Anda di halaman 1dari 3

35

DAFTAR PUSTAKA
Anitasari, S., Rahayu, N.E. 2005. Hubungan frekuensi menyikat gigi dengan
tingkat kebersihan gigi dan mulut siswa sekolah dasar negeri di
kecamatan palaran kota madya samarinda provinsi Kalimantan Timur.
Dental Journal.Vol 38(2) 88-90
Boedihardjo. 1985. Pemeliharaan Kesehatan Gigi Keluarga. Airlangga University
Press. 3-4
Budiharto. 2009. Pengantar ilmu perilaku kesehatan dan pendidikan kesehatan
gigi. Jakarta: EGC. 6-27
Daliemunthe, S.H., 2006. Terapi periodontal. Medan: FK USU. 127-47
Dewanti. 2012. Hubungan tingkat pengetahuan tentang kesehtan gigi dengan
perilaku perawatan gigi pada anak usia sekolah di SDN Pondok Cina 4
Depok. Skripsi Fakultas Keperawatan Program Studi Sarjana. Universitas
Indonesia. 41-69
Ferry, A.B. 2014. Hubungan Pengetahuan Kesehatan Gigi Terhadap DMF-T
OHIS Pada Anak Usia 10-12 Tahun di Makassar. Skripsi Program Studi
Kedokteran Gigi. Universitas Hassanudin. 40-8
Gopdianto, R., Rattu, A.J.M., &Mariati, N.W. 2015. Status kebersihan mulut dan
perilaku menyikat gigi anak SD Negeri 1 Malalayang. Jurnal e-GiGi(eG).
Vol 3(1):130-8
Kuppuswamy V.L., Murthy, S., Sharma, S., Surapaneni K.M., Grover, A., Joshi.A.
2014. Oral hygiene status, knowledge, perceptions, and practices among
school setting in rural south India. OHD. 13(1). March.146-154
Lintang, J., Palandeng, H., Leman, M. 2015. Hubungan tingkat pengetahuan
pemeliharaan kesehatan gigi dan tingkat keparahan karies gigi siswa SDN
tumaluntung Minahasa Utara. Jurnal e-GiGi(eG). 3(2). Juli-Desember.
567-72
Mawuntu, M.W., Pangemanan, D.H.C., Mintjelungan, C. 2015. Gambaran status
kebersihan mulut siswa SD katolik ST.Agustinus Kawangkoan. Jurnal eGiGi(eG). 3(2). Juli-Desember. 252-56
Muttaqin, A., & Sari, K. 2011. Gangguan Gastrointestinal: Aplikasi asuhan
keperawatan medical bedah. Jakarta: Salemba Medika. 173-7

36

Najib, A. 2010. Gambaran tingkat pengetahuan anak-anak sekolah rendah


tentang kebersihan rongga mulut di sekolah kebangsaan Tebrau Bakar
Batu, Johor Bharu, Johor, Malaysia. Fakultas Kedokteran. Universitas
Sumatera Utara. 37-42
Nayana., Umarani. 2014. Knowledge of children regarding oral hygiene : A
school based descriptive study. Journal off Scientific an Innovative
Research. 3(2). 134-8
Notoatmodjo, S. 2010. Metodologi penelitian kesehatan .Jakarta :RinekaCipta.
115-21
Notoatmodjo, S. 2010. Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. 20-3
Oliveira, E.R., Narendran, S., Williamson, D. 2000. Oral health knowledge,
attitudes and preventive practices of third grade school children. Pediatric
Dentistry. 22(5). 395-400
Pintauli, Sondang., 2008. Menuju gigi dan mulut sehat: pencegahan dan
pemeliharaan. Medan: USU Press. 72-9
Prayitno, S. 2013. Tingkat pengetahuan tentang perawata gigi siswa kelas IV dan
V SD Negeri Plempukan kembaran Kecamatan Ambal Kabupaten
Kebumen Tahun Ajaran 2013/2014. Skripsi Fakultas Ilmu Keolahragaan.
Universitas Negeri Yogyakarta. 37-51
Rahmawati.I. Hendrartini, J., &Priyanto, A. 2011.Perilaku kesehatan gigi dan
mulut anak sekolah dasar. Berita Kedokteran Masyarakat. Vol 27(4):180-6
Silaban, S., Gunawan, P.N., &Wicaksono, D. Prevalensi karies gigi geraham
pertama permanen pada anak umur 8-10 tahun di SD kelurahan
kawangkoan Bawah. 1-8
Sutjipto, C., Wowor, V., Kaunang, W. 2013. Gambaraan Tindakan Pemeliharaan
Kesehatan Gigi dan Mulut Anak Usia 10-12 Tahun di SD Kristen Eben
Haezar 02 Manado. Jurnal e-Biomedik (eBM). 1(1). 697-706
Tan, H. Kesehatan Mulut. Dalam: Houwink, B., Dirks, B.,Cramwinckel, A.,
Crialaers, P., Dermaut, L., dkk. 1993. Ilmu Kedokteran Gigi Pencegahan.
Gajah Mada University Press. 276-7
Tarigan, R. 2013. Karies gigi. Edisi 2. Jakarta : EGC. 1-4

37

Warni, L. 2009. Hubungan perilaku murid SD kelas V dan VI pada


kesehatan gigi dan mulut terhadap karies gigi di wilayah
kecamatan Delitua Kabupaten Deli Serdang tahun 2009.
Skripsi Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Sumatera
Utara. 1-3