Anda di halaman 1dari 4

APLIKASI BARIS DAN DERET DALAM EKONOMI BISNIS

Posted by Ryano Ikubaru Novryanto on Monday, December 24, 2012 in Dasar


Ekonomi Ekonomi Matematika | Comments : 1
Ikubaru's Blogzia-Baris dan deret banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya dalam mengukur kecepatan kendaraan
pada speedometer. Dalam speedometer terdapat angka-angka yang memiliki pola tertentu sehingga membentuk sebuah barisan
aritmatika.

Dalam Ilmu Ekonomi baris dan deret banyak digunakan dalam hal menghitung pertumbuhan penduduk dan pangan, mengukur
biaya produksi dan pendapatan, serta menghitung bunga majemuk dalam dunia perbankan.

DASAR-DASAR BARIS DAN DERET

Barisan Aritmatika (Hitung)

Barisan Aritmatika (Hitung) ialah barisan yang perubahan suku-sukunya mempunyai selisih atau perbedaan (b) yang sama. Barisan
aritmatika diperoleh dengan menjumlahkan bilangan tertentu ke bilangan sebelumnya untuk mendapatkan suku berikutnya.
Bentuk umum suku ke-n dalam barisan aritmatika ialah:

Dimana :

Un
a
b
n

= Suku ke n
= Suku pertama
= Beda atau selisih
= Banyaknya suku

Deret Aritmatika (Hitung)

Deret Aritmatika (Hitung) ialah penjumlahan dari suku-suku suatu barisan aritmatika. Bentuk umum jumlah n suku pertama deret
aritmatika ialah:

Dimana :

Sn = Suku ke n
a = Suku pertama
b = Beda atau selisih
n = Banyaknya suku

Barisan Geometri (Ukur)

Barisan Geometri (Ukur) ialah barisan bilangan dengan perbandingan setiap suku dengan suku sebelumnya selalu sama.
Perbandingan setiap suku berurutannya disebut rasio (r). Bentuk umum dari Barisan Geometri (Ukur) ialah:

Deret Geometri (Ukur)

Deret Geometri (Ukur) ialah penjumlahan dari suku-suku suatu barisan geometri (Ukur). Bentuk umum dari Deret Geometri
(Ukur) ialah:

Dimana :

Un
a
r
n

= Suku ke n
= Suku pertama
= rasio
= Banyaknya suku

APLIKASI DALAM ILMU EKONOMI BISNIS

Deret dalam Mengukur Pertumbuhan Penduduk

Menurut Robert Malthus, dalam mengukur Pertumbuhan Penduduk mengikuti Barisan Geometri (Ukur), sedangkan Pertumbuhan
Pangan mengikuti Barisan Aritmatika (Hitung).
Secara Matematis dapat dirumuskan:

Dimana :

Pt
Pi
r
t

= Jumlah penduduk pada periode t


= Jumlah penduduk pada awal periode
= pertumbuhan penduduk (%)
= Selisih waktu pada awal periode hingga periode t

Contoh:
Di Kota A pada tahun 2000 jumlah penduduknya sebnayak 2.000.000 jiwa dab menurut historis perhitungan tingkat pertumbuhan
penduduknya sebesar 2% / tahun. Berapa jumlah penduduk di Kota A tahun 2004?

Barisan dalam Usaha Bisnis

Penerapan barisan bagi dunia bisnis yang lebih sesuai adalah Barisan Aritmatika. Karena apabila diukur dengan barisan geometri,
variabel-variabel ekonomi seperti biaya produksi, modal, pendapatan, tenaga kerja akan kesulitan untuk mengikutinya dalam arti
segera memenuhinya.
Contoh: Stok barang PT. X pada bulan 1 sampai dengan 10, setelah dihitung rata-rata permintaan barang tersebut ialah 7.
Berapakah stok barang pada bulan ke-6

Deret dalam Mengukur Bunga Majemuk

Model deret untuk bunga majemuk (Bunga berbunga) ialah baris geometri khususnya bagi hutang piutang. Hal ini berlaku bagi
dunia perbankan. Transaksi dengan model ini disebut kredit.
Rumus:

Rumus ini untuk kredit system pembayaran suku bunga yang dibayarkan setahun sekali. Sebaiknya jika suku bunga dibayarkan
lebih dari satu kali dalam setahun rumusnya menjadi:

Contoh :
Mr. Bean kredit mobil dengan uang muka 10.000.000, sisa kreditnya yaitu 30.000.000 dengan suku bunga kredit 2% / bulan dalam
jangka waktu 2 tahun. Berapakah jumlah kredit setelah jatuh tempo pelunasan dan berapakah jumlah harga mobil?

Referensi:
Anwar,
Cecep,
Sunyoto,
Danang.
Sulistiyono. 2007. SPM Matematika.

dkk.
2011.

2008.
Matematika

Matematika
Ekonomi

dan

Aplikasi.
Bisnis.