Anda di halaman 1dari 5

1. Mengapa ada alga yang makro namun tergolong kedalam mikrobiologi ?

Jawab :
Algae Alga (jamak Algae) adalah sekelompok organisme autotrof yang tidak memiliki organ
dengan perbedaan fungsi yang nyata. Alga bahkan dapat dianggap tidak memiliki "organ" seperti
yang dimiliki tumbuhan (akar, batang, daun, dan sebagainya). Karena itu, alga pernah
digolongkan pula sebagai tumbuhan bertalus. Istilah ganggang pernah dipakai bagi alga, namun
sekarang tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan kekacauan arti dengan sejumlah tumbuhan
yang hidup di air lainnya, seperti Hydrilla. Dalam taksonomi yang banyak didukung para pakar
biologi, alga tidak lagi dimasukkan dalam satu kelompok divisi atau kelas tersendiri, namun
dipisah-pisahkan sesuai dengan fakta-fakta yang bermunculan saat ini. Dengan demikian alga
bukanlah satu kelompok takson tersendiri. Dalam pustaka-pustaka lama, alga selalu gagal
diusahakan masuk dalam satu kelompok, baik yang bersel satu maupun yang bersel banyak.
Salah satu contohnya adalah pemisahan alga bersel satu (misalnya Euglena ke dalam Protozoa)
dari alga bersel banyak (ke dalam Thallophyta). Belakangan disadari sepenuhnya bahwa
pengelompokan sebagai satu klad tidak memungkinkan bagi semua alga, bahkan setelah
dipisahkan berdasarkan organisasi selnya, karena sebagian alga bersel satu lebih dekat berkerabat
dengan alga bersel banyak tertentu. Saat ini, alga hijau dimasukkan ke dalam kelompok (klad)
yang lebih berdekatan dengan semua tumbuhan fotosintetik (membentuk klad Viridiplantae).
Alga merah merupakan kelompok tersendiri (Rhodophycophyta atau Rhodophyceae); demikian
juga alga pirang (Phaeophycophyta atau Phaeophyceae) dan alga keemasan (Chrysophyceae)
2. Media pertumbuhan jamur, bakteri, protozoa dan alga ?
3. Perbedaan Nutrisi dengan Nutrien
Nutrisi merupakan zat-zat gizi dan zat lain yang berhubungan dengan kesehatan dan
penyakit, termasuk keseluruhan proses-proses dalam tubuh manusia untuk menerima makanan
atau bahan-bahan dari lingkungan hidupnya dan menggunakan bahan-bahan tersebut untuk
aktivitas penting dalam tubuhnya serta mengeluarkan sisanya. Sedangkan
Nutrien atau zat gizi merupakan zat organic dan anorganik yang dijumpai dalam makanan
dan dibutuhkan untuk fungsi tubuh. Zat gizi memiliki 3 fungsi utama, yaitu:
1. Menyediakan energy untuk proses dan pergerakan tubuh.

2. Menyediakan materi structural untuk jaringan tubuh.


3. Mengatur proses tubuh.
Kebutuhan nutrisi sangat penting bagi tubuh kita karena fungsi makanan bukan hanya
sebagai sumber tenaga, tetapi untuk menghangatkan dan menguatkan tubuh juga mengganti selsel tubuh yang menua. Tubuh manusia terdiri dari unsur-unsur atom seperti oksigen, karbon
hydrogen, nitrogen, kalsium, fosfor, potassium, belerang, sodium, magnesium, zat besi, iodine,
klorin, silicon, dan sebagainya membutuhkan unsur-unsur yang sama agar tetap sehat dan kuat.
Jika di dalam darah, sel-sel otot, organ tubuh, kelenjar dan sebagainya kekurangan unsure
tersebut atau keseimbangannya terganggu maka tubuh pun tidak dalam kondisi sehat.Keadaan
seperti ini disebut TOXEMIA yang berarti keracunan atau sakit.
http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/41883/5/Chapter%20I.pdf
4. Apa yang dimaksud dengan trace element ?
Jawab :
Trace element adalah unsur yang diperlukan dalam jumlah sangat kecil (trace) dalam diet untuk
menjaga kesehatan. Sebagai contoh, tembaga, selenium, dan yodium.
http://kamuskesehatan.com/arti/trace-element/
5. Perbedaan vitamin dan mineral
Vitamin
Vitamin adalah senyawa organik yang dibutuhkan oleh tubuh untuk berfungsi secara normal.
Mereka membantu dalam memperbaiki energi dari makanan, pembekuan darah, menjaga
penglihatan, pengembangan sel-sel darah merah dll. Sumber utama vitamin adalah tumbuhan dan
hewan.
Semua vitamin menemukan fungsi tertentu dalam tubuh. Mereka terdiri dari dua jenis, larut
dalam air dan vitamin yang larut dalam lemak. Sifat ini membuat mereka beradaptasi dengan
fungsi yang lebih baik sesuai dengan lokasi di mana mereka berfungsi. Misalnya, vitamin E

sangat efektif melawan penuaan dan melindungi kulit di bawah lapisan epidermis dan larut
dalam lemak sehingga memudahkan fungsi dan ketersediaan di lokasi.
Vitamin larut lemak membutuhkan tingkat asam lemak yang cukup untuk transportasi dan
makanan bebas lemak sehingga dapat mempengaruhi ketersediaan vitamin ini. Vitamin ini
disimpan dalam jaringan dan digunakan bila diperlukan.
Vitamin larut air untuk kebutuhan sisi lain diisi ulang melalui makanan. Mereka perlu terusmenerus dipasok melalui makanan karena mereka tidak dapat disimpan. Beberapa seperti
Vitamin C tidak dapat disintesis sehingga kebutuhan untuk suplemen makanan yang baik.
Kekurangan di bawah tingkat yang diperlukan dapat menyebabkan penyakit yang dapat kadangkadang mengancam kehidupan dengan konsekuensi terkait
Mineral
Mineral adalah senyawa anorganik yang Anda butuhkan baik dalam jumlah besar atau kecil.
Mineral utama yang Anda butuhkan termasuk Kalsium, magnesium, natrium, boron, kobalt,
tembaga, kromium, Sulphur, yodium, besi, mangan, selenium, seng, silikon, kalium dan fosfor.
Mineral kecil termasuk Besi, Tembaga, Mangan, Yodium, Fluoride, Seng dan Selenium. Mineral
diperoleh dari tanah dan air di diserap ke dalam tanaman dan hewan. Sekitar 16 dari mereka
yang diperlukan untuk fungsi yang berbeda dalam tubuh meskipun pada tingkat yang berbeda.
Mineral membantu dalam pembentukan tulang dan gigi, pembekuan darah, aksi otot, dan dalam
tingkat pH pemeliharaan darah. Mineral yang hadir baik dalam makanan alami atau diperkaya.
Kekurangan ini menyebabkan beberapa gangguan meskipun tidak diklasifikasikan sebagai
penyakit. Kekurangan Makro-mineral bisa mengakibatkan komplikasi serius yang lain. Mineral
umumnya bertindak sebagai kofaktor untuk menjaga enzim dalam keadaan aktif dan karenanya
memiliki peran penting dalam jalur metabolisme.

Perbedaan antara Vitamin dan Mineral


1. Semua vitamin dibutuhkan oleh tubuh manusia untuk memfungsikan sedangkan tidak
semua mineral diperlukan. Maksimum sekitar enam belas mineral yang ditemukan
penting bagi tubuh manusia baik dalam jumlah besar maupun kecil.
2. Sumber-Vitamin
dalamtanaman

yang

disintesisdalam

dan

tubuh

manusiadanbeberapadisintesis

hewandandiperoleh

melalui

makanan.

Sumberalamidanutamamineraladalahtanah dan air. Daritanah, itu adalah tetappada


tanamandanakan ditransfer kehewantermasuk manusia.
3. Sifat Vitamin yang baik larut dalam air atau larut dalam lemak. Vitamin larut lemak yang
disimpan dalam tubuh dan mereka biasanya senyawa dengan struktur yang kompleks.
Mineral sebagian besar unsur-unsur yang sederhana dan memiliki berat atom yang
rendah.
4. Efek panas-Memasakatau pemanasanmembuatvitamin untukbisa hancurataudimodifikasi
untukbentuk lain. Beberapa bentuktidak aktifdanmemerlukan proseslebih lanjut
untukmendapatkandihilangkan

dari

tubuh.

Mineralbiasanya

tidakrentan

terhadapmodifikasi tersebutkarena mereka berada dalambentukunsurpaling sederhana.5.


Fungsi Fungsi biologis yang berbeda untuk mereka masing-masing memainkan peran
penting dalam pemeliharaan, pengembangan dan pertumbuhan jaringan.
Kesimpulan
Sementara vitamin dan mineral keduanya melayani metabolik penting dan fungsi struktural
dalam tubuh manusia, kita tidak bisa menyingkirkan keduanya. Keduanya dibutuhkan dalam
jumlah yang tepat untuk keseimbangan yang tepat dan homoeostasis intern. Kebanyakan vitamin
memerlukan kehadiran mineral untuk fungsi efisien dan ini saling-ketergantungan membuat
produsen obat untuk mengembangkan suplemen yang memiliki kedua jenis bahan. Makanan
sehat dan seimbang dengan jumlah yang cukup nutrisi kecil akan membantu untuk menjalani
gaya hidup yang baik. Saat memasak, adalah penting untuk menjaga vitamin karena mereka labil
panas dan dapat dengan mudah menyebabkan kondisi defisiensi.

6. Pertumbuhan bakteri, alga, jamur, protozoa ?


Jawab :

7. Bakteri yang tumbuh kurang dari 24 jam ?


Jawab :

Stafilokokus sp
Jika diasumsikan stafilokokus tumbuh pada salada, maka kontaminasi awalnya adalah
secara kuantitatif, dimana terjadi perbanyakan yang sanga cepat. Ini menimbulkan
penyakit. Stafilokokus dapat tumbuh secara optimal pada suhu tubuh, 37o C, dan tumbuh
lebih lambat pada suhu 10oC. Kemudian stafilokokus tumbuh, galur yang menyebabkan
peracunan makanan melepasakan toksin (racun) ke dalam makanan, akhirnya timbul
gejala peracunan makanan. Toksinnya bernama enterotoksin yang dapat menginfeksi
saluran pencernaan.
Ciri peracunan makanan yang menonjol adalah diare yang hebat, muntah-muntah dan
sakit perut. Masa inkubasinya adalah 2-4 jam setelah memakan salada tersebut. Lamanya
gejala akut biasanya kurang dari 24 jam, tetapi orang mungkin merasa lemah selama
beberapa hari. Biasanya tidak terjadi kematian hanya saja perlu dirawat intensif dengan
pemberian cairan melalui intravena untuk mengganti cairan yang hilang karena diare dan
muntah-muntah.