapangan kerja secara nasional maupun internasional serta
berwawasan lingkungan hidup.
MISI
1) Melaksanakan kebijakan pemerintah untuk mewujudkan SMK yang mandiri
dengan upaya menggali potensi dari dalam dan luar sekolah, guna
menghasilkan tamatan yang berpotensi sesuai dengan kebutuhan dunia usaha
dan dunia industri.
2) Bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa;
3) Berbudi pekerti luhur;
8

4) Terampil, mandiri dan memiliki daya suai;


5) Memberikan pelayanan prima;
6) Memiliki wawasan luas.
F. Merumuskan Tujuan Sekolah Menengah Kejuruan
Tujuan

Pendidikan

Menengah

Kejuruan

adalah

meningkatkan

kecerdasan,

pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan
mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya
1) Mempersiapkan peserta didik agar menjadi manusia produktif, mampu
bekerja mandiri, mengisi lowongan pekerjaan yang ada di DU/DI sebagai
tenaga kerja tingkat menengah, sesuai dengan Kompetensi Keahlian
pilihannya.
2) Membekali peserta didik agar mampu memilih karir, ulet dan gigih dalam
berkompetisi, beradaptasi di lingkungan kerja dan mengembangkan sikap
profesional dalam Kompetensi Keahlian yang diminatinya.
3) Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni agar
mampu mengembangkan diri di kemudian hari baik secara mandiri maupun
melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
4) Mengupayakan pemenuhan sarana prasarana untuk mendukung kegiatan
belajar mengajar dan hasil belajar yang berkualitas.
5) Meningkatkan jumlah dan profesionalisme tenaga pendidik sesuai dengan
tuntutan kurikulum dan program pembelajaran yang berkualitas.

G. Menentukan Tujuan Program Keahlian Teknik Audio Video


Tujuan Program Keahlian Teknik Audio Video adalah membekali peserta didik
dengan ketrampilan, pengetahuan, dan sikap agar :
1) Peserta didik memiliki keahlian dan ketrampilan dalam program keahlian teknik
audio video sehingga dapat bekerja secara mandiri atau mengisi lowongan
pekerjaan yang ada di dunia usaha dan dunia industri sebagai tenaga kerja
tingkat menengah;
2) Peserta didik mampu memilih karir, berkompetisi, dan mengembangkan sikap
profesional dalam program keahlian teknik audio video.Kompetensi Keahlian
Teknik Audio Video
3) Bertujuan mencetak tenaga terampil di bidang Elektronika khususnya audio
video
H. Perumusan Kompetensi
1. Standar Kompetensi Lulusan SMK
a. Berperilaku sesuai dengan ajaran agama yang dianut sesuai dengan
perkembangan remaja
b. Mengembangkan diri secara optimal dengan memanfaatkan kelebihan diri serta
memperbaiki kekurangannya
c. Menunjukkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab atas perilaku,
perbuatan, dan pekerjaannya
d. Berpartisipasi dalam penegakan aturan-aturan sosial
e. Menghargai keberagaman agama, bangsa,

suku, ras, dan golongan sosial

ekonomi dalam lingkup global


f. Membangun dan menerapkan informasi dan pengetahuan secara logis, kritis,
kreatif, dan inovatif
g. Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif dalam
pengambilan keputusan
h. Menunjukkan

kemampuan

mengembangkan

budaya

belajar

untuk

pemberdayaan diri
i. Menunjukkan sikap kompetitif dan sportif untuk mendapatkan hasil yang
terbaik
j. Menunjukkan kemampuan menganalisis dan memecahkan masalah kompleks
10

k. Menunjukkan kemampuan menganalisis gejala alam dan sosial


l. Memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab
m. Berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara
secara demokratis dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia
n. Mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya
o. Mengapresiasi karya seni dan budaya
p. Menghasilkan karya kreatif, baik individual maupun kelompok
q. Menjaga kesehatan dan keamanan diri, kebugaran jasmani, serta kebersihan
lingkungan
r. Berkomunikasi lisan dan tulisan secara efektif dan santun
s. Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di
masyarakat
t. Menghargai adanya perbedaan pendapat dan berempati terhadap orang lain
u. Menunjukkan keterampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan
estetis
v. Menunjukkan keterampilan menyimak, membaca, menulis, dan berbicara
dalam bahasa Indonesia dan Inggris
w. Menguasai kompetensi program keahlian dan kewirausahaan baik untuk
memenuhi tuntutan dunia kerja maupun untuk mengikuti pendidikan tinggi
sesuai dengan kejuruannya
2. Stndar Kompetensi Lulusan Mata Pelajaran Kompetensi Kejuruan Teknik
Audio Video
a) Menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja
b) Menerapkan dasar-dasar kelistrikan, elektronika dan digital
c) Melakukan instalasi sound system
d) Melakukan perawatan, instalasi, dan reparasi sistem Player CD maupun DVD
e) Melakukan instalasi, perawatan dan perbaikan peralatan audio video rumah
f)
g)
h)
i)
j)
k)
l)
m)

tangga
Melakukan instalasi sistem audio video CCTV
Membuat dokumentasi video
Memperbaiki pesawat penerima TV
Melakukan instalasi dan perawatan video game
Menjelaskan dasar dasar sinyal audio dan video
Fasilitas Teknik Audio Video
Memiliki bengkel khusus Teknik Audio Video.
Memiliki perlengkapan untuk shooting video.
11

n) Memiliki ruang khusus untuk praktek TV

I. Struktur Kurikulum Teknik Audio Video Dan Kalender Kependidikan


Struktur Kurikulum TAV
BIDANG STUDI KEAHLIAN
: TEKNOLOGI DAN REKAYASA
PROGRAM STUDI KEAHLIAN : TEKNIK ELEKTRONIKA
KELAS
X
XI
XII
1 2 1 2 1 2

MATA PELAJARAN
KELOMPOK A (WAJIB)
1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
3 Bahasa Indonesia
4 Matematika
5 Sejarah Indonesia
6 Bahasa Inggris
Jumlah Jam Kelompok A
KELOMPOK B (WAJIB)
7 Seni Budaya (termasuk muatan lokal)
8 Prakarya dan Kewirausahaan
9 Pendidikan Jasmani, Olah Raga dan Kesehatan
Jumlah Jam Kelompok B
KELOMPOK C (Kejuruan)
C1. Dasar Bidang Kejuruan
10 Fisika
11 Kimia
12 Gambar Teknik
Jumlah Jam Kelompok C1
C2. Dasar Kompetensi Kejuruan
13 Teknik Kerja Bengkel
14 Teknik Listrik
15 Teknik Elektronika Dasar
16 Teknik Microprosessor
17 Teknik Pemrograman
18 Simulasi Digital
Jumlah Jam Kelompok C2

3 3 3 3 3 3
2 2 2 2 2 2
4 4 4 4 4 4
4 4 4 4 4 4
2 2 2 2 2 2
2 2 2 2 2 2
17 17 17 17 17 17
2
2
3
7

2
2
3
7

2
2
3
7

2
2
3
7

2
2
3
7

2
2
3
7

2
2
2
6

2
2
2
6

2
2
2
6

2
2
2
6

4
4

4
4

4 4
4 3
3 4
2 2
2 2
3 3
18 18

C3. Kompetensi Kejuruan


PK-1: Teknik Audio Video
19
Penerapan Rangkaian Elektronika
20
Perekayasaan Sistem Audio
12

21
22
23
24
25

Perekayasaan Sistem Radio & Televisi


Perekayasaan Sistem Antena
Perencanaan & Instalasi Sistem Audio
Perencanaan & Instalasi Sistem Antena Penerima
Perbaikan & Perawatan Peralatan Elektronika Audio
Video
Jumlah Jam Kelompok C3 Paket 1

8
2

8
2
8 8
6 6
10 10

18 18 24 24

Keterangan :
1. Pilih salah satu peminatan (tanda bintang)
2. Pelaksanaan praktek kerja industri (Prakerin) dilakukan pada semester 5 dan atau 6,
(kelas XII semester 1 dan 2)

3. Dibuat deskripsi untuk setiap Paket Peminatan

Kalender Kependidikan

13

J. SK & KD Teknik Audio Video

14

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

1. Memahami Sifat Dasar Sinyal


Audio

1.1. Menjelaskan elemen gelombang, jenis jenis dan

2. Menginstalasi Sound Sistem

2.1. Mengidentifikasi bagian-bagian dan fungsi dari

interaksi gelombang;
1.2. Menjelaskan sifat dan kegunaan penguat;
1.3. Menjelaskan Attenuasi gelombang;
1.4. Menjelaskan decibel;
1.5. Menjelaskan konversi besaran listrik pada
mikrophon dan loudspeaker.
sound sistem;
2.2. Menyebutkan pengaruh arah speaker ;
2.3. Menyebutkan hal-hal yang mempengaruhi kualitas

suara;
2.4. Menggunakan wireless sesuai karaktreristiknya;
2.5. Pengawatan peralatan sound sistem;
2.6. Melakukan perawatan peralatan sound sistem.
3. Memahami prinsip pembuatan
master

3.1. Menjelaskan fungsi mastering;


3.2. Menyebutkan perbedaan studio pembuatan master

dan rekaman;
3.3. Mengidentifikasi kebutuhan alat-alat untuk
rekaman audio;
3.4. Menyebutkan fungsi alat alat pendukung
perekaman suara;
3.5. Menjelaskan macam dan penempatan mikropon
pada instrumen;
3.6. Menjelaskan mekanisme perekaman suara.
4. Membuat rekaman audio di
studio

Standar Kompetensi

4.1. Menjelaskan proses duplikasi;


4.2. Mengoperasikan peralatan rekam;
4.3. Merawat peralatan rekam;
4.4. Melacak gangguan kerja sistem.

Kompetensi Dasar

5. Memperbaiki radio penerima

5.1. Menjelaskan jenis-jenis radio penerima;


5.2. Menjelaskan prinsip penerima radio AM;
5.3. Menjelaskan prinsip kerja radio penerima FM;
5.4. Mengoperasikan radio;
5.5. Menala tuning dan penguat;
5.6. Merawat radio;
5.7. Memperbaiki radio.

6. Memperbaiki Compact Cassete


Recorder

6.1. Menjelaskan prinsip rekam magnetic;


6.2. Mendiskripsikan jenis-jenis cassette dan

kegunaannya;
6.3. Menjelaskan prinsip kerja compact cassette
recorder;
6.4. Mengoperasikan cassette recorder;
6.5. Menginstall cassette recorder;
6.6. Merawat cassette recorder;
15

K. EVALUASI
PERMENDIKBUD NOMOR 49 TAHUN 2014
Mekanisme penilaian sebagaimana dimaksud, terdiri atas:
a. menyusun, menyampaikan, menyepakati tahap, teknik, instrumen, kriteria,
indikator, dan bobot penilaian antara penilai dan yang dinilai sesuai dengan
rencana pembelajaran;
b. melaksanakan proses penilaian sesuai dengan tahap, teknik, instrumen, kriteria,
indikator, dan bobot penilaian yang memuat prinsip penilaian.
c. memberikan umpan balik dan kesempatan untuk mempertanyakan hasil
penilaian kepada mahasiswa; dan
d. mendokumentasikan penilaian proses dan hasil belajar mahasiswa secara
akuntabel dan transparan.
Prosedur penilaian kegiatan pemberian tugas atau soal, observasi kinerja,
pengembalian hasil observasi, dan pemberian nilai akhir. Prosedur penilaian pada
tahap perencanaan sebagaimana dimaksud dapat dilakukan melalui penilaian
bertahap dan/atau penilaian ulang.
Instrumen penilaian sebagaimana dimaksud terdiri atas penilaian proses dalam
bentuk rubrik dan/atau penilaian hasil dalam bentuk portofolio atau karya desain.

16

SILABUS
Satuan Pendidikan
Mata Pelajaran
Kelas/Semester
Alokasi Waktu

:
:
:
:

Kompetensi Inti*

Smk Negeri X
Teknik Elektronika Dasar
X/I
40 X 45 Menit

KI 1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya


KI 2: Menghayati dan Mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran,
damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri
sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI 3: Memahami, menerapkan dan menganalisa pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidangkerja yang spesifik
untuk memecahkan masalah
KI 4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu melaksanakan tugas spesifik dibawah pengawasan langsung

17

KOMPETENSI
DASAR
2.

Memahami
elemen
gelombang,
jenis-jenis dan
interaksi
gelombang

KEGIATAN
PEMBELAJARAN

MATERI POKOK

Jeni-jenis

gelombang audio
Interaksi
gelombang audio

Menjelaskan elemen-
elemen gelombang audio :

Amplitude

frekuensi,

periode

sudut fasa

Menjelaskan
interaksi gelombang
audio menurut arah
getar

Menjelaskan
interaksi gelombang
audio menurut medium
perambatannya
Menjelaskan
interaksi gelombang
audio menurut medium
perambatannya

18

PENILAIAN
Tes Tulis
Tes lisan

ALOKASI WAKTU
TM

PS

PI

4(8)

SUMBER
BELAJAR

Fisikau
ntuk SMK
Prinsipprinsip
Elektronika.

KOMPETENSI
DASAR
3.

Memahami
sifat dan
kegunaan
penguat

KEGIATAN
PEMBELAJARAN

MATERI POKOK

Sifat dan
kegunaan
penguat audio

Dijelaskan bahwa
intensitas gelombang
suara ditentukan oleh
besarnya amplitude
Dijelaskan fungsi
penguat sebagai alat
untuk memperbesar
amplitudo gelombang
Dijelaskan bahwa
penguat tidak boleh
merubah bentuk
gelombang maupun
frekuensinya, melainkan
hanya menaikkan level
amplitude
Diterangkan sifat
Hi-Fidelity yang harus
dipenuhi oleh sebuah
penguat suara

19

PENILAIAN

Tes Tulis
Tes lisan

ALOKASI WAKTU
TM

PS

PI

4(8)

4(16)

SUMBER
BELAJAR

Fisikau
ntuk SMK
Prinsipprinsip
Elektronika,
Malvino

KOMPETENSI
DASAR
4.

Menjelaskan
attenuasi
gelombang

KEGIATAN
PEMBELAJARAN

MATERI POKOK

Attenuasi
gelombang

Attenuasi
gelombang

PENILAIAN

Menjelaskan

pengertian attenuasi
gelombang
Memahami
perambatan gelombang
audio, kecepatan rambat
gelombang audio, panjang
gelombang audio
Dijelaskan definisi
akustik ruang
Dijelaskan pengaruh
akustik ruang terhadap
reproduksi bunyi
Ditunjukkan bahwa
jarak antara sumber
sumber gelombang di
suatu titik berpengaruh
terhadap sudut fasa
gelombang di titik
tersebut

Tes Tulis
Tes lisan

Digambarkan bahwa

besar sudut fasa antara


dua buah gelombang atau
lebih di suatu titik akan
berpengaruh terhadap
efek penguatan /
pelemahan amplitudo di
titik tersebut
Dijelaskan perlunya
penataan layout yang
tepat

Tes Tulis
Tes lisan

20

ALOKASI WAKTU
TM

PS

PI

4(8)

SUMBER
BELAJAR

Fisikau
ntuk SMK
Prinsipprinsip
Elektronika,
Malvino

Fisikau
ntuk SMK
Prinsipprinsip
Elektronika,
Malvino

KOMPETENSI
DASAR
5.

Menjelaskan
decibel

KEGIATAN
PEMBELAJARAN

MATERI POKOK

Decibel (dB)
sebagai satuan
untuk mengukur
intensitas suara

Decibel (dB)
sebagai satuan
untuk mengukur
intensitas suara

PENILAIAN

Menjelaskan decibel

(dB) sebagai satuan


untuk mengukur
intensitas suara
Menjelaskan decibel
sebagai sebuah unit
logaritmis untuk
mendeskripsikan suatu
rasio yang dapat berupa
daya (power), tekanan
suara (sound pressure),
tegangan (voltage),
intensitas (intencity), atau
hal-hal lainnya
Memjelaskan angka
penguatan tegangan (Av)
sebagai rasio tegangan
sinyal output terhadap
tegangan sinyal input
suatu penguat dalam
satuan dB
Memjelaskan angka
penguatan arus (Ai)
sebagai rasio arus sinyal
output suatu penguat
terhadap arus sinyal
inputnya, dalam Db

Tes Tulis
Tes lisan

Tes Tulis
Tes lisan

Memjelaskann
angka penguatan daya
(Ap) sebagai rasio daya
sinyal output terhadap
daya sinyal input suatu
penguat, dalam satuan
dB

21

ALOKASI WAKTU
TM

PS

PI

4(8)

SUMBER
BELAJAR

Fisikau
ntuk SMK
Prinsipprinsip
Elektronika,
Malvino

Fisikau
ntuk SMK
Prinsipprinsip
Elektronika,
Malvino

KOMPETENSI
DASAR
6.

Menjelaskan
konversi
besaran listrik
pada
mikrophon dan
loudspeaker

KEGIATAN
PEMBELAJARAN

MATERI POKOK

Konversi
besaran listrik
pada mikrophon
dan loudspeaker

Dijelaskan konversi

besaran energi pada


mikropon : dari besaran
energi mekanik suara
menjadi energi listrik
suara
Dijelaskan konversi
besaran energi pada
loudspeaker: dari besaran
energi listrik suara
menjadi besaran energi
mekanik suara
Dijelaskan
pentingnya konversi
besaran energi mekanik
suara menjadi besaran
energi listrik suara, yaitu
bahwa energi listrik suara
lebih mudah untuk dapat
dikuatkan, atau
dinaikkan level
amplitudonya
menggunakan sebuah
penguat

22

PENILAIAN
Tes Tulis
Tes lisan

ALOKASI WAKTU
TM

PS

PI

4(8)

4(16)

SUMBER
BELAJAR

Fisikau
ntuk SMK
Prinsipprinsip
Elektronika,
Malvino

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)
TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Nama Sekolah

SMK NEGERI X

Mata Pelajaran

TEKNIK ELEKTRONIKA DASAR

Kelas/Semester

X/1

Pertemuan ke-

1-2

Alokasi Waktu

4 x 45 menit

Standar Kompetensi

1.

Kompetensi Dasar

1.1. Memahami elemen gelombang, jenis-jenis

Memahami Sifat Dasar Sinyal Audio


gelombang, interaksi gelombang

KompetensiInti:
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya (sikap spiritual).
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong
royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsive dan proaktif, menunjukkan sikap
sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia (sikap Sosial).
3. Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan
meta kognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humanioral dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk
memecahkan masalah (pengetahuan).
4. Mengolah, menalar, menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif
dan kreatif, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung
(keterampilan).
1

Kompetensi Dasar
23

Memahami elemen gelombang, jenis-jenis gelombang, dan interaksi gelombang


2

Indikator
a. Kognitif
1. Produk :
a) Menjelaskan elemen, jenis, dan interaksi gelombang
b) Menjelaskan pengertian elemen gelombang frekuensi audio
c) Mengidentifikasi pengertian dari gelombang
d) Mengidentifikasi sifat dan interaksi gelombang
e) Menjelaskan sifat dasar sinyal gelombang audio
2. Proses :
Proses atau kegiatan yang dilakukan
a) Menjelaskan elemen-elemen gelombang frekuensi audio
b) Memahami jenis-jenis gelombang audio berdasarkan amplitudo
b. Psikomotor :
Guru menjelaskan tentang definisi elemen gelombang, jenis gelombang, interaksi
gelombang, frekuensi,
c.

amplitudo, dan fasa.

Afektif :
Terlibat dalam proses pembelajaran, siswa dapat memahami materi pelajaran,
bertanya dan mengemukakan pendapat. Bekerja sama dalam kegiatan pembelajaran dan
aktif menyampaikan pendapat, memperhatikan dan menanggapi pernyataan baik dari
pengajar maupun siswa.

3. Tujuan Pembelajaran
a. Kognitif
1. Produk :
a) Menjelaskan definisi elemen gelombang
b) Menjelaskan perbedaan antara panjang gelombang dan amplitudo
c) Menjelaskan sifat dan sinyal gelombang audio
b. Proses :
a) Menjelaskan tentang amplitudo pada sinyal audio atau suara
b) Memahami sinyal-sinyal gelombang audio berdasrkan amplitudo
c. Afektif :
1. Karakter
a) Siswa menunjukkan sikap kreatif dalam menilai sinyal gelombang audio berdasar
amplitudo
24

b) Siswa dapat dengan teliti membedakan jenis-jenis gelombang audio


2. Keterampilan sosial
Terlibat dalam proses pembelajaran, paling tidak siswa dinilai pengamat membuat
kemajuan dalam menujukkan keterampilan sosial, meliputi : percaya diri, bertanya,
menyumbang ide atau pendapat, menjadi pendengar yang baik dalam berkomunikasi.
4. Model Dan Metode Pembelajaran
Model

: Model pembelajaran langsung (MPL)

Metode : Ceramah, Diskusi, Tanya jawab, pemberian tugas


5. Sumber Pembelajaran
1. Internet
2. Buku Panduan
6. Alat dan Bahan
Laptop, LCD, White board, spidol dan penghapus
7. Langkah Pembelajaran
A. Kegiatan Awal
:
1. Guru dan siswa saling memberi salam
2. Membaca doa bersama sebelum dimulai pelajaran
3. Memberi pemahaman kepada siswa tentang pelajaran yang akan dipelajari
4. Mengkomunikasikan garis besar sub kompetensi, indikator produk, proses,
psikomotor, dan keterampilan sosial yang akan dipelajari
B. Kegiatan Inti

1. Menjelaskan elemen, jenis, dan interaksi gelombang di audio


2. Menjelaskan pengertian elemen gelombang frekuensi audio
3. Mengidentifikasi pengertian dari gelombang
4. Mengidentifikasi sifat dan interaksi gelombang
5. Menjelaskan sifat dasar sinyal gelombang audio
6. Siswa mampu menjelaskan definisi gelombang audio, dan pencampuran gelombang
audio
7. Memberikan tugas kepada siswa tentang definisi jenis-jenis gelombang audio
beserta pencampuran gelombang audio
8. Memeriksa tugas siswa
C. Kegiatan Akhir

1. Mengevaluasi tugas siswa


2. Meminta pendapat siswa setelah mengetahui jenis gelombang audio
3. Memotivasi siswa untuk mengetahui materi tersebut
25

4. Melakukan refleksi dan menyimpulkan kegiatan pembelajaran


5. Memberikan salam penutup kepada siswa
Penilaian
Teknik Penilaian
Tes tertulis

Bentuk Instrumen
Daftar pertanyaan

Instrumen
1. Jelaskan pengertian gelombang.
2. Jelaskan elemen gelombang.
3. Jelaskan jenis-jenis gelombang.
4. Jelaskan interaksi gelombang.

Tes praktik
Tugas-tugas

Mencari informasi pada


sumber buku yang berkaitan
dengan gelombang

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)
TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Nama Sekolah

SMK NEGERI X

Mata Pelajaran

TEKNIK ELEKTRONIKA DASAR

Kelas/Semester

X/1

Pertemuan ke-

3-4
26

Alokasi Waktu

4 x 45 menit

Standar Kompetensi

1.

Kompetensi Dasar

1.2. Memahami sifat dan kegunaan penguat

Memahami Sifat Dasar Sinyal Audio

KompetensiInti:
5. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya (sikap spiritual).
6. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong
royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsive dan proaktif, menunjukkan sikap
sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia (sikap Sosial).
7. Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan
meta kognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humanioral dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk
memecahkan masalah (pengetahuan).
8. Mengolah, menalar, menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif
dan kreatif, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung
(keterampilan).

Kompetensi Dasar
Memahami sifat dan kegunaan penguat Indikator
c. Kognitif
8. Produk :
f) Mengetahui jenis-jenis penguat pada audio
g) Memahami fungsi dari penguat audio
h) Menmahami pembagian klas penguat pada audio.
9. Proses :
Proses atau kegiatan yang dilakukan
27

c) Menjelaskan prinsip kerja penguat audio


d) Mengidentifikasi jenis-jenis penguat audio
d. Psikomotor :
Guru menjelaskan tentang definisi, fungsi dari Amplifier dan mengklasifikasikan
jenis-jenis penguat serta memahami prinsip kerja penguat audio.
d.

Afektif :
Terlibat dalam proses pembelajaran, siswa dapat memahami materi pelajaran,
bertanya dan mengemukakan pendapat. Bekerja sama dalam kegiatan pembelajaran dan
aktif menyampaikan pendapat, memperhatikan dan menanggapi pernyataan baik dari
pengajar maupun siswa.

10. Tujuan Pembelajaran


d. Kognitif
1. Produk :
a) Mengetahui jenis-jenis penguat pada audio
b) Memahami fungsi dari penguat audio
c) Menmahami pembagian klas penguat pada audio.
e. Proses :
a) Menjelaskan prinsip kerja penguat audio
b) Mengidentifikasi jenis-jenis penguat audio
f. Afektif :
3. Karakter
a) Siswa menunjukkan sikap kreatif dalam memahami prinsip kerja penguat audio
b) Siswa dapat dengan teliti membedakan jenis-jenis penguat audio
4. Keterampilan sosial
Terlibat dalam proses pembelajaran, paling tidak siswa dinilai pengamat membuat
kemajuan dalam menujukkan keterampilan sosial, meliputi : percaya diri, bertanya,
menyumbang ide atau pendapat, menjadi pendengar yang baik dalam berkomunikasi.
11. Model Dan Metode Pembelajaran
Model

: Model pembelajaran langsung (MPL)

Metode : Ceramah, Diskusi, Tanya jawab, pemberian tugas


12. Sumber Pembelajaran
1. Internet
28

2. Buku Panduan
13. Alat dan Bahan
Laptop, LCD, White board, spidol dan penghapus
14. Langkah Pembelajaran
A. Kegiatan Awal
:
5. Guru dan siswa saling memberi salam
6. Membaca doa bersama sebelum dimulai pelajaran
7. Memberi pemahaman kepada siswa tentang pelajaran yang akan dipelajari
8. Mengkomunikasikan garis besar sub kompetensi, indikator produk, proses,
psikomotor, dan keterampilan sosial yang akan dipelajari
B. Kegiatan Inti

9. Menjelaskan prinsip kerja penguat audio


10. Memberikan penjelasan tentang fungsi dari penguat audio
11. Menjelaskan prinsip-prinsip kerja dari penguat audio
12. Menjelaskan pembagian klas penguat audio
13. Memeriksa tugas siswa
C. Kegiatan Akhir

6. Mengevaluasi tugas siswa


7. Meminta pendapat siswa setelah mengetahui penguat audio
8. Memotivasi siswa untuk mengetahui materi tersebut
9. Melakukan refleksi dan menyimpulkan kegiatan pembelajaran
10. Memberikan salam penutup kepada siswa
Penilaian
Teknik Penilaian Bentuk Instrumen
Tes tertulis
Daftar pertanyaan

Instrumen
1. Jelaskan prinsip kerja penguat.
2. Jelaskan kegunaan dari
penguat.

Tes praktik
Tugas-tugas

Mencari informasi pada


sumber buku yang
berkaitan dengan
penguat

29

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)
TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Nama Sekolah

SMK NEGERI X

Mata Pelajaran

TEKNIK ELEKTRONIKA DASAR

Kelas/Semester

X/1

Pertemuan ke-

5-6

Alokasi Waktu

4 x 45 menit

Standar Kompetensi

1.

Kompetensi Dasar

1.3. Menjelaskan Attenuasi Gelombang

Memahami Sifat Dasar Sinyal Audio

KompetensiInti:
9. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya (sikap spiritual).
10. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong
royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsive dan proaktif, menunjukkan sikap
sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif
30

dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia (sikap Sosial).
11. Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan
meta kognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humanioral dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk
memecahkan masalah (pengetahuan).
12. Mengolah, menalar, menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif
dan kreatif, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung
(keterampilan).

Kompetensi Dasar
Menjelaskan Attenuasi Gelombang

Indikator
e. Kognitif
15. Produk :
i) Memahami pengertian attenuasi gelombang
j) Mengetahui prinsip attenuasi gelombang
16. Proses :
Proses atau kegiatan yang dilakukan
e) Memberikan pemahaman tentang attenuasi gelombang
f) Menjelaskan prinsip attenuasi gelombang
g) Menjelaskan koefisien attenuasi gelombang
f. Psikomotor :
Guru menjelaskan tentang definisi attenuasi gelombang, prinsip attenuasi
gelombang, dan koefisien attenuasi gelombang.
e.

Afektif :

31

Terlibat dalam proses pembelajaran, siswa dapat memahami materi pelajaran,


bertanya dan mengemukakan pendapat. Bekerja sama dalam kegiatan pembelajaran dan
aktif menyampaikan pendapat, memperhatikan dan menanggapi pernyataan baik dari
pengajar maupun siswa.
17. Tujuan Pembelajaran
g. Kognitif
1. Produk :
a) Memahami pengertian attenuasi gelombang
b) Mengetahui prinsip attenuasi gelombang
h. Proses :
Proses atau kegiatan yang dilakukan
a) Memberikan pemahaman tentang attenuasi gelombang
b) Menjelaskan prinsip attenuasi gelombang
c) Menjelaskan koefisien attenuasi gelombang
i. Afektif :
5. Karakter
a) Siswa menunjukkan sikap kreatif dalam memahami prinsip attenuasi gelombang
b) Siswa dapat menjelaskan koefisien attenuasi gelombang.
6. Keterampilan sosial
Terlibat dalam proses pembelajaran, paling tidak siswa dinilai pengamat membuat
kemajuan dalam menujukkan keterampilan sosial, meliputi : percaya diri, bertanya,
menyumbang ide atau pendapat, menjadi pendengar yang baik dalam berkomunikasi.
18. Model Dan Metode Pembelajaran
Model

: Model pembelajaran langsung (MPL)

Metode : Ceramah, Diskusi, Tanya jawab, pemberian tugas


19. Sumber Pembelajaran
1. Internet
2. Buku Panduan
20. Alat dan Bahan
Laptop, LCD, White board, spidol dan penghapus
21. Langkah Pembelajaran
A. Kegiatan Awal
:
9. Guru dan siswa saling memberi salam
10. Membaca doa bersama sebelum dimulai pelajaran
11. Memberi pemahaman kepada siswa tentang pelajaran yang akan dipelajari
32

12. Mengkomunikasikan garis besar sub kompetensi, indikator produk, proses,


psikomotor, dan keterampilan sosial yang akan dipelajari
B. Kegiatan Inti

14. Memberikan penjelasan tentang apa itu attenuasi gelombang


15. Memberikan pemahaman tentang attenuasi gelombang
16. Menjelaskan prinsip attenuasi gelombang
17. Memeriksa tugas siswa
C. Kegiatan Akhir

11. Mengevaluasi tugas siswa


12. Meminta pendapat siswa setelah mengetahui attenuasi gelombang
13. Memotivasi siswa untuk mengetahui materi tersebut
14. Melakukan refleksi dan menyimpulkan kegiatan pembelajaran
15. Memberikan salam penutup kepada siswa
Penilaian
Teknik Penilaian Bentuk Instrumen
Tes tertulis
Daftar pertanyaan

Instrumen
1. Jelaskan pengertian attenuasi
gelombang
2. Jelaskan prinsip attenuasi
gelombang
3. Jelaskan koofesien attenuasi
gelombang

33

LAMPIRAN
URAIAN MATERI
a. Pengertian elemen gelombang, jenis, dan interaksi gelombang
Gelombang suara ialah gelombang yang dihasilkan dari sebuah benda yang
bergetar. Gelombang suara memiliki lembah dan bukit yang akan menghasilkan satu
siklus (periode).
Gelombang didefinisikan sebagai energi getaran yang merambat. Dalam
kehidupan sehari-hari banyak orang berfikir bahwa yang merambat dalam gelombang
adalah getarannya atau partikelnya, hal ini sedikit kurang benar karena yang merambat
dalam gelombang adalah energi yang dipunyai getaran tersebut. Dari sini timbul benarkah
medium yang digunakan gelombang tidak ikut merambat? padahal pada kenyataannya
terjadi aliran air di laut yang luas. Menurut aliran air dilaut itu tidak disebabkab oleh
gelombang tetapi lebih disebabkan oleh perbedaan suhu pada air laut.
Tapi mungkin juga akan terjadi perpindahan partikel medium, ketika gelombang
melalui medium zat gas yang ikatan antar partikelnya sangat lemah maka sangat
dimungkinkan partikel udara tersebut berpindah posisi karena terkena energi gelombang.
Walau perpindahan partikelnya tidak akan bisa jauh tetapi sudah bisa dikatakan bahwa
partikel medium ikut berpindah.
Gelombang berdasarkan mediumnya dibedakan menjadi 2 macam
1. Gelombang mekanik yaitu gelombang yang dalam perambatannya membutuhkan
medium. Contoh gelombang mekanik adalah gelombang bunyi.

34

2. Gelombang elektromagnetik yaitu gelombang yang dalam perambatannya tidak


membutuhkan medium. Contoh gelombang elekromagnetik adalah gelombang
cahaya.

Gelombang berdasarkan arah rambatnya dibedakan menjadi 2 macam


1. Gelombang Longitudinal adalah gelombang yang arah rambatnya sejajar dengan arah
getarnya. Contohnya adalah gelombang bunyi.
2. Gelombang Transversal adalah gelombang yang arah rambatnya tegak lurus dengan
arah getarnya. Contohnya gelombang cahaya.
Ada beberapa besaran yang perlu diperhatikan dalam mempelajari getaran yaitu:
1. Frekuensi adalah banyaknya getaran yang terjadi tiap satuan waktu, atau
didefinisikan sebagai banyaknya getaran yang terjadi setiap satu sekon. Frekuensi
dilambangkan dengan f dan bersatuan Hz (dibaca Hertz)
2. Periode adalah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu kali getaran. Periode
dilambangkan dengan T dan bersatuan sekon.
3. Simpangan adalah jarak yang ditempuh benda bergetar dan dihitung dari titik
kesetimbangan. Simpangan dilambangkan dengan y dan bersatuan meter.
4. Amplitudo adalah simpangan maksimum yang ditempuh benda bergetar. Amplitudo
dilambangkan dengan A dan bersatuan meter.
Hal penting lain yang harus diketahui dalam belajar tentang getaran adalah sebagai
berikut :
Untuk getaran pada bandul massa bandul dan amplitudo tidak mempengaruhi
besarnya frekuensi dan periode. Tetapi massa mempengaruhi besarnya frekuensi dan
periode pada getaran pegas (getaran selaras).
35

b. Pengertian audio dan frekuensi


Pengertian audio
Pengertian audio diartikan sebagai suara atau reproduksi suara
Frekuensi
Frekuensi adalah jumlah siklus yang terjadi dalam satu detik. (satuan Hz)
Area bidang audio meliputi sebagai berikut:
1. Studio sound engineer
2. Live sound engineer
3. Musician
4. Music producer
5. DJ (Disc Jocky)
6. Teknisi radio
7. Perekam suara Film/Television field sound enginer
8. Editor audio post-produciton audio creator
Ada dua hal pemahaman tentang audio yaitu panjang gelombang dan amplitudo sebagai
mana yang terlihat dibawah ini:

Pada bagian (a) panjang gelombang merupakan jarak antar titik gelombang dan titik
ekuivalen pada fase berikutnya. Sedangkan pada bagian (b) amplitude merupakan
kekuatan atau daya gelombang sinyal, atau bisa dikatakan sebagai tinggi gelombang.
Adapun gelombang dengan frekuensi konstan terlihat pada gambar di bawah ini:

Getaran udara ini menyebabkan gendang telinga pendengar bergetar dengan pola
yang sama.
36

Rentan frekuensi yang terjadi dalam suatu sinyal frekuensi dinyatakan dalam
waktu satuan detik, sebagaimana frekuensi yang tinggi diinterpretasikan sebagai jalur
yang lebih tinggi sedangkan frekuensi rendah memiliki kerentanan lebar frekuensi lebih
renggang pada satuan sinyal frekuensinya. Sebagaimana terlihat pada gambar dibawah
ini.

Intinya frekuensi (F) merupakan jumlah getaran yang terjadi dalam waktu satu
detik atau banyaknya gelombang/getaran listrik yang dihasilkan tiap detik. Periode (T)
merupakan selang waktu yang diperlukan untuk melakukan satu getaran sempurna.
Hubungan antara periode dan frekuensi dapat diterangkan dengan rumus berikut ini:
f = 1/T
T = 1/f
Dimana, f : frekuensi, dalam siklus per detik (Hz)
T : periode (detik)

Percampuran gelombang
1. Gelombang suara dalam fase yang sama dijumlahkan menghasilkan gelombang yang
lebih kuat
37

2. Gelombang suara dengan fase berlawanan, tertinggal 180 derajat masing-masing


dijumlahkan menghasilkan nol. Ini banyak dijumpai pada kerja piranti penundaan
noise.

3. Gelombang suara yang mempunyai hubungan fasa bervariasi menghasilkan pengaruh


suara yang berbeda.

Adapun jenis dari gelombang atau sinyal ferkuensi terlihat seperti pada gambar di
bawah: yaitu longitudinal, persegi, segitiga, dan gergaji

38

Telinga manusia memiliki keterbatasan kemampuan pendengaran berdasarkan


besar kecil frekuensi bunyi yang didengar. Frekuensi bunyi yang dapat didengar oleh
manusia normal disebut dengan frekuensi audio.
1. Batas terkecil : Frekuensi Infrasonic / Infrasonik = di bawah 20 hz
Contoh makhluk hidup yang mampu mendengar frekuensi infrasonik adalah jangkrik,
ikan lumba-lumba dan kelelawar/codot, gajah, burung merpati, dll.

2. Batas terbesar : Frekuensi Ultrasonic / Ultrasonik = di atas 20.000 hz


Contoh makhluk hidup yang mampu mendengar frekuensi ultrasonik adalah
kelelawar/kalong, kucing, anjing, tikus, belalang, dsb.

3. Beberapa kemampuan hewan dalam menangkap gelombang frekuensi bunyi:


a. Kelelawar menggunakan frekuensi 100.000 hz untuk navigasi gerakan terbang.
b. Anjing dapat mendengar hingga 40.000 hz
c. Kucing memeiliki kepekaan pendengaran dari 100 sampai 60.000 hz.
d. Kudanil menggunakan frekuensi infrasonic 5hz untuk berkomunikasi antar
sesama kuda nil.
39

e. Gajah mampu menangkap frekuensi bunyi dari 1 s/d 20.000 hz.


4. Dalam gelombang frekuensi juga bisa digunakan untuk mengukur dalamnya suatu
kedalam lautan dengan menggunakan sensor ultrasonik sebagai alat pendeteksi
kedalam suatu dasar laut.sebagaimana terlihat pada gambar di bawah ini:

AMPLIFIER
Amplifier atau power amplifier berfungsi menguat-kansinyal audio kemudian di umpankan ke
loudspeaker.
v Fidelitas dan Efisiensi
Fidelity berarti seberapa mirip bentuk sinyal keluaran hasil replika terhadap sinyal masukan
aslinya.
Sistem penguat dikatakan memiliki fidelitas yang tinggi (high fidelity), jika sistem tersebut mampu
menghasilkan sinyal keluaran yang bentuknya persis sama dengan sinyal input.
Efisiensi : perbandingan power output dibandingkan dengan power input. Sistem penguat
dikatakan memiliki tingkat efisiensi tinggi (100 %) jika tidak ada rugi-rugi pada proses
penguatannya/tidak ada daya yang terbuang menjadi panas.

2. MACAM-MACAM PENGUAT
Kelas A
Ciri-ciri :
40

Sinyal keluarannya bekerja pada daerah aktif.

Fidelitas yang tinggi

Bentuk sinyal keluarannya sama persis dengan input

Efisiensi yang rendah ( 25% 50%).

Transistor selalu ON sehingga sebagian besar sumber catu daya terbuang menjadi panas.

Transistor penguat kelas A perlu ditambah dengan pendingin ekstra (misalnya heatsink
yang lebih besar).

KELAS B
Ciri-ciri

Phuspull / Transistor bekerja bergantian antara Q1 (NPN) dan Q2 (PNP).

Panas yang dihasilkan tidak terlalu besar

Efisiensi lebih besar (75%)

Adanya cacat silang(cross over)

Tegangan Power supply +, _ dan Ground

KELAS AB
Ciri-ciri

Phuspull / Transistor bekerja bergantian antara Q1 (NPN) dan Q2 (PNP).

Panas yang dihasilkan tidak terlalu besar

Efisiensi lebih besar (50% s/d 75%)

Tidak terjadi cacat silang(cross over)

Fidelitas Tinggi

41

Terjadi penggemukan sinyal pada kedua transistornya aktifnya pada saat transisi
(gumming).

Tegangan Power supply +, _ dan Ground

KELAS C
Ciri-ciri

Hanya memerlukan satu Transistor

bekerja aktif hanya pada fasa positif

Efisiensi tinggi (100%)

Fidelitas lebih rendah dari kelas AB

Sering dipakai dalam rangkaian osilator pemancar

Bekerja di daerah aktif/linear

KELAS D
Ciri-ciri

Menggunakan Teknik PWM Pulsa Width Modulation) dimana lebar dari pulsa ini
proporsional terhadap amplitudo sinyal input.

Bekerja sebagai switching transistor

Menggunakan teknik sampling

memerlukan sebuah generator gelombang segitiga dan komparator untuk menghasilkan


sinyal PWM yang proporsional terhadap amplitudo sinyal input.

Untuk Menaikkan fidelitas diperlukan filter

Sering dipakai dalam penguat digital 1 bit (on atau off ).

KELAS E
42

Ciri-ciri

Mirip penguat kelas C

Memerlukan rangkaian LC dengan transistor yang bekerja kurang dari setengah duty cycle

Bekerja sebagai switching transistor

Biasanya memerlukan Transistor jenis FET

Efisien dan cocok untuk aplikasi yang memerlukan drive arus yang besar namun dengan
arus input yang sangat kecil.

Disipasi panas kecil

Biasanya diaplikasikan pada peralatan transmisi mobile semisal telepon genggam

KELAS T
Ciri-ciri

Disebut juga penguat digital

Menggunakan konsep modulasi PWM dengan switching transistor serta filter

Proses sebelumnya adalah manipulasi bit-bit digital. Di dalamnya ada audio prosesor
dengan proses umpanbalik yang juga digital untuk koreksi waktu tunda dan fasa.

KELAS G
Ciri-ciri

Termasuk penguat analog untuk memperbaiki efisiensi dari penguat kelas B/AB

Tegangan supply dibuat bertingkat karena membutuhkan tegangan yang tinggi

KELAS H
Ciri-ciri

Termasuk penguat analog untuk memperbaiki efisiensi dari penguat kelas B/AB
43

Mirip penguat kelas G dengan tegangan supply yang dapat berubah sesuai kebutuhan

Kompleks namun efisien

Tinggi rendahnya tegangan supply dirancang agar lebih linier tidak terbatas hanya ada 2
atau 3 tahap saja

Tegangan supply mengikuti tegangan output dan lebih tinggi hanya beberapa volt

ATTENUASI
Attenuasi atau attenuator adalah rangkaian yang fungsi / sifatnya berkebali-kan dengan amplifier
(melemahkan).
kegunaan attenuator :
a

pelemah/pengerut suatu sinyal

penyesuai impedansi (matching impedance)

B. MACAM-MACAM RANGKAIAN ATTENUASI


1. Attenuasi Tipe L
Tipe attenuasi yang paling sederhana yaitu tipe L ( pembagi tegangan)
44

Berlaku persamaan :

Vout

i . R2

Vout

R2/(R1 + R2) . Vin

Jadi : Vout/Vin = R2/(R1 + R2)


Dalam penguat (amplifier), Vout/Vin adalah penguatan(A)
Jadi : A = Vout /Vin
v Attenuasi selalu melemahkan/ menurunkan sinyal, maka harga A selalu kurang dari satu.
v Attenuasi adalah kebalikan dari A maka dinotasikan dengan a.
Jadi : a = 1/A = Vin/Vout
a disebut pelemahan

2. Karakterstik Resistansi Dari Attenuasi Simetris


Attenuasi simetris yaitu dua tipe attenuasi lain (selain tipe L : tipe T dan ).
Attenuasi juga dapat digunakan sebagai penyesuai (matching) impedansi.
Diharapkan kedua tipe attenuasi ini dapat selalu mengikuti perubahan-perubahan besarnya
impedansi output.
A dan a dinyatakan dalam decibel (db).
Karakteristik resistansi dari suatu attenuasi adalah keadaan yang menunjukkan bahwa harga
hambatan masukkan (Rin) sama dengan harga hambatan beban (RL).
Tabel antara Rin dan RL
v Harga hambatan input tergantung harga hambatan bebannya. (lihat tabel disamping).
v Adapun besarnya karakteristik resistansi dari suatu attenuasi adalah :

45

Rins

=resistansi input saat output) dihubung singkat.

Rino=resistansi input pada saat output terbuka.


3. Analisa Attenuasi Simetris Tipe T
v perbandingan R2 dan R1 adalah sebagai berikut :
m = R2/ R1
atau R2 = m . R1

v Besarnya penguatan
a = Vin/Vout

4. Attenuasi Simetris Tipe p


m adalah perbandingan R2 terhadap R1,dengan merubahnya ke tipe T, maka didapatkan harga
Ro :
DAFTAR PUSTAKA

Sri Waluyanti, dkk (2008). Teknik Audio Video. From


http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/BAB%20I%20DASAR%20SINYAL%20AUDIOEDIT.pdf.

www.google.com (pengertian elemen, jenis dan interaksi gelombang) (diakses 28 oktober


2016)

46

http://www.alpensteel.com/article/51-113-energi-lain-lain/3123--bunyi-sebagaigelombang-energi.html (diakses 28 oktober 2016)


http://id.wikipedia.org/wiki/Gelombang_sinus (diakses 28 oktober 2016)

http://fnr-site.blogspot.com/2012/05/ambang-batas-pendengaran-manusia.html (diakses
28 oktober 2016)

http://aellyas.wordpress.com/2012/07/13/amplitudo-dan-power/ (diakses 28 Oktober


2016)

47