Anda di halaman 1dari 19

SATUAN ACARA PENYULUHAN

BAHAYA NARKOBA
RW IV KELURAHAN DUPAK BANGUNSARI SURABAYA

Disusun oleh :
Tim Komunitas RW IV Kelurahan Dupak Bangunsari

PROGRAM PROFESI PENDIDIKAN NERS


FAKULTAS KEPERAWATANUNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2016

SATUAN ACARA PENYULUHAN


Pokok Pembahasan

: Bahaya Narkoba

Sasaran

: Remaja wilayah RW IV Kelurahan Dupak

Hari, Tanggal

: Sabtu, 12 November 2016

Tempat

: Balai RT 13

Pelaksana

: Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Keperawatan


Universitas Airlangga

Waktu
A.

: Pukul 19.00 19.30 WIB


TUJUAN

1.

Tujuan Umum
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan selama 1 x 30 menit
diharapkan remaja diwilayah RW IV Kelurahan Dupak dapat memahami
tentang bahaya narkoba.

2.

Tujuan Khusus
Setelah diberikan penyuluhan selama 1x30 menit, diharapkan peserta
penyuluhan mampu :
a. Menjelaskan tentang pengertian narkoba
b. Menjelaskan tentang jenis-jenis narkoba
c. Tanda-tanda orang mengunakan narkoba
d. Menjelaskan tentang dampak narkoba
e. Menjelaskan tentang cara menghindari narkoba

B.

POKOK BAHASAN
1. Pengertian narkoba
2. Jenis-jenis narkoba
3. Tanda-tanda penguna narkoba
4. dampak narkoba
5. cara menghindari narkoba

C.

METODE
1.

Ceramah

2.

Tanya jawab

D.

MEDIA
1.

LCD Proyektor

2.

Leaflet

E.

KEGIATANPENYULUHAN

Tahapan

Kegiatan Penyuluhan

dan Waktu
Pra kegiatan

Petugas

5 menit

ruangan dan tempat untuk peserta mengisi

menyiapkan

Kegiatan Peserta
daftar

hadir, Peserta

penyuluhan

penyuluhan
daftar

hadir

dan duduk di tempat


yang telah disediakan

Pendahulua

Pembukaan :

a. Mengucapkan salam

a. Menjawab salam

5 menit

b. Memperkenalkan diri

b. Mendengarkan

c. Menyampaikan tujuan dan maksud

c. Mendengarkan

penyuluhan
d. Menjelaskan kontrak waktu dan
mekanisme kegiatan penyuluhan
Pelaksanaan
kegiatan

e. Menyebutkan materi penyuluhan


Pelaksanaan :
a. Menggali

pengetahuan

d.

Mendengarkan dan
menyetujui

e. Mendengarkan

dan

a. Menjawab

penyuluhan

pengalaman sasaran penyuluhan

pertanyaan

15 menit

tentang narkoba
b. Menjelaskan materi penyuluhan
tentang :

b. Memperhatikan

1. Pengertian narkoba
2. Jenis-jenis narkoba
3. Tanda-tanda penguna
narkoba
4. Cara menghindari narkoba
5. Dampak narkoba
c. Memberikan
kepada

sasaran

c. Mengajukan
pertanyaan

kesempatan
penyuluhan

untuk mengajukan pertanyaan

d. Mendengarkan

mengenai

materi

yang

pertanyaan

yang

disampaikan
d. Menjawab
diajukan

oleh

peserta

Penutup

penyuluhan
Evaluasi :

5 menit

a. Menanyakan kembali materi yang a. Menjawab


telah disampaikan

pertanyaan

b. Memberikan reinforcement kepada b. Memperhatikan


peserta

yang

dapat

menjawab

pertanyaan
c. Menyimpulkan materi yang telah c. Mendengarkan
disampaikan
d. Fasilitator

membagikan

leaflet d. Menerima leaflet

kepada peserta penyuluhan


F. PENGORGANISASIAN
1. Penyaji

: Didin Andri Pradana, S.Kep

2. Moderator

: Oktavina batubara, S.Kep

3. Observer dan Notulen

: Siska septiana , S.Kep

4. Fasilitator

: Oza hamanu, S.Kep

G.

JOB DESCRIPTION
1.

Penyaji
1) Menggali pengetahuan peserta penyuluhan tentang narkoba
2) Menyampaikan materi untuk peserta penyuluhan agar bisa memahami
hal-hal tentang isi, makna dan maksud dari penyuluhan.

2.

Moderator
1) Bertanggung jawab atas kelancaran acara
2) Membuka dan menutup acara
3) Mengatur waktu penyuluhan agar sesuai dengan rencana kegiatan

3.

Fasilitator
1) Membantu kelancaran acara penyuluhan

2) Mendorong peserta untuk bertanya kepada penyaji


3) Membagi leaflet kepada peserta penyuluhan
4.

Observer dan Notulen


1) Mengamati jalannya acara penyuluhan
2) Mencatat pertanyaan peserta dan jawaban penyaji
3) Mengevaluasi serangkaian acara penyuluhan mulai dari awal hingga
akhir

H.

SETTING TEMPAT
LCD
Proyektor

Moderato
r

Penyaji

Fasilitator 1

Observer dan Notulen

Pembimbing

Keterangan:
P

I.

: Peserta Penyuluhan

KRITERIA EVALUASI
1.

Struktur
1) Kontrak waktu dan tempat diberikan satu hari sebelum acara dilakukan
2) Peserta hadir pada tempat yang telah ditentukan
3) Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan sebelum dan
saat penyuluhan dilaksanakan

Perilak
u buruk

2.

Proses
1) Acara dimulai tepat waktu
2) Peserta antusias terhadap materi penyuluhan
3) Peserta mengikuti kegiatan sesuai dengan aturan yang telah dijelaskan
4) Peserta mendengarkan dan memperhatikan penyuluhan
5) Pelaksanaan kegiatan sesuai dengan rencana kegiatan
6) Pengorganisasian berjalan sesuai dengan job description

3.

Hasil
1) Peserta yang datang minimal 10 orang
2) Ada umpan balik positif dari peserta seperti dapat menjawab pertanyaan
yang diajukan pemateri
3) Peserta mampu menjawab dengan benar 80% dari pertanyaan penyaji

MATERI
A. Pengertian

Menurut WHO (1982)


Narkoba yaitu semua zat padat, cair maupun gas yang dimasukan kedalam
tubuh yangdapat merubah fungsi dan struktur tubuh secara fisik maupun
psikis tidak termasuk makanan, air dan oksigen dimana dibutuhkan
untuk mempertahankan fungsi tubuh normal.

Menurut UU RI No 22 / 1997,
Narkoba (narkotika) yaitu zat atau obat yang berasal dari tanaman atau
bukan tanaman baik sintesis maupun tidak sintesis yang dapat
menyebabkan penurunan atau perubahan kesadarann, hilangnya rasa,
mengurang bahkan menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan
ketergantungan.

Narkotika adalah bahan/zat yang jika dikonsumsi dapat mempengaruhi


kondidi kejiwaan/psikologi seseorang (pikiran, perasaan, dan perilaku)
serta dapat menimbulkan ketergantungan fisik dan psikologi.

Psikotropika yaitu zat atau obat, baik alami maupun sintesis bukan
narkotik yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada
susunan saraf dan menyebabkan perubahan khas pada mental dan perilaku.

Zat adiktif adalah Bahan lain bukan narkotika atau psikotropika


yang pengunaannya dapat menimbulkan ketergantungan baik psikologis
atau fisik.

Menurut pakar kesehatan narkoba sebenarnya adalah psikotropika yang


biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioparasi atau obat-

obatan untuk penyakit tertentu. Namun kini presepsi itu disalah gunakan
akibat pemakaian yang telah di luar batas dosis.

Penyalahguanaan adalah : penggunaan salah satu atau beberapa jenis


NAPZA secara berkala atau teratur diluar indikasi medis, sehingga
menimbulkan gangguan kesehatan fisik, psikis dan gangguan fungsi sosial.

Ketergatungan adalah : keadaan dimana telah terjadi ketergantungan fisik


dan psikis, sehingga tubuh memerlukan jumlah NAPZA yang makin
bertambah

toleransi

),

apabila

pemakaiannya

dikurangi

atau

diberhentikan akan timbul gejala putus obat ( withdrawal symptom ).


B. Jenis-jenis Napza
Berdasarkan jenisnya, Napza dibedakan menjadi 3 katagori :

Narkotika
Narkotika berasal dari bahasa yunani yang berati membuat lumpuh
atau mati rasa.Menurut undang-undang RI NO.22/1997 narkotika adalah
zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman yang
menyebabkan

penurunan

kesadaran,

mengurang

atau

sampai

menghilangkan nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan dan


kecanduan.
Narkotika terdiri dari 3 golongan :

Golongan I : Narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan


pengembangan ilmu pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi, serta
mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan.
Contoh : Heroin, Kokain, Ganja.

Golongan II : Narkotika yang berkhasiat pengobatan, digunakan sebagai


pilihan terakhir dan dapat digunakan dalam terapi dan/ atau untuk tujuan
pengembangan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi tinggi
mengakibatkan ketergantungan.
Contoh : Morfin, Petidin.

Golongan III : Narkotika yang berkhasiat pengobatan dan banyak


digunakan dalam terapi dan/ atau tujuan pengebangan ilmu pengetahuan
serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan.
Contoh : Codein.

Psikotropika
Menurut UU RI No 5/ 1997, Psikotropika adalah : zat atau obat, baik
alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif
melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan
perubahan khas pada aktifitas mental dan perilaku.

Psikotropika terdiri dari 4 golongan :

Golongan I : Psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu


pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi, serta mempunyai potensi
kuat mengakibatkan sindroma ketergantungan.
Contoh : Ekstasi.

Golongan II : Psikotropika yang berkhasiat pengobatan dan dapat


digunakan dalan terapi dan/ atau untuk tujuan ilmu pengetahuan serta
mempunyai potensi kuat mengakibatkan sindroma ketergantungan.
Contoh : Amphetamine.

Golongan III : Psikotropika yang berkhasiat pengobatan dan banyak


digunakan dalam terapi dan/ atau untuk tujuan ilmu pengetahuan serta
mempunyai potensi sedang mengakibatkan sindroma ketergantungan.
Contoh : Phenobarbital.

Golongan IV : Psikotropika yang berkhasiat pengobatan dan sangat luas


digunakan dalam terapi dan/ atau untuk tujuan ilmu pengetahuan serta
mempunyai potensi ringan mengakibatkan sindroma ketergantungan.
Contoh : Diazepam, Nitrazepam (BK, DUM).

Zat adiktif lainnya


Yang termasuk Zat Adiktif lainnya adalah : bahan/ zat yang berpengaruh
psikoaktif diluar Narkotika dan Psikotropika, meliputi :

Minuman Alkohol : mengandung etanol etil alkohol, yang berpengaruh


menekan susunan saraf pusat, dan sering menjadi bagian dari kehidupan

manusia sehari hari dalam kebudayaan tertentu. Jika digunakan


bersamaan dengan Narkotika atau Psikotropika akan memperkuat
pengaruh obat/ zat itu dalam tubuh manusia. Ada 3 golongan minuman
beralkohol :

Golongan A : kadar etanol 1 5 % (Bir).

Golongan B : kadar etanol 5 20 % (Berbagai minuman anggur)

Golongan C : kadar etanol 20 45 % (Whisky, Vodca, Manson House,


Johny Walker).

Inhalasi (gas yang dihirup) dan solven (zat pelarut) mudah menguap
berupa senyawa organik, yang terdapat pada berbagai barang keperluan
rumah tangga, kantor, dan sebagai pelumas mesin. Yang sering
disalahgunakan adalah : Lem, Tiner, Penghapus Cat Kuku, Bensin.

Tembakau : pemakaian tembakau yang mengandung nikotin sangat luas di


masyarakat. Dalam upaya penanggulangan NAPZA di masyarakat,
pemakaian rokok dan alkohol terutama pada remaja, harus menjadi bagian
dari upaya pencegahan, karena rokok dan alkohol sering menjadi pintu
masuk penyalahgunaan NAPZA lain yang berbahaya.

C. Tanda-tanda Penguna Narkoba


a.

Perubahan Fisik

Badan kurus

Tampak mengantuk

Mata merah, cekung

Bekas suntikan/goresan di lengan /kaki

b. Perubahan Perilaku

Emosi labil

Takut sinar/air

Menyendiri

Bohong/mencuri

Menjual barang

Pergi tanpa pamit

Halusinasi

Paranoid

D. Cara menghindari Narkoba :


Narkoba merupakan zat yang sangat berbahaya bagi tubuh. Oleh karena itu,
adapun upaya yang dilakukan untuk mencegah dan menanggulangi pemakaian
narkoba, yaitu:
Dari diri sendiri, diperlukan:

Memperkuat keimanan

Memilih lingkungan pergaulan yang sehat

Komunikasi yang baik

Hindari pintu masuk narkoba yaitu rokok

Dari orang tua/keluarga

Menciptakan rumah yang sehat, serasi, harmonis, cinta, kasih sayang dan
komunikasi terbuka.

Mengasuh, mendidik anak yang baik

Menjadi contoh yang baik

Menjadi pengawas yang baik

Dari tokoh masyarakat dan pemerintah

Mengikutsertakan dalam pengawasan narkoba dan pelaksanaan UndangUndang.

Mengadakan penyuluhan, kampanye pencegahahan penyalahgunaan


narkoba

Merujuk korban narkoba ke tempat pengobatan

Merencanakan,

melaksanakandan

mengkoordinir

program-program

pencegahan penyalahgunaan narkoba.


E. Dampak Pengunaan Narkoba
Secara umum, narkoba sangat berbahaya karena berdampak sebagai
berikut:
Bahaya bagi tubuh

Merusak otak dan sistem tubuh yang bisa terjadi komplikasi dan
menimbulkan penyakit macam-macam

Terjadi perubahan fisik, badan jadi kurus dan mata merah

Bagi wanita, narkoba dapat berbahaya kerena mengganggu siklus


menstruasi, bisa jadi tidak menstruasi selama memakai narkoba,
peranakan (rahim) menjadi kering sehingga bisa menyebabkan mandul dan
menimbulkan kista serta alat reproduksi terganggu, sehingga bisa
melahirkan anak cacat / abortus.

Menimbulkan penyakit berbahaya yang sulit untuk disembuhkan, seperti


kanker, paru, HIV/AIDS, hepatitis, jantung, penyakit jiwa bahkan bisa
meninggal dunia.

Di Lingkungan Keluarga

Suasana nyaman dan tentram dalam keluarga terganggu, sering terjadi


pertengkaran, mudah tersinggung.

Orang tua resah karena barang berharga sering hilang.

Perilaku menyimpang / asosial anak ( berbohong, mencuri, tidak tertib,


hidup bebas) dan menjadi aib keluarga.

Putus sekolah atau menganggur, karena dikeluarkan dari sekolah atau


pekerjaan, sehingga merusak kehidupan keluarga, kesulitan keuangan.

Orang tua menjadi putus asa karena pengeluaran uang meningkat untuk
biaya pengobatan dan rehabilitasi.

Di Lingkungan Sekolah :

Merusak disiplin dan motivasi belajar.

Meningkatnya tindak kenakalan, membolos, tawuran pelajar.

Mempengaruhi peningkatan penyalahguanaan diantara sesama teman


sebaya.

Di Lingkungan Masyarakat :

Tercipta pasar gelap antara pengedar dan bandar yang mencari pengguna /
mangsanya.

Pengedar atau bandar menggunakan perantara remaja atau siswa yang


telah menjadi ketergantungan.

Meningkatnya kejahatan di masyarakat : perampokan, pencurian,


pembunuhan sehingga masyarkat menjadi resah.

Meningkatnya kecelakaan.

DAFTAR PUSTAKA
http://organisasi.org/arti-definisi-pengertian-narkoba-dan-golongan-jenis-narkobasebagai-zat-terlarang
http://infonarkoba.blogspot.com/
http://arsanasv.co.cc/contoh-makalah-lengkap-makalah-narkoba

DAFTAR HADIR PESERTA PENYULUHAN


MAHASISWA PROGRAM PENDIDIKAN NERS
FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
Ruang
: Balai RT 13
Hari/tanggal : Sabtu, 12 November 2016
Waktu
: 30 menit
No
Nama peserta
Alamat
TTD
1
1
2
2
3
3
4
4
5
5
6
6
7
7
8
8
9
9
10
10
11
11
12
12
13
13
14
14
15
15
16
16
17
17
18
18
19
19
20
20
21
21
22
22
23
23
24
25
LEMBAR OBSERVASI PELAKSANAAN PENYULUHAN MAHASISWA
PROGRAM PENDIDIKAN NERS FAKULTAS KEPERAWATAN
UNIVERSITAS AIRLANGGA
Kriteria Stuktur
V
a. Kontrak waktu dan
tempat

diberikan

satu hari sebelum


acara dilakukan

Kriteria Proses
Pembukaan:
a. Mengucapkan

V
salam

dan

memperkenalkan diri
b. Menyampaikan tujuan dan

Kritera Hasil
V
a. Peserta yang
hadir 7 orang
d. Acara dimulai
tepat waktu

b. Pengumpulan SAP
dilakukan satu hari
sebelum

maksud penyuluhan

e. Peserta

c. Menjelaskan kontrak waktu


dan mekanisme

pelaksanaan

acara

d. Menyebutkan

penyuluhan

materi

penyuluhan

c. Peserta hadir pada


tempat yang telah
ditentukan
penyelenggaraan

sesuai

dengan aturan
yang

Pelaksanaan:

disepakati

e. Menggali

Pengetahuan

tentang narkoba

d. Pengorganisasian

mengikuti

f. Peserta
memahami

f. Menjelaskan

materi

penyuluhan berupa :

materi

yang

telah

penyuluhan

1. Pengertian narkoba

disampaikan

dilakukan sebelum

2. Jenis-jenis narkoba

dan menjawab

dan saat penyuluhan

3. Tanda-tanda

pertanyaan

dilaksanakan

penguna

narkoba

dengan benar

4. Cara menghindari
Pengorganisasian

narkoba

penyelenggaraan

5. Dampak narkoba

penyuluhan dilakukan
sebelum

dan

saat

g. Memberikan

kesempatan

kepada sasaran penyuluhan

penyuluhan

untuk

mengajukan

dilaksanakan

pertanyaan mengenai materi


yang disampaikan
h. Menjawab pertanyaan yang
diajukan

oleh

peserta

antusias

dalam

penyuluhan
i. Peserta

mengikuti penyuluhan
j. Peserta mendengarkan dan
memperhatikan
dengan seksama

penyuluhan

LEMBAR OBSERVASI
Kegiatan

: Pendidikan kesehatan remaja

Topik

: bahaya narkoba

Hari/Tanggal : Sabtu, 12 November 2016


Tempat: Balai RT 13 Kelurahan Dupak
Waktu
Jam

: 30 menit

Kegiatan
Diskusi
1) Nama Penanya
.......................

Pertanyaan
...........
...
...
Jawaban
...
...
...
...
...
2) Nama Penanya
...
Pertanyaan
...
...
...
Jawaban
...
...
...
...
3) Nama Penanya
...
Pertanyaan
...
...
...
Jawaban
...
...........
...
...

...
4) Nama Penanya
...
Pertanyaan
...
...
...
Jawaban
...
...........
...
...
...
Surabaya, 12 November 2016
Observer

()

Anda mungkin juga menyukai