Anda di halaman 1dari 3

Intervensi hipertensi

1. Berikan pengetahuan kepada keluarga tentang:


a. Pengertian dan tanda gejala asma yang dilihat dari Tn. K
b. Factor risiko kekambuhan dan penanganan asma.
2. Diskusikan dengan keluarga sebab-sebab kambuhnya serangan asma pada Tn.
K.
3. Ajarkan dan demonstrasikan cara
therapykepada keluarga dan klien.

pembuatan

dan

penggunaan stem

PENURUNAN KOPING KELUARGA


Domain : Koping/Toleransi Stress
Kelas 2 : Respons Koping
Definisi : orang terdekat (anggota keluarga atau shabat) yang memberikan dukungan, rasa
nyaman, bantuan, atau motivasi, tidak adekuat, tidak efektif atau mengalami penurunan yang
mungkin diperlukan klien untuk mengelola atau menguasai tugas-tugas adaptif terkait masalah
kesehatannya
Batasan Karakteristik
Objektif
Orang terdekat mengupayakan perilaku asisitif/membantu dengan hasil yang tidak memuaskan.
Orang terdekat mengupayakan perilaku supportif/ mendukung dengan hasil yang tidak
memuaskan.
Orang terdekat menunjukkan perilaku protektif yang tidak sesuai dengan kemampuan klien.
Orang terdekat menunjukkan perilaku protektif yang tidak sesuai dengan kebutuhan otonomi
klien.
Orang terdekat memasuki komunikasi personal yang terbatas dengan klien
Orang terdekat menarik diri dari klien
Subjektif
Klien mengungkapkan keluhan mengenai respons orang terdekat terhadap masalah kesehatan
Klien mengungkapkan kekhawatiran mengenai respons orang terdekat terhadap masalah
kesehatannya
Orang terdekat mengungkapkan dasar pengetahuan yang tidak adekuat, yang mengganggu
perilaku mendukung /supportif yang efektif
Orang terdekat mengungkapkan pemahaman yang tidak adekuat yang mengganggu perilaku
mendukung /suportif
Orang terdekat menggambarkan preokupasi dengan reaksi personal (mis. Takut, dukacita,
antisipatif, rasa bersalah, cemas) terhadap kebutuhan klien.
Faktor yang berhubungan
Situasi penyerta yang memengaruhi orang yang penting bagi klien.
Krisis perkembangan yang dapat dihadapi orang yang penting bagi klien

Kelelahan dalam kemampuan suportif/memberikan dukungan dari orang yang penting bagi
klien.
Informasi yang didapat oleh orang yang penting bagu klien tidak adekuat
Pemahaman informasi secara tidak adekuat oleh orang yang penting bagi klien
Informasi yang tidak benar yang didapat oleh orang yang penting bagi klien
Pemahaman yang tidak benar mengenai informasi oleh orang yang penting bagi klien.
Kurangnya dukungan timbal balik
Sedikitnya dukungan yang diberikan kepada klien dan selanjutnya untuk orang yang penting
bagi klien.
Sakit yang berlangsung lama dan menghabiskan kemampuan suportif/memberikan dukungan
dari orang yang penting bagi klien.
Krisis situasional yang dapat dihadapi orang yang penting bagi klien
Disorganisasi keluarga yang sementara
Perubahan peran keluarga secara sementara
Kegelisahan sementara dari orang yang penting bagi klien.
Tujuan/Kriteria Evaluasi
Anggota kelurga akan
Menyadari kebutuhan unit keluarga
Menyadari kebutuhan pasien
Mulai menunjukkan keterampilan interpersonal yang efektif
Mengekspresikan peningkatan kemampuan untuk mengatasi perubahan dalam struktur dan
dinamika keluarga
Mengekspresikan perasaan yang tidak terselesaikan
Berpartisipasi dalam mengembangkan dan mengimplementasikan rencana penanganan
Menggunakan streategi penyelesaian masalah yang lebih fleksibel
Intervensi Prioritan NIC
Keterlibatan Keluarga: Memfasilitasi partisipasi keluarga dalam perawatan emosi dan fisik
dari pasien
Mobilisasi Keluarga: Penggunaan kekuatan keluarga untuk memengaruhi kesehatan pasien
pada arah yang positif
Dukungan Keluarga: Peningkatan minat dan tujuan keluarga
Aktivitas Keperawatan
Pengkajian
Identifikasi tingkat defisit perawatan diri pasien dan ketergantungan pada keluarga
Bantu interaksi antara pasien dan anggota keluarga; sadari adanya potensial perilaku merusak
Kaji kemampuan dan kesiapan anggota keluarga untuk belajar
Tentukan tingkat keterlibatan yang diinginkan anggota keluarga denag pasien
Identifikasi harapan keluarga tentang dan untuk pasien
Identifikasi struktur dan peran keluarga
Dukungan keluarga(NIC)
Berikan pujian pada reaksi emosi keluarga terhadap kondisi pasien
Identifikasi sifat dukungan spiritual untuk keluarga
Pendidikan untuk pasien/keluarga

Diskusikan
respons
yang
umumt
terhadap
perubahan
kesehatan
(misalnya,ansietas,ketergantungan dan depresi)
Berikan informasi tentang perubahan kesehatan spesifik dan keterampilan koping yang
dibutuhkan
Ajarkan kepada keluarga tentang keterampilan yang dibutuhkan untukmerawat pasien. Sebutkan
keterampilannya.
Ajarkan, bermain peran, dan puji keterampilan komunikasi yang dapat meliputi mendengar
aktif, refleksi, pernyataan aku, resolusi konflik.
Dukungan keluarga (NIC):
Ajarkan rencana medis dan perawatan dalam perawatan pada keluarga
Berikan pilihan pengetahuan yang dibutuhkan untuk keluarga yang akan membantu mereka
dalam mebuat keputuasan tentang perawatan pasien
Aktivitas Kolaboratif
Selidiki sumber-sumber rumah sakit yang tersedia dan sistem dukungan dengan keluarga
Minta bantuan konsultasi sosial untuk membantu keluarga dalam menentukan kebutuhan setelah
keluar dari rumah sakit dan identifikasi dukungan komunitas
Awali konferensi perawatan pasien multidisiplin, libatkan pasien/keluarga dalam penyelesaian
masalah dan fasilitas komunikasi
Dukungan Keluarga(NIC):
Berikan sumber-sumber spiritual terhadap keluarga dengan tepat.
Adakan respite care yang terus-menerus, bila diindikasikan dan dibutuhkan
Berikan kesempatan untuk mendapatkan dukungan dari kelompok sebaya.
Aktivitas Lain
Tingkatkan hubungan saling percaya, keterbukaan dalam keluarga
Ajurkan pasien/keluarga untuk berfokus pada aspek positif dari situasi pasien
Bantu keluarga dalam mengidentifikasi perilaku yang dapat menghalangi perawatan yang
direncanakan
Bantu keluarga dalam mengidentifikasi kebutuhan pasien dan unit keluarga secara realistis
Bantu keluarga dalam mengambil keputusan dan memecahkan masalah
Anjurkan keluarga mengidentifikasi kebutuhan untuk perubahan peran guna mempertahankan
integritas keluarga
Beri dorongan kepada keluarga untuk menyadari perubahan pada hubungan interpersonal
Gali dampak nilai yang berkonflik atau gaya koping dalam hubungan keluarga
Anjurkan keluarga untuk mengunjungi dan merawat pasien kapan pun bila memungkinkan;
berikan privasi untuk memfasilitasi interaksi keluarga
Berikan struktur untuk interaksi keluarga. Pertimbangkan isi interaksi, lama waktu kunjungan,
dengan staf selama kunjungan, dan anggota keluarga mana yang akan berkunjung, berdasarkan
rencana perawatan pasien.
Dukungan keluarga(NIC):
Bantu klien untuk memiliki harapan yang realistis
Dengarkan permasalahan, perasaan, dan pertanyaan keluarga