Anda di halaman 1dari 3

HOMEWORK

Belajar anamnesis pemfis THT KL


TONSILITIS
Definisi

Tonsilitis adalah peradangan tonsil palatina yang merupakan bagian dari cincin Waldeyer.

ditandai dengan peradangan tonsil, sakit tenggorok, gangguan menelan dan


pembesaran kelenjar limfe leher. Peradangan biasanya meluas hingga ke adenoid
maupun tonsil lingual dan seringkali bersamaan dengan faring yang dinamakan
faringotonsilitis.
Anatomi
Tonsil adalah massa yang terdiri dari jaringan limfoid dan ditunjang oleh jaringan ikat dengan kriptus
didalamnya. Terdapat 3 macam tonsil yaitu tonsil faringeal (adenoid), tonsil palatina dan tonsil lingual
yang ketiga-tiganya membentuk lingkaran yang disebut cincin waldeyer.

Dalam pengertian sehari-hari yang dimaksud dengan tonsil adalah tonsila palatina, sedang tonsila
faringeal lebih dikenal sebagai adenoid.
Untuk kepentingan klinis, faring dibagi menjadi 3 bagian utama: nasofaring, orofaring, dan
laringofaring. Satu pertiga bagian atas atau nasofaring adalah bagian pernafasan dari faring dan
tidak dapat bergerak kecuali palatum molle bagian bawah. Bagian tengah faring disebut
orofaring, meluas dari batas bawah palatum molle sampai permukaan lingual epiglotis. Bagian
bawah faring dikenal dengan nama hipofaring atau laringofaring, menunjukkan daerah jalan
nafas bagian atas yang terpisah dari saluran pencernaan bagian atas.
Pada orofaring yang disebut juga mesofaring, terdapat cincin jaringan limfoid yang
melingkar dikenal dengan Cincin Waldeyer, terdiri dari Tonsila pharingeal (adenoid), Tonsila
palatina, dan Tonsila lingualis.

1.Pharyngeal tonsil
2. Palatine tonsil
3. Lingual tonsil
4. Epiglottis

Klasifikasi dan Etiologi

Macam-macam tonsillitis
1. Tonsillitis akut

Dibagi lagi menjadi 2, yaitu :


a. Tonsilitis viral
Ini lebih menyerupai common cold yang disertai rasa nyeri tenggorok. Penyebab paling
tersering adalah virus Epstein Barr.
b. Tonsilitis Bakterial
Radang akut tonsil dapat disebabkan kuman grup A stereptococcus beta hemoliticus yang
dikenal sebagai strept throat, pneumococcus, streptococcus viridian dan streptococcus
piogenes. Detritus merupakan kumpulan leukosit, bakteri yang mulai mati.
c. Tonsilitis membranosa
- Tonsilitis Difteri
Penyebabnya yaitu oleh kuman Coryne bacterium diphteriae, kuman yang termasuk
Gram positif dan hidung di saluran napas bagian atas yaitu hidung, faring dan laring.
d. Angina Plout Vincent (stomatitis ulcer membranosa)
Penyebab penyakit ini adalah bakteri spirochaeta atau triponema yang didapatkan pada
penderita dengan higiene mulut yang kurang dan defisiensi vitamin C. Gejala berupa
demam sampai 39 C, nyeri kepala ,badan lemah dan kadang gangguan pecernaan.
2. Tonsilitis kronik
Tonsilitis kronik disebabkan oleh polibakterial seperti Streptokokus alfa dan beta
hemolitikus, S. aureus, H. Influenza dan bacteriodes. Faktor predisposisi timbulnya tonsilitis
kronis ialah rangsangan yang menahun dari rokok, pajanan radiasi, beberapa jenis makanan,
higiene mulut yang buruk, pengaruh cuaca kelemahan fisik dan pengobatan tonsilitis yang tidak
adekuat.
RHINOSINUSITIS
Anatomi
Definisi
Epidemiologi
Etiologi
Klasifikasi
Faktor Resiko
Patogenesis