Anda di halaman 1dari 2

AAK., 1993. Budidaya Tanaman Jagung. Kanisius, Yogyakarta.

Achmad, M. D. 1993. Buku III Bahan Bacaan Mahasiswa Pupuk dan Pemupukan.
Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh.
Ariani, E. 2009. Uji Pupuk NPK Mutiara 16:16:16 dan Berbagi Jenis Mulsa
Terhadap Hasil Tanaman Cabai (Capsicum annuum L). Jurusan Budidaya
Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Riau. Pekanbaru. Jurnal SAGU.
Vol. 8 (1) : 5-9.
Aswandi, dan O. Anwarudin. 2004. Pembuatan Bokashi.
manokwari.ac.id. Diakses pada tanggal 21 November 2016.

www.stpp-

Goenadi, D.H. 2006. Pupuk dan Teknologi Pemupukan berbasis Hayati dari
Cawan Petri ke Lahan Petani. Edisi Pertama. Yayasan John Hi-Tech
Idetama. Jakarta.
Hickman, J. S. and David A.Whitney. 1990. Soil Conditioners. Departemen of
Agronomy Kansas State University. North Central Regional Extension
Publication 295.
Indriani, L., Sukardi Wisnubroto, M. Drajad.1997. Pengaruh Pembenah tanah
Terhadap Efisiensi Penggunaan Air tanaman Kedelai (Glycine max L.) Pada
Regosol. Fakultas Pertanian UGM. Yogyakarta
Kinjo, S. 1990. Studies on EM or Organik Matter by Lactis Acid Fermentation.
M.S. Thesis. Department of Agriculture, University of The Ryukyus
Okinawa Japan.
Lioriansyah. 2010. Pengaruh Pupuk NPK Mutiara dan Pupuk Bokashi Terhadap
Petumbuhan dan Produksi Tanaman Terong Lokal (Solanum melongena L).
Skripsi. Faperta Universitas 17 Agustus 1945. Samarinda.
Marsono dan P. Sigit. 2001. Pupuk Akar, Jenis dan Aplikasi. Penebar Swadaya.
Jakarta.
Mujiyati dan Supriyadi. 2009. Pengaruh Pupuk Kandang Dan NPK Terhadap
Populasi Bakteri Azotobacter Dan Azospirillum Dalam Tanah Pada
Budidaya Cabai (Capsicum annuum). Jurnal Bioteknologi. Vol. 6 (2) : 6369.
Nasir. 2008. Pengaruh Penggunaan Pupuk Bokashi Pada Pertumbuhan Dan
Produksi Padi Palawija Dan Sayuran. http://www.dispertanak.pandeglang.go.id/. Diakses tanggal 21 Noovember 2016.

Nurhayati Hakim, dkk.1986. Dasar-Dasar ilmu tanah. Lembaga Penelitian


Universitas Lampung, Lampung.
Pratama, R. 2011. Kandungan Hara Makronutrien Pada Beberapa Tumbuhan
Akuatik dan Potensinya Sebagai Material Pembenah Tanah (Soil
conditiner). Jurusan Biologi Fakultas MIPA UNDIP. Semarang.
Rauf, A.W., T. Syamsuddin, S. R. Sihombing. 2000. Peranan Pupuk NPK pada
Tanaman
Padi.
Loka
Pengkajian
Teknologi
Pertanian
No.
01/LPTP/IRJA/99-00. Hal. 1-9
Setyamidjaya, D. 1986. Pupuk dan Pemupukan. Simplex. Jakarta.
Subekti N A, R.Effendi, S.Sunarti, dan Syafruddin. 2007. Morfologi Tanaman dan
Fase Pertumbuhan Jagung. Laporan Akhir. Balai Penelitian Tanaman
Serealia,
Maros
http://pustaka.litbang.deptan.go.id/bppi/lengkap/bpp10232.pdf.
Diakses
tanggal 21 Noovember 2016.
Suprapto, H, S., 1999. Bertanam Jagung. Penebar Swadaya, Jakarta.
Sutedjo, S M. 2010. Pupuk dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta, Jakarta.
Sutono dan A. Abdurrachman. 1997. Pemanfaatan Soil Conditioner dalam Upaya
Merehabilitasi lahan terdegradasi. hlm. 107-122 dalam Prosiding Pertemuan
Pembahasan dan Komunikasi Hasil Penelitian Tanah dan Agroklimat :
Makalah Review. Cisarua, Bogor, 4-6 Maret 1997. Pusat Penelitian Tanah
dan Agroklimat. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.
Departemen Pertanian
Tjitrosoepomo, C., 1991. Taksonomi Tumbuhan. Gajah Mada Universy Press,
Yogyakarta.
Tola, F., Hamzah. Dahlan dan Kaharuddin. 2007. Pengaruh Penggunaan Dosis
Pupuk Bokashi Kotoran Sapi Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi
Tanaman Jagung. Jurnal Agrisistem. Vol. 3 (1) : 1-8.
Winarso, S. 2005. Kesuburan Tanah Dasar Kesehatan dan Kualitas Tanah. Edisi
Pertama. Gava Media. Yogyakarta.
Yanwar, M. J. P. 2003. Teknik Irigasi Permukaan. Diktat Kuliah. Program Studi
Teknik Pendayagunaan Lahan dan Air. Fateta. IPB, Bogor.