Anda di halaman 1dari 7

PERJANJIAN WARALABA/FRANCHISE

Perjanjian ini dibuat dan ditanda tangani pada hari tanggal 10 bulan November tahun 2016 antara:
Nama

: Agus Sukoco

Pekerjaan

: Direktur PT. Bakso Surabaya

Alamat

: Jalan Agus Salim Gang Tanjung No.12

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Perseroan Terbatas PT. Bakso Surabaya yang beralamat di
Jalan Agus Salim Gang Tanjung No.12,berkedudukan di Samarinda, Kalimantan Timur , selanjutnya
disebut sebagai PIHAK PERTAMA.

Nama

: Sutris Sugih Arto

Pekerjaan

: Direktur PT. Enak-Enak

Alamat

: Jalan Sultan Sulaiman No.7

Dalam hal ini bertindak selaku diri sendiri, selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA
(PenerimaWaralaba).

Kedua belah pihak menerangkan terlebih dahulu hal-hal sebagai berikut:


Bahwa merupakan pihak pemberi waralaba (franchisor) yang memiliki merek dagang, hakcipta, dan
bisnis waralababe serta know how, dan (franchisee) merupakan pihak penerima waralaba.

Kedua belah pihak sepakat mengikatkan diri dalam Perjanjian Kerja Sama Dalam Bidang Waralaba
dengan ketentuan dan syarat-syarat sebagai berikut:

Pasal 1
Ruang Lingkup
(1) Pemberi dengan ini sepakat untuk memberikan Waralaba usaha rumah makan bakso Merek
Bakso Adil kepada Penerima, dan Franchisee dengan ini sepakat untuk menerima Waralaba
usaha rumah makan bakso Merek Bakso Adil tersebut dari Pemberi.
(2) Atas pemberi Waralaba tersebut sebagaimana dimaksud ayat (1), Franchisee wajib
membayar Biaya Penerima dan Royalti kepada Pemberi serta melaksanakan seluruh Peraturan
Usaha Waralaba Bakso Merek Bakso Adil yang ditentukan oleh Pemberi.
Pasal 2
Hak dan Kewajiban Para Pihak
(1) Hak dan Kewajiban Pemberi
1. Pemberi berhak untuk menerima pembayaran Biaya Waralaba dan Royalti dari Penerima.
2. Pemberi berkewajiban untuk memberikan waralaba usaha rumah makan bakso Merek
Bakso Adil kepada Penerima.
(2) Hak dan Kewajiban Penerima
1. Penerima berhak untuk menerima Waralaba usaha rumah makan bakso Merek Bakso
Adil dari Pemberi.
2. Penerima berkewajiban untuk melakukan pembayaran Biaya Waralaba dan Royalti
kepada Pemberi.
Pasal 3
Jangka Waktu
(1) Perjanjian ini berlaku untuk jangka waktu 5 (lima) tahun dan dapat diperpanjang
berdasarkan kesepakatan Para Pihak.
(2) Pemberi dapat mengakhiri Perjanjian ini scara sepihak dalam hal Penerima tidak lulus
Evaluasi Pemberian Waralaba sebagaimana dimaksud Pasal 11 .
Pasal 4
Biaya Waralaba dan Royalti

(1) Penerima berkewajiban untuk membayar Biaya Waralaba dan Royalti kepada Pemberi
dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Biaya Waralaba sebesar Rp. 15.000.000 (lima belas juta rupiah).
2. Royalti sebesar 5% (lima persen) per-bulan dari omset penjualan.
(2) Pembayaran Biaya Waralaba dan Royalti sebagaimana dimaksud ayat (1) diatas akan
dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Pembayaran Waralaba dilakukan dalam jangka waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari
setelah ditandatanganinya Perjanjian ini.
2. Pembayaran Royalti dilakukan pada setiap tanggal 1 (satu) bulan berikutnya dari
bulan berjalan.
(3) Penerima berkewajiban untuk menyerahkan laporan omset penjualan kepada Pemberi pada
setiap tanggal terakhir bulan berjalan semata-mata untuk kepentingan penentuan besarnya
Royalti yang wajib dibayarkan pada setiap awal bulan berikutnya dari bulan berjalan
sebagaimana dimaksud ayat (2) huruf b diatas.
Pasal 5
Modal
(1) Untuk melaksanakan Pemberian Waralaba sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian ini,
Penerima berkewajiban untuk menyediakan Modal minimal sebesar Rp. 150.000.000 (seratus
lima puluh juta rupiah).
(2) Modal minimal tersebut sebagaimana dimaksud ayat (1) diatas dapat merupakan akumulasi
dari:
1. Sewa Lokasi Usaha
2. Perlengkapan Usaha
3. Uang Tunai minimal sebesar Rp. 75.000.000 (tujuh puluh lima juta rupiah).
(3) Modal tersebut sebagaimana dimaksud ayat (1) dan ayat (2) diatas harus dapat dibuktikan
oleh Penerima dengan alat bukti yang cukup.
Pasal 6
Penjualan

(1) Dalam Pemberian Waralaba ini Penerima hanya dapat melakukan penjualan makanan
berupa bakso Merek Bakso Adil dengan resep dan standar produksi sebagaimana yang
ditentukan oleh Pemberi.
(2) Penjualan makanan sebagaimana dimaksud ayat (1) diatas dilakukan secara retail di Tempat
Usaha, dan Penerima dilarang melakukan penjualan makanan tersebut dalam bentuk lainnya
yang meliputi namun tidak terbatas pada usaha katering, grosir maupun titip jual kepada pihak
lain.
(3) Para Pihak sepakat bahwa harga jual makanan sebesar Rp. 13.000 (tiga belas ribu rupiah)
setiap mangkok makanan.
(4) Penerima dilarang menjualan makanan lain selain bakso Merek Bakso Adil.
(5) Penerima berhak untuk melakukan penjualan makanan lain selain bakso Merek Bakso
Adil adil yang bersifat pelengkap dan minuman.
Pasal 7
Tempat Usaha
(1) Penerima berhak untuk memiliki lebih dari 1 (satu) Tempat Usaha.
(2) Penerima berhak untuk menentukan sendiri Tempat Usaha.
(3) Tempat Usaha sebagaimana dimaksud ayat (2) diatas harus memenuhi syarat sebagai
berikut:
1. Terletak di pinggir jalan raya.
2. Jarak antara Lokasi Usaha dengan pusat keramaian yang meliputi namun tidak terbatas
pada pasar, mall, perkantoran dan stasiun atau terminal tidak lebih dari 2 (dua) kilo meter.
3. Total luas Tempat Usaha tidak kurang dari 100m2 (seratus meter persegi).
4. Memiliki sekurang-kurangnya tempat pecucian, dapur, toilet, ruang makan dan tempat
parkir.
5. Memenuhi standar kebersihan yang ditentukan oleh Pemberi.
6. Memiliki sekurang-kurangnya 4 (empat) orang karyawan.
7. Memenuhi standar pelayanan yang ditentukan oleh Pemberi.
8. Terjaga kebersihannya sesuai dengan standar kebersihan yang ditentukan oleh Pemberi.

Pasal 8
Merek dan Rahasia Dagang
(1) Dalam menjalankan Pemberian Waralaba sebagaimana dimaksud Perjanjian ini, Penerima
berhak untuk menggunakan Merek Bakso Adil milik Franchisor.
(2) Penerima dilarang untuk memberikan lebih lanjut hak penggunaan Merek Bakso Adil
kepada pihak lain manapun.
(3) Dalam menjalankan Pemberian Waralaba sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian ini,
Penerima berkewajiban untuk menjaga Rahasia Dagang milik Pemberi yang meliputi namun
tidak terbatas pada Resep Makanan dan Manajemen Usaha milik Pemberi.
(4) Dalam hal Perjanjian ini berakhir karena sebab apapun, Penerima dilarang untuk
menggunakan Merek dan Rahasia Dagang Bakso Adil baik secara sendiri maupun bersamasama dengan pihak lain.
Pasal 9
Produksi, Manajemen dan Pelayanan
(1) Dalam menjalankan Pemberian Waralaba, Penerima wajib:
1. Melaksanakan produksi makanan sesuai dengan Resep yang diberikan oleh Pemberi.
2. Melaksanakan Manajemen sesuai dengan Panduan Manajemen yang diberikan oleh
Pemberi.
3. Melaksanakan Pelayanan Tamu sesuai dengan Panduan pelayanan Tamu yang diberikan
oleh Pemberi.
(2) Dalam menjaga Kendali Mutu, Pemberian sewaktu-waktu berhak untuk melakukan inspeksi
atas Produksi, Manajemen dan Pelayanan Tamu dalam pelaksanaan Pemberian waralaba.
Pasal 10
Evaluasi Pemberian Waralaba
(1) Untuk menjaga kendali mutu atas Pemberian Waralaba, Pemberian berhak untuk melakukan
evaluasi berkala setiap 3 (tiga) bulan terhadap:
1. Penjualan.
2. Tempat Usaha.

3. Merek dan Rahasia Dagang.


4. Produksi, Manajeman dan pelayanan.
(2) Dalam hal hasil evaluasi tidak memenuhi syarat sebagaimana dimaksud dalam perjanjian ini
dan/atau ketentuan lainnya yang ditetapkan oleh Pemberi, maka Pemberian berhak untuk
melakukan perbaikan.
(3) Dalam hal setelah dilakukan perbaikan Pemberian Waralaba tidak juga memenuhi syarat
sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian ini, maka Pemberian berhak untuk mengakhiri
Perjanjian ini secara sepihak.
Pasal 11
Force Majeure
Dalam hal terjadi keadaan memaksa (force majeure), Para Pihak tidak bertanggung jawab atas
tidak terlaksananya hak dan kewajiban dalam Perjanjian ini yang disebabkan oleh force majeure
tersebut, yaitu yang meliputi namun tidak terbatas pada bencana alam (gempa bumi, tsunami,
banjir, tanah longsor), kebakaran, perang, demonstrasi, wabah penyakit, pemberontakan, teror,
bom, mogok kerja massal, tindakan pemerintah dibidang keuangan yang langsung
mengakibatkan kerugian luar biasa dan kekacauan politik.
Pasal 12
Penyelesaian Perselisihan
Dalam hal terjadi perselisihan atau perbedaan pendapat sehubungan dengan pelaksanaan
Perjanjian ini, Para Pihak sepakat untuk menyelesaikannya secara musyawarah, dan apabila
musyawarah tidak mencapai kesepakatan, maka Para Pihak sepakat untuk meyelesaikannya
secara hukum di Pengadilan Negeri Samarinda.
Demikian Perjanjian ini dibuat dan ditandatangani oleh Para Pihak dengan penuh kesadaran dan
tanpa ada paksaan dari pihak manapun pada hari dan tanggal sebagaimana disebutkan pada
bagian awal Perjanjian ini, yang dibuat dalam rangkap 2 (dua) serta masing-masing bermaterai
cukup dan mempunyai kekuatan hukum yang sama.

Pemberi,

Agus Sukoco

Penerima,

Sutris Sugih Arto

Anda mungkin juga menyukai