Anda di halaman 1dari 14

INSTALASI UBUNTU 15.

10 MENGGUNAKAN VIRTUALBOX

Disusun Oleh :
Muhammad Rizky Fanani
1102415110

Dosen Pengampu :
Septia Lutfi, S.Kom, M.Kom

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG


2016

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Oracle VM VirtualBox atau sering disebut dengan VirtualBox merupakan salah satu
produk perangkat lunak yang sekarang dikembangkan oleh Oracle. Aplikasi ini pertama kali
dikembangkan oleh perusahaan Jerman, Innotek GmbH. Februari 2008, Innotek GmbH
diakusisi oleh Sun Microsystems. Sun Microsystem kemudian juga diakuisisi oleh Oracle.
VirtualBox berfungsi untuk melakukan virtualisasi sistem operasi. VirtualBox juga dapat
digunakan untuk membuat virtualisasi jaringan komputer sederhana. Penggunaan VirtualBox
ditargetkan untuk Server, desktop dan penggunaan embedded. Berdasarkan jenis VMM yang
ada, Virtualbox merupakan jenis hypervisor type 2.
Oracle VM VirtualBox adalah perangkat lunak virtualisasi, yang dapat digunakan
untuk mengeksekusi sistem operasi tambahan di dalam sistem operasi utama. Sebagai
contoh, jika seseorang mempunyai sistem operasi MS Windows yang terpasang di
komputernya, maka yang bersangkutan dapat pula menjalankan sistem operasi lain yang
diinginkan di dalam sistem operasi MS Windows tersebut. Fungsi ini sangat penting jika
seseorang ingin melakukan ujicoba dan simulasi instalasi suatu sistem tanpa harus kehilangan
sistem yang ada. Dengan adanya perangkat lunak mesin virtual seperti VirtualBox, tentunya
sangat membantu dan berguna sekali bagi pengguna yang ingin melakukan sebuah ujicoba
dan simulasi instalasi sistem operasi tertentu tanpa harus mengganggu dan kehilangan sistem
operasi utama yang sudah ada. Selain itu VirtualBox juga sangat cocok digunakan untuk yang
gemar bereksperimen dengan sistem operasi lain tanpa harus khawatir pada sistem operasi
utama.
Untuk itu di dalam makalah ini akan dijelaskan tentang simulasi installasi Ubuntu
15.10 menggunakan Virtual Box.
1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimana cara instalasi Ubuntu 15.10 menggunakan virtualbox ?
1.3 Tujuan
1. Untuk mengetahui langkah-langkah instalasi Ubuntu 15.10 pada virtualbox

2.1 Simulasi Instalasi Ubuntu 15.10 Menggunakan Virtual Box


Jalankan aplikasi VirtualBox untuk memulai pembuatan mesin virtual baru. Tekan
tombol "New" atau pilih menu Machine kemudian tekan tombol New yang ada pada
menu Machine, abisa juga menggunakan shortcut (CTRL+N).

Selanjutnya muncul jendela pop-up Create Virtual Machine, yang berguna untuk label
dan jenis serta versi sistem operasi guest yang akan diinstall. Isikan Nama, tipe, dan versi
yang akan diinstal, dalam hal ini kita akan menginstall Ubuntu 15.10.

Layar selanjutnya pengaturan jumlah memori yang akan dialokasikan untuk mesin
virtual dalam satuan Megabyte. Tentukan memori yang akan dialokasikan untuk sistem
operasi Ubuntu 15.10, kemudian tekan tombol next.

Bagian selanjutnya adalah pengaturan media penyimpanan (hard disk) yang akan
digunakan mesin virtual Ubuntu 15.10. VirtualBox memberikan rekomendasi kapasitas hard
disk virtual yang akan dibuat berdasarkan jenis sistem operasi yang ditentukan sebelumnya.
Kapasitas hard disk yang disarankan tersebut dapat kita ganti sesuai kebutuhan kita.
Dalam pengaturan hard disk virtual, tersedia 3 (tiga) opsi yang dapat digunakan:
Do not add a virtual hard drive
Opsi ini digunakan untuk pengguna tingkat mahir, karena hard disk virtual akan dibuat
dalam pengaturan terpisah dan setelah pembuatan mesin virtual Ubuntu 15.10 selesai
dilakukan.
Create a virtual hard drive now
Opsi ini digunakan untuk membuat hard disk virtual baru bersamaan dengan pembuatan
mesin virtual Ubuntu 15.10.
Use an existing virtual drive file
Gunakan opsi ini untuk memilih hard disk virtual yang sudah ada.
Pilih opsi Create a virtual hard drive now karena kita akan langsung membuat hard disk
virtual untuk mesin virtual Ubuntu 15.10. Kemudian tekan tombol Create

Layar selanjutnya untuk menentukan jenis (ekstensi) file hard disk virtual yang akan
dibuat. Standarnya VirtualBox menggunakan format file VDI (VirtualBox Disk Image) untuk
penyimpanan hard disk virtual. Selanjutnya tekan tombol Next.

Setelah menekan tombol Next, pengaturan selanjutnya untuk menentukan


"bagaimana" hard disk virtual yang akan dibuat tersebut disimpan pada hard disk fisik (hard
disk host).
Di bagian ini tersedia 2 (dua) opsi yang dapat dipilih:
Dynamically Allocated
Artinya kapasitas hard disk fisik akan digunakan berdasarkan berapa kapasitas hard disk
virtual sudah terpakai dan tidak berdasarkan berapa ukuran hard disk virtual ditentukan.
Kapasitas hard disk virtual akan dibatasi berdasarkan ukuran yang telah ditentukan.
Fixed size

Artinya kapasitas hard disk fisik akan digunakan berdasarkan ukuran kapasitas hard disk
virtual dibuat, walaupun kapasitas hard disk virtual tersebut masih kosong atau belum
digunakan.
Disarankan untuk memilih opsi Dynamically Allocated, kemudian tekan tombol Next.

Layar selanjutnya berguna untuk menentukan nama tampil dan nama folder tempat
menyimpan file-file mesin virtual yang akan kita buat. Kita juga dapat menempatkan file-file
mesin virtual ke dalam folder atau direktori yang sudah ada, atau pada hard disk lain yang
berbeda dengan hard disk yang digunakan oleh sistem operasi utama. Tekan
tombol Create untuk membuat mesin virtual Ubuntu 15.10 berdasarkan pengaturan yang
telah dilakukan.

Selesai proses tersebut, di bagian kiri layar aplikasi VirtualBox, akan ditampilkan
sebuah mesin virtual Ubuntu 15.10 dalam keadaan kosong dan siap untuk diinstall. Double

Klik pada mesin virtual Ubuntu 15.10 atau tekan tombol Start untuk menjalankan mesin
virtual Ubuntu 15.10.

Dikarenakan mesin virtual yang kita jalankan belum memiliki sistem operasi, secara
otomatis VirtualBox akan menampilkan kotak dialog yang berguna untuk memilih disk
drive yang berfungsi sebagai start-up. Klik icon di bagian kanan untuk memilih
master Ubuntu 15.10.
Pilih master sistem operasi yang akan digunakan. Format file master sistem operasi
dapat dalam bentuk iso, cdr atau dmg. Klik ganda pada file master Ubuntu 15.10 atau tekan
tombol Open untuk menutup pop-up pemilihan file dan kembali ke layar sebelumnya.
Setelah itu, tekan tombol Start untuk memulai proses instalasi mesin virtual Ubuntu 15.10.

Selanjutnya, kita diminta untuk memilih bahasa, kita bisa hanya mencoba ubuntu
tanpa menginstall ubuntu tersebut dengan cara menekan tombol coba ubuntu. Dan kita juga
bisa menginstall ubuntu dengan cara menekan tombol pasang Ubuntu.

Pada menu bersiap memasang ubuntu ini kita beri tanda contreng pada pilihan pasang
perangkat lunak pihak ketiga ini kemudian tekan tombol lanjutkan.

Pada langkah ini, kita diminta untuk menentukan jenis instalasi Ubuntu. Contreng
pada Sandikan instalasi ubuntu untuk keamanan, kemudian tekan tombol Pasang Sekarang.

Kemudian kita beralih ke langkah berikutnya, yaitu pengaturan keamanan. Buat kode
keamanan tersebut, kemudian beri contreng pada timpa ruang kosong pada disk. Lalu klik
Pasang Sekarang.

Kemudian kita diminta untuk menuliskan perubahan pada hardisk, jika kita tekan kembali
kita bisa melakukan perubahan secara manual, jika kita tekan lanjutkan maka akan muncul
perubahan seperti ini. Disarankan untuk memilih Lanjutkan.

Tentukan dimana lokasi anda, untuk menentukan waktu, kemudian tekan Lanjutkan.

Tentukan papan ketik yang digunakan, jika sudah klik Lanjutkan.

Isikan identitas dan kata sandi yang akan dipakai, kemudian pilih salah satu opsi yang
digunakan untuk masuk untuk menggunakan sandi atau tidak. Jika sudah klik Lanjutkan.

Lalu kita harus menunggu proses instalasi ubuntu tersebut selama beberapa menit

Setelah proses instalasi selesai, kita diminta untuk merestart komputer dengan cara menekan
tombol Nyalakan Ulang Sekarang.

Pada tahap terakhir kita diminta untuk memasukkan kode keamanan

Jika sudah muncul tampilan seperti ini berarti proses instalasi Ubuntu 15.10 sudah berhasil.

BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Oracle VM VirtualBox atau yang biasa disebut Virtualbox adalah perangkat lunak
virtualisasi, yang dapat digunakan untuk membuat sistem operasi "tambahan" didalam sistem
operasi "utama". Sebagai contoh, jika seseorang mempunyai sistem operasi Microsoft
Windows yang terpasang di komputernya, maka ia dapat pula menjalankan sistem operasi
lain yang diinginkan di dalam sistem operasi Microsoft Windows tersebut.
Dengan adanya perangkat lunak mesin virtual seperti VirtualBox, tentunya sangat
membantu dan berguna sekali bagi pengguna yang ingin melakukan sebuah ujicoba dan
simulasi instalasi sistem operasi tertentu tanpa harus mengganggu dan kehilangan sistem
operasi utama yang sudah ada. Selain itu VirtualBox juga sangat cocok digunakan untuk yang
gemar bereksperimen dengan sistem operasi lain tanpa harus khawatir pada sistem operasi
utama.

DAFTAR PUSTAKA

http://ilmukomputer.org/2013/01/04/pengertian-virtualbox/
https://id.wikipedia.org/wiki/VirtualBox.html