Anda di halaman 1dari 79

Soal & Jawab

PHYSICAL
DIAGNOSTIC

POPS PUBLICATION

SOAL JAWAB LATIHAN PHYSIS DIAGNOSTIK


1. DALAM MENENTUKAN KEADAAN UMUM APA SAJA YANG SDR. PERHATIKAN ?
1) Air mukanya
2) Pernapasannya
3) Pols
2. DALAM PEMERIKSAAN
PD..?
1) Anamnese
2) Inspeksi
3) Palpasi

4) tensi
5) temperatur

SI PASIEN APA SAJA YANG SDR. PERHATIKAN

DARI SUDUT

4) perkusi
5) auscultasi

3. BAGAIMANA TEKNIK INSPEKSI UMUM ?


Si Pemeriksa berdiri dipihak ujung kaki o.s., menghadap kearah o.s., yang dalam
keadaan sikap anatomis terlentang. Diperhatikan mulai dari muka sampai ke kaki.
4. PADA INSPEKSI THORAX APA SAJA YANG SDR PERHATIKAN ?
1) Bentuk thorac
5) fossa supre / infra clavicular
2) Simetris / tidak
6) benjolan-benjolan
3) Gerakan pernapasan
7) pulsasi / yenectase
4) Lekukan antar iga
5. DALAM PALPASI POLS APA SAJA YANG SDR PERHATIKAN ?
1) Frequensi
2) Rythme : - regular / irregular
3) Tegangan )
4) Volume
) sifat dari nadi
5) Gelom bang )
6) Equel / unequal
7) Keadaan dinding arteri
6. BAGAIMANA TEKNIK PALPASI POLS ?
Dengan 3 jari ( II-III-IV) berdempetan dengan tangan kiri o.s., diletakkan diatas a.radialis
dextra dari o.s., sedangkan ibu jari kiri menyanggah dari bawah. Bagian peripher dari
urat darah tsb. kita tekan sehingga tertutup dengan jari telunjuk yang letaknya dekat
pada tangan, sedang dengan jari manis yang letaknya bagian proximal kita tekan urat
darah tsb. Sehingga jari tengah tak dapat merasakan lagi adana denyutan.
Dengan demikian dapat dimulai dengan tekanan berapa jari manis ditekan sehingga jari
tengah tak merasakan denyutan.
7. BERAPA FREKUENSI NADI YANG NORMAL ?
Dewasa
: 60 80 /menit
Anak-anak
: 90 140 / menit
Orang tua
: 70 80 / menit
Bradycardia
: lebih kecil dari 60/menit
Tachycardia
: lebiah besar dari 90 /menit

8. DALAM KEADAAN APA TIMBUL TACHYCARDIA ?


Physiologis :

Exercise
Siap makan
Siap coitus
Terkejut

Pathologis :

Febris
Anemia
Atropi
Graves disease
Vagus paralysis
Myocardial disease acute / chronis

9. DALAM KEADAAN APA TIMBUL BRADYCARDIA ?


Physiologis :

Tidur
Atletik terlatih
Individual

Pathologis : - penyembuhan dari suatu penyakit infeksi terutama influenza dan


Pnemonia
Icterus
Myxedema
Arteriosclerosis
Vagal stimulasi
Malnutrition
Heart block 40/menit (Adam Stokes Syndrome)
10. APA ITU PAROXISMAL TACHYCARDIA ?
Suatu tachycardia yang timbul tiba-tiba, misalnya pada :
Coronary occlution
Acute myocarditis

11. APA ITU RELATIVE BRADYCARDIA ?


Suatu keadaan dimna kenaikan suhu tidak sebanding dengan kenaikan Pols.
Normal tiap kenaikan suhu 1oC Pols naik (8-10-12) kali/menit.
Jadi disini kenaikan pols lebih kecil dari kenaikan suhu, misalnya :
Typhus abdominalis
Meningitis tbc
12. PULSUS BERDASARKAN TEGANGAN :
1. DURUS
(teg, tinggi)
----2. MOLIS
(teg, lemas )
-----

hypertensi
hypotensi

13. PULSUS BERDASAKAN SIZE (PENGISIAN DARAH KEDALAM ARTERI ) :

1. Pulsus parvus (vol kecil)


2. Pulsus magnus (vol besar)
Pulsus parvus biasanya mollis ---- aorta stenose
Pulsus magnus biasanya durus --- aortic insufficiency

14. PULSUS BERDASARKAN GELOMBANG :


1. Pulsus celer : cepat timbul / hilang
Didapat pada : - aortic insufficiency
Morbus basedow
Nervousitas
2. Pulsus tardus : lambat , biasanya disertai nadi yang lemah
didapat pada : Aorta stenose,
15. PULSUS ALTERNANS :
Pols yang teratur silih berganti pulsus magnus dan parvus.
Didapat pada : - Myodegenerasi (myocardial disease)
Myodegenerasi
Arterial hypertension
Coronary disease
Aortic lesion
16. PULSUS DICROTIC :
Adanya gelombang kecil pada waktu gelombang besar menurun.
Didapat pada : Thypoid fever
(adanya gelombang kecil segera setelah gelombang besar).
17. ANACROTIC PULSE :
Gelombang yang kecil sebelum gelombang pertama.

18. PULSUS BISFERIANS :


Pola dengan dua denyut (apexnya 2 wave)
Didapat pada : - Aorta insufficiency

19. PULSUS PARADOXUS DINAMICUS (PHYSIOLOGIS) ::


Selama inspirasi terdapat nadi yang kecil dan selama expirasi terdapat nadi yang besar
karena darah selama inspirasi banyak masuk ke thorax.

20. PULSUS PARADOXUS MECHANICUS :


Permulaan dan selama inspirasi nadi tetap kecil.
Didapat pada : - pericarditis adhesiva

Stenosis larynx/trachea

21. PULSUS DIFERENS :


Pols yang kanan lebih besar dari yang kiri atau sebaliknya.
Didapat pada : kelainan arteri subclavia
Aneurysma aortae
22. PULSUS DEFISIT:
HR lebih besar dari frekuensi pols.
Didapat pada : - Atrium fibrillation
23. APA TUJUAN PERKUSI ?
1. Mencari batas-batas organ-organ yang mengandung hawa dengan organ yang tidak
mengandung hawa, dari sini didapat gambaran :
Pembesaan dari organ
Pergeseran dari organ
Pengecilan dari organ
2. Menentukan kelainan o.k. penyakit didalam organ-organ berdasarkan perobahanperobahan suara perkusi yang normal.
24. CONTOH PERKUSI :
1. Sonor yang physiologis
2. Tympani yang physologis
3. Beda / redam yang physiologis
4. Beda tympani yang physiologis

-- paru-paru normal
-- lambung kosong
paha
diketiak dimana paru-paru dan lambung
terletak berdekatan .

25. PRINSIPNYA :
Timbulnya getaran akibat pukulan, menimbulkan bunyi dengan fekuensi 15-20.000
Hertz inilah yang didengar dengan variasi yang banyak.
26. BAGAIMANA TEKNIKNYA ?
1. Telunjuk sebagai Plessimeger o.k. lebih sensitive dari pada jari-jari yang lain dan
jari-jari yang lain tidak menghalangi pergerakannya waktu perkusi .
2. Jari tengah sebagai perkusi hammer o.k. lebih panjang dan gaya berat tangan
dijuruskan padanya.
3. Yang diperkusi distal jari, proximal kuku
4. Perkusi tidak boleh mati sebab udara yang timbul bisa lebih rendah
5. Perkusi harus tegak lurus pada bagian yang diperkusi, jadi tegak lurus terhadap
jaringan yang dibawah nya (tegak lurus terhadap posisi o.s.).
6. Dalam mencari batas absolut harus dengan perkusi Perlahan-lahan dari batas
relative.
7. Perkusi batas paru hati harus perlahan
8. Perkusi pada linea para sternalis dari atas kebawah
DASARNYA:
1. Suara sonor
2. Suara tympani

: Perkusi pada ruang kecil yang berisi hawa


: perkusi pada ruang besar yang berisi hawa.

3. Suara beda / redam : perkusi pada ruang yang padat.


27. APA SAJA SDR. PERHATIKAN DALAM MEM-PALPASI SUATU PEMBENGKAKAN (TUMOR)....?
1. Besarnya

: bisa sebesar guli, telor ayam, jeruk manis, tinju , kepala bayi ,
kelapa dsb.
2. Konsistensinya : - Fluctuasi
Agak padat
Lembek
Keras
Keras seperti tulang rawan
3. Permukaannya : bisa rata, licin , berbenjol-benjol.
4. Pergerakanna
: mobil / imobil

28. APA ITU CYANOSE ?


Suatu keadaan membirunya kulit / mucosa karena konsentrasi oxygen dalam darah
arterial sangat berkurang (normal mengandung 96% volume O2).
Cyanose dapat :
1) Lokal (peripher).
Terutma karena gangguan sirkulasi peripher
Acrocyanose :
Ok spasm arteri Raynaud disease
Ok penutupan arteri ok proses itis M-Burger
Ok arteriosclerose yang hebat DM.
2) Umum (cenral )
CHD terutama Tetralogi fallot
Penyakit paru-paru yang chronis
Obat-obatan : - Sufl-Hb
Argyrosis
Lokalisasi cyanose yang kurang jelas:
Pangkal kuku
)
Bibir
) O.k. kulitnya halus dan vascularisasinya baik
Ujung hidung
)
Telinga
pipi

29. UNTUK MELIHAT ICTERUS DIMANA SAJA DIPERHATIKAN ?


1. Sclera mata o.k. afinitetnya terhadap bilirubin besar
2. Abdomen
3. Telapak kaki dan tangan
4. Mucosa rongga mulut terutama palatum durum.
NB: untuk melihat anemia perhatikan : - conjunctiva
Bibir

30. DYSPNOE DEFFORT :


Suatu sesak nafas pada pasien yang telah melakukan suatu pekerjaan yang biasanya
dlakukan tanpa sesak nafas.
31. DYSPNOE DREPOS :
Suatu sesak nafas walau dalam keadaan istirahat
REMEMBER :
OLD SOLDIERS NEVER DIE, THEY ONLY FADE AWAY
(GENERAL MC ARTHUR)

32. SESAK NAFAS OK TRACT. RESP DISORDER tidak ada hubungannya dengan pekerjaan
walaupun dalam keadaan istirahat, tetap sesak nafas.
SESAK NAPAS OK KELAINAN JANTUNG ada hubungannya dengan pekerjaan, kecuali kalau
kelainan jantung telah menimbulkan komplikasi di paru-paru misalnya Congesti, maka
baru sesak nafas waktu istirahat. Ini adalah stadium lanjut daripada kelainan jantung.
SESAK NAFAS OK KELAINAN TRACT. RESP biasanya karena :
Compresi jalannya pernafasan
Stenose jalannya pernafasan
Elastisitet paru-paru menurun
Peninggian diaphragma
33. BAGAIMANA SDR MENG-ANAMNESE SEORANG OS DENGAN DYSPNOE DEFFORT ?

Kita harus tanyakan pekerjaannya sehari-hari apa ?


Misalnya , kalau dia mencuci : berapa banyak cucian yang sanggup dicucinya tanpa
menimbulkan sesak nafas .
sekarang baru mencuci beberapa potong sudah sesak, kadang-kadang menimba air
di sumur pun sudah sesak nafas, atau berjalan beberapa meter saja sudah sesak, ini
sudah hampir menunjukkan stadium yang lanjut.

34. KALAU DYSPNOE DEFORT (POSITIF) APA KESIMPULAN SDR ?


Tenaga cadangan cor-nya sudah berkurang
35. BILA DYSPNOE DIKATAKAN PHYSIOLOGIS ?
Bila sehabis melakukan pekerjaan yang berat / exercise.
36. SECARA INSPEKSI BAGAIMANA SDR KETAHUI BAHWA ORANG ITU DYSPNOE ?

Posisi dia bernafas

Aktif tidaknya otot-otot pernafasan accessorius


Frekuensi nya lebih besar dari 32 X/menit
Pernafasan cuping idung
Cyanose / berkeringat dingin
37. APA ITU ORTHOPNOE ?
Suatu keadaan bernafas dalam posisi tertentu untuk mengaktifkan otot-otot pernafasan
tambahan yaitu :
1. Mm. Sternocleidomastoideus )
2. M. Pectoralis minor
)
3. M. Serratus antici majoris
) acessory inpirator muscles
4. M. Trapezius
)
5. M. Hyoideus
)
Expiratory muscle : M. Abdominis dan
M. Intercostalis internus yang aktif pada pernafasan kuat.
Inspiratory muscle normal aktif :
1. M. Intercostalis extermus
2. M. Levator costarium
3. M. Seratus posterior sperior
4. M. Trapezius
5. M. diaphragma (Pada pernafasan yang tenang cuma diaphragma yang aktif).

38. BAGAIMANA MENGAKTIFKAN INSPIRASI ASSESORIUS ?


Dengan cara mem-fixer lengan dan bahu

39. BAGAIMANA KITA MENGETAHUI BAHWA OTOT-OTOT PERNAFASAN ASSESORIUS TIDAK


AKTIF ?
Dengan menyuruh pasien bernafas dalam, palpasi M. sternocleidomastoideus, teraba
berkontraksi.
40. DALAM MENELAAH SUATU PERNAFASAN APA YANG SDR PERHATIKAN
:
1. Type pernafasan
: - abdominothoracal pada laki-laki
Thoraco abdominal pada wanita.
2. Teratur tidaknya pernafasan (Rythmis)
3. Frekuensi pernafasan 16 -20 X/menit
4. Dalam dangkalnya pernafasan

41. DALAM MEM-PERKUSI THORAX APA YANG SDR LAKUKAN ?

Depan : memperbandingkan nada perkusi thorax kanan / kiri


Menentukan batas paru hati :
Menentukan batas paru hati relatif dan absolut
Menentukan bagtas Correlatif dan absolut
Peranjakan paru-paru

Belakang : - memperbandingkan nada perkusi kanan/kiri


Batas paru kanan/kiri bawah,
Peranjakan

42. PADA WAKTU PEMERIKSAAN PARU-PARU APA SAJA KERJA SDR ?

Anamnese : Batuk, dahak, hemoptoe, stridor, sakit waktu bernafas pada dada,
pernafasan cuping hidudng, suara parau, sesak nafas.

Inspeksi
:
Bentuk thorax
Fossa supra / infra clavicular
Sela sela Iga
Symetris / tidak symetris
Ketinggalan waktu bernafas
Type pernafasan
Rythmis
Posisi pernafasan (posisi waktu bernafas)

THORAX

Aktif tidak Nya otot-otot assesoris pernafasan


Pernafasan cuping hidung
assesoris PARU-PARU
Frequency

Palpasi :
Vocal fremitus kanan/kiri
Nyeri tekan

Perkusi:
Depan :
Perbandingan nada perkusi kiri/kanan
Perubahan suara perkusi : Sonor / hypersonor/ tympani redam/ beda
Lokalisasi perubahan suara perkusi kiri/kanan ICR berapa ?
Batas paru-paru hati relatif & absolut
Peranjakan waktu inspirasi
Belakang :
Perbandingan nada perkusi kiri/kanan
Perubahan nada perkusi
Batas bawah paru-paru kanan/kiri
Peranjakan

Auskultasi:
Suara pernafasan kiri/kanan
Intensitet dan type pernafasan
Perubahan suara pernafasan :
Menajam
Melemah
Bronchial
Amphoris
Gesaccadeerd
Megamorphoseren
Suara tambahan : # rhonchi kering

# ronchi basah :
Gel. Kecil
Gel sedang
Gel. besar
Crepitasi
Gesek pleura
pleuropericard
43. PADA PEMERIKSAAN COR APA YANG SDR KERJAKAN ?

Anamnese : dyspnoe deffort, de opos, oedem, Nycturia, cyanose, palpitasi cordis,


angina pectoris, asthma cardiale.

Inspeksi : Voissure cordiaque, pembendungan vena, pulsasi Ictus, lokalisasinya,


kuat angkat, diffusse

Palpasi : - Nyeri tekan


- Ictus : lokalisasinya, intensitet, diffuse, kuat angkat
- Fremissement , schwirren

Perkusi : batas cor relatif kanan/kiri

Auskultasi : Intensitet : sedang, kuat, lemah

Rythmis : teratur / tidak

Frekuensi : ____ X/menit

Suara-suara katup : MI, MII


AI, AII
PI, PII

(60-80 X/menit)

Perbandingan PII : AII

Suara-suara tambahan : - desah systolis / diastolis


- Gesek pericard
- Gesek pleuropericard

44. BILA TERJADI DISPNOE ?


Ada 3 faktor pokok :
Kekurangan O2
Kelebihan CO2
Kepekaan yang berlebihan dari RC.
45. APA ITU APNOE ?
Yaitu temporary suspencion of breathing (tidak bernafas buat sementara).
Paling sering timbul ok :
Acapnoe
CO2 dalam plasma ok
Exitability hyperventilasi dari RC
Hypertensi

Maksudnya : dengan adanya apnoe CO2 tidak terbuang, sempat menumpuk dalam
konsentrasi yang cukup untuk merangsang RC.
46. KENAPA PENINGGIAN TEKANAN DARAH TIBA-TIBA BISA MENIMBULKAN APNOE ?
Ok reflex yang berasal dari daerah-daerah vasosensorius
47. APA SYARAT TERJADI CYANOSE ?
Reduced Hb dalam capiler paling sedikit 5 gr%.
Ini bisa terjadi Ok beberapa faktor :
Jumlah consentrasi Hb dalam darah menurun
Derajat oxigenasi darah yang meninggalkan paru-paru menurun
Perbandingan darah arterial / venase jika gtercampur : CHD
Pengambilan O2 dari darah sewaktu melalui kapiler
48. DALAM MENDIAGNOSA ASCITES APA YANG SDR LAKUKAN ?

Inspeksi :
Perut membesar simetris
Berkilat / kering/ atau pecah-pecah / striae
Pusat menonjol / pemuluh darah membayang
Perut seperti kulit kodok
Palpasi: Undulasi (adanya gelombang cairan)
Perkusi / Ascultasi:
Double sound
Puddle sign
Perkusi :
Daerah yang tympani berbatas dengan daerah beda dengan batas concaf
keatas
Shifting dullness (lihat kuliah hepar).

49. KENAPA BATAS BAWAH CO TIDAK DAPAT DITENTUKAN ?


Ok. Bagian bawah adalah APEX dan bergerak

50. BAGAIMANA SDR MENEGAKKAN DIAGNOSA ICTERUS SECARA PALPASI ?

Harus dilihat dibawah cahaya matahari yang terang, tak boleh dibawah cahaya
lampu apapun
Pertama diperhatikan di scleranya ok jaraingan sclera mempunyai affinitas yang
besar terhadap bilirubin
Kemudian baru perhatikan muka dan abdomen, telapak tangan dan kaki
Bila telapak tangan / kaki sudah kuning Icterus gravis.
Sclera tak kuning kemungkinan ok obat-obatan :
Atebrine, vigtamin B komplkes
Caroein dll

Diusap dengan kunyit / parah dsb.


Bila baru sclera saja Icterus ringan
Bila sudah seluruh tubuh dan sclera sangat kuning tua, air mata juga kuning, urine
seperti teh pekat : Icterus yang berat.

51. BAGAIMANA SDR MEMASTIKAN INI ICTERUS ?


1. Periksa Urine : reaksi Fouchet terhadap bilirubin
2. Periksa darah : reaksi Hyman v.d. Bergh
52. DIMANA SAJA DIDAPAT COLIEK, APA BEDANYA ?

DARM COLIEK ( usus) sakit tapi tak gelisah


NIER COLIEK ( ginjal) sakit dan o.s. gelisah
EMPEDU COLIEK sakit dan sambil memegang daerah yang sekitarnya, rasa
sakit menjalar kebawah scapula kanan, kadang-kadang ke bahu
kanan.

53. BERAPA MACAM DYSPNOE YANG SDR KETAHUI ?


1. Dyspnoe inspiratoir
2. Dyspnoe expiratoir

54. APA YANG MENYEBABKAN DYSPNOE PADA ASTHMA CARDIALE / BRONCHIALE ?

ASTHMA CARDIALE
: karena congesti di paru-paru
ASTHMA BRONCHIALE : karena penyempitan lumen bronchus yang dapat karena :
1. Spasme otot-otot polos dengan bronchiole
2. Mucosa yang edematous
3. Hyperthropy dan hypersecresi dai kelenjar-kelenjar
bronchiole

55. APA YANG DIMAKSUD DENGAN ASTHMA ?

Yaitu suatu serangan sesak nafas dimana dyspnoe waktu expirasi lebih hebat
daripada dyspnoe waktu inspirasi (Zudema)
Yaitu serangan sesak nafas yang datangnya tiba-tiba dan kumat-kumatan (Formijn).

56. APA ITU PAROXISMAL NOCTURNAL DYSPNOE ?

Suatu serangan sesak nafas yang datangnya tiba-tiba pada waktu o.s. istirahat
(tidur) dan serangannya hilang tiba-tiba.

KENAPA BISA TERJADI ?

Pada waktu istirahat terutama tidur waktu malam edema di kaki berkurang,
diresorber sehingga volume darah meningkat venous return meningkat ditambah
lagi oleh sikap tidur o.s. bilik kanan masih baik bilik kiri sudah lemah, maka
darah terbendung di paru-paru dyspnoe (Zudema).
57. APA ITU PAROXYSMAL HYPERTENSI ?
Suatu keadaan tekanan darah meningkat dari normal, tiba-tiba saja lebih besar dari 200
mmHg dan sesudah serangan, tekanan darah kembali normal.
Umpama : pada Pheochromacytoma (Zudema).
58. BILA TEKANAN KITA SEBUT HYPERTENSI ?

Ini tergantung dari umur o.s.


Hypertensi kita bagi atas :
Hypertensi sstolis
Hypertensi diastolis
Pada umur 20 tahun, tekanan systole lebih besar dari 150 mmHg, disebut Hypertensi
Pada umur 50 tahun, tekanan systole lebih besar dari 160 mmHg disebut Hypertensi
Pada segala umur kalau dyastolis lebih besar dari 100 mmHg pathologis.
Zuidema : hypertensi umum : 180 systolis/ 95 dyastolis (180/95)

59. APA PENYEBAB HYPERTENSI ?

Kekuatan kontraksi jantung meningkat


Tekanan peripher meningkat

60. APA ITU WISSBLENDE HYPERTENSI ?


Angka tensi yang terus menerus berubah, suatu saat hypertensi, pada pemeriksaan
selanjutnya menjadi normal lagi dsb. Ini o.k. emosi.

61. BILA KITA KATAKAN PERBEDAAN TEKANAN DARAH LENGAN


PATHOLOGIS ?

KANAN/KIRI ADALAH

Bila selisihnya lebih besar dari 50 mmHg (physiologis selisih : 10 20 mmHg).


BILA KITA SEBUT SELISIH TEKANAN DARAH LENGAN/TUNGKAI PATHOLOGIS ?
Bila tekanan di tungkai lebih besar 20 30 mmHg dari lengan masih normal
Bila tekanan di tungkai lebih kecil dari lengan disebut pathologis
Misalnya didapat pada :
1. Isthmus stenose
2. Kelainan aorta o.k. : - Itis
- Sclerose
- Emboli

62. BILA KITA SEBUT TEKANAN HYPOTENSI ?

Untuk o.s. 50 tahun lebih kecil dari 100 mmHg systole


Untuk o.s. 20 tahun lebih kecil dari 90 mmHg systole
Causa : - Addison disease
- Coroner thrombose
Dasarnya :
- Kontraksi jantung menurun
- Tahan peripher menurun

63. APA ITU SILENT GAP ?


Suara yang sangat lemah sampai tidak terdengar antara tekanan systole dan dyastole
pada waktu pengukuran tekanan darah, ini sering pada penderita hypertensi yang berat.

64. APA ITU DENYUT NADI SPONTAN ?


Suara yang masih kita dengar pada pengukuran tensi walaupun tekanan dalam manchet
telah mencapai nol.
Umpama pada : - Morbus Basedow
- Aorta insufficiensy
- Nervous
- demam
65. APA YANG DIMAKSUD DENGAN PERNAPASAN CHEYNE STOKES ?
Suatu pernapasan periode apnoe disusul oleh suatu periode dspnoe secara rythmis.
Dpl suatu pernapasan yang rythmis dimana periode dyspnoe diselingi oleh masa-masa
apnoe: 10 30 det
dyspnoe : 1 3 menit.

66. APA SYARAT TERJADINYA PERNAPASAN CHEYNE STOKES ?

Kepekaan RC di medulla oblongata


Kadar CO2 dalam darah tak cukup merangsang RC

Mechanisme-nya :
Ok kepekaan RC menurun maka jumlah CO 2 yang normal tidak cukup
memacu RC sehingga terjadi apnoe agar CO 2 menumpuk mencapai dalam
darah merangsang Chemoceptor CO 2 menaik dalam darah merangsang RC
Dyspnoe Hyperventilasi CO2 / O2 apnoe dan seterusnya.
Pernafasan Ceyne Stokes umpamanya didapat pada :
1. Tumor cerebri
2. Encephalitis
3. Kelemahan jantung

4. Arteriosclerosis
5. Injeksi morphine

67. APA ITU PERNAPASAN KUSMAULL ?


Suatu pernafasan yang cepat dan dalam .
Didapat pada :
D.M.
Keracunan asam
Kelainan ginjal
68. APA ITU PERNAPASAN BIOT ?
Suatu gerombolan pernafasan yang tidak teratur yang diselingi oleh masa pause yang
lebih panjang .
Misalnya pada : meningitis
Pernafasan yang cepat dan dangkal pada : Radang akut paru-paru.

69. APA SAJA YANG MEMPENGARUHI SUARA PERKUSI PADA DADA ?


1. Dinding thorax
2. Isi thorax
3. Paru-paru
Dengan kata lain :
1. Bergantung dari kesanggupan bergetar dari dinding thorax, tebal/tipisnya dinding
thorax, makin tipis makin kuat bergetar
2. Respons dari paru-paru terhadap getaran yang ditimbulkan oleh perkusi
3. Jaringan sekitarnya yang sifatnya peredam terhadap suara perkusi yaitu :
- Organ-organ yang solid
- Massa yang pathologik

70. BAGAIMANA PEMERIKSAAN BABINSKY REFLEX/STRUMPLE REFLEX ?

BABINSKY REFLEX
Kita gores sepanjang tepi lateral telapak kaki dengan batang perkusi Hammer ke
distal dan kemudian diatas lambung tapak kaki ke medial terlihat gerakan dorsal
dari ibu jari kaki. Biasanya disertai dengan penyebaran jari-jari kaki.

STRUMPLE REFLEX
Bila terjadi gerakan plantar flexi dari ibu jari kaki.
Bila ini (+) physiologis.

71. SEBUTKAN REFLEX-REFLEX PATHOLOGIS YANG LAIN, BAGAIMANA MENGETAHUINYA ?

REFLEX OPPENHEIM

Goresan yang atas tepi tibia dari atas kebawah , terjadi gerakan dari ibu jari kaki.

REFLEX CHADDOCK
Goresan yang kuat dari lateral dibawah - maleolus externus, terjadi gerakan dorsal
dari ibu jari kaki.

REFLEX ROSSOLINO
Ketukan atas lambung tapak kaki, terjadi plantar flexie dari jari II s/d. V

REFLEX MENDEL- BECHTEREW


Ketukan punggung kaki lateral dan dorsal (metatarsus IV-V) , kadang-kadang hanya
beberapa jari kaki.

72. SEBUTKAN PEMERIKSAAN REFLEX YANG RUTINE :


1.
2.
3.
4.
5.
6.

APR
KPR
kaki
Strumple / Babinsky
Biceps
Triceps
tangan
Radioperiost

APR (Achilles Pees Reflex)


O.s. berbaring , kaki ditekuk pada lututnya, kaki bagian distal dipegang
erat, perkusi dengan hammer pada kejang Achilles terjadi gerakan
extensi dari kaki.

KPR (Knee Pees Reflex)


Lutut di flexiekan , diletakkan diatas tangan si pemeriksa, tergantung,
lalu ketok tendon m.quadriceps femoris tepat dibawah patella terjadi
kontraksi m. quadriceps femoris gerakan kaki yang bawah sejenak.

BICEPS : ketok tendon biceps flexi lengan bawah.

RADIOPERIOST : ketok distal radius flexi lengan bawah dan gerakan volar
dari tangan.

TRICEPS : ketok tendon triceps extensi lengan bawah .

73. PADA PEMERIKSAAN REFLEX DIPERIKSA APA SAJA ?

Intensitetnya kiri kanan

normal
merendah
meninggi

APR / KPR meningkat pada : Nervous


M. basedow

APR/KPR menurun pada : Senilis

APR / KPR negative pada keadaan gangguan neurogis


Tabes dorsalis
Peripheral neuritis
Proses-proses cerebral
Otot-otot yang tidak dlemahkan

74. PADA PEMERIKSAAN LEHER APA SAJA YANG SDR LAKUKAN ?


Inspeksi:
Struma
Pembengkakan kelenjar
Torticollis
Pulsasi venae, pembendungan v.jug. ext.

Palpasi :
Posisi trachea
Sakit tekan
Costa cervicalis cervical rib

75. APA ITU TORTICOLLIS ?


Telengnya kepala kesatu arah, karena pendeknya salah satu m. sternocleidomastoideus atau rigidnya m. sternocleidomastoideus dan m. trapezius.
Causa :
Peradangan sembuh cicatrix memendek
Congenital
Disclocatio vert. cervicalis sebelahatas
76. BAGAIMANA DAN UNTUK APA PERCOBAAN ROMBERG ?
Penderita disuruh berdiri tegak lurus dengan kedua kaki sejajar, kemudian disuruh
memejamkan matanya. Bila penderita terhoyong tidak bisa berdiri berarti Status
ataxia (+)
Ini terjadi karena gangguan pada cerebellum dan alat-alat kesetimbangan.

77. BAGAIMANA SDR MENGETAHUI ADANYA EXUDATE DAN TRANSUDATE SECARA PD ?


Palpasi : fremitus suara merendah
Perkusi :
Diatas exudat / transudat redam
Jka exudat sedikit belakang bawah banyak juga muka bawah
Adaya :
Garis Damoiseau Ellis
Segitiga Garland
Segditiga Grocco
Bruit skodique
Auskultasi :
Suara pernapasan melemah sampai menghilang
Rhonki (-)

78. APA PERBEDAAN (TANDA-TANDA KHAS) AORTA STENOSE DENGAN INSUFICIENCY ;


DAN MITRAL STENOSE DENGAN INSUFFICIENCY ?
AORTA STENOSE
AORTA INSUFFICIENCY
- Ictius (+) tetapi kurang kuat angkat - Ictus (+) dan kuat angkat
- Fremissement (+)
- Fremissement (-)

Palpasi
Perkusi
Auskult

Tanda2
Peripher:
Perkusi
Palpasi
Auskult

Pembesaran jantung ke kiri


Pembesaran jantung sangat ke kiri
ICR II kanan :
- Apex :M melemah
Desah systolis yang kuat dan kasar, - ICR II kanan :
Desah diastolis, kadang-kadang diastolis
lokalisasinya lebih konstan
pada ICR III, V & VI kiri sternum.
Pulsus tardus, pulsus parvus,
- Pulsasi-pulsasi arteri, pulsus celer, ednyut
pulsus pmollis & anacrotis
kapiler, bising mendua Durozier.
MITRAL INSUFFICIENCY
Dilatasi kiri

MITRAL STENOSE
Pembesaran ke kiri, bisa juga tidak ada.

Fremissement (+)
Apex: desah systolis
mengeras (P.II)

Fremissement (+++)
Apex: desah diastolis
- Protodastolis
- Mesodiastolis
- Praediastolis
- M-I meneras
- P-II mengeras

pulmonal

79. APA YANG DIMAKSUD DENGAN EDEMA SUBKLINIS ?


Edema yang tidak kelihatan dari luar, tetapi terjadi retensi cairan dalam jaringan ,
ternyata dalam timbangan setiap hari beratnya bertambah.

80. APA SYARAT TERJADINYA EDEMA ?

Tek. Hydrostatis yang meninggi lebih besar dari Tek. Oncotis sehingga cairan diperas
keluar dari pembuluh darah
Hypoproteinemia (tek. Oncotis menurun)
Permeabilitet kapiler menurun

81. APA BEDA EDEMA PADA PENYAKIT HATI JANTUNG GINJAL ?

HATI
: dimulai dengan ascites
JANTUNG : dimulai dengan edema extremitas inferior
GINJAL
: dimulai dengan edema palpebrae (periorbital).

EDEMA KARENA :
Kelemahan jantung ditempat yang rendah (gravitasi)

Kelainan ginjal di tempat yang paling gembur dimana jaringan lunak o.k.
permeabilitas kapiler menurun.
Kelaparan dimulai dimuka (wajah).

82. APA ITU QUINCKERS EDEMA ?


Suatu edema yang terjadi secara mendadak di seluruh
mendadak karena proses allergis.

tubuh dan hilangnyapun

83. BAGAIMANA SDR MENENTUKAN PROSES INFILTRAT PADA THORAX SECARA PD ?


Palpasi : fremitus suara meninggi
Perkusi : diatas infiltrat suara perkusi beda-tympani/sonor memendek
Auskult : - vesiculer menajam / pernafasan bronchial
- Ronchi basah (+)
- Bronchophonie (+)

84. BAGAIMANA SDR MENENTUKAN EXORTHALMUS ?


1. VON GRAFFE: Pasien disuruh melihat tangan kita yang mendatar dan mengikuti
gerakannya kebawah, bila terlihat sclera mata maka (+)
2. JOFREY SIGN: Pasien disuruh melihat keatas tanpa mengerutkan dahinya . (+)
3. MORIUS

: kelemahan otot-otot konvergensi dari mata disuruh melihat ujung


jari telunjuk si pemerksa yang terus digerakkan horizontal mendekati
hidung nya tak ada convergensi mata

4. STELWAG

: mata jarang berkedip-kedip

5. ROSENBACH : jika ditutup mata, palpebra tetap tremor


6. DALRYMPLE : kontraksi palpebra superior kelihatan sclera
85. BERIKAN CONTOH BUNYI YANG :
1. BUNYI HYPERSONOR : tilam atau di perkusi
2. PERNAPASAN BRONCHIAL: mendengarkan langsung dengan stethoscope suara
pernapasan diatas trachea

86. PADA PEMERIKSAAN SENDI APA SAJA YANG HARUS DIPERHATIKAN ?

Sakit

Sakit kalu digerakkan


Sendi kaku
Bengkak
Merah
Stand abnormal

87. BAGAIMANA SDR MEMBEDAKAN PITTING EDEMA DENGAN LYMPHEDEMA ?


Pada pitting edema bila di tekan , cairan keluar dari jaringan, tampak suatu lekukan
bekas tekanan tadi.
Sedang pada lymphedema ini tidak ada

88. DIMANA TERDAPAT PITTING EDEMA YANG PHYSIOLOGIS ?


Pada wanita hamil
89. BAGAIMNA SDR MEMBEDAKAN LYMPHEDEMA DENGAN SUATU PENIMBUNAN LEMAK
SETEMPAT ?

Lymphedema : sangat diffuse diseluruh tungkai

Penimbunan lemak : terbatas, biasanya pada pergelangan kaki kelihatan


bentuk kaki langsing.

90. BAGAIMANA SDR KETAHUI ADANYA CAIRAN DALAM SENDI LUTUT ?


Secara palpasi ditekan pattela bisa mundur maju seolah-olah ada ballotement.

91. DIMANA SAJA DILAKUKAN PENGUKURAN SUHU BADAN ?


1.
2.
3.
4.

Ketiak
Mulut
Rectum
vagina

92. MENGAPA PENGUKURAN PADA RECTUM DAN VAGINA LEBIH DIPERCAYA ?


Karena reservoir air raksa benar-benar terletak dalam tubuh dan diliputi oleh mucosa
selaput lendir.

93. BERAPA MACAM TEMPERATUR TUBUH YANG SDR KETAHUI ?

1.
2.
3.
4.
5.

Normal
: 36.5oC 37o C
Su bnormal : lebih kecil dari 36.5oC
Subfebris : maximum 38oC
Febris
: 38o 41o C
Hyperpyretie : lebih besar dari 41o

94. KALAU ADA PALPITATIO CORDIS APA TANGAPA SDR ?


Adanya kerja jantung yang hebat, seperti pada :
1. Hypertensi
4. Extra systole
2. Emosi
5. Kacau serambi
3. Exercise
6. Hypertrophy cordis

95. BAGAIMANA MEMBEDAKAN FACIALIS PARESE YANG CENTRAL DAN PERIPHER ?


Yang central tidak ada kelainan dari mata karena cabang N. Facialis untuk mata tidak
terlibat.
96. BAGAIMANA SDR MENEGAKKAN DIAGNOSA PARESE (BELLS PALSY) FACIALIS SECARA
PD ?
Inspeksi :
Lipatan nasolabialis yang kena rata
Sudut mulut tertarik ke arah yang sehat
Pasien sulit memperlihatkan gigi / bersiul
Sulit menutup mata pada bagian yang kena
Suruh mengerutkan dahi, bagian yang kena tetap licin
97. PADA PEMERIKSAAN BIBIR APA YANG DIPERHATIKAN ?

Cyanose
Pucat
Kering
Radang

98. BAGAIMANA MENEGAKKAN STRUMA ?

Inspeksi: Pembesaran kelenjar thyroid

Palpasi : - Turut bergerak keatas kalau o.s. menelan


- Terasa pergerakan kelenjar thyroid waktu menelan
Konsistensi bisa : - lunak
- Keras
- Sangat keras
Besar-nya
Permukaannya

Auskultasi : bruit (desah).

99. KENAPA PADA MITRAL STENOSE P2 MENGENTAK ?


Karena hypertensi pulmonal disebabkan pembendungan di circulasi pulmonal dimana
atrium kiri tidak mampu memompakan darah seluruhnya sehingga terjadi penumpukan
darah yang menjalar ke circulasi paru-paru.

100.
APA KEMUNGKINAN NYA KALAU DIJUMPAI VIBRASI PADA THORAX SEHUBUNGAN
DENGAN PERNAFASAN ?
1. Adanya lendir di bronchus besar, gejala ini hilang waktu batuk
2. Karena gesekan pleura (gesek halus).
101.

KENAPA ADA BISING DIASTOLIS PADA MITRAL STENOSE ?


Karena pada diastolis darah mengalir cepat dari atrium ke ventrikel melalui celah yang
sempit. Karena mitral valve tidak membuka sempurna sehingga terjadi pengaliran yang
cepat.
Pada permulaan distolik desah keras karena mitral valve tidak membuka sempurna
sehingga terjadi pengaliran yang cepat.
Pada pertengahan diastolis desah melemah karena pengaliran lebih lambat. Bila
diastolis berlangsung lama, bising tadi dapat hilang sama sekali.
Pada akhir diastolis, atrium berkontraksi, darah yang deras, sehingga desah lebih
keras.

102.

APA YANG DIMAKSUD DENGAN MITRAL INSUFFICIENCY RELATIVE ?


Yaitu mitral insufficiency yang bukan karena kelainan organis dari katup mitral , tetapi
karena dilatasi dari ventrikel kiri akibat apa saja , misalnya :
Hypertensi
Insufficiency aorta
Anemia
Myodegenerasi cordis
Dalam hal ini katup mitral sehat, hanya annulus fibrosus melebar karena dilatasi dari
ventrikel kiri sehingga katup tidak dapat menutup seluruh osteum yang melebar itu.
Gejalanya sama saja dengan mitral insufficiency yang organis.
Di Indonesia lebih banyak kasus mitral insufficiency relative.
Untuk membedakannya dengan yang organis karena rheuma, anamnese saja, apakah
o.s. pernah dapat rheuma diwaktu muda.

103.

APAKAH BEDA DILATASI BILIK KIRI & KANAN BERDASARKAN ICTUS ?


-

Pada dilatasi jantung kiri yang hebat ictus pindah ke kiri tetapi juga kebawah
Pada dilatasi jantung kanan ictus pindah ke kiri tetapi tak kebawah, hanya menolak
ventrikel kiri sehingga bergeser ke kiri

104.
BILA ADA SANGKAAN MITRAL STENOSE, TETAPI TIDAK TERDENGAR
DIASTOLIS , APA USAHA SDR ?

BISING

O.s. disuruh melakukan pekerjaan physik, sehingga frekuensi nadi meningkat, kemudian
suruh o.s. berbaring ke kiri.
Dengan begini kadang-kadang bisa kita dapatkan Diastolic rumble (desah).

105.

BERAPA MACAM TYPE DEMAM YANG SDR KETAHUI ?

106.

FEBRIS INTERMITTENT:
Suhu yang tinggi diselingi dengan suhu normal atau subnormal.
Biasanya disertai menggigil (rasa dingin)
Didapat pada : - Malaria
- Sepsis
- Liver abscess
FEBRIS REMITTENT :
Suhu naik turun lebih besar dari 1oC , tetapi tidak pernah mencapai normal
Kadang-kadang teratur, kadang-kadang tidakf teratur.
Tidak karakteristik untuk suatu penyakit
FEBRIS CONTINUS
:
Untuk beberapa lama suhu sama, dan terdapat naik turun lebih kecil dari 1 oC
Febris thypoid (++)
Pneumonia
FEBRIS HECTICA
:
Demam yang sangat tidak teratur
Keadaan umum yang buruk
Demam yang lama
TBC paru-paru
FEBRIS TYPE INVERSUS:
Suhu pagi lebih tingi dari suhu sore
Misal pada TBC paru-paru

BAGAIMANA GAMBARAN DEMAM PADA MORBILLI ?


Disini ada 2 puncak demam, berlangsung 1 minggu :
Puncak I
: pada permulaan penyakit
Puncak II
: pada permulaan timbulnya exanthema kebanyakan pada hari ke 5

107.

BILA DEMAM TURUN DISEBUT LYSIS & BILA DISEBUT CRISIS ?

LYSIS
CRISIS

: Bila demam turun perlahan-lahan dalam 2 3 hari baru normal


: bila demam turun lebih kecil dari 3 jam , baru normal
umpamanya pada pneumonia.

108.
BERAPA BESAR LESI DI PARU-PARU BARU DAPA DINYATAKAN SECARA PERKUSI
DAN BERAPA JARAKNYA DARI DADA DAN BERAPA PALING SEDIKIT CAIRAN DALAM
RONGGA PLEURA ?

109.

lesi paling kecil 2 3 cm


Jarak lesi paling jauh 5 cm dari dinding thorax
Jumlah cairan paling sedikit 200 cc.

DALAM KEADAAN APA SAJA SUARA PERKUSI PARU ADALAH BEDA ?


Kalau ada gangguan transmissi antara dinding thorax dengan paru-paru , umpamanya
pada :
1. Infiltrat
2. Exudate
3. Atelectase
4. Tumor-tumor
5. Fibrothorax (schwarte)

110.

BAGAIMANA SDR MEMBEDAKAN INFILTRAT DAN EXUDAT ?


Palpasi:
Perkusi:
Auskult:
Br-phomi:

INFILTRAT
Fremitus suara meninggi
Beda tympani
Vesiculer menajam/bronchial
Ronchi basah (+)
Crepitasi (+)
(+)

EXUDAT
Fremitus suara menurun
Redam
melemah
Ronchi basah (-)
Crepitasi (-)
(-)

111.BAGAIMANA MEMBEDAKAN SCHWARTE DAN EXUDAT ?


Palpasi:
Perkusi:
Auskult:
Inspeksi
:
112.

SCHWARTE
Fremitus suara menurun
Sangat redam
Melemah / menghilang
Retraksi (+)

EXUDAT
Fremitus suara menurun
Redam
Melemah / menghilang
Retraksi (-)

BAGAIMANA MEMBEDAKAN MASSIVE ATELECTASE DAN SCHWARTE ?


Semuanya mirip exudat :
Perkusi:
Redam
Auskult:
Menghilang /melemah
Fremitus suara menurun
Kecuali : 1. Timbulnya / perluasannya timbul / hilang dengan cepat
2. Adanya gejala penarikan kearah yang sakit
3. Ruang antar iga bertambah kcil

4. Ketinggalan waktu bernafas.

113.

BAGAIMANA MEMBEDAKAN MASSIVE ATELECTASE DAN SCHWARTE ?


Fremitus suara:
Perkusi:
Auskult :
Inspeksi:
Daerahnya :
Terjadinya :

MASSIVE ATELECTASE
Menurun
Redam
Melemah
Tidak ada perubahan
setempat pada skelet
luas
Acute / massal

SCHWARTE
Menurun
Redam
Melemah
Ada perubahan setempat pada skelet
Terlokalise
Berangsur-angsur

114.
APA PERBEDAAN ANTARA COMPRESSIVE ATALECTASE DENGAN DESTRUCTIVE
ATALECTASE ?

115.

COMPREHENSIVE ATALECTASE:
Gejala nya lebih mirip infiltrat ok disini tidak seluruh udara di paru-paru di resorpsi,
hanya yang di parenchyme paru-paru saja, sedang pada bronchus udaranya masih
ada.
Jadi disini pergeseran udara masih ada pada bronchus, sedang udara yang
mengisolasi yang biasanya ada pada parenchyme , kini tidak ada lagi.
Akibat nya penghantaran suara ke dinding thorax kini melalui media padat sehingga
suara yang terdengar lebih menajam.

OBSTRUCTIVE ATALECTASE : (MASSIVE ATALECGTASE).


Disini pau-paru sudah tidak berfungsi lagi, sehingga semua udara dalam
parenchyme dan bronchus sudah diresorbsi , jadi tidak ada lagi pengaliran udara
sehingga gejalanya lebih mirip dengan exudat.

APA YANG SDR. PERHATIKAN PADA PEMERIKSAAN MATA ?

Stand mata
Gerakan mata
Exophthalmos
Ptosis
Icterus
Anemis
Reaksi pupil kanan dan kiri
Arcus senilis
Dsb.

116.

BAGAIMANA MENENTUKAN ADANYA VENA COLLATERAL DI ABDOMEN ?


Cari vena diatas perut yang cukup panjangnya, jangan yang bercabang-cabang,
kemudian tekan dengan jari pada ujung distalnya (dekat umbilicus), darah didalamnya di
urut keatas sehingga vena menjadi kosong.
Sekarang tekan ujung vena yang proxima (jauh dari umbilicus) dengan jari tangan
lainnya untuk menjaga supaya pembuluh darah tadi tetap kosong. Kemudian jari di
bagian distal dilepaskan. Kalau betul darahnya mengalir dari bawah ke atas , maka vena
tersebut akan cepat menjadi penuh berisi lagi.
Kemudian percobaan kita ulangi lagi, tetapi sekarang yang dilepaskan dulu adalah jari
yang proximal yang jauh dari pusat. Ternyata pembuluh verna tadi mula-mula tampak
tetap kosong, baru kemudian secara perlahan-lahan akan terisi kembali .
Percobaan yang serupa dapat kita lakukan terhadap cabang-cabang vena epigastrica
superfisialis (dibawah pusat). Darahnya disini akan mengalir dari atas kebawah

117.

APA SEBENARNYA CAPUT MEDUSAE ITU ?


Anastomose dari vena-vena collateral disekitar pusat yang ada disebelah luar didnding
perut dari pusat kebawah menuju vena epigastrica superficialis inferior --- v.femoralis --v.cava interior, dengan vena-vena cugtanea abdominalis.

118.

APA ITU SPIDER NAEVI ?


Dilatasi dari arteriol di kulit dimana dari cdentrumnya keluar cabang-cabang kecil seingga
menyerupai bentuk sarang laba-laba dan centrumnya mengalami pulsasi.
Ini terjadi ok konsentrasi estrogen dan steroid yang meningkat, beredar dalam darah.
Biasanya ini dijumpai di daerah :
Lengan atas
Dada depan
Bahu belakang
Bahagian bawah dari arcus costarum

119.

BILA ADA IMPOTENSI, APA INTERPRETASI SDR. ?


1.
2.
3.
4.
5.

120.

Konflik kejiwaan (psychis conflic)


D.M.
Cirrhosis hepaTis
Penyakit jantung
Atropi / fibrosis testis

SEBUTKAN BEBERAPA PENYAKIT FAMILIAR YANG SDR; KETAHUI ?


1. D.M.

5. Carcinoma

2. Hypertensi
3. Apoplexia cerebri
4. Haemophilia

6. Penyakit-penyakit saraf
7. Penyakit-penyakit mental
8. Dsb.

121.
KENAPA SYARAT TERJADINYA CYANOSE, MINIMAL HARUS ADA 5 GR% REDUCED
HEMOGLOBINE ?
Untuk terjadinya cyanose minimal harus ada 6 7 vol% darah kapiler yang tidak jenuh
akan oxigen (unsaturated blood).
Pada keadaan normal :
Darah arterial yang tidak jenuh O2 1 vol%
Darah venous yang tidak jenuh O2 6 vol%
Jadi darah kapiler yang tidak jenuh :
1 vol% + 6 vol% = 3,5 vol%
2
Tiap 100 cc darah normal mengandung 15 gr Hb, yang dapat mengikat 20 cc O 2.
Jadi :
1 gr Hb dapat mengikat : 20/15 = 1,33 cc O2
5 gr Hb dapat mengikat : 5x 1,33 = 6,65 cc O2
Maka dengan adanya 5 gr% reduced Hb, berarti darah yang tidak jenuh akan O 2
(unsaturated blood) adalah 6,65 vol% jadi tepat berada diantara syarat minimal 6-7 vol%.

122.

APA ITU SINGULTUS ?


Tersentu karena kontraksi yang tiba-tiba (mendadak) dari diaphragma.
Ini dapat terjadi karena :
Pengisian abdomen yang berlebih-lebihan sehingga diaphragma teregang
Peradangan dari diaphragma
Peritonitis acuta
Encephalitis
Nervousitas
Dsb.

123.

CLUBBING FINGERS DAPAT DIJUMPAI PADA PENYAKIT APA SAJA ?


1. Penyakit paru-paru kronis
Misalnya : - Bronchiectase
- Abscess paru-paru
- Tumor paru-paru
2. C.H.D. terutama Tetralogi Fallot
3. Endocarditis lenta
4. Cirrhosis hepatis

124.

BILA TERJADI LETAK TINGGI DARI DIAPHRAGMA, APA SAJA KEMUNGKINANNYA ?


1. Naiknya tekanan intra-abdominal

Misalnya pada : - ascites


- Meteorismus
- Graviditas
- Tumor-tumor abdomen
2. Paralyse n. phrenicus
3. Relaxatio diaphragma karena paralyse n.symphaticus
4. Letak tinggi sepihak diaphragma bahagian kanan dapat ok:
Proses-proses di hepar
Misal pada : - Abscess hepar
- Echinococcosis
Proses-proses antara hepar dan diaphragma.

125.

APA SAJA YANG SDR PERHATIKAN PADA PEMERIKSAAN LIDAH ?


Kering
Pucat
Beslag
Licin
Atropi
Dsb.

126.
DALAM MENEGAKKAN DIAGNOSA T.B.C. PARU-PARU , APA SAJA YANG SDR
LAKUKAN?
ANAMNESE:
Batuk lebih dari 1 bulan, tidak sembuh-sembuh walaupun telah diobati
Berdahak (sputum)
Haemoptoe, tidak perlu tunggu sampai 1 bulan
Sesak nafas
Penafsan cuping hidung
Demam berlangsung lama, sifatnya tidak menentu, terutama type inversus
Berkeringag gerutama dimalam hari
Anorexia
malaese

PERKUSI:
Stadium dini (I) : - beda ringan infraclavicular (apex)
Stadium lanjut : - beda intensive

AUSKULTASI:
Stadium dini : - suara pernafasan vesikular menajam
- Expirasi memanjang
- Ronchi basah gelembung kecil infraclavicular.

Stadium lanjut : - suara pernafasan vesicular menajam di daerah yang luas


- Pernafasan gesaccaderd
- Pernafasan metamorphoserend
- Gejala-gejala caverne :
1. Pernafasan amphoris

2. Perkusi : - tympani
- schallwechsel

127.

APA PEDOMAN SDR UNTUK MENCARI LOKALISASI KANTONG EMPEDU ?


Garis linea medioclavicularis yang memotong arcus costarum kanan tepat pada incissure
tepi hati, tepat pada porta hepatis

128.

BAGAIMANA SDR MENENTUKAN COPULA (TEPI ATAS) HATI ?


Dengan perkusi batas paru hati relatif
Normal berada tepat pada ICR IV V kanan

129.

BILA DIKATAKAN HEPAR MEMBESAR ?

130.

PADA PALPASI HEPAR APA SAJA YANG SDR PERHATIKAN ?


1.
2.
3.
4.
5.

131.

Bila hepar teraba lebih besar dari 2 jari di bawah arcus costarum kanan
Bila jarak antara copuls hati dengan margo-anterior lobus dextra (tepi bawahnya)
lebih besar dari satu tapak tangan.

Pembesaran-nya
Pinggir-nya
Konsisensi-nya
Permukan-nya
Nyeri tekan

berapa jari di bawah arcus costarum kanan


tumpul ata tajam
lembek kenyal keas
licin atau berbenjol-benjol

BAGAIMANA CARA MEMPERMUDAH PALPASI LIEN ?


O.s. disuruh tidur miring ke kanan, sedangkan tangan kirinya ditelentangkan ke atas
dengan kuat dibawah kepala, sehingga arcus costarum kiri akan tertarik keatas dan lien
akan turun kebawah medial.

132.

BAGAIMANA TEHNIK PALPASI LIEN ?


Tangan kiri si pemeriksa di letakkan di sebelah kiri dibawah punggung di bawah arcus
costarum kiri yang terbawah dari o.s. , ini ditarik sedikit kemuka.
Tangan kanan diletakkan di kiri muka dibawah arcus costarum o.s. dan mengadakan
palpasi pada permukaan kulit. Kita minta o.s. bernapas dalam sedang si pemeriksa tetap
diam.
Bila lien membesar maka kita rasakan ujung-ujung jari depan terdorong oleh jari ddepan
tsb.

Kemudian rubah posisi tangan kanan, palpasikan ke lateral dan ke medial, sebab letak
kutub lien tampak dibawah arcus costrum dapat pada tempat yang berlain-lainan.

133.
APA BEDANYA KONSISTENSI LIEN PADA PENYAKIT MALARIA DENGAN PADA
PENYAKIT TYPHUS ABDOMINALIS ?
Malaria
Typhus Abd.
134.

: keras dan rapuh


: lembek

APA TANDA KHAS DARI PEMBESARAN LIEN ?


Adanya incissura pada tepi tengah lien.

135.

APA TANDA PENTING DARI GINJAL PADA PALPASI BIMANUEL ?


Adanya ballottement. Bila kita dorong dengan tangan yang dibelakangnya, maka terasa
organ tsb mendorong tangan kita yang di depan.

136.

BAGAIMANA SDR MENETAPKAN ADANYA SUATU KISTE GINJAL ?

137.

Pada palpasi teraba ginjal membesar dan berbenjol-benjol


Bilateral mengenai kedua ginjal
Penyakit ini familier

BAGAIMANA SDR MEMBEDAKAN PEMBESARAN LIEN DAN GINJAL ?


Dengan insulfator, dimasukkan udara ke colon via rectum.
Bila lien membesar maka perkusi beda
Bila ginjal membesar , maka perkusi tympani yang sangat
Tetapi ini sulit karena tumor-tumor yang besar dapat menekan colon ke bawah.

138.

BAGAIMANA PEMBESARAN LIEN DI UKUR SECARA SCHUFFNER ?


Kita menarik garis tegak lurus dari pusat ke arcus costarum kiri, perpanjangkan garis ini
sampai ke s.i.a.s. kanan.
Garis ini dibagi dalam 8 bahagian, yaitu :
S-I
: jarak antara arcus costarum dengan pusat
S-II
: pertengahan jarak antara arcus costarum dengan pusat.
S-III
: jarak antara arcus costarum dengan pusat
S-IV
: tepat pada pusat ( 4/4 jarak A, C denan pusat)
S-V
: 5/4 jarak arcus costarum dengan pusat, jadi pada garis perpanjangannya

S-VI
S-VII
S-VIII

139.

: 6/4 atau pada pertengahan garis antara pusat dengan s.i.a.s. kanan
: 7/4 atau proximal dari s.i.a.s. kanan
: tepat pada s.i.a.s. kanan

APA YANG SDR PERHATIKAN PADA PEMERIKSAAN TONSIL ?


Tekniknya lidah ditekan dengan tongue spatle, lalu disenter dan diperhatikan adanya :
Merah
Bengkak
Beslag
Membrana
Angina lacunaris

140.

DALAM KEADAAN APA SAJA DIDAPATI LETAK RENDAH DARI DIAPHRAGMA ?

141.

Emphysema pulmonum
Enteroptosis
Pleural efusion sebelah kiri ok sebelah kanan dihalangi oleh hati

APA ITU DERMOPRAPHIE ?


Suatu reaksi vasomotorik yang hebat akibat dari rangsangan mekanis.
Caranya dengan menggoreskan benda tumpul diatas kulit.
Bila goresan lemah sering dalam waktu yang pendek terlihat garis yang putih
(dermographie alba).
Bila goresan kuat timbul kemerahan yang jelas disebut dermographi rubra.
Setelah bebeapa saat ( menit) timbul penonjolan pada tempat perangsangan elevasi.
Misalnya didapat pada Morbus Basedowi.

142.

PADA KEADAAN APA SAJA DIDAPAT SPLENOMEGALI ?


A.

Infeksi akut :
misalnya : - Typhoid fever
- Tularemia
Infeksi subakut / kronis :
misalnya : - T.B.C.
- Syphilis
- Histoplasmosis
B. Kongesti , misalnya : - Portal hypertension
misal : Cirrhosis hepatis
Bantis syndrome
- Thrombosis vena porta dan lien tumor dan amboli
- Tekanan dari luar terhadap vena lienalis dan vena porta
misal: pembesaran kelenjar
tumor

C. Kelainan-kelainan darah :
Misal : anemia hemolytic & pernicious
polycythaemia
leukiemia
hypersplenisme (parr hematopenia)
D. Penyakit-penyakit lain :
misal : penyakit-penyakit granulomatosus
seperti : Hodgkins disease
Sarcoidosis
Lympho Sarcoma
Reticulum cell Sarcoma
Gauchers disease
Amyloidosis
Serum sickness
Systemic Lupus Erythematosus
Subcapsular hemorrhage

143.

PADA KEADAAN APA SAJA DIDAPATI ADANYA ASCITES ?


A. Infeksi dalam rongga peritoneum (peritonitis )
1. Tuberculosis
2. Sekunder ok perforasi dari :
a. Appendicitis
b. Ulcus pepticum
c. Diverticulitis
d. Emphyema kandung empedu
B. Obstruksi vena-vena :
1. V. porta ok penyakit hepar yang diffuse
a. Cirrhosis hepatis
b. Hepar lobatum
2. V. porta thrombosis neoplasma
3. Penekanan dari luar terhadap v. portae
a. Neoplasma aligna
b. Lymphoma
c. TBC lymp node
d. Sarcoidosis
4. Obstruksi vena cava inferior
a. Thrombosis
b. Massa mediastinum
5. Penyakit-penyakit jantung yang kronis.
a. Mitral stenosis
b. Pericarditis constructive
C. Lymphatic obstruction dengan chylous ascites
D. Metastase tumor pada peritoneum
E. Haemoperitoneum

144.

PADA KEADAAN APA SAJA DIDAPATI HEPATOMEGALI ?


A. Pembendungan vena di hepar :
1. CHF
2. Obstruksi v. cava inferior
3. Obstruksi vena portase

B. Obstruksi pada saluran empedu :


1. Batu empedu
2. Pancreatitis
3. Neoplasma pancreas
4. Tekanan dari luar
C. Infeksi
:
1. Pembentukan abscess yang lokal
2. Hepatitis infectiosa
3. Amoebic hepatitis
4. Tuberculosis
5. Syphilis
6. Actinomycosis
7. Brucellosis
8. Kista hydatid
D. Diffuse hepatomegali tanpa infeksi
1. Cirrhosis hepatis
a. Portal cirrhosis
b. Biliary cirrhosis
2. Toxic hepatitis
3. Amyloidosis
4. Sarcoidosis
5. Haemochromatosis
E. Neoplasma
:
1. Lymphoma
2. Leukemia
3. sarcoma
4. carcinoma

145.
BILA SDR SUSPEK AKAN PENYAKIT JANTUNG, APA YANG HARUS SDR.
TEMUKAN?

146.

Dyspnoe :
a. Dyspnoe deffort
b. Dyspnoe de repos
c. Paroxismal nocturnal dyspnoe
d. orthopnoe
Cyanose
Oedema terutama pada exremitas inferior
Palpitatio cordis
Angina pectoris
Asthma cardiale
Nycturia lebih dari 3 kali kencing dimalam hari.

BAGAIMANA MENGUKUR DESAKAN VENOUS (T.V.C.) SECARA INDIRECT ?


O.s. disuruh berbaring terlentang dengan leher dan dada terbuka. Kepala diletakkan
diatas, berupa bantal, sedangkan leher dalam keadaan relaks.

Ikuti pulsasi v.jugularis externa sampai dimana tempatnya menghilang. Pada tempat ini
desakan venous sama dengan tekanan atmospher.
Pada orang sehat tempat ini sama tinggi dengan bidang horizontal yang melalui angulus
ludovici (persendian antara costa II dengan sternum), dalam perhitungan bidang ini di
anggap terletak 5 cm diatas centrum atrium kanan.
Bila pulsasi menghilang 3 cm vertical diatas bidang mendatar tadi maka desakan
venousnya sama dengan R + 3 cm = 5 + 3 cm = 8 cm.
Bila lebih rendah 3 cm vertical dibawah bidang tersebut maka desakan venousnya sama
dengan R 3 cm = 5 3 cm = 2 cm.
Nilai normal desakan venous : 1,5 cm sampai 3,2 cm.
Menurut beberapa buku nilai normal TVC sama dengan R 3 cm.

147.

APA YANG MENYEBABKAN PULSASI INI ?


Kontraksi atrium menyebabkan darah tertahan untuk sementara di vena sehingga terjadi
gelombang I.
Kontraksi ventrikel waktu systole menyebabkan timbulnya gelombang-gelombang yang
dihantarkan ke vena-vena yang berdekatan sehingga timbul gelombang II.
Bila jantung melemah (DC kanan) maka pulsasi akan menjadi lebih jelas diatas bidang
horizontal tersebut.

148.

MENGAPA VULSASI VENA 2 KALI LEBIH BANYAK DARI PULSASI ARTERI ?

149.

Pols vena ok kontraksi atrium dan ventrikel


Polas arteri ok kontraksi (systole) ventrikel

BAGAIMANA SDR MEMBEDAKAN PULSASI ARTERI DENGAN PULSASI VENA ?


Amplitudo
Teraba
Pada sikap berdiri
Rhytmis dengan ictus

150.

PULSASI VENA
Lebih besar
Jarang teraba
Berkurang
(-)

PULSASI ARTERI
Lebih kecil
Selalu teraba
Bertambah
(+)

KENAPA ADA NYCTURIA PADA PENYAKIT JANTUNG ?


Karena malam hari o.s. istirahat oedema diresorbsi volume darah meningkat
blood supply ke ginjal meningkat produksi urine meningkat nycturia

151.

PADA PENYAKIT APA SAJA TERJADI NYCTURIA ?

1. D.C.
2. Nephrosclerosis
3. Prostate hypertrophy

152.
APA YANG SDR PERHATIKAN PADA PEMERIKSAAN HATI DAN SALURAN
EMPEDU ?
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

153.

Sakit di perut kanan bawah memancar ke .....


Koliek
Icterus
Pruritus
Ascites
Oedema
Berak : - dempul
- Hitam
- Dsb.

APA ITU COIDONYCHIA ?


Pencekungan dari kuku.
Biasa didapat pada gastroenteritis

154.

APA YANG DIMAKSUD DENGAN PEMBESARAN TONSIL TINGKAT I II DAN III ?


Tingkat I :
Bila pertambahan besar tonsil lebih kecil dari setengah besar normal.
Disini tonsil yang membesar belum melewati plica posterior
pharyngopalatinus).

(arcus

Tingkat I :
Bila pertambahan besar tonsil lebih besar dari setengah besar normal.
Disini tonsil yang membesar sedikit melewati plica posterior.
Tingkat III :
Bila pembesaran tonsil sedemikian rupa, sehingga mendekati garis median.
Disini tonsil yang membesar sudah sangat melewati plica posterior.

155.

BAGAIMANA GAMBARAN FACIES THYPOCFRATICA ?


Muka
: pucat dan cyanotis
Mata
: cekung dan sayu
Pipi
: cekung
Hidung
: runcing
Gambaran ini dijumpai pada keadaan Dehydrasi berat .

156.

BAGAIMANA GAMBARAN PENDERITA CUSHINGS SYNDROME ?

157.

APA TANDA-TANDA DECOMPENSATIO CORDIS ?


1.
2.
3.
4.
5.
6.

158.

Moon face : - Muka gemuk


Mata sipit
Pipi merah
Tengkuk + berpunuk (seperti kerbau).
Distribusi lemak yang centripetal
Kaki runcing, tak gemuk.

Dyspnoe
Pulsus alternans
Gallop rhythm diastolis
Cyanosis
Haemoptoe
Suara serak.

MANA YANG LEBIH BERBAHAYA , DC KIRI ATAU DC KANAN ?


DC kanan , karena proses nya cepat akut.

159.

APA TANDA-TANDA DECOMPENSATIO CORDIS KANAN ?


1. TVC meninggi
2. Hepar membesar
3. Oedema
4. Ascites
5. Hydrothorax
6. Cyanosis
7. Icterus
Gejala-gejala fihak ginjal : oliguris

160.

APA TANDA-TANDA MITRAL STENOSIS ?


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Bunyi jantung pertama di apex cordis (M-1) mengeras


Bising diastolis
Opening snap dari katup mitral
Fremissement diastolis
P-2 mengentak
Ictus cordis berpindah ke kiri, tetapi tidak ke bawah
Graham Steelmurmur, yaitu bising diastolis yang lemah diatas arteria pulmonalis
karena adanya insufficiency pulmonal yang relative.

161.

BILA DIKATAKAN DENYUT NADI TERATUR ?


Kalau jarak dua nadi berturut-turut adalah konstan.

162.

BILA SUATU NADI DIKATAKAN ANEQUAL ?


Kalau denyutan dua nadi beraturan.

163.

APA ITU ICTUS DAN BAGAIMANA TERJADINYA ?


ICTUS : pukulan : dorongan : pukulan apex .
ICTUS adalah penonjolan kecil dan lokal pada daerah praecordial yang terjadi
waktu systole.
Ini terjadi karena waktu systole, ventrikel berkontraksi sehingga jantung
menegang dan berputar kedepan akibat apex cordis bergerak menuju kemuka
inilah ictus.

164.

APA YANG SDR PERHATIKAN PADA ICTUS ?


1. Lokalisasinya :
Normal ini berada sedikit medial dafri linea medioclavicularis kiri setentang
dengan ICR-V kiri.
2. Intensitetnya :
Apakah : kuat angkat
Sedang
Lemah
3. Perluasannya :
Apakah : diffuse beberapa jari
Terlokaliser

165.

BILA DIKATAKAN SUATU ICTUS NEGATIVE ?


Bila ictus terjadi waktu diastole, dpl selama systole terjadi penarikan ictus.

166.

BAGAIMANA INI TERJADI ?


Prinsip :
Pada waktu systole akibat kontraksi jantung, maka dinding thorax tertarik kedalam,
sedangkan waktu diastole dinding thorax terdorong keluar.

Ictus negative didapat pada :


1. Pericarditis adhesiva:
Karena adanya
perlengketan dari pericard maka waktu jantung
berkontraksi jantung tidak dapat bergeser kemuka , akibatnya
dinding thorax tertarik kedalam, sedangkan waktu diastole volume
jantung bertambah dinding thorax terdorong kedepan ictus
negative.
2. Jantung yang membesar dan melemah:
Waktu jantung berkontraksi volume jantung mengecil tekanan
negative dalam rongga thorax bertambah negative dinding thorax
terhisap (tertarik) kedalam, sedangkan waktu jantung relaks (diastole)
volume jantung bertambah tekanan negative dalam rongga thorax
berkurang negativenya dinding thorax terdorong kedepan.

167.

BAGAIMANA SDR MENETAPKAN LOKALISASI ICTUS YANG DIFFUSE ?


Pada palpasi kita cari tempat yang paling kuat pukulannya dengan tiga jari .
Lokalisasi ictus adalah :
Yang paling jelas terlihat
Yang paling kuat pukulannnya
Yang paling lateral dari linea medio clavicularis
Yang paling bawah letaknya.

168.

APAKAH LOKALISASI ICTUS ITU KONSTAN ?


Tidak ini tergantung dari :
Sikap badan
Letak diaphragma
Bila tidur miring ke kiri
ictus mendekati linea axillaris anterior
Bila berbaring miring ke kanan ictus mendekati pinggir sternum kiri
Bila inspirasi dalam
ictus lebih kebawah dan 1 1 jari lebih medial dari
linea medio clavicularis kiri.
Bila tiba-tiba berdiri dari sikap tiduran ictus sedikit lebih rendah dan lebih medial.

169.

BAGAIMANA SDR KETAHUI BAHWA ICTUS INI TERJADI WAKTU SYSTOLE ?


Pada waktu ictus terlihat / teraba teraba pulalah satu gelombang nadi pada arteria
carotis communis.

170.

BILA DIKATAKAN ICTUS ITU KUAT ANGKAT DAN DIFFUSE ?

Pada o.s. dengan hypertrophy yang sangat dari ventrikel


Bila kerja jantung menguat seperti didapat pada :
Nervousitas


171.

Morbus basedow

APA YANG DIMAKSUD DENGAN HYPERACTIVITAS JANTUNG ?


Bila kerja jantung menguat sehingga pulsasi ictus dapat terlihat meliputi seluruh daerah
jantung.

172.
BILA ICTUS TERLETAK DILUAR LINEA MEDIOCLAVICULARIS KIRI
INTERPRETASI SDR ?

. APA

1. Pembesaran jantung ke kiri


2. Jantung bergeser ke kiri mungkin ok:
a. Tertarik ke kiri ok schwarte
b. Terdorong ke kiri ok : exudat / transudat dalam cavum pleurae kanan.
173.
BAGAIMANA
SDR
PERGESERAN JANTUNG ?

MEMBEDAKAN

PEMBESARAN

JANTUNG

DENGAN

PEMBESARAN JANTUNG
Bila batas kiri jantung gtergeser ke kiri melewati linea medioclavicularis kiri,
sedangkan bagas kanan jantung gtegtap ataupun tergeser ke kanan (pada
atau melewati linea sternalis kanan).

PERGESERAN JANTUNG
Bila batas kiri jantung dan batas kanan jantung sama-sama tergeser ke kiri
atau ke kanan.
Ataupun bila batas kiri jantung terlalu jauh diluar semestinya dan batas
kanan jantung tidak dapat di tentukan berhubung adanya beda atau redam
yang luas di seantero
thorax
bahaian kanan (umpanyanya pada
pendesakan jantung oleh adanya cairan di sebelah kanan).

174.
BILA ICTUS TERLALU MEDIAL DARI LINEA MEDIOCLAVICULARIS KIRI, APA
INTERPRESTASI SDR ?
1. Jantung membesar ke kanan karena pembesaran atrium dan ventrikel kanan, tetapi
harus diingat bahwa batas kanan jantung hanya sedikit saja merupakan pinggir
kanan, sedangkan sebahagian besar berbatas dengan diaphragma , dimana
kadang-kadang pada pembesaran ventrikel kanan bisa terjadi dilatasi ke kiri.
2. Pada umumnya oleh pergeseran ke kanan ok tarikan dari jaringan ikat pleura
sebelah kanan ataupun dapat karena dorongan pleural effusion sebelah kiri.

175.

BILA ICTUS TERLETAK LEBIH TINGGI DARI NORMAL, APA INTERPRETASI SDR ?
Letak diaphragma yang tinggi

176.

APA GUNANYA SDR PERHATIKAN ICTUS ?


Untuk mengetahui :
1. Aktivitas jantung
2. Batas jantung kiri
3. Lokalisasi jantung
4. Pembesaran jantung
5. Pergeseran jantung
6. Letak diaphragma

177.

APA ITU FREMISSEMENT ?


Getaran yang tertentu dari jantung yang dapat di raba / di dengar pada ictus / aorta.
Terutama didapat pada kerusakan katup jantung dan biasanya bersamaan dengan
adanya bising yang keras pada auskultasi jantung.

178.

APA YANG HARUS SDR PERHATIKAN BILA ADA FREMISSEMENT ?


1. Lokalisasinya di ictus atau di aorta
2. Kapan terjadinya (phase) waktu systole atau diastole
LOKALISASI
Ictus
Ictus
Aorta
Aorta

179.

PHASE
Systole
Diastole
Sustole
Diastole

PENYAKIT
Mitral insufficiency
Mitral stenosis
Aorta stenosis
Aorta insufficiency

BAGAIMANA UNTUK MENDAPATKAN FREMISSEMENT YANG JELAS DAN KUAT ?


Suruh o.s. exercise sejenak.
Untuk fremissement dciastolis suruh o.s. agak membungkuk kedepan dan auskultasi
pada akhir expirasi.

180.
APA DASARNYA MAKA SDR DAPAT MENGATAKAN BAHWA ICTUS ITU DIFFUSE
DAN KUAT ANGKAT ?
Diffuse:
Bila ictus tsb. dapat ditutupi oleh 2 jari atau lebih
Kuat angkat :
Bila kedua ujung jari terangkat kuat di tempat ictus.

181.

APA SEBABNYA BATAS KANAN JANTUNG SULIT DITENTUKAN ?


1. Batas kanan jantung dibentuk oleh atrium kanan, dimana letaknya agak jauh dari
dinding thorax. Pada jantung orang normal, perubahan bunyi untuk batas kanan
jantung adalah pada pertengahan sternum (linea midsternalis).
2. Pada perkusi sternum ikut bergetar.

182.

APA YANG DIMAKSUD DENGAN BATAS JANTUNG RELATIVE ?


Batas jantung yang sebenarnya, dimana pada perkusi ada perubahan suara dari sonor
ke beda ringan.

183.

APA YANG DIMAKSUD DENGAN BATAS JANTUNG ABSOLUT ?


Bahagian jantung yang langsung menempel pada dinding thorax, jadi tidak dipisahkan
oleh jaringan paru.

184.
MENGAPA UNTUK MENENTUKAN BATAS JANTUNG KIRI HARUS DENGAN
PERKUSI YANG KERAS ?
Karena batas kiri jantung ditutupi selapis jaringan paru yang tipis yang mana bila di
perkusi perlahan-lahan hanya terdengar suara sonor.

185.
BATAS
JANTUNG ?

MANA YANG

MEMBERI

KESAN

TENTANG

PERUBAHAN

BENTUK

Batas jantung relative , sedangkan batas jantung absolut lebih cenderung terhadap
perubahan di paru-paru.

186.
BAGAIMANA DAPAT DITENTUKAN PERUBAHAN DI PARU-PARU BERDASARKAN
BATAS ABSOLUT JANTUNG ?
1. Pada emphysema / pneumothorax dapat memisahkan jantung dari dinding thorax,
sehingga batas jantung absolut bisa menghilang.
2. Pada peradangan di paru-paru /pleura batas jantung absolut dapat menjadi lebih
besar.

187.

188.

BAGAIMANA MENENTUKAN BATAS ATAS, KANAN DAN KIRI DARI JANTUNG ?

Batas atas :
Perkusi dari atas ke bawah disebelah kiri dekat sternum.
Batas atas jantung normal pada ICR III kiri.

Batas kanan:
Perkusi dari lateral ke medial, dimulai sedikit diatas atau pada batas paru-hati
(batas paru relative).
Normal terletak pada pertengahan sternum.

Batas kiri :
Perkusi dari lateral ke medial setinggi ictus.
Normal terletak sedikit medial dari medio clavicularis kiri atau tepat pada ictus.

MENGAPA BATAS BAWAH JANTUNG TIDAK DITENTUKAN ?


Karena bagian bawah jantung yaitu apex cordis , tetap bergerak.

189.
BILA TERDAPAT SUARA PERKUSI BEDA ATAU REDAM DI ICR-III DAN IV SEBELAH
KANAN STERNUM, APA INTERPRETASI SDR ?
Adanya proses patologis, yang dapat berupa :
1. Pembesaran jantung ke kanan
2. Pergeseran jantung ke kanan
3. Cairan dalam ruangan pericard.

190.
BILA DIDAPAT SUARA PERKUSI BEDA DI ICR-II KIRI DAN KANAN, APA SAJA
KEMUNGKINAN PENYEBABNYA ?
1. Aneurysma aortae
2. Mitral stenosis :
Hypertrophy / dilatasi atrium kiri
Dilatasi argteria pulmonalis
3. Terbukanya ductus botalli
4. Tumor tumor mediastinum

191.

APA YANG DIMAKSUD DENGAN COR BOVINUM ?


Pembesaran jantung yang extreem dimana didapati :
Batas kanan jantung jauh diluar linea sternalis kanan
Batas kiri jantung melewati linea axillaris anterior kiri.

192.

APA YANG DIMAKSUD DENGAN COR PENDULUM ?


Gambaran perkusi dari jantung yang kecil karena batas kiri jantung amat jauh ke kanan.

193.

APA YANG DIMAKSUD DENGAN DEXTROCARDI ?


Jantung mengalami situs inversus, dimana kebalikan dari lokalisasi jantung yang normal,
maka disini sebagian besar jantung terletak di sebelah kanan thorax.

194.

PADA AUSCULTASI JANTUNG APA SAJA YANG HARUS DI PERHATIKAN ?


1.
2.
3.
4.
5.

195.

Intensitet
Irama (Rythme)
Frekuensi
Suara-suara katup
Suara suara tambahan

APA SEBENARNYA BUNYI JANTUNG I DAN II ITU ?


BUNYI JANTUNG I
Suara katup mitral dan katup tricuspid yang menutup waktu systole
secara mendadak, juga berasal dari getaran-getaran dinding ventrikel
kanan dan kiri.
BUNYI JANTUNG - II
Suara katup pulmonal dan aorta yang menutup secara mendadak waktu
ventrikel diastole.

196.

INTENSITET KEDUA SUARA JANTUNG MELEMAH KARENA APA SAJA ?


A. Faktor-faktor jantung sendiri
Misal: kurangnya kekuatan jantung.
B. Faktor-faktor diluar jantung
Misal : karena terhalangnya transmissi suara jantung seperti didapat
pada :
1. Dinding thorax yang terlalu tebal
2. Emphysema pulmonum (pembesafran vol paru-paru)
3. Pneummothorax
4. Pericarditis exudativa

197.

DIMANA SAJA DIDENGAR SUARA JANTUNG TERSEBUT ?

SUARA DARI KATUP


DI DENGAR DI
1.
Mitral (M)
Ictus
2.
Tricuspid (T)
ICR IV dan V dekat sgernum
3.
Aorta (A)
ICR II kanan dekat sternum
4.
Pulmonal (P)
ICR II kiri dekat sternum
Nb ; Lokalisasi ini berdasarkan penerusan suara, jadi bukan berdasarkan letak
anatomisnya, karena itu harus didengarkan juga di tempat lain terutama untuk
katup aorta.
198.
INTENSITET SUARA (BUNYI
(DIPENGARUHI ) APA SAJA ?

JANTUNG-I

DAN

II

ITU

TERGANTUNG

INTENSITET SUARA JANTUNG - I:


1. Kekuatan kontraksi otot jantung
2. Cepat naiknya tekanan di dalam ventrikel
3. Letak katup waktu ventrikel systole
4. Keadaan anatomis katup mitral
INTENSITET SUARA JANTUNG II:
1. Tekanan didalam arteria pulmonalis dan aorta
2. Keadaan anatomis dari aorta , arteria pulmonalis dan katup semilunaris.

199.

APA ITU M1 M2 ; A1 A2 ; P1 P2 ?
M1
M2
A1
A2
P1
P2

200.

SUARA DARI KATUP


Mitral
Semilunaris (A&P)
Mitral
Semilunaris aorta (A)
Mitral
Semilunaris pulmonal (P)

DI DENGAR DI :
Ictus
Ictus
ICR-II kanan
ICR-II kanan
ICR-II kiri
ICR-II kiri

BILA DIDAPAT M1 MENGERAS (MENGENTAK ) DI APEX


1. Kerja jantung yang kuat dan aliran darah yang cepat, misalnya pada :
Exercise
Emosi
physiologis
Demam
Anaemia
Hyperthyroidism
2. Mitral stenosis
3. Interval PR yang pendek

201.

BILA DIDAPAT M1 MELEMAH DI APEX ?


1. Kelemahan jantung
2. Shock berat

3. Aorta insufficiency
4. Interval PR yang memanjang (AV block I)

202.

BILA DIDAPAT A2 MENGERAS (MENGENTAK) ?


1. Hypertensi
2. Arteriosclerose yang hebat

203.

BILA DIDAPATI P2 MENGENTAK ?


Pada hypertensi pulmonal seperti didapat pada :
1. Kelemahan ventrikel kiri
2. Mitral stenosis
3. Mitral insufficiency
4. Corpulmonale chronica
5. Arial Septal Defect (ASD)

204.

BUNYI DOUBLE DARI SUARA JANTUNG DISEBABKAN OLEH APA ?


Double suara jantung I
Karena penutupan katup mitral dan katup tricuspid tidak synchrone
Double suara jantung - II
Karena penutupan katup semilunaris aortae dan pulmonal tidak
synchrone.

205.

BAGAIMANA SDR MEMBEDAKAN SUARA JANTUNG I DAN II ?


Suara jantung I
Di dengar waktu systole waktu icus kelihatan / terasa
Suara jantung - II
Di dengar waktu diastole waktu ictus hilang / denyut nadi gtidak
teraba.

206.

APA PERBEDAAN ANTARA NADA (SUARA) JANTUNG DENGAN DESAH JANTUNG ?


Desah berlangsung lebih lama dan lebih panjang.

207.

BAGAIMANA TERJADINYA DESAH (BISING) INI ?


Karena bergetarnya katup-katup jantung / dinding jantung / dinding pembuluh darah
besar jika darah mengalir dari ruangan sempit ke ruangan yang lebih besar.

Dasar terjadinya bising :


1. Perbedaan besar penampang dari 2 bahagian jantung atau pembuluh darah.
2. Kecepatan aliran darah aliran turbulen.

208.

DALAM MENG-AUSKULTASI SUATU BISING, APA SAJA YANG SDR PERHATIKAN ?


1.
2.
3.
4.

Phaser-nya waktu systole atau diastole


Lokalisasi bising yang terkeras di apex di aorta dll.
Penyebaran nya kearah mana saja bising tsb. masih dapat didengar.
Intensitas bising kasar, melagu, meniup, menggesek.

209.
DIMANA YANG SERING TERDENGAR
DESAH SYSTOLE PATHOLOGIS ?

DESAH SYSTOLE PHYSIOLOGIS DAN

Physiologis : diatas arteria pulmonalis


Pathologis : - di apex cordis
- ICR-II kanan
- ICR-III dan IV kiri

210.

APA YANG DIMAKSUD DENGAN DESAH SYSTOLIS TK. I S/D. VI ?


TK-I
TK-II
TK-III
TK-IV
TK-V
TK-VI

211.

DALAM KEADAAN APA SAJA DAPAT DI DENGAR DESAH SYSTOLIS ?


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

212.

: bising yang lemah , yang baru dapat di dengar dengan teliti


: bising yang lemah, tetapi dapat dengan mudah di dengar
: bising yang agak keras, lebih mudah di dengar
: bunyi yang lebih keras lagi
: bunyi yang sangat keras yang langsung dapat di dengar begitu stethoscope di
letakkan di dada o.s. tetapi tidak terdengar bila stethoscope dilepas.
: bising yang terkeras, sudah dapat di dengar walaupun stethoscope belum
diletakkan di dinding thorax o.s.

Mitral insufficiency organic dan relative (di apex)


Anaemia dilatasi jantung dan kecepatan
Hyperthyroidism kontraksi jantung (di apex)
Demam kecepatan kontraksi jantung (di apex)
Aorta stenosis organic dan relative (di ICR-II kanan).
Tetralogi Fallot (di ICR-II kiri)
Atrial Septal Defect (di ICR-II kiri).

DALAM KEADAAN APA SAJA DAPAT DI DENGAR DESAH DIASTOLIS ?


1. Mitral stenosis organic dan relative ( di apex)
2. Aorta insufficiency organic dan relative (di ICR-II kanan)
3. Pulmonary insuficiency organic (di ICR-II kiri / sternum)

4. ASD dengan pulmonary insufficiency relative (di ICR-II kiri/sternum)

213.

APA PERBEDAAN DESAH SYSTOLE DENGAN DESAH DIASTOLE ?


1.
2.
3.
4.
NB
:

DESAH SYSTOLE
DESAH DIASTOLE
Terdengar di antara nada jantung I dan II 1. Terdengar sesudah nada jantung II
Synchrone dengan ictus dan pulsasi 2. Tidak synchrone dengan ictus dan
a.carotis
pulsasi a.carotis
mengembus
3. Kasar seperti genderang (rumble)
Biasanya terlokaliser ?
4. Mengadakan penjalaran ?
Desah diastole menurut phase nya dapat dibagi atas :
1.Desah protodiastolis pada permulaa diastole.
2.Desah mesodiastolis pada pertengahan diastole.
3.Desah praesystolis pada akhir diastole atau sesaat sebelum systole

214.
BAGAIMANA
PATHOLOGIS ?

SDR

MENGENAL

DESAH

YANG

PHYSIOLOGIS

DAN

YANG

Desah diastolis pasti pathologis


Desah systolis mungkin physiologis atau pathologis
Desah systolis yang physiologis mempunyai karakteristik antara lain sbb:
1. Tidak begitu keras, terkeras pada swaktu sikap terlentang dan expirasi. Tidak lebih
keras dari desah systolis tingkat-II.
2. Gterdengar paling keras di argeria pulmonalis di ICR-II dan III kiri dekat sternum.
3. Sifat nya bising meniup
4. Tidak pernah disertai fremissement.

215.

DALAM KEADAAN APA SAJA TERDENGAR BISING YANG PATHOLOGIS ?


a. Dari jantung sendiri :
Umpama :
1. Cacat katup
2. C.H.D.
3. Penyakit myocardium yang berat
b. Dari luar jantung :
Umpama :
1. Anaemia
2. Hyperthyroidisme

216.

KENAPA PADA MITRAL STENOSIS TERDENGAR BISING DIASTOLIS ?


Pada mitral stenosis, katup mitral tidak dapat menutup dengan sempurna, sehingga
lubang dari katup mitral menjadi lebih kecil. Pada waktu diastole darah dari atrium kiri
mengalir masuk ke ventrikel kiri melalui lubang yang sempit itu terjadi aliran turbulen
bising

217.

KENAPA DESAH INI TIMBUL PADA PERMULAAN DAN PADA AKHIR DIASTOLE ?
Pada permulaan diastole rapid filling phase darah dari atrium kiri dengan cepat
mengalir masuk ke ventrikel kiri melalui lubang kecil tadi.
Pada akhir diastole atrium kiri berkontraksi untuk memompakan darah yang masih
tersisa di atrium kiri kedalam ventrikel kiri dan ini harus melalui lubang yang kecil
(sempit) .

218.

KENAPA TERDENGAR DESAH DIASTOLE PADA AORTA INSUFICIENCY ?


Pada aorta insuficiency katup semilunaris aortae tidak dapat membuka dengan
sempurna sehingga waktu diastole terjadi pengaliran darah kembali (retrograde)
dari aorta ke ventrikel kiri aliran balik darah ini harus melewati lubang katup
semilunaris aortae yang kecil terjadi aliran turbulen desah.

219.

KENAPA TERJADI DESAH (BISING) SYSTOLIS PADA MITRAL INSUFFICIENCY ?


Disini katup mitral tidak dapat menutup dengan sempurna waktu systole ventrikel
sebagian darah ventrikel kiri mengalir balik ke atrium kiri lubang kecil aliran turbulen
desah.

220.

KENAPA TERDENGAR SYSTOLE PADA AORTA INSUFFICIENCY ?


Disini katup semilunaris aorta tidak dapat membuka dengan sempurna waktu ventrikel
kiri systole darah dalam ventrikel kiri terperas kedalam aorta melalui lubang yang
sempit aliran turbulen desah.

221.

APA ITU DESAH GRAHAM STEELL ?


Yaitu desah (bising) diastolis yang terdengar diatas arteria pulmonalis yang
mengembang (dilatasi) sedangkan katup pulmonal masih intack (sehat) jadi disini
terjadi insufficiency pulmonal yang relative pada waktu diastole terjadi pengaliran
darah kembali dari arteria pulmonalis ke ventrikel kanan desah diastolis.

222.

APA DESAH FLINT (FLINT MURMUR) ITU ?


Yaitu desah praesystolis yang terdengar di apex disamping adanya desah diastolis di
aorta, seperti bisa didapat pada aorta insufficiency.
Disini katup semilunaris aorta tidak dapat menutup dengan sempurna waktu ventrikel
diastole darah dari aorta mengalir balik ke ventrikel kiri aliran balik ini bertemu
dengan aliran darah dari atrium kiri ventrikel kiri cepat penuh katup mitral tertolak

sehingga agak menutup waktu atrium systole aliran darah yang deras dari atrium
kiri menerobos katup mitral yang agak tertutup tadi turbulensi desah praesystolis.

223.
BAGAIMANA SDR DAPAT MEMBEDAKAN SUARA GESEK PERICARD DENGAN
DESAH JANTUNG ?
1. Suaranya lebih kasar dan menggesek.
2. Terdengar baik waktu systole maupun diastole.
3. Sering terdengar setempat, gterugtama sepanjang tepi kiri sternum, kadang-kadang
diseluruh praecordial .
4. Kadang-kadang teraba gesekannya
5. Bila setiap kali di dengar, maka ternyata bahwa bising akan berubah intensitas dan
lokalisasinya.

224.
BAGAIMANA
DAPAT
(CARDIOPULMONAL ) ?

TERJADI

DESAH

SYSTOLE

EXRACORDIAL

Pada waktu systole, jantung berkontraksi sehingga volume jantung mengecil, ini
mengakibatkan terhisapnya udara kedalam bagian paru-paru yang berbatasan dengan
jantung tadi timbul desah systole extracordial.

225.

APA BEDA DESAH EXTRACORDIAL DENGAN DESAH INTRACORDIAL ?


Daerah extracordial tempatnya dapat berubah-ubah sesuai dengan posisi tubuh dan
phase pernapasan.

226.

APA TANDA-TANDA MENINGKATNYA TEKANAN PULMONAL ?


1.
2.
3.
4.

Terlihat dan teraba pulsasi yang kuat di ICR-II kiri.


Teraba suara P2 merupakan ketokan pada jari.
Terdengar suara P2 mengetuk keras.
Terdengar adanya desah GRAHAM STEELL ?

227.
MENGAPA PADA MITRAL STENOSIS , ICTUS CORDIS KUAT JUGA WALAUPUN
VENTRIKEL KIRI ATROPHI ?
Pada mitral stenosis , ictus cordis dibentuk oleh ventrikel kanan yang mengalami
hypertrophi dan dilatasi.

228.
MENGAPA DESAH PRAESYSTOLIS (CRESENDO) TIDAK TERDENGAR BILA ADA
ATRIAL FIBRILLATION ?
Karena pada atrial fibrillation kontraksi atrium tidak kuat lagi, dpl atrial systole tidak
mampu lagi memompakan darah ke ventrikel.

229.

MENGAPA MITRAL STENOSIS DIDAPATI M1 MENGENTAK ?


Karena pada mitral stenosis, dinding ventrikel kiri atropi dan menipis sehingga dapat
bergerak lebih intensive suara lebih keras.

230.

MENGAPA PADA AORTA INSUFFICIENCY M1 MELEMAH ?


Karena pada aorta insufficiency, dinding ventrikel kiri hypertrophy dan tebal sehingga
peranjakan suara (getaran) jantung kurang intensive tetapi ictus cordis sangat
mengangkat karena apex cordis lebih besar dan lebih dekat ke dinding thorax.

231.
BAGAIMANA SDR MEMBEDAKAN DESAH DIASTOLIS PADA MITRAL STENOSIS
DAN AORTA INSUFFICIENCY ?
1.
2.

Intensitas
Lokalisasi

M. STENOSIS
Bunyi genderang (rumble)
Apex cordis (ictus)

3.

fremissement

Sering

A. INSUFFICIENCY
Lemah dan meniup
ICR II kanan
ICR III, IV, VI kiri
Jarang

232.
APA YANG TERPENTING DITENTUKAN UNTUK MENEGAKKAN DIAGNOSA AORTA
INSUFFICIENCY ?
Adanya desah diastolis, ini dasar diagnosa.

233.
APAKAH UNTUK MENEGAKKAN DIAGNOSA MITRAL STENOSIS JUGA HARUS ADA
DESAH DIASTOLIS ?
Tidak, karena desah diasolis tidak selalu ada pada mitral stenosis.
Pada mitral stenosis yang berat , maka desah diastolis dapat menghilang.

234.
BAGAIMANA CARANYA UNTUK MENDAPATKAN DESAH DIASTOLIS YANG LEBIH
JELAS PADA AORTA INSUFFICIENCY ?
o.s. disuruh duduk dengan sedikit membungkuk kedepan dan di auskultasi pada akhir
expirasi.

235.
DIMANA SDR DAPAT MENDENGARKAN DESAH SYSTOLIS YANG KERAS PADA
ORANG YANG SEHAT ?
Jika kita menekankan stethoscope pada arteria femoralis dekat o.s.pubis.

236.

BAGAIMANA SDR MERASAKAN PULSUS MAGNUS ET CELER PADA PALPASI ?


Denyut nadi menekan jari tangan dengan kecepatan yang besar (curam) dan lekas
hilang lagi.

237.

APA ITU BISING MENDUA DUROZIER ?


Desah systolis yang keras yang diikuti dengan desah diastolis yang lebih pendek (lemah)
yang didengar di arteria femoralis (brachialis).
Umpamanya: didapat pada Aorta insufficiency.

238.

APA YANG DIMAKSUD DENGAN DENYUT NADI KAPILER DARI QUINCKE ?


Pulsasi dari arteria yang dihantarkan sampai ke kapiler yang manifestasinya terlihat
berupa pulsasi pada kulit yang synchrone dengan ictus.
Ini lebih jelas terlihat, bila kening digosok sebentar, pada tempat gosokan tadi terlihat
kemerahan yang berdenyut.

239.
BILA PADA AORTA INSUFICIENCY DISERTAI DENGAN ADANYA DENYUT NADI
KAPILER, APA INTERPRETASI SDR?
Berarti adanya aorta insufficiency yang hebat jadi ada kebocoran yang luas.
(Kerasnya desah tidak dapat dipakai untuk menentukan beratnya / keparahan aorta
insufficiency).

240.
MENGAPA TERJADI
INSUFFICIENCY ?

GEJALA-GEJALA

PERIPHER

GTADI

PDA

AORTGA

Pada waktu systole darah yang dipompakan ventrikel kiri sangat besar jumlahnya karena
darah yang terkumpul di ventrikel kiri pada waktu diastole berasal dari atrium kiri
ditambah dengan darah yang retrograde dari aorta. Akibat besarnya stroke volume, maka
:
1. Pulsus magnus
2. Pulsasi diteruskan sampai ke kapiler
3. Bunyi Durozier karena derasnya darah yang mengalir.
4. Tekanan systole naik dengan cepat, tetapi karena adanya kebocoran yang luas,
maka tekanan diastole turundengan cepat pula mencapai nilai yang abnormal
rendahnya pulsus celer.

241.

APA GEJALA POKOK UNTUK DIAGNOSA DARI AORTA STENOSIS ?


1. Desah systolis yang keras di ICR-II kanan tanpa adanya tanda-tanda hypertensi.
2. Dilatasi aorta.

242.
MENGAPA PADA AORTA SENOSIS DIDAPATI GEJALA PERIPHER
PULSUS PARVUS ET GTARDUS ET MOLLIS ?

BERUPA

Pada aorta stenosis, waktu systole darah sulit melewati katup aorta volume darah
yang dipompakan sedikit pulsus parvus.
Karena volume darah yang dipompakan sedikit, maka tekanan systolis menurun
sedangkan tekanan diastolis normal, maka tekanan nadi menurun pulsus tardus.

243.

BILA SUATU DESAH SYSTOLIS DISERTAI FREMISSEMENT APA TANGGAPAN SDR ?


Sudah pasti suatu desah systolis yang pathologis, sebab yang physiologis tidak pernah
disertai fremissement.

244.
BILA PADA AUSKULTASI
KEMUNGKINANNYA?

DIDENGAR

BUNYI

JANTUNG,APA

SAJA

1. Irama mitral (kwartel slag) :


a. Bunyi jantung I
b. Bunyi jantung II
c. Opening snap
2. Bunyi jantung I yang pecah atau kembar
3. Bunyi jantung II yang pecah atau kembar
4. Adanya suara dari Einthoven yang physiologis yang biasa terdengar sesudah nada
jantung II dan sering didapat pada anak-anak (3 rd heart sound)
5. Gallop rythme.

245.

BAGAIMANA TERJADINYA OPENING SNAP ?


Karena katup mitral di tumbuhi veruceae, maka katup menjadi kaku sehingga
pembukaan katup menjadi sulit. Pada waktu phase rapid filling terjadi pengaliran darah
yang cepat dan kuat dari atrium kiri ke ventrikel kiri sehingga katup yang kaku tadi
terdorong dengan paksa terjadi gerakan yang tiba-tiba dari katup timbul bunyi
opening snap .

246.

APA ITU GALLOP RHYTHME ?

Irama mendua yang terdengar pada phase diastolis seperti suara congklang kuda. Ini
merupakan petunjuk dari keadaan yang jelek pada otot jantung.
Gallop rhythme terdiri dari :
1. Gallop rhythme praesystolis
Di dengar pada akhir diastole karena kontraksi atrium menimbulkan
suara.
2. Gallop rhythme mesodiastolis
Di dengar pada pertengahan phase diastolis .
Didapat bila interval bilik dan serambi naik.
3. Gallop rhythme protodiastolis
Di dengar berupa suara Einthoven yang diperkeras oleh pengisian atrium
kiri yang terlalu penuh pada DC kiri sehingga pada waktu permulaan
diastole terjadi pengaliran darah yang begitu deras sehingga timbul
suara.

247.

APA SEBENARNYA SUARA EINTHOVEN ITU ?


Nada jantung II yang physiologis (physiologic 3rd heart sound ) yang terjadi karena
pengisian yang cepat (rapid filling) pada permulaan diastole.
Nada jantung II yang physiologis ini sangat terdengar pada orang-orang muda, karena
otot-otot jantungnya masih baik dan active.

248.

BILA SDR MENDENGAR GALLOP RHITHME, APA TANGGAPAN SDR?


Adanya :
1. Tonus otot jantung yang jelek.
2. Dinding jantung yang melemah ok dilatasi.
Sehingga terjadi peranjakan suara yang mengeras dari arus gelombang darah waktu
diastole, .
Prognosanya jelek (infaust).

249.

APA YANG DIMAKSUD DENGAN ATRIAL (AURICULAR ) FIBRILLATION :


Kontaksi otot jantung (atrium) yang tidak terkoordinasi dan irregular dengan frekuensi
yang tinggi (400 600 x/menit), sehingga seolah-olah atrium bergetar karena
kontraksinya kecil-kecil dan rapat.

250.
BAGAIMANA SDR MEMBEDAKAN KACAU SERAMBI (ATRIAL FIBRILLATION ) PADA
MITRAL STENOSIS DENGAN PADA PENYAKIT-PENYAKIT LAIN ?
Pada mitral senosis, mula-mula merupakan serangan-serangan paroxysmal lamalama menjadi kontinu.

Pada penyakit-penyakit lain hanya merupakan serangan-serangan saja.

251.

BAGAIMANA INI DAPAT TERJADI ?


Ada teori :
1. Teori Lewis:
Adanya rangsang yang membentuk rangsangan yang irregular di
sekeliling kedua muara venae cavae dalam atrium kanan.
2. Teori Scherf dan Prinzmetal:
Adanya pusat heterotrop dalam aturan yang membentuk rangsangrangsang dengan frekuensi tinggi.

252.

JIKA TERABA POLS YANG IRREGULAR, APA TANGGAPAN SDR ?


1.
2.
3.
4.

253.

Arial fibrillation
Extrasystole
Frespiraory arrhythmia
Partial heart block

APA PERBEDAAN ATRIAL FIBRILLATION DENGAN EXTRASYSTOLE ?


1.
2.
3.
4.
5.

Pols
Pulsus deficit
Pulsus bigeminus
Pulsus gtrigeminus
Phase compensatoir

ATRIAL FIBRILLATION

EXTRASYSTOLE

+
-

+
+
+
+
+

254.
APA YANG DIMAKSUD DENGAN RESPIRATORY ARRHYTHMIA DAN BAGAIMANA
TERJADINYA ?
Respiratory arrhythmia adalah perubahan denyut jantung (Pols) karena irradiasi pusat
pernafasan terhadap pusat jantung (cardiac centre) , dimana waktu inspirasi terjadi
tachycardia (pols lebih cepat), sedangkan pada waktu expirasi terjadi bradycardia (pols
lebih lambat).
Mekanisme terjadinya:
Waktu inspirasi tekanan negative intrathoracal bertambah sedangkan tekanan intraabdominal menjadi positive akibatnya venous return bertambah terjadi tachicardia
sesuai dengan Bain bridge effect.
Sebaliknya waktu expirasi , tekanan negative intra thoracal berkurang dan tekanan intraabdominal berkurang venous return berkurang bain bridge effects bradycardia

NB: BAIN BRIDGE EFFECT.


Suatu reflex untuk menjaga tetapnya tekanan darah di bagian vena
(venous side) dari circulasi.
Mekanismenya :
Bila darah tertumpuk di daerah pangkal vena-vena besar dekat jantung,
maka tekanan darah di daerah ini akan naik, keadaan ini secara
reflectoris akan menyebabkan bertambahnya denyut jantung (HR) , jadi
cardiac output juga akan bertambah darah yang tertumpuk di bagian
vena akan berkurang dengan akibat tekanan darah venous yang
tadinya tinggi kini akan turun menuju normal.

255.
APA BEDA ANTARA KACAU SERAMBI (ATRIAL FIBRILLATION) DENGAN KEPAK
SERAMBI ?
Kacau Serambi:
Denyut jantung sangat tidak eratur, dengan frekuensi 400 600 per menit.
Kepak serambi:
Denyut jantung masih teratur, dengan frekuensi 250 350 per menit. Biasanya
disini terdapat block 2 :1

256.

APA ITU COR PULMONNALE CHRONICA ?


Keadaan hypertrophi atau dilatasi ventrikel kanan karena penyakit paru-paru kronis yang
mempengaruhi fungsi dan struktur paru-paru.

257.

APA ITU EXTRASYSTOLE (PREMATURE BEAT) ?


Kontraksi jantung yang terlalu awal (lebih lekas) terjadinya didalam cyclus normal (irama
biasa atau irama dominan), karena adanya rangsang-rangsang dari centrum (fokus) yang
ectopis. Biasanya extrasystole datang waktu jantung berada dalam keadaan systole.
Menurut letak centrum extopis dibagi atas :
1. Ventricular extrasystole:
Centrum ectopis-nya berada di ventrikel.
2. Supraventricular extrasystole:
Centrum ectopis-nya berada diatas bifucartio berkas Hiss.
Ini dapat dibagi lagi atas :
a. Nodal extrasystole:
Centrum ectopis-nya berada di A-V node
b. Atrial extrasystole :
Centrum ectopis-nya berada di dinding atrium.

258.

MENGAPA ADA MASA PARESE COMPENSATOIR SESUDAH ESTRASYSTOLE ?


Sesudah extrasystole maka ventrikel menjadi refrakter kembali untuk sementara waktu
sehingga kontraksi atrium yang berikutnya tidak diikuti oleh kontraksi ventrikel.
Disebut masa parese karena pada waktu refrakter, ventrikel tidak memberikan respons
terhadap rangsang dari atrium dpl kontraksi atrium tidak segera diikuti oleh kontraksi
ventrikel.
Disebut COMPENSATOIR karena bertindak sebagai penganti sstole yang berikutnya.

259.
BAGAIMANA SDR MEMBEDAKAN EXTRA-SYSTOLE SERAMBI DENGAN EXTRASYSTOLE BILIK ?
Secara klinis sulit ditentukan, hanya jedah compensatoir extrasystole serambi tidak
komplit.

260.

APA YANG DIMAKSUD DENGAN PULSUS BIGEMINUS ?


Tiap satu debar sinus (denyut jantung) normal di ikuti oleh satu extrasystole.
NB : lihat juga diktat PD Formijne halaman 184.

261.

APA YANG DIMAKSUD DENGAN PULSUS TRIGEMINUS ?


Tiap dua debar sinus normal diikuti oleh satu extrasystole .
NB: Lihat juga diktat PD Formijne halaman 184.

262.
BAGAIMANA SDR MEMBEDAKAN EXTRASYSTOLE YANG PHYSIOLOGIS DENGAN
EXTRASYSTOLE YANG PATHOLOGIS ?
EXTRA SYSTOLE PHYSIOLOGIS:
Menghilang waktu bekerja.
Didapat pada :
Febris (demam tinggi)
Nervoussitas
Banyak merokok / mium kopi.
EXTRA SYSTOLE PATHOLOGIS:
Lebih tidak teratur waktu bekerja.
Didapat pada :
Intoxikasi digitalis
Myocard lesion
Myocard infarct

Dll.

263.

APA ITU PSEUDO PULSUS ALTERNANS ?


Didapati pols yag bear dan kecil bernti-ganti dengan teratur, walaupun sebenarnya
denyut janung tidak teratur.
Pols yang kecil ini terjadi karena adanya extra systole yang menimbulkan gelombang
denyutan yang lebih lemah dari normal, tetapi diteruskan juga ke nadi dan jatuhnya tepat
teraba pada pertengahan dua pols yang normal.

264.
DIMANA SDR DAPAT MENGETAHUI ADANYA EXTRA SYSTOLE DENGAN CARA
PALPASI?
Denyut nadi tidak teratur dan unequel , diikuti oleh periode compensatoir, dimana nadi
berhenti berdenyut sejenak, dan di dapati adanya denyutan nadi dasar yang teratur,
tetapi diikuti oleh denyut nadi yang lebih cepat tibanya.

265.
DARIMANA SDR DAPAT MENGETAHUI BAHWA SDR BERHADAPAN DENGAN
PSEUDO PULSUS ALTERNANS ?
Dengan memeriksa denyut jantung (heart rate) , kalau didapati :
1. Denyut jantung teratur bukan pseudo pulsus alernans.
2. Extrasystole berarti ada pseudo pulsus alternans.

266.

APA YANG SDR PERHATIKAN PADA PEMERIKSAAN PSIKIS ?


1.
2.
3.
4.
5.

Pelupa
Gtakut
Lekas maah
Mudah tersinggung
Gelisah

267.
KALAU
DIDAPATI
KEMUNGKINANNYA ?

ADANYA

SAKIT

DI

EPIGASTRIUM

APA

1. Ulcus ventriculi:
Sifat sakit, rasa terbakar dan mengisap terutama sesudah makan.
2. Stadium pertama appendicitis :
Sifat rasa sakit menusuk-nusuk.

268.

ADA BERAPA MACAM BENTUK UMUM DARI THORAX ?

SAJA

1.
2.
3.
4.

269.

Thorax inspiratoir epigastrium tumpul


Thorax paralyticus sudut epigastrium lancip
Thorax pyramidalis
Thorax seperti dada burung

BAGAIMANA SIKAP TIDUR PENDERITA PNEUMONIA ?


Berbaring pada sisi yang sehat.

270.

271.

APA BEDA CLONIC DENGAN TONIC CONVULSION ?

Clonic convulsion:
Kontraksi dan relaksasi otot berganti-ganti.

Tonic convulsion :
Kontraksi otot yang terus-terusan tanpa ada masa relaksasi

APA ITU GERAKAN TICS ?


Gerakan yang tidak disadari (involuntary) dari otot-otot dalam keadaan kesadaran
(sensorium) yang normal (baik)
Sering terjadi pada otot-otot wajah, mata dan tengkuk .

272.
BAGAIMANA MEMBEDAKAN PARADOXYSMAL TACHYCARDIA DENGAN SINUS
TACHYCARDIA ?
PARADOXYSMAL TACHICARDIA:

Disebabkan oleh rangsangan yang bertubi-tubi dari


fokus ectopic (extrasystole)
Berupa serangan-serangan yang datang dan berhenti
dengan mendadak.
Iramanya (rhythme) sangat cepat, dengan frekuensi
lebih dari 160 X/menit (biasanya 160 200 X/menit).
SINUS TACHICARDIA :
Disebabkan oleh rangsangan yang bertubi-tubi
(percepatan) dari S A node (irama sinus).
Serangn dimulai dan berakhir dengan perlahan-lahan.
Frekuensi denyutan nya lebih kecil dari 160 X/menit.
Keadaan ini dipengaruhi oleh emosi dan pergerakan
badan.

273.
KALAU PADA PALPASI DIDAPATI POLS LEBIH KECIL DARI 40 PER MENIT, APA
TANGGAPAN SDR ?
Bila frekuensi pols 40 50 X/menit :
1. Partial atau total heart block
2. 2 : 1 block
3. Sinus bradycardia.

274.
BAGAIMANA SDR MEMBEDAKAN EXTRASYSTOLE DENGAN SUATU GANGGUAN
HANTAMAN (PARTIAL HEART BLOCK) ?

Extrasystole:
Nada dasar teratur, tiba-tiba timbul nada yang lebih pendek jaraknya,
kemudian diikuti oleh masa compensatoir (nada menghilang).
Partial heart block :
Nada dasar teratur, tiba-tiba menghilang.

275.
KALAU SDR INGIN MENDENGARKAN GALLOP RHYTHME DENGAN JELAS,
DIMANA HARUS SDR AUSKULTASIKAN ?
1. Apex cordis dan sekitarnya
2. Tepi kiri sternum terugtama pada ICR-IV dan V
NB : sebaiknya o.s. disuruh exercise dulu sebelum di auskultasi.

276.

APA YANG DISEBUT DAERAH PRAECORDIAL ?


Proyeksi dari jantung pada dinding thorax bagian muka.
Dasar-dasarnya :
Kanan : sternum
Kiri
: linea medioclavicularis kiri
Atas : ICR-III atau costa -IV

277.

APA ITU VOISURE CARDIAQUE ?


Penonjolan yang luas di daerah praecordial karena hypertrophi dan dilatasi jantung.
Didapat pada penderita penyakit-penyakit katup jantung terutama kalau penyakitnya ini
didapat sejak masa kanak-kanak.

278.

BILA SDR SUSPECT ADANYA DC KIRI, APA PEGANGAN SDR?


1. Dyspnoe
2. Astma cardiale

3.
4.
5.
6.

279.

Oedema paru-paru rhonchi basah yang luas


Pernapasan Cheyne Sokes
Pulsus Alternans
Galop rhythme

BILA SDR SUSPECT ADANYA DC KANAN , APA PEGANGAN SDR?


1. Tekanan vena centralis meninggi
2. Hepatomegali
3. Oedema gterutama di tungkai bawah
Tambahan :
1. Ascites
2. Hydrothorax
3. Cyanosis
4. Oliguria
5. Icterus

280.
MENGAPA PADA DC KIRI YANG DIIKUTI DENGAN DC KANAN MAKA SESAK NAPAS
BERKURANG (MENURUN) ?
Pemompaan darah ke paru-paru menurun sehingga bendungan di paru-paru berkurang.

281.

KENAPA PADA DC KANAN SERING TERJADI OLIGURIA ?


Karena supply darah ke ginjal menurun disebabkan berkurangnya cardiac output.

282.
BILA SDR INGIN MENDENGARKAN SUARA GESEK PERICARD, DIMANA HARUS
SDR AUSKULTASI ?
Sepanjang pinggir kiri sternum , terutama kalau o.s. dalam posisi membungkuk.
283.

BAGAIMANA SDR MENEGAKKAN DIAGNOSA PERICARDITIS EXUDATIVA ?


Inspeksi :

Palsasi:

Perkusi:

Auskultasi:

Ictus hampir-hampir tidak terlihat


Stuwing pada vena-vena di leher.
Ictus hampir-hampir tidak teraba.
Batas beda jantung bergeser ke kiri dan/atau ke kanan tergantung dari
hebatnya exudat.
Proyeksi jantung berbentuk segitiga atau kerucut.

284.

Suara jantung melemah


Bila exudat hebat didapati suara pernapasan bronchial dan bronchoponi
disudut scapula kiri. Ini disebabkan karena exudat banyak berkumpul di
bagian anterior mendesak jantung kebelakang dan ini mengakibatkan
kompresi dari basis paru-paru kiri.
Desah pericard
Pulsus paradoxus mechanicus

BAGAIMANA MENEGAKKAN DIAGNOSA PERICARDDITIS ADHESIVA ?


Inspeksi :
Ictus negative
Penarikan setempat pada dinding thorax waktu systole.
Letak ictus tidak berubah dalam segala posisi
Stuwing yang hebat di vena-vena leher.
Auskultsi :
Pulsus paradoxus mechanicus.

285.
APA PERBEDAAN
ADHESIVA ?
1.
2.
3.
4.

PERICARDITIS

Pembesaan daerah beda


Ictus negative
Desah pericard
Lokalisasi ictus dalam segala
posisi

286.
APA ITU PERICARDITIS
DIAGNOSANYA?

EXUDATIVA

P.Exudativa
+
+
berubah

CONSTRICTIVA

DENGAN

PERICARDITIS

P. Adhesiva
+
tetap

BAGAIMANA

MENEGAKKAN

Peradangan pericardium yang disertai dengan pembentukan jaringan ikat di dalam


kantong pericard.
Diagnosa :
1. Penderita biasanya anak muda
2. Gejala stuwing hebat
3. Dyspnoe tak berat
4. Cacat katup jantung tak ada
5. Pembesaran jantung tidak seberapa
6. Ictus negative
7. Penarikan lokal di thorax waktu systole

287.
BILA DIDAPATI ADANYA PEMBENDUNGAN YANG HEBAT DILEHER, APA SAJA
KEMUNGKINANNYA ?

1. DC kanan
2. Pericarditis :
Exudative
Adhesiva
Constrictiva
3. Tricuspidal insufficiency
4. Penekanan oleh tumor-tumor mediastinum

288.

APA TANDANYA VENOUS PULSE POSITIVE ?


Adanya aliran retrograde dari jantung ke vena dapat dilihat dari arah gelombang yang
terlihat berjalan pada pulsasi terbalik.
Dengan menekan menggeser mengosongkan vena, kemudian dilepaskan
tampak pengisian yang cepat secara retrograde.

289.

APA YANG DIMAKSUD DENGAN BLACK CARDIAC ?


Suatu cyanosis yang hebat yang terlihat pada DC yang berat dan meliputi seluruh
tubuh.

290.
MENGAPA DALAM MENCARI KELAINAN PARU-PARU HARUS DENGAN PERKUSI
LEMAH ?
Karena dengan perkusi yang kuat dapat menimbulkan vibrasi dari jaringan yang normal
yang dapat menutupi gejala perkusi dari bagian yang sakit.

291.
MENGAPA PADA PERKUSI THORAX KANAN, SESAMPAINYA DI ICR-IV SUARA
MENJADI BEDA ?
Karena disini pinggir paru-paru sudah tidak menutupi hepar lagi, jadi batas paru yang
terbawah sudah dilampaui, sehingga perkusi langsung mengenai hepar.

292.
MENGAPA PADA PERKUSI THORAX KANAN , SESAMPAINYA DI ICR-IV DIDAPTI
SUARA SONOR MEMENDEK ?
Karena adanya hepar dibawahnya disini pinggir paru-paru sebagian menutupi hepar.

293.

MENGAPA BATAS BAWAH PARU KIRI TIDAK DITENTUKAN ?


Sulit menentukannya karena ada suara tympani dari lambung.

294.

APA ITU SEMILUNAR SPACE DARI TRAUBE ?


Ruangan berbentuk bulan sabit yang pada perkusi menimbulkan suara tympani dengan
batas :
Atas
: batas bawah dari paru kiri
Medial dan bawah
: arcus costarum dan lobus kiri dari hati.
Lateral
: batas beda normal dari limpa, yang biasanya tidak
pernah melewati linea mid-axillaris.

295.
BAGAIMANA MENENTUKAN BATAS ATAS DAN BATAS LATERAL DARI RUANG
TRAUBE ?
Batas atas :
Mulai dari depan pinggir bawah cartilago costa V dan VI horizontal
ke lateral belakang sampai memotong ujung costa IX dan X
dibelakang.
Batas lateral : linea axillaris medialis

296.

APA GUNA RUANG TRAUBE INI ?


Membantu gerakan nomal dari pinggir bawah paru kiri.
Perubahan suara perkusi diatas daerah ini kemungkinan oleh karena:
1. Pembesaran limpa kearah medial muka
2. Pleuritis exudativa yang menekan diaphragma
3. Lambung atau colon yang terisi penuh.

297.

BILA SUARA PERKUSI SONOR BERUBAH MENJADI BEDA ?


1. Produksi suara sonor terhalang ataupun respons paru-paru tidak ada.
Misal:
Infiltrat
: karena konsolidasi menghambat vibrasi dari bagian tersebut.
Atelectase : udara menghilang dari bagian paru yang terkena.
2. Suara transmisi terhambat
Misal :
Schwarte
Fibrothorax
Pleural effusion

298.

MENGAPA TERJADI SUARA PADA PERKUSI PARU-PARU YANG SEHAT ?

Dasarnya karena perkusi menimbulkan getaran pada dinding thorax, getaran ini
dihantarkan pada ruangan paru-paru sehingga udara dalam parenchyme paru-paru turut
bergetar ini sebagai resonansi suara diperkuat.
Jadi kuat tidaknya suara perkusi tergantung pada :
1. Kesanggupan bergetarnya dinding thorax
2. Transmisi suara dari dinding thorax ke parenchyme paru-paru
3. Ada tidaknya udara di dalam paru-paru.

299.

MENGAPA PADA INFILRAT, FREMITUS SUARA MENINGGI ?


Karena pada infiltrat parenchyme paru-paru mengalami perpadatan ini merupakan
media penghantar suara yang baik fremitus suara meninggi .
Catatan:
Yang dimaksud
dengan fremitus suara adalah suara yang diucapkan akan
menimbulkan getaran pada dinding larynx yang diteruskan ke bronchus dan ini
mengakibatkan bergetarnya parenchyme paru-paru dan dinding thorax getaran ini
teraba pada palpasi dinding thorax (lihat keterangan N.2)
Kuat tidaknya proses ini tergantung dari :
1. Nada dasar suara sama atau tidak dengan nada dasar paru-paru.
Bila :
- sama suara meningkat
- pada anak-anak lebih besar
- suara menurun pada wanita
2. Transmisi suara.
Ini tergantung dari macam media yang dilaluinya.
Bila :
- Perpadatan fremitus suara meningkat
- cairan
fremitus suara menurun.
3. Jaraknya dengan dinding thorax.

300.

APA SEBENARNYA SUARA PERNAFASAN ITU?


Suara yang ditimbulkan oleh pergeseran udara yang keluar masuk paru-paru dengan
dinding saluran pernapasan (alveoli) yang dihantarkan oleh parenchyme paru-paru ke
dinding thorax.
Ini sangat tergantung dari :
1. Jarak sumber suara dengan dinding thorax
2. Bak tidaknya transmisi sara ke dinding thorax
3. Ada tidaknya pergesekan udara dengan saluran pernafasan.
Suara pernafasan diperkuat bila :
1. Jarak sumber suara dengan tempat auskultasi pendek .
Misal: pernafasan trachea
2. Baiknya transmisi suara ke dinding thorax misalnya karena melalui media (zat) padat
dimana isolasi udara menghilang.
Misal: infiltrat karena ada konsolidasi dari parenchyme paru-paru.
3. Pergeseran udara yang kuat.
Misal: pernafasan yang kuat dan dalam
Elastisitet paru-paru yang normal / tidak

Suara pernafasan diperlemah bila:


1. Dinding otot thorax sangat tebal ataupun lapisan lemak subcutan yang tebal.
2. Transmisi suara melalui media :
Cairan di antara dinding thorax dengan paru-paru
Misalnya pada : pleural effusion
Udara diantara dinding thorax dengan paru-paru.
Misalnya pada :
Pneumothorax
Emphysema
Tidak adanya pergeseran udara :
Misalnya pada :
Massive atelectase, disini udara tidak ada lagid dalam
parenchyme paru.
Massive infiltrat
Expirasi / inspirasi yng lemah

301.
MENGAPA FOCAL FREMITUS SUARA THORAX KANAN LEBIH BESAR DARI
THORAX KIRI ?
Karena bronchus kanan lebih pendek jadi jarak nya ke dinding thorax lebih dekat.

302.

APA ITU PERNAFASAN VESICULAR ?


Suara pernafasan yang didengar diatas jaingan paru yang sehat, yang terdengar nya
lemah / lembut tetapi jelas. Disini inspirasi lebih keras dan lebih panjang dari expirasi.
I

303.

APA ITU PERNAFASAN BRONCHIAL ?


Suara pernafasan yang didengar diatas trachea dengan expirasi yang lebih keras dan
lebih panjang dari inspirasi. Ini disebabkan karena waktu inspirasi appertura glottidis
terbuka lebih lebar sedangkan waktu expirasi lebih sempat.
I

304.

APA ITU PERNAFASAN BRONCOVESICULAR ?


Suara pernafasan yang terletak di antara pernafasan vesicular dengan bronchial, yang
didengar diatas apex paru-paru kanan (primary bronchi) dimana inspirasi dan expirasi
sama keras dan sama panjang .

305.

APA ITU SUARA PERNAFASAN AMPHORIS (CAVERNOUS ) ?


Suara pernafasan seperti meniup diatas mulut botol kosong yang dapat didengar pada
proses caverne yang jaraknya lebih kecil dari 5 cm dari dinding thorax , dimana udara
lalu lalang diatas mulut rongga caverne tadi.
I

306.

APA ITU PERNAFASAN METAMORPHOSE ?


Intensitet suara pernafasan yang berubah-ubah selama inspirasi, Mula mula suara
pernafasan lemah, tiba-tiba menjadi bronchial atau amphoris. Ini disebabkan karena
adanya sumbatan bronchial yang melonggar karena kekuatan inspirasi.

307.
APA YANG
RESPIRA-TION) ?

DIMAKSUD DENGAN PERNAFASAN GESACCDEERD (WHEEL

Suara pernafasan yang terputus-putus waktu inspirasi dan expirasi karena


pengembangan dan pengempisan paru-paru tidak teratur, umpamanya karena adanya
halangan pada saluran-saluran pernafasan besar.

308.

BAGAIMANA TYPE PERNAFASAN ASTHMATIS ?


Auskultasi :
Datangnya serangan tiba- tiba
Intensitet suara pernafasan expirasi dan inspirasi meningkat
Expirasi memanjang
Stridor expiratoir (+) terdengar pada jarak tertentu
Rhonchi kering tersebar diatas paru-paru.
Inspeksi :
Orthopnoe

309.

ADA BERAPA MACAM ASTHMA YANG SDR KETAHUI ?


1.
2.
3.
4.

Asthma bronchiale
Asthma cardiale
Asthma crebrale
Asthma uraemicum (renal Asthma)

5. Symptmatic Asthma
6. Pscogenic Asthma
7. Thymic Asthma

310.

APA DASAR TERJADINYA DESAH BRONCHITIS (BRONCHI KERING) ?


Udara yang mengalir deras melalui lubang yang sempit. Ini terjadi pada penyempitan
saluran pernafasan (bronchus-bronchus besar), seperti didapat pada :
Stenose oleh pembentukan lendir
Spasm (kekejangan) otot-otot bronchus

311.

BAGAIMANA TERJADINYA RHONCHI BASAH ?


Prinsipnya :
udara melalui media yang mengandung cairan sehingga terjadi gelembunggelembung yang sama seperti kalau kita menuang air dari botol terdengar bunyi yang
menggelegak.
Ini disebabkan karena adanya exudat yang encer (kurang viscous) didalam saluran
pernafasan , terutama saluran-saluran kecil.

312.

APA BEDA SIFAT RHONCHI KERING DENGAN RHONCHI BASAH ?


1.
2.
3.

313.

Sifat:
Lokalisasi:
Intensitet:

RH. BASAH
Terputus-putus, pendek-pendek
Tetap
Tetap

BILA SDR MENDENGAR RHONCHI BASAH YANG KERAS, APA TANGGAPAN SDR ?
1.
2.
3.
4.
5.

314.

RH. KERING
Kontinu, musical
Berpindah-pindah
Berubah-ubah

Bronchopneumonia disseminata
Miliair tuberculosis
Oedema paru-paru
Bronchitis
Bronchiectase

DALAM KEADAAN APA SDR MENDENGAR RHONCHI KERING ?

Asthm bronchiale
Bronchitis

315.
BILA SDR INGIN MENDENGARKAN SUARA GESEK PLEURA , DIMANA HARUS SDR
AUSKULTASI ?
1. Basis paru-paru (paru-paru bagian bawah)

2. Linea axillaris bagian bawah

316.
BAGAIMNA SDR MEMBEDAKAN SUARA GESEK PLEURA DENGAN SUARA GESEK
PERICARD ?
Bila nafas ditahan, maka suara gesek pleura akan hilang, sedangkan suara gesek
pericard tetap terdengar.

317.

BAGAIMANA SDR MEMBEDAKAN SUARA GESEK PLEURA DENGAN CREPITASI ?


1.
2
3.

318.

Intensitet:
Dengan menekan
bell stethoscope:
Bila batuk:

GESEK PLEURA
Sangat besar

CREPITASI
Sangat kecil

Intensitas tinggi
Tetap ada

Intensitas tidak tinggi


Bisa berubah sampai
menghilang

APA ITU CREPITASI RALES (SUARA CREPITASI) ?


Suara seperti gemerisiknya rambut yang digosokkan satu sama lain dekat telinga, yang
terjadi karena teregangnya alveoli yang tadinya tertutup oleh exudat atau karena
istirahat.

319.
BAGAIMANA SDR MEMBEDAKAN SUARA CREPITASI PHYSIOLOGIS DENGAN
YANG PATHOLOGIS ?
Pada suara crepitasi physiologis, sesudah bernafas beberapa kali , maka suara
tersebut akan menghilang, dan ini di dengar pada basis paru-paru sedangkan suara
crepitasi pathologis tetap terdengar.
NB: Terjadinya suara crepitasi :
1. Physiologis:
Karena pembukan alveoli yag tadinya kolaps kaena sedang
istirahat.
2. Pathologis:
Karena membukanya alveoli yang berisi exudat .

320.

BAGAIMANA PEMBAGIAN RHONCHI BASAH ?


A. Berdasarkan suara
1. Rhonchi crepitasi
2. Rhonchi basah tak berbunyi
3. Rhonchi basah berbunyi
B.

Berdasarkan gelembung:
1. Rhonchi basah gelembung besar (r, b, g, b).

2. Rhonchi basah gelembung sedang (r, b, g, s).


3. Rhonchi basah gelembung kecil (r, b, g, k).

321.

APA ITU BRONCHOPHONI ?


Suara berbisik yang kita dengar melalui stethoscope pada dada pasien dengan jelas bila
pasien disuruh mengucapkan perkataan sembian puluh sembilan dengan bunyi s
yang jelas.

322.
DIMANA LOKALISASI YANG
BRONCHOPHONI DENGAN JELAS ?

PALING

BAIK

UNTUK

MENDENGARKAN

Di dekat HILUS :
ICR I atau II kanan dekat sternum
Intercapillary dekat columna vertebralis dibelakang
Didapat pada : Pulmonary consolidation.

323.

APA ITU EUGOPHONI ?


Suara yang lebih keras kedengaran seperti suara-suara kambing mengembik pada
stethoscope bila pasien mengucapkan kata-kata. Ini dapat didengar pada batas agtas
dari exudat yang tidak begitu besar.

324.

BAGAIMANA DAPAT TERJADI EUGOPHONI ?


Karena intensite suara yang meningkat pada bagian paru-paru yang mengalami
kompresi akibat dorongan exudat .Kkalau proses exudasi luas dapat mengakibatkan
kompresi total sehingga udara menghilang dari bronchus

325.

APA ITU SUCCUSSIO HYPOCRATES ?


Salah satu cara pemeriksaan hydrothorax , dimana pasien disuruh duduk diatas bangku,
kemudian memegang dada pasien sambil mengoyang-goangkannya pada bagian bahu
terdengar bunyi seperti suara goncangan air kelapa.

326.

APA ITU SEGITIGA GARLAND ?


Suatu daerah berbentuk segigtiga diatas garis.
Damoiseau-Ellis, disamping columna vertebralis dimana terjadi compressive atelectase
akibat dorongan exudat terhadap paru-paru kearah medial atas.

Perkusi
Auskulasi

327.

: beda tympani
: suara pernafasan vesicular menajam sampai dengan bronchial.

APA ITU SEGITIGA GROCCO ?


Suatu daerah berbentuk segita dipihak yang sehat pada perpanjangan garis DamoiseauEllis yang didekat columna vertebralis yang tejadi karena mediasinum posterior terdorong
ke arah ang sehat.
Perkusi
: beda
Auskultasi
: suara penafasan vesicular melemah sampai dengan
menghilang

328.

BAGAIMANA SDR MENDAPATKAN SEGITIGA GROCCO INI ?


Terlebih dahulu ditentukan batas paru-hati normal. Kemudian kita perkusi perlahan-lahan
kebawah melalui columna vertebralis sampai kita dapatkan suara perkusi beda pada
sudut tertentu.

329.
BAGAIMANA SDR MEMBEDAKAN ASTHMA BRONCHIAL DENGAN ASTHMA
CARDIALE ?
1.
2.
3.
4.

Anamnese
:
Inspeksi :
Palpasi:
Auskultasi
:

ASTHMA BRONCHIALE
Pernah menderita asthma
Cyanose sedikit
Pols baik
Rhonchi kering
Sangat menonjol dan diffuse
Rhonchi basah bisa ada, bisa
Tidak
Expirasi memanjang
Expiratoir stridor(+) jelas dari jauh

GEJALA TAMBAHAN:
1.
Umur:
Dapat mengenai segala umur

ASTHMA CARDIALE
Pernah menderita penyakit
jantung atau hypertensi
Cyanose jelas sekali
Pols kecil dan cepat
Rhonchi
kering
tidak
didapati
Rhonchi basah sangat
menonjol dan diffuse pada
kedua paru- paru
Expirasi memanjang
Expiratoir stridor tidak ada

Umumnya penderita
berumur diatas 40 tahun

2.

Serangan:

Jelas sekali kesulitan waktu expirasi.


Ada hubungan dengan keadaan
lingkungan (millieu), iklim dan
makanan

Megap-megap
Kebanyakan timbul di
malam hari , waktu sedang
tidur, tetapi dapat juga
timbul setiap saat.

3.

Tensi:

Normal

4.

Lain-lain:

Perkusi paru-paru hypersonor.

Bisa normal, tetapi umumnya abnormal.


Ada kelainan - kelainan

bentuk thorax emphysematous.

330.

APA SYARAT TERDENGARNYA HYPOCRATIC SUCCUSION ?

331.

jantung seperti:
1. M1/M2 mengentak
2. Desah sstolis
3. Desah diasolis
4. Pembesaran jantung

Adanya cairan dan udara didalam rongga thorax


Kalau cairan telah penuh tidak akan terdengar suara
NB:
Keadaan ini didapati juga pada HERNIA DIAPHRAGMATICA karena itu Rontgen
photo sangat penting.

APA ITU MATITE SUSPENDUE ?


Suatu daerah perkusi redam yang dibagian atas dan bawahnya dibatasi oleh daerah
perkusi sonor .
Ini baru dapat diketahui secara Physis diagnostik kalau exudat interlobar telah mencapai
permukaan.
Didapat pada :
1. Exudatio interlobaris
2. Emphyema intelobaris
3. Tumor paru-paru
4. Absces paru-paru
5. Ganggren paru-paru
6. Atypical pneumonitie.

332.
BILA SDR SUSPECT ADANYA INFILTRAT TBC, DIMANA HARUS SDR CARI
(PERIKSA) ?
Di daerah infraclavicular (apex paru-paru) didapati :
Perkusi
: beda ringan
Auskultasi
: pernafasan vesicular menajam
rhonchi basah gelembung kecil

333.

BERAPA TINGKATAN KESADARAN (SENSORIUM ) YANG SDR KETAHUI ?


1.
2.
3.
4.

Compos mentis
Somnolent
Sopor
Coma

: o.s. dapat menjawab pertanyaan dengan baik.


: mengantuk
: dengan rangsangan ang kuat pasien baru sadar
: tidak sadar sama sekali, walaupun dirangsang dengan kuat.

334.
MENGAPA PADA STADIUM PERMULAAN PNEUMONIA LOBARIS SUARA
PERNAFASAN MELEMAH, SEDANGKAN PADA STADIUM LANJUT SUARA PERNAFASAN
BRONCHIAL ?

Pada stadium permulaan,alveoli terisi dengan exudat akibatnya suara pernafasan dari
daerah paru yang sehat diatas daerah yang sakit melemah karena merambat (transmisi)
melalui cairan.
Pada stadium lanjut telah tejradi perpadatan (konsolidasi) dari exudat tadi sehingga
suara pernafasan dari daerah yang sehat didengar diatas daerah yang sakit lebih
keras karena transmisi suara melalui media padat lebih baik.
Pada MASSIVE INFILTRAT dimana seluruh alveoli dari paru-paru telah mengalami
konsolidasi tidak ada lagi udara didalam jaringan paru-paru suara pernafasan
menghilang.

335.

BILA PERKUSI BATAS PARU - HATI SECARA BIASA SULIT, APA TINDAKAN SDR?
Perkusi kearah lateral, kalau perlu kesisi.
Disini hampir selalu beda dari hati ada, kemudian kita tentukan batas tersebut dengan
memperpanjangkannya mendatar ke medial.

336.
BILA PADA PERKUSI DIDAPATI BATAS PARU-HATI MENINGGI , APA TANGAPAN
SDR?
1. Pleural effusion sebelah kanan
2. Infiltrat pada basis paru kanan
3. Schwarte

337.
BILA PERANJAKAN BATAS BAWAH PARU LEBIH KECIL DARI SATU JARI, APA
TANGGAPAN SDR?
Adanya halangan pengembangan pau-paru .
Misalnya pada :
1. Pleuritis
2. Exudat pada sinus pleura
3. Pleural efusion
4. Pembesaan hepar
5. Letak tinggi dari diaphragma
6. Dsb.

338.

PADA PEMERIKSAAN ABDOMEN, APA YANG SDR KERJAKAN ?


Inspeksi

Palpasi

bentuk
pembengkakan
gembung
Venectasi
Pulsasi
Circulasi collateral
:
defense musculair
nyyeri tekan

Perkusi

Auskultasi

339.

340.

APA PERBEDAAN APHASIE DENGAN APHONIE ?

Aphasie

Aphonie

: Tidak dapat berbicara karena kerusakan pada pusat pembicaraan


(area broca) di cortex cerebri.
: Tidak ada suara karena gangguan (kerusakan ) pada pita suara (vocal
cord)

APA PERBEDAAN MOTOR APHASIE DENGAN SENSORIS APHASIE ?

341.

hepar, lien, ren:


teraba/tidak
pinggirnya
konsistensinya
permukaannya
:
Hepar
Lien
ascites
:
Peisgtaltik
Gesek peritoneal

Motor aphasie
Sensoris Aphasie

: pengertian ada tetapi pengucapan terganggu.


: pengucapan baik, tidak terganggu, tetapi pengertian
tidak ada

APA ITU FOETOR EX ORE ?


Bau yang tidak enak yang keluar dari mulut .
Didapat pada :
Pyelo alveolaris
Carcinoma ventriculi

342.

PADA PALPASI GINJAL, APA SAJA YANG HARUS SDR PERHATIKAN ?

343.

Letak
Besar
Ballotement
Permukaan

APA YANG MENYULITKAN PALPASI PERMUKAAN HEPAR ?


Ada dengkul-dengkul lemak subcutan.

344.

APA KEPENTINGAN AUSKULTASI PADA ARTERIA FEMORALIS ?

345.

Untuk penentuan : denyut nadi spontan ,


x.desah mendua / durozier
APA YANG HARUS SDR PERHATIKAN PADA RECTAL TOUCHER ?

346.

APA YANG SDR PERIKSA PADA EXTREMITAS SUPERIOR ?

347.

Kelicinan mucosa (selaput lendir) rectum


Penentuan carcinoma recti
Penentuan dari Douglass metastase
Pemeriksaan prostat pada laki-laki
Pemeriksaan uterus dan adnexa-nya pada wanita

Bengkak
Merah
Stand abnormal
Gangguan fungsi
Refles-reflex :
Biceps
Triceps
Radioperiost

APA ITU KELUHAN UTAMA ?


Keluhan yang menyebabkan si pasien datang berobat kepada dokter.

348.

APA APA YANG HARUS DITELAAH DARI KELUHAN UTAMA TERSEBUT ?


1. Sudah berapa lama keluhan tersebut
2. Bagaimana sifatnya :
Serangan-serangan tiba-tiba / terus-terusan
Berulang-ulang / hilang tim bul (kumat-kumatan)
3. Apa ada hubungan nya dengan :
Pekerjaan
Makanan
Iklim
Keadaan lingkungan (millieu)
4. Tanyakan gejala-gejala yang ada hubungannya dengan penyakit yang tersangka
(suspect).

349.

BAGAIMANA SUARA RHONCHI KERING DISAMAKAN ?

Bervariasi seperti :
Suara peluit
Suara mengorok
Suara bersiul
Suara meniup
Suara mencicit
Suara mengerang
Suara terengah-engah
350.

APA ITU STRIDOR ?


Bunyi yang bergetar keras yang didengar selama respirasi tanpa stethoscope .
Dasar terjadinya Stridor:
Terhalangnya udara keluar masuk waktu respirasi sehingga menimbulkan getaran.
Sesuai dengan phase pernafasan maka stridor dapat berupa :
1. Stidor inspiratoir
: Terjadi karena penyempitan dari saluran pernafasan
yang besar misalnya : Larunx trachea; bronchus besar
kiri-kanan.
2. Stridor expiratoir (Wheeze) : terjadi karena penyempitan saluran pernafasan yang
kecil-kecil , misalnya : bronchus; bronchiolus.
Didapat pada : Asthma bronchiale.

351.

APA ITU PYROSIS ?


Rasa terbakar di daerah epigastrium disertai dengan rasa pedas di leher dan mulut.

352.
BILA SDR SUSPECT ADANYA PENYAKIT LAMBUNG , APA SAJA YANG SDR
TANYAKAN ?

353.

Rasa sakit waktu lapar atau kenyang


Pyrosis
Anorexia
Nausea
Mntah-muntah
Ructus
Singultus
Sysphagia
Haemaemesis
Foeter ex ore

BILA DIKATAKAN SESEORANG ITU PENDERITA POLYURIE ?


Bila frekuensi miksi (kencing) lebih dari tiga kali dalam jangka waktu dengan jumlah yang
banyak setiap kali miksi.

354.

BILA SESEORANG ITU DISEBUT OBSTIPASI ATAU CONSTIPASI ?

Bila tidak ada defaecatie selama lebih dari 5 hari

355.

BILA SDR SUSPECT SESEORANG ITU DYSENTRI ?

Adanya mulas-mulas waktu defaecatie


Defaecatie berulang-ulang , tetapi sedikit sedikit
Faeces mengandung darah dan lendir
Faeces berbau amis
Tenesmi (rasa sakit / pedas ) pada anus pada waktu defaecatie.

356.
BILA PADA SEORANG PENDERITA WANITA YANG TERSANGKA ASCITES,
TERNYATA PADA PERKUSI DIDAPATI DAERAH BEDA YANG CORTEX KEBAWAH, APA
TANGGAPAN SDR?
Kemungkinan adanya Kista atau Tumor ovarium.
357.
DIMANA DAPAT SDR PALPASI ARTERIA POPLITREA, A.DORSALIS PEDIS,
A.FEMORALIS, A.TIBIALIS POSTERIOR ?

358.

A. poplitea
A. dorsalis pedis
A. femoralis
A. tibialis post

: pada cekungan lutut


: pda bagian medial punggung kaki
: pada pelipaan paha
: dibelakang maleolus interna

BILA SDR TETAPKAN, SUATU PERISTALTIK / USUS MENINGKAT ?


Kalau suaranya terdengar terus
berdenting, pada auskultasi.

359.

menerus seperti musik, kadang - kadang seperti

BAGAIMANA TEHNIK PALPASI LAMBUNG DAN USUS ?


Yang normal dapat dipalpasi :
Lambung
curvatura major
curvatura minor
pylorus
Caecum pars caecalis kiri
Colon transfersus
Colon descendens
Metode HAUSSMANN ( Palpasi meluncur dan dalam):
Palpasi arah tegak lurus dengan sumbu organ
Tangan kanan menekan tangan kiri (jari 3, 4 dan 5 saja).
Dengan ke enam jari, lonjorkan kian kemari diatas abdomen sehinggga kuit perut
bergerak kian kemari.

Ingat gerakan tangan selama expirasi dan inspirasi diam.

360.
BILA PADA PALPASI ABDOMEN DIDAPATI NYERI TEKAN DIDAERAH MC.BURNEY
POINT, APA TANGGAPAN SDR ?
1.
2.
3.
4.
361.

Appendicitis
Carcinoma caecum
Ileitis gterminalis
Pneumonia lobaris inferior

BILA SDR CURIGA ADANYA HERNIA, APA YANG SDR LAKUKAN ?


Palpasi
: teraba lembek dan fluktuasi
Auskultasi
: terdengar peristaltik
Bila mengedan bertambah besar

362.

APA YANG DIMAKSUD DENGAN SCOLIOSE : KYPHOSE DAN LORDOSE ?

363.

Scoliose
Kyphose
Losdose

: perlengkungan col. Vertebralis ke samping


: perlengkungan col. Vertebralis kebelakang
: perlengkungan col. Vertebralis ke depan

APA ITU MACHINARY MURMUR ?


Desah yang jelas dan kontinu, systolis dan diastolis dimana desah systolis lebih keras
dari desah diastolis, yang didengar pada ICR-II kiri.
Machinary murmur ini karakterisitik untuk :
Patent ductus Arteriosus (duktus botalli yang terbuka) dimana ada hubungan
yang menetap antara aorta dengan arteria pulmonalis melalui ductus arteriosus
botalli.

364.

BILA SDR SUSPECT TERHADAP ADANYA PN UMOCONIOSIS ?


Adanya infiltrat dan pekerjaan pasien di tempat-tempat yang berdebu.

365.

BILA SDR SUSPECT TERHADAP ADANYA INFARCT PARU-PARU ?


Adanya infiltrat dan rasa sakit yang sangat tiba-tiba pada daerah dada.

366.

APA ITU SCAPULA ALATAE ?


Proyeksi yang jelas dari scapula kearah belakang terutama pada orang-orang yang
panjang dan thorax paralyticus.

367.
MENGAPA PERKUSI DIATAS DAERAH APEX PARU KANAN DIDAPATI SUARA
SONOR MEMENDEK SAMPAI REDAM ?
Karena apex paru kanan terletak langsung berhadapan dengan trachea.

368.

BILA ADA KOLIK BATU EMPEDU KANAN, KEMANA MEMANCAR RASA SAKITNYA ?
Rasa sakit pada :
Perut kanan aas
Thorax kanan bawah
Daerah kandung empedu
memancar ke sudut bawah medial scapula kanan dan kadang-kadang ke bahu kanan.

369.

BAGAIMANA SIKAP TIDUR PENDERITA PENYAKIT BUERGER ?


Duduk sambil memegang kakinya yang sakit.

370.

BAGAIMANA SIKAP TIDUR, PENDERIGA TUMOR MALIGNA PANCREAS ?


Duduk sambil menekankan ke dua tangannya pada daerah epigastrium

371.

APA YANG DIPERHATIKAN PADA PEMERIKSAAN PENYAKIT USUS ?

Sakit di abdomen
Borborygmi
Defaecatie : frekuensi , warna, konsistensi
Obstipasi
Diarrhae: frekuensi , mencret, darah, lendir
Malaena
Tenesmi
Flatulensi
Haemorhoid

372.
APA
ITU
ORTHOTONUS ?

EPISTHOTONUS,

Opisthotonus

Emprosthotonus

EMPROSTHOTONUS,

PLEUROTHOTONUS,

: tubuh dalam sikap melengkung ke belakang dan dalam


keadaan kaku.
: tubuh dalam sikap membengkok kedepan dan dalam keadaan

Pleurothotonus

Orthotonus

kaku.
: tubuh dalam keadaan fleksi ke samping dan dalam keadaan
kaku
: seluruh tubuh /anggota gerak kaku
---****----