Anda di halaman 1dari 4

Pengertian

Prosa adalah karya sastra yang berbentuk cerita yang bebas, tidak terikat oleh rima, irama, dan
kemerduan bunyi seperti puisi. Bahasa prosa seperti bahasa sehari-hari.
Menurut Isinya Prosa dibagi menjadi 2, yaitu:
1. Prosa Fiksi
2. Prosa Non Fiksi
Prosa Non Fiksi ialah karangan yang tidak berdasarkan rekaan atau khayalan pengarang tetapi
berisi hal-hal yang berupa informasi faktual (kenyataan) atau berdasarkan pengamatan
pengarang. Prosa nonfiksi disebut juga karangan semi ilmiah seperti : artikel, tajuk rencana,
opini, biografi, tips, reportase, jurnalisme baru, iklan, pidato dan feature.
Berikut ini merupakan contoh prosa non fiksi:
1. a.

Artikel

ialah karangan yang berisi uraian atau pemaparan yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
1. isi karangan bersumber pada fakta bukan sekedar realita
2. bersifat faktual dengan mengungkapkan data-data yang diketahui pengarang bukan yang
sudah umum diketahui (realita)
3.

uraian tidak sepenuhnya merupakan hasil pemikiran pengarang, tapi mengungkapkan


fakta sesuai objek atau narasumbernya.

4. isi artikel dapat memaparkan hal apa saja seperti, pariwisata, kisah perjalanan, profil
tokoh, kisah pengalaman orang lain, satir atau humor.
contoh artikel pendidikan:
Pentingnya Pendidikan
Pendidikan adalah gerbang menuju kehidupan yang lebih baik dengan memperjuangkan hal-hal
terkecil hingga hal-hal terbesar yang normalnya akan dilewati oleh setiap manusia. Pendidikan
adalah bekal untuk mengejar semua yang ditargetkan oleh seseorang dalam kehidupannya
sehingga tanpa pendidikan, maka logikanya semua yang diimpikannya akan menjadi sangat sulit
untuk dapat diwujudkan.
Faktanya, memang tidak semua orang yang berpendidikan sukses dalam perjalanan hidupnya,
tetapi jika dilakukan perbandingan maka orang yang berpendidikan tetap jauh lebih banyak yang

bisa mengecap kesuksesan daripada orang yang tidak pernah mengecap pendidikan, baik
pendidikan formal maupun non formal. Pendidikan adalah alat untuk mengembangkan diri,
mental, pola pikir dan juga kualitas diri seseorang.
Jika orang yang sudah dibekali ilmu saja terbukti masih ada atau bahkan banyak yang mengalami
kegagalan, lalu bagaimana dengan mereka yang tidak dibekali ilmu sama sekali? Logikanya
sudah pasti mereka akan lebih kesulitan dalam mengembangkan hal-hal yang diminatinya
dengan tujuan untuk mendapatkan level kehidupan yang lebih baik. Proses hidup membutuhkan
teori, dan dengan pendidikan lah teori tersebut bisa didapatkan.
Jangan meyakini opini sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab. Apa pun alasannya,
setiap orang tetap membutuhkan pendidikan. Meskipun pendidikan tidak menjamin kesuksesan
seseorang, namun pendidikan akan membekali anda kualitas diri yang lebih baik sehingga anda
akan lebih berpeluang untuk mendapatkan apa yang anda cita-citakan. Pendidikan merupakan
alat terpenting untuk merealisasikan semua impian anda.
Pendidikan adalah prioritas untuk menjuju kearah yang lebih baik, dan masa depan yang lebih
layak buat Anda.

1. b.

Tajuk Rencana (editorial)

adalah karangan yang bersifat argumentatif yang ditulis oleh redaktur media massa mengenai
hal-hal yang faktual dan aktual (sedang terjadi atau banyak dibicarakan orang). Isi tajuk
merupakan pandangan atau tanggapan dari penulisnya mengenai suatu permasalahan atau
peristiwa. Tajuk rencana diistilahkan dengan editorial.
Contoh Tajuk Recana Tentang Pendidikan di Indonesia:
Komersialisasi Pendidikan
Keluhan datang bertubi-tubi dari orang tua murid. Mereka mengeluhkan besarnya biaya sekolah
negeri dan swasta yang sama-sama ganas dalam melakukan pungutan.
Istilah komersialisasi pendidikan belakangan ini menjadi perhatian. Berbeda dengan tahun-tahun
sebelumnya, keluhan komersialisai pendidikan tahun ini lebih masif. Unjuk rasa masnyarakat
mengatasnamakan keluahn orang tua murid. Pemerintah telah menegaskan bahwa pungutan
boleh dilakukan asalkan terkendali dan tidak bersifat komersial.
Penegasan itu dianggap bukan merupakan suatu pelangaran, namun pembenaran. Sekolah negeri
dan juga perguruan tinggi negeri tak kalah mahal dengan swasta. Contohnya, uang penerimaan
siswa baru SMA negeri di Jakarta Timur sebesar Rp 7.375.000, sementara itu di SMA swasta di
Jakarta Pusat Rp 11.718.000.

Resahnya para orang tua mengingatkan para pengambil keputusan. Kendati Indonesia telah
puluhan tahun merdeka, belum pernah masalah pendidikan ditangani secara serius. Belum selesai
tentang masalah ujian, muncul persoalan kurikulum, kemerosotan mutu, dan sebagainya.
Memang ada langkah maju setapak setelah era reformasi bila dibandingkan dengan era
sebelumnya. Dulu baru sebatas pentingnya pendidikan (pengembangan SDM), kini ada
penambahan alokasi anggaran untuk pendidikan.
Untuk itu, tak perlu kaget saat Jepang mengalokasikan anggaran pendidikan hingga seratus kali
lipat dibandingkan Indonesia. Sebaliknya, harus kaget saaat Banglades, yang merupakan negara
kecil mengalokasikan anggaran pendidikan 2,9 persen dari anggaran nasional mereka. Sementara
itu, Indonesia di era yang bersamaan hanya 1,4 persen.
Pendidikan merupakan tugas untuk masyarakat dan pemerintah. Saat praksis pendidikan tak lagi
dominan sebagai kegiatan sosial tetapi sebagai kegiatan bisnis, hukum dagang ada rupa ada
harga pun berlaku. Penyelenggaran pendidikan serupa dengan lembaga bisnis. Memang dari
sanalah lembaga pendidikan swasta berkembang.
Saat pemerintah juga melakukan praktik yang sama, muncul pertanyaan, negeri dan swasta kok
sama? Lembaga-lembaga sekolah negeri sepertinya ikut ganas dalam melakukan berbagai
macam pungutan.
Anggaran cukup bukanlah segala-galanya. Ketersediaan anggaran baru memenuhi salah satu dari
sejumlah persyaratan praksis pendidikan. Tetapi, ketersediaan anggara mencerminkan keseriusan
perhatian, keberanian dalam memberikan prioritas, dan sesuatu yang tak terselesaikan hanya
menjadi wacana yang berkepanjangan.
(Kompas, Jumat, 13 Juli 2007), tajuk rencana telah disunting oleh admin www.limaratus.com.

3. Opini
adalah tulisan yang berupa pendapat, pikiran atau pendirian seseorang tentang sesuatu. Opini
termasuk bentuk prosa faktual karena meskipun massif bersifat pendapat penulisnya, namun
tetap dalam opini diungkapkan berbagai alasan yang dapat menguatkan pendapat tersebut.
Contoh kalimat OPINI dalam iklan:
RUMAH DIJUAL-BODETABEK
Dijual Cepat, Rumah tipe 48/90 di perumahan Kota Wisata
Cluster Montreal Blok YA 15 No 15. Bebas Banjir, Kondisi
standard dan bagus. Harga 220 jt, nego. Hubungi (021)
82482136, 08128873158
Informasi yang berupa opini adalah:

a.menurut pemasang iklan lokasi perumahan itu bebas banjir (ide pemasang iklan untuk
mempengaruhi pembeli).
b.kondisi standar dan masih bagus (ukuran standar dan bagus tidak jelas, kebenarannya perlu
dibuktikan).
1. ditawarkan dengan harga 220 juta, nego (pemikiran).