Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN KASUS

TRIGGER FINGER
BAGIAN BEDAH ORTHOPEDI
RST dr. SOEJONO

Disusun oleh:
Nama : Triayuni K
Nim : 01.207.5570

Pembimbing : dr. Basuki Widodo. Sp. OT

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG
SEMARANG
2011

I.

II.

Identitas
Nama
Umur
Alamat
Jenis kelamin
Agama
Suku bangsa
Status perkawinan
Tanggal periksa

: Endang Setyawati
: 51 Tahun
: Jl. Marga cakra 6-6 Purworejo
: Wanita
: Islam
: Jawa
: Sudah menikah
: 28 0ktober 2011

DATA DASAR
1. SUBJEK
A. anamnesis:
Autoanamnesis dilakukan di bangsal Edelweis pada tanggal 28
oktober 2011.
1. Riwayat penyakit sekarang

Keluhan utama

Kualitas
Kuantitas

: Ibu jari sulit

kembali setelah tertekuk.


Onset : sejak 3 bulan yang lalu.
: nyeri saat jari posisi flexi.
: nyeri hilang timbul.
Faktor memperberat
: saat ibu
jari tertekuk sangat nyeri.
Faktor memperingan
: dengan

bantuan
membalikkan

pasien

tangan
ibu

kanan
jari

pelan-pelan
Gejala penyerta : Kronologi
mengeluhkan ibu jari kirinya

dengan

sulit

dikembalikan setelah tertekuk, dirasakan sejak 3 bulan yang


lalu. Nyeri sangat terasa saat pasien mengangkat, terkadang
perlu bantuan tangan kanan untuk membalikkan ibu jari

yang tertekuk, pasien tidak ada riwayat pernah jatuh/ terkilir


sebelumnya, pasien beraktifitas selayaknya ibu rumah
tangga. Selanjutnya pasien berobat ke Poli bedah RST dr.
Soejono.
2. Riwayat penyakit dahulu
Riwayat sakit seperti ini 1 tahun yang lalu pada ibu jari
kanan.
Riwayat operasi pada tendon ibu jari kanan.
3. Riwayat penyakit keluarga

Tidak ada keluarga yang sakit seperti ini.


4. Riwayat sosial ekonomi

Pasien bekerja sebagai PNS perawat.


2. OBJEKTIF
A. pemeriksaan fisik
pemeriksaan fisik : tanggal 28 oktober 2011
keadaan umum
: baik
kesadaran
: composmentis
Tanda vital
tekanan darah
: 120/80 mmHg
nadi
: 84x/menit
RR
: 24x/menit
Suhu
: 36,50C
Kulit
: kulit kering (-)
Kepala
: mesocephal

Mata : konjungtiva palpebra anemis (-),

sclera ikterik (-)


Hidung
: nafas cuping (-), discharge

Telinga
Mulut
Tenggorok

(-), septum deviasi (-)


: discharge (-)
: bibir kering (-), sianosis (-)
: faring hiperemis (-)
Leher
: simetris, deviasi trachea (-),
pembesaran limfonodi (-)

Thorax

Jantung

Inspeksi

: simetris, bernafas dengan

abdominal torakal
Palpasi
: stem fremitus kanan = kiri
Perkusi
: sonor
Auskultasi : SD vesikuler
Inspeksi

: ictus cordis tidak tampak

Palpasi

: ictus cordis teraba di ICS 5,

2 cm ke medial
Perkusi
- Batas atas
- Pinggang
-

Ekstremitas

- Kanan

: ics 2 sternalis kiri


: ics 3 parasternalis kiri
Kiri : ics 5 linea midclavikularis 2cm ke
medial
: ics 5 sternalis kanan
Auskultasi : bising (-), HR regular.

Superior
Ka/ki
-/-/<2/<2

Sianosis
Akral dingin
Capp refill

Inferior
Ka/ki
-/-/<2/<2

B. Status Lokalis
Ibu jari kiri

Look : deformitas (+), swelling(-), eritem (-),

III. ASSESMENT
Trigger finger

hematom (-)
Feel
: tenderness (+), warm (-)
Movement
: gerakan terbatas

IV.

Pre Op (sebelum pembedahan)

V.

Post Op (setelah pembedahan)

VI.

DIAGNOSIS BANDING
Trigger finger et kausa idiopatik
Trigger finger et kausa overuse hand
Trigger finger et kausa infeksi
Trigger finger et kausa metabolic
VII. INITIAL PLAN
Ip dx
: darah rutin, gula darah, X-ray metacarpal
Ip Tx
:
- medika mentosa injeksi kortikosteroid (metilprednisolon)
- operatif pembedahan (open surgical release)

Ip Mx :
- KU tanda-tanda vital.
- Penyembuhan luka ganti balut tiap hari, periksa capillary reffil.
Ip Ex
:
- Menjelaskan kepada pasien untuk dilakukan terapi injeksi
kortikosteroid terlebih dahulu. Apabila tidak memberikan hasil
yang signifikan selanjutnya dilakukan pembedahan.
- Menjelaskan komplikasi post operasi yang mungkin terjadi