Anda di halaman 1dari 9

SATUAN ACARA PENYULUHAN

PENCEGAHAN DAN PENANGANAN HIPERTENSI KELUARGA TN. N


WARGA RW 02 KELURAHAN MALEBER KECAMATAN ANDIR
KOTA BANDUNG

Oleh :
ASEP RAMDAN
043-315-13-1-001

SEKOLAH TINGGI ILMU KEPERAWATAN


STIKEP PPNI JAWA BARAT
BANDUNG
2016

SATUAN ACARA PENYULUHAN


Topik penyuluhan

: Pencegahan dan penanganan hipertensi

Pokok bahasan

: Pencegahan dan penanganan hipertensi

Sasaran

: Ny. U

Tempat

: Rumah keluarga Tn. N

Hari/ Tanggal

: Sabtu, 3 Desember 2016

Waktu

: 30 menit

I.

TUJUAN UMUM
Setelah

dilakukan

penyuluhan

tentang

pencegahan dan pengobatan

hipertensi, diharapkan ibu lanjut usia memahami tentang pencegahan dan


penanganan hipertensi.
II.

TUJUAN KHUSUS
Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan tentang hipertensi diharapkan
peserta didik mampu:
1. Mengetahui pengertian hipertensi
2. Mengetahui penyebab hipertensi
3. Mengetahui tanda dan gejala hipertensi
4. Mengetahui pencegahan dan penanganan hipertensi
5. Mengetahui bagaimana pengobatan tradisional hipertensi

III.

MATERI
(Terlampir) :
-

Mengetahui pengertian hipertensi

Mengetahui penyebab hipertensi

Mengetahui tanda dan gejala hipertensi

Mengetahui pencegahan dan penanganan hipertensi

Mengetahui bagaimana pengobatan tradisional hipertensi

IV.

METODE
1. Ceramah
2. Tanya jawab

V.

MEDIA
1. Materi penyuluhan
2. Leaflet
3. Flip chart

VI.

KEGIATAN
Tahap

kegiatan
Pendahuluan

Waktu

Kegiatan perawat

5 Menit - Mempersiapkan diri


- Memperkenalkan diri
- Menyatakan tentang

Kegiatan pasien

Media

- Mendengarkan

Kata-

- Bertanya

kata /

mengenai

kalimat

perkenalan dan

tujuan pokok

tujuan jika ada


yang kurang
jelas
Penyajian

20

Menyajikan materi

Menit

tentang :

- Mendengarkan
dengan seksama
- Bertanya

- Mengetahui
pengertian hipertensi

mengenai hal-hal

- Mengetahui penyebab

yang kurang jelas


dan belum

hipertensi
- Mengetahui tanda dan
gejala hipertensi
- Mengetahui
pencegahan

dan

penanganan hipertensi
- Mengetahui

dimengerti

Flip Chart
Leaflet

bagaimana
pengobatan
Penutup

5 Menit

tradisional hipertensi
- Melakukan
diskusi
(menjawab
pertanyaan)
- Melakukan
dengan

Kalimat
-

evaluasi

memberikan

pertanyaan sederhana

Sasaran dapat

atau

menjelaskan

kata-

kembali point-

kata

point yang
diajarkan

- Menyampaikan
ringkasan materi
- Menyampaikan hasil
evaluasi
- Mengakhiri
pertemuan dan
mengucapkan terima
kasih atas
perhatiannya.
VII.

KRITERIA EVALUASI
1. Evaluasi Struktur
a. Kesiapan materi.
b. Kesiapan SAP.
c. Kesiapan media: materi penyuluhan dan leaflet
d. Pasien hadir di tempat penyuluhan.
e. Penyelenggaraan dilaksanakan di rumah keluarga
f. Pengorganisasian penyelenggara penyuluhan dilakukan sebelumnya.

2. Evaluasi proses
a. Fase dimulai sesuai dengan waktu yang direncanakan.

b. Keluarga (ibu lanjut usia) antusias terhadap materi penyuluhan.


c. Ibu menyusui sudah mengerti mengenai pencegahan dan penanganan
hipertensi
d. Suasana penyuluhan cukup tertib
e. Peserta mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan secara
benar.
VIII.

IX.

PENGORGANISASIAN
Penanggungjawab

: Asep Ramdan

Penyuluh

: Asep Ramdan

MATERI PENYULUHAN
HIPERTENSI
1. Pengertian
Hipertensi/tekanan darah tinggi adalah kondisi medis dimana terjadi
peningkatan tekanan darah secara kronis (dalam jangka waktu yang
lama)
2. Tanda dan Gejala
- Sakit kepala
- Perdarahan dari hidung (mimisan)
- Pusing
- Wajah merah
Keterangan : Jika telah berat atau menahun dan tidak diobati bisa timbul
gejala berikut
-

Sakit kepala
Kelelahan
Mual
Muntah
Sesak napas

Pandangan menjadi kabur


Gelisah

3. Penyebab
- Hipertensi primer : hipertensi yang belum diketahui penyebabnya.
Namun menurut penelitian, ada beberapa hal yang dicurigai sebagai

penyebabnya yaitu stress, kelebihan berat badan, gaya hidup yang


tidak sehat (makan makanan banyak lemak, merokok dan
mengkonsumsi alkohol) dan faktor usia
Hipertensi sekunder : hipertensi yang diakibatkan oleh penyakit

lain seperti penyakit ginjal, gangguan hormon, penyakit yang


berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah
4. Klasifikasi
Klasifikasi tekanan darah pada dewasa
Kategori
Tekanan darah sistolik

Tekanan

Normal
Pre-Hipertensi
Stadium 1
Stadium 2

diastolik
(dan) <80 mmHg
(atau) 80-89 mmHg
(atau) 90-99 mmHg
(atau) >100 mmHg

<120 mmHg
120-139 mmHg
140-159 mmHg
>160 mmHg

darah

5. Komplikasi
Komplikasi dari hipertensi adalah sebagai berikut :
a.
b.
c.
d.
e.
f.

Stroke
Gagal ginjal
Gagal jantung
Kerusakan otak
Perdarahan retina yang bisa menyebabkan kebutaan
Pada wanita hamil bisa menyebabkan kejang dan bayi yang

dilahirkan berat badannya rendah


6. Pencegahan dan penanganannya
Cara alami mengatasi hipertensi:
a. Berjalan kaki
Pasien hipertensi dianjurkan untuk berjalan kaki setiap hari minimal
30 menit. Akan lebih baik jika saat berjalan juga membawa sedikit
beban seperti dumbell. Berjalan kaki dan olahraga membantu jantung
menggunakan oksigen secara efisien, sehingga tidak bekerja keras
untuk memompa darah.
b. Tarik nafas perlahan

Usahakan untuk nafas secara perlahan, tidak tersengal-sengal


dan lebih teratur. Anda bisa berlatih yoga, atau tai chi agar nafas
lebih teratur. Saat pagi dan sore hari, selama lima menik tarik nafas
secara dalam dan buang secara perlahan. Hal tersebut bisa
menurunkan renin, yaitu enzim pada ginjal yang bisa meningkatkan
tekanan darah.
c. Konsumsi makanan kaya potasium
Usahakan untuk mengonsumsi potasium 2000 hingga 4000 mg
per hari. Makanan yang mengandung potasium tinggi antara lain
kentang, tomat, pisang, kacang polong dan jeruk.
d. Batasi konsumsi sodium
Konsumsi garam yang berlebihan bisa memicu darah tinggi.
Konsumsi garam atau sodium per hari sebaiknya tidak lebih dari
1.500 mg (takaran setengah sendok teh mengandung 1200 mg
garam). Jadi kurangi konsumsi garam, agar tekanan darah tetap stabil
Makanan yang dianjurkan: nasi, singkong, roti, tepung, tapioka,
dan biskuit, tahu, tempe, kacang- kacangan, jeruk, pisang, dan
melon. Makanan yang dibatasi: batasi garam dapur, makanan tinggi
lemak, asinan buah, dan ikan asin
Keharusan bagi penderita hipertensi:
1. Periksa tekanan darah teratur
2. Jaga berat badan dengan menimbang secara teratur
3. Hentikan merokok dan hindari alkohol
4. Diet rendah lemak dan tinggi protein
5. Kurangi garam

6. Olahraga secara teratur


7. Hindari stress
8. Cukup istirahat
9. Minum obat secara teratur

DAFTAR PUSTAKA
Bobak, Lowdermilk, Jensen. 2004. Buku Ajar Keperawatan Maternitas. Edisi 4.
Jakarta: EGC
Mansjoer, Arief ... [et al.]. 2000. Kapita Selekta Kedokteran. Edisi 3, Cetakan 1.
Jakarta: Media Aesculapius