Anda di halaman 1dari 5

Apa itu nutrisi? dan Apa Fungsi Nutrisi Bagi Tubuh Manusia?

Firdaus Muqarrobin nutrisi,


Tips Kesehatan Advertise Tips Kesehatan - Setiap makhluk hidup yang ada di dunia ini pasti
membutuhkan nutrisi atau gizi untuk keberlangsungan hidupnya. Karena nutrisi merupakan
substansi organik yang berperan dalam semua sistem kerja pada tubuh agar prosesnya
berlangsung secara normal. Nutrisi juga memiliki andil dalam pertumbuhan dan dalam
menjaga kesehatan tubuh. Subtansi atau zat yang diambil oleh sel dari lingkungannya
kemudian digunakan dalam reaksi katabolik atau anabolik untuk kehidupan.
Menurut para ahli, nutrisi adalah sebuah ikatan kimia yang dibutuhkan tubuh supaya fungsi
organ atau sistem dalam tubuh dapat berjalan secara normal. Nutrisi juga digunakan sebagai
bahan pembentuk energi dimana setiap jaringan yang terdapat didalam tubuh membutuhkan
energi agar dapat berkeja secara maksimal dan optimal. Nutrisi juga dapat dikatakan sebagai
suatu proses organism yang menggunakan objek utamanya yaitu makanan yang sering
dikonsumsi dalam kondisi yang normal, dengan menggunakan proses degesti, absorsi serta
metabolisme yang pada nantinya akan membuang beberapa zat yang memang tidak
digunakan oleh tubuh. Secara umum, nutrisi dibedakan menjadi dua tipe dasar yaitu: Bahan
anorganik yang diserap oleh organisme autotrofik seperti tanaman dan mikroorganisme
tertentu untuk digunakan dalam reaksi sintetis dan metabolisme. Biomassa yang dicerna
sebagai makanan oleh binatang (termasuk manusia) dan mikroorganisme heterotrofik.
asil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara makanan dan minuman dalam
pencegahan penyakit kronis yang diderita oleh seseorang. Pemenuhan nutrisi yang mencapai
level optimal atau dikenal dengan istilah Optimal Daily Allowance (ODA), mampu mencegah
dan menangani penyakit kronis yang disebabkan oleh banyaknya radikal bebas di dalam
tubuh. Peran nutrisi dalam hal ini adalah mencegah dan menangani stress oksidatif yang
disebabkan oleh radikal bebas yang selanjutnya dapat membantu mencegah terjadinya
penyakit kronis. Dalam penanganan penyakit, penggunaan nutrisi sebagai pengobatan
komplementer dapat membantu efektifitas dari pengobatan dan pada saat yang bersamaan
mengatasi efek samping dari pengobatan. Sehingga terdapat hubungan antara kesehatan yang
prima dengan peningkatan kualitas hidup. Pengukuran mengenai hal ini dapat dilakukan
dengan metode antropometri.
Fungsi Nutrisi Bagi Kesehatan Tubuh Diatas telah dijelaskan secara singkat mengenai apa
fungsi nutrisi bagi kesehatan tubuh manusia. Nutrisi adalah zat yang menjadi asupan utama
bagi tubuh seseorang dalam melakukan berbagai kegiatan sebagai pembentuk energi penting.
Oleh karena itu, nutrisi memiliki fungsi yang beragam bagi tubuh manusia, seperti sebagai
proses pengambilan zat-zat makanan yang penting, yang dibutuhkan organisme untuk
bergerak dan hidup normal. Akan tetapi, nutrisi ini sangat berbeda dengan makanan yang
dimakan seseorang tiap harinya. Nutrisi merupakan bagian dari apa yang terkandung dari
makanan yang dikonsumsi seseorang. Bagi ibu hamil, nutrisi sangat berperan penting untuk
kesehatan dan perkembangan janin yang sedang dikandungnya. Peran nutrisi bagi ibu hamil
bukan semata hanya untuk pertumbuhan dan perkembangan janin saja, akan tetapi juga bagi
sang ibu. Kekurangan nutrisi pada saat masa kehamilan akan beresiko terhadap munculnya
berbagai macam penyakit dan bahkan menimbulkan resiko pada saat proses melahirkan. Oleh

sebab itu, sangat dianjurkan untuk mengatur menu makan ibu hamil agar terhindar dari
kekuran gizi / nutrisi pada masa kehamilan.
Kebutuhan Nutrisi manusia Kebutuhan nutrisi seseorang dapat dipenuhi dengan cara
mengkonsumsi makanan yang mengandung Karbohidrat, Protein, Lemak, Vitamin dan Serat.
Karbohidrat: Merupakan sumber energi utama tubuh yang tersusun dari unsur Carbon (C),
Hidrogen(H), dan oksigen (O). Karbohidart bersumber dari makanan seperti beras, jangung,
gandum, kentang, Dll. Protein: Di dalam tubuh, protein berperan sebagai pertumbuhan,
penyembuhan luka, regenerasi sel, menghasilkan enzim dan hormon untuk metabolisme
tubuh juga sebagai sumber energi. Saat tubuh kekurangan protein, maka pertumbuhan tulang
akan terganggu dan menyebabkan tulang keropos serta kerontokan. Protein dapat diperoleh
dari hewan atau dari tumbuh-tumbuhan. Sumber protein berasal dari hewan dan juga dari
kacang-kangan. Protein yang berasal dari hewan disebut protein hewani, misalnya daging,
susu atau telur. Sedangkan protein dari tumbuhan disebut protein nabati yang terdapat pada
kacang-kacangan. Protein hewani mengandung asam amino essensial lebih dibandingkan
protein nabati.
Protein adalah komponen ke dua terbesar penyusun tubuh setelah air. Setiap 1 kg berat
seseorang membutuhkan kurang lebih sebanyak 1 gr kalori. 1gr protein menghasilkan
kuranglebih 4 kalori dari kebutuhan kalori total seseorang. Agar mendapatkan protein dengan
jumlah maksimal, hindari memasak dengan susu tinggi dan menggunakan banyak minyak.
Suhu tinggi dan minyak dapat merusak protein yang terdapat di dalam masakan yang sedang
dimasak. Untuk makanan berprotein, disarankan untuk memasak dengan cara mengukus atau
memanggang.
Lemak: Lemak berfungsi untuk melindungi organ tubuh, dan terkadang digunakan sebagai
energi cadangan. Seperti saat kita sedang kelaparan dan diburu seekor anjing, tiba-tiba energi
seolah kembali sehingga kita sanggup untuk berlari. Tidak selamanya lemak berdampak
buruk terhadap kesehatan Anda. Lemak akan berdampak buruk apabila jumlahnya melebihi
batas dari kebutuhan total tubuh Anda. Lemak yang tercukupi berguna dalam menjaga
kesehatan kulit, rambut, dan menjaga suhu tubuh Anda tetap normal. Lemak juga berperan
sebagai pelarut vitamin A, D, E, K dan membantu metabolisme tubuh berjalan dengan baik.
Setiap 1 gr lemak menghasilkan kuranglebih 90 kalori. Kebutuhan lemak seseorang kurang
lebih 20-30% dari total kebutuhan kalori.

Lemak dibedakan menjadi 2 jenis yaitu lemak baik dan lemak jahat. Lemak baik adalah
lemak tak jenuh yang pada umumnya berasal dari kacang-kacangan, ikan salmon, kenari dan
alpukat. Lemak jenis ini memiliki kandungan asam omega 3 yang berfungsi untuk menjaga
kesehatan jantung dan juga dapat menurunkan tekanan darah serta mencegah terjadinya
jantung koroner. Lemak jahat atau lemak jenuh dan lemak trans yang pada umumnya terdapat
pada daging, minyak, atau makanan yang digoreng. Lemak jenis inilah yang seharusnya
dihindari, karena akan menjadi bahaya bila kelebihan lemak jenis ini di dalam tubuh. Lemak

jahat yang berlebihan di dalam tubuh akan menyebabkan peningkatan kadar kolesterol di
dalam darah. Kelebihan kolesterol akan memicu terjadinya penyakit jantung, tekanan darah
tinggi dan juga diabetes. Usahkan untuk tidak mengkonsumsi lemak melebihi 35% dari total
kebutuhan kalori harian Anda. Vitamin dan mineral: Vitamin dan mineral berperan untuk
pendukung proses kimia yang terjadi di dalam tubuh. Setiap proses pembentukan, misalnya
pembentukan enzim memerlukan vitamin jenis tertentu agar dapat berlangsung dengan baik.
Sehingga diperlukan untuk memenuhi semua kebutuhan vitamin dalam tubuh dalam satu hari.
Pada umumnya, vitamin dan mineral dijumpai pada buah dan sayuran. Setiap satu porsi buah
menghasilkan kuranglebih 40 kalori. Disarankan agar setiap hari melakukan konsumsi 5-9
porsi buah. Buah dan sayur juga dapat memberikan serat.
Serat: Serat berperan untuk membantu proses pencernaan. Seperti halnya vitamin, serat juga
banyak di jumpai pada buah-buahan, sayuran dan kacang-kacangan. Beberapa fungsi serat
bagi tubuh antara lain: Melancarkan buang air besar yang akan mencegah terjadinya
konstipasi dan wasir. Membuat agar makanan yang tidak terserap di usus dapat segera
dikeluarkan sehingga mengurangi kemungkinan terserapnya racun yang terdapat dari sisa
makanan yang tidak terserap. Menjaga berat badan tetap ideal karena sifat serat yang dapat
mencegah penyerapan lemak dan memberi rasa kenyang yang akan membantu keinginan
untuk mengkonsumsi makanan. Menjaga kolesterol dan gula darah pada angka yang stabil.
Kestabilan kolesterol dan gula darah dapat mencegah berbagai penyakit yang membahayakan
seperti diabetes atau penyakit jantung. Angka kecukupan gizi Berbicara mengenai kebutuhan
gizi, setiap orang tentu memiliki kebutuhan gizi yang beragam. Angka Kecukupan Gizi
(AKG) atau Recommended Dietary Allowances (DRA) merupakan kecukupan rata-rata zat
gizi perhari bagi hampir semua orang sehat (97,5%) menurut golongan umur, jenis kelamin,
ukuran tubuh aktifitas fisik, genetik dan keadaan fisiologis untuk mencapai derajat kesehatan
yang optimal. Angka kecukupan gizi yang dihitung oleh badan nasional Widyakarya Nasional
Pangan dan Gizi (WNPG) dilakukan secara berkala setiap 5 tahun sekali. Perhitungan AKG
dimulai pada tahun 1978 dan merupakan perhitungan asupan rata-rata perhari yang
dikonsumsi oleh suatu populasi dan bukan kebutuhan gizi perorangan. Sedangkan kebutuhan
gizi merupakan kebutuhan zat gizi minimal yang perlu dikonsumsi oleh setiap individu.
Perbedaan kebutuhan gizi setiap individu dipengaruhi oleh faktor genetik. Keberadaan AKG
bagi masyarakat adalah sebagai anjuran kepada setiap warga untuk mengetahui kebutuhan
gizi rata-rata perharinya yang harus dipenuhi. Adanya AKG juga dapat digunakan oleh
masyarakat untuk merencanakan pemberian makanan tambahan untuk memenuhi kebutuhan
gizi. Pada tahun 2013, rata-rata kecukupan energi dan protein penduduk Indonesia sebesar
2150 Kilo kalori dan 57 gram protein perorang perhari pada tingkat konsumsi. Menghitung
kebutuhan gizi Kebutuhan gizi perhari berkaitan dengan kebutuhan kalori yang diperlukan
oleh seseorang untuk melakukan aktivitas dalam satu hari. Menghitung kebutuhan energi
yang diperlukan dalam satu hari dapat menggunakan teori berat badan relatif. Perhitungannya
yaitu membagi berat badan dengan tinggi badan dikalikan 100% BBR = BB/TB X 100%
BBR : berat badan relatif BB : berat badan TB : tinggi badan Kriteria yang digunakan dalam
menghitung berat badan relatif yaitu Kurus (underweight) : BBR < 90% Normal (ideal) :
BBR 90 110% Gemuk (overweight) : BBR > 110% Obesitas : BBR > 120%

Jenis-Jenis Nutrisi Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, kita juga perlu mengetahui apa
saja jenis-jenis nutrisi yang dapat kita konsumsi setiap harinya. Nutrisi pokok yang menjadi
kebutuhan seseorang tiap harinya seperti karbohidrat, serat, lemak dan protein masing-masing
terdapat pada bahan makanan yang berbeda-beda. Seperti karbohidrat, jenis nutrisi ini adalah
komposisi yang terdiri dari elemen karbon,hydrogen serta oksigen. Jenis zat ini terdapat pada
beras, jagung, gandum, umbi-umbian. Ada lemak sebagai jenis nutrisi yang juga diperlukan
oleh tubuh kita, lemak berperan sebagai sumber energi yang dipadatkan. Ada protein yang
merupakan konstituen pentinguntuk semua sel-sel dalam tubuh. Vitamin juga menjadi sarana
nutrisi yang tak kalah penting untuk mengatur metabolisme dalam tubuh. Meniral serta air
juga merupakan jenis nutrisi yang penting bagi tubuh. Nutrisi Bagi Kesehatan Pengertian
akan nutrisi tidak hanya sebatas dari para ahli gizi atau peneliti kesehatan saja. Namun
pengertian ini juga meluas khususnya bagi dunia kesehatan. Nutrisi bagi kesehatan adalah
semacam asupan penting yang terdapat pada makanan yang sering dikonsumsi oleh kita.
Berisi zat-zat penting seperti vitamin, mineral, karbohidrat dan lainnya. Pengetahuan akan
pengertian nutrisi memang perlu kita ketahui sebagai pengatur pola makanan.Kebutuhan
nutrisi bagi tubuh manusia tentu sangat penting sebagai penunjang berbagai aktifitas dan
kesehatannya. Nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh juga memiliki kadar yang jelas dan
berguna bagi tubuh. Ada beberapa jenis makanan yang sebenarnya tidak benar-benar
memiliki nutrisi yang jelas. Hal ini akan sangat memprihatinkan jika selalu kita konsumsi
dalam rentan waktu yang lama. Bagaimana pun juga nutrisi penting adalah kebutuhan yang
tidak boleh dilewatkan. Nutrisi berfungsi untuk menjaga metabolisme dalam tubuh sebab
didalam nutrisi terdapat zat dan hal-hal penting untuk diserap. Fungsi organ bagian dalam
tubuh juga akan tetap terjaga jika pemenuhan akan nutrisi tersebut stabil dan jelas adanya.
Cara Kerja Nutrisi Kebutuhan nutrisi setiap harinya berbeda-beda dari jenis makanan yang
kita konsumsi. Namun pada dasarnya jenis makanan yang cukup nutrisi akan sama jumlahnya
dengan makanan yang sebelumnya kita makan. Adapun cara kerja nutrisi juga berdasarkan
zat apa yang masuk dalam tubuh sebab semua itu memiliki fungsinya sendiri. Seperti
karbohidrat yang terdapat pada beras, umbi-umbian dapat membuat tubuh berenergi dan akan
menimbulkan efek kenyang setelah memakannya. Karbohidrat semacam ini merupaka
kebutuhan pokok yang disandang oleh manusia. Selain itu ada pula lemak, zat ini juga
berfungsi sebagai penambah energi untuk tubuh yang terdapat pada makanan. Ada mineral
dan vitamin yang terdapat dalam air dan buah-buahan serta sayur-sayuran. Hal ini bertujuan
sebagai kelancaran metabolisme dalam tubuh serta mengurangi dampak dehidrasi yang
mungkin kita alami. Dampak Dari Nutrisi Yang Rusak Pada Makanan Tidak semua jenis
makanan memiliki nutrisi yang optimal. Ada pula jenis makanan yang rusak nutrisinya dan
memang tidak memiliki nutrisi sama sekali. Dalam cara memasak makanan pun juga kita
harus perhatikan, jangan sampai memasaknya terlalu lama sehingga vitamin dan mineral
yang semula lengkap akan hilang begitu saja. Ada pun untuk makanan yang tidak begitu jelas
kadar nutrisinya akan berdampak baruk bagi kesehatan kita. Awal dari terjadinya gangguan
kesehatan dapat bermula dari nutrisi yang tidak kita dapat pada makanan yang dikonsumsi
atau hilangnya nutrisi tersebut. dampak jangka panjang atau pun saat ini bisa kita rasakan
akibat mengkonsumsi makanan yang tidak cukup akan nutrisi. Gangguan pencernaan,
metabolisme tubuh terganggu, dehidrasi, jantung, liver, gagal ginjal, fungsi hati dan pankreas
terganggu. Semua itu akibat dari nutrisi yang tidak terserap optimal dalam tubuh dan kurang
memperhatikan kadar nutrisi pada makanan. Bagaimana pun juga kebutuhan nutrisi
merupakan hal utama sebagai pola hidup sehat. Baca Juga: Dampak Kekurangan Gizi Saat
Kehamilan

Source: http://www.firdaus45.com/2015/03/apa-itu-nutrisi-dan-apa-fungsi-nutrisi_26.html
Disalin dan Dipublikasikan melalui Firdaus45.com