Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN

STUDI KASUS PEMBOLOSAN SISWA KELAS XII SISWA SMAN 103


JAKARTA TIMUR

DISUSUN OLEH
Caesar Ryanto
1614150003
UNIVERSITAS KRISTEN INDONESIA

Daftar Isi
Daftar isi........................................................................................................

BAB I PENDAHULUAN..............................................................................

1.1 Latar Belakang..............................................................................

1.2 Tujuan Pelaksanaan Study Kasus................................................

1.3 Batas Masalah..............................................................................

BAB II IDENTIFIKASI MASALAH............................................................

2.1 Data Diri Siswa............................................................................

2.2 Latar Belakang Pendidikan Siswa...............................................

2.3 Kebiasaan Belajar siswa..............................................................

2.3.1 Kebiasaan Belajar Di Rumah........................................

2.3.2 Kebiasaan Belajar Di Sekolah......................................

BAB III DIAGNOSA KESULITAN BELAJAR..........................................

3.1 Masalah yang Di Hadapi Siswa...................................................

3.2 Faktor-faktor Penyebab Timbulnya Masalah...............................

3.3 Teknik Pengumpulan Data...........................................................

3.3.1 Observasi.......................................................................

3.3.2 Wawancara....................................................................

BAB IV PENUTUP.......................................................................................

4.1 Kesimpulan..................................................................................

Hasil Wawancara...

BAB I
PENDAHULUAN
1

1.1 Latar Belakang


Dalam kegiatan pembelajaran di sekolah, kita dapat menemukan berbagai jenis sifat dan
karakteristik siswa yang berbeda-beda. Ada sebagian siswa yang sangat suka sekolah karena
mendapatkan ilmu, teman, dan yang lainnya, bahkan ada juga yang sekolah karena hanya
paksaan dari orang tua yang menginginkan anaknya sukses melalui jenjang pendidikan. Bagi
sebagian siswa mungkin sekolah adalah rutinitas yang harus dijalani, tetapi bagi sebagian kecil
siswa lainnya malah bermalas-malasan sekolah, hal ini bisa disebabkan oleh banyak faktor
termasuk tekanan atau permasalah dari anak tersebut, seharusnya siswa diharuskan untuk
bersekolah demi masa depan yang lebih cerah.
Sebagai seorang pengajar yang kesehariannya mengajar disekolah, tentu tidak jarang kita
menangani dan menemukan para siswa yang jarang masuk kekelas tanpa adanya alasan yang
jelas, serta tindakan yang diberikan oleh sekolah tidak membuat siswa jera, maka fenomena atau
kasus seperti ini memerlukan sistem pendidikan yang ketat
Dalam hal ini, maka pada penelitian yang berjudul Studi Kasus Pembolosan Siswa
Kelas XII SMAN 103 Jakarta Timur ini memberikan kontribusi supaya mampu memberikan
perubahan dan penyelasaian masalah Pembolosan siswa ini.
1.2 Tujuan Pelaksanaan Studi
1. Mengetahui Alasan Siswa Membolos Sekolah
2. Menemukan faktor-faktor penyebab siswa membolos
3. Mengatasi supaya tidak ada siswa yang membolos
1.3 Batas Masalah
Hanya sebatas menyelidiki penyebab siswa membolos dan tidak masuk sekolah di
SMAN 103 Jakarta

BAB II
IDENTITAS MASALAH

Didalam pengumpulan data saya memperolah data tentang masalah pembolosan siswa
dengan menggunakan metode wawancara (interview) dan observasi yang saya lakukan dengan
wali kelas XII ips 3 dan siswa yang bersangkutan, adapun data siswa yang diwawancarai yaitu :
2.1

Data Diri Siswa


Identitas Diri Siswa
a.
b.
c.
d.
e.

2.2

Nama
Jenis Kelamin
Tempat Tanggal Lahir
Alamat
Agama

: Farrel Devara
: Laki-laki
: Jakarta, 22 Oktober 1999
: Jl. Soka Kuning Blok II no 12
: Islam

Latar Belakang Pendidikan Siswa


TK
a. Masuk Sekolah
b. Keluar Tahun
c. Nama Sekolah

: 5 Tahun
: 6 Tahun
: Al-Fajar

SD
a. Masuk Sekolah
b. Keluar Tahun
c. Nama Sekolah

: 6 Tahun (2005)
: 12 Tahun (2011)
: SDN 22 Petang Pulogebang

a.
b.
c.
a.
b.
c.

SMP
Masuk Sekolah
Keluar Tahun
Nama Sekolah
SMA
Masuk Sekolah
Keluar Tahun
Nama Sekolah

: 12 Tahun (2011)
: 15 Tahun (2014)
: SMPN 139 Jakarta Timur
: 15 Tahun (2014)
: 18 Tahun (2017)
: SMAN 103 Jakarta Timur

2.3 Kebiasaan Belajar Siswa

Belajar hanya 30 menit


Waktu belajar saat malam hari
Belajar ketika ada ulangan/ ujian saja

BAB III
DIAGNOSA KESULITAN BELAJAR

3.1 Masalah Yang Di Hadapi Siswa


Masalah Belajar
Siswa merasakan tidak pentingnya mengikuti pelajaran yang ada disekolah karena ada
beberapa faktor yang dapat membuat siswa cepat merasa bosan untuk belajar. Hal ini terjadi
akibat siswa yang lebih senang berada diluar sekolah ketimbang berada disekolah.
a) Faktor Internal (dari dalam diri siswa)
Siswa merasa cepat bosan belajar
Tidak suka dengan belajar
4

Masalah Keluarga
b) Faktor Eksternal (dari orang lain / lingkungan )
Orang tua tidak terlalu peduli dengan kegiatan sekolah sekolah anak
Pergaulan yang tidak baik
Pendekatan guru disekolah yang kurang baik
3.2 Faktor-faktor Penyebab Timbulnya Masalah
3.2.1

Masalah Keluarga
Kurang adanya perhatian orang tua dalam pendidikan anak membuat dia

merasa bahwa tidak pentingnya pendidikan karena orang tuanya saja tidak
memperhatikan, bahkan saat pengambilan rapot saja bukan orang tua siswa yang
bersangkutan yang mengambilnya
3.2.2

Masalah Personal
Siswa merasa bahwa tekanan tekanan dan masalah yang sering terjadi
dilingkungan keluarga sering membuat dia tidak semangat untuk pergi kesekolah

3.3.3

Masalah Sekolah
Kurangnya komunikasi antara sekolah dan pihak orang tua yang cepat

mempercayai bahwa siswa yang bersangkutan izin/ sakit membuat pihak sekolah mudah
mempercayai bahwa siswa yang bersangkutan memang benar sakit
3.3 Teknik Pengumpulan Data
3.3.1

Observasi
a. Siswa terkesan berperilaku sedikit nakal
b. Siswa sering berada diluar kelas saat jam pelajaran
c. Siswa sering absen dihari hari tertentu

3.3.2

Wawancara
a. Siswa sering membolos sekolah karena bosan dengan pelajaran disekolah
b. Siswa membolos sekolah dengan teman seangkatan / sekelas
c. Siswa biasa membolos pergi ke warung internet (warnet) / ke warung biasa.
5

d. Siswa membolos sekolah dengan cara mengirim surat atau pesan singkat
dengan alasan sakit/ izin
3.4 Prognosa/Pemecahan Masalah

Pihak sekolah harus bisa mempertegas hukuman atau sanksi ketika ada siswa yang

melakukan hal seperti ini lagi


Pihak sekolah harus lebih sering berkomunikasi dengan orang tua siswa bila anak

didiknya tidak masuk


Siswa harus bisa menjauhi pergaulan yang salah
Siswa harus lebih rajin dan giat dalam bersekolah

BAB IV
PENUTUP

4.1 Kesimpulan
Membolos adalah kegiatan dimana siswa mengalami kemalasan dan tidak mau untuk
mengikuti pelajaran yang diberikan oleh guru tersebut. Dari kasus ini bisa dikatakan bahwa
siswa membolos bukan hanya karena keinginan dari diri sendiri, melainkan ada beberapa faktor
yang menyebabkan seorang siswa membolos, yaitu malas dan teman yang mengajak siswa lain
untuk membolos. Kegiatan membolos ini bisa berdampak negative kepada siswa diantaranya
siswa yang bersangkutan mengalami kesusahan dalam study nya dan dia tidak mengerti pelajaran
tersebut dan bisa membuatnya susah dalam Ujian Semester dan tentunya dia tidak akan lulus.

4.2 Saran
6

Diharapkan kepada kita semua bahwa pendidikan itu sangat lah penting. Kegiatan seperti
membolos tidak akan berguna bagi kehidupan kita sekarang maupun masa yang akan datang, dan
diharapkan juga untuk seluruh sekolah untuk mempertegas sanksi-sanksi yang diberikan kepada
siswa, dan juga komunikasi oleh pihak sekolah dengan orang tua siswa yang bersangkutan
sangatlah membantu dalam mencari apakah siswa tersebut membolos atau tidaknya. Dan
diharapkan kasus seperti ini menurun setiap harinya.

Hasil Wawancara
1. Mengapa Anda sering membolos sekolah?
Karena saat disekolah cepat merasa bosan dan tidak menyukai pelajaran
disekolah, tetapi lebih memilih bermain game atau bermain bersama teman diluar, dan
terkadang tekanan atau permasalahan yang ada dirumah membuat saya masuk ke sekolah

2. Biasanya bagaimana anda membolos tanpa ketahuan oleh guru?


Biasanya saya mengiirim surat dengan alasan sakit atau izin kepada guru bahwa
saat hari itu saya sedang berada dirumah sakit atau sedang ada acara keluarga mendadak

3. Apa kah dari pihak sekolah tidak ada yang menghubungi pihak orang tua?
Saat mengisi biodata disekolah atau dikelas saya mengganti nomor handpohone
orang tua saya dengan nomor handphone saya sendiri, jadi ketika dihubungi oleh pihak
7

sekolah teman saya yang berbicara bahwa saya memang benar pada saat hari itu tidak
masuk, tetapi itu juga jarang ditelpon dari pihak sekolah

4. Biasanya kemana anda pergi saat membolos sekolah?


Biasanya saya dan teman saya pergi ke warnet atau ke warung terdekat untuk
hanya sekedar makan disana dan minum.