Anda di halaman 1dari 6

INTISARI

STUDI KINETIKA DAN TERMODINAMIKA ADSORPSI LOGAM Pb OLEH


LIMBAH CANGKANG SOTONG (Sepia recurvirostra) DALAM LARUTAN

Oleh :

Dedy Citra Permata (1010412011), *Refinel M.Si, *Prof. Dr. Admin Alif
*Pembimbing, *Laboratorium Elektrokimia, Jurusan Kimia, FMIPA,
Universitas Andalas

Salah satu logam berat yang memiliki kontaminan tingkat bahaya tinggi adalah
plumbum (Pb). Oleh karena itu perlu dibatasi kandungan maksimum logam
berat tersebut dalam air limbah. Proses biosorpsi yang dilakukan dalam
penelitiaan ini menggunakan Cangkang Sotong untuk menyerap ion logam
berat Pb. Hasil terbaik dengan kapasitas tertinggi masing-masing variasinya
diperoleh pada pH 4, dosis adsorben 0,2 g, konsentrasi awal ion logam 175
mg/L, waktu kontak 30 menit, dan suhu 25o C. Kapasitas adsorpsi maksimum
adalah 41,5767 mg/g. Proses adsorpsi ion Pb(II) oleh cangkang sotong
mengikuti persamaan isotherm Freundlich dengan R2 0,989. Hasil penelitian
menunjukkan Pseudo Second Order merupakan data kinetik yang paling cocok
dengan nilai R2 0,997. Studi termodinamika proses penyerapan ion logam Pb(II)
dilakukan dengan parameter energi bebas Gibbs (G), perubahan entalpi
(H) dan perubahan entropi (S) pada suhu 25-40C. Pada penelitian ini
dilakukan karakterisasi cangkang sotong dengan Fourier Transform Infrared
(FTIR) dan Scanning Electron Microscope-Energy Dispersive X-Ray (SEMEDX), Pengukuran konsentrasi ion logam dilakukan dengan Spektroskopi
Serapan Atom (SSA). Penelitian berhasil menunjukkan bahwa limbah cangkang
sotong dapat digunakan sebagai adsorben dalam mengadsorpsi ion logam
berat.
Kata Kunci : Adsorpsi, Cangkang Sotong, Isoterm, Kinetika, Termodinamika

ABSTRACT
STUDY KINETIC AND THERMODYNAMIC ADSORPTION METAL Pb by
CUTTLEFISH SHELL (Sepia recurvirostra) in AQUEOUS

BY :

Dedy Citra Permata (1010412011), *Refinel M.Si, *Prof. Dr. Admin Alif
*Advisor, * Electrochemistry Laboratory, Departement of Chemistry, Math
and Science Faculty, Andalas University

Plumbum (Pb) is one of heavy metal contaminants with a high danger level.
Therefore it need the maximum limit content of heavy metal in any waste water.
The absorption in this research used cuttlefish shell to adsorp the ion of heavy
metal (Pb). The best result was reached at the highest capacity every single
varieties achieved at pH 4, adsorbent dosage 0,2 g, initial concentration of
metal 175 mg/L, interaction time around 30 minutes, and temperature at 25 oC
with maximum adsorption capacity 41,5767 mg/g. The Isotherm data for this
adsorption well to Freundlich equation with R2 0,989. The result indicate
Pseudo Second Order model best describe adsorption kinetic data with R2
0,997. Thermodynamic parameters was evaluated, it was change in the free
energy (G), the entalphy (H) and the entropy (S) at 25-40C.
Characterization of cuttlefish shell was evaluated using Fourier Transform
Infrared (FTIR) and Scanning Electron Microscope-Energy Dispersive X-Ray
(SEM-EDX), Measuring of metal ion concentration evaluated using Atomic
Adsorption Spectroscopy (AAS). This research show that cuttlefish shell could
be employed as an efficient adsorbent for removal heavy metal ion.
Keyword : Adsorption, Cuttlefish shell, Isotherm, Kinetic, Thermodynamic

ii

DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1

Perhitungan Pembuatan Larutan

Lampiran 2

Data Percobaan

Lampiran 3

Contoh Perhitungan
Adsorpsi

Menentukan

iii

Kapasitas

dan

Persen

DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 (a) Sotong utuh (b) Sucker (c) Cangkang ...................................... .3
Gambar 2.2 Skema Spektrometer Serapan Atom ............................................. .7
Gambar 4.1 Pengaruh pH terhadap proses adsorpsi logam Pb(II)..15
Gambar 4.2 Pengaruh dosis adsorben terhadap proses adsorpsi logam Pb(II)16
Gambar 4.3 Pengaruh konsentrasi awal ion logam terhadap proses adsorpsi
logam Pb(II)...17
Gambar 4.4 Pengaruh waktu kontak terhadap adsorpsi logam Pd(II) .............. 18
Gambar 4.5 Pengaruh suhu terhadap adsorpsi logam Pb(II) ........................... 19
Gambar 4.6 Plot e Vs e/qe model Isotherm Langmuir penyerapan ion logam
Pb(II) oleh cangkang sotong ........................................................ 20
Gambar 4.7 Plot log e Vs log qe model Isotherm Freundlich penyerapan ion
logam Pb(II) oleh cangkang sotong. 20
Gambar 4.8 Model kinetika (a) Pseudo-First Order dan (b) Pseudo-Second
Order
penyerapan
ion
logam
Pb(II)
oleh
cangkang
sotong... .21
Gambar 4.9 Plot 1/T Vs Ln KD untuk parameter termodinamika penyerapan ion
logam Pb(II) oleh cangkang sotong.. 22
Gambar 4.10 Gambar 4.10 (a) Spektrum FTIR cangkang sotong sebelum
proses adsorpsi dan (b) Spektrum FTIR cangkang sotong setelah proses
adsorpsi.24
Gambar 411. Karakterisasi EDX Cangkang Sotong..25

iv

DAFTAR TABEL

Tabel 4.1 Tetapan Isoterm Adsorpsi Langmuir dan Freundlich Pada Proses
Adsorpsi Ion Logam Pb(II) Oleh Cangkang Sotong 21
Tabel 4.2 Tetapan Pseudo Second-Order Pada Proses Adsorpsi Ion Logam
Pb(II) Oleh Cangkang Sotong. 22
Tabel 4.3 Parameter Termodinamika Penyerapan Ion Logam Pb(II) Oleh
Cangkang Sotong..23

DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG

Singkatan
Pb
SSA
FTIR
SEM
EDX

Nama

Halaman pertama kali digunakan

Plumbum
Spektroskopi Serapan Atom
Fourier Transform Infrared
Scanning Electron Microscopy
Energy Dispersive X-Ray

i
i
9
10
10

c
q
S
A
N
M
G
Ce
Ci

Kecepatan cahaya
Kapasitas biosorpsi
Daerah tertentu biosorben
Luas penampang
Bilangan Avogadro
Berat molekul ion logam
Energi bebas gibbs
Konsentrasi kesetimbangan
Konsentrasi awal

6
7
8
8
8
8
9
9
13

e
qe
R2
b
n
KF
K
H
S
T
KD

Konsentrasi pada saat setimbang


Kapasitas penyerapan pada saat kesetimbangan
Koefisien korelasi
Konstanta biosorpsi
Intensitas biosorpsi
Konstanta Freundlich
Konstanta kecepatan reaksi
Entalpi
Entropi
Suhu
Konstanta distribusi

20
20
20
21
21
21
22
22
22
22
22

LAMBANG

vi