Anda di halaman 1dari 49

Tahun

2009

Produksi (kg/th)
66,104,963

2010

68,313,805

2011
2012
2013
2014

47,463,468
51,868,854
56,683,133
79,205,951
Rata -rata

Tahun
2009
2010
2011
2012
2013
2014
2015

Impor (kg/th)
21,743,106
41,303,296
73,099,849
62,755,067
55,021,520
40,698,106
64,390,664
Rata -rata

pertumbuhan (%)
0
0.0334141629
-0.3052141072
0.092816353
0.0928163749
0.3973460324
0.051863136

pertumbuhan (%)

Ekspor (kg/th)

5,847,827
0
3,850,098
0.899604224
1,092,086
0.7698308871
2,029,814
-0.141515778
2,177,885
-0.1232338259
2,603,445
-0.2603238515
2,751,486
0.5821538231
0.2466450684 Rata - rata

F= F0 (1+i)n

pertumbuhan

60689418.34
60689.41834

kg/th
ton/th

impor
pertumbuhan (%)
0
-0.3416190322
-0.7163485189
0.8586576515
0.0729480632
0.1954005836
0.056863502
0.0179860356

ekspor

155522846.68742

kg/th

2954844.219

kg/th

155522.84668742

ton/th

2954.844219

ton/th

Kebutuhan sirup dalam negeri = F produksi + F impor + Ekspor


213257.4

mpor + Ekspor

BAB III
NERACA MASSA
Kapasitas produksi

Kebutuhan tepung tapioka untuk produksi :


Tapioka

Basis Operasi =

=
=
=

47000
142.424
5934.34

=
=
=
1 jam

Komposisi Tepung Tapioka yang digunakan (per 100 gram bahan) :


Komponen
Pati
Protein
Lemak
Abu
Air
Total
Direktorat Gizi, Deartemen Kesehatan RI. 2003

Berikut ini adalah perhitungan neraca massa:


1. TAPIOKA MILK PIT (F-110)
Fungsi : Mencampur dan menghomogenkan bubur tapioka

47
Satuan = kg/jam

Kadar (

<1>
Tepung tapioka

TAPIOKA
MILK PIT

NERACA MASSA TAPIOKA MILK PIT


Masuk
Komponen

Massa (kg)

a. Aliran <1>
Pati
Protein
Lemak
Abu
Air
Total <1>

53

1
4
60

b. Aliran <2>
Air

113
173

Total

Ketentuan :
1

Konsentrasi slurry pati (karbohidrat) :

30-35% padatan

Pemilihan kondisi :
1
Konsentrasi slurry pati

Dalam perencanaa ini dipilih konsentrasi pati sebesar 33 % sehingga diperlukan


penambahan air sebesar :
=
5580.939
massa solid + air
=

5580.939
5580.939
+
5580.939
=
5580.939
=
3739.229
=
Jadi kadar air dalam mixing tank sebesar =
Jumlah air yang harus ditambahkan

air
0.33
1842
0.33

(
+
x
=

33%

0.33

0.33

5581
+
0.33
x air
air
11330.997
11331.00

2. TANGKI PENCAMPUR (MIXER) (M-212)


Fungsi : Sebagai tempat pencampuran antara bubur pati dengan CaCl2 dan enzim
<4>
CaCl2
<3>
Bubur Cassava

MIXER

1 Penambahan enzim -amilase

0.7

2 Kadar Ca
3 pH

=
=

70
6

2+

Dosis enzim -amilase yang ditambahkan :


0.7
1000
0.7
=
-amilase
1000
=
4
-amilase
Massa a-amilase yang ditambahkan
-amilase

L enzim
kg pati
L enzim
kg pati
L enzim

Penambahan Ca2+ dilakukan untuk menstabilkan kinerja enzim, sebanyak :


Kebutuhan Ca2+
=
70
2+
CaCl2
Ca
+

pati yang masu

6053.0790
=
5.30

ppm
2 Cl-

Dalam proses digunakan CaCl2 1 M, maka kebutuhan CaCl2 :


w
w + wo
dimana w = berat solute (Ca2+) dan wo = berat solvent (air)
ppm x wo
w
=
1 - ppm
0.00007
x
w
=
1.000
w
=
0.793
kg
w
Maka kgmol Ca2+ =
=
MW Ca2+
Banyaknya CaCl2 (kg) dalam larutan yang ditambahkan :
ppm

Mol CaCl2

=
=

mol ion Ca2+


0.020

Massa CaCl2 yang ditambahkan =

11330.997
0.00007
0.79
40.08

kgmol
mol CaCl2

=
=

0.020
2.196

gmol
=
Molaritas
Banyaknya larutan CaCl2 total yang ditambahkan :

19.79
1

x
x
kg

Volume CaCl2 1 M (1 gmol/L) yang dibutuhkan :


V

CaCl2

1.08
Volume CaCl2

kg/L

=
=
19.791
=
21.374
Banyaknya air dalam larutan CaCl2 yang ditambahkan :
Wo

Massa total larutan

(Perry edisi 6, 1984)


x
x
kg
-

CaCl2
1.08

massa CaCl2

=
=

21.374
19.178

kg

2.196

NERACA MASSA TANGKI PENCAMPUR


Masuk
Komponen

Massa (kg)

a. Aliran <3>
Pati
Protein
Lemak
Abu
Air
Total <3>

53

1
118
173

b. Aliran <4>
Air
CaCl2
Total <4>
c. Aliran <5>
-amylase
Total

174

3. JET COOKER (E-216)


Fungsi : Memanaskan suspensi pati tapioka sampai hancur & larut secara sempurna sehingga kehila
Bubur Tapioka
<6>

JET COOKER

Suhu pati tergelatinasi yang keluar jet cooker


Waktu kontak antara pati dengan steam pada jet cooker =

Untuk perencanaan ditetapkan T keluar


Waktu kontak
Asumsi : Suhu slurry starch masuk jet cooker
Pemanasan dilakukan dengan penambahan saturated steam dengan kondisi :
Tekanan
=
300
kPa

=
=

105 - 107
5 sampai 10 menit
105
8

o
Suhu
=
133.5
C
Ketika steam berkontak dengan bahan dan terjadi gelatinasi, seluruh massa steam
dianggap berubah menjadi liquid. Dari perhitungan neraca massa energi didapatkan
massa sistem steam yang dibutuhkan sebesar,
Massa steam
=
487.296
kg

Neraca Massa
Masuk
Aliran 6
Karbohidrat (pati)

kg

Keluar
Aliran 8
5318.84 Karbohidrat (pati)

kg

Air
Protein
Lemak
Abu
CaCl2

11822.32 Air
96.85 Protein
30.87 Lemak
134.38 Abu
21.37 CaCl2

-amilase

5.30 -amilase
17429.92

Total
Aliran 7
Steam

487.30
17917.22

Total

4. Reaktor Liquifikasi (R-210)


Fungsi : Mengkonversikan pati menjadi dekstrin dengan bantuan enzim -amilase
Kondisi Operasi :
Tekanan
=
1 atm
Suhu
pH
Waktu

=
=
=

90 - 95oC
6
2 - 3 jam

<8>
Pati tergelatinasi

REAKTOR DEKSTR

BM Pati
BM Dekstrin
BM H2O

=
=

162141 kg/kmol
1621.41 kg/kmol
18.015 kg/kmol
342.297 kg/kmol
180.156 kg/kmol

=
=
=

BM Maltosa
BM Dekstrosa
Reaksi yang terjadi :

Asumsi :
n

1000
a-amylase
50(C6H10O5)10 + 100C12H22O11 + 300C6H12O6

(C6H10O5)1000 + 400 H2O


pati

air

dekstrin

maltosa

Yield penguraian pati menjadi dextrin oleh - amilase


(C6H10O5)1000 mula-mula

=
=
=

5319
162141
0.033

kg
kg/kmol
kmol

H2O mula-mula

11822.32

18.015

=
(C6H10O5)1000 +
M
R
S

400H2O
0.03
0.007
0.03

656.248

50 (C6H10O5)10 + 100 C12H22O11 + 300 C6H12O6


656.248
2.624
653.624

Dari reaksi di atas, maka dapat diketahui :


H2O yang tersisa

0.656
0.656

0.328
0.328

=
=
=
=

H2O mula-mula - H2O yang bereaksi

(C6H10O5)1000 yang tersisa

=
=
=
=
=

Dekstrin yang terbentuk

656.248
653.624
11775.038

kmol
kg

0.033
0.026
4255
0.33
532

kmol
kg
x
kg

Maltosa yang terbentuk

=
=

0.66
224.57

Glukosa yang terbentuk

=
=

1.97
354.59

Air yang tersisa

=
=

653.62
11775.04
NERACA MASSA REAKTOR LIKUIFIKASI

Masuk
Komponen

Massa (kg)

Aliran <9>
0.0000
0.0000
(C6H10O5)1000 yang tersisa
0.0000
0.0000
CaCl2

-amylase
Total

5. TANGKI PENCAMPUR (MIXER) (M-223)


Fungsi : Tempat pencampuran Dekstrin+Pati dengan enzim dan HCl

<12>
HCl
<11>
Dekstrin+Pati

MIXER

BAB III
ACA MASSA
ton/thn
ton/hari
kg/jam

(330 hari kerja, 24 jam operasi)

6053.079 kg/jam
145.274 ton/hari
47940.386 ton/tahun

uan = kg/jam

Kadar (%)
87.87
1.60
0.51
2.22
7.80
100.00

<2>

(Basis)

Process Water
<3>
Bubur Tapioka

TAPIOKA
MILK PIT

PIOKA MILK PIT


Keluar

kg)

Komponen
Aliran <3>
5318.8405
Pati
96.8493
Protein
30.8707
Lemak
134.3784
Abu
472.1402
Air
6053.0790
Total <3>

Massa (kg)

11330.9970
17384.0760 Total

17384.0760

(Uhlig, 2001)

solid

air )

kg
kg

MIXER

5318.8405
96.8493
30.8707
134.3784
11803.1372
17384.0760

<5>
enzim -amylase
<6>
Bubur Cassava

liter/ton dry starch


ppm

pati yang masuk ke mixer


6053.0790
1.250
kg

kg/L

0.020

kgmol

MW CaCl2
110.980

rry edisi 6, 1984)

19.79

2.196

GKI PENCAMPUR
Keluar

kg)

Komponen
Aliran <6>
5318.8405
Pati
96.8493
Protein
30.8707
Lemak
134.3784
Abu
11803.1372
Air
CaCl2
17384.0760
-amylase
19.1779
Total <6>
21.3743
40.5523

Massa (kg)

5.2964
17429.9247 Total

purna sehingga kehilangan produk akan lebih keil, dengan menginjeksikan


<7>
Steam
<8>
JET COOKER
Pati tergelatinasi

C
ampai 10 menit
(Uhlig, 2001)
o

C
menit
o

kg
5318.84

5318.8405
96.8493
30.8707
134.3784
11822.3151
21.3743
5.2964
17429.9247

17429.9247

12309.61
96.85
30.87
134.38
21.37
5.30

17917.22

(Uhlig, 2001)
REAKTOR DEKSTRINASI

300C6H12O6
dekstrosa
0.2
(Ullmann's, 2003)

<9>
Dekstrin+Pati

kg
kg/kmol
kmol

0.656
0.656

1.97
1.968

2.624

0.007

1621.41

342.297
kg
180.156
kg
x
kg

18.015

TOR LIKUIFIKASI

kg)

Keluar
Komponen
Aliran <10>
0.0000
0.0000
796.8975
Protein
0.0000
Lemak
0.0000
Serat
0.0000
Air
CaCl2
0.0000
0.0000
796.8975 Total

-amylase
Dekstrin

Massa (kg)
0.0000
0.0000
0.0000
0.0000
0.0000
0.0000
0.0000
0.0000
0.0000

<13>
Enzim Amyloglucosidase
MIXER

<14>
Dekstrin+Pati+Enzim+HCl

APPENDIKS B
NERACA ENERGI
Kapasitas

=
=
=
=

Basis Perhitungan
Suhu Reference
Data-data Cp :
Cp Pati

=
=

Cp Dekstrin =

0.347

47000
142

ton/th
ton/hr

5934.343 kg/jam

1
25

kkal/hari
C

kkal/kgoC

(Coulson, hal 332)

0.291 + 0.00096 T (oC)

(Perry, 5th)

Suhu ( C)

30

60

95

105

Cp (kkal/kgoC)

0.3198

0.3486

0.3822

0.3918

Cp Lemak
Cp CaCl2
Cp HCl

0.9478

kkal/kgoC

=
=

0.26
kkal/kgoC
6.7 + 0.00084 T (kal/mol K)

0.184 + 0.000023 T (kkal/kgoC)

(Lange, hal 1521)

Suhu (oC)

30

60

95

105

Cp (kkal/kgoC)

0.18469

0.18538

0.186185

0.186415

Komponen
Protein
Abu
-amilase
Glukoamilase
Dekstose
Maltose
Cp H2O
=

Cp (kkal/kgoC)
0.262
0.836
0.0044
0.006
0.3
0.32

Referensi
Coulson, 1999
Coulson, 1999
Lange, tabel 9-8
Coulson, 1999
Pherry, edisi 7
Pherry, edisi 7

1.0000 kcal/kgoC pada suhu 0 - 100oC

1.0043 kcal/kgoC pada suhu 100 - 105oC

1.0301 kcal/kgoC pada suhu 105 - 170.41oC

1. JET COOKER (E-216)


Fungsi :
Memanaskan substrat pati hingga tergelatinasi
Kondisi operasi :
Steam

Substrat pati
dari

105 oC, 1 atm, pH 5,5


Q loss

Pati tergelatinasi

Jet Cooker

Jet Cooker

Mixing Tank

ke Tangki Penampung

a. Bahan masuk pada suhu 30oC (kkal/hari) (H3)

=
T
=
30
=
Komponen
Pati
Air
Protein
Lemak
Abu
CaCl2
-amilase
Total

Tref
25

Massa (kg)
5318.84
1182.32
96.85
30.87
134.38

Cp (kkal/kgoC)
0.347
1.0043
0.262
0.9478
0.836

T (oC)
5
5
5
5
5

0.26
0.44

5
5

Cp (kkal/kgoC)
0.347
1.0043
0.262
0.9478
0.836

T (oC)
80
80
80
80
80

0.26
0.44

80
80

21.37
5.30
6789.930

b. H bahan keluar pada suhu 105 oC (kkal/hari) (H2)

=
T
=
105
=
Komponen
Pati
Air
Protein
Lemak
Abu
CaCl2
-amilase
Total

80

Tref
25

Massa (kg)
5318.840
1182.320
96.850
30.870
134.380
21.370
5.300
6789.930

Menghitung jumlah steam yang dibutuhkan


Suhu bahan yang masuk dinaikkan hingga suhu 105oC dengan menggunakan steam
saturated 145oC
Qs
=
=
=
=
Qloss
=
=
=

(Geankoplis, hal 963)


( Hv - H1 ) m
2740.3
610.63 m kJ/kg
(2740.3 - 610.63 ) m x 1 kkal/4.184 kJ
509.00 m kkal/kg
3% Qs
(Hugot)
3% x 509.00 m kkal/kg
15.2701004 m kkal/kg

H bahan masuk
16039.523

Sehingga :
Qs
Q loss

+
Q suplay
+
509.00 m
493.7299
m
m
=
=

248035.543295709
7441.0662988713

=
=
=
=

H bahan keluar
256632.370
240592.847
487.2964887279

kkal/hari
kkal/hari

Neraca Panas Total


H in (kkal)
H masuk
Qs

H out (kkal)
16039.523
248035.543
264075.066

Total

H keluar
Q loss
Total

256632.370
7441.0662988713
264073.436

2. TANGKI PENDINGIN (F-312)


Fungsi :

Menurunkan suhu gelatin pati dari 105 oC menjadi 95 oC


Air pendingin in (30oC)

Gelatin pati dari


Jet Cooker

Tangki Pendingin

Gelatin pati ke reaktor dekstrinasi

Air pendingin out (42 oC)


a. Menghitung enthalpi bahan masuk (H1)
H1 = m x Cp x T
T = T bahan masuk - T bahan referensi
T = 105oC - 25oC = 80oC
Komponen
Pati
Air
Protein
Lemak
Abu
CaCl2
-amilase
Total

Massa (kg)
5318.840
83099.256
96.850
30.870
134.380
21.370
5.300
88706.866

b. Menghitung enthalpi bahan keluar (H2)


H1 = m x Cp x T
T = T bahan masuk - T bahan referensi

Cp (kkal/kgoC)
0.347
1.0043
0.262
0.9478
0.836

T (oC)
80
80
80
80
80

0.26
0.44

80
80

T = 95oC - 25oC = 70oC


Komponen

Massa (kg)
5318.840
83099.256
96.850
30.870
134.380

Pati
Air
Protein
Lemak
Abu
CaCl2
-amilase
Total
Q loss

Cp (kkal/kgoC)
0.347
1.0043
0.262
0.9478
0.836

T (oC)
70
70
70
70
70

0.26
0.44

70
70

21.370
5.300
88706.866
=
=

3%
H1
205145.001

kkal/hari

c. Menghitung kebutuhan air pendingin


H bahan masuk = H bahan keluar + Q loss + Q yang diserap air pendingin
6838166.694
=
5983395.857
+
205145.001
diserap air pendingin
Q yang diserap air pendingin
=
649625.836
kkal/hari
Q pendingin / Cp x T
Massa air pendingin
=
=
53903.700
kg/hari
Neraca Panas Total
H in (kkal)
H masuk

6838166.694

Total

H keluar
Q loss
Qap

6892070.394

Total

H out (kkal)
5983395.857
205145.001
53903.700
6242444.558

3. REAKTOR DEKSTRINASI (R-210)


Tempat reaksi pembentukan dekstrin dari pati dengan enzim -amilase
Fungsi :
Q loss

Gelatin pati dari tangki


pendingin

Reaktor
Dekstrinasi

a. Menghitung enthalpi bahan masuk (H1)


H1 = m x Cp x T
T = T bahan masuk - T bahan referensi
T = 95oC - 25oC = 70oC

Dekstrin dan pati

Komponen
Pati
Air
Protein
Lemak
Abu
CaCl2
-amilase
Total
b. Reaksi yang terjadi
(C6H10O5)1000 + 400 H2O
pati

Massa (kg)
5318.840
83099.256
96.850
30.870
134.380

T (oC)
70
70
70
70
70

0.26
0.44

70
70

21.370
5.300
88706.866

50(C6H10O5)10 + 100C12H22O11 + 300C6H12O6

air
Data panas pembakaran :
Hc (C6H10O5)1000

Cp (kkal/kgoC)
0.347
1.0043
0.262
0.9478
0.836

dekstrin

maltosa

(Hougen, tabel 30)


=
=

-4177 kal/g
-677258.78 kkal/mol

Hc C6H12O6

-673 kkal/mol

Hc 100C12H22O11

-1348.9 kkal/mol

Hc 50(C6H10O5)10

-4108 kkal/g
-6660.7112 kkal/mol

Dari appendiks A diperoleh :


Pati yang bereaksi
H2O yang bereaksi
Dekstrosa yang terbentuk
Maltosa yang terbentuk
Dekstrin yang terbentuk

=
=
=
=
=

0.0440929743
17.6371897053
13.2278922789
4.4092974263
2.2046487132

mol
mol
mol
mol
mol

c. Menghitung enthalpi bahan keluar (H2)


H1 = m x Cp x T
T = T bahan masuk - T bahan referensi
T = 95oC - 25oC = 70oC
Komponen
Pati
Air
Protein
Lemak
Abu
CaCl2
-amilase
Dekstrin

Massa (kg)
28597.116
82781.520
650.896
207.473
903.118
14.761
35.596
3574.640

Cp (kkal/kgoC)
0.347
1.0043
0.262
0.9478
0.836

T (oC)
70
70
70
70
70

0.26
0.44
0.3822

70
70
70

Maltosa
Dekstrosa
Total
Panas reaksi :
H25

1509.289
2383.084
120657.493
=
=
=

H produk

=
=
=

Hor

70
70

Hc reaktan - Hc produk
((mol x DHc pati) + (mol x DHc H2O)) - ((mol x DHc dekstrosa)
+ (mol x DHc maltosa) + (mol x DHc dekstrin))
-327.753
kkal/hari
=

H reaktan

0.32
0.3

=
=

m dekstrosa x Cp xT + m maltosa x Cp x DT
+ m dekstrin x Cp x T + m sisa reaktan
6693736.325
m pati x Cp x T + m H2O x Cp x T
5971155.435
H25 + H produk - H reaktan
722253.137

Hreaksi negatif menunjukkan bahwa rekasi tersebut mengeluarkan panas (eksoterm)


sehingga diperlukan air pendingin untuk menstabilkan suhu operasi
d. Menghitung massa air pendingin
Neraca Panas
H masuk = H keluar + Hor + Q yang diserap air pendingin
5983395.857
=
7495907.392
+
Q yang diserap air pendingin
=
-1512511.535
Q/Cp
x
T
m air pendingin
=
o
o
T = 42 C - 30 C
m air pendingin
=
-126042.627896582 kg

Q yang diserap air pendingin


kkal/hari

Neraca Panas Total


H in (kkal)
H masuk

5983395.857

Total

H keluar
Hor
Qap

5983395.857

Total

4. TANGKI PENDINGIN (F-212)


Fungsi :

Untuk menurunkan suhu larutan dari 95oC menjadi 60oC


Air pendingin out

H out (kkal)
6773654.254

Q loss

722253.137
-1512511.535
5983395.857

Tangki
Pendingin

Larutan dekstrin

Larutan dekstrin + pati

Air pendingin in
a. Menghitung enthalpi bahan masuk (H1)
H1 = m x Cp x T
T = T bahan masuk - T bahan referensi
T = 95oC - 25oC = 70oC
Komponen
Pati
Air
Protein
Lemak
Abu
CaCl2
-amilase
Dekstrin
Maltosa
Dekstrosa
Total

Massa (kg)
28597.116
82781.520
650.896
207.473
903.118
14.761
35.596
3574.640
1509.289
2383.084
120657.493

Cp (kkal/kgoC)
0.347
1.0043
0.262
0.9478
0.836

T (oC)
70
70
70
70
70

0.26
0.44
0.3822
0.32
0.3

70
70
70
70
70

Cp (kkal/kgoC)
0.347
1.0043
0.262
0.9478
0.836

T (oC)
35
35
35
35
35

0.26
0.44
0.3822
0.32
0.3

35
35
35
35
35

b. Menghitung enthalpi bahan keluar (H2)


H1 = m x Cp x T
T = T bahan masuk - T bahan referensi
T = 60oC - 25oC = 35oC
Komponen
Pati
Air
Protein
Lemak
Abu
CaCl2
-amilase
Dekstrin
Maltosa
Dekstrosa
Total
Q loss

Massa (kg)
571.942
79367.175
650.896
207.473
903.118
14.761
35.596
71.493
2396.751
36480.252
120699.458

=
=

3%
H1
203209.62762954

kkal/hari

c. Menghitung kebutuhan air pendingin


H bahan masuk = H bahan keluar + Q loss + Q yang diserap air pendingin
6773654.254
=
3450753.333
+
Q yang diserap aor pendingin
Q yang diserap air pendingin
=
3322900.921
kkal/hari
Q
pendingin/Cp
x
T
m air pendingin
=
=
115803576.851707 kg/hari
Neraca Panas Total
H in (kkal)
H masuk

6773654.254

Total

H keluar
Q loss
Qap

6773654.254

Total

H out (kkal)
3247543.706
203209.628
3322900.921
6773654.254

5. REAKTOR SAKARIFIKASI (R-220)


Fungsi :
Mengubah larutan dekstrin menjadi larutan dekstrose dengan penambahan enzim
glukoamilase dengan kondisi T = 60oC dan tekanan 1 atm
Air pendingin in

Q loss

Reaktor
Sakarifikasi

Larutan dekstrin

Larutan dekstrin + pati

Air pendingin out


a. Menghitung enthalpi bahan masuk (H1)
H1 = m x Cp x T
T = T bahan masuk - T bahan referensi
T = 60oC - 25oC = 35oC
Komponen
Pati
Air
Protein
Lemak
Abu
CaCl2
-amilase

Massa (kg)
28597.116
82781.522
650.896
207.473
903.118
14.761
35.596

Cp (kkal/kgoC)
0.347
1.0043
0.262
0.9478
0.836

T (oC)
35
35
35
35
35

0.26
0.44

35
35

Dekstrin
Maltosa
Dekstrosa
Total

3574.639
1509.289
2383.084
120657.496

0.3822
0.32
0.3

35
35
35

Cp (kkal/kgoC)
0.347
1.0043
0.262
0.9478
0.836

T (oC)
35
35
35
35
35

0.26
0.44
0.3822
0.32
0.3
0.18538
0.3

35
35
35
35
35
35
35

b. Menghitung enthalpi bahan keluar (H2)


H1 = m x Cp x T
T = T bahan keluar - T bahan referensi
T = 60oC - 25oC = 35oC
Komponen
Pati
Air
Protein
Lemak
Abu
CaCl2
-amilase
Dekstrin
Maltosa
Dekstrosa
HCl
Glukoamilase
Total

Massa (kg)
571.942
79367.175
650.896
207.473
903.118
14.761
35.596
71.493
2396.751
36480.252
0.121
24.022
120723.601

c. Reaksi yang terjadi dalam reaksi sakarifikasi pada suhu 60oC


Reaksi I :
Reaksi
( Konversi =
0.980 )
Glukoamylase
10000(C6H10O5)10 + 100000 H2O
100000 (C6H12O6)
Dekstrin (kmol)
Data panas pembakaran :
Hc (C6H10O5)1000
1 gram dekstrin
1 gram dekstrin
Hc (C6H10O5)10

Air (kmol)
(Hougen, tabel 30)
=
=
=
=

Hc C6H12O6

Dari appendiks A diperoleh :


Dekstrin yang bereaksi

Glukosa (kmol)

-4108 kal/g
-4108 kal per 1 gram pati
0.00000617
mol
-4108
kal
0.00000617
mol
-666071120
kal/mol
-666071.12
kkal/mol
-673 kkal/mol

2.1605557389

mol

H2O yang bereaksi

=
=

21.6055573889
21.6055573889

mol
mol

Dekstrosa yang terbentuk


Panas reaksi :
H25
Hc reaktan - Hc produk
=
((mol x Hc dekstrin) + (mol x Hc H2O)) - (mol x DHc dekstrosa)
=
=

-1424543.241

kkal

H produk

=
=

m dekstrosa x Cp x T
2796968.97442352 kkal

H reaktan

=
=

m dekstrin x Cp x T + m H2O x Cp x T

=
=

H25 + H produk - H reaktan


-1585204.116
kkal

Hor

2957629.85004698

kkal

Reaksi II :
1000(C6H10O5) + 1000H2O
pati
water
Hc (C6H10O5)1000

=
=
=

1 gram pati
Hc (C6H10O5)1000

Hc 1000C6H10O6

Dari appendik A diperoleh :


Pati yang bereaksi
H2O yang bereaksi
glucosa yang terbentuk
Panas reaksi :
H25

H produk

H reaktan

1000C6H10O6
glucose
-4177 kal/g
-4177 kal per 1 gram pati
0.00000617 mol

=
=
=

-4177 kal
-677258780 kal/mol
-677258.78 kkal/mol

-673 kkal/mol

=
=
=

0.16765913 mol
167.659125 mol
167.659125 mol

=
=
=
=
=

Hc reaktan - Hc produk
((mol x Hc pati) + (mol x Hc H2O)) - (mol x Hc glucosa)
-714.02333 kkal
m glucosa x Cp x T + m sisa reaktan x cp x dt
3179784.76567023
kkal

m pati x Cp x T + m H2O x Cp x T

=
Hr

3257123.869

=
=
=

Reaksi III
2(C6H10O5)1000
Pati

H25 + H produk - H reaktan


-714.02333
+
3179784.77
-78053.126 kkal

1000H2O
water

Hc (C6H10O5)1000
1 gram pati
Hc (C6H10O5)1000

Hc 1000C12H22O11

-4177 kal/g
-4177 kal per 1 gram pati
6.168E-006 mol

=
=
=

-4177 kal
-677258780 kal/mol
-677258.78 kkal/mol

-1348.9 kkal/mol

Panas reaksi :
H25

H produk

H reaktan
Hr

Hor total

=
=
=

0.00518533 mol
2.59266689 mol
2.59266689 mol

=
=
=

Hc reaktan - Hc produk
((mol x Hc pati) + (mol x Hc H2O)) - (mol x Hc maltosa)
-14.5644617959
kkal

=
=

m maltosa x Cp x T + m sisa reaktan x cp x dt


2823585.732
kkal

=
=
=
=
=

m pati x Cp x T + m H2O x Cp x T
3257123.869
kkal
H25 + H produk - H reaktan
-14.564462
+
-433538.137
-433552.7 kkal

-2096809.944

kkal

H reaksi negatif menunjukkan bahwa rekasi tersebut menghasilkan panas


(eksoterm) sehingga diperlukan air pendingin untuk menstabilkan suhu operasi
Q loss

3257123.869

1000C12H22O11

=
=
=

Dari appendik A diperoleh :


Pati yang bereaksi
H2O yang bereaksi
Maltosa yang terbentuk

3%

H1

101604.816306372

kkal/hari

Menghitung massa air pendingin


Neraca Panas
H masuk = H keluar + Hor + Q yang diserap air pendingin + Q loss
3386827.210
=
3349401.535
+
Q yang diserap air pendingin
=
37425.676
Q/Cp x T
m air pendingin
=
T = 42oC - 30oC
m air pendingin

447185.210567001

Q yg diserap air pendingin


kkal/hari

kg

Neraca Panas Total


H in (kkal)
H masuk

3386827.210

Total

3386827.210

H keluar
or total
Q loss
Qap
Total

H out (kkal)
3247796.718
0.000
101604.816
37425.676
3386827.210

6. EVAPORATOR
Fungsi : Untuk mengurangi kadar air dekstrosa dari 25% - 50%

dekstrosa
dari T. penampung
1)

ke Heater

Evaporator

Steam yang digunakan adalah steam saturated pada suhu 145 C dan tekanan 415.4 kPa
T
HL
Hv

=
=
=
=
=
Dari Mass balance diketahui:
F
=
xF
=
V
=
L
=
xL

145
610.63
2740.30
2129.67
509.003

C
kJ/kg
kJ/kg
kJ/kg
kkal/kg
0

28806.28
0.1227542093
21734.0932231182
7072.18

dimana :

kg
kg
kg

0.5

Menghitung BPR larutan dekstrosa pada tiap efek :


Rumus perhitungan BPR tiap efek :
BPR
=
2.445

1.78 x + 6.22x^2

1 kkal/

tekanan dalam evaporator sebesar :


tekanan dalam evaporator sebesar :

600
mmHg x
79.9934211 kPa

0.13332237 kpa/mmHg

Data dari Geankoplis tabel A.2-9 halaman 858


Tekanan uap (kPa)
70.14
79.99
84.55

T (oC)
90
93.42
95

T1
=
T evaporator with BPR =
2) a.

C
C

93.42
95.865

Menghitung enthalpi bahan masuk (H1)


H1 = m x Cp x T
panas larutan masuk pd suhu = 60 oC
T = 60C - 25 C = 35C
Komponen
Dekstrosa
Maltosa
CaCl2

Massa (kg)
3316.163
217.663
0.013
25270.185
0.011

Air
HcL
inert yang terikut
filtrat
Total

Cp (kkal/kgoC)
0.3
0.32

T (oC)
35
35

0.1523654
1
0.186415

35
35
35

0.53

35

Cp (kkal/kgoC)
0.3
0.32

T (oC)
70.865
70.865

0.15236
1
0.186415

70.865
70.865
70.865

0.53

70.865

2.240
28806.277

b. Menghitung enthalpi bahan keluar (H2)


panas larutan keluar pd suhu = 95.865 C
T = 95.865oC - 35oC = 70.865 oC
Komponen
Dekstrosa
Maltosa
CaCl2

3)

Air
HcL
inert yang terikut
filtrat
Total
H steam
=
=

Massa (kg)
3316.163
217.663
0.013
3536.092
0.011
2.240
m
m

7072.183
x
Hv
x
2740.30

superheated vapor at 95.865 and 80 kpa


Hv saturated 80kpa
=
2649.31083
kj/kg
cp vapor
=
1.888
kj/kgK
Hv
=
Hvsat+cp*BPR
4)

H uap air keluar

5)

Asumsi H loss

=
=
=
=
=
=

=
=
=

m uap air
x
21734.1
x
13786017.3319936
3% Hsteam
3%
x
82.209
x

Neraca Panas:
H total masuk = H total keluar
H feed + H steam = H produk + H loss + H uap air keluar
921756
+
2740.30
m =
326105
2658.09
m =
13190367.1
m
=
4962.34594 kg
jadi, panas komponen terdiri atas ;
H steam
=
m
x
=
13598316.5701198
H loss
=
0.03
x
=
407949.497 kcal/jam

Hv
kcal/jam
2740.30

633.200484 kcal/kg
0.45124283 kcal/kgK
634.303773 kcal/kg
Hv
634.303773
kkal/jam
2740.30
m

82.209

Neraca Panas Total


H in (kkal)
H liquid
Qs

921755.723
13598316.570

H vapor
V liquid
Q loss

H out (kkal)
13786017.332
326105.464
407949.497
14520072.293

Total
14520072.293
Total
7. BAROMETRIC CONDENSER (E-241)
Fungsi : Mengkondensasi uap air dan menjaga tekanan vacuum dari Vacuum Pan Crystallizer.
Cooling water in (26)
30 C
Uap H2O (25)
93.42 C

Barometric
Condenser
Cooling water in (27)
30 C

Subcooled condenser (28)

Kondisi operasi :
Tekanan Operasi

79.99

kPa

Suhu Operasi
Waktu Proses
Superheated Vapor (Uap H2O) Masuk

=
=

33
1

C
jam

93.42

Cooling Water Masuk

30

Subcooled Condensate Keluar


Asumsi : Tidak ada Qloss pada alat
Neraca Energi Total :
Enthalpi Bahan Masuk = Entalpi Bahan Keluar

33

1) Enthalpi Bahan Masuk


a) Enthalpi Uap H2O (Superheated Vapor) Masuk :
Massa Uap H2O

Entalpi Uap H2O

=
=
=

2) Enthalpi Bahan Keluar


a) Enthalpi Subcooled Condensate Keluar :
Massa Subcooled Condensate
=
Entalpi Subcooled Condensate
=
=
=
=

21734.093
V

kg
x

21734.093
13786017.3319936

21734.093

(V x hvc) + (V x Cp cond x (33.12 - 33)oC)


+
21734.1
x
92.0
2001054.57253395 kkal

Hv
kg

x
kkal

kg

21734.1

0.9987 kkal/kg.K

Cp Cooling Water

Entalpi Total Bahan Masuk


Entalpi Total Bahan Masuk

=
=

Entalpi Cooling In - Out

=
=

Entalpi Cooling In - Out


Dimana :

Mc
Cpc

=
=
=

Mc
x
Massa Cooling Water
Cp Cooling Water

Cpc

(Tin - Tout)

Entalpi Uap H2O

+
Entalpi Subcooled Condensate
Entalpi Cooling Water Out
Entalpi Subcooled Condensate
-11784962.7594596 kkal
Cpc

0.9987
0.9987
Entalpi Cooling Water In
+
x

Sehingga :
Mc

Mc
Mc

=
=

-11784962.7594596
-11784962.7595

Cpc
x
-11784962.7595

Mc

0.9987
x
3933434.38451975

Entalpi Cooling Water Out

=
=

Mc
x
31426567.358559

Cpc
kkal

Entalpi Cooling Water In

=
=

Mc
x
19641604.5990994

Cpc
kkal

Neraca Energi
Masuk

Keluar

Komponen
H (kkal)
Uap H2O (25)

Komponen

H (kkal)

Subcooled Condensat (28)

H2 O

13786017.3320
Cooling Water In (27)

H2 O

2001054.5725
Cooling Water Out (27)

H2 O

19641604.5991
33427621.9311

H2 O

31426567.3586
33427621.9311

Total

Total

Lange, hal 1521)

H = mCpT (kkal)
9228.187
5937.020
126.874
146.293
561.708
27.781
11.660
16039.523

H = mCpT (kkal)
147650.998
94992.318
2029.976
2340.687
8987.334

Geankoplis, hal 963)

444.496
186.560
256632.370

+
+

Q loss
15.270 m

kg

kkal)
256632.370
7441.0662988713
264073.436

e reaktor dekstrinasi

H = mCpT (kkal)
147650.998
6676526.642
2029.976
2340.687
8987.334
444.496
186.560
6838166.694

H = mCpT (kkal)
129194.624
5841960.812
1776.229
2048.101
7863.918
388.934
163.240
5983395.857

kkal)
5983395.857
205145.001
53903.700
6242444.558

Dekstrin dan pati

Q yang

H = mCpT (kkal)
129194.624
5841960.812
1776.229
2048.101
7863.918
388.934
163.240
5983395.857

H22O11 + 300C6H12O6
dekstrosa

H = mCpT (kkal)
694623.942
5819623.638
11937.433
13765.010
52850.477
268.658
1096.351
95635.905

33808.074
50044.767
6773654.254

DHc dekstrosa)

Q yang diserap air pendingin

kkal)
6773654.254
722253.137
-1512511.535
5983395.857

arutan dekstrin + pati

H = mCpT (kkal)
694623.942
5819623.638
11937.433
13765.010
52850.477
268.658
1096.351
95635.905
33808.074
50044.767
6773654.254

H = mCpT (kkal)
6946.239
2789795.877
5968.716
6882.505
26425.239
134.329
548.176
956.359
26843.615
383042.650
3247543.706

p aor pendingin

kkal)
3247543.706
203209.628
3322900.921
6773654.254

arutan dekstrin + pati

H = mCpT (kkal)
347311.971
2909811.898
5968.716
6882.505
26425.239
134.329
548.176

47817.952
16904.040
25022.384
3386827.210

H = mCpT (kkal)
6946.239
2789795.877
5968.716
6882.505
26425.239
134.329
548.176
956.359
26843.615
383042.650
0.786
252.227
3247796.718

00000 (C6H12O6)
Glukosa (kmol)

x DHc dekstrosa)

c glucosa)

3257123.869

c maltosa)

maltose

Q yg diserap air pendingin

kkal)
3247796.718
0.000
101604.816
37425.676
3386827.210

415.4 kPa

4.184 kj

H = mCpT (kkal)
34819.716
2437.830
0.072
884456.473
0.072
41.561
921755.723

H = mCpT (kkal)
70499.977
4935.908
0.145
250585.139
0.145
84.149
326105.464

13786017.3319936

kkal)
13786017.332
326105.464
407949.497
14520072.293

ubcooled condenser (28)


33 C

634.303773

kkal/kg

0.12

kkal/kg.oC

ntalpi Cooling Water In

Entalpi Uap H2O


(Tin - Tout)

kkal
kkal
(Tin - Tout)
kkal

(30-33)
kg
(Tout- 25oC)
(Tin - 25oC)