Anda di halaman 1dari 7

1.

K. Benda1 wa K. Benda2 desu


Partikel
Partikel wa menunjukkan bahwa kata sebelumnya adalah topik atau Subjek.
.
Saya adalah Mike Miller.
[Catatan] Partikel dibaca wa
2.
K.Benda yang diikuti oleh desu menjadi Predikat.
berarti penilaian atau kesimpulan.
dipakai untuk memperlihatkan perasaan hormat pada lawan bicara.

Saya adalah insinyur.

1.

2. K. Benda1 wa K. Benda2 ja arimasen


Ja arimasen adalah bentuk negatif untuk desu. Bentuk ini dipakai dalam percakapan sehari-hari.
Dewa arimasendipakai pada pidato atau kalimat-kalimat yang ditulis.

Sdr. Santos bukan mahasiswa.

()
[Catatan] dalam dibaca wa.
3. Kalimat
1.
Partikel
Partikel ka dipakai untuk menyatakan perasaan ketidakpastian dan perasaan ingin tahu dll. ka
dipakai pada akhir kalimat, membuat kalimat tanya. Kalimat

tanya biasanya ditekankan

pada akhir kalimat dengan meninggikan intonasi.


.
Apakah Sdr. Miller orang Amerika?
.
Ya, dia orang Amerika.

2.

Apakah Sdr. Miller guru?


Bukan, dia bukan guru.

Kalimat tanya dengan K. Tanya


Isi yang ingin ditanyakan ditukar dengan K. Tanya. Susunan kalimatnya tidak berubah.
dipakai pada akhir kalimat.

Siapakah orang itu?


Dia Sdr. Miller

4. K. Benda
Kata mo ditambahkan pada topik pengganti apabila predikatnya sama dengan predikat
sebelumnya.

.

Sdr. Miller pegawai perusahaan.


Sdr. Gupta juga pegawai perusahaan

5. K. Benda 1 no K.Benda2
Partikel no dipakai untuk menghubungkan dua K. Benda; K. Benda yang di depan menerangkan
K. Benda yang di belakang. Pada Pel. 1, K. Benda adalah satu kesatuan atau suatu group yang
menyebutkan K. Benda2.
I .
6.

Sdr. Miller pegawai IMC

Koresore dan are dipakai untuk menunjukan benda dan berfungsi sebagai K.Benda. kore
menunjukkan benda yang ada di dekat si pembicara. Sore menunjukkan benda yang ada di dekat
lawan bicara. Are menunjukan benda yang ada jauh dari si pembicara maupun lawan bicara.
1
Apakah itu kamus?
2 .
Saya minta yang ini.
2. K.Benda K.Benda K.Benda
Konosono dan anoadalah kata yang berhubungan langsung dengan K.Benda. kono
K.Benda,sono K.Benda dan ano K.Benda masing-masing menunjukan benda dan orang
yang ada di dekat si pembicara, yang ada dekat lawan bicara, dan yang ada jauh dari keduaduanya.

3
Buku ini kepunyaan saya.
Siapakah orang itu?

3.
dalam menjawab kalimat tanya yang predikatnya K. Benda, sering dipakai sou. Jawaban positif
adalah , jawaban negatif adalah .
.
Apakah itu kartu telepon?

Ya, betul. (lit. Ya, itu kartu telepon.)


.
Apakah itu kartu telepon?

Bukan. (lit. Bukan, itu bukan kartu


telepon.)
(diartikan Berbeda) dipakai untuk maksud yang sama pengganti

Apakah itu kartu telepon?


Bukan.

4. Kalimat1 Kalimat2
Ini adalah pertanyaan yang menanyakan lawan bicara untuk memilih jawaban yang benar
diantara dua (lebih) pertanyaan. Waktu menjawab pertanyaan seperti ini tidak boleh memakai hai
atau iie. Hanya memakai satu buah kalimat yang dipilih.
97
Apakah ini 9 atau 7?
9.
Ini 9
5. K. Benda 1 K.Benda2
Telah kita pelajari pada Pel.1 bahwa no dipakai untuk menghubungkan dua K. Benda. K.Benda 1
menjelaskan tentang K.Benda2.

.
1) K.Benda1 menjelaskan kepunyaan siapa K.Benda2.

IMC
IMC

Ini buku komputer


Ini buku saya.
Apakah Sdr. Miller pegawai perusahaan
IMC?
Ya, dia pegawai perusahaan IMC.

6.
Ini bukan kalimat tanya, tapi sekedar untuk memperlihatkan bahwa kita mengikuti pembicaraan
lawan, jadi intonasi pada bagian akhir tidak dinaikan.

Payung ini kepunyaan anda?

Bukan. Itu kepunyaan tuan Schmidt.

O, begitu

1. desu
K. Bantu bilangan (jam) dan (menit) setelah angkanya dipakai untuk
menyatakan waktu. dibaca fun bila di depannya 2, 5, 7 atau 9, dan pun bila di depannya
1, 3, 4, 6, 8 atau 10.1, 6, 8 dan 10 yang diikuti oleh dibaca masing-masing menjadi
(ip, , dan (). (Lih. Lampiran II.)
K. Tanya dipakai dengan K. Bantu Bilangan untuk menanyakan tentang bilangan
atau jumlah. K. Tanya nan ji dan nan pun dipakai untuk menanyakan waktu.

Sekarang jam berapa?
710
Jam tujuh lebih sepuluh menit.
[Catatan] wa yang kita pelajari pada Pel. 1 menyatakan topik. K. Penunjuk tempat
dapat juga dipakai untuk mengatakan topik seperti contoh .
5
Sekarang jam berapa di New York?
4
jam empat pagi.

3. K. Kerja masuK. Kerja masenK. Kerja mashitaK. Kerja masendeshita


Non-Waktu Lampau (sekarang dan Waktu yang akan datang

Positif

Waktu Lampau

masu dipakai bila sebuah kalimat manyatakan perbuatan kebiasaan atau kenyataan.

Negatif
1)

Selain itu juga bila sebuah kalimat menyatakan hal yang akan dilakukan. Bentuk
6
7
8
9

negatif dan bentuk lampaunya diperlihatkan pada tabel di bawah.


.
Saya bangun pada jam enam setiap pagi.
6 .
Saya akan bangun pada jam enam pagi besok.

Saya bangun pada jam enam pagi ini.

Apakah Anda belajar kemarin?

.
.
.
6

Ya, saya belajar.


Tidak, saya tidak belajar.
Jam berapa Anda bangun setiap pagi?
saya bangun jam enam.

4. K. Benda (waktu) kata kerja


Setelah K. Benda yang menunjukan waktu, dipakai partikel ni untuk menunjukan
waktu kejadian. Partikel ni dipakai dengan K.Kerja yang berarti kegiatan atau aksi yang
segera selesai. Apabila waktu itu tidak dinyatakan dengan suatu bilangan, maka ni tidak
dipakai. Tetapi, pada nama hari kita boleh memakai ni boleh pula tidak.
10 6
Saya bangun jam setengah tujuh.
.
Saya datang ke jepang pada tanggal 2 Juli
.
Saya akan pergi ke Nara pada hari minggu
.
Saya belajar kemarin.

5. K. Benda 1 K.Benda2
1) menunjukan titik permulaan waktu/ tempat, sedangkan menunjukan titik
akhir waktu/tempat.
9 5 .
Saya bekerja dari jam sembilan sampai jam lima.
3
Dari Osaka sampai Tokyo membutuhkan waktu tiga jam. (Pel. 11)
kara belum tentu selalu digunakan bersama made.
9 .
Saya bekerja dari jam sembilan.
2) ataukadang-kadang bisa diikuti dengan kata
9 3 .

Bank dibuka dari jam sembilan sampai jam


tiga.

12

Istirahat siang mulai jam duabelas.

6.

K. Benda1 K. Benda2
dipakai waktu menghubungkan kata-kata benda yang setara dan menyebutkannya
secara konkret satu per satu.
.
Bank ditutup pada hari Sabtu dan hari Minggu.
7.

Kalimat
Partikel pada akhir kalimat dipakai untuk menekankan perasaan seperti simpati si
pembicarakepada yang lawan bicara, atau waktu mengharapkan persetujuan lawan

bicara. Pada pemakaian yang terakhir selalu dipakai untuk menegaskan sesuatu.
10 .
Setiap hari saya belajar kira-kira
sampai jam sepuluh.

kalau begitu berat, ya.


871 6813 .
871 6813
Nomor telepon Sdr. Yamada adalah 871-6813.
871-6813, ya.
1. K. benda(tempat) //
Partikel menunjukan arah gerakan atau tempat tujuan yang dinyatakan oleh K. Kerja
dll.
1
.
3 .

Saya pergi ke Kyoto.


Saya datang ke Jepang.
Saya pulang ke rumah.

2. [] /
Apabila K. Tanya langsung disusul dengan mo yang kemudian diikuti dengan bentuk
negatif, maka kalimat itu bukanlah kalimat tanya lagi, melainkan menunjukkan negatif

5
6

mutlak.
[] .

Tidak pergi kemana-mana.


Tidak makan apa-apa
Tidak ada siapa-siapa

3. K. Benda (Kendaraan) //
Partikel de dipakai untuk menunjukan alat yang dipakai. Bila de terdapat setelah K.
Benda alat angkutan dan dipakai dengan K. Kerja yang menunjukan gerakan atau
perpindahan, maka ini berarti menggunakan alat angkutan tersebut.

Saya pergi dengan (naik) kereta api.


.
Saya datang dengan (naik) taksi.
Bila kita berjalan kaki, de tidak dipakai. Kita memakai ungkapan aruite.
11
Saya pulang dengan jalan kaki dari stasiun.
4. K. Benda (orang/binatang) K. Kerja

setelah K. Benda yang menunjukan orang (binatang) berarti bersama atau


dengan.
.
Saya datang ke Jepang dengan keluarga.
Bila kita melakukan seorang diri, tidak dipakai. Kita memakai ungkapan hitoride.
.
Saya pergi ke Tokyo seorang diri.
5

Kalimat
dipakai pada akhir kalimat. dipakai untuk memberitahukan kepada lawan bicara
yang belum diketahui, atau menekankan penilaian atau pendapat si pembicara kepada
lawan bicara untuk mempertegas.

Apakah kereta api ini jurusan Koushien?


Tidak. Kereta api biasa berikutnya.
.
Diet yang berlebihan kurang baik untuk tubuh.

III.
1

Keterangan Tata Bahasa


K. Benda K. Kerja (K. Kerja Transitif)
Partikel menunjukan Objek atau tujuan dari K. Kerja Transitif.
1 .
Saya minum jus.
[Catatan] dan diucapkan sama. dipakai hanya untuk menulis partikel.

K. Benda shimasu
Objek penderita dari K. Kerja shimasu dalam bahasa Jepang adalah K. Benda yang sangat
luas. Shimasu menyatakan bahwa perbuatan terhadap K. Benda dilakukan. Beberapa
contoh diperlihatkan di bawah ini.
1 Olah raga, permainan, dll.

2 Pertemuan, peristiwa, dll

3 dll.

Bermain sepak bola


Bermain kartu trup
Berpesta
Mengadakan rapat
Mengerjakan PR
Bekerja

Ini adalah pertanyaan untuk menanyakan apa yang dikerjakan.


2 .
Hari Senin anda mengerjakan apa?
.
Saya akan pergi ke Kyoto.
3
Kemarin Anda mengerjakan apa?

Saya akan bermain sepak bola.