Anda di halaman 1dari 1

Abstrak

Tujuan: Penelitian berbasis populasi ini meneliti pengaruh lokasi geografis pada penerimaan
rumah sakit, pemanfaatan dan hasil untuk cedera yang berhubungan dengan jatuh pada orang
dewasa yang lebih tua, disesuaikan untuk usia, jenis kelamin dan komorbiditas.
Metode: Sebuah dataset terkait dari seluruh penerimaan dari warga NSW berusia 65 dan lebih
tua, rumah sakit setidaknya sekali untuk cedera yang berhubungan dengan jatuh antara tahun
2003 dan 2012, digunakan untuk memperkirakan tingkat rawat inap, jumlah panjang-oftinggal, 28-hari readmissions , dan kematian 30-hari. Tersebut standar usia, jenis kelamin,
komorbiditas, dan keterpencilan.
Hasil: Dibandingkan dengan penduduk perkotaan, penduduk pedesaan dirawat di rumah sakit
kurang (p <0,0001) dan tarif rawat inap meningkat pada tingkat yang lebih rendah (0,8% vs
2,6% per tahun) dari tahun 2003 hingga 2012. penduduk pedesaan memiliki total panjang
median pendek tinggal ( 5 vs 7 hari, p <0,0001), 28-hari tingkat yang lebih tinggi pendaftaran
kembali (18,9% vs 17,0%, p <0,0001) dan lebih tinggi kematian 30 hari (5.0% vs 4,9%, p =
0,0046).
Kesimpulan: Selama periode penelitian, penduduk pedesaan NSW memiliki tingkat lebih
rendah dari yang berhubungan dengan jatuh cedera dirawat di rumah sakit dan peningkatan
tahunan yang lebih rendah di tingkat rumah sakit dibandingkan dengan penduduk perkotaan.
Ketika di rumah sakit, penduduk pedesaan memiliki tingkat yang lebih pendek panjang-oftinggal, tapi lebih tinggi dari penerimaan kembali dan kematian. Perbedaan-perbedaan ini ada
berikut
standardisasi.
Implikasi: Studi ini menyoroti kebutuhan untuk
mengkarakterisasi dan menjelaskan variabilitas ini.

penelitian

lebih

lanjut

untuk