Anda di halaman 1dari 4

TUGAS PENDAHULUAN

MODUL 3 (Model Adveksi Difusi 1 Dimensi)


PRAKTIKUM PEMODELAN OSEANOGRAFI
1. Jika disuatu kanal terjadi pembangunan limbah pada grid (i) ke 15 100
gr/L secara kontinue dan diasumsikan bahwa kondisi awal dalam
keadaan bersih. Tentukan nilai dari polutan yang telah di buang pada
grid (i) ke 16 di waktu (n) ke 3 jika diketahui kecepatan arus dan
koefisien difusinya secara berturut turut adalah 0.5 m/s dan 1 m 2/det.
a. Panjang kanal (L=300 m)
b. Lebar grid (x=10 detik)
c. Konsentrasi sumber polutan ( F=100 gr/L)
d. Langakh waktu (t=10 detik)
e. Lama simulasi (t=100 detik)
2. Jelaskan pengertian dari adveksi difusi 1 dimensi?
3. Tuliskan Diskritisasi akhir dari persamaan adveksi difusi 1 dimensi
untuk metode eksplisit dan implisit!
4. Gambarkan skema model dari persamaan adveksi difusi 1 dimensi!
5. Tuliskan perbedaan metode eksplisit dan implisit Crank-Nicholson
pada adveksi difusi 1 dimensi!
Jawaban :
1. Diketahui :
L=300ml
x=10m
F=100 gr/L
t=10 detik
t=100 detik
u=0.5 m/s
Ad=1 m2/s
Ditanya :
F163

Jawab :
Diskritisasi Numerik

t
t
t
t
t
t

Fi n1 Fi n [1 | u |
2 D 2 ] Fi n1[
(u | u |) D 2 ] Fi n1[
(| u | u D 2 ]
x
x
2x
x
2 x
x

0
F15 100
F151 100

F161 F161
10
1*10
10
1*10
10
1*10
2 2 ] F150 [
(0.5 | 0.5 |) 2 ] F170 [
(| 0.5 | 0.5) 2 ]]
10
10
2 *10
10
2 *10
10
10
10
10
10
10
10
F161 0[[1 | 0.5 | 2
] 100[ (0.5 | 0.5 |
] 0[ (| 0.5 | 0.5)
]]
10
100
20
100
20
100
F161 0[ 0.3] 1000[0.1] 0[0 0.1]

[[1 | 0.5 |

F161 10
F152 100
F162 F161
10
1*10
10
1*10
10
1*10
2 2 ] F151 [
(0.5 | 0.5 |) 2 ] F171 [
(| 0.5 | 0.5) 2 ]]
10
10
2 *10
10
2 *10
10
10
10
10
10
10
10
F162 10[[1 | 0.5 | 2
] 100[ (0.5 | 0.5 |
] 0[ (| 0.5 | 0.5)
]]
10
100
20
100
20
100
F162 10[ 0.3] 100[0.1] 0[0 0.1]

[[1 | 0.5 |

F162 13
F172 F171
10
1*10
10
1*10
10
1*10
2 2 ] F161 [
(0.5 | 0.5 |) 2 ] F181 [
(| 0.5 | 0.5) 2 ]]
10
10
2 *10
10
2 *10
10
10
10
10
10
10
10
F172 0[[1 | 0.5 | 2
] 10[ (0.5 | 0.5 |
] 0[ (| 0.5 | 0.5)
]]
10
100
20
100
20
100
F172 10[ 0.3] 1[0.1] 0[0 0.1]

[[1 | 0.5 |

F172 1
F163 100
F163 F162
10
1*10
10
1*10
10
1*10
2 2 ] F152 [
(0.5 | 0.5 |) 2 ] F172 [
(| 0.5 | 0.5) 2 ]]
10
10
2 *10
10
2 *10
10
10
10
10
10
10
10
F162 13[[1 | 0.5 | 2
] 100[ (0.5 | 0.5 |
] 1[ (| 0.5 | 0.5)
]]
10
100
20
100
20
100
F163 13[ 0.3] 100[0.1] 1[0 0.1]

[[1 | 0.5 |

F163 14

2. Persamaan Adveksi Difusi 1 Dimensi :


F
F
2F
u
AD 2
t
x
x

Arti fisis :
Perubahan Konsentrasi dalam ruang dan waktu yang dikarenakan oleh
kecepatan aliran dan gradien polutan.
3. Deskritisasi Akhir
Metode Eksplisit
Fi n 1 Fi n [[1 | u |

t
t
t
t
t
t
2 D 2 ] Fi n1[
(u | u |) D 2 ] Fi n1[
(u | u |) D 2 ]
x
x
2x
x
2x
x

Metode Implisit
Fi n 1 Fi n
1 F n 1 Fi n11 Fi n1 Fi n1 1
u[ i 1

] AD
t
2
2x
2x
2
n 1
n 1
n 1
n
n
n
F 2 Fi Fi 1
F 2 Fi Fi 1
[ i 1
i 1
]
2x
2x

4. Skema Model Persamaan Adveksi Difusi 1 Dimensi :

5. Perbedaan metode Eksplisit dan Implisit Crank-Nicholson pada adveksi


difusi 1 dimensi adalah :
Metode Eksplisit adalah pada persamaan adveksi menggunakan eksplisit
upstream,sedangka untuk suku difusi menggunakan pendekatan beda
maju untuk waktu dan beda pusat untuk ruang.

Metode Implisit menggunakan n pada waktu paruh.Untuk mendapatkan


nilai rata-ratanya n pada n=n dan n pada n+1.

Perbedaan Metode Eksplisit dan Metode Implisit adalah pada metode


Eksplisit terdapat syarat batas untuk mencapai kestabilan yaitu 2 1 ,
sedangkan pada metode implisit tidak memiliki syarat batas.