Anda di halaman 1dari 16

PENDAHULUAN

Latar Belakang
Kabupaten Kolaka terbentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 59 Tahun 1959. Pada
saat itu, Kolaka terdiri dari tiga kecamatan yaitu Kecamatan Kolaka, Tirawuta dan Batuputih. Sejak
berdiri sebagai kabupaten hingga saat ini, Kabupaten Kolaka telah dua kali dimekarkan menjadi
wilayah daerah otonom baru yaitu Kabupaten Kolaka Utara dan Kabupaten Kolaka Timur.
Luas Wilayah daratan Kabupaten Kolaka adalah 3.283,64 km 2 dan perairan laut seluas
15.000 km2 dengan panjang garis pantai 293,45 km. Kecamatan Samaturu adalah kecamatan
dengan wilayah terluas yaitu 543,90 km 2 atau 16,75 % dari total luas Kabupaten Kolaka sedangkan
Kecamatan Polinggona merupakan kecamatan dengan wilayah terkecil yaitu 46,65 km 2 atau 1,44 %
dari total luas Kabupaten Kolaka. Persentase luas wilayah kecamatan di Kabupaten Kolaka
ditunjukkan pada pictogram di bawah ini.

Secara administratif wilayah Kabupaten Kolaka terdiri atas 12 kecamatan, 33 kelurahan dan
102 desa. Selain itu, Kabupaten Kolaka mempunyai beberapa buah pulau baik besar maupun kecil,
yaitu : Pulau Padamarang, Lambasina Kecil, Lambasina Besar, Buaya, Pisang, Maniang dan Pulau
Lemo. Batas-batas wilayah Kabupaten Kolaka dengan wilayah di sekitarnya adalah sebagai berikut :
- Utara

: Kabupaten Kolaka Utara dan Kolaka Timur.

- Timur

: Kabupaten Kolaka Timur.

- Selatan : Kabupaten Bombana.

Kabupaten Kolaka merupakan pintu gerbang ekonomi sebelah barat Provinsi Sulawesi Tenggara yang dapat diakses dengan mudah melalui transportasi darat (Trans Sulawesi). Terletak ± 165 km dari Kota Kendari ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara. Maksud dilaksanakan kegiatan penelitian ini untuk mengetahui daerah-daerah yang berpotensi sebagai sumber daya geologi dan mempetakan penyebarannya sehinggga dapat dengan mudah mengetahui daerah daerah yang berpotensi sebagai sumber daya geologi . 2014 Kabupaten Kolaka terletak di bagian barat Provinsi Sulawesi Tenggara dengan posisi memanjang dari Utara ke Selatan. laut (feri BajoeKolaka dan kapal cepat Siwa-Kolaka) serta transportasi udara (Bandara Sangia Nibandera). Peta Wilayah Administrasi Kabupaten Kolaka. tepatnya berada pada 3o37’-4o38’ Lintang Selatan dan 121 o05’121o46’ Bujur Timur. Sumber: BPS.. tidak terbatas hanya pada penambangan nikel akan tetapi juga terhadap seluruh sumber daya alam lainnya yang memiliki prospek pasar. Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka terus berupaya melakukan exploitasi dan explorasi potensi sumber daya mineral.Barat : Teluk Bone.

Kekar dijumpai hampir pada semua batuan. merupakan sesar mendatar kanan (dextral). kras (karst) dan dataran rendah. Ketinggiannya berkisar dari 100 hingga 600 m diatas muka air laut.GEOLOGI REGIONAL Fisiografi Regional Morfologi daerah kolaka (Peta Geologi Lembar Kolaka) dapat dibedakan menjadi empat satuan yaitu pegunungan. Ketinggian antara 600 dan 1550 m diatas muka laut dengan lereng yang umumnya curam. sesar ini diduga mulai giat kembali pada awal Tersier. perbukitan. dan diduga melanjut kearah utara dan bersambung dengan sesar Matano dilembar Malili (Simandjuntak. akibat pergerakan tektonik. diantaranya pengaruh gerakan benua kecil (minikontinen) kearah barat. Dataran rendah terluas menempati bagian tengah daerah pemetaan dan beberapa tempat dekat pantai. dan kekar. pada beberapa tempat memperlihatkan pengikisan kesamping lebih kuat Tatanan Tektonik Regional Sejarah geologi dan perkembangan tektonik dilembar Kolaka tidak dapat dipisakan dengan evolusi tektonik Sulawesi secara keseluruhan. Sesar ini berarah baratlaut – tenggara. lipatan. Pola aliran umumnya memperlihatkan percabangan dengan dasar lembah agak datar dan memperlihatkan pengikisan kesamping lebih kuat. Struktur geologi yang dijumpai di lembar Kolaka adalah sesar. Perbukitan terdapat tiga daerah. terutama batuan beku (Kompleks Ultramafik dan Mafik). dibagian timur lembar yang berbanjar Barat-Timur dan dibagian utara Pulau Kabaena.1987).. Satuan ini banyak dibentuk oleh Batugamping dengan pola aliranya secara umum banyak percabangan dan setempat terdapat dibawah tanah. Ketinggian mencapai hampir 700 m dari muka air laut dan dan Pulau Kabaena bahkan melebihi 1000 m.sambapalulli). batuan . Sesar Kolaka adalah merupakan sesar utama daerah ini.Boro-boro) lembar dan Pulau Kabaena (G. Daerah pegunungan tersebar dibagian barat (peng.drr. Pola aliran umumnya sejajar.Angowala) dan bagian timur (peng. dibagian barat lembar yang terbentang hampir Utara-Selatan. Daerah kars terdapat dibeberapa bagian lembar ini terutama diantara Boepinang hingga Toari dan sebagian Pulau Kabaena. Satuan ini berketinggian hingga sekitar 150 m dari muka air laut.

doleriit. mafik meta. Pada Mandala Geologi Sulawesi Timur batuan tertua adalah batuan ultramafik yang merupakan batuan malihan. formasi eemoiko. pasir. tempat lempeng Samudra Pasifik. basalt. lempung dan lumpur. Sedangkan alluvial disusun oleh material lepas kerikil. napal pasiran dan batupasir. Batuan yang tersingkap di daerah ini berumur mulai dari Karbon sampai kuarter.sedimen malih Mezosoikum dan batuan malihan (Kompleks Pompanego). serpentinit. lempeng Benua Australia. wherlite. Kompleks Utramafik dan mafik berasal dari batuan kerak samudera yang merupakan batuan dasar dari Mandala Geologi Sulawesi Timur yang diduga berumur kapur. Sejarah pengendapan batuan didaerah ini di duga sangat erat hubungannya dengan perkembangan tektonik daerah Indonesia bagian timur. Struktur dan Geologi Lembar Kolaka memperlihatkan. secara regional di Lembar kolaka terdapat dua mandala (terrane) geologi sangat berbeda yang sering bersentuhan yaitu Mandala Geologi Sulawesi timur dan Anjungan tukang besi Buton. dan 20 batuan authohton berupa sedimen pasca-orogenesis Neogen (kelompok Molasa Sulawesi) dan Batugamping Terumbu Kuarter. kerakal. dan sedimen pinggiran benua yang berumur trias hingga jura. amphibolit. Pada Mandala Geologi Sulawesi Timur batuan tertua adalah batuan ultramafik yang merupakan batuan alas. diorit. Mandala Geologi Sulawesi timur dicirikaan oleh gabungan batuan ultramafik. Kekar-kekar ini diperkirakan terbentuk dalam beberapa masa. formasi boepinang. bahwa daerah ini dapat dibagi menjadi 2 bagian yang sama berbeda yaitu 10 batuan pindahan. magnesit dan setempat hadir rodingiit. Di daerah sekitar Pertambangan sebaran batuannya terdiri batuan kompleks ultramafik. formasi buara. dan lempeng Benua Eurasia saling bertubrukan. Stratigrafi Regional Berdasarkan himpunana batuan. Formasi boepinang terdiri dari lempung pasiran. terdiri dari Ofiolit. mafik dan malihan. formasi langkowala. batuan Malihan. dunit. Secara posisi stratigrafinya mulai dari tua ke muda terdiri atas : kompleks mekongga. formasi laonti. sedangkan anjungan Tukang Besi dicirikan oleh kelompok batuan sediman pinggiran benua yang beralaskan batuan malihan. formasi alanggadan avulium. Formasi boepinang dan alluvial. Kompleks ultramafik terdiri dari harzburgit. formasi eemoiko. . Batuan ini bersama batuan penutupnya yaitu batuan sedimen pelagos. strukturdan umur. gabro.

Energi geothermal tidak hanya digunakan untuk pembangkit listrik tetapi juga untuk tujuan pemanasan.SUMBER DAYA GEOLOGI Di bumi ini terdapat banyak sekali kandungan sumber daya alamnya. 1. energy dan geothermal (panas bumi) mempunyai manfaat yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Mineral. diantaranya yaitu mineral. energi surya. serta flora dan fauna yang tumbuh di atas tanah maupun di dalam lautan. . ini dapat diabaikan bila dibandingkan dengan jumlah gas rumah kaca yang dilepaskan oleh pembakaran bahan bakar fosil. 3. Sumber Daya Lingkungan Lingkungan adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti tanah. mineral. air. Di banyak daerah di seluruh dunia. energy dan geothermal (panas bumi). Sumber Daya Mineral Sumber daya mineral (mineral resource) adalah endapan mineral yang diharapkan dapat dimanfaatkan secara nyata. 2. Sumber Daya Energi Energi geothermal merupakan sumber energi bersih bila dibandingkan dengan bahan bakar fosil karena sumur geothermal melepaskan sangat sedikit gas rumah kaca yang terperangkap jauh di dalam inti bumi. pemanasan geothermal adalah cara yang lebih ekonomis untuk memanfaatkan energi panas bumi dibandingkan dengan pembangkit listrik geotermal. sumber daya mineral dengan keyakinan geologi tertentu dapat berubah menjadi cadangan setelah dilakukan pengkajian kelayakan tambang dan memenuhi kriteria layak tambang. dengan kelembagaan yang meliputi ciptaan manusia seperti keputusan bagaimana menggunakan lingkungan fisik tersebut. Lingkungan juga dapat diartikan menjadi segala sesuatu yang ada di sekitar manusia dan mempengaruhi perkembangan kehidupan manusia.

Peta Administrasi daerah Kolaka dengan skala 1 : 250. PEMBAHASAN Kabupaten Kolaka adalah sebuah kabupaten di provinsi Sulawesi Tenggara. Ibu kotanyaadalah Kolaka. Kabupaten. serta lokasi penduduk. Kecamatan. ketinggian kontur. Peta ini menyajikan informasi tentang keberadaan. Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka terus berupaya melakukan exploitasi dan explorasi potensi sumber daya mineral. pengamatan litologi daerah penelitian dengan mengambil sampel batuan guna untuk mengetahui kondisi daerah tersebut dan proses terbentuknya.000. dan pengambilan gambar guna untuk memperkuat hasil data penelitian. tidak terbatas hanya pada penambangan nikel akan tetapi juga terhadap seluruh sumber daya alam lainnya yang memiliki prospek pasar. Desa. Adapun data sekunder yang diperlukan dalam penelitian yaitu : 1. Salah satu upaya nyata yang telah dilakukan adalah dengan melakukan survey geologi dan pemetaan pada kawasan kawasan potensial yang dilakukan melalui kerjasama antara pemerintah daerah dengan Lembaga Pusat Pengkajian dan Pengembangan Geologi ITB Bandung. Sehingga saat ini Pemerintah Kabupaten Kolaka telah memiliki data dan informasi yang akurat tentang potensi sumber daya alam guna menarik investor untuk menanamkan modalnya di sektor tersebut. lokasi. dan tingkat tutupan vegetasi 2. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan metode observasi dan foto satelit diperoleh data penyebaran potensi sumber daya geologi pada setiap daerah yang berpotensi sebagai sumber daya geologi diantaranya sebagai berikut : . dan jarak. Dusun.000. Indonesia. data-data yang dikumpulkan berupa pengambilan titik koordinat daerah yang berpotensi untuk sumber daya geologi. Propinsi dan Negara. Peta topografi daerah Kolaka dengan skala 1 : 250.METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data-data pendukung dengan metode observasi atau melihat langsung daerah penelitian. peta ini menyajikan informasi mengenai batas-batas administrative terkecil suatu wilayah sampai tersebar misalnya.

Tbk Persero. Bijih besi ditemukan hampir merata pada daerah keterdapatan mineral Nikel yaitu pada Kecamatan Wolo. 2. Seperti Peridotit dengan mineral utama yaitu limonit dan magnesit. Wolo. Potensi unggulan nikel pada kabupaten Kolaka memiliki deposit yang sangat besar yaitu 25.9538515) .9514325). ANTAM. dan Tanggetada pada titik koordinat UTM (350628.000 m3 yang terdapat di Kecamatan Pomalaa.000. 3. Bijih Besi Bijih Besi berasal dari pelapukan batuan ultrabasa yang kaya akan unsur Fe . dan Tanggetada pada salah satu koordinat UTM(336956. Marmer . Kondisi saat ini potensi nikel telah sebagian besar diolah oleh investor dan Perusahaan BUMN PT.1. Nikel Nikel merupakan bahan galian yang berasal dari hasil pelapukan batuan beku ultrabasa yaitu peridotit. Baula. Baula. atupun dunit yang kaya akan unsur Fe dan Ni serta Mg.

2 milyar m3 yang sudah diteliti oleh Pemda Kolaka bekerjasama Badan Riset ITB Bandung yang tersebar di beberapa lokasi.000 Marmer di Kabupaten Kolaka memiliki warna bermacam-macam serta memiliki kualitas yang cukup tinggi (B + B Quality) dengan warna keabu-abuan sampai kehitaman dan daya tekan546. Juga permintaan marmer di Indonesia sangat tinggi dan sesungguhnya permintaan material masih sangat dibutuhkan. Italia dan negara .9584000).5 930.000 (Wolo) 480.248. Pasir Kuarsa .000. Adapaun lokasi lainnya adalah sebagai berikut: Sumber-sumber Marmer di Kabupaten Kolaka Kecamatan Tamborasi Perabua Konaweha Wiau Mountain (Mowewe) T OTAL km3 (Wolo) 350.000.0 (Mowewe) 37.Cadangan marmer yang tersimpan diperkirakan sekitar 92.5 m3 73.negara Arab.000. 4.000 62. salah satunya di daerah tamborasi dengan koordinat UTM (293000.0 1.800.530.000.0 16.000 92.000.669 Kg/M3 yang di ekspor ke negara India. Jepang.000 918.000.

Sumber daya pasir kuarsa sekitar 3.000 ton / tahun.25 Ha serta perkiraan produksi 150. 6. Adapun kegiatan penambangan pasir kuarsa telah dilakukan oleh PT. materi isolasi serta semen dan juga dapat digunakan untuk menjernihkan air (Sumber: Situs Pemerintah kabupaten Kolaka). Gasing Sulawesi dengan luas SIPD 186. listrik. INCO Tbk. bahan kimia dan lain-lain. di Soroako Sulawesi Selatan sebagai bahan pendukung untuk memenuhi kebutuhan dalam proses pengolahan biji nikel menjadi nikel matte.9543470).9537159). Magnesite (MgCO3) Diperkirakan 22 milyar ton kandungan magnesite yang sudah diidentifikasi di Pulau Padamarangdengan titik koordinat UTM (324504.000 ton yang mengandung MgO 40 % yang sudah di survey dan berada di Pulau Padamarang dan di 4 (Empat) tempat yang berbeda. Pasir Kuarsa ini dikirim ke PT. Selain itu juga digunakan sebagai bahan pelindung terhadap api. Potensi magnesite sekitar 240.000 ton yang terdapat di Pulau Padamarang dengan titik koordinat UTM (324504.9543470) yang menunggu untuk diolah. Kegunaan Magnesite adalah untuk keperluan industri kosmetik dan keperluan kertas rokok. 5. Adapun mutu dan jumlah cadangannya masih memerlukan penelitian yang detail. Batu Gamping ( Dolomit ) . Penelitian telah dilakukan di 4 (empat) tempat yang berbeda. Asbes Jumlah cadangan kurang lebih 3.3 juta m3 yang sudah di survey pada area 230 km2 di daerah Desa Sopura. Kecamatan Pomalaa dengan titik koordinat UTM (349813.Pasir kuarsa dapat digunakan pada pembuatan glass. Kegunaan utama dari jenis krisotil adalah sebagai lapisan pada rem mobil. 7.

26% . Sirtu Penambangan dan pengolahan sirtu ( pasir batu ) di Sungai Oko-oko Desa Sopura Kelurahan Pomalaa oleh CV.9538515). pembangunan stone crusher dengan kapasitas produksi 250 ton / jam yang diharapkan .1. sehingga dapat berpotensi menjadi batu cincin atau perhiasan. Cadangan diperkirkan kurang lebih 1.38% (Sumber: Situs Pemerintah kabupaten Kolaka).56 %. SiO2 0.9492790). Al2O3 4.Terdapat pada daerah Towari.Kecamatan Towari dengan titik koordinat UTM (330700.48%. Al 7. Krisopras Terdapat di pulau Padamarang dan Kecamatan Baula pada titik koordinat UTM (356224. 8. Sumber Setia Budi dengan luas 5 Ha dengan jumlah cadangan jutaan meter kubik. Krisopras merupakan mineral golongan silica yang memiliki sifat seperti Kuarsa dengan kekerasan 7 (skala mosh) dengan warna yang berbeda beda.99%.14% .250. 9. Adapun untuk mutu dan jumlah cadangannya masih memerlukan penelitian yang lebih detail.000 m² yang mengandung CaO 47% 53% MgO 1.4.

Panas Bumi (Geothermal) Energi geothermal merupakan sumber energi terbarukan berupa energi thermal (panas) yang dihasilkan dan disimpan di dalam inti bumi. Batuan ini ditemukan pada Kecamatan Baula dengan titik koordinat UTM (356224. 11.9561000) . Kecamatan Latambaga dengan koordinat UTM (342000. UBPN Pomalaa.dapat mensuplai kebutuhan bahan bangunan baik local maupun di luar Kabupaten Kolaka khususnya Kalimantan Timur mengingat sarana prasarana dekat pelabuhan PT.9538515). Batuan ini memiliki potensi sebagai batu hias. Di banyak daerah di seluruh dunia.Antam Tbk. pemanasan geothermal adalah cara yang lebih ekonomis untuk memanfaatkan energi panas bumi dibandingkan dengan pembangkit listrik geotermal. Sumber daya energy panas bumi ini ditemukan pada daerah Mangolo. Energi geothermal tidak hanya digunakan untuk pembangkit listrik tetapi juga untuk tujuan pemanasan. Serpentinit Merupakan salah satu batuan metamorf yang memiliki kenampakan berwarna hijau keabuabuan dengan struktur massive yang tersusun dari mineral serpentin yang dominan dengan sedikit silica. 10.

struktur foliasi. Pirit Mineral pirit ditemukan pada daerah sungai sabilambo dengan koordinat UTM (348520.12. memiliki tekstur sisa.9550076). . mineral ini terdapat pada permukaan batuan slaty dengan ciri batuan berwarna keabuan. dengan kandungan mineral lempung dan pirit (FeS2). Hasil pengamatan pada daerah ini kemungkinan mengindikasikan kandungan pirit yang lebih besar pada hulu sungai. Mineral pirit pada daerah ini diperkirakan merupakan hasil transportasi dari hulu sungai yang terendapkan membentuk struktur segregasi pada batuan lempung yang termetamorfkan. Berikut peta penyebaran bahan galian yang telah berhasil di observasi dan gabungan data citra satellite serta data Kabupaten Kolaka.

.

Perpustakan Daerah Sulawesi Tenggara. Pirit pada kecamatan Kolaka. Pirit.Tersedia:http://www.html [16 Januari 2016 pukul 20. Serpentinit. Bijih Besi.cgiar.org [16 Januari 2016 pukul 20.Potensi Tambang Sulawesi Tenggara dalam Kepungan Investor MINING ENGINEERING BLOG. Batugamping Terumbu untuk kapur dan semen. Musta’in Mahmud. Asbes dan Magnesit pada Pulau Padamarang krisopras. Mukhtashor.csi.”EKSPLORASI PARAMETER FISIK CEKUNGAN MIGAS DI PERAIRAN BLOK AMBALAT DENGAN METODE GRAVITASI”.Krisopras.SRTM 90m Database.2004. [Online]. Marmer yang terdapat pada kecamatan Iwoimenda. Panas Bumi (Geothermal).1(2012):1-6.I. Tersedia: http://www. Magnesit. dari hasil observasi yang dilakukan diperolah hasil diantaranya : Marmer. Batugamping pada kecamatan Toari.37 Wita]. Sedangkn untuk Garnierit (Nikel) sendiri terdapat pada kecamatan Pomalaa dan kecamatan Tanggetada. Syaiful Bachry.Lengan Tenggara Sulawesi.Jurnal Teknik Pomist. 2013.KESIMPULAN 1. .10 wita].Profil Singkat Kabupaten Kolaka. DAFTAR PUSTAKA Surono dan Udi Hartono. Bijih Besi dan Serpentinit pada kecamatan Baula.Profil Singkat Kabupaten Kolaka. Pasir Kuarsa dan Sirtu pada kecamatan Pomalaa. Panas Bumi (Geothermal) pada kecamatan Latambaga. Garnierit (Nikel).srtm. Sirtu. Risejet Rachmat (2012) Potensi Tambang Sulawesi Tenggara. CGIAR-CSI.2015. Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Kolaka. [Online].[Online]. Menggunakan citra satelit penyebaran bahan galian pada kabupaten kolaka meliputi . Lutfia.Tersedia : http://www.A. P. 2. Asbes.(2012).html [16 Januari 2016 pukul 18.42 wita]. Daerah kolaka memilki potensi sumber daya alam geologi yang bervariasi. Pasir Kuarsa.