Anda di halaman 1dari 5

PENGEMBANGAN ENERGI ALTERNATIF, ( makalah fisika)

Under arsip: Perkulihan.com.


Judul postingan : PENGEMBANGAN ENERGI ALTERNATIF, ( makalah fisika)
Bidang postingan : Makalah Fisika

dalam makalah yang dipost perkuliahan.com ini membahas lebih mengenai pemanfaatan
sumber daya alam, yang lebih fokus pada kajian fisika. dengan judul PENGEMBANGAN
ENERGI ALTERNATIF, ( makalah fisika)
..
data post perkuliahan.com edisi : 52
PROYEK PROYEK FISIKA
PENGEMBANGAN ENERGI ALTERNATIF, SUATU PROYEK BANGSA
PENDAHULUAN
Proyek fisika adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh beberapa ahli fisika atau sekelompok
orang yang dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas dan mengembangkan ilmu
fisika dan untuk menanggulangi beberapa permasalahan yang berhubungan dengan ilmu
fisika.
Dalam kehidupan manusia dimuka bumi banyak kebutuhan manusia yang bergantung pada
alam yang keberadaannya dimuka bumi ini sangat terbatas dan semakin hari semakin habis.
Oleh sebab itu proyek fisika sangat membantu untuk menyikapi permasalahan tersebut.
Proyek fisika sangat banyak. Salah satunya yang akan kita bahas disini adalah tentang
Pengembangan Energi Alternatif, Suatu Proyek Bangsa .
PENGEMBANGAN ENERGI ALTERNATIF,
SUATU PROYEK BANGSA
Naiknya harga BBM di Indonesia Mei 2008 memicu ekses dibanyak bidang, mulai bidang
ekonomi dan sosial. Sangat terlihat jelas begitu besar angka ketergantungan masyarakat
terhadap BBM. Mulai dari kegiatan industri sampai aktifitas rumah tangga tidak bisa
dilepaskan dari proses konsumsi BBM. Bahkan proses untuk menghasilkan energi seperti
pembangkit listrik juga membutuhkan BBM. Sehingga saat pasokan BBM kurang lancar
langsung memberikan dampak terhadap kapasitas daya listrik yang dihasilkan.
Fenomena ketergantungan terhadap bahan bakar minyak bumi merupakan fenomena global.
Sekilas melihat tayangan Addicted to Oil sebuah film dokumenter mengenai tingkat
konsumsi bahan bakar minyak (dan juga gas), dapat tergambar jelas angka ketergantungan
aktifitas umat manusia terhadap minyak bumi dan gas alam, yang begitu besar.

Upaya-upaya untuk mulai melepaskan diri dari ketergantungan tersebut sebetulnya sudah
diupayakan oleh berbagai negara dibelahan bumi ini, terutama di negara-negara maju. Di
Indonesia sendiri sayangnya terlihat kurang greget dalam menggali dan mengembangkan
sumber-sumber energi alternatif, kemajuan pengembangan yang terlihat ramai adalah saat
pengembangan bio diesel dari minyak jarak. Sayangnya sampai tahun 2008 belum terdengar
lagi kabar perkembangannya.
Berdasarkan logika sederhana, kita bisa menilai ketergantungan yang sangat tinggi terhadap
sumber energi fosil yang tidak dapat diperbaharui, merupakan suatu hal yang kurang bijak.
Terutama untuk jangkan panjang. Ada dua hal isu utama terkait dengan ketergantungan
tersebut. Yang pertama adalah isu pemanasan global, konsumsi bahan bakar dari minyak
bumi, batu akan meningkatkan kadar emisi gas CO yang selanjutnya akan memicu
peningkatan suhu bumi secara global. Isu yang kedua adalah ketersediaan sumber energi fosil
yang terbatas jumlahnya, jika saatnya habis dan belum ada sumber energi pengganti dapat
dibayangkan terhadap gerak laju kehidupan bermasyarakat yang akan lumpuh karena tidak
ada sumber energi yang cukup. Memang bukan suatu hal yang mudah untuk dapat menggali
dan mengembangkan sumber-sumber energi alternatif sampai akhirnya dapat digunakan
secara meluas. Pasti membutuhkan investasi biaya, teknologi, kerja keras dari berbagai pihak.
Masalah pengembangan sumber-sumber energi alternatif di Indonesia hendaknya merupakan
pe-er bagi semua elemen bangsa, mulai dari masyarakat umum, lembaga-lembaga penelitian
serta akademis dan pemerintah sebagai penentu kebijakan umum. Energi terbaharui
mendapatkan energi dari aliran energi yang berasal dari proses alam yang berkelanjutan,
seperti sinar matahari, angin, air yang mengalir proses biologi, dan geothermal.

Mendefinisikan terbaharui
Konsep energi terbaharui diperkenalkan pada 1970-an sebagai baigan dari usaha mencoba
bergerak melewati pengembangan bahan bakar nuklir dan fosil. Definisi paling umum adalah
sumber energi yang dapat dengan cepat diisi kembali oleh alam, proses berkelanjutan. Di
bawah definisi ini, bahan bakar nuklir dan fosil tidak termasuk ke dalamnya.
Energi sustainable
Seluruh energi terbaharui secara definisi juga merupakan energi sustainable, yang berarti
mereka tersedia dalam waktu jauh ke depan yang membuat perencanaan bila mereka habis
tidak diperlukan. Meskipun tenaga nuklir bukan energi diperbaharui, namun pendukung
nuklir dapat sustainable dengan penggunaan reaktor breeder menggunakan uranium-238 atau
thorium atau keduanya. Di sisi lain banyak penentang nuklir menggunakan istilah energi
sustainable sebagai sinonim untuk energi terbaharui, dan oleh karena itu tidak memasukkan
nuklir ke dalam energi sustainable.

Sumber energi terbaharui modern

Energi geothermal
Energi geothermal berasal dari penguraian radioaktif di pusat Bumi, yang membuat Bumi
panas dari dalam, dan dari matahari, yang membuat panas permukaan bumi. Dia dapat
digunakan dengan tiga cara:
Listrik geothermal
pemanasan geothermal, melalui pipa ke dalam Bumi
pemanasan geothermal, melalui sebuah pompa panas.
Energi surya
Panel surya (photovoltaic arrays) di atas yacht kecil di laut dapat mengisi baterai 12 V sampai
9 amperes dalam cahaya matahari penuh dan langsung. Karena kebanyakan energi terbaharui
pusatnya adalah energi surya istilah ini sedikit membingungkan. Namun yang dimaksud di
sini adalah energi yang dikumpulkan langsung dari cahaya matahari.
Tenaga surya dapat digunakan untuk:
menghasilkan listrik menggunakan sel surya
menghasilkan listrik menggunakan pembangkit tenaga panas surya
menghasilkan listrik menggunakan menara surya
Memanaskan gedung, secara langsung
memanaskan gedung, melalui pompa panas
memanaskan makanan, menggunakan oven surya.
Energi angin
Karena matahari memanaskan permukaan bumi secara tidak merata, maka terbentuklah
angin. Energi kinetik dari angin dapat digunakan untuk menjalankan turbin angin, beberapa
mampu memproduksi tenaga 5 MW. Tenaga keluaran adalah fungsi kubus dari kecepatan
angin, maka turbin tersebut paling tidak membutuhkan angin dalam kisaran 5,5 m/d (20
km/j), dan dalam praktek sangat sedikit wilayah yang memiliki angin yang bertiup terus
menerus. Namun begitu di daerah pesisir atau daerah di ketinggian, tersedia angin yang
cukup konstan.
Pada 2005 telah ada ribuan turbin angin yang beroperasi di beberapa bagian dunia, dengan
perusahaan utility memiliki kapasitas total lebih dari 47.317MW [1]. Kapasitas merupakan
output maksimum yang memungkinkan dan tidak menghitung load factor.
Ladang angin baru dan taman angin lepas pantai telah direncanakan dan dibuat di seluruh
dunia. Ini merupakan cara penyediaan listrik yang tumbuh dengan cepat di abad ke-21 dan

menyediakan tambahan bagi stasiun pembangkit listrik utama. Kebanyakan turbin yang
digunakan menghasilkan listrik sekitar 25% dari waktu (load factor 25%), tetapi beberapa
mencapai 35%. Load factor biasanya lebih tinggi pada musim dingin. Ini berarti bahwa turbin
5MW dapat memiliki output rata-rata 1,7MW dalam kasus terbaik.
Tenaga air
Energi air dapat digunakan dalam bentuk gerak atau perbedaan suhu. Karena air ribuan kali
lebih berat dari udara, maka aliran air yang pelan pun dapat menghasilkan sejumlah energi
yang besar.

Biomass
Tumbuhan biasanya menggunakan fotosintesis untuk menyimpan tenaga surya, air, dan CO2.
Bahan bakar bio adalah bahan bakar yang diperoleh dari biomass organisme atau produk
dari metabolisme mereka, seperti tai dari sapi. BIOMASS merupakan energi
terbaharui.Biasanya bahan bakar bio dibakar untuk melepas energi kimia yang tersimpan di
dalamnya. Riset untuk mengubah bahan bakar bio menjadi listrik menggunakan sel bahan
bakar adalah bidang penelitian yang sangat aktif.
Biomass dapat digunakan langsung sebagai bahan bakar atau untuk memproduksi bahan
bakar bio cair. Biomass yang diproduksi dengan teknik pertanian, seperti biodiesel, ethanol,
dan bagasse (seringkali sebuah produk sampingan dari pengkultivasian Tebu) dapat dibakar
dalam mesin pembakaran dalam atau pendidih.
Sebuah hambatan adalah seluruh biomass harus melalui beberapa proses berikut: harus
dikembangkan, dikumpulkan, dikeringkan, difermentasi dan dibakar. Seluruh langkah ini
membutuhkan banyak sumber daya dan infrastruktur.
Yang diperlukan sekarang adalah iklim yang kondusif untuk memacu pengembangan sumbersumber energi tersebut. Pemerintah bekerjasama dengan institusi penelitian dan akademis
bersinergi untuk proses eksplorasi sumber energi alternatif. Tentunya dengan melibatkan
partisipasi masyarakat umum, mengingat ide-ide, gagasan tidak selalu muncul dari institusi
formal tapi bisa juga dari kalangan masyarakat umum. Disinilah peran penting pemerintah
untuk merangkul dan mensinergikan semua potensi yang ada. Bahkan jika perlu
pemerintah dapat memberikan insentif-insentif bagi masyarakat umum, kalangan akademisi
dan peneliti serta industri untuk dapat berkolaborasi meningkatkan pengembangan sumbersumber energi baru. Beberapa waktu yang lalu pernah saya lihat tayangan di TV mengenai
penemuan-penemuan inovatif dari masyarakat untuk berswadaya mengembangkan sumber
energi alternatif. Yang saya ingat adalah biogas dari kotoran ternak, biogas yang dilarutkan
dalam larutan sebagai pengganti bensin serta bioetanol. Sehingga dari contoh tersebut
Indonesia memiliki sumber daya manusia yang berpotensi untuk mengembangkan sumber
energi alternatif lain.
Mungkin kita bisa belajar banyak dari Jerman yang terlihat cukup progressif dalam
mengembangkan sumber energi alternatif. Dengan latar belakang penguasaan teknologi yang
aplikatif disertai sinergi yang baik antara pemerintah, industri dan institusi penelitian
menjadikan Jerman sebagai negara dengan progress terbaik untuk pengembangan energi

alternatif. Sumber energi dari angin, bio diesel serta sumber energi dari matahari mulai
diterapkan sebagai alternatif energi yang ramah lingkungan di Jerman.
Secara teoritis di Indonesia cukup banyak sumber-sumber energi alternatif yang sudah
dikenal untuk dapat dikembangkan secara luas. Sumber-sumber energi tersebut mencakup
sumber energi yang dapat diperbaharui dan tidak dapat diperbaharui, energi hijau yang
relatif lebih ramah lingkungan serta energi konvensional yang relatif kurang bersahabat
dengan alam. Sumber-sumber energi tersebut meliputi :

Sumber daya sinar matahari, Indonesia sebagai kawasan tropis dengan dua musim
memiliki potensi sumber daya ini, kekurangannya panel-panel surya yang sudah dikenal
masih belum ekonomis, diperlukan teknologi baru yang bisa mereduksi harga produksi
sehingga bisa diaplikasikan oleh masyarakat luas.
Sumber energi angin, potensi angin diindonesia cukup besar mengingat gugusan pantai
atau daerah pegunungan yang berpotensi untuk dijadikan sebagai basis-basis penangkap
angin. Teknologi kincir angin masih mahal, diperlukan investasi besar dibidang teknologi.
Biofuel (Bio Diesel, Bio Ethanol), sumber energi bahan bakar berbasiskan tanaman melaui
proses kimia. Minyak biji jarak, bio etanol dari tape singkong merupakan salah satu kandidat
BioFuel. Potensi di Indonesia cukup besar mengingat tedapat keanekaragaman hayati untuk
dikembangkan dan lahan budidaya yang luas. Diperlukan kebijkan dari top goverment untuk
dapat mengembangkannya. Isu ramah lingkungan menjadikan sumber energi ini layak untuk
dikembangkan lebih intens.
Biogas, memiliki potensi ekonomis untuk dapat dikembangkan secara meluas. Dapat
dikembangkan dari kotoran ternak yang diproses sehingga bisa menghasilkan bahan bakar
gas yang murah.
Fuel Cell (Sel bahan bakar), memiliki potensi aplikasi yang besar sebagai sumber energi
alternatif yang bersih dan portable untuk sarana-sarana transportasi.
Bangsa ini masih menunggu peran serta aktif semua elemen bangsa dalam memecahkan
masalah energi. Semoga kedepannya bangsa ini bisa memiliki prestasi bahkan menjadi
pemimpin dalam bidang pengembangan energi-energi alternatif, demi kesejahteraan umat.
Semoga !
PENUTUP
Proyek fisika dalam hal ini, membantu dalam mengatasi keterbatasan persediaan BBM
(Bahan Bakar Minyak ) yang digunakan untuk sumber energi dalam kehidupan sehari-hari
dapat diganti dengan sumber daya sinar matahari, sumber energi angin, Biofuel, Biomass,
fuel cell ( sel bahan bakar ),geothermal sebagai sumber energi alternative di Indonesia.