Anda di halaman 1dari 8

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Hari / tanggal

: Rabu,17 juni 2015

Waktu

: 10.00 - 10.30 WITA

Tempat

: Ruang Mawar (Nifas)

Sasaran Penyuluhan : Ibu hamil


Penyuluh

:Ulfiana Basyarotul Marhamah

Metode

: Ceramah dan Tanya jawab

Media

: Leaflet

1. Topik Materi
ASI Eksklusif
2. Sub Topik
a. Pengertian ASI Eksklusif
b. Keunggulan ASI Eksklusif dengan susu Formula
c. Manfaat ASI Eksklusif bagi ibu dan bayi
d. Hal-hal yang mempengaruhi produksi ASI
e. Yang Harus Dilakukan Bila Ibu Bayi Bekerja Atau Pergi
3. Tujuan
a. Tujuan Umum
Setelah mengikuti penyuluhan ini, diharapkan ibu-ibu hamil mengetahui dan
memahami mengenai tentang Pentingnya Pemberian ASI Eksklusif untuk bayi.
b. Tujuan Khusus
Setelah mengikuti penyuluhan :
1) Ibu dapat menjelaskan pengertian ASI Eksklusif
2) Ibu dapat menjelaskan apa keunggulan ASI Eksklusif dibandingkan dengan
susu formula
3) Ibu dapat menjelaskan bagaimana manfaat pemberian ASI Eksklusif bagi ibu
dan bayi
4) Ibu dapat menjelaskan halhal apa saja yang dapat mempengaruhi produksi
ASI
5) Cara menyusui yang benar
1

6) Yang Harus Dilakukan Bila Ibu Bayi Bekerja Atau Pergi


4. Materi ( terlampir)
a. Pengertian ASI Eksklusif
b. Keunggulan ASI Eksklusif dibandingkan dengan susu formula
c. Manfaat ASI Eksklusif bagi ibu dan bayi
d. Apa saja hal-hal yang mempengaruhi produksi ASI
e. Cara menyusui yang benar
f. Yang Harus Dilakukan Bila Ibu Bayi Bekerja Atau Pergi
5. Proses Kegiatan Peyuluhan
N
o
1

Tahap

Waktu

Pembukaan

5 menit

Menjawab salam
Mendengarkan
memperhatikan

10
menit

Menjawab/
merespon

Merespon

Mendengar
memperhatikan

Mendengar

Merespon
mengulang

Memperhatikan

Mendengar
memperhatikan

Pengembanga
n

Kegiatan Penyuluh
Mengucapkan salam
Menyampaikan topic
dan tujuan yang akan
dicapai
Menanyakan
pendapat
peserta
tentang
pentingnya
ASI
Menjelaskan
pengertian ASI
Menjelaskan
Keunggulan
ASI
dibandingkan dengan
susu formula
Menjelaskan apa saja
manfaat ASI bagi ibu
dan bayi
Menjelaskan apa saja
hal-hal
yang
mempengaruhi
produksi ASI
Menjelaskan
bagaimana
cara
menyusui bayi yang
benar
A. Menjelaskan Yang
Harus
Dilakukan
Bila
Ibu
Bayi
Bekerja Atau Pergi
Memberikan
kesempatan kepada

Kegiatan Peserta

peserta
bertanya

Penutup

20

menit

untuk

Merangkum materi
yang
dijelaskan
bersama peserta
Memberikan
kesempatan kembali
kepada peserta untuk
bertanya
Memberikan reward
Menutup
dengan
mengucapkan terima
kasih
Memberi salam

Mendengar
memperhatikan

Merangkum materi
bersama penyuluh

Bertanya

Merespon
Menjawab

Merespon

6. Evaluasi
1. Evaluasi struktur
a. Pre planning sudah siap beserta materi untuk peserta
b. Tempat dan peralatan sudah siap
c. Leaflet sudah siap tanggapan tentang materi yang telah diberikan.
2. Evaluasi proses
a. Acara penyuluhan berjalan lancer
b. 75 % undangan hadir
c. 100 % peserta yang hadir dapat mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir
d. peserta aktif mendengarkan dan bertanya
e. ceramah dan tanya jawab berjalan lancer
3. Evaluasi hasil
Ibu hamil dan Ibu Menyusui di sekitar lingkungan Puskesmas Temindung dapat:
a. Menjelaskan pengertian ASI eksklusif
b. Menjelaskan apa Keunggulan ASI dibandingkan dengan susu formula
c. Menjelaskan apa Manfaat ASI tersebut bagi ibu dan bayi
d. Menjelaskan apa saja hal-hal yang mempengaruhi produksi ASI
e. Menjelaskan bagaimana cara menyusui bayi yang benar
f. Yang Harus Dilakukan Bila Ibu Bayi Bekerja Atau Pergi

MATERI PENYULUHAN
PENTINGNYA ASI EKSKLUSIF PADA BAYI

B. Pengertian ASI Eksklusif


ASI adalah emulsi lemak dalam larutan protein, lactose dan garam-garam
organis yang disekresi oleh kedua buah kelenjar payudara ibu, sebagai makanan
utama ASI.ASI eksklusif adalah air susu ibu yang diberikan kepada bayi sebagai
bahan makanan pokok. ASI ekslusif diberikan pada bayi sejak umur 0 6 bulan hanya
diberikan ASI saja tanpa makanan tambahan lainnya dan ataupun minuman lainnya
kecuali sirup obat
C. Keunggulan ASI Eksklusif dibandingkan dengan Susu Formula
4

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

ASI itu gratis


Menambah kekebalan pada tubuh bayi
Mencegah infeksi usus
Meningkatkan kecerdasan
Bayi yang minum ASI bisa meningkat status sosialnya saat dewasa
Menyusui bisa mempererat hubungan ibu dan anak
Menyusui membuat ibu tetap langsing dan sehat.
Dengan menyusui, ibu tidak perlu repot lagi membawa tas dan perlengkapan
lainnya misalnya botol dan termos air hangat seperti saat akan membuat susu

formula
9. ASI tidak perlu dipanaskan lagi, karena ASI selalu pada suhu yang tepat.
D. Manfaat ASI
1. Bagi bayi
a. Membantu bayi memulai kehidupannya dengan baik.
b. Kolostrum/susu jolong/susu pertama mengandung antibodi yang kuat untuk
mencegah infeksi
c. ASI mudah dicerna oleh bayi
d. Kalori dari ASI memenuhi kebutuhan bayi sampai usia enam bulan
e. komposisi sesuai kebutuhan bayi
f. perkembangan psikomotorik bayi lebih cepat
g. menunjang perkembangan penglihatan
1. memperkuat ikatan bathin antara ibu dan anak
2. Bagi Ibu
a. Pemberian ASI selama beberapa hari pertama membuat rahim berkontraksi
dan cepat memperlambat perdarahan.
b. Mempercepat penurunan berat badan
c. Ibu menyusui yang haidnya belum muncul kecil kemungkinan untuk hamil
kembali (menunda kesuburan)
d. Penting bagi ibu untuk mencurahkan kasih sayangnya kepada bayi
e. Mengurangi kemungkinan kanker payudara dan ovarium
f. Mencegah anemia defisiensi zat besi
E. Hal Hal Yang Mempengaruhi Produksi ASI
1. Makanan Ibu
Apabila ibu makan secara teratur, cukup mengandung gizi yang
dibutuhkan akan membantu terbentuknya ASI. Makanan ibu harus memenuhi
jamlah kalori, protein, lemak, vitamin, serta mineral, selain itu minum lebih
banyak dari biasanya 8-12 gelas sehari serta disarankan mengonsumsi daun katuk,
bayam, dan kangkung.
Bahan makanan yang dibatasi untuk ibu menyusui adalah yang
merangsang seperti cabe, merica, kopi, alkohol.Bahan makanan yang membuat
kembung seperti ubi, kol, sawi, dan bawang serta bahan makanan yang banyak

mengandung gula.Tidak disarankan untuk minum jamu setelah melahirkan. Yang


penting tidak ada makanan pantangan untuk ibu menyusui
2. Ketenangan jiwa dan pikiran
Faktor kejiwaan akan mempengaruhi produksi ASI misalnya perasaan
yang tertekan, sedih, kurang percaya diri, dan berbagai ketegangan jiwa. Volume
ASI akan menurun bahkan tidak ada sama sekali.
3. Penggunaan alat konrasepsi
Penurunan produksi ASI biasanya terjadi pada ibu yang menggunakan kontrasepsi
Pil
4. Perawatan payudara
Perawatan payudara harus dimulai sejak masa kehamilan sehingga akan
memperbanyak dan memperlancar produksi ASI
5. Pola menyusui bayi
Menyusui bayinya setiap 2 jam, siang, dan malam hari, sementara hal ini
akan menambah ketersediaan ASI (menyusui selama 10-15 menit di setiap
payudara). Bangunkan bayi jika sudah waktunya untuk disusui.Berikan hanya ASI
pada bayi bukan makanan tambahan lainnya.
F. Cara Menyusui Bayi yang Benar
Ada 5 jenis posisi yang aman untuk ibu menyusui, yaitu
1. The cradle (Posisi Mendekap). Posisi ini sangat baik untuk bayi yang baru lahir.
Bagaimana caranya? Pastikan punggung Anda benar-benar mendukung untuk
posisi ini. Jaga bayi di perut Anda, sampai kulitnya dan kulit Anda saling
bersentuhan. Biarkan tubuhnya menghadap ke arah Anda, dan letakkan kepalanya
pada siku Anda.
2. The cross cradle hold (Posisi Mendekap Silang). Satu lengan mendukung tubuh
bayi dan yang lain mendukung kepala, mirip dengan posisi dudukan tetapi Anda
akan memiliki kontrol lebih besar atas kepala bayi. Posisi menyusui ini bagus
untuk bayi prematur atau ibu dengan puting payudara kecil.
3. The football hold (Posisi Pencengkram/Sepakbola). Caranya, pegang bayi di
samping Anda dengan kaki di belakang Anda dan bayi terselip di bawah lengan
Anda, seolah-olah Anda sedang memegang bola kaki. Ini adalah posisi terbaik
untuk ibu yang melahirkan dengan operasi caesar atau untuk ibu-ibu dengan
payudara besar. Tapi, Anda butuh bantal untuk menopang bayi.
4. Saddle hold (Posisi Duduk). Ini merupakan cara yang menyenangkan untuk
menyusui dalam posisi duduk. Ini juga bekerja dengan baik jika bayi Anda

memiliki pilek atau sakit telinga. Caranya, bayi Anda duduk tegak dengan kaki
mengangkangi Anda sendiri.
5. The lying position (Posisi Berbaring). Menyusui dengan berbaring akan memberi
Anda lebih banyak kesempatan untuk bersantai dan juga untuk tidur lebih banyak
pada malam hari. Anda bisa tidur saat bayi menyusu. Dukung punggung dan
kepala bayi dengan bantal. Pastikan bahwa perut bayi menyentuh Anda.
Jika menyusui pada anak kembar maka ada beberapa tips yakni sebagai berikut.
1. Berikan secara bersamaan
Memberikan ASI secara bersamaan jauh lebih efektif ketimbang harus dilakukan
secara bergantian. Ubah posisi bayi setiap kali menyusu agar kedua payudara
memproduksi ASI dalam jumlah yang sama. Cara ini juga dapat membantu
mengurangi kemungkinan duktus (saluran susu) tersumbat.
2. Beli pompa yang baik
Memompa akan merangsang produksi susu, sehingga Anda tidak perlu khawatir
kekurangan cairan ASI. Gunakan pompa untuk memerah susu pada kedua
payudara pada saat yang bersamaan. Jika memungkinkan, sebaiknya gunakan
pompa elektrik.
3. Minta bantuan
Mintalah dukungan bantuan suami, orang tua atau kerabat lainnya saat akan
menyusui, mengganti popok dan membuat bayi bersendawa setelah menyusui
untuk mengeluarkan angin. Anda juga dapat mencari dukungan dari teman atau
orang tua lain yang memiliki anak kembar dan belajar dari pengalaman mereka.
4. Tenang
Menyusui adalah prioritas. Cari tempat yang tenang agar tidak terganggu.
Nikmati saat-saat bersama Anda dengan bayi. Ingat, jangan lupa untuk menjaga
kondisi kesehatan diri Anda sendiri. Cukupi waktu istirahat, minum banyak air
dan makan makanan yang bergizi. Jika Anda lebih bertenaga saat menyusu, anak
Anda juga akan merasa lebih nyaman.
G. Yang Harus Dilakukan Bila Ibu Bayi Bekerja Atau Pergi
1. Berikan ASI sebelum berangkat dan sesudah pulang kerja.
2. Bila payudara terasa penuh, ASI dapat dikeluarkan dan disimpan
3. ASI dapat disimpan 6 jam pada suhu kamar 24 jam dalam lemari es
4. ASI dimasukkan dalam tempat / gelas / botol yang benar dan bersih.
5. ASI tersebut dapat diberikan kepada bayi segera setelah ibu sampai dirumah.
6. ASI tidak boleh dipanaskan secara langsung di atas api

DAFTAR PUSTAKA
Manuaba, Ida Bagus Gde. 2010. Ilmu kebidanan, Penyakit Kandungan dan Keluarga
Berencana untuk Pendidikan Bidan. Jakarta : EGC.
Prawirohardjo, Sarwono. 2011. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta :
Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Saifuddin, Abdul Bari. 2001. Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal, Jakarta :
JPNKR-POG. Diunduh oleh http://indahtirtya1.wordpress.com/ pada hari Rabu tanggal
16-06-2015 jam 19.00 WITA.