Anda di halaman 1dari 2

PRINSIP EKONOMI

Prinsip merupakan pedoman untuk melakukan tindakan. Dengan demikian, prinsip ekonomi
berarti pedoman untuk melakukan tindakan ekonomi. Adapun tindakan ekonomi yang
dilakukan masyarakat, misalnya, memilih alternatif terbaik karena pertimbangan efisiensi.
Suatu tindakan dapat dikatakan efisien jika tindakan tersebut mempertimbangkan waktu,
tenaga, dan biaya yang dikorbankan seminimal mungkin, namun hasil yang dicapai tetap
maksimal. Disadari atau pun tidak, sebenarnya prinsip ekonomi sudah melekat dalam
kehidupan sehari-hari, karena tanpa disadari ketika membeli barang akan memilih, menawar,
membandingkan barang maupun harga dari satu tempat dengan tempat lainnya, mencari
harga termurah. Tindakan-tindakan tersebut adalah cerminan dari penerapan prinsip ekonomi
berikut:
1. Dengan pengorbanan sekecil-kecilnya untuk memperoleh hasil tertentu;
2. Dengan pengorbanan tertentu untuk memperoleh hasil maksimal.
Prinsip ekonomi timbul karena kebutuhan manusia yang tidak terbatas, sementara sumber
daya relatif terbatas.
Contoh penerapan prinsip ekonomi oleh konsumen dan produsen:
1. Konsumen
Dengan anggaran yang dimiliki, konsumen akan berusaha untuk memperoleh kepuasan
maksimal. Bentuk tindakannya, antara lain, memilih dan menawar barang yang akan dibeli,
membandingkan, berhemat, serta mencari barang pengganti (substitusi) dengan harga yang
lebih murah.
2. Produsen
Dengan masukan tertentu, produsen akan berupaya untuk menghasilkan hasil maksimal.
Bentuk tindakannya adalah:
Bekerja seefisien mungkin, yaitu dengan biaya tertentu untuk mendapatkan keuntungan
maksimal;
Memasang iklan agar barang dikenal masyarakat sehingga penjualan dan keuntungan
meningkat;
Mengemas barang sedemikian rupa untuk menarik konsumen;
Membuka cabang dan menambah gerai pamer di berbagai tempat.
Bahasan yang melekat dengan prinsip ekonomi adalah mengenai:
1. Tindakan ekonomi, yakni kegiatan yang dilakukan manusia dalam perekonomian, terutama
guna memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam melakukan tindakan ekonomi, ada yang bersifat
rasional dan irasional, serta berdasarkan skala prioritas untuk mencapai kemakmuran;
2. Motif ekonomi, yaitu alasan, dorongan, dan tujuan yang mendasari manusia dalam
melakukan tindakan ekonomi. Motif ekonomi meliputi motif untuk memenuhi kebutuhan,
motif untuk memperoleh kekuasaan, motif untuk memperoleh penghargaan, motif untuk
meningkatkan kesejahteraan, serta motif sosial;
3. Politik ekonomi merupakan tindakan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah dalam
rangka memperbaiki keadaan perekonomian.