Anda di halaman 1dari 10

22

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN

A. JenisPenelitian
Dalam melakukan penelitian ini berdasarkan rumusan masalah, jenis
penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif-kuantitatif atau penelitian terapan
yang di dalamnya mencangkup penelitian survey, dimana penelitian degan
pendekatan kualitatif dalam penelitiaan ini yaitu penelitian non matematis
dengan proses menghasilkan data-data dari hasil temuan berupa pengamatan
survey. Adapun penelitian kuantitatif dalam penelitian ini yaitu jenis penelitan
dengan menggunakan data-data subtansi atau angka sebagai bahan
perbandingan maupun bahan rujukan dalam menganalisis secaradeskriptif.
Rancanganpenelitianmerupakansuatustrategiuntukmencapaitujuanpene
litian

yang

telahditetapkandanberperansebagaipedomanataupenuntunpenelitipadaseluruh
proses penelitian (Nursalam, 2008).Keduametodetersebut digunakan untuk
melaksanakan

penelitian

mengenai

PenataanRuangKawasanTepiPantaiMattirotasi (city Tour) Kota Parepare.


B. Lokasi Dan WaktuPenelitian
Pelitianinidilakukanpadakawasanpesisir/
KecamatanBacukiki

Barat,

terletakpadaKawasanpenlitianterletakpada

tepipantai

Kota

Parepare
3

(Tiga)

di
yang
kelurahan,

23

yaituKelurahanTiroSompeKelurahanKampungBaru

Dan

KelurahanCappagalung.Adapunwaktu

yang

dibutuhkandalampenelitianPenataanRuangKawasanTepiPantaiMattirotasidala
mmenujangkepariwisataan

di

Kota

Parepareiniinsya

Allahdilakukanselamatigabulan.
C. Jenisdansuber data
Data yang diperoleh kaitannya dengan penelitian ini bersumber dari
beberapa instansi terkait seperti Dinas Tata Ruang, DinasKelautan Dan
Perikanan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, dan Biro Pusat
Stastistik Kota Parepare, dengan jenis data sebagai berikut :
1. Jenis Data
a. Data Kuatitatif, yaitu data yang berbentukangkaatau data numeric.
Data yang dikumpulkanmisalnya : data jumlahpenduduk, luaswilayah,
jumlahsaranadanprasaranawilayahpenelitian,

demografidan

lain

sebagainya.
b. Data

kualitatif,

yaitu

data

yang

berbentukbukanangkaataumenjelaskansecaradeskripsitentangkondisilo
kasipenelitiansecaraumum.
2. Sumber data
a. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan yaitu suatu
teknikpenyaringan data melalui pengamatan langsung pada objek
penelitian. Survey ini dilakukan untuk mengetahui kondisi kualitatif
objek studi. Jenis data yang dimaksud meliputi :
1) Kondisi fisik wilayah tepi pantai

24

2) Prasarana dan sarana


3) Hidro-oceanografi
4) Pola penggunaan lahan
5) Ekosistem pesisir di wilayahtepipantai
b. Data sekunder dengan observasi pada instansi terkait dengan yaitu
salah satu teknik penyaringan data melalui instansi terkait guna
mengetahui data kuantitatif objek penelitian jenis data yang
dimaksud meliputi :
1)
2)
3)
4)
5)
6)
7)
8)

Geografi wilayah/administrasi;
Klimatologi;
Geologi;
Demografi
Topografi;
Hidrologi;
Pola pemanfaatan lahan;
Fasilitas/Utilitas Kawasan;

9) KebijakanRencanadan Program Pembangunan wilayah


D. Metodepengumpulan data
Untukmendapatkan
data

yang

dibutuhkandalampeneltianini,

makadilakukandengancara:
1. Observasilapanganyaituteknikpengumpulan data melaluipengamatan yang
langsungpadaobjek

yang

menjadisasaranpenelitianuntukmemahamikondisidanpotensikawasanpesisi
r yang menjadiobjekpenelitian.
2. Pendataaninstansional,
yaitusalahsatuteknikpengumpulan
melaluiinsatansiterkaitgunamengetahui
kuantitatifdankualitatifobjekpenelitian.

data
data

25

3. Kepustakaan

(library

research)

adalahcarapengumpulan

data

daninformasimelaluiliteratur yang terkaitdenganstudi yang akandilakukan.


4. Studidokumentasi,
untukmelengkapi
data
makakitamemerlukaninformasidaridokumentasi
adahubungannyadenanobjek

yang

Caranyayaitudengancaramengambilgambar,

yang
menjaistudi.
lefeat/brosurobjek,

dandokumentasifoto.
B. MetodeAnalisis Data
Metodeanalisis yang akandigunakandalampenelitianinisebagaiberikut:
1. AnalisisKebijakan,Rencana Dan Program
AnalisiskebijakanRencana

Dan

Programmerupakansuatualatanalisisdenganmenjabarkankebijakankebijakan,

Rencana

Dan

Programpembangunanpadalokasi

yang

merupakanwilayahstudi.
Analisiskebijakaniniberisikontenataupoinpoinpentingdalamsebuahkebijak
an.

Misalnyadalam

RTRWdanrencanarincinyasecarahierarki.

RPJPanjangRPJMenegah, RPJPendeksesuaidenganhierarkinya.
2. Analisisdeliniasiruangkawasan
Analisisdeliniasiruangkawasantepipantai

di

jabarkansesuaidenganpengelompokanzonaintidanzonapenyanggakawasan
dengancakupanmaterimeliputidayatarik, aktivitasdansebaranfasilitas.
3. AnalisisIdentifikasiKondisiKawasan
AnalisisIdentifikasi
yang
dilakukanterhadapkondisieksistingwilayahpenelitianmeliputikajianterhada
pkondisieksistingdayatarik,

26

kondisiaktivitasdanpenggunasertakondisifasilitas.
Pembahasanmateritiapkriteriatersebutsebagaiberikut:
Pembahasandayatarikfisikkawasanmeliputiidentifikasitempattempatyang

memilikipotensidayatarikrekreasi

sepanjangkawasantepilautKota

di

Tanjungpinang,

bermanfaatdalammenentukanstrategipengelolaandanpengembangan
Analisisaktivitaspenggunakawasantepipantaibertujuanuntukmengelom
pokkanpenggunakawasansertamengidentifikasiaktivitasyangdilakukan
olehtiap-tiapkelompoktersebut

yang

bermanfaatdalammenentukanjeniskrbutuhandanpenyediaanfasilitas
yang dibutuhkan.
Analisisketersediaansaranapenunjangaktivitaspengguna

yang

ada

dikawasantepipantaibertujuanuntukmengetahuitingkatpemenuhankebu
tuhanpelayanantiap-tiapkelompokpengguna.
Pembahasannyameliputiketersediaandanpersebaranfasilitaspelayanan
di kawasantepipantaiMattirotasi Kota Parepare.
4. Analisiskecenderunganpertumbuhandanperkembangankawasan
Analisiskecenderunganpertumbuhandanperkembangankawasanmeliput
i:
pembahasankecenderunganpertumbuhandanperkembanganelemendayatari
k,elemenaktivitasdanpenggunakawasansertaelemenfasilitaspenunjangpem
anfaatanruangkawasantepipantai.
5. Analisispermasalahanpenataankawasantepipantaiuntukkawasan

27

Analisispermasalahanpenataankawasantepipantaiuntukkawasanrekreas
imeliputipermasalahan-permasalahan

yang

muncul

di

kawasantepipantaiMattirotasi Kota Parepare


6. AnalisisFungsi Kawasan UntukPemanfaatanPotensiKawasanTepiPantai
Analisisiniadalahpenilaianlahan
yang
dilakukansedarasistematisdenganjalanmengelompokkanlahankedalambebe
rapakategoriberdasarkankemapuandanfaktor

yang

menghambatpenggunaannyauntuktujuantertentu.
Denganadanyaklasifikasikesesuaianlahandiharapkanperlakuan

yang

akandiberikankepadalahandapatdiarahkansedemikianrupasesuaidenganke
mampuannyasehinggadayadukungnyadapatdipeliharadalamjangkawaktu
yang tidakterbatasdanlestari.
Variabel
yang
digunakanantaralain;
jenistanah,

intensitascurahhujan,

topografi/kelerengan,
kedalamanlapisantanah,

polapenggunaanlahandantutupanlahan.
Tabel 3.1 VariabelKesesuaianLahan
No
1.

VariabelKualitasLahan

2.
3.

Topografi
Geologi

4.

Ketersediaan air/Hidrologi

Iklim

KarakteristikLahan
Suhu rata-rata/tahun (0C)
curahhujan rata-rata (mm)
Kemiringanlereng
Batuanpermukaan
Batuansingkapan
Teksturtanah
Kedalamantanah (cm)
Jumlahbulankering (<75 mm)
Jumlahbulanbasah (>75 mm)

Tabel3.2 PenetapanKategoriKawasan
LerengLapangan
1.

KemiringanLereng (%)
0-8

Kategori
Datar

28

2.
3.
4.
5.
Kepekaanterhadaperos
i
1.
2.
3.
4.
5.

8-15
15-25
25-40
>40
Jenis Tanah

Landai
Agakcuram
Curam
Sangatcuram
Kategori

Alluvial, Tanah Glei, Planosol,


HidromorfKelabu, Latereite Air tanah
Latosol
Brown Forest Soil, Non Calcic Brown,
MediteranAndosol, Laterite, Grumosol,
Pedsol, Pedsolit
Regosol,litosol,Orgasol,Rensina

TidakPeka
Agakpeka
Kurangpeka
Peka
SangatPeka

7. Analisis Swot
Menganalisisstrategipemanfaatanruangkawasantepipantaimeliputikajia
nelemenkekuatan,

peluang,

kelemahandanancamanberdasarkankondisieksistingdanhasiltemuananalisis
sebelumnya.
Hasilanalisisinidiimplementasikandalamkajiandeliniasiruangpemanfaatank
awasanuntukrekreasi.
Analisisfaktorstrategi internal daneksternaladalahpengolahanfaktorfaktorstrategispadalingkungan

internal

daneksternaldenganmemberikanpembobotandan

rating

padasetiapfaktorstrategis.
Faktorstrategisadalahfaktordominandarikekuatan,

kelemahan,

peluang,

danancaman yang memberikanpengaruhterhadapkondisidansituasi yang


adadanmemberikankeuntunganbiladilakukantindakanpositif.

29

Menganalisislingkungan

internal

(IFAS)

untukmengetahuiberbagaikemungkinankekuatandankelemahan.
Menganalisislingkunganeksternal

(EFAS)

untukmengetahuiberbagaikemungkinanpeluangdanancaman.
Pembobotanpadalingkungan internal daneksternaldiberikanbobotdannilai
(rating)

berdasarkanpertimbangan

professional.

Pembobotanpadalingkungan

internal

tingkatkepentingannyadidasarkanpadabesarnyapengaruhfaktorstrategisterh
adapposisistrategisnya,
sedangkanpadalingkunganeksternaldidasarkanpadakemungkinanmemberik
andampakterhadapfaktorstrategisnya.

Gambar 3.1. Diagram Analisis SWOT


Peluang

Kuadran II

Kelemahan

Kuadran I

Kekuatan

Kuadran
III

Kuadran
IV

30

Ancaman
Sumber: LM-FEUI (H. Oka A. Yoeti : 1996)

Tabel 3.3. Model matriksanalisis SWOT


E X T E R NAL
Opportunities (O)
Threaths (T)
Tentukan factor peluang
TentukanFaktorancaman

Identific
I ation of
N factors
S vs T
T Sterengt S vs O
h
(S)
E
yang Strategi
yang
R Tentuka Strategi
N n factor menggunakankekuatandanmemanfaat menggunakankekuatandanmengatasia
ncaman
A kekuata kanpeluang
n
L
Weakne W vs O
W vs T
ss (W)
Tentuka Strategimeminimalkankelemahandanp Strategimeninimalkankelemahandan
n factor emanfaatkanpeluang
menghindariancaman
Pertumbuhan Kota Parepare Yang sangat
Potensi SDA dapatdimanfaatkansebagai modal dalampenataan,
kelemah
pengembangandanpembangunankota
pesatsebagaisalahsatu Kota Madya Di Profinsi Sulawesi
an
Letakstategis
Kota LM-FEUI
ParepareSebagai
Sumber:
(H. Oka Kota
A. Yoeti : 1996)
Pelabuhandanditetapkanebagai KAPET dalam PP no 26 tahun
2008 tentang RTRW Nasional

PotensiSumberdayalautdanpesisir di Kota Parepare yang


cukupbesar

Berpotensicepattumbuhdanberpotensimengerakkanpertumbuh
anekonomi di wilayahsekitarnya

Pemanfaatanlautdanwilayahpesisirmasihsebataspadapotensipe
rikanandanpariwisatalautsedangkanrekreasitepilautbelummenu
jangkeberadaanPareparesebagaikotapantai

Belumterarahdanterencananyapenataandanpemanfaatanpotensip
esisirdanlaututamyanyadalambidangkepariwitaan

RumusanMasalah

Mengidentifikasikondisipemanfaatanruangkawasantep
ipantaiMattirotasi Kota Parepare
BagaimanaPenataanRuangKawasantepipantaiMattirotasida
lammendukungkepariwisataan di Kota Parepare

Hasil Dan

31

DelineasiRuangKawasanTepiPantai
Mattirotasi Kota Parepare

AnlisisDaya Tarik

AnlisisAktivitasPen

AnlisisKetersediaanFasilitasP

FisikKawasan

ggunaKawasan

enunjangkepariwisataan

AnlisisPermasalaha
nPenataanKawasan
TepiPantai

AnalisisStrategiPenataanRuangKa
wasanTepiPantaidalammenunjang
kepariwisataan Kota Parepare

PenataanRuangKawasanTepiPantaiDalamMenu
njangKpeariwisataan Di Kota Parepare

Kesimpulan

Data
- Gambaranumumdaerahpe
nelitian
- KondisiGeografis
- Kondisifisiklokasipenelitian
(eksistingdanrencana)
- Ketersediansarana dan