Anda di halaman 1dari 18

FAKULTI PENDIDIKAN DAN BAHASA

HBIS2103
PENGAJIAN ASUHAN TILAWAH AL-QURAN II

NAMA
NO.MATRIKULASI

:
:

NURHAYATI BINTI ISKAANDAR

760905125652001

NO.KAD PENGENALAN

760905-12-5652

NO.TELEFON

0135456150

E-MAIL

nurhayati.iskandar76@gmail.com

NAMA TUTOR

USTAZ WAN AZMI BIN WAN OMAR

PUSAT PEMBELAJARAN

PPT OUM TAWAU

SEMESTER MEI 2015

HBIS2103 PENGAJIAN ASUHAN TILAWAH AL-QURAN

ISI KANDUNGAN

HALAMAN

1.0

PENGENALAN

2.0

BUKTI KEKUASAAN ALLAH S.W.T


2.1

KEAJAIBAN AL-QURAN DAN ILMU


PENGETAHUAN

2.2

LANGIT YANG MENGEMBANG

2.3

GUNUNG YANG BERGERAK

2.4

AL-QURAN BERKENAAN PERGERAKKAN


BUMI

3.0

CARA MENSYUKURI NIKMAT ALLAH S.W.T

3.1

BERSYUKUR DENGAN ANGGOTA BADAN

3.2

BERSYUKUR DENGAN LISAN

3.3

BERSYUKUR DENGAN HATI

10

4.0

LAMPIRAN PERSEDIAAN MENGAJAR

11

5.0

KESIMPULAN

16

RUJUKAN

17

HBIS2103 PENGAJIAN ASUHAN TILAWAH AL-QURAN

1.0

PENGENALAN

Manusia kadang-kadang gagal menggunakan akal fikiran mereka sepenuhnya dan


hampir tidak menyedari bahawa di sekitar dan sekeliling mereka terdapat berbagai-bagai
tanda kebesaran Allah s.w.t. Contohnya seperti tumbuh-tumbuhan, haiwan, fenomenafenomena alam seperti gempa bumi, taufan, banjir, kilat, hujan, gerhana, gunung berapi
dan sebagainya adalah tanda-tanda kebesaran Allah yang perlu difikirkan oleh manusia.
Selain itu, jika diperhatikan, setiap inci tubuh manusia sendiri terdapat pelbagai tanda
yang menunjukkan kebesaran dan kehebatanNya sebagai pencipta yang Maha Agung.
Allah s.w.t. memberikan kelebihan kepada manusia iaitu akal dan fikiran agar
manusia mampu untuk berfikir tentang rahsia-rahsia yang terdapat di langit dan di bumi
untuk membawa mereka menuju kea rah pemikiran yang benar. Dalam ayat al-Quran
juga banyak terdapat perbincangan-perbincangan mengenai aspek-aspek alam dan segala
hal yang berkaitan dengannya sebagai bukti tentang kekuasaan Allah s.w.t dan tandatanda kebesaran Allah S.W.T.
Namun begitu, fungsi akal untuk memahami hakikat kebesaran dan kekuasan
Allah s.w.t sangat terhad kerana kita sebagai manusia biasa hanya mampu menafsirkan
apa yang dilihat dalam pengertian yang sempit sehingga manusia tidak tahu
bagaimanakah cara-caranya untuk mengakui tentang kekuasaan Allah s.w.t . tersebut.
Oleh kerana kasih sayang Allah s.w.t. terhadap manusia maka Allah telah menurunkan
mukjizat berbentuk risalah tauhid yang mengandungi ajaran-ajaran, perintah-perintah dan
larangan-laranganNya yang disampaikan oleh para utusanNya iaitu para Nabi dan Rasul.

Oleh itu, marilah kita sama-sama menyingkap pengertian sebenar mengenai


tanda-tanda kebesaran Allah dan menghayati dengan sedalam-dalamnya hikmah seluruh
penciptaanNya serta sentiasa bersuykur dengan nikmat pemberianNya.

HBIS2103 PENGAJIAN ASUHAN TILAWAH AL-QURAN

2.0

BUKTI KEKUASAAN ALLAH S.W.T


2.1

KEAJAIBAN AL-QURAN DAN ILMU PENGETAHUAN

Benar kiranya jika Al Quran disebut sebagai mukjizat. Bagaimana tidak, ternyata ayatayat Al Quran yang diturunkan di abad ke 7 masihi di mana ilmu pengetahuan belum
berkembang (pada saat itu orang menyangka bumi itu rata dan matahari mengelilingi
bumi), sesuai dengan ilmu pengetahuan moden yang ditemukan oleh manusia.
Sebagai contoh ayat di bawah:



Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu
keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya.
Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada
juga beriman?Al Anbiyaa ( 20 ) : 30
Disaat itu, orang tidak mengetahui bahawa langit dan bumi itu awalnya satu. Ternyata
ilmu pengetahuan moden seperti teori Big Bang menyatakan bahwa alam semesta (bumi
dan langit) itu dulunya satu. Kemudian akhirnya pecah menjadi seperti sekarang ini.
Kemudian ternyata benar segala yang bernyawa, termasuk tumbuhan bersel satu pasti
mengandung air dan juga mengiginkan air. Kewujudan air adalah satu indikasi adanya
kehidupan di suatu planet. Tanpa air, mustahil ada kehidupan. Inilah satu kebenaran ayat
Al Quran.
Tatkala merujuk kepada matahari dan bulan di dalam Al Quran, ditegaskan bahwa
masing-masing bergerak dalam orbit atau garis edar tertentu.

Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan.Masingmasing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya. Al Anbiya ( 21) : 33

HBIS2103 PENGAJIAN ASUHAN TILAWAH AL-QURAN

Disebutkan pula dalam ayat yang lain bahwa matahari tidaklah kekal di satu tempat
sahaja, tetapi bergerak dalam garis edar tertentu:

Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha
Perkasa lagi Maha Mengetahui. Ya sin ( 36 ) : 38

2.2

LANGIT YANG MENGEMBANG

Dalam Al Quran, yang diturunkan 14 abad silam pada waktu ilmu astronomi
masih terbelakang, mengembangnya alam semesta digambarkan sebagaimana berikut ini:

Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benarbenar meluaskannya. Az Zariyat ( 51 ) : 47
Menurut Al Quran langit diluaskandan mengembang. Dan inilah kesimpulan yang
dicapai ilmu pengetahuan masa kini.Alam semesta telah mengembang secara terusmenerus dengan kelajuan yang sangat dahsyat. Para ilmuwan menyamakan peristiwa
mengembangnya alam semesta seperti permukaan belon yang sedang ditiup.
Hingga awal abad ke-20, satu-satunya pandangan yang umumnya diyakini di
dunia ilmu pengetahuan adalah bahwa alam semesta bersifat tetap dan telah ada sejak
dahulu kala tanpa permulaan. Namun, penelitian, pengamatan, dan perhitungan yang
dilakukan dengan teknologi modern, mengungkapkan bahwa alam semesta sesungguhnya
memiliki permulaan, dan ia terus-menerus mengembang.
Pada awal abad ke-20, fisikawan Rusia, Alexander Friedmann, dan ahli kosmologi
Belgia, George Lemaitre, secara teoritis menghitung dan menemukan bahwa alam
semesta senantiasa bergerak dan mengembang.

HBIS2103 PENGAJIAN ASUHAN TILAWAH AL-QURAN

Fakta ini dibuktikan juga dengan menggunakan data pengamatan pada tahun
1929. Ketika mengamati langit dengan teleskop, Edwin Hubble, seorang astronom
Amerika, menemukan bintang-bintang dan galaksi terus bergerak saling menjauhi.
2.3

GUNUNG YANG BERGERAK



Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia
berjalan sebagai jalannya awan. Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan
kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu
kerjakan.

An Naml ( 27 ) :88

Pada 14 abad yang lampau seluruh manusia menyangka gunung itu diam tidak
bergerak.Namun dalam Al Quran disebutkan gunung itu bergerak.Gerakan gununggunung ini disebabkan oleh gerakan kerak bumi tempat mereka berada. Kerak bumi ini
seperti mengapung di atas lapisan magma yang lebih rapat. Pada awal abad ke-20, untuk
pertama kalinya dalam sejarah, seorang ilmuwan Jerman bernama Alfred Wegener
mengemukakan bahwa benua-benua pada permukaan bumi bersatu pada masa-masa awal
bumi, namun kemudian bergeser ke arah yang berbeza-beza sehingga terpisah ketika
mereka bergerak dan saling berjauhan.
Para ahli geologi memahami kebenaran pernyataan Wegener baru pada tahun
1980, yakni 50 tahun setelah kematiannya. Sebagaimana pernah dikemukakan oleh
Wegener dalam sebuah tulisan yang diterbitkan pada tahun 1915, sekitar 500 juta tahun
lalu seluruh tanah daratan yang ada di permukaan bumi awalnya adalah satu kesatuan
yang dinamakan Pangaea. Daratan ini terletak di kutub selatan.Sekitar 180 juta tahun
lalu, Pangaea terbelah menjadi dua bagian yang masing-masingnya bergerak ke arah yang
berbeza. Salah satu daratan atau benua raksasa ini adalah Gondwana, yang meliputi
Afrika, Australia, Antartika dan India. Benua raksasa kedua adalah Laurasia, yang terdiri

HBIS2103 PENGAJIAN ASUHAN TILAWAH AL-QURAN

dari Eropa, Amerika Utara dan Asia, kecuali India. Selama 150 tahun setelah pemisahan
ini, Gondwana dan Laurasia terbagi menjadi daratan-daratan yang lebih kecil.
Benua-benua yang terbentuk menyusul terbelahnya Pangaea telah bergerak pada
permukaan Bumi secara terus-menerus sejauh beberapa sentimeter per tahun. Peristiwa
ini juga menyebabkan perubahan perbandingan luas antara wilayah daratan dan lautan di
Bumi.Tidak dipersoalkan lagi, ini adalah salah satu kejaiban Al Quran bahwa fakta
ilmiah ini, yang baru sahaja ditemukan oleh para ilmuwan telah dinyatakan dalam Al
Quran.

Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan dan Kami turunkan hujan dari
langit lalu Kami beri minum kamu dengan air itu dan sekali kali bukanlah kamu yang
menyimpannya. Al Hijr ( 15 ) : 22
2.4

AL-QURAN BERKENAAN PERGERAKAN BUMI

Ayat Al Qur'an yang menerangkan tentang hubungan antara bumi, bulan dan
matahari yang terlengkap , terdapat pada surat Yassin ayat 37 sampai dengan ayat 40
yang berbunyi ;
.


Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah malam; Kami
tanggalkan siang dari malam itu, maka dengan serta merta mereka berada dalam
kegelapan,(37) dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan
Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.(38) Dan telah Kami tetapkan bagi bulan
manzilah-manzilah, sehingga (setelah dia sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah
dia sebagai bentuk tandan yang tua.(39) Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan
bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada
garis edarnya. Yaasin ( 36) : 37- 40
Menurut Firman Allah pada surat Al Jatsiyah ayat 13, bahwa kita harus mempelajari
tentang keberadaan bumi dan benda-benda langit lainnya berdasarkan tanda-tanda yang
6

HBIS2103 PENGAJIAN ASUHAN TILAWAH AL-QURAN

terlihat dan menganalisa petunjuk yang difirmankanNYA, supaya dapat diambil pelajaran
bagi orang-orang yang mau perpikir dan mensyukuri rahmat Allah ;



Dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi
semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu
benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berpikir.
Al Jatsiyah ( 45 ): 13)
Perhatikanlah tanda tanda kejadian alam kemudian lengkapi dengan keterangan ayatayat seperti dibawah ini ;
1. Dari firman Allah yang berbunyi




Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan
siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal.Ali Imran ( 3 ) : 190 .
Ertinya kejadian siang dan malam berlangsung secara berulang-ulang dan terjadi setiap
satu siklus yaitu Siang dan malam (24 jam).
3.0

CARA MENSYUKURI NIKMAT ALLAH S.W.T

Bersyukur atas segala kenikmatan yang Allah berikan kepada kita adalah suatu hal yang
diperintahkan oleh Allah subhanahu wa taala terdapat di dalam banyak ayat Al-Quran.
Di antaranya adalah firman Allah taala:

Wahai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang
Kami berikan kepada kalian dan bersyukurlah kepada Allah jika benar-benar kepadaNya kalian menyembah. . [QS Al Baqarah: 172]

HBIS2103 PENGAJIAN ASUHAN TILAWAH AL-QURAN

Di dalam ayat yang lain, Allah taala berfirman:


.
Sesungguhnya yang kalian sembah selain Allah itu tidak mampu memberikan rezki
kepada kalian. Maka mintalah rezki itu di sisi Allah, sembahlah Dia, dan bersyukurlah
kepada-Nya. Hanya kepada-Nyalah kalian akan dikembalikan. [QS Al Ankabut: 17]
Bersyukur kepada Allah taala ertinya adalah menjalankan ketaatan kepada Allah
dengan cara menjalankan segala perintah-Nya dan meninggalkan segala larangan-Nya.
Bersyukur kepada Allah taala atas nikmat-nikmat-Nya bukanlah sekedar dengan
mengucapkan hamdalah atau bersujud syukur. Akan tetapi ada cara lain yang lebih umum
untuk bersyukur kepada Allah azza wa jalla. Ada tiga cara bersyukur yang disebutkan
oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah di dalam kitab Al Qaulul
Mufid (1/268) iaitu :3.1

BERSYUKUR DENGAN ANGGOTA BADAN

Iaitu dengan cara menggunakannya untuk melaksanakan berbagai ketaatan kepada Allah
taala.Demikianlah cara-cara bersyukur kepada Allah azza wa jalla atas nikmat-Nya.
Dengan bersyukur, maka nikmat Allah akan semakin bertambah. Sebaliknya, jika tidak
bersyukur, maka azab dari Allah akan datang mengancam. Allah berfirman:


Sesungguhnya jika kalian bersyukur, pasti Aku akan menambah (nikmat) kepada kalian;
dan jika kalian mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat
pedih.(QS Ibrahim :7)

HBIS2103 PENGAJIAN ASUHAN TILAWAH AL-QURAN

Mengamalkan ilmu dan mengajarkannya kepada orang lain adalah bentuk mensyukuri
nikmat ilmu. Menafkahkan harta di jalan Allah adalah bentuk mensyukuri nikmat harta.
Mengonsumsi makanan untuk menyehatkan tubuh dan tidak membuangnya adalah
bentuk mensyukuri nikmat makanan.Demikianlah seterusnya.
3.2

BERSYUKUR DENGAN LISAN

Iaitu dengan memperkatakan kepada orang lain tentang nikmat yang Allah berikan
kepadanya sebagai bentuk rasa syukur dan pengakuan kepada Allah, bukan dengan tujuan
untuk membanggakan diri dan menimbulkan rasa iri hati kepada orang lain.
Allah taala berfirman:

dan terhadap nikmat Rabbmu, maka hendaklah kamu siarkan. [QS Adh Dhuha: 11]
Contohnya adalah kisah seorang yang buta lalu disembuhkan oleh Allah dan dianugerahi
kambing yang banyak. Ketika datang seorang malaikat utusan Allah untuk mengujinya
dengan meminta seekor kambingnya, lelaki itu menjawab: Dahulu aku adalah seorang
yang buta, lalu Allah mengembalikan penglihatanku kepadaku. Dahulu aku adalah
seorang yang miskin, lalu Allah memberikan kekayaan kepadaku. Maka silakan ambil
apa yang engkau inginkan. Cerita ini adalah tanda orang yang bersyukur terhadap
nikmat pemberian Allah taala.

HBIS2103 PENGAJIAN ASUHAN TILAWAH AL-QURAN

3.3

BERSYUKUR DENGAN HATI.


Syukur dengan hati dilakukan dengan menyedari sepenuhnya bahwa nikmat yang

diperoleh adalah semata-mata kerana anugerah dan kemurahan Ilahi. Syukur dengan hati
menghantar manusia untuk menerima anugerah dengan penuh kerelaan tanpa mengeluh
dan keberatan walau pun kecilnya nikmat tersebut. Syukur ini juga mengharuskan yang
bersyukur menyedari betapa besar kemurahan, dan kasih sayang Ilahi sehingga terlontar
dari lidahnya pujian kepada-Nya.
Seorang yang bersyukur dengan hatinya saat ditimpa malapetaka pun, boleh memuji
Allah, bukan atas malapetaka itu, tetapi kerana ia terbayang bahawa yang dialaminya itu
sudah semestinya lebih kecil dari kemungkinan lain yang akan terjadi. Dari kesedaran
tentang makna-makna di atas, seseorang akan tersungkur sujud untuk menyatakan
perasaan syukurnya kepada Allah.
Sujud syukur adalah tanda dari kesyukuran dengan hati, yang dilakukan saat hati dan
fikiran menyedari betapa besar nikmat yang dianugerahkan Allah. Bahkan sujud syukur
dapat dilakukan disaat melihat penderitaan orang lain dengan membandingkan
keadaannya dengan keadaan orang yang sujud.
Sujud syukur dilakukan dengan meletakkan semua anggota sujud di lantai yakni dahi,
kedua telapak tangan, kedua lutut dan kedua ujung jari kaki seperti melakukan sujud
dalam shalat. Sujud syukur hanya cukup dengan sekali sujud, bukan dua kali
sebagaimana dalam shalat kerana sujud syukur itu bukan sebahagian dari solat, maka
kebanyakkan ulama berpendapat bahwa sujud sah walaupun dilakukan tanpa berwudu,
karena sujud dapat dilakukan bila-bila masa dan secara spontan. Namun sujud adalah
sangat baik apabila disertai dengan berwudu
Allah taala berfirman:

Apa saja nikmat yang ada pada anda semua, Maka dari Allah-lah (datangnya). [QS
An-Nahl:53]

10

HBIS2103 PENGAJIAN ASUHAN TILAWAH AL-QURAN

Kita memohon taufiq kepada Allah taala untuk dapat sentiasa bersyukur atas
segala nikmat-Nya dan mengampuni segala kekurangan kita.

4.0

LAMPIRAN PERSEDIAAN MENGAJAR

RANCANGAN PENGAJARAN DAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ISLAM

Tingkatan

Tiga Ibnu Khaldun

Masa

80 Minit

Tarikh

06 Julai 2015

Tajuk/Tema

Bukti kekuasaan Allah dan cara mensyukuri nikmatNya (surah Al-

Araf
ayat 57-58) (Ayat Kefahaman)
Fokus

Merenungi,memikir dan memahami bukti kekuasaan Allah melalui


kejadian alam

Penghayatan :

Yakin terhadap kebenaran Al-Quran


Bersyukur di atas segala nikmat

Hasil Pembelajaran

Aras 1 :
1. Menyatakan maksud ayat secara ijmali.
2. Menyenaraikan bukti-bukti kekuasaan Allah berdasarkan ayat .
3. Menyatakan perbandingan orang yang bersyukur dengan orang yang ingkar.

11

HBIS2103 PENGAJIAN ASUHAN TILAWAH AL-QURAN

Aras 2 :

Menceritakan bagaimana Allah swt menggerakkan langit dan gunung.

Menyatakan perkaitan antara isi Al Quran pergerakan bumi

Menjelaskan cara-cara bersyukur dengan nikmat Allah

Aras 3 :
1. Menyatakan iktibar yang boleh diambil daripada bukti kekuasaan Allah .
2. Menerangkan pengajaran ayat dan mengambil iktibar daripadanya.
3. Menghuraikan kepentingan penyelidikan untuk kemajuan agama , bangsa dan
negara
Isi Pengajaran

1. maksud ayat secara ijmali.


2. Bukti-bukti kekuasaan Allah berdasarkan ayat .
3. Perbandingan orang yang bersyukur dengan orang yang ingkar.
4. Bagaimana Allah swt menggerakkan langit dan gunung.
5. Perkaitan antara isi Al Quran pergerakan bumi
6. Cara-cara bersyukur dengan nikmat Allah
7. Iktibar yang boleh diambil daripada bukti kekuasaan Allah .
8. Pengajaran ayat dan mengambil iktibar daripadanya.
9. Kepentingan penyelidikan untuk kemajuan agama , bangsa dan
negara
Pengetahuan Sedia Ada

1. Murid biasa melihat tanam-tanaman yang tumbuh dengan subur di kediaman


mereka atau di ladang-ladang
2. Murid pernah melihat benda yang maujud di sekeliling kehidupan mereka
12

HBIS2103 PENGAJIAN ASUHAN TILAWAH AL-QURAN

seperti gunung-ganag,pokok,hujan dan sebagainya.

Sumber pengajaran dan pembelajaran

1. Bahan Media dan ICT


2. Gambar
3. Buku teks

Langkah Pengajaran dan Pembelajaran


Set Induksi

1.

Guru mempamerkan gambar kegiatan bercucuk tanam dan

2.

situasi hujan turun.


Guru bersoal jawab dengan murid mengenai gambar

3.

tersebut
Guru mengaitkan gambar dengan isi pembelajaran pada

hari ini.
Langkah 1 : bagi semua murid bagi memenuhi hasil pembelajaran
Ilmu

1.

aras 1
Guru membaca ayat yang

2.

dipamerkan pada slaid


Muird mengikut bacaan guru secara

3.

berkumpulan
Guru meminta pelajar menyenarai
bukti-bukti kekuasaan Allah

4.

berdasarkan ayat
Sumbang saran murid-murid
berdasarkan bukti-bukti kekuasaan

Perkembangan
5.

Allah berpandukan ayat.


Murid membuat perbandingan
antara orang-orang yang bersyukur

dan orang yang ingkar.


Amali : Murid membaca ayat Al-Quran
Amali/Amalan

Amalan : murid sentiasa mengucapkan


amalan berterima kasih apabila menerima

Nilai/penghayatan

pemberian daripada orang lain.


Nilai : berjihad
Penghayatan : menguasai ilmu fardu ain dan

13

HBIS2103 PENGAJIAN ASUHAN TILAWAH AL-QURAN

fardu kifayah
Langkah 2 : bagi semua murid bagi memenuhi hasil pembelajaran
aras 2
1. Guru meminta lima orang murid
membuat persediaan mengenai isi
pelajaran supaya tampil di hadapan
kelas.
2. Semua ketua kumpulan diminta
mendapatkan maklumat daripada lima
orang murid tersebut dan
menyampaikan maklumat kepada ahli

ilmu

kumpulan yang mereka berkaitan :Bagaimana Allah swt


menggerakkan langit dan gunung.

Perkaitan antara isi Al Quran


pergerakan bumi.

cara-cara bersyukur dengan nikmat


Allah

perkembangan

Amali/Amalan

Amali : Murid melafazkan Alhamdulillah


Amalan : Sentiasa melafazkan AlHamdulillah
Nilai : bersyukur

Nilai/penghayatan

Penghayatan : sentiasa bersyukur


dengan nikmat Allah
Langkah 3 : bagi semua murid bagi memenuhi hasil
pembelajaran aras 3
1.

Guru meminta ketua kumpulan

mendapatkan maklumat a\daripada lima


orang murid yang telah membuat persediaan
isi pelajaran mengenai :
Iktibar yang boleh diambil

Perkembangan
ilmu

daripada bukti kekuasaan Allah.


Pengajaran ayat dan mengambil

iktibar daripadanya.
Kepentingan penyelidikan untuk
kemajuan agama , bangsa dan

14

HBIS2103 PENGAJIAN ASUHAN TILAWAH AL-QURAN

negara .
Amali/amalan

Amali : Sentiasa bersyukur dengan


kekuasaan Allah

Nilai/ Penghayatan

Amalan : Sentiasa berterima kasih


Nilai : berterima kasih pada orang yang
berjasa
Penghayatan : Sentiasa memikirkan

penutup

1.

ciptaan Allah.
Guru mengigatkan murid supaya sentiasa bersyukur
kepada Allah dan berterima kasih sesama manusia.

2.

5.0

Guru membuat rumusan secara menyeluruh


berkenaan tajuk pada hari ini.

KESIMPULAN
Sebagai kesimpulannya, semua kejadian alam yang terdapat di sekeliling kita

adalah untuk kesenangan dan kesejahteraan hidup manusia. Mengamalkan sifat wasatiah
(sederhana)

akan

membawa

kejayaan

kepada

seseorang.

Kita

hendaklah

mengamalkannya sebagai dorongan ke arah kecemerlangan hidupdi dunia dan di akhirat


nanti.
Rahmat yang diperoleh daripada alam cakerawala sangat banyak. Oleh sebab itu,
kita hendaklah menjadi hamba yang bersyukur terhadap rahmat tersebut. Umat Islam
hendaklah menjelajah ke beberapa tempat di dunia ini untuk melihat kelebihan ciptaan
Allah bagi menambahkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Di samping itu,
membuat pemerhatian dan berfikir tentang ciptaan Allah dapat menambah dan

15

HBIS2103 PENGAJIAN ASUHAN TILAWAH AL-QURAN

mengukuhkan keimanan kepada Allah. Allah akan memberi ganjaran pahala yang besar
kepada orang yang sentiasa bersyukur kepada-NyaInsya AllahAmin
(2921 patah perkataan)

RUJUKAN
Abdul Majid Aziz Az-Zindani.(2004). Kitab Tauhid Diperakui Oleh Fakta Sains. Kuala
Lumpur : Pustaka Salam.
Al-Quran Terjemahan Resm Uthmani.(2007). Kuala Lumpur : Pustaka Darul Iman.
Ismail Yakub.(1988). Ihya Ulumiddin Jiwa Agama. Kuala Lumpur : Victory Agensi.
Internet :dakwahquran sunnah.blogspot.com/2014/cara mensyukuri nikmat Allah taala.html
16

HBIS2103 PENGAJIAN ASUHAN TILAWAH AL-QURAN

http://nadiaqu.wordpress.com/bagaimana cara bersyukur quraish-shibab


ilmu.blogspot.com/2009/03/kejadian-alam-tanda-kekuasaan-dan.html
jhonwelis.blogspot.com/2011/04/keajaiban Al-Quran dan ilmu pengetahuan.html.

17