Anda di halaman 1dari 1

Jenis-jenis Gelombang Gempa

1. Body Wave
Gelombang yang merambat di interior bumi. Terdiri atas:
a) P-Wave/Compressional Wave/gelombang primer
Gelombang ini menjalar akibat adanya penekanan dan
peregangan, dengan ciri-ciri sebagai berikut :
- Gelombang longitudinal (arah gerak partikel searah dengan
arah rambatan)
- Kecepatan 330 m/s di udara, 1450 m/s di air, dan sekitar
5000 m/s di granit
- Relatif paling lembut dibandingkan dengan S-Wave dan Surface Wave yang sangat merusak
- Amplitudo terkecil
b) S-Wave/Shear Wave/gelombang sekunder,
Gelombang Sekunder (S Wave) ini menjalar seperti
gelombang air yang mengalun-alun, dengan ciri-ciri sebagai
berikut :
- Gelombang transversal (arah gerak partikel tegak
lurus dengan arah rambatan)
- Kecepatan 60% dari P-Wave
- Efek kerusakan lebih besar dari P-wave
- Amplitudo lebih besar dari P-wave
2. Surface Wave
Gelombang yang merambat di sepanjang permukaan bumi. Terdiri
atas :
a) Love Wave
Gelombang yang menjalar di permukaan bumi yang
karakteristiknya memiliki pergerakan yang mirip dengan
gelombang S, dengan ciri-ciri sebagai berikut :
- Gelombang transversal (arah gerak partikel tegak lurus dengan arah rambatan)
- Kecepatan 70% dari S-wave
- Paling merusak, terutama di daerah dekat episentrum
b) Rayleigh Wave
Gelombang permukaan juga yang arah pergerakan partikelnya
bergerak berputar di permukaan, dengan ciri-ciri sebagai berikut :
- Gerakan eliptik retrograde/ ground roll (tanah memutar ke
belakang tapi secara umum gelombangnya merambat ke depan
analog dengan gelombang laut)
- Sedikit lebih cepat dari Love Wave (90% dari kecepatan S-wave)

Sumber : 1. http://www.toiki.or.id/2010/05/gelombang-cinta-macam-macam-gelombang.html
2. https://id-id.facebook.com/notes/kf-bumi-alam-semesta/gelombang-gelombang-padagempa-gempa/154184374646875/