Anda di halaman 1dari 39

BAHAN AJAR FISIKA

FLUIDA DINAMIS

Oleh :
Liska Dewi Rahayu

4201414033

Kompetensi Dasar

3.4 Menerapkan prinsip fluida dinamik dalam teknologi

4.4 Membuat

dan

menguji

proyek

sederhana

menerapkan prinsip dinamika fluida, dan makna fisisnya

yang

Peta Konsep

Fluida
dinamis
FLUIDA
DINAMIS

Fluida dinamis adalah fluida (bisa berupa


zat cair, gas) yang bergerak atau bisa
disebut dengan fluida ideal.

Sifat-sifat fluida ideal


Fluida bersifat non
viskos
gesekan

internal

Aliran fluida
bersifat tunak
(streamline)
kecepatan

Fluida

antar partikel fluida

masing

-masing

diabaikan,

partikel

fluida

sehingga

kita

pada setiap titik

menganggap tidak

cenderung

ada gaya gesekan

konstan

pada aliran

yang

sifatnya non viskos

Fluida bersifat
inkompresibel
dianggap

Aliran fluida
bersifat irrotasional
Partikel

fluida

memiliki kerapatan

ideal

dianggap

yang

tidak

berotasi

(tidak

memiliki

konstan.

cenderung

momentum sudut)

Mengapa saat kita menutup


sebagian mulut selang tersebut
dengan jari, aliran air menjadi
semakin deras????

Fluida
dinamis
Asas Kontinuitas
Fluida mengalir melalui sebuah
penampang seluas A1 dengan
kelajuan v1. Ketika melalui
penampang
seluas
A2,
kelajuannya berubah menjadi
v2.

Persamaan Kontinuitas
Untuk fluida ideal

Massa fluida yang masuk ke salah satu ujung pipa sama dengan massa
fluida yang keluar dari ujung lain :

m1 m 2
1V1 2V 2
1 A1 x1 2 A2 x 2

1 A1 v1 t1 2 A2 v 2 t 2

1 2

= massa jenis fluida

t1 t2 = selang waktu alir fluida


Maka didapat :

A1v1 A2v2

Persamaan
KONTINUITAS

Dari persamaan kontinuitas dapat disimpulkan :


Kelajuan fluida yang termampatkan berbanding terbalik dengan
Luas penampang pipa dimana fluida mengalir

Perkalian antara luas penampang pipa (A) dengan laju aliran fluida
(v) sama dengan debit (Q) yang juga menyatakan besar volume
fluida yang mengalir persatuan waktu :
V
Av
Q
t

Dengan satuan : m3/s

Debit

Mengapa saat memutar keran air


pada kecepatan penuh, aliran air
mulai meneyempit ketika mulai
jatuh?

Azas Bernoulli
Azas
Bernoulli
tekanan fluida di tempat yang kecepatannya tinggi lebih kecil daripada di
tempat yang kecepatannya lebih rendah .
Jadi semakin besar kecepatan fluida dalam suatu pipa maka tekanannya
makin kecil dan sebaliknya makin kecil kecepatan fluida dalam suatu pipa
maka semakin besar tekanannya.
pada

pipa

mendatar

yang

memiliki

diameter yang menyempit, kelajuan fluida


yang paling besar adalah pada pipa yang
menyempit (B), tetapi tekanannya justru
paling rendah. Ini ditunjukkan oleh paling
rendahnya permukaan fluida yang naik
dalam tabung B.

Persamaan Bernoulli

Kita telah mempelajari teorema tentang usaha dan energi yang


menyatakan bahwa usaha yang dilakukan pada suatu benda sama
dengan perubahan energi mekanik benda EM.

Persamaan Bernoulli

Besar usaha untuk


memindahkan fluida
sejauh x2 :

Besar usaha untuk


memindahkan fluida
sejauh x1 :

PADA PIPA BERPENAMPANG A1

W1 F1.x1 P1 A1 x1
dimana

A1 x1 V

Sehingga :

W1 P1V

PADA PIPA BERPENAMPANG A2

W2 F2 .x2 P2 A2 x2
volume fluida

dimana

A2 x2 V

Sehingga :

W2 P2V

volume fluida

Jadi usaha total yang dilakukan fluida dari ujung kiri ke ujung kanan adalah :

W P1V P2V karena V

Maka didapat :

W P1 P2

Perubahan energi mekanik saat fluida bergerak dari ujung kiri ke ujung kanan adalah :

1
2
2
EM mg h2 h1 m v2 v1
2

Karena Usaha merupakan perubahan energi : W E


Maka :
M

m
1
P1 P2 mg h2 h1 m v22 v12

2
1

2
2
P1 P2 mg h2 h1 m v2 v1
2

m
1
P1 P2 g h2 h1 v22 v12
2
1
1
P1 P2 gh2 gh1 v22 v12
2
2

P1 gh1

1 2
1
v1 P2 gh2 v22
2
2

1 2
P gh v kons tan
2

Hukum Bernoulli

Hukum Bernoulli menyatakan bahwa


jumlah dari tekanan (P), energi kinetic
per satuan volume ( v2 ), dan energi
potensial per satuan volume (gh )
memiliki nilai yang sama pada setiap
titik sepanjang suatu garis normal.

Hukum bernoulli
UNTUK FLUIDA TAK MENGALIR

v1 v2 0

1 2
1
v1 P2 gh2 v22
2
2
1
1
P1 gh1 0 P2 gh2 0
2
2

P1 gh1

P1 gh1 P2 gh2

P1 P2 g h2 h1
UNTUK FLUIDA YANG MENGALIR PADA PIPA HORIZONTAL

h1 h2 h

P1 P2

P1 gh

1
v22 v12
2

1 2
1
v1 P2 gh v22
2
2

Teorema Torricelli
Venturimeter
Tabung Pitot
Gaya Angkat Sayap Pesawat Terbang

Penyemprot
Pafrum/nyamuk
Pipet
Cerobong Asap
Jalan tikus
Perahu Layar

Evangelista Torricelli
Lahir : 1608
Meninggal : 1647

Kebanyakan penemuan Torricelli adalah di


bidang
fisika.
Khususnya
mengenai
barometer. Torricelli juga mengemukakan
teori-teori tentang percepatan dan gravitasi,
gerakan cairan dan proyektif.

Tangki air dengan lubang kebocoran sempit

Teorema Toricelli

Tangki air dengan lubang kebocoran sempit

Teorema torricelli hanya berlaku jika


ujung atas wadah terbuka terhadap
atmosfer dan luas lubang jauh lebih
kecil darpada luas penampang wadah.

Debit fluida yang menyembur


keluar dari lubang dengan luas
penampang A2 :

Contoh Soal
Misalnya untuk tangki air seperti ditunjukkan
dalam gambar di samping ini.
h= 125-100 = 25 cm = 0,25 m
y= 100 cm = 1 m
Kecepatan semburan air keluar dari lubang ?

Jarak jangkuan horizontal

= 2 (0,5) = 1 m atau 100 cm

Tabung venturi

Karburator
Penampang pada bagian atas jet menyempit, sehingga
udara yang mengalir pada bagian ini bergerak dengan
kelajuan yang tinggi. Sesuai dengan asas Bernoulli,
tekanan pada bagian ini rendah. Tekanan di dalam tangki
bensin sama dengan tekanan atmosfer. Tekanan atmosfer
memaksa bahan bakar (bensin atau solar) tersembur
keluar melalui jet, sehingga bahan bakar bercampur
dengan udara sebelum memasuki silinder mesin.

VENTURIMETER
Alat untuk mengukur kelajuan zat cair

TANPA MANOMETER

DENGAN MANOMETER

VENTURIMETER TANPA MANOMETER

h
P1
A1

v1

P2 v2 A2

Fluida yang diukur tidak memiliki perbedaan ketinggian :


Berdasarkan persamaan kontinuitas :

v2

A1
v1
A2

P1 P2

1
v22 v12
2

Maka :
2
2

1 2 A1
1 A1
2
P1 P2 v1 v1 v1 1
2 A2
A2

Perbedaan tinggi zat cair pada tabung vertikal : h


Jadi :

1 2 A1
gh v1 1
2
A2

Sehingga : P1 P2 gh

Maka kelajuan fluida pada bagian pipa berpenampang A1 adalah :


2

1 2 A1
gh v1 1
2
A2

A 2
2 gh v12 1
A2

v1

2 gh
2

A1
1
A2

Sehingga debit fluida pada pipa senturi tanpa manometer adalah :

Q A1

2 gh
A1

A2

Venturimeter dengan manometer

TABUNG PITOT

Untuk mengukur kelajuan gas

Aliran gas

Kelajuan gas di a = va = v
Tekanan di kiri kaki manometer =
tekanan aliran gas (Pa)

'

Air raksa

Lubang kanan manometer tegak lurus


terhadap aliran gas, sehingga laju gas
di b = vb = 0

Tekanan di kaki kanan manometer = tekanan di b, sedangkan a dan b sama tinggi, sehingga :

1
1
2
2
va Pb vb
2
2

Pa
Pa

1
2
va Pb
2

Pb Pa

1 2
v
2

Beda tekanan di a dan b = tekanan hidrostatis air raksa setinggi h =

Pb Pa ' gh

Sehingga :

1 2
v ' gh
2

2 ' gh
v

v = kelajuan gas

2 ' gh

' = massa jenis raksa dlm manometer

= massa jenis gas

h = perbedaan tinggi raksa dlm manometer

Gaya Angkat Sayap Pesawat Terbang

GAYA GERAK

GAYA HAMBAT

(Oleh mesin pesawat)

(Gesekan antara badan


pesawat dengan udara)
GAYA BERAT
(Pengaruh gravitasi bumi)

Gaya Gaya Pada Pesawat

Gaya angkat pesawat

Syarat pesawat bisa mengudara :

-Gaya

angkat pesawat > berat


pesawat
-Laju pesawat harus semakin besar
untuk memperbesar gaya angkat
pesawat
-Ukuran pesawat harus besar
sehingga gaya angkat semakin besar

Contoh soal

tekanan rendah

ALAT
PENYEMPROT
lubang
tekanan atmosfer

Ketika penghisap pompa ditekan, udara dari


tabung selinder dipaksa keluar melalui lubang sempit.
Udara yang keluar dari lubang sempit ini mempunyai
kecepatan tinggi sehingga menurunkan tekanan udara
dibagian atas nosel.
Karena tekanan udara di atas nosel lebih kecil
daripada tekanan udara pada permukaan caiaran di
dalam tabung, maka cairan akan menyemprot keluar
melalui nosel.

Penyemprot Pafrum

Prinsip kerja alat penyemprot adalah dengan memaksa udara keluar dari
pompa atau bola karet yang termampatkan sehingga menghasilkan
semburan udara melalui lubang sempit di atas tabung silinder yang
memanjang ke bawah dan masuk ke dalam cairan parfum.

Contoh Aplikasi fluida dinamik


dalam kehidupan sehari hari

TERIMAKASIH